JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 ETIKA KRISTEN MENJADIKAN UMAT YANG BERINTEGRITAS Intan Suriyanti, 2Steven Prodi Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam, 2Prodi Teologi Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam intan@st3b. id 2steven@st3b. Abstract Ethics and integrity are two things that cannot be separated. People who are know work ethics and do it with all their heart, can be ascertained as a person of integrity. As Christians, the Bible as the word of God and Jesus Christ as an example are the foundation of Christian In this case, ethics is considered as a means of orientation for human efforts to live and act. For Christians living in Indonesia with its various diversity is challenging, living as the light and the salt is a must to be able to witnessing the truth of God's Word. So that all those who do not know and not interested in knowing Him can be changed into His followers. The truth of God's word can be seen clearly, if someone has and know Christian ethics and live with it. This ethic which refers to the lifestyle of followers of Christ and His Word is the standard for Christian morals and lifestyle. And when they do it honestly and righteously they can be called Christians with Integrity. At the end of 2020, the GBI church under the guidance of Pastor Niko Njotoraharjo declared 2021 as the "year of Integrity". Of course. The Hope is that every congregations, workers, especially pastors can live with integrity,and following the life of Jesus Christ while living in the world. Keywords: Christian Ethichs. Integrity Abstrak Etika dan integritas adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Orang yang beretika dan melakukannya dengan segenap hati, dapat dipastikan sebagai orang yang berintegritas. Sebagai umat Kristiani. Alkitab sebagai firman Tuhan dan Yesus Kristus sebagai teladan merupakan dasar dari etika Kristen. Dalam hal ini, etika dianggap sebagai sarana orientasi bagi usaha manusia untuk menjalankan kehidupan dan bertindak. Bagi umat Kristen yang tinggal di Indonesia dengan berbagai keragamannya, hidup sebagai terang dan garam merupakan keharusan untuk bisa menjadi saksi kebenaran firman Allah, agar semua orang yang belum mengenal tertarik untuk mengenal-Nya bahkan beralih menjadi pengikut-Nya. Kebenaran firman Allah dapat terlihat dengan jelas, apabila seseorang memiliki dan mengetahui etika Kristen dan menghidupinya. Etika yang merujuk gaya hidup pengikut Kristus dan Firmannya inilah yang menjadi ukuran dan batasan bagi moral dan gaya hidup Kristiani. Dan ketika mereka melaksanakanya secara jujur dan benar mereka dapat disebut sebagai orang Kristen yang Berintegritas. Pada akhir tahun 2020, gereja GBI di bawah binaan Pendeta Niko Nyotoraharjo mencanangkan tahun 2021 sebagai Autahun IntegritasAy. Tentu saja dengan demikian diharapkan setiap jemaat, pengerja apalagi pendeta dan gembala bisa hidup dalam integritas, yakni meneladani hidup Yesus Kristus selama tinggal di dunia, dimana setiap perkataan selalu selaras dengan dan perbuatan-Nya Kata Kunci: Etika Kristen, integritas JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 PENDAHULUAN Etika dan integritas adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Orang yang beretika dan melakukannya dengan segenap hati dapat dipastikan sebagai orang yang berintegritas. Karena Integritas mengasumsikan adanya benar dan salah (Nystrom 2. Dalam kehidupan, etika dapat dipandang sebagai sarana orientasi bagi usaha manusia untuk menjawab suatu pertanyaan yang amat fundamental: bagaimana saya harus hidup dan bertindak (Franz Magnis-Suseno 2. Sebagai pengikut Kristus, umat Kristiani dituntut untuk melakukan perbuatan yang baik seturut dengan teladan dan kehendak-Nya. Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat, datang ke dunia untuk menyelamatkan dunia dan juga sebagai sulung yang memberikan contoh dan teladan bagi setiap orang dalam menghadapi kehidupan di dunia ini . Petrus 2:. Tetapi. Tuhan Yesus memperingatkan bahwa setiap umatnya harus menjadi terang dan garam di dalam dunia ini (Matius 5: 13-. Rasul Paulus juga pernah menegaskan AuHendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus YesusAy (Filipi 2:. Bagi umat Kristen yang tinggal di Indonesia keragamannya, hidup sebagai terang dan garam merupakan keharusan untuk bisa menjadi saksi kebenaran firman Allah, agar semua orang yang belum mengenal tertarik untuk mengenal-Nya bahkan beralih menjadi pengikut-Nya. Kebenaran firman Allah dapat terlihat dengan jelas. Kristen Etika yang merujuk gaya hidup pengikut Kristus dan Firmannya inilah yang menjadi ukuran dan batasan bagi moral dan gaya hidup Kristiani. Dan ketika mereka melaksanakanya secara jujur dan benar mereka dapat disebut sebagai orang Kristen yang Berintegritas. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 kepalsuan dan kepura-puraan di dunia, umat Kristiani harus sudah mempunyai pondasi yang benar, yakni Tuhan Yesus itu sendiri. Jadi kehidupan umat Kristen harus sejalan dengan pikiran dan perasaan Kristus, sehingga kita bisa menjadi terang dan garam, dengan menunjukkan identitas Kristen yang berintegritas. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi orang yang belum mengenal Yesus untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi. Pada akhir tahun 2020, gereja GBI di bawah binaan Pendeta Niko Nyotoraharjo mencanangkan tahun 2021 sebagai Autahun IntegritasAy. Tentu saja dengan demikian diharapkan setiap jemaat, pengerja apalagi pendeta dan gembala bisa hidup dalam integritas, yakni meneladani hidup Yesus Kristus selama tinggal di dunia, dimana setiap perkataan selalu selaras dengan dan perbuatan-Nya. Untuk dapat mewujudkan integritas yang baik dan benar dalam diri jemaat, sebaiknya umat tersebut secara dalam apa dan bagaimana etika Kristen tersebut. Jika mereka tidak mengetahui etika Kristen secara baik, umat tidak akan mengetahui secara jelas batas-batas boleh atau tidaknya dalam kehidupan, atau apakah yang diketahui baik untuk perkataan maupun perbuatan. Oleh sebab itu sangat penting bagi setiap umat kristiani mengenal dan mengetahui bagaimana etika Kristen yang sebenarnya dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, setiap jemaat akan bertumbuh menjadi sosok yang berintegritas. METODE PENELITIAN Pertama, menggunakan metode penelitian riset penelitian, penulis melakukan analisa teks dan analisa dalam Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang berhubungan dengan etika Kristen dan hidup yang Kedua, penulis menggunakan studi literature yang berhubungan dengan berbagai hal yang berhubungan dengan etika Kristen, cara menghidupinya dan hidup yang berintegritas. Jadi, umat Kristen dituntut untuk Kristus Di tengah banyaknya JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN Definisi Etika Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral . (Kebudayaan 1. Etika menyangkut apa yang benar atau salah secara moral bagi orang Kristen, karena orang Kristen percaya kepada wahyu Kristus seperti yang tulis dalam Injil. Allah tidak membatasi diri-Nya hanya pada perihal yang disampaikan dalam wahyu seperti yang tertulis dalam Alkitab. Allah juga menyampaikan pewahyuan umumNya melalui alam (Roma 1:19-20. 2:2-. Karena karakter moral Allah tidak pernah berubah, dulu sekarang dan selamanya. Etika berasal dari bahasa Yunani Ethos yang berarti sikap, cara berpikir, watak kesesuaian atau adat. Ethos identik dengan moral, dalam bahasa Indonesia berarti ahlak atau kesusilaan yang mengandungmakna tata tertib batin atau tata tertib hati nurani yang menjadi pembimbing tingkah laku batin dan hidup. Etika juga diartikan tentang normanorma. Ilmu ini mencari dasar-dasar utama yang menentukan hal-hal yang wajib atau yang merupakan keharusan. (R. Sproul, n. ) sering diartikan pula sebagai studi tentang nilai-nilai moral dan perbuatan manusia, aturan-aturan serta prinsip-prinsip Jadi etika dengan kata lain adalah ilmu yang mempelajari asas-asas moral, yang meliputi tentang baik-buruk, salah-benar, kelakuan dan kewajiban Pada dasarnya, etika Kristen mengajarkan hidup kudus sebagaimana Tuhan adalah Kudus. AuHaruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus,Ay demikian perintah Tuhan yang terdapat dalam kitab Imamat 11:14. Setiap orang yang menjadi pengikut Kristus, harus mengetahui ajaran etika Kristen yang benar, sehingga ia tidak terlarut pada pandangan umum yang ada di sekeliling, yang kadangkala sifatnya berubah sesuai dengan perkembangan jaman, seiring dengan perkembangan teknologi dan komunikasi. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Etika Kristen merupakan sebuah perintah Ilahi, yakni sebuah kewajiban etis yang harus dilakukan oleh umat kristiani. Etika Kristen merupakan perintah wajib yang Allah berikan sejalan dengan karakter moral-Nya yang tidak berubah. Tuhan juga mengingatkan AuKarena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna,Ay demikian Yesus berfirman kepada muridmuridnya (Matius 5:. Intinya, etika Kristen didasarkan pada kehendak Allah, dan Allah tidak pernah berkehendak apapun yang berlawanan dengan karakter-Nya yang tidak berubah. Dengan kata lain. Allah adalah sosok yang memiliki integritas yang tinggi, di mana perbuatannya senantiasa selaras dengan perbuatannya. Etika Kristen Etika dalam kekristenan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan firman Allah dan teladan Kristus, jadi sesungguhnya orang Kristen harus menjadi gambaran hidup dari firman Tuhan, atau dengan kata lain, menjadi sebuah kitab hidup yang bisa dilihat semua orang. Etika Kristen merupakan sebuah bentuk perintah Illahi, yaitu kewajiban etis yang harus kita lakukan. Etika Kristen merupakan ketentuan Ilahi. Tentu saja, perintah wajib yang Allah berikan tersebut harus sejalan dengan karakter moral-Nya yang tidak berubah. (Geisler 2. Rasul Paulus dalam 1 Tim. 4:12 mengingatkan: AuA. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam Ay Unsur-unsur tersebut penting ditampilkan agar segenap orang yang percaya, dapat menjadi teladan bagi orang lain, terutama bagi yang belum mengenal Kristus. Berdasarkan dari ayat tersebut, setidaknya ada lima hal yang perlu dijaga oleh umat yang percaya Tuhan Yesus Perkataan . Efesus 4:29. Kolose 3:17 Orang Kristen harus menjaga Di dalam Alkitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 Perjanjian Baru, banyak sekali ayat-ayat yang mengingatkan bagaimana orang harus menjaga mulutnya. Jadi orang Kristen harus memfilter setiap ucapan yang keluar dari mulutnya. Hal ini - Perkataan berkuasa karena manusia segambar dan serupa dengan Allah. Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang (Amsal 16:. Perkataan memiliki kuasa yang nyata. Allah bahkan menjadikan segala sesuatu dengan kata-kata (Firma. , karena ada Firmannya. Manusia diciptakan serupa dan segambar denganNya karena itu di dalam kata-kata manusia ada kuasa. Perkataan memiliki kuasa untuk menghancurkan atau membangun kembali (Amsal 12:. - Perkataan memiliki berdampak. Dalam Amsal 12:18 dituliskan AuAda orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan Perkataan dapat meuntun manusia mencapai tujuannya, namun bisa mendatangkan kehancuran, karena lidah yang lembut adalah pohon kehidupan tetapi lidah curang melukai hati (Amsal 15:. Setiap kata yang diucapkan memiliki Perkataan Pada hari penghakiman, setiap orang harus mempertanggung jawabkan setiap perkataannya. AuA Setiap kata-kata yang sia-sia, yang diucapkan orang, harus diper-tanggungjawabkan Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dikuhum. Ay (Matius 12:36-. Tingkah laku . Efesus 4:2228 Menurut etika Kristen, setiap orang harus memperhatikan kelakuan tingkah Apa yang dilakukan harus mencerminkan terang Kristus. Dalam Filipi 2:5 ditegaskan. AuHendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga di dalam Kristus YesusAy. Jadi tingkah laku umat Kristen harus mencerminkan pikiran dan perasaan Kristus. Berikut ciri perilaku dan sikap umat Kristen yang mencerminkan P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 pribadi Kristus: - Jujur dan tidak munafik. Allah menghendaki umatnya untuk selalu jujur dan tidak munafik. Dimana setiap perkataan yang diucapkan selaran dengan tindakan yang dilakukan. Dalam kitab Matius saja setidaknya ada 4 kali Tuhan Yesus mengingatkan pengikutnya (Mat 6:2,5. 6:16. , karena Yesus melihat ada golongan tertentu yang pintar dan tindakannya tidak sesuai dengan apa yang dikatakannya. - Motivasi yang benar. AuJanganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan yang ada padamuAy. Menghasilkan uang dan merencanakan masa depan ialah hal yang baik, karena setiap orang memang perlu uang. Namun, melakukan sesuatu dengan motivasi uang, ataupun motivasi lain yang menyimpang akan menimbulkan dosa dan mempengaruhi kehidupan dan tingkah laku seseorang. - Rajin dan giat. AuApapun yang kamu lakukan, kerjakanlah itu dengan segenap hatimu, seperti bekerja untuk Tuhan, bukan untuk manusiaAy (Kol. Jika seseorang sudah mengenal Kristus, maka ia bekerja untuk Kristus. Di manapun ia ditempatkan, seseorang tersebut harus bekerja dengan giat dan rajin agar pekerjaannya berhasil dengan baik. - Murah hati dan baik. AuPeringatkanlah mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagiAy . Tim. Orang Kristen tidak boleh pelit dan harus rajin berbuat baik. - Rendah hati/tidak sombong. Kerendahan hati artinya mengakui ketergantungan diri pada Tuhan. Menjadi rendah hati tidak berarti menjadi rendah Kerendah-hatian berarti menyerahkan diri kepada Tuhan dan siap untuk dibentuk, mau menaati Firman-Nya, siap dikoreksi, mau belajar dari kesalahan, dan berusaha bangkit dari kegagalan. Dalam Amsal dikatakan,AyGanjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupanAy. JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 Kasih . : 1Kor 13:4-6 Kasih merupakan ciri khas dari etika Kristen yang bersumber dari Allah yang Mahakasih. Seiring dengan kemajuan zaman, individualisme semakin menebal, sedangkan kasih semakin menipis. Bahkan sedangkan kasih kebanyakan orang semakin menipis (Mat. Itulah sebabnya Yesus menekankan kasih sebagai hukum yang terutama dan utama (Mat. 22:37-. Oleh sebab itu kasih kristiani memiliki ciri khas yakni kasih sebagai refleksi kasih Allah, kasih berarti bersedia mengampuni dan menerima orang apa adanya, mengandung normanorma yang menuntut tindakan konkrit. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Secara umum, etika dalam Kristen memiliki 10 fungsi yaitu, . Untuk mengetahui atau membandingkan mana perilaku yang baik dan perilaku yang buruk, . Menjadikan umat Kristiani hidup dalam kedamaian, kesejahteraan, dan keharmonisan di dalam cinta kasih, . Etika orientasi hidup bagi umat Kristiani, . Etika membuat manusia dapat bertanggung jawab atas hidupnya. Baik buruknya perbuatan yang dilakukan, hasilnya akan dirasakan sendiri oleh orang yang bersangkutan, . Membuat manusia menjadi lebih baik dari yang sebelumnya, . Mengajak umat Kristiani untuk bersikap rasional saat mengambil keputusan di tengah-tengah kehidupan dunia, . Etika dalam Kristen mempengaruhi umat Kristiani untuk selalu menjunjung tinggi moralitas dalam kehidupan beragama, . Menjadikan manusia lebih dekat dengan Sang Pencipta dan taat pada aturan-Nya, . Etika Kristen membantu manusia untuk dapat menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kehidupan Kristiani, dan yang terakhir, . Menjadikan umat Kristiani lebih independen alias tidak mudah diombang-ambingkan oleh kondisi dunia. Dengan kata lain, etika Kristen menuntun umat Kristen menjadi seseorang yang Kesetiaan . oyality, fait. : Lukas 16:10-12. 1 Kor. 15:58 Kesetiaan adalah bagian dari Tabiat Allah, karena segala sesuatu dikerjakanNya dengan kesetiaan (Maz. Allah juga telah berfirman Auaku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekalikali tidak akan meninggalkan engkauAy (Ibr. 13:5. Orang Kristen harus dapat dipercaya dan mengikuti kebenaran setiap Kesucian : Mat. 5:8. 1 Pet 1:15-16 Kesucian berasal dari kata suci yang berarti bersih, bebas dari dosa, tidak bersalah, tidak bernoda, tidak bercela dan Sinonim dari kata suci adalah Allah mengajarkan umatnya untuk hidup kudus sebagaimana Tuhan adalah Kudus. AuHaruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus,Ay demikian perintah Tuhan yang terdapat dalam kitab Imamat 11:14. Oleh sebab itu, umat kristiani dituntut untuk hidup kudus. Kelima hal tersebut dituntut untuk dilaksanakan dalam seluruh dimensi kehidupan umat kristiani, sehingga kualitas kehidupannya dapat dilihat oleh orang lain (Matius 5:. dan ini merupakan refleksi perangai baru dalam Kristus . Korintus 5:. Defenisi Intergritas Orang yang beretika adalah orang yang berintegritas. Demikian juga sebaliknya, orang yang berintegritas pasti dia hidup sesuai dengan etika yang Integritas merupakan salah satu kunci terpenting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Integritas berasal dari kata Latin integer . tuh/wholenes. , terintegrasi . , yaitu kesatuan sebagai unsur menjadi sesuatu yang utuh dan tak terpisahkan. Integritas adalah suatu konsep berkaitan dengan konsistensi dalam tindakan-tindakan, nilai-nilai, metodemetode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip, ekspektasi-ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan. Orang berintergrasi berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat dalam melakukan standar etika berdasarkan Fungsi Etika Dalam Kehidupan Umat Kristen Etika dalam Kristen merupakan penuntun arah tujuan hidup umat Kristen. JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 firman Allah. Integritas menunjukkan konsistensi antara ucapan dan keyakinan yang tercermin dalam perbuatan seharihari (Juwianto, n. Seseorang integritas, kata-katanya dan perbuatannya selalu selaras. Ia ada sebagaimana ia ada, tidak peduli di mana pun dan siapapun ia. Seorang yang memiliki integritas tidak terbagi atau berpura-pura. Ia adalah AuseutuhnyaAy dan kehidupannya terhimpun Seseorang yang memiliki integritas tidak akan menyembunyikan sesuatu dan tidak takut pada apapun. Hidupnya bagai buku yang terbuka, semuanya dapat didemonstrasikan setiap Seseorang yang memiliki integritas pribadi akan tampil penuh percaya diri, anggun, dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya hanya kesenangan sesaat. (Widyaiswara, n. Integritas adalah lawan langsung dari kemunafikan. Seseorang yang munafik tidak qualified untuk membimbing orang lain guna mencapai karakter yang lebih tinggi. Integritas dibutuhkan oleh siapa saja. Tidak hanya pemimpin, setiap umat manusia juga seharusnya memiliki Integritas sangat terkait dengan keutuhan dan keefektifan seseorang sebagai insan manusia. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan. Integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran. Carolyn Nystrom dalam bukunya Integritas Menghidupi Kebenaran nyatakan, integritas lebih merupakan adanya yang benar dan yang salah dan bukan untuk diumumkan . di depan halayak ramai, namun lebih berhubungan dengan apa yang ada di dalam . iri seseoran. yang berkaitan dengan motivasi, cita-cita dan hal-hal lain seperti yang berkaitan dengan komitmen dalam pribadi seseorang. (Nystrom 2. Berdasarkan uraian tersebut, yang dimaksud dengan integritas adalah orang yang beretika dengan : . Jati diri seseorang yang berkualitas dan utuh, mantap, kokoh, teguh dalam pendirian. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 tidak bimbang. Tidak memiliki cacat cela, sempurna, reputasinya baik, dapat dipercaya karena memiliki kredibilitas. Kekuatan moral yang tinggi, jujur, tulus dan tidak munafik. Pribadi Kristen Berintegritas Malcolm Brownlee, sebagaimana Naat (Naat menegaskan, integritas adalah keutuhan batin yang menolong kita berbuat sesuai dengan tujuan yang paling penting. Integritas mencakup dua hal penting, yaitu kehormatan atau martabat . dan harga diri . Karena itu Alkitab keseluruhan hal tersebut, yang bersumber dari kesucian hidup, dimana kelakuannya bersih (Mazmur 119:. , jujur, tidak ada kepalsuan dalam dirinya (Yohanes 1:. , hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Ayub 1:. , pendiriannya teguh dan tidak plinplan (Daniel 1:8-9. Nasihat agar memiliki integritas sebagai kualitas pemimpin rohani ditegaskan Tuhan kepada Yosua (Yosus 1:6-7,. sebagai kunci keberhasilan. Orang-orang integritas dikasihi dan diterima oleh orang lain, tetapi ia tidak selalu menyesuaikan diri dengan mereka. memperhatikan dan dipengaruhi oleh pandangan teman-temannya, tetapi ia juga mempunyai pendirian sendiri, bisa dilihat tentang bagaimana Yosafat hidup dalam 2 Taw. 18:3-. Integritas merupakan kebutuhan mutlak bagi orang yang ingin hidup bebas dari keterikatan lahiriah yang dipandu oleh hati nurani yang bulat. Sebab di dunia ini kita mengalami banyak tekanan yang hendak menarik dan mendorong kita kesana dan kemari. Kita hanya dapat berdiri teguh di tengah-tengah tekanan itu kalau kita mempunyai satu pusat batin yang memberi keselarasan kepada kelakuan dan pikiran kita. Pusat batin itu juga menolong kta mengatur hasrat-hasrat dan ketakutanketakutan rangsanganrangsangan hawa nafsu. Menurut Alkitab, pusat itu datang dari kepercayaan dan kesetiaan kepada JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 Tuhan. Arah kehidupan kita secara mutlak ditentukan oleh hubungan kita dengan Tuhan. Karena itu kita tidak lagi diombang-ambingkan oleh dorongan dari luar atau oleh keinginan hawa Jika kita mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi (Mat 22:. , maka kehidupan kita akan selaras. Persekutuan yang teratur dengan Tuhan memberi integritas kepada sikap dan kelakuan kita. Ciri-ciri Kristen berintegritas, tentu saja seperti yang dibahas pada bagian etika Kristen sebelumnya yakni. Pertama, setiap mulutnya keluar kata-kata bijaksana yang membangun dan setiap perkataannya Kedua, perkataanya/ tidak munafik, memiliki motivasi yang benar, rajin, murah hati, baik dan tidak sombong. Ketiga, memiliki kasih yang murni sebagaimana teladan yang diberikan Yesus kepada manusia. Memegang teguh hokum utama dan terutama, yakni mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan segenap akal budi, serta mengasihi sesame. Keempat, sebagaimana Allah adalah setia, orang yang berintegritas dituntut untuk setia melakukan kehendak Bapa, tidak mudah Kelima, menjaga kesucian tubuh jiwa dan rohnya, untuk tidak jatuh kedalam Kelima hal tersebut harus terlihat nyata dalam kehidupan setiap umat yang Jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, ciri-cirinya antara lain: tidak bisa dibeli, perkataanya dapat diandalkan, lebih menghargai karakter daripada kekayaan, mempunyai pendapat sendiri dan berkemauan teguh, lebih besar dari pada jabatannya, tidak gentar mengambil resiko sekalipun dunia berkata lain, tidak kehilangan identitas/jati diri dalam kumpulan massa, jujur dalam soalsoal kecil maupun besar, tidak kompromi dengan kejahatan, tidak hanya memikirkan kepentingan sendiri, tidak beralasan bahwa ia melakukan sesuatu karena orang lain juga melakukannya, setia P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 kawan dalam susah maupun senang, tidak percaya bahwa kelicikan, keras kepala dan tipu muslihat adalah cara-cara untuk mencapai sukses, tidak malu atau tidak takut berpegang pada kebenaran meskipun tidak popular. Dan jelas dia mampu berkata AutidakAy sekalipun seluruh dunia berkata AuyaAy. Paparan di atas menunjukkan bahwa seorang Kristen yang memiliki integritas mempunyai pendirian yang kuat, tidak terombang-ambing oleh pengaruh negative yang berasal dari luar dirinya, terutama yang bertentangan dengan firman Allah. Ia bebas bergaul dengan siapa saja, tetapi tidak hanyut oleh arus pola kehidupan yang tidak disetujuinya . Kor 15:. Ia akan menjadi sahabat yang baik, jujur, tulus dan setia kawan serta solidaritas secara positif. Ia mampu bertentangan dengan hati nurani dan Sikap berorientasi kepada Tuhan menyenangkan hati orang lain. Ia tidak akan mengorbankan nilai-nilai positif yang dianut demi mencapai tujuan yang oleh kebanyakan orang dianggap sebagai Auhal biasaAy atau menganut jalan kompromi dengan anggapan Ausegala sesuatu bisa diaturAy Integritas sangat penting dikembangkan dalam diri individu umat Kristiani sebagai wujud dalam melaksana etika yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus. Pelaksanaan Etika Dalam Kehidupan Yang Berintegritas Dalam melaksanakan etika yang telah ditetapkan sesuai dengan firman Allah, manusia yang berintegritas harus melaksanakannya secara terus menerus . , konsisten, taat dan bertanggung Kontinu Kontinu atau terus menerus menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti berkesinambungan, berkelanjutan, terus menerus. Dalam hal ini sikap yang berintegritas, sesuai dengan etika dari ajaran Yesus Kristus harus dilakukan secara terus menerus, dan tidak boleh JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 terhenti sama sekali. Dalle E. Galloway dalam hal kemajuan rohani menuliskan. AuTeruslah bertekunA kebiasaankebiasaan lama tidak mudah ditinggalkan. Kebiasaan-kebiasaan dengan upaya serta keuletan. Ay(Galloway P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Burton 2. Untuk menunjukkan integritasnya sebagai umat Tuhan yang benar, seorang Kristiani harus bersikap konsisten. Tantangan Etika Kristen Masa Kini Kristen yang beretika dipastikan kehidupannya dengan rasa takut akan Tuhan. Baik ketika dilihat oleh orang lain, maupun saat dia sedirian di dalam kamar. Dimanapun ia berada ia akan menjaga tingkah laku, perbuatan, pikiran dan lainnya, agar apapun yang diperbuat an ia tidak dengan kehendak Tuhan. Di era digital seperti sekarang ini, tantangan terbesar lain adalah derasnya arus informasi yang dapat diakses hanya dengan satu jari. Bagaimanakah sikap orang Kristen menghadapi teknologi mesin pencari yang berperan sebagai media penyampai kebenaran? Umat Tuhan harus sangat hati-hati mencari Salah-salah, informasi yang didapat adalah hoax atau info yang tidak layak untuk didengar oleh seorang pengikut Kristus. Dengan adanya handphone dan gadget seseorang, termasuk anak Tuhan dapat dengan mudah mengakses sesuatu atau melakukan sesuatu di dunia maya, tanpa diketahui oleh orang lain. Bisa saja dia terlihat sangan rohani, tetapi memiliki kelainan dalam penggunaan internet. Misalnya yang tidak menyenangkan seperti status ataupun komentar-komentar yang tidak selayaknya di media social . , tindakan membuka webside pornografi yang jelas-jelas dilarang bukan hanya oleh pemerintah tapi merupakan dosa di hadapan Tuhan. Bahkan godaan lain yang sudah mengarah ke tindak criminal seperti meretas situs internet untuk tujuan yang tidak baik seperti menyusupkan content, mengengelabui dengan berbagai cara untuk mendapatkan identitas akun orang Atau memakai akun orang lain untuk suatu tindakan yang tidak berkenan di hadapan Allah, misalnya untuk menghasut orang, menfithah, meretas bank, memakai Konsisten Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia arti kata konsiten adalah 1. Tetap . idak berubah-uba. taat asas, ajek. sesuai: perbuatan kehendaknya dengan (Penyusun n. ) Dari arti konsisten yang dituliskan oleh kamus tersebut berarti orang yang konsisten adalah orang yang selaras ucapan, kehendak dan perbuatannya. Jadi orang yang berintegritas adalah orang yang melakukan segala sesuatu berdasarkan mengucapkan sesuatu yang benar dan Kekonsistenan terjaga jika seseorang mendisiplinkan Valerie Burton, pendiri dan direktur Coaching and Positive Psychology Institute menyatakan : Kita sering mendengar displin dan pengendalian diri disatukan. Dalam Galatia 5:22, yang menguraikan buah roh, kata AudisiplinAy dan Aupenguasaan diriAy digunakan secara bertukar tergantung pada terjemahan mana dari teks itu yang Anda Anda keduanya, tetapi saya ingin menunjukkan satu perbedaan. Pengendalian diri adalah kemampuan yang muncul secara spontan untuk menolak godaan atau berpegang pada sesuatu hal yang akan membawa Anda ke arah yang benar. Disiplin adalah konsistensi di samping ketekunan. Hal ini berkenaan dengan menetapkan tujuan dan berpegang pada ketetapan itu ketika kemunduran, kekecewaan dan frustasi. Hal ini adalah kemampuan untuk mengambil tindakan yang spesifik dari hari ke hari Ae pada akhirnya membawa hasil yang Anda harapkan. Hal ini adalah serangkaian momen pengendalian diri yang membawa Anda untuk terus berpegang pada sikap yang membawa Anda kepada tujuan akhir anda. (Valorie JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 kartu kredit orang lain dan sebagainya. Atau bisa jadi melakukan menyimpang seperti cybersex dan cyberaffair, dan cyberbullying, judi di internet, bahkan hingga kecanduan internet. Meski manusia lain tidak dapat langsung melihat, tetapi Tuhan Allah yang maha tahu pasti mengetahui apa yang diperbuat seseorang di dunia maya. sinilah diperlukan integritas seseorang agar dia tidak mudah tergoda dalam penggunaan internet di dunia maya. Dengan melihat berbagai permasalahan di atas, maka sangat diperlukan sebuah kompas atau pedoman etika berdasarkan kebenaran firman Tuhan. (David Alinurdin, n. Jadi manusia yang mengasihi Tuhan dan menjadi pengikut Kristus harus tetap menjaga diri dan pikirannya tetap bersih baik ketika dilihat maupun ketika tidak ada seorangpun di sekitarnya. Orang seperti inilah yang disebut manusia yang P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 sebagaimana Allah adalah setia, orang yang berintegritas dituntut untuk setia melakukan kehendak Bapa, tidak mudah dipengaruhi oleh bujuk rayu duniawi. Kelima, menjaga kesucian tubuh jiwa dan rohnya, untuk tidak jatuh kedalam dosa. Kelima hal tersebut harus terlihat nyata dalam kehidupan setiap umat yang Namun, etika itu bukan hanya terlihat sesaat tapi harus terus menerus . dan tidak berubah, sekalipun hal yang lain telah berubah. Orang yang demikian layak untuk disebut sebagai orang yang berintegritas. Sekalipun tidak ada manusia lain di sekelilingnya, manusia yang memiliki etika Kristen akan tetap memegang teguh perintah Tuhan untuk tidak melakukan kejahatan atau hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah. Kuatnya arus globalisasi yang membuat mudahnya mendapatkan informasi, tidak mampu menggoyah seseorang yang berintegritas untuk melakukan hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan. SIMPULAN Etika dan integritas merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Orang yang beretika adalah orang yang berintegritas. Etika dalam kekristenan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan firman Allah dan teladan yang diberikan oleh Kristus, maka selayaknya orang Kristen menjadi gambaran hidup dari firman Tuhan, atau sebuah kitab hidup yang bisa dilihat semua orang. Yang harus diperhatikan dalam etika Kristen menurut Timotius setidaknya ada lima hal yakni Pertama, setiap mulutnya keluar kata-kata bijaksana yang membangun dan setiap perkataannya dapat dipertanggungjawabkan. Kedua, perkataanya/ tidak munafik, memiliki motivasi yang benar, rajin, murah hati, baik dan tidak sombong. Ketiga, memiliki kasih yang murni sebagaimana teladan yang diberikan Yesus kepada manusia. Memegang teguh hokum utama dan terutama, yakni mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan segenap akal budi, serta mengasihi sesama. Keempat. DAFTAR PUSTAKA