J-CS Journal of Community Service EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 WARGA DESA TROSOBO KABUPATEN SIDOARJO Yulianto Ade Prasetya Program Studi Diploma i Teknologi Laboratorium Medis. STIKES Rumah Sakit Anwar Medika Sidoarjo. Jalan Raya By Pass Krian Km. 33 Sidoarjo Email: yuliantoadeprasetya@gmail. ABSTRAK Corona virus-19 (Covid-. merupakan penyakit yang menyerang saluran nafas akut dan ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi karena telah menyerang 215 negara, tidak terkecuali Indonesia. Kabupaten Sidoarjo sendiri juga tidak lepas dari penyebaran virus ini dengan total kasus sebanyak 857 kasus baru (Juni 2. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga desa Trosobo Kabupaten Sidoarjo dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 melalui penguatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menjaga mobilitas. Hasil dari edukasi ini yakni warga Desa Trosobo paling banyak mengetahui penyebaran virus ini melalui 3M saja . emakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jara. sedangkan 2M lagi berupa menjaga mobilitas dan menjauhi kerumuman masih beberapa yang belum paham. Warga desa terutama lansia telah memperoleh vaksin, namun harus tetap di edukasi bahwa vaksin tidak menjamin bebas virus covid-19 sehingga harus tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas. Kata Kunci: Covid-19. Masker. Mencuci tangan. Trosobo. Sidoarjo ABSTRACT Corona virus-19 (Covid-. is a disease that attacks the acute respiratory tract and is designated by the World Health Organization (WHO) as a pandemic because it has attacked 215 countries, including Indonesia. Sidoarjo Regency itself is also inseparable from the spread of this virus with a total of 857 new cases (June 2. This community service aims to educate the residents of Trosobo Village. Sidoarjo Regency in preventing the spread of Covid-19 through strengthening 5M namely wearing masks, washing hands, maintaining distance, staying away from crowds, and maintaining mobility. The result of this education is that the residents of Trosobo Village know the most about the spread of this virus through 3M only . earing masks, washing hands, and maintaining distanc. while 2M again is in the form of maintaining mobility and staying away from crowds, some still don't understand. Villagers, especially the elderly, have received the vaccine, but they must continue to be educated that vacciness do not guarantee that they are free from the Covid-19 virus, so they must adhere to health protocols to prevent the spread of Covid-19 more Keywords: Covid-19. Mask. Hand Washing. Trosobo. Sidoarjo Page | 6 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Berdasarkan PENDAHULUAN Dinas Corona virus disease (Covid-. Kesehatan per 1 Agustus 2020 terdapat merupakan penyakit yang disebabkan oleh pasien yang dinyatakan positif sebanyak 3276 dengan 2113 dinyatakan sembuh dan 196 pernafasan akut. World Health Organization orang meninggal dunia. Wilayah Trosobo (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebaga sendiri memiliki luas sebesar 143,165 Ha pandemi sejak tanggal 11 Maret 2020 dengan perbatasan sebelah utara Tanjung sari, (WHO, 2. Pandemi Covid-19 telah sebelah selatan desa Kramat Jegu, sebelah menyerang lebih dari 215 negara, termasuk Barat desa Sidorejo Kecamatan Krian, dan Indonesiua yang pertama kali terkonfirmasi sebelah Timur pada tanggal 2 Maret 2020 sebanyak 2 Sidodadi. Jumlah penduduk wilayah tersebut (Kemenkes. Sars-Cov-2 Penambahan berbatasan dengan desa sebesar 49,4% . 008 jiw. adalah laki-laki Indonesia mencapai 10. 551 kasus dengan 800 orang diantaranya meninggal dunia Data per Juni 2021 menunjukkan (Kemenkes RI, 2. Virus ini termasuk bahwa 839 orang positif Covid-19, 49 orang jenis coronavirus yang baru dengan ukuran meninggal dunia, 717 orang dinyatakan antara 120-160 nm dan termasuk zoonosis sembuh, dan suspect sebesar 358 orang. Hal ini perlu mendapat perhatian sehingga perlu kelelawar dan unta. Penyebaran manusi ke adanya edukasi untuk mengigatkan warga manusia merupakan sumber yang utama dan Desa Trosobo untuk tetap mematuhi protokol sangat agresif yang ditularkan melalui kesehatan 5M yang terdiri dari mencuci droplet saat batuk dan bersin (Han, 2. tangan, memakai masker, menjaga jarak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ini menjauhi kerumuman, dan menjaga mobilitas 50,6% . mampu hidup pada media aerosol sekurangkurangnya 3 jam (Susilo et al. , 2. Untuk itu diperlukan adanya edukasi untuk tetap Kegiatan pengabdian masyarakat desa Trosobo ini diajurkan oleh pemerintah, termasuk di desa dilakukan melalui pemberdayaan seluruh Trosobo Kabupaten Sidoarjo. Jawa Timur. masyarakat desa tersebut. Besarnya akses Sidoarjo PELAKSANAAN DAN METODE kabupaten di Jawa timur yang juga memiliki informasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh seluruh pihak terkait menjadi paham. kasus yang tinggi terhadap infeksi Covid-19. Page | 7 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Metode pelaksanaan program edukasi Trosobo, himbauan tertulis dalam pencegaha Covid-19, sosialisasi edukasi secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat, penyediaan peralatan untuk pencegahan covid, dan bantuan untuk warga terdampak Koordinasi dengan pimpinan desa dilakukan dengan menemui pihak RT dan RW desa Trosobo dan pimpinan puskesmas Trosobo agar kegiatan berjalan secara sinergi karena mendapat arahan dari berbagai pihak. Koordinasi dilakukan secara formal dan. Koordinasi menemui pihak tersebut secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sedangkan koordinasi nonformal dilakukan secara daring melalui whatsapp. Metode berupa himbauan tertulis dan disosialisasikan dengan RT dan puskesmas Trosobo yang mencakup isi berupa sikap, petunjuk, dan arahan warga untuk mencegah penyebaran Kegiatan penyediaan alat dan bahan unutk kebersihan agar tidak terjadi penyebaran angka kasus covid-19 di wilayah Trosobo tersebut. Edukasi dan sosialisasi dilakukan di Puskesmas Trosobo (Gambar . dengan tetao mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Bantuan kepada warga yang Covid-19 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan apresiasi dari warga Desa Trosobo yang ditandai dengan banyak undangan yang disebar dan warga menghadiri acara edukasi Hal tersebut dikarenakan jadwal edukasi yang dilakukan sesuai dengan jadwal Mingguan warga Lansia desa Trosobo yang dilakukan secara periodic. Warga lansia desa Trosobo diprioritaskan karena merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap penyebaran covid-19. Kelompok lansia yang mengikuti kegiatan edukasi tersebut telah banyak mendapat vaksinasi untuk pertama kali dan masih ada beberapa yang belum mendapat dampak terinfeksi sehingga perlu mendapat edukasi. Edukasi vaksinasi sendiri dilakukan oleh pihak puskesmas Trosobo dalam hal ini Ketua Puskesmas setempat untuk tidak takut vaksinasi. Efek samping yang ditimbulkan hanya berupa demam, nyeri mengalam pusing yang berlangsung selama 3-4 hari. Pengetahuan tentang Covid-19 pada warga desa Trosobo termasuk kategori tinggi. Hal ini serupa dengan pernyataan Yanti dkk. menyebutkan bahwa 99% masyarakat Indonesia memiliki pengetahuan yang baik. Dimana 59% memiliki sikap yang positif dan 93% memiliki perilaku yang baik terhadap Covid-19 menjaga jarak aman. Page | 8 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Masyarakat pengetahuan yang tinggi didukung oleh Pendidikan Pengetahuan masyarakat desa termasuk aspek yang sangat penting di masa pandemic ini seperti penyebab terjadinya penyebaran covid-19, tanda dan gejala yang menyertai, istilat yang terkait dengan covid19. Kesimpulan Hasil dari edukasi ini yakni warga Tingkat Pendidikan seseorang yang tinggi akan PENUTUP mendeteksi covid-19. Pengetahuan sikap dan perialku merupakan faktor essensial yang mampu mempengaruhi perubahan perilaku individu dan masyarakat yang kemudian juga mempengaruhi ketrampilan (Liu dkk. , 2. Desa Trosobo paling banyak mengetahui penyebaran virus ini melalui 3M saja . emakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jara. sedangkan 2M lagi berupa menjaga mobilitas dan menjauhi kerumuman masih beberapa yang belum paham. Saran Warga desa terutama lansia telah memperoleh vaksin, namun harus tetap di edukasi bahwa vaksin tidak menjamin bebas virus covid-19 sehingga harus tetap mematuhi penyebaran Covid-19 lebih meluas. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPMI) STIKES Rumah Sakit Anwar Medika yang telah mendanai program pengabdian kepada masyarakat ini sehingga dapat berjalan lancar. DAFTAR PUSTAKA