JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 ANALISA PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PELAKSANAAN PROYEK REHAB RUMDIS HUBDAM XVI/PATTIMURA Ae AMBON Mygthsico J. Matahelumual. Octovianus Jamlaay. Henriette Dorothy Titaley. 1,2,. Teknik Sipil dan Politeknik Negeri Ambon AAmygthsico08@gmail. AAoctovianusjamlaay@gmail. AAtitaleyhd@gmail. ABSTRACT The rehabilitation of the Hubdam XVI/Pattimura Ambon Official Residence was carried out as an improvement to building facilities that were damaged by the movement of the earth's plates . Construction work consists of planning a cost budget plan to planning a project implementation schedule. This study aims to calculate the cost budget plan (RAB) and determine which work is included in the critical trajectory. The building cost budget plan (RAB), identifies each work item in the project being calculated based on the 2019 SNI analysis and applies the Critical Path Method (CPM) method. The cost budget plan (RAB) for the Hubdam XVI / Pattimura Ambon official residence rehabilitation project for the total price amount is IDR 2,725,577,390. 90 rounded up to IDR 2,725,577,000. 00, - and the work items that are passed through the critical path are preparation work, foundation and concrete work, roof work, ceiling work, to painting work. ABSTRAK Rehabilitasi Rumah Dinas Hubdam XVI/Pattimura Ambon dilakukan sebagai perbaikan terhadap fasilitas bangunan gedung yang mengalami kerusakan akibat pergerakan lempeng bumi . empa bum. Pekerjaan konstruksi terdiri dari perencanaan rencana anggaran biaya hingga merencanakan jadwal pelaksanaan proyek. Tujuan penelitian ini adalah menghitung besarnya anggaran biaya setelah dilakukan penghitungan ulang dengan analisa harga satuan dan menentukan pekerjaan-pekerjaan yang termasuk dalam lintasan kritis. Rencana anggaran biaya (RAB) bangunan, mengidentifikasi setiap item pekerjaan yang ada dalam proyek yang sedang dihitung berdasarkan analisa SNI tahun 2019 dan menerapkan metode Critical Path Method (CPM). Rencana anggaran biaya (RAB) untuk proyek Rehabilitasi Rumah Dinas Hubdam XVI/Pattimura Ambon untuk total jumlah harga adalah Rp3,335,426,993. 63 dibulatkan Rp 3,335,426,000. 00,- dan item pekerjaan yang dilalui lintasan kritis yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi dan beton, pekerjaan atap, pekerjaan plafond, sampai dengan pekerjaan pengecatan. Kata Kunci : Proyek Rehabilitasi. Rencana Anggaran Biaya. Critical Path Method (CPM) PENDAHULUAN Pembangunan proyek konstruksi yang semakin pesat menjadi suatu tantangan bagi para penyedia jasa Penyedia jasa harus bisa mengelola proyek dengan manajemen yang lebih efektif dan efisien. Baik dalam pengelolaan biaya . , maupun memanajemen waktu proyek yang menjadi patokan dalam menyelesaikan sebuah proyek konstruksi. Dimana keterlambatan pelaksanaan proyek sering dilaporkan sebagai penyebab konflik yang mempengaruhi berbagai pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi (Romyl, 2. Sehingga mengakibatkan kerugian pada pihak owner juga pada pihak pelaksana atau kontraktor. Kejadian ini bisa berakhir pada perdebatan antara kedua belah pihak mengenai penyebab kerugian. Perencanaan yang baik menjadi kunci utama dalam menghadapi tuntutan tersebut diatas. Khususnya dalam mengelola waktu serta penerapan anggaran yang tepat sasaran agar tidak terjadi pembengkakan biaya. Oleh karena itu diperlukan suatu manajemen untuk e-ISSN: 2964-5158 mengintegrasikan seluruh sumber daya yang dimiliki. Selain pengelolaan waktu dan biaya, pengendalian juga mempunyai peranan penting dalam meminimalisasi penyimpangan yang dapat terjadi selama proyek berlangsung yang tidak sesuai dengan perencanaan. Proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura Ambon dibangun pada tanggal 14 April 2020, membutuhkan 200 hari kalender dengan anggaran biaya sebesar Rp. 000,-. Dengan tujuan penulisan memperoleh besarnya anggaran biaya setelah dilakukan penghitungan ulang dengan analisa harga yang disesuaikan, serta menentukan pekerjaan yang termasuk ke dalam jalur kritis, penulis akan membuat Analisa Perhitungan Rencana Anggaran Biaya dan Penerapan Manajemen Waktu Pada Pelaksanaan Proyek Rehab Rumdis . Lanta. Hubdam XVI/Pattimura Ae Ambon dengan mengacu pada Analisa SNI Tahun 2019, yang pada awalnya telah dihitung oleh owner selaku perencana serta menerapkan metode Critical Path Method (CPM) pada pelaksanaan proyek ini. Halaman 27 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 TINJAUAN PUSTAKA Rencana Anggaran Biaya Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan perencanaan pembangunan, baik rumah tinggal, ruko, rukan, maupun gedung lainnya. Dimana : V = volume . p = panjang . Secara umum cara yang digunakan untuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah sebagai Melihat Gambar rencana Gambar kerja memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu sebagai dasar untuk menentukan berbagai jenis pekerjaan, ukuran, spesifikasi, serta bentuk pekerjaan. Pastikan pada gambar tersebut bisa ditentukan ukuran dan spesifikasi material yang akan digunakan untuk memudahkan proses perhitungan volume pekerjaan. Menghitung volume dari gambar menghitung volume dengan membuat daftar urutan seluruh item dan komponen pekerjaan yang akan dikerjakan berdasarkan gambar kerja yang ada. Analisa Harga upah & bahan A Indeks analisa pekerjaan A Harga satuan material atau bahan A Harga upah per hari untuk setiap pekerja sesuai dengan jabatannya masing-masing. Mengalikan volume dengan Harga satuan Mengalikan volume denagn harga satuan sehingga harga biaya pekerjaan untuk setiap item pekerjaan bisa didapatkan. Rekapitulasi Menjumlah total setiap sub item pekerjaan, yang kemudian ditotal sehingga didapatkan jumlah total biaya pekerjaan dengan menambahkan jumlah biaya pajak dan overhead pada rekapitulasi. L= p x l Volume Pekerjaan Dimana : K = Keliling . Setiap kegiatan yang dirancang tidak lepas dari suatu bidang dan ruang, bentuk bidang ruang akan mempengaruhi isi bidang tersebut yang disebut dengan volume bidang. Volume dalam rencana anggaran biaya ini adalah volume bersih pekerjaan dan riil. Volume pekerjaan ialah menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satuan pekerjaan. Volume juga disebut kubikasi pekerjaan. Jadi volume . suatu pekerjaan, bukanlah merupakan volume . si sesungguhny. , melainkan jumlah volume bagian pekerjaan dalam suatu kegiatan. Pada pekerjaan galian tanah untuk pondasi dan sloof, pasangan batu kali pondasi, cor beton pondasi, cor beton kolom, ring-balk dan balok beton, volume V=pxlxt a pers. e-ISSN: 2964-5158 l = lebar . t = tinggi . Pada pekerjaan pasangan bata, plesteran, pemasangan langit-langit, rangka atap, pengecatan, dan sebagainya, volume dihitung : a pers. Dimana : L = luas . l = lebar . p = panjang . Sedang untuk pekerjaan pemasangan kap/kuda-kuda, balok gantungan plafon, dan semacamnya, digunakan satuan meter kubik . Luas segitiga pada pekerjaan pemasangan atap berbentuk limas dapat dihitung dengan rumus : Luas = luas alas x A t a pers. Pada Pekerjaan Pembersihan dan Direksi Keet dapat dihitung dengan rumus: L=pxl a pers. Dimana : L = luas . l = lebar . p = panjang . Sedangkan untuk pekerjaan Pemasangan Bouwplank dapat dihitung dengan rumus: K = 2 x . a pers. l = lebar . p = panjang . Penggalian tanah pondasi trapesium dapat dihitung dengan rumus: L = (( a b )/. x h a pers. Dimana : L = Luas Penampang . a = ambang atas . h = tinggi . b = ambang bawah . Pada pekerjaan Urugan Pasir Bawah Pondasi dan Aanstamping dapat dihitung dengan rumus: V=pxlxt a pers. Dimana : V = volume . p = panjang . l = lebar . t = tinggi . Halaman 28 JOURNAL AGREGATE Sedangkan untuk pondasi batu kali dapat dihitung dengan menggunakan rumus: L = (( a b )/. x h a pers. Dimana : L = Luas Penampang . a = ambang atas . h = tinggi . b = ambang bawah . Geometri Bidang Datar Dalam perhitungan Rencana Anggaran Biaya pada bangunan gedung dan rumah tinggal banyak terdapat macam-macam bentuk bidang pada bangunan, sehingga perlu diketahui rumus-rumus bidang yang digunakan untuk menghitung perhitungan volume . Trapesium L = A . t a pers. VOL. NO. MARET 2024 pada waktunya. System manajemen waktu berpusat pada berjalan atau tidaknya perencanaan dan penjadwalan proyek, dimana dalam perencanaan dan penjadwalan tersebut telah disediakan pedoman yang spesifik untuk menyelesaikan aktivitas proyek dengan lebih cepat dan efisien (Clough dan Sears, 1. Network Planning Pada prinsipnya network planning . erencanaan jaringan kerj. dipergunakan untuk perencanaan penyelesaian berbagai macam pekerjaan terutama pekerjaan yang terdiri atas berbagai unit pekerjaan yang semakin sulit dan rumit. Dalam network planning terdapat dua macam jaringan kerja, sebagaimana gambar berikut ini : Jaringan kerja AOA . ctivity on arro. yaitu, panah menunjukkan kegiatan. Gambar 2. 1 berikut menjelaskan jaringan kerja AOA Dimana : L = luas . B = ambang bawah . d = ambang atas . t = tinggi . Persegi Empat L=axb Dimana : L= luas . a = lebar . b = panjang . Bujur Sangkar L = a2 Dimana : L = luas . a2 = sisi Jaringan kerja AON ( activity on node ) yaitu, titik menunjukkan kegiatan Gambar 2. 2 berikut menjelaskan jaringan kerja AON a pers. Penjadwalan Satu hal penting yang juga sangat berperan penting dalam perencanaan pembangunan adalah pembuatan time schedule atau penjadwalan waktu pekerjaan. Penjadwalan ini dibuat dalam bentuk tabel pekerjaan dengan waktu yang diharapkan agar jenis pekerjaan tersebut selesai dilaksanakan. Menurut Husen . , pengertian manajemen proyek adalah penerapan ilmu pengetahuan, keahlian, keterampilan, cara teknis yang terbaik dengan sumber daya yang terbatas, untuk mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditemukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kinerja biaya, mutu, dan waktu, serta keselamatan kerja. Pada penelitian ini yang akan dianalisa adalah dari segi pengaturan waktu, yaitu project time management. Sistem Manajemen Waktu Manajemen waktu proyek mencakup segala proses yang diperlukan untuk memastikan proyek selesai tepat e-ISSN: 2964-5158 Gambar 1. Jaringan Kerja AOA a pers. Gambar 2. Jaringan Kerja AON Jaringan kerja menggunakan bahasa ataupun simbol Ae simbol dalam pembuatannya. Tabel 2. berikut menjelaskan bahasa atau simbol Ae simbol yang digunakan dalam pembuatan jaringan kerja. Tabel 1. Simbol-Simbol Diagram Network Simbol Keterangan Arrow, bentuknya merupakan aktivitas/kegiatan : adalah suatu pekerjaan atau tugas dimana penyelesaiannya membutuhkan AudurationAy . angka waktu tertent. AuresourcesAy . enaga, equipment, material dan biay. Node/event, merupakan lingkaran bulat yang artinya saat, peristiwa atau kejadian : adalah permulaan atau akhir dari satu atau lebih kegiatankegiatan. Halaman 29 JOURNAL AGREGATE Double arrow, anak panah sejajar, merupakan kegiatan di Lintasan kritis (Critical Pat. Dummy, bentuknya merupakan anak panah terputus-putus yang artinya kegiatan semu atau aktivitas semu : adalah bukan kegiatan/aktivitas tetapi dianggap kegiatan atau aktivitas, hanya saja tidak membutuhkan duration dan resource tertentu. 2 Metode Jalur Kritis (Critical Path Metho. Menurut Iman . 9 : . jalur kritis dalam suatu proyek adalah jalur yang memiliki rangkaian kegiatan dengan jumlah waktu terlama dan menunjukkan kurun waktu penyelesaian proyek yang tercepat. CPM adalah suatu metode perencanaan dan pengendalian proyek-proyek yang merupakan sistem yang paling banyak digunakan diantara semua sistem yang memakai prinsip pembentukan jaringan. Dengan CPM, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai tahap suatu proyek dianggap diketahui dengan pasti, demikian pula hubungan antara sumber yang digunakan dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Jadi CPM merupakan analisa jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Menentukan Waktu Penyelesaian Menurut Iman . 9:254 - . , perhitungan penentuan waktu penyelesaian menggunakan beberapa terminologi dan rumus Ae rumus perhitungan berikut: TE = E . arliest event occurence time ) Waktu paling awal suatu kegiatan yang berasal dari node tersebut dapat dimulai, karena menurut aturan dasar jaringan kerja, suatu kegiatan baru dapat dimulai bila kegiatan terdahulu telah selesai. TL = L . atest event occurence tim. Waktu paling lambat yang masih diperbolehkan bagi suatu kegiatan terjadi. ES . arliest activity start tim. Waktu mulai paling awal suatu kegiatan. EF . arliest activity finish tim. Waktu selesai paling awal suatu kegiatan. Bila hanya ada satu kegiatan terdahulu, maka EF suatu kegiatan terdahulu = ES kegiatan berikutnya. LS . atest activity start tim. Waktu paling lambat kegiatan boleh dimulai tanpa memperlambat proyek secara keseluruhan. LF . atest activity finish tim. Waktu paling akhir kegiatan boleh diselesaikan tanpa memperlambat penyelesaian proyek. D . ctivity duration tim. Kurun waktu yang diperlukan untuk suatu kegiatan . ari, minggu, bula. e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Menentukan Jalur Kritis Untuk mengetahui jalur kritis, dengan menghitung dua waktu awal dan akhir untuk setiap kegiatan. Yakni seperti berikut ini: Mulai terdahulu . arliest start Ae ES ) Waktu terdahulu suatu kegiatan yang dapat dimulai, dengan asumsi kegiatan baru dapat dimulai bila kegiatan terdahulu telah selesai. Selesai terdahulu . arliest finish Ae EF) Waktu terdahulu suatu kegiatan dapat selesai Mulai terakhir . atest start Ae LS) Waktu terakhir suatu kegiatan dapat dimulai sehingga tidak menunda waktu penyelesaian keseluruhan proyek. Selesai terakhir . atest finish Ae LF) Waktu terakhir suatu kegiatan dapat selesai sehingga tidak menunda waktu penyelesaian keseluruhan proyek. Dalam menentukan jadwal waktu untuk tiap ES dan EF ditentukan selama forward pass sedangkan LS dan LF ditentukan selama backward pass. Forward Pass Forward pass, perhitungannya dimulai dari kegiatan pertama pada suatu proyek. Aturan waktu mulai terdahulu ( ES ) Seluruh kegiatan pendahulu harus telah diselesaikan, sebelum suatu kegiatan dapat dimulai, . Jika suatu kegiatan hanya mempunyai satu pendahulu langsung. ES nya sama dengan EF dari pendahulunya. Jika suatu kegiatan mempunyai beberapa pendahulu langsung. ES nya adalah nilai maksimum dari semua EF pendahulunya, yaitu: ES = Max { EF semua pendahulu langsung } . Aturan selesai terdahulu Waktu selesai terdahulu (EF) dari suatu kegiatan adalah jumlah waktu mulai terdahulu ( ES ) dan waktu kegiatannya, yaitu : EF = ES waktu kegiatan Backward Pass Backward pass, perhitungannya dimulai dengan kegiatan terakhir dari suatu proyek. Backward pass memiliki beberapa aturan, yaitu : Aturan waktu selesai terakhir Sebelum suatu kegiatan dapat dimulai, semua kegiatan pendahulu harus diselesaikan terlebih . Jika suatu kegiatan adalah pendahulu langsung bagi hanya satu kegiatan. LF nya sama dengan LS dari kegiatan yang secara langsung . Jika kegiatan adalah pendahulu langsung bagi lebih dari satu kegiatan, maka LF adalah minimum dari seluruh nilai LS dari kegiatan Ae kegiatan yang secara langsung mengikutinya. Halaman 30 JOURNAL AGREGATE LF = Min { LS dari seluruh kegiatan yang langsung . Aturan waktu mulai terakhir Waktu mulai terakhir (LS) dari suatu kegiatan adalah perbedaan antar waktu selesai terakhir (LF) dan waktu kegiatannya, yaitu : LS = LF Ae waktu Kegiatan Setelah waktu terdahulu dan waktu terakhir dari semua kegiatan selesai dihitung, maka untuk menemukan jumlah waktu slack . lack tim. atau waktu bebas, yang dimiliki oleh sebuah kegiatan menjadi mudah. Secara matematis : Slack = LS Ae ES atau Slack = LF Ae EF VOL. NO. MARET 2024 Sedangkan untuk menerapkan manajemen waktu dalam penulisan ini menggunakan Metode Network Planning Critical Path Method. 5 Diagram Alir Penelitian Alur penelitian secara rinci dapat dilihat pada gambar 3 berikut ini. Waktu slack atau slack = 0 tidak dimiliki oleh kegiatan kritis dan berada pada jalur kritis. Jalur kritis adalah jalur tidak terputus melalui jaringan proyek yang : Dimulai pada kegiatan pertama proyek. Berhenti pada kegiatan terakhir proyek. Terdiri dari hanya kegiatan kritis. METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan pada CV. Surya Pratama Raya yang sedang mengerjakan Proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura. Provinsi Maluku. Kota Ambon. 2 Jenis Data Adapun jenis data yang dipakai dalam penulisan ini Data Primer adalah data yang didapat dari observasi di lapangan, seperti tertera dibawah ini : Dokumentasi Harga satuan upah dan bahan Data Sekunder adalah data yang penulis dapat dari Jadwal pelaksanaan proyek Gambar perencanaan proyek Rencana anggaran biaya 3 Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data yang penulis lakukan antara lain meliputi : Teknik Observasi yakni penulis langsung mengadakan survey lapangan untuk mendapatkan data pendukung dalam penulisan proposal ini. Teknik Literatur yakni pendekatan kepustakaan yang dilakukan guna memperoleh informasi melalui buku-buku Wawancara yakni dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung dengan pihak pelaksana. 4 Metode Analisis Adapun analisa perhitungan anggaran biaya pada penulisan ini yaitu menggunakan aplikasi microsoft e-ISSN: 2964-5158 Gambar 3. Diagram Alir Penelitian (Sumber : Penulis, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Estimasi Anggaran Biaya Analisis data dalam studi kasus ini dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excel, perhitungan RAB berdasarkan yang ada dalam gambar rencana Tabel 2. Hasil Perhitungan Volume Pekerjaan PEKERJAAN ADMINISTRASI PROYEK Minyek PEKERJAAN PERSIAPAN Pek. Direksi keet Pek. Listrik kerja Pek. Papan Nama Proyek Dokumentasi Pembongkaran RENOV RDS KELUARGA 10 KK MENJADI 20 KK PEK. TANAH Pek. Bowplank VOL SAT Pkt Set Halaman 31 JOURNAL AGREGATE Pek. Galian tanah pondasi Pek. Urugan tanah kembali Pek. Urugan sirtu padat II. PEK. PONDASI DAN BETON Urugan pasir bawah pondasi Pek. Pondasi batu kali Pek. Pondasi plat beton Pek. Beton kolom 20/40 Pek. Beton kolom 15/15 Pek. Beton Sloof 20/30 Pek. Tangga beton Pek. Cor lantai beton tebal 12 cm Pek. Beton ring balok 15/20 Pek. Beton balok 20/30 Pek. Topi-topi beton Pek. Roster beton Pas. Glassblock i. PEK. DINDING DAN PLESTERAN Pas. Dinding Batako Plesteran dinding 1:4 acian Pas. Lapisan dinding keramik 20x25 Pek. Dinding GRC 6 mm rangka IV. PEK. KUSEN. PINTU DAN JENDELA Pek. Kusen Aluminium 4" pintu Pek. Kusen Aluminium 4" jendela Pek. Kusen aluminium 4" jendela BV Pek. Pintu Panel rangka aluminium Pek. Pintu double triplek Pek. Pintu kamar mandi Pek. Jendela kaca 5 mm rangka Pek. Jendela BV kaca 5 mm rangka PEK. ATAP Pek. Rangka Atap Baja Ringan Pek. Bumbungan Pek. Genteng metal Pas. Calsiplank 30/300 VI. PEK. PLAFOND Pek. Penutup Plafond Gypsumboard Pek. List plafon Gypsum VII. PEK. LANTAI DAN KERAMIK Pas. Lantai keramik 40x40 Pas. Lantai keramik KM/WC 20x20 Pas. Lantai keramik tangga 40x40 Pas. Lapisan dinding keramik KM/WC 20x25 Vi. PEK. SANITAIR DAN PLUMBING Pas. Closet jongkok Pas. Kran air Pas. Pipa PVC air bersih dia 3/4" Pas. Pipa PVC air bersih dia 1" Pas. Pipa PVC air dia 2" Pas. Pipa PVC air kotor dia 4" Pek. Floor drain Pek. Septictank IX. PEK. ALAT PENGGANTUNG Pas. Kunci tanam Pek. Engsel Pintu Pek. Engsel Jendela Pek. Hak Angin Pas. Grendel Pas. Railling Tangga stenlist PEK. PENGECATAN Pek. Cat dinding Pek. Cat plafon Pek. Cat GRC P. Triplek XI. PEK. ELEKTRIKAL Pek. Instalasi titik lampu Pek. Instalasi titik stop kontak Pas. Lampu SL 18 Watt Pas. Stop kontak Pas. Saklar tunggal Pas. Saklar ganda Pek. Titik MCB Pas. MCB Pas. Box Panel Pas. Fitting XII. PEK. GOT KELILING Pek. Saluran Air Hujan e-ISSN: 2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Set Unit Ttk Ttk Ttk Unit Dari tabel perhitungan volume diatas, dapat diketahui volume masing-masing pekerjaan sehingga nantinya dapat dihitung biaya total pekerjaan tersebut. Tabel 3. Hasil Perhitungan Anggaran Biaya REHAB INST. AIR TOWER AIR PEK. TANAH Pek. Galian tanah pondasi Pek. Urugan tanah II. PEK. PONDASI DAN BETON Pek. Pondasi plat beton Pek. Beton kolom 20/20 Pek. Beton ring balok 15/20 Pek. Cor lantai beton tebal 12 cm Pek. Tangga besi i. PEK. SANITAIR DAN PLUMBING Pas. Pipa PVC air bersih dia 3/4" Pas. Pipa PVC air bersih dia 1" Kran Air Pas. Pompa Air Profil tank 5000 Ltr fiber (Sumber : Hasil analisa dat. PEKERJAAN VOL ADMINISTRASI PROYEK Minyek 00 Pkt PEKERJAAN PERSIAPAN 0 MA Pek. Direksi keet Pek. Listrik kerja 00 Ls Pek. Papan Nama Proyek Dokumentasi 00 Set Pembongkaran 4 MA RENOV RDS KELUARGA 10 KK MENJADI 20 KK PEK. TANAH Pek. Bowplank 00 M' Pek. Galian tanah Pek. Urugan tanah Pek. Urugan sirtu padat 50 MA II. PEK. PONDASI DAN BETON Urugan pasir bawah MA Pek. Pondasi batu kali 88 MA Pek. Pondasi plat beton 94 MA Pek. Beton kolom 20/40 25. 92 MA Pek. Beton kolom 15/15 08 MA Pek. Beton Sloof 20/30 78 MA Pek. Tangga beton 16 MA Pek. Cor lantai beton tebal 12 cm Pek. Beton ring balok 15/20 Pek. Beton balok 20/30 13. 23 MA Pek. Topi-topi beton 15 MA Pek. Roster beton 180 Bh Pas. Glassblock 120 Bh i. PEK. DINDING DAN PLESTERAN Pas. Dinding Batako Plesteran dinding 1:4 MA Pas. Lapisan dinding 40 MA keramik 20x25 Pek. Dinding GRC 6 6 MA mm rangka hollow IV. PEK. KUSEN. PINTU DAN JENDELA Pek. Kusen Aluminium 4" 2 M' Pek. Kusen Aluminium 4" Pek. Kusen aluminium 4" jendela BV Pek. Pintu Panel rangka HARGA SAT. JUMLAH Rp112. 423,27 Rp 112. 423,27 Rp 1. 253,65 Rp 19. 043,85 Rp 4. 100,00 Rp 4. 100,00 840,00 840,00 750,00 Rp 1. 500,00 560,00 Rp 13. 984,00 878,70 Rp 8. 719,47 000,00 000,00 Rp 8. 000,00 500,00 Rp 000,00 143,75 190,32 295,44 382,63 814,69 139,69 980,00 750,00 000,00 Rp 7. 972,75 Rp 34. 250,49 Rp233. 017,87 Rp 28. 099,48 Rp104. 631,77 Rp 18. 181,74 Rp 7. 453,44 Rp317. 864,42 709,69 814,69 474,69 865,63 207,50 Rp 40. 579,62 Rp107. 048,38 Rp 17. 745,28 Rp 14. 812,50 Rp121. 900,00 205,00 Rp177. 565,00 037,00 Rp197. 082,00 130,53 Rp 13. 012,16 714,03 Rp116. 363,59 791,88 Rp 19. 807,13 791,88 Rp 13. 796,25 791,88 Rp Rp 1. 238,23 Rp 88. 438,62 747,36 Rp 35. 835,42 Rp 1. 000,00 Rp 24. 000,00 Pek. Pintu double triplek Pek. Pintu kamar mandi Pek. Jendela kaca 5 mm rangka aluminium Pek. Jendela BV kaca 5 mm rangka aluminium PEK. ATAP 4 MA 00 Set Pek. Rangka Atap Baja Ringan Pek. Bumbungan Pek. Genteng metal 209,00 142,43 Rp 37. 062,00 142,43 Rp 3. 126,97 937,50 Rp119. 056,25 734,09 Rp 2. 528,28 588,47 Rp 23. 796,70 Halaman 32 JOURNAL AGREGATE Pas. Calsiplank 30/300 VI. PEK. PLAFOND Pek. Penutup Plafond Gypsumboard Pek. List plafon Gypsum VII. PEK. LANTAI DAN KERAMIK Pas. Lantai keramik Pas. Lantai keramik KM/WC 20x20 Pas. Lantai keramik tangga 20,88 Pas. Lapisan dinding keramik KM/WC 20x25 Vi. PEK. SANITAIR DAN PLUMBING Pas. Closet jongkok Pas. Kran air Pas. Pipa PVC air bersih dia 3/4" Pas. Pipa PVC air bersih dia Pas. Pipa PVC air dia 2" Pas. Pipa PVC air kotor dia 4" Pek. Floor drain Pek. Septictank IX. PEK. ALAT PENGGANTUNG Pas. Kunci tanam Pek. Engsel Pintu Pek. Engsel Jendela Pek. Hak Angin Pas. Grendel Pas. Railling Tangga PEK. PENGECATAN Pek. Cat dinding Pek. Cat plafon Pek. Cat GRC P. Triplek XI. PEK. ELEKTRIKAL Pek. Instalasi titik lampu Pek. Instalasi titik stop Pas. Lampu SL 18 Watt Pas. Stop kontak Pas. Saklar tunggal Pas. Saklar ganda Pek. Titik MCB Pas. MCB Pas. Box Panel Pas. Fitting XII. PEK. GOT KELILING Pek. Saluran Air Hujan REHAB INST. AIR TOWER AIR PEK. TANAH Pek. Galian tanah Pek. Urugan tanah II. PEK. PONDASI DAN BETON Pek. Pondasi plat beton Pek. Beton kolom 20/20 Pek. Beton ring balok 15/20 Pek. Cor lantai beton tebal 12 cm Pek. Tangga besi i. PEK. SANITAIR DAN PLUMBING Pas. Pipa PVC air bersih dia 3/4" Pas. Pipa PVC air bersih dia Kran Air Pas. Pompa Air Profil tank 5000 Ltr fiber 30,00 20,00 40,00 80,00 VOL. NO. MARET 2024 925,00 943,00 Rp 82. 090,00 294,50 Rp 11. 645,00 147,50 Rp 9. 024,75 Rp 7. 620,00 Rp111. 150,00 900,83 147,50 850,83 204,06 Rp38. 011,56 757,50 850,00 184,51 167,50 Rp17. 150,00 Rp 4. 000,00 Rp 1. 141,62 900,00 552,75 527,50 000,00 000,00 308,33 Rp 9. 000,00 Rp 31. 825,00 Rp 10. 400,00 Rp 4. 000,00 Rp 5. 000,00 Rp 8. 233,50 192,82 Rp 41. 799,10 192,82 Rp 9. 621,73 (Sumber : Hasil analisa dat. Setelah semua volume pekerjaan dikalikan dengan harga satuan maka akan diperoleh total biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. 13,86 MAy MA 988,50 Rp 15. 892,60 144,0 Ttk 000,00 Rp 50. 000,00 Ttk 80,00 144,0 Bh 80,00 Bh 60,00 Bh 42,00 Bh 2,00 Ttk 2,00 Bh 1,00 Bh 144,0 Bh 000,00 500,00 901,45 895,70 903,75 000,00 500,00 000,00 000,00 030,00 Rp 000,00 Rp 1. 000,00 000,00 Rp 000,00 Rp 5. 190,32 Rp 3. 841,80 Rp 4. 382,63 Rp 4. 887,32 20,00 10,00 0,64 0,96 0,60 1,47 5,00 250,0 M' 2,00 Bh 1,00 Unit 1,00 Bh PEKERJAAN ADMINISTRASI PROYEK PEKERJAAN PERSIAPAN RENOV RDS KELUARGA 10 KK MENJADI 20 KK PEKERJAAN TANAH e-ISSN: 2964-5158 PEKERJAAN LANTAI 390,37 DAN KERAMIK PEKERJAAN SANITAIR 973,00 DAN PLUMBING PEKERJAAN ALAT 458,50 PENGGANTUNG PEKERJAAN 313,43 PENGECATAN PEKERJAAN 815,50 ELEKTRIKAL PEKERJAAN GOT 152,00 KELILING TOTAL PEKERJAAN RENOV RDS REHAB INST. AIR TOWER AIR PEKERJAAN TANAH 000,00 Rp 28. 000,00 Rp 6. 000,00 Rp 2. 116,00 Rp 1. 742,00 Rp 1. 957,50 000,00 000,00 000,00 Rp 2. 000,00 030,00 Rp 6. 709,69 Rp 3. 825,82 2 Menyusun Jaringan Kerja Menyusun kegiatan yang saling terkait, yaitu mana kegiatan yang akan dikerjakan pertama dan mana kegiatan berikutnya setelah kegiatan pertama. Tabel 5. Hubungan Antar Kegiatan Yang Saling Terkait Kode 184,51 Rp 4. 128,38 167,50 Rp 14. 875,00 850,00 Rp 700,00 Rp 3. 000,00 Rp 3. 000,00 Rp 7. 000,00 Rp 7. 000,00 SUBTOTAL (RP) TOTAL (RP) 423,27 690,91 PEKERJAAN FONDASI 105,50 DAN BETON PEKERJAAN SANITAIR 703,38 DAN PLUMBING TOTAL PEKERJAAN REHAB INST. AIR TOWER AIR 61. 808,88 JUMLAH TOTAL 390,90 DIBULATKAN 000,00 DUA MILYAR TUJUH RATUS DUA PULUH LIMA JUTA LIMA RATUS TUJUH PULUH TUJUH RIBU RUPIAH Rp 7. 453,44 Rp 11. 296,56 Rp 1. 050,80 Rp 5. 254,00 Tabel 4. Hasil Rekapitulasi Anggaran Biaya 001,23 735,00 IV. 275,38 345,38 460,61 602,75 Rp 4. 490,00 Pada tabel 3 telah diperoleh perhitungan rencana anggaran biaya proyek dari setiap pekerjaan dengan mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuan pekerjaan. 022,75 80,00 M' 60,00 M' 20,00 Bh 4,00 Unit PEKERJAAN PLAFOND 104,28 Rp 4. 400,00 Rp 6. 630,00 Rp 2. 636,38 Rp 432. 055,00 Rp 17. 960,00 (Sumber : Hasil analisa dat. PEKERJAAN FONDASI DAN BETON PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN ATAP Kegiatan PEK. PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEK. FONDASI DAN BETON PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN PEK. KUSEN. PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN ATAP PEKERJAAN PLAFOND PEK. LANTAI DAN KERAMIK PEK. SANITAIR DAN PLUMBING PEK. ALAT PENGGANTUNG PEKERJAAN PENGECATAN PEKERJAAN ELEKTRIKAL PEK. GOT KELILING PEK. TANAH PEK. FONDASI DAN BETON PEK. SANITAIR PLUMBING Predec Dur Success AA. (Sumber : Hasil analisa dat. 467,85 449,47 Halaman 33 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Pada tabel diatas telah dilakukan perhitungan maju terhadap setiap pekerjaan. 2 Perhitungan Backward Pass Hasil perhitungan mundur Latest Start (LS) dan Latest Finish (LF), hasil perhitungan dapat dilihat pada tabel 7 di bawah ini. Tabel 7. Hasil Perhitungan Mundur LS dan LF Gambar 4. Network Planning CPM (Sumber : Hasil analisa dat. Bnetuk jaringan kerja diatas telah disusun berdasarkan ubungan antar kegiatan pada tabel 5. Menentukan Jalur Kritis pada diagram CPM Setelah mendapatkan hubungan antar kegiatan selanjutnya menentukan jalur kritis pada diagram CPM dengan melakukan perhitungan ke depan . orward pas. dan ke belakang . ackward pas. , agar mengetahui durasi total proyek sampai selesai. Kode Kegiatan Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Tanah Pekerjaan Fondasi & Beton Pekerjaan Dinding Pekerjaan Aluminium Pekerjaan Atap Pekerjaan Plafond Pekerjaan Lantai Pekerjaan Sanitair dan Plumbing Pekerjaan Alat Penggantung Pekerjaan Pengecatan Pekerjaan Elektrikal Pekerjaan Got Pekerjaan Tanah Pekerjaan Fondasi & Beton Pekerjaan Sanitair dan Plumbing (Sumber : Hasil Analisa Dat. e-ISSN: 2964-5158 Durasi . ingg Perhitungan 3 Mengidentifikasi Jalur Kritis. Total Float dan Kurun Waktu Penyelesaian Proyek Tabel 8. Perhitungan Activity Float Time Durasi . ing Tabel 6. Hasil Perhitungan Maju ES dan EF Pada tabel 7 telah dilakukan perhitungan mundur pada setiap pekerjaan. Setelah diketahui perhitungan maju dan perhitungan mundur, maka akan dilakukan identifikasi jalur kritis, total float, dan durasi penyelesaian proyek. Kode Kegiat 1 Perhitungan Forward Pass Hasil perhitungan maju Earliest Start (ES) dan Earliest Finish (EF), hasil perhitungan dapat dilihat pada tabel berikut ini: (Sumber : Hasil analisa dat. Perhitung an Maju Perhitungan Mundur Status Kritis Tidak Kritis Tidak Tidak Kritis Kritis Tidak Tidak Tidak Kritis Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak (Sumber : Hasil analisa dat. Dari perhitungan total float pada tabel 4. 7 diatas, maka dapat ditentukan lintasan kritis dimana lintasan kritis memiliki total float = 0, sehingga dapat dijelaskan sebagai berikut : A Yang memiliki total float = 0 adalah kegiatan A. G, dan K. Halaman 34 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 A Kurun waktu penyelesaian proyek adalah 28 minggu. Gambar 5. Network Planning Jalur Kritis CPM (Sumber : Hasil analisa dat. Pada gambar 5 diatas merupakan hasil penjadwalan menggunakan metode CPM dimana pekerjaan yang dilalui lintasan kritis yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi dan beton, pekerjaan atap, pekerjaan plafond, dan pekerjaan pengecatan. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Pekerjaan Proyek Rehab Rumdis . Lanta. Hubdam XVI/Pattimura - Ambon yang direncanakan dengan biaya sebesar Rp. 200 setelah disesuaikan dengan Analisa SNI, biaya penghitungan ulang pelaksanaan menjadi Rp. 000,00,b. Pelaksanaan Proyek Rehab Rumdis . Lanta. Hubdam XVI/Pattimura - Ambon direncanakan dalam 200 hari kalender, dengan menggunakan CPM dapat diketahui jangka waktu pelaksanaan proyek yaitu selama 28 minggu kalender dengan jalur kritis yaitu berada pada pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi dan beton, pekerjaan atap, pekerjaan plafond, dan pekerjaan pengecatan. 2 Saran Diupayakan metode kerja beserta tahapannya harus dituangkan sehingga dapat dibaca dengan baik oleh pelaksana pekerjaan. Kelengkapan data yang akurat di lapangan sangat dibutuhkan untuk menunjang dalam proses Melakukan analisa yang lebih tajam dengan metode Critichal Path Method (CPM) atau dengan metode lain agar pekerjaan waktu dan biaya bisa lebih efektiv dan efisien lagi. e-ISSN: 2964-5158 DAFTAR PUSTAKA