Jurnal Al-Abyadh Volume 3. No 2. Desember 2020 . MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR DI RA MUTTAQIEN PEKANBARU Trimono1. Taufik Helmi2 Prodi PIAUD STAI Diniyah Pekanbaru 3mono46@gmail. com , taufikhelmi@diniyah. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi anak usia di RA Muttaqien melaui penggunaan media kartu bergambar. Berdasarkan hsil penelitian media kartu bergambar ini memilki dampak yang signifikan dalam meningkatkan perkembangan membaca permulaan bagi anak usia dini apa bila dilakukan dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang baik dan pengawasan yang serius. Dari pra penelitian yang penulis jalani sampai pada hasl akhir didapati hasil peningkatan kemampuan membaca anak di RA baitul Muttaqien ini yang pada pra riset menunjukkan dari 15 anak hanya 3 anak saja yang mampu membaca perkata selanjutnya setelah dilakukan kolaborasi antara peneliti dengan guru RA Muttaqien disepakati tentang penggunaan media kartu bergambar untuk mengatasi permasalahan yang ada. Akhirnya melalui penelitian tindakan kelas yang penulis lakukan bersama guru RA Muttaqien didapatkan hasil peningkatan membaca permulaan pada anak usia dini secara signifikan yang semula hanya 3 anak saja yang mampu membaca perkata dengan penggunaan media kartu bergambar ini menjadi 14 anak yang mengalami peningkatan kemampuan dalam membaca perkata dari 15 anak di RA Muttaqien. Kata kunci: Peningkatan Membaca. Media Kartu Gambar IMPROVING EARLY READING SKILLS THROUGH PICTURE CARD IN RA MUTTAQIEN Trimono1. Taufik Helmi2 Prodi PIAUD STAI Diniyah Pekanbaru 3mono46@gmail. com , taufikhelmi@diniyah. Abstract This study aims to improve pre-reading skills for children at RA Muttaqien through the use of picture cards. Based on the results of this research, picture card media has a significant impact in improving the development of early reading for early childhood if it is done with careful planning, good implementation and serious supervision. From the pre-research that the writer underwent to the final result, it was found that the results of the increase in children's reading ability in RA Baitul Muttaqien, which in the pre-research showed that out of 15 children, only 3 children were able to read the next word after collaboration between researchers and RA Muttaqien teachers agreed on the use picture card media to solve existing problems. Finally, through classroom action research that the author conducted with teacher RA Muttaqien, it was found that the results of a significant increase in early reading in early childhood were only 3 children who were able to read words with the use of picture card media to 14 children who experienced an increase in the ability to read words from 15 children at RA Muttaqien. Keywords: Improving, early reading skills, picture card Jurnal Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi Pendahuluan Anak semenjak lahir sudah dibekali membaca yang dialami oleh anak akan dengan potensi yang setiap potensi itu dan akan berdampak pada rendahnya membutuhkan peran dari orang tua ataupun motivasi belajar anak. membuat anak tidak percaya diri, minder guru untuk mengasahnya agar potensi itu Dalam undang-undang no 23 tahun terus meningkat. Karakteristik anak dengan orang dewasa itu berbeda anak memiliki karakter aktif, memiliki antusias yang tinggi, memperoleh pendidikan dan pengajaran dan rasa ingin tahu yang kuat kepada apa dalam rangkla pengembangn pribadinya yang dilihat didengar dan juga dirasakan, sesuai dengan minat mereka akan terus penasaran mengenai apa disebutkan lagi dalam undang-undang no 20 saja yangada disekelilingnya, selain itu anak tahun 2003 pasal 1 butir 14 bahwa juga memiliki jiwa kaya akan imajinasi dan pendidikan anak usia dini adalah suatu fantasi ini meruipakan hal yang wajar dan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang diberikan melalui rangsangan Perkembangan anak secara optimal dapat untuk membantu pertumbuhan jasmani dan diperoleh saat anak diusia dini yang rohani agar anak memiliki kesiapan dalam menmpuh pendiidikan RA atau TK yang memasuki pendidikan lanjut. biasa disebut dengn istilah usia pra sekolah. Pada usia ini merupakan saat yang Pengajaran merupakan sesuatu yang sangat krusial paling tepat untuk menentukan kualitas anak mengoptimalkan segala potensi yang ada (Rahim,2. Untuk pendidikan anak usia dini tidak diharuskan lancar untuk Kemampuan merupakan langkah awal yang harus dimiliki mengenalkan huruf dan memahami bentuk oleh setiap anak karena ini merupakan dari huruf sehingga memudahkan anak jembatan awal untuk menguasai atau untuk belajar lancar membaca. memahami segala bidang ilmu pengetahuan. Salah satu cara yang dapat dilakukan Apabila anak lemah dalam membaca ini untuk memudahkananak belajar membaca akan berdampak buruk baik dari segi mental dengan lancar diantaranya mengunakan maupun yang lainnya. Kelemahan dalam Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi dengan yang diharapkan ditemukan gejala- kebutuhan anak, menggunakan metode yang menarik dan juga memanfaatkan media mengenal huruf, anak kurang fasih dalam melafalkan huruf, selain dari faktor anak Media merupakan alat penyampai materi terdapat juga faktor dari guru diantaranya: yang apabila dikemas dengan baik akan guru kuang memberikan motivasi kepada memberikan dampak yang baik terhadap anak dan kurang memanfaatkan serta penerima materi tersebut. (Azhar Arsyad 2. media sangat dibutuhkan dalam Inilah salah saut yang proses pembelajaran untuk memberikan melatar belakangi penulis meneliti tentang motivasi atupun menarik perhatian belajar AuPeningkatan siswa tentang apa yang dipelajarinya selain Melalui Media GambarAy Kemampuan Membaca itu media juga dapat dijadikan sebagai alat Untuk menguatkan penelitian ini Ada penyampai yang bervariasi sehingga anak beberapa penelitian terdahulu yang sudah tidak bosan dalam pembelajaran. adiman dilakukan oleh para peneliti tentang judul dkk 2. penelitian ini diantaranya penelitian yang Pembelajaran Diana . kreatifitas guru dalam mengemas materi mengungkapkan bahwa media gambar dapat (Abdurahman 2. ada meningkatkan kemampuan membaca pada anak SD. Nilai rata-rata tes kemampuan sumbangan kepada keberhasilan belajar membaca siswa pada siklus pertama 62,25 membaca diantaranya kemantangan mental, dan pada siklus ke dua 86,60. Penelitian yang sama juga dilakukan oleh Herlina mendengarkan dan perkembangan bicara . media kartu kata dan gambar dapat serta keterampilan berfikir. meningkatkan kemampuan membaca siswa Berdasarkan studi pendahuluan yang Muttaqien Membaca melibatkan banyak hal tidak permualaan belum maksimal hasil dari pra hanya sekedar melafalkan tulisan juga penelitian sebelum pada kelas 1 SD. dilakukan tindakan Kemampuan Membaca Permulaan menunjukkan dari 15 anak sebanyak 9 anak Membaca pada aktivitas fisual melibatkan kemampuan membacanya belum sesuai terjemahan dalam sebuah tulisan sebagai Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi bentuk proses berfikir yang memerlukan pemahaman terhadap tulisan. arida rahim membaca permulaan bagi anak usia dini 2. , selain itu membaca bahagian dari diantaranya (Dwi Sunar Prasetyono 2. Membaca sebagai suatu kesenangan menerjemahkan simbol kedalam bentuk yang tidak melibatkan pemikiran yang suara yang dikombinasikan dengan kata- kata anak yang suka dengan buku cerita atau Membaca merupakan kegiatan yang gambar dari kecil mereka akan mempunyai menyenangkan bagi perkembangan bahasa yang baik dalam memiliki kemampuan membca sesuai artian mereka menemukan informasi dari dengan perkembangannya membaca akan menimbulkan kesenangan. Membaca untuk meningkatkan ilmu (Noviar Masjidi 2007. Dalam pengajaran Memperoleh kepada kemampuan awal membaca yaki pengetahuan tentang tema yang dibaca menyuarakan huruf, kata dan juga kalimat dan dapat meningkatkan informasi dalam bentuk tulisan kemudian disalurkan dalam bentuk suara . abari akadiah:1. Bahasa sebagai alat komunikasi yang pada dasarnya lambang bunyi yang bersistem yang dihasilkan oleh suara yang sifatnya manasuka dan konvensional. Pada anak usia 3-5 tahun sudah dapat dikategorikan anak yang mampu berbicara dengan baik, anak mampu menyebutkan nama panggilan orang lain, sudah dapat membedakan, anak sudah suka mendengarkan cerita sederhana,banyak bertanya dan lain sebagainya. (Tampubolon Membaca jembatan untuk memulai ilmu pengetahuan maka sangat penting sekali untuk seluruh Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Dari pendapat diatas dapat ditarik permulaan untuk anak usia dini adalah anak-anak meningkatkan pembendaharaan kata, dan simbol-simbol persiapan membaca yang sesungguhnya. Sedangkan proses membaca permualaan pada anak usia dini dapat dilakukan dengan bebrapa cara diantaranya melalui kerjasama berkomunikasi dan berkolaborasi antara anak dengan guru dan antara anak-dengan anak, membaca merupakan aktifitas yang rumit terutama bagi anak usia dini karena melibatkan dua indra yakni indra penglhatan memahami sebuah kode atau simbol, pada Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi dasarnya ada dua cara yang dapat dilakukan sebagai jembatan dalam berkomunikasi dalam proses membaca yaitu: . Proses dalam pembelajaran dikelas agar materi yang disampaikan dapat dipahami dengan memahami konektifitas antara huruf dengan mudah dan dapat menarik perhatian belajar suara dalam memahami simbol atau kode yang menjadikan kata itu dalam bentuk Media Kartu Kata Bergambar bunyi yang kemudian diuraikan menjadi Media merupakan alat penyampai sebuah kalimat. Peroses memahami pesan sebagai bentuk komunikasi atau sebuah bacaan yaitu kemampuan anak dalam informasi dengan tujuan menarik perhatian memahami makna kata yang tercetak (Aulia atau minat dari sipenerima pesan (Nurbiana Dhieni 2. Media belajar anak usia dini Sebelum masuk kepada mengajarkan pada dasarnya alat permainan yan digunakan anak membaca perlu diketahuai tahapan dalam proses pembelajaran untuk emberikan perkembangan membaca pada anak usia kemudahan kepada dalam menyampaikan Menurut (Dhieni Dkk 2. yaitu tahap materi yag akan dipelajari (Slamet Suyanto fantasi, tahap pembentuka konsep, tahap Media ada bebrapa jenisnya ada membaca gambar, tahap pengenalan bacaan media audia dan media visual dan audio dan tahap membca lancar. Intinya sebagai visual, media gambar merupakan media seorang guru kita harus memperhatikan yang banyak digunakan oleh guru anak usia tahapan perkembangan pada anak agar dini yang digunakan untuk menyampaikan proses pembelajaran dapat tercapai dengan materi pembelajaran (Arif S Sadiman 2. baik dengan memahami tahapan-tahapan Media kartu bergambar adalah media perkembangan pada anak usia dini. kartu yang berisi kata-kata yang sering Mengenai perkembangan membaca mereka lihat dan yang sering mereka dengar pada anak dibutuhkan alat atau media misalnya ibu, nenek, bapak kakek dan lain penyampai yang digunaka oleh guru dalam sebagainya sedangkan media gambar adalah Salah satu fungsi utama media yang bertujuan untuk pembelajaran media pembelajaran adalah sebagaio alat tentang apa yang dipelajari. hmad Susanto mempengaruhi iklim dan lingkungan belajar 2. media kartu bergambar merupakan yang dikelola oleh guru. (Muslich, 2. media merupakan suatu alat yang digunakan kemampuan membaca permulaan pada anak Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi usia dini dengan praktiknya menampilkan kata yang ditunjuk guru pada kartu menjelaskan tentang gambar tersbut contoh Anak membaca tulisan dengan suara media gambar katak maka kata yang ada didalam mediagambar tersebut adalah kata Media yang kuat pada kata yang tunjuk guru Guru dimaksudkan dalam penelitian ini media membaca paermulaan pada anak usia dini. Adapun kelebihan dari media kartu bergambar ini adalah gambar atau foto tampak realistis atau nyata adanya yang memperjelas suatu masalah dalam bidang kajian, dapat mengatasi keterbatasan pokok bahasan, mengatasi ruang dan waktu, murah dan mudah dalam penggunaannya. Adapun cara penggunaan media akrtu bergambar ini menurut (Slamet suyanto 2. sebagai Membat kelompok kecil Guru menyiapkan media kartu Gru Anak Anak memiliki fonem yang sama dengan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 menempelkan kartu Metode Penelitian Dalam penelitian ini meggunakan penelitian tindakan, penelitian tindakan kelas merupakan suatu pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran untuk memperbaiki mutu praktik pembelajaran yang sengaja dimunculkan dalam kelas secara bersamaan (Suharsimi arikunto 2. Penelitian ini permsalahan yang berhubungan dengan judul penelitian agar mendapatan hasil yang maksmal, dalam pelaksanaan penelitiannya menggunakancara kolaboratif antara guru Muttaqien kerjasama dalam bentuk pembuatan RKH lambang bunyi huruf atau kata dan gambar yang sesuai dengan gambar gambar pada anak seara bergiliran. kartu yang terbuatd ari karton tebal yang berisikan tentang kata dan gambar guna pembelajaran di kelas peneliti betugas mengawasi pelaksanaan pembelajaran yang Dalam penelitian tindakan ini penulis merujuk kepada model penelitian tindakan pada Kammis dan MC taggart dengan siklus dibawah ini Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi dari 15 anak hanya 3 anak saja yang sudah memiliki kemampuan memahami kata. Kemudian peneliti berkolaborasi dengan guru RA baitul Muttaqien untuk menyusun RKH dengan mengunakan media kartu bergambar dipilih tema tentang hewan bergambarnya untuk dipraktikkan langsung. Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan pengamatan dan refleksi. Dalam peneltian ini menganalisis peningkatan membaca permulaan dengan menggunakan media kartu bergambar di RA Muttaqien subjek dalam peneltian ini anak kelompok B yang terdiri dari delapan anak perempuan dan tujuh anak laki-laki total semuanya lima belas anak. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi langsung dan pelaksanaan penelitian dilakukan pada Hasil Dan Pembahasan Pra tindakan yang telah penulis lakukan pada bulan desember 2019 pada kegiatan membaca permulaan anak usia dini KB tingkat B di RA Muttaqien menunjukkan memahami huruf masih rendah, didapatkan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Siklus 1 Hasil Observasi Kemampuan Membaca Perkata Anak Usia Dini Di RA Muttaqien Kriteria Jumlah Anak Belum Meningkat Mulai Meningkat Sudah Meningkat Jumlah Berdasarkan perkembangan anak usia dini KB tingkat B belum mengalami perekembangan yang signifikan yakni dari 15 anak hanya 5 anak saja yang mengalami peningkatan, 2 anak mulai mengalami peningklatan dan 8 orang anak belum mengalami peningkatan. Siklus 2 Hasil Observasi Kemampuan Membaca Perkata Anak Usia Dini Di RA Muttaqien Kriteria Jumlah Anak Belum Meningkat Mulai Meningkat Sudah Meningkat Jumlah Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Oe Trimono dan Taufik Helmi Pada . iklus dipraktikkan oleh guru tema tentang hewan bergambar baru tahap pertama percobaan Kesimpulan dimulai anak sudah mulai mengalami Dilihat dari penelitian terdahulu ada perkembangan dalam menyebutkan kata dari 15 anak sudah 9 anak yang mengalami membaca pada anak usia dini yang prtama perkembangan dalam membaca, 2 anak ada perkembangan membaca pada tahap per mulai mengalami perkembangan dan 4 kata kemudian tahap perkalimat dan tahap orang anak belum meningkat. lanjutan, dalam penelitian ini membahas Siklus 3 Hasil Observasi Kemampuan Membaca Perkata Anak Usia Dini Di RA Muttaqien Kriteria Jumlah Anak Belum Meningkat Mulai Meningkat Sudah Meningkat Jumlah kepada perkembangan anak yang berfokus kepada peningkatan kemampuan membaca ( perkat. anak Usia dini di RA Muttaqien Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan kemampuan membaca anak perkata mengalami peningkatan yang signifikan dengan penggunaan media kartu Kemudian dilanjutkan pada siklus Penenlitian ini dilakukan dengan ketiga masih dengan tema yang sama dengan tiga siklus yang masing-masing siklus objek yang berbeda pada siklus ini anak memilki 4 tahapan yakni perencanaan, sudah mengalami perkembangan membaca tindakan, pengawasan dan refleksi. yang signifikan dari 15 anak sudah 14 anak siklus pertama dari 15 anak yang mengalami peingkatan hanya 5 anak saja, siklus ke dua membaca perkata dan 1 orang anak belum mengalami kenaikan yakni dari 15 anak mengalami peningkatan. Jika dilihat dari yang mengalai peningkatan sebanyak 9 anak hasil penelitian ini kemampuan membaca dan pada siklus ke 3 dari 15 anak yang anak dapat ditingkatkan melalui penggunaan mengalami peningkatan sebanyak 14 anak media kartu bergambar. artinya hanya 1 orang anak saja yang tidak Pada Dari hasil penelitian diatas dapat mengalami perkembangan membaca perkata disimpulkan bahwa kemampuan membaca pada anak usia dii dengan menggunakan permulaan apada anak dapat ditingkatkan media kartu bergambar. Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui . Trimono dan Taufik Helmi DAFTAR PUSTAKA