Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 PENDAMPINGAN PENGELOLAAN USAHA UMKM PAK SLAMET TINGKIR TENGAH SALATIGA Pandi Afandi1. Maria Entina Puspita2. Diah Kusuma Ningrum3 123Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMA Salatiga Penulis Korespondensi : Maria Entina Puspita . ariaentina@stieama. ABSTRAK Keberadaan dan kelangsungan hidup UMKM tidak lepas dari bagaimana UMKM mampu mengelola usahanya secara mandiri. Pengelolaan usaha hingga kini masih menjadi permasalahan utama bagi sebuah usaha khususnya UMKM. Selama ini UMKM belum mampu mengelola usaha secara mandiri, oleh karena itu perlu adanya dukungan dari pihak-pihak yang dapat memberikan kontribusi untuk mendampingi UMKM menjadi lebih baik dan berkembang dari waktu ke waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pengelolaan usaha pada salah satu usaha kecil industri rumahan kue kering di wilayah Tingkir Tengah Kota Salatiga. Pendampingan pengelolaan usaha meliputi pendampingan manajemen produksi, pemasaran serta pengelolaan keuangan usaha dengan memberikan pemahaman praktik produksi mulai dari proses produksi, labeling kemasan hingga pengenalan produk, promosi dan saluran distribusi, serta pencatatan sederhana dalam buku kas. Dengan pendampingan ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran praktis bagi pelaku usaha dalam mendukung kegiatan produksi dan pemasaran, serta dapat memadukan teori dan praktik pencatatan sederhana secara berkesinambungan. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini adalah UMKM Pak Slamet di Tingkir Tengah Salatiga terbatas pada pemahaman pengelolaan usaha, baik dalam pemahaman pengelolaan keuangan, produksi hingga distribusi dan pemasaran usaha. Kegiatan pendampingan pengelolaan usaha dirancang dan disusun sederhana agar mudah dilakukan sesuai kebutuhan dan kemampuan mitra. Manfaat kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kendala yang mitra alami dalam pengelolaan usaha mulai produksi hingga pencatatan keuangan yang lebih baik. Dari kegiatan pendampingan, diketahui bahwa kegiatan ini efektif karena sasaran mitra pelaku usaha UMKM mampu memahami dan menerapkan pengelolaan usaha dalam kegiatan bisnis UMKMnya. Kata Kunci : Pendampingan. Pengelolaan Usaha. UMKM. PENDAHULUAN andemi global yang melanda dunia termasuk Indonesia berangsur usai, namun ekonomi belum benar-benar seratus persen pulih sehingga sangat berdampak pada semua strata ekonomi, akibatnya masih sering terjadi pemutusan hubungan kerja, pertumbuhan ekonomi yang tidak optimal sehingga berdampak pada Berbagai upaya dilakukan pemerintah guna meminimalkan kemiskinan melalui berbagai kebijakan dengan bantuan langsung tunai (BLT), dana desa, bantuan sosial upah, subsidi modal usaha dan lain-lain. Barbagai stimulus tersebut diharapkan segera memutus mata rantai keresahan yang berdampak pada pelaku Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai ujung tombak ekonomi yang berada di garda depan ekonomi Indonesia yaitu para pelaku UMKM baik sektor formal maupun informal yang diharapkan sebagai ujung tombak yang mampu memulihkan dan memperkuat usaha. Keberadaan dan kelangsungan hidup UMKM tidak terlepas dari bagaimana UMKM tersebut mampu mengelola usahanya . Pengelolaan usaha hingga kini menjadi masalah krusial bagi UMKM, sehingga UMKM memerlukan dukungan dari pihak-pihak yang dapat memberikan kontribusi untuk mendampingi usaha UMKM ini menjadi lebih baik dan mampu berkembang dari waktu ke waktu. Pendampingan pengelolaan usaha pada pelaku usaha kecil dan UMKM sebelumnya pernah dilakukan oleh beberapa peneliti di sepanjang tahun 2020 sampai Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 2024 dengan melakukan pendampingan dalam pengelolaan usaha . baik dalam aspek produksi, distribusi pemasaran produk, hingga sisi pencatatan atau pembukuan sederhana . sebagai bentuk kegiatan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat mitra UMKM yang dibina . Hasil penelitian menunjukkan mitra UMKM masih banyak yang mengalami kesulitan dalam pengembangan usahanya, pelaku usaha bahkan belum dapat memanfaatkan potensi bahan baku yang belum dimanfaatkan secara maksimal melalui inovasi produk, belum memiliki pencatatan keuangan yang rapi serta belum mampu membuat laporan keuangan sederhana. Ini menjadi bagian penting dimana perlu adanya pendampingan untuk membantu mengatasi masalahmasalah yang dihadapi mitra UMKM seperti masalah pengelolaan usaha dibidang produksi, pemasaran hingga aspek keuangan seperti permodalan UMKM mitra. Dalam hal ini kegiatan pendampingan juga menganalisis potensi masalah yang ada pada UMKM mitra. Kegiatan pendampingan pengelolaan usaha dirasa efektif bagi pelaku UMKM mitra, dimana dengan program pendampingan yang dilakukan ini para pelaku usaha UMKM dapat memahami serta mampu menerapkan pengelolaan persediaan bahan baku dengan lebih baik. Pendampingan pada sisi keuangan usaha membuat pelaku UMKM mitra mampu menyusun anggaran usaha dengan sederhana, mampu membuat pencatatan keuangan usaha yang mudah dipahami sehingga pelaku usaha mengetahui berapa pendapatan usaha yang mereka peroleh selama ini, serta yang tidak kalah pentingnya adalah mampu memberikan edukasi pada pelaku UMKM mitra dalam pemisahan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Dari penelitian-penelitian sebelumnya, penulis tertarik untuk mengembangkan topik serupa pada pelaku usaha UMKM di wilayah sekitar penulis yang juga adalah kota kecil dengan berbagai jenis usaha UMKM. Usaha Pak Slamet termasuk usaha kecil yang dikelola oleh Bapak Slamet Maulidi dengan usaha utamanya adalah usaha aneka kue kering dan snack serta penjualan kue kering lainnya telah berjalan lebih dari 10 Beberapa jenis kue kering diproduksi sendiri seperti kue lempit, kue semprong dan eggroll, beberapa jenis kue lainnya didatangkan dari berbagai pemasok seperti kuping gajah, bolu kering, keripik pegagan, keripik pare, marning jagung, brem dan lainnya. Dampak pandemi sempat mengganggu dan menurunkan omzet penjualan pada masing-masing varian produk tersebut, dengan adanya kelonggaran PPKM perlahan mulai menggeliat. Adapun yang menjadi fokus pendampingan ini lebih ditekankan pada produk kue yang diolah oleh Pak Slamet yang melibatkan sebanyak 5 orang karyawan Pak Slamet terdiri dari 4 orang karyawan produksi dan 1 karyawan bagian Dari aspek pemasaran, usaha Pak Slamet makin menggeliat, masalah yang muncul bahwa usaha Pak Slamet tidak memiliki pencatatan administrasi dengan baik sehingga tidak diketahui secara pasti progress kemajuan usaha yang dikelolanya apakah berjalan secara sehat atau tidak, terutama jika dari aspek manajemen keuangan dan aspek manajemen produksi utamanya terkait dengan proses produksi dan kemasan hasil Hal-hal itu meliputi manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan yang menjadi perhatian utama pentingnya dilakukan pendampingan usaha, aspek keuangan diperlukan administrasi pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah dipraktekkan, dari aspek produksi perlu mengedapankan cara produksi yang sehat, metode pengemasan hasil produksi dengan kemasan yang menarik dan aman. Masalah terkait dengan manajemen produksi meliputi kualitas bahan baku, komposisi, proses pembuatan, higienitas, packaging layout dan sirkulasi Solusi yang dapat dijalankan adalah melakukan pendampingan atas proses produksi hingga pengemasan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar tata cara pembuatan produk yang baik dan sehat dangan menggunakan bahan baku yang berkualitas, kebersihan dalam proses produksi, kemasan dan tampilan kemasan yang memikat hingga layout produksi yang menjamin sirkulasi udara yang bersih dana Solusinya melakukan perbaikan layout, proses produksi lebih hygenis dan kemasan produk yang menarik dan melindungi kualitas produk. Masalah terkait pemasaran meliputi pilihan target pasar yang dituju, saluran distribusi dan promosi. Target pasar yang dituju terkait dengan pangsa yang dipilih dan jenis produksi yang dihasilkannya, saluran distribusi meliputi distribusi langsung atau distribusi tidak langsung, sedangkan promosi yang dipilihnya lebih mengandalkan direct promotion yaitu mengandalkan worth of mouth. Solusi pemasaran dapat dilakukan dengan memperluas jaringan dan memanfaatkan jaringan media sosial . Masalah yang berkaitan dengan manajemen keuangan meliputi administrasi keuangan dan Akuntansi. Administrasi keuangan, setiap terjadi transkasi penjualan ataupun pembelian tidak di administrasi dan dicatat sehingga tidak diketahui berapa laba yang berhasil dibukukan secara periodi . Solusi dari permasalahan ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya pencatatan pada setiap adanya transaksi keuangan, melakukan pendampingan dalam pencatatan transaksi keuangan dengan cara yang sederhana dan mudah sehingga dapat diketahui kinerja keuangannya secara Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 Solusinya menyiapkan laporan keuangan sederhana bagi usaha ini. Dengan pendampingan pengelolaan usaha, meningkatkan kapasitas dan praktik yang sehat melalui pendekatan pengelolaan administrasi keuangan dan manajemen produksi. Dengan demikian diharapkan adanya manfaat timbal balik bagi pendamping yaitu memperoleh manfaat praktek sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya bidang pengabdian pada masyarakat dan bagi pemilik usaha Pak Slamet dalam menjalankan usahanya sehingga terukur capaian dan kesehatan keuangannya serta mampu menyajikan hasil produksi yang lebih terjamin kualitasnya. METODE Kegiatan pendampingan pengelolaan usaha ini, dilakukan di UMKM Pak Slamet Tingkir Tengah. Kota Salatiga. Jawa Tengah. Pendampingan pengelolaan usaha meliputi pendampingan manajemen produksi, pemasaran serta pengelolaan keuangan usaha dengan memberikan pemahaman praktik produksi mulai dari proses produksi, labeling kemasan hingga pengenalan produk, promosi dan saluran distribusi, serta pengelolan pembukuan sederhana dalam pencatatan buku kas usaha. Pendampingan pengelolaan usaha dilakukan selama tiga bulan di mitra UMKM yaitu Usaha UMKM Pak Slamet di Tingkir Tengah Salatiga. Dilakukan oleh 4 orang mahasiswa akuntansi semester 5 dan 2 orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penerapan teknologi serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan program pendampingan pengelolaan usaha UMKM ini. Pada tahapan awal, pemberian motivasi diberikan kepada pelaku usaha dalam peningkatan pengelolaan usaha yang selama ini sudah dilakukan, berdiskusi apa yang menjadi kendala selama operasional usaha berjalan selama 10 tahun ini dan bagaimana strategi keberlanjutan usaha Dalam pendampingan manajemen produksi dilakukan, hal-hal yang menjadi perhatian adalah: Pemilihan bahan baku yang berkualitas, maka pengadaan bahan baku dapat menjalin kerjasama dengan distributor bahan pangan yang memenuhi standar kualitas produk pangan. Produk olahan sehat tanpa bahan pengawet, sehingga harus menjaga kebersihan dalam proses produksi, upaya pendampingan yang dilakukan adalah dalam proses pengolahan awal atau pengadonan bahan . menggunakan alat-alat produksi yang terjamin kebersihannya seperti peralatan yang sudah di cuci bersih dan siap digunakan untuk pengolahan Lay out produksi perlu ditata ulang sehingga sirkulasi udara dalam proses produksi berjalan dengan lancar. Cara pengemasan yang baik dengan menggunakan bungkus plastik tebal dan kedap udara sehingga produk dapat bertahan beberapa waktu. Solusi yang kami berikan dalam kegiatan pendampingan pengelolaan usaha dibidang distribusi dan pemasaran, hal yang dilakukan antara lain: Labeling produk, sebagai upaya untuk mengenalkan ciri khas produk Pak Slamet menjadi kekuatan dalam personal branding produk. Promosi produk dari mulut ke mulut . ord of mout. , mempromosikan produk dari teman tetangga terdekat, rekan kerja dan pemasaran langsung ke distributor produk makanan sehingga cakupan pemasaran menjadi lebih luas. Memanfaatkan media sosial dan pemasaran online, yang menjadi trend pemasaran saat ini dengan konten yang menarik dan menggugah selera konsumen untuk membeli produk. Mengikuti berbagai promosi melalui pameran produk yang diselenggarakan oleh berbagai instansi sangat mendukung jangkauan dan capaian pemasaran Memasang banner dan MMT sebagai identitas pendukung yang dapat dikenali oleh konsumen sesuai dengan alamat lokasi produk yang dituju akan mengundang kehadiran konsumen dan calon Selanjutnya, pendampingan pengelolaan usaha di bidang keuangan, maka terdapat hal penting yang perlu Melakukan pencatatan omset penjualan secara periodik sehingga dapat diperoleh besaran omset dalam satu periode tertentu. Penyediaan buku kas, yang berisi saldo kas awal, jumlah penerimaan kas, jumlah pengeluaran kas serta saldo kas pada periode tertentu, misal dalam satu hari, satu bulan dan satu tahun. Menentukan persentase laba atas omzet penjualan harian atau periode tertentu dikalikan dengan persentase tertentu sebagai perolehan laba yang disisihkan secara periodik. Tahap Persiapan Pada tahapan persiapan kegiatan pendampingan pengelolaan usaha ini, tim melakukan survey pendahuluan dengan berkunjung ke lokasi usaha mitra UMKM, observasi langsung terkait proses produksi yang dilakukan UMKM mitra selama ini, berdiskusi kendalakendala apa yang dihadapi pelaku usaha ini hingga Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 bersama mencari solusi dan jalan keluar untuk keberlanjutan pengelolaan usaha ini. Hasil survey pendahuluan diperoleh informasi berbagai hal utama yang memerlukan pendampingan, aspek atau bagian mana yang dibutuhkan perbaikan selanjutnya. Hasil diskusi juga dapat memperoleh gambaran terkait pengelolaan usaha mitra UMKM mulai dari aspek produksi, distribusi dan pemasaran, hingga aspek pengelolaan keuangan. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian ini pendekatan solutif melalui pendampingan lebih diprioritaskan pada tata kelola produksi, pemasaran dan keuangan. Pendampingan Hasil diskusi menjadi langkah awal tim untuk mengidentifikasi kegiatan pendampingan yang sesuai yang meliputi: Pendampingan tentang pentingnya higienitas dan produk sehat dan berkualitas. Pendampingan dalam mengatur layout produksi dengan mengutamakan sirkulasi udara yang segar . idak penga. Pendampingan tentang pentingnya pemasaran produk melalui labeling produk pilihan media promosi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki, misal personal selling, jejaring social dan Pendampingan keuangan melalui kegiatan akuntansi sederhana, yaitu mencatat transkasi dan omzet penjualan harian ke dalam buku kas harian, membuat laporan keuangan sederhana secara berkala dalam satu bulan dana atau dalam tahunan. Evaluasi pelaksanaan pendampingan dan capaian hasil kemanfaatan dari pelaksanaan kegiatan HASIL Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam satu tim kegiatan berjumlah 4 orang mahasiswa dan 2 orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) selama bulan Agustus. September. Oktober 2024 dengan mitra UMKM Usaha Pak Slamet Tingkir Tengah. Tingkir. Kota Salatiga Jawa Tengah sebagai tempat kegiatan pendampingan usaha dengan pokok kegiatan menekankan pada aspek produksi, aspek distribusi dan pemasaran serta aspek keuangan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan dengan beberapa kegiatan pendampingan: Survey kegiatan dan silaturahim dengan pemilik usaha Pak Slamet guna mengidentifikasi pokok permasalahan yang ada untuk mencari solusi Gambar 1. Diskusi Permasalahan dan Pendampingan dengan Pemilik Usaha Melakukan koordinasi dengan tim pelaksana pengabdian masyarakat guna menentukan langkahlangkah pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mitra UMKM yang dikunjungi. Berdiskusi dan menemukan kendala-kendala yang dihadapi mitra dalam pengelolaan usaha selama ini yaitu permasalahan dalam proses produksi, distribusi dan pemasaran serta dalam aspek keuangan usaha. Secara terjadwal melakukan pendampingan produksi, utamanya berkaitan dengan pemilihan bahan baku, higienitas, packaging dan labeling. Dalam hal bahan baku yang digunakan untuk mendukung proses produksi terjamin ketersediaan dan kualitasnya dengan melakukan kerjasama dengan distributor bahan pangan sehat, meliputi bahan baku utama seperti: terigu, gula, tepung tapioca dan Sebagai rantai pasok produksi. Menjaga higienitas produk dengan menggunakan tempat mixer yang higienis dan sehat. Packaging menggunakan bahan pembungkus plastik tebal standar kedap udara guna menjamin produk terjaga kualitasnya. Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 Aspek marketing dijalankan dari mulut-ke mulut . ethok tula. , lewat saluran distribusi dan promosi melalui MMT, banner dan media sosial media. Beberapa dokumen tersaji berikut ini yang menunjukkan beberapa proses pendampingan pengelolaan usaha yang kami lakukan pada usaha UMKM mitra. Gambar 3. Pendampingan Proses Produksi Gambar 2. Pendampingan Proses Packaging Gambar 2. Hasil Produksi Siap Dipasarkan Evaluasi Kegiatan Pendampingan usaha pada UMKM perlu dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh UMKM yang berkaitan dengan pengetahuan pelaku usaha mitra UMKM yang kurang dalam pengelolaan usahanya . Hasil kegiatan pendampingan dilakukan evaluasi tentang pentingnya tata kelola produk, distribusi pemasaran dan keuangan. Kegiatan terkait produksi dan pemasaran dan keuangan selama ini telah dijalankan, tetapi dengan kehadiran kegiatan pendampingan dirasakan manfaatnya oleh Bapak Slamet bahwa tim pengabdian masyarakat dari STIE AMA Salatiga dalam Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 mendukung keberlanjutan usaha. Kegiatan pendampingan pengelolaan usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mitra UMKM. Pelaku usaha sudah mengetahui apa yang seharusnya mereka lakukan dalam upaya meningkatkan usahanya seperti pemilihan bahan baku yang terpilih, inovasi produk yang dihasilkan, metode pengemasan yang lebih aman dan higenis bagi produkproduk yang dihasilkan, metode distribusi pemasaran dengan berbagai alternatif sehingga produk siap jual dapat segera terdistribusi dan perputaran persediaan lebih Selain itu, adanya kesempatan untuk melihat peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan usaha, serta pengelolaan keuangan usaha yang lebih baik dengan metode pemisahan uang usaha dan uang pribadi dalam buku kas, dirasa mampu memberikan pemahaman yang lebih baik pada mitra UMKM dalam pengelolaan keuangan usahanya. Gambar 3. Buku Kas Usaha Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Monitoring dan evaluasi pendampingan bertujuan untuk melihat secara langsung dampak dari kegiatan pendampingan yang sudah dilakukan dan terus melatih dan membiasakan pelaku usaha mitra UMKM dalam penerapan pengelolaan usaha baik produksi, distribusi dan pemasaran serta keuangan usaha secara tepat dan berkelanjutan. Setelah kegiatan pendampingan ini dilakukan, maka selanjutnya proses monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat keefektifann penerapan pendampingan ini. Dari hasil monitoring dan evaluasi ini, diperoleh saran bahwa dalam menjalankan usaha, pelaku usaha mitr UMKM Pak Slamet ini sudah mulai terbiasa dalam menerapkan pengelolaan keuangan sederhana yang baik dengan sudah memiliki buku kas, sebagai dasar untuk pengelolaan keuangan usaha dan mengefisienkan pengeluaran biaya seperti yang sudah Tim ajarkan saat pendampingan beberapa bulan lalu. Demikian juga dengan pengembangan usaha mereka dengan menambah jenis produk makanan olahan yang dihasilkan dengan melihat peluang-peluang usaha yang sudah dapat dilakukan oleh Pak Slamet. Dengan kegiatan pendampingan pengelolaan usaha ini, pelaku usaha memiliki pengetahuan dan kemampuan usaha yang lebih baik dalam pengelolaan usahanya. Termasuk dengan melihat potensi dan peluang dalam peningkatan pendapatan, serta mampu memecahkan masalah-masalah yang muncul yang sering mereka hadapi dalam operasional pengelolaan usahanya. Kegiatan pendampingan ini dapat berjalan dengan baik karena adanya antusias dari pelaku usaha mitra UMKM untuk mengikuti kegiatan pendampingan pengelolaan usaha ini, sehingga mereka dapat memahami dasar pengelolaan usaha dari berbagai aspek serta mampu mengelola keuangan usaha dengan lebih baik. Demikian juga dengan keinginan dan kemauan Pak Slamet sebagai pemilik usaha untuk mau maju dan berkembang menjadi lebih baik. Antusias juga terlihat saat diskusi dengan Tim pengabdian dalam diskusi dan tanya jawab dengan banyaknya pertanyaan yang Ingin tahu lebih banyak hal-hal apa yang harus dibenahi agar usaha yang dirintis sudah 10 tahun ini dapat terus berkelanjutan jangka panjang hingga generasi penerus berikutnya. Pak Slamet mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim Pengabdian ini karena beliau merasa menjadi lebih fresh dan bersemangat untuk terus mengembangkan usaha rumahan ini. Kendala yang dihadapi selama kegiatan pengabdian ini adalah karena keterbatasan waktu yang tersedia, sehingga masih ada beberapa kegiatan yang belum dapat dijalankan secara optimal seperti upaya marketing distribusi pemasaran yang mampu menembus supermarket atau mini market sekelas indomaret, alfamart dan superindo untuk mampu menembus pangsa pasar yang lebih luas. Selanjutnya ini akan menjadi kegiatan pengabdian lanjutan dimana Tim Pengabdian dapat membantu Pak Slamet memiliki area pangsa pasar yang lebih luas lagi agar produk makanan olahan yang dihasilkan UMKM Pak Slamet ini semakin banyak dikenal dan laku dipasaran. KESIMPULAN Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pendampingan pengelolaan usaha mitra UMKM, kegiatan pendampingan dapat berjalan dengan baik dan mendapat sambutan yang baik dari pelaku usaha mitra. Kegiatan pendampingan ini dapat disimpulkan berhasil, mulai dari tahap pelaksanaan kegiatan yang diikuti Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 36-42 ISSN Online 2798-3706 dengan antusias dan respon positif Pak Slamet sebagai pelaku usaha dalam mengikuti kegiatan pendampingan. Adanya pendampingan pengelolaan usaha ini membantu pelaku usaha mengatasi masalah yang dihadapi, serta meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait pengelolaan usaha dan pengelolaan keuangan menjadi lebih baik. Pelaku usaha sudah dapat berinovasi atas produk yang dihasilkan dan pemanfaatan bahan baku yang lebih baik untuk peningkatan kualitas produk makanan olahan yang dihasilkan baik dari aspek produksi yaitu meliputi proses, lay out produksi, packaging dan labeling, hingga praktik pencatatan sederhana pada buku kas usaha. Pada akhirnya, dampak dari kegiatan pendampingan ini secara praktis dapat dirasakan secara langsung oleh pelaku usaha mitra UMKM. Dengan kegiatan pendampingan maka produk dan usaha UMKM Pak Slamet memiliki posisioning yang jelas diantara produk makanan olahan yang selama ini ada dan kedepannya diharapkan mampu semakin dikenal dan menembus pasar yang lebih luas. Saran Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan upaya menjalin kerjasama dengan industri market yang lebih luas, seperti mini market. Indomaret. Alfamart dan Superindo atau sejenisnya sebagai wadah saluran distribusi penjualan bagi produkproduk hasil UMKM yang ada di Kota Salatiga. Selain itu, kegiatan pendampingan dapat dilanjutkan dengan program pendampingan lainnya seperti pendampingan pembukuan berkelanjutan hingga penyusunan laporan keuangan usaha, serta kegiatan pendampingan terkait media dalam platform pemasaran online, serta kegiatan pendampingan lain yang dapat mendorong pertumbuhan penjualan produk usaha. Pendampingan penyusunan pelaporan keuangan pada kelompok usaha kecil dan menengah Brosem Semera. Jurnal Pengabdian Dan Peningkatan Mutu Masyarakat, 60Ae74. Meilan. strategi keberlanjutan usaha melalui pendampingan pengelolaan keuangan pada usaha mikro Bu Edy Bakery. JPML: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Lingkungan, 3. , 24Ae30. Pramono. , & Puspita. Sosialisasi dan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana pada pelaku UMKM kelurahan Tingkir Tengah. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2. , 514Ae523. Prasaja. Susiloningsih. Novitasari. Andriani. , & Yunanto. Pelatihan dan pendampingan pembuatan pembukuan sederhana bagi UMKM Desa Blimbing. Kab. Kediri. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3. Juli 2. Sholehah. , & Puspita. Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada UMKM Budidaya Telur Asin Milik Ibu Tin di Kota Lumajang. EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi. , 3. , 1997Ae2006. Tanan. , & Dhamayanti. Pendampingan keuangan usaha guna peningkatan ekonomi masyarakat di Distrik Abepura Jayapura. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement. , 1. , 173Ae184. Vikaliana. Mariam. Hidayat. , & Aryani, . Strategi peningkatan kinerja UMKM melalui pendampingan manajemen persediaan dan akuntansi sederhana. Jurnal Karya Abdi, 5. , 423Ae430. DAFTAR PUSTAKA