Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko Pemanfaatan Financial Technology Sebagai Sarana Bertransaksi: Sebuah Kajian Minat Konsumen Terhadap Penggunaan Atribut Shopeepay. Muhamad RifaAoi1 rifai@unitri. Nu Ida Iriani2 Nurida. unitri@yahoo. Totok Sasongko3 totoksasongko@yahoo. Program Studi Sarjana Manajemen. Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang ABSTRACT This study examines the effect of cashback promotion, service, expediency on the interest in using shopeepay through convenience as an intervening variable. This type of research is an influence test research with a quantitative approach. The population in this study were customers who used The sample determination method used is the purposive sampling method with a total of 100 respondents. Data was collected using questionnaires that were distributed to all respondents. The data was analyzed using path analysis with the Smart-PLS program. The results showed that cashback promotion has a positive and significant effect on the interest of using shoppepay, but did not have a direct effect on convenience and affect the interest in using shoppepay through convenience. Service has a significant positive effect directly and indirectly on the interest in using shoppepay through Expediency has a significant positive effect directly and indirectly on the interest in use through convenience. Keywords: Cashback promotion, service, expediency, ease and interest in use ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh promosi cashback, layanan, kemanfaatan terhadap minat penggunaan shopeepay melalui kemudahan sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini merupakan penelitian uji pengaruh dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang menggunakan shopeepay. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada seluruh responden. Data dianalisis menggunakan analisis jalur dengan program Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan promosi cashback berpengaruh positif secara langsung terhadap minat menggunakan shoppepay, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan shoppepay melalui kemudahan. Layanan memiliki efek positif yang signifikan secara langsung dan tidak langsung terhadap minat dalam menggunakan shoppepay melalui kenyamanan. Kemanfaatan memiliki efek positif yang signifikan secara langsung dan tidak langsung pada minat penggunaan melalui kenyamanan. Kata Kunci: Promosi cashback, layanan, kemanfaatan, kemudahan dan minat penggunaan PENDAHULUAN Latar Belakang Era revolusi Industri 4. 0 pada saat ini menandai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ecara tidak langsung juga membawa kepada kebutuhan masyarakat yang memerlukan alat pembayaran yang mampu memberikan keamanan, ketepatan, dan pada setiap transaksi dengan teknologi keuangan. Kebutuhan Financial Technology (Fintec. Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan merupakan pemanfaatan teknologi yang bertujuan untuk menyediakan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dengan memudahkan layanan pengguna dalam Fintech diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. 19/12/PBI/2017. Fintech mampu membawa kegiatan menjadi lebih efektif dan efisien. Fintech payment adalah aplikasi atau layanan dompet elektronik yang berfungsi Halaman 2112 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko untuk transaksi antar pengguna agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Transaksi yang bisa dilakukan oleh Fintech payment seperti mengirim uang ke teman atau orang sekitar, membayar barang dan jasa dengan membatasi jumlah uang yang terdapat pada Teknologi yang semakin canggih dan semakin mudah diakses oleh masyarakat untuk bertransaksi pembayaran online maupun ShopeePay OVO Dana Link Aja 14% 7% GoPay Gambar 1. Data tingkat penggunaan fintech. Sumber: Ipsos in Indonesia . Berdasarkan data Ipsos in Indonesia . ShopeePay menempati posisi sebagai merek dompet digital paling unggul di Indonesia. ShopeePay menjadi dompet digital yang paling sering digunakan selama tahun 2020 dengan 34%, menyusul di belakangnya Ovo dengan 28% kemudian GoPay 17%. Dana 14%, dan Link Aja 7%. Tingginya penggunaan shopeePay di Indonesia saat ini tidak hanya digunakan pada transaksi online melalui aplikasi shopee saja. Namun saat ini shoppePay telah menggandeng banyak merchant offline sehingga memberi kemudahan kepada pengguna sebagai teknologi pembayaran yang ShoppeePay mengembangkan pasarnya lebih jauh, dengan kolaborasi dengan mitra strategis lewat promo cashback, sponsorship event, dan kegiatan awareness tentang benefitnya. Mitra atau merchant shoppeepay yang menawarkan promosi bila bertransaksi dengan ShopeePay kebanyakan bergerak di ritel makanan. Kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk barang/jasa kepada Uang merupakan bagian dari kegiatan transaksi yang dilakukan sehari-hari sehingga adanya proses transformasi dari uang konvensional ke uang digital tidak memerlukan terlalu banyak kegiatan promosi namun lebih menekankan kepada penyajian informasi terkait kemudahan dan kemanfaatannya. Temuan ini juga menunjukkan bahwa Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan konsumen semakin kritis terhadap suatu produk barang/jasa sehingga tidak menjadikan factor promosi sebagai satu-satunya penentu untuk membeli atau menggunakan suatu barang/jasa (Latief dan Dirwan, 2. Minat penggunaan shoppepay oleh konsumen merupakan tolak ukur dari keberhasilan bisnis fintech payment. Layanan yang ditawarkan dari sebuah aplikasi fintech payment yaitu shopeepay dapat mempengaruhi minat atau tidaknya konsumen menggunakan Layanan dipandang sebagai salah satu komponen yang perlu diwujudkan oleh sebuah aplikasi, karena memiliki pengaruh untuk mendatangkan pengguna aplikasi baru dan dapat mengurangi kemungkinan pengguna lama untuk berpindah ke cara pembayaran yang Pada penelitian Setyawati dkk . menyatakan bahwa semakin baik kualitas layanan yang diberikan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan jasa yang ditawarkan. Manfaat yang ditawarkan oleh penyedia uang digital berhubungan dengan kemudahan untuk menggunakan uang digital. Manfaat dari hadirnya uang digital ialah proses transaksi yang efektif sehingga pengguna memiliki waktu lowong untuk melakukan aktivitas lainnya. Hadirnya proses transaksi yang ringkas dan cepat merupakan kebutuhan generasi milenial yang dituntut memilki kemampuan multi-tasking atau menyelesaikan banyak pekerjaan dalam suatu interval waktu yang singkat (Latief dan Dirwan, 2. Kemudahan adalah aspek yang penting dalam mempengaruhi uang elektronik. Hal ini dikarenakan semakin mudah suatu hal digunakan maka minat dalam menggunakan hal itu akan semakin bertambah. Sari . menjelaskan bahwa bila konsumen merasa suatu produk mudah digunakan maka mereka akan cenderung berminat untuk memakai Dalam penelitian yang dilakukan oleh Sari . menyatakan bahwa kemudahan berpengaruh positif terhadap minat seseorang dalam menggunakan e-money card pada commuter line di Jakarta sedangkan Penelitian yang dilakukan oleh Venkathes . menunjukkan bahwa kemudahan . erceived ease of us. memilik pengaruh terhadap minat Kualitas pelayanan . ervice qualit. dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi para konsumen atas pelayanan yang Halaman 2113 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko nyata-nyata mereka terima/peroleh dengan pelayanan yang sesungguhnya mereka harapkan/inginkan terhadap atribut-atribut pelayanan suatu perusahaan. Jika jasa yang diterima atau dirasakan . erceived servic. sesuai dengan yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik dan memuaskan, jika jasa yang diterima melampaui harapan dipersepsikan sangat baik dan berkualitas. Sebaliknya jika jasa yang diterima lebih rendah daripada yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan buruk. Kualitas layanan memiliki hubungan dengan minat penggunaan telah memberikan kualitas layanan yang sangat baik. Dengan selalu meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh perusahaan dan konsumen dapat merasakan kualitas dari layanan yang diberikan sehingga konsumen dapat merasakan kepuasaan dari penggunaan layanan jasa yang diberikan oleh perusahaan (Abrilia, 2. Studi Islamiah et al. kemanfaatan berpengaruh terhadap minat penggunaan E-Monney Gopay di Jawa Tengah. Pada Setyaningrum menyatakan bahwa meningkatkan aktivitas promosi dapat meningkatkan minat konsumen terhadap suatu produk baik barang ataupun Sedangkan pada penelitian Prasetya dan Putra . menyatakan bahwa kemudahan berpengaruh terhadap minat penggunaan EMonney di Surabaya. Dari penelitian tersebut dapat dinyatakan bahwa minat penggunaan EMonney dipengaruhi oleh promosi, pelayanan, kemanfaatan dan kemudahan. TINJAUAN PUSTAKA Pelayanan dihubungkan dengan teori Technology Acceptance Model penggunaan teknologi informasi dipengaruhi oleh variabel eksternal yaitu kualitas layanan memperkirakan penerimaan . pengguna terhadap suatu sistem informasi, dengan adanya kualitas layanan yang bermanfaat dan sangat membantu dalam penggunaan uang digital pengguna juga akan merasakan adanya kemudahan penggunaan dan kegunaan dalam uang digital tersebut. Menurut Abrilia . kualitas layanan merupakan persepsi pengguna atas jasa yang diberikan oleh penyedia paket program aplikasi akuntansi. Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan Apabila kualitas layanan atas jasa yang diberikan oleh penyedia program sangat bermanfaat dan membantu dalam menanggapi respon saat terdapat masalah pengguna merasakan adanya kemudahan penggunaan dan kegunaan dalam sistem tersebut. Daya tarik yang dapat dilakukan dalam meningkatkan volume penjualan yaitu dengan mengiming-imingi kosumen atas pengembalian sejumlah pengorbanan yang dilakukan dengan syarat tertentu. Cash back adalah bentuk potongan harga jual untuk konsumen dan memperlakukannya dibelakang, dan biasanya dalam bentuk sejumlah rupiah (Aksami dan Jember, 2. Cashback merupakan salah satu sales promotion. Menurut Kotler dan Armstrong . sales promotion bertujuan untuk mendorong adanya penjualan dan pembelian suatu produk dalam jangka pendek. Pemberian promosi bertujuan untuk mengajak para konsumen untuk bisa menggunakan barang dan jasa, promosi mencakup iklan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, dan pemasaran secara langsung (Adiyanti, 2. Dengan adanya promosi yang dilakukan akan berpengaruh terhadap emosi positif konsumen dan Adanya promosi yang dilakukan fintech payment melalui iklan ataupun dengan adanya potongan harga dalam bentuk cashback menggunakan kembali aplikasi fintech payment (Sari, dkk, 2. Menurut Kotler . Kualitas pelayanan bukan dilihat dari penyelenggara pelayanan akan tetapi dari segi feedback dari customer yang sudah menggunakan jasa Kualitas pelayanan yaitu sebuah layanan yang memberikan konsumen kualitas atas jasa yang dipersepsikan oleh seseorang untuk menentukan harapan dan keinginan. Kualitas pelayanan merupakan yang diterima oleh pelanggan terhadap kualitas teknis serta cara penyampaian layanan tersebut diberikan (Islamiah et al, 2. Menurut Kotler . , mendefinisikan bahwa perusahaan mengadakan penilaian atas mutu karyawannya secara berkesinambungan terhadap barang, proses, dan layanan agar menghasilkan mutu yang prima. Menurut Sirhan . kualitas Pelayanan mempunyai 5 dimensi antara lain: Bukti langsung (Tangibl. Kehandalan (Reliabilit. Ketanggapan (Responsivenes. Jaminan (Assuranc. dan Empati (Empath. Halaman 2114 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko Kemanfaatan mempunyai hubungan yang signifikan dan arahnya positif pada minat penggunaan e-money. Artinya semakin meningkat persepsi manfaat maka semakin meningkat pula minat menggunakan uang Semakin meningkat manfaat yang diperoleh pengguna dari penggunaan uang elektronik maka pengguna uang elektronik produktifitasnya akan semakin meningkat dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dengan demikian kinerjanya semakin meningkat. Oleh sebab itu maka penerbit uang elektronik supaya terus berupaya untuk memunculkan manfaatmanfaat baru bagi pengguna uang elektronik, misalnya dengan menambah fitur-fitur layanan dalam smartphone (Prasetya dan Putra, 2. Kemanfaatan merupakan kinerja yang diwujudkan menjadi Auefek bentuk dari kinerja pekerjaan manajerAy. Kemanfaatan merupakan untuk mengetahui sejauh apa individu yakin bahwa memanfaatkan sebuah sistem tertentu maka dapat meningkatkan kinerja tugasnya. Menurut Islamiah . , menjelaskan bahwa kemanfaatan sebagai wujud keyakinan individu sesungguhnya pemanfaatan suatu teknologi, dapat meningkatkan kinerja seseorang. Sedangkan menurut Prasetya dan Putra . , seseorang seberapa diamenggunakan suatu sistem atau alat maka dia akan lebih baik dalam Menurut Santi . melaporkan jika pengguna intenet dengan ulasan di sebuah web karena adanya persepsi Menurut Prasetya dan Putra . , berdasarkan manfaat atau kemanfaatan dari penggunaan e-money dibandingkan dengan uang tunai maupun alat pembayaran lainnya, antara lain: . Lebih cepat dan nyaman dibandingkan dengan uang tunai, pemilik tidak perlu rumit untuk menyediakan uang pas pada saat betransaksi. Kemudian dapat mengurangi kesalahan pada pengembalian uang saat betransaksi yang sering terjadi. Waktu yang diperlukan dengan e-money untuk betransaksi dapat dilakukan dengan singkat dibandingkan transaksi dengan kartu kredit atau kartu debit, karena e-money dapat dilakukan dengan offline, serta tidak memerlukan tanda tangan atau PIN pada saat bertransaksi. Electronic value dapat diisi ulang kedalam kartu e-money melalui berbagai sarana yang disediakan oleh Indikator - indikator yang digunakan untuk mengukur variabel Kemanfaatan diadaptasi dari Islamiah . Indikator Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan tersebut yaitu: . Meningkatkan efektivitas. Meningkatkan kinerja individu. Mampu memberikan manfaat Kemudahan dapat diartikan sebagai kepercayaan individu dimana jika mereka menggunakan sistem tertentu maka akan bebas dari upaya (Adiyanti, 2. Jadi apabila seseorang percaya bahwa suatu teknologi itu mudah untuk digunakan maka orang tersebut akan menggunakannya. Sehingga variabel kemudahan ini memberikan indikasi bahwa suatu sistem dibuat bukan untuk mempersulit pemakainya, namun justru suatu sistem dibuat dengan tujuan memberikan kemudahan bagi Dengan demikian, seseorang yang menggunakan suatu sistem tertentu akan bekerja lebih mudah jika dibandingkan dengan seseorang yang bekerja secara manual. Beberapa penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa persepsi Kemudahan memiliki pengaruh terhadap sikap penggunaan teknologi, antara lain penelitian yang dilakukan oleh Rodiah . Kemudahan merupakan sebagai sejauh mana seseorang percaya bahwa menggunakan suatu teknologi akan bebas dari usaha (Hartono, 2007: . Dari definisi tersebut dapat diketahui bahwa Kemudahan Penggunaan ini juga merupakan suatu keyakinan tentang proses pengambilan keputusan. Jika seseorang merasa yakin bahwa sistem informasi mudah digunakan maka dia akan menggunakannya. Sebaliknya jika seseorang merasa yakin bahwa sistem informasi tidak mudah digunakan maka dia tidak akan menggunakannya. Venkatesh . membagi dimensi kemudahan yang dirasa penggunaan menjadi berikut: Interaksi individu dengan sistem jelas dan mudah dimengerti . lear and understandabl. Tidak dibutuhkan banyak usaha untuk berinteraksi dengan sistem tersebut . oes not require a lot of mental effor. , dan Sistem mudah digunakan . asy to us. Kerangka Pemikiran Halaman 2115 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko Hipotesis H1: Diduga promosi cashback berpengaruh positif signifikan terhadap kemudahan Shopeepay H2: Diduga pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap kemudahan penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H3: Diduga kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap kemudahan penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H4: Diduga promosi cashback berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H5: Diduga pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H6: Diduga kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H7: Diduga kemudahan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan Shopeepay sebagai alat pembayaran H8: Diduga promosi cashback berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui kemudahan Shopeepay sebagai alat H9: Diduga pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui Shopeepay H10: Diduga kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui Shopeepay METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di restoran geprek Kota Malang dimana obyek penelitian merupakan salah satu ritel makanan yang menjadi merchant shoppeepay. Kerjasama antara shoppeepay dengan objek penelitian Minat penggunaan shoppeepay bisa meningkat karena konsumen mendapatkan banyak promo berupa discount atau cashback apabila melakukan Sedangkan objek penelitian juga dapat meningkatkan penjualanya, karena konsumen juga tertarik karena terdapat promo cashback melalui aplikasi shoppepay. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan geprek kak rose yang menggunakan shopeepay dan jumlahnya tidak Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan dapat diketahui secara pasti. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dalam penelitian dengan jumlah populasi tidak diketahui atau tidak terbatas maka dari itu menggambarkan keadaan populasi yang Ferdinand menjelaskan dalam penelitian multivariate besarnya sampel ditentukan sebanyak 25 kali variabel yang digunakan. Berdasarkan teori tersebut, maka sampel dalam penelitian ini 4 variabel x 25 = 100 trsponden yang merupakan pelanggan geprek kak rose. Penelitian pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian uji pengaruh antara variabel independen, variabel dependen dan variabel intervening. Penelitian ini mengacu pada hubungan yang bersifat sebab akibat dengan menunjukkan adanya variabel independen, variabel dependen dan variabel Data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang diperoleh dari Sumber data dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Variabel penelitian dan indikator pengukur adalah sebagai berikut: Tabel 1 Operasionalisasi Variabel Penelitian Sumber: data skunder . iolah, 2. Untuk melakukan pengujian hipotesis digunakan model path analysis atau analisis Model path analysis adalah model yang digunakan untuk menganalisis pengaruh dari berbagai variabel independen terhadap satu Halaman 2116 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko variabel dependen melalui variabel intervening (Ferdinand,2006: . Analisis jalur merupakan perluasan dari analisis regresi linear berganda, atau analisis jalur adalah penggunaan analisis regresi untuk menaksir hubungan kausalitas antar variabel . odel casua. yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori. Analisis jalur sendiri tidak dapat menentukan hubungan sebab - akibat dan juga tidak dapat digunakan sebagai subtitusi bagi peneliti untuk melihat hubungan kausalitas antar variabel. Hubungan kausalitas antar variabel telah dibentuk dengan model berdasarkan landasan Apa yang dapat dilakukan oleh analisis jalur adalah menentukan pola hubungan antara tiga atau lebih variabel dan tidak dapat digunakan untuk mengkonfirmasi atau menolak hipotesis kasualitas imajiner. Formula untuk analisis jalur atau path analysis adalah sebagai berikut: Y = a y1X1 y2X2 y3X3 e. Z = a y4X1 y5X2 y6X3 y7Y y8X1Y y9X2Y y10X3Y e . Dimana: Z= Minat Penggunaan. Y=Kemudahan. =Konstanta. X1=Promosi Cashback. X2= Pelayanan. X3=Kemanfaatan. y= Koefisien Regresi. Untuk menggunakan uji t dan uji f. Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel individu independen secara individu dalam menerangkan variabel dependen (Ghozali, 2016:. Apabila t hitung > t tabel, maka Hipotesis diterima, sedangkan uji f bertujuan untuk membuktikan apakah variabel-variabel independen (X) secara simultan . ersama-sam. mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen (Y) (Sugiyono. Apabila F hitung > F tabel, maka Hipotesis Selain menggunakan koefisien determinasi (RA) yang perlukan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan sebuah model menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai RA yang kecil berarti kemampuan variabelvariabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Objek Penelitian Geprek Kak Rose merupakan salah satu brand bisnis kuliner dari PT Bersama Mencapai Puncak selain brand bisnis kuliner lain seperti ayam goreng nelongso, sego sambel sarumpet dan cokelat klasik. Saat ini. Geprek Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan kak Rose memiliki 10 cabang di kota Malang yaitu Dinoyo. Sumbersari. Sutami. Saxophone. Tlogomas. Cakalang. Sawojajar. Sigura-gura. Soehat dan Sukun dengan 110 karyawan. Sebagai salah satu usaha kuliner yang berkembang pesat di Kota Malang dan mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen berjumlah 100 responden. Data dan karakteristik responden yang digunakan dalam penelitian dapat dilihat dalam tabel berikut: Tabel 2. Karaktersitik Responden Sumber: Data diolah . Dalam penelitian ini menggunakan Second order confirmatory analysis yang merupakan hubungan teoritis antara variabel laten atau konstruk high order dengan dimensi konstruk dibawahnya (Jogiyanto, 2. yang hasil analisisnya sebagai berikut: Gambar 1. Uji Second Order Confimatory Analysis Sumber: Hasil Olah Data dengan Smart-PLS Untuk menilai signifikansi pengaruh Prosedur ini menggunakan seluruh sampel asli untuk melakukan Dalam metode resampling bootstrap, nilai signifikansi yang disgunakan . wo-faile. t-tabel. Nilai T tabel dapat diketahui dengan melihat tabel T dan dengan memperhatikan df dengan signifikansi yang Halaman 2117 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko telah ditentukan yaitu 5%. Untuk menentukan df dapat digunakan rumus sebagai berikut: df= n Ae k Ae 1 dimana n = jumlah data, k=jumlah variabel independen. Berdasarkan rumus di atas, dapat dihitung df dalam penelitian ini yaitu: df = 100 Ae 4 Ae 1 = 95 0,062 atau sebesar 6,2 %. Tabel 5. Hasil Analisis Persamaan Variabel Y Tabel 3. Uji Second Order Confimatory Analysis Sumber: Hasil Olah Data dengan Smart-PLS Persamaan pertama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengaruh variabel promosi cashback (X. , pelayanan (X. dan kemanfaatan (X. terhadap kemudahan (Z), penelitian ini bertujuan untuk membuktikan tentang hipotesis mengenai pengaruh variabel promosi cashback (X. , pelayanan (X. dan (X. kemudahan (Z) yang dijelaskan pada tabel di bawah ini. Sumber: Data diolah dengan Smart-PLS . Pengujian hipotesis tidak langsung atau melalu variabel intervening dapat dilakukan dengan prosedur dan dikenal dengan Uji sobel (Sobel tes. yang dikembangkan oleh Sobel pada tahun 1982. Uji sobel (Sobel tes. dilakukan dengan cara menguji kekuatan pengaruh tidak langsung variabel independen (X) ke variabel dependen (Y) melalui variabel intervening (Z). Nilai t hitung dari Sobel test dibandingkan dengan nilai t tabel. Jika nilai thitung lebih besar dari nilai t tabel maka dapat terjadi pengaruh mediasi (Ghozali, 2011: . Tabel 6. Hasil Uji Sobel (Pengaruh Tidak Langsung Melalui Variabel Intervenin. Tabel 4. Hasil Analisis Persamaan Variabel Z Sumber: Data diolah dengan Smart-PLS Sumber: Data diolah dengan Smart-PLS . Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui persamaan analisis jalur yang diperoleh dari variabel intervening kemudahan yaitu: Z = 0,062 0,036 X1 0,263 X2 0,299 X3. Nilai konstanta persamaan di atas sebesar 0,062 angka tersebut menunjukkan bahwa jika promosi cashback (X. , pelayanan (X. dan kemanfaatan (X. , konstan atau X=0, maka terdapat faktor lain yang tidak diteliti sebesar Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan Berdasarkan hasil penelitian promosi kemudahan penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran di Geperek Kak Rose, sehingga hipotesis 1 ditolak. Hal tersebut dikarenakan bahwa ada tidaknya promosi konsumen dalam menggunakan aplikasi Kemudahan penggunaan bukan dari adanya promosi cashback, namun kemudahan penggunaan dirasakan melalui adanya fitur layanan yang disediakan oleh aplikasi itu sendiri. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Latief dan Dirwan . yang menyatakan bahwa Kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk barang/jasa Halaman 2118 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko kepada khalayak. Uang merupakan bagian dari kegiatan transaksi yang dilakukan sehari-hari sehingga adanya proses transformasi dari uang konvensional ke uang digital tidak memerlukan terlalu banyak kegiatan promosi namun lebih menekankan kepada penyajian informasi terkait kemudahan dan kemanfaatannya. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Sari et al . menyatakan bahwa promosi tidak memiliki pengaruh terhadap kemudahan, namun memiliki pengaruh terhadap minat Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pelayanan berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran di Geperek Kak Rose, sehingga hipotesis 2 diterima. Hal tersebut dikarenakan semakin baiknya fitur layanan yang diberikan oleh aplikasi shoppepay maka semakin mudah para konsumen menggunakan aplikasi tersebut dikarenakan lebih praktis. Pelayanan dalam peneliatian ini dapat dihubungkan dengan teori Technology Acceptance Model yang mengungkapkan persepsi kemudahan penggunaan teknologi informasi dipengaruhi oleh variabel eksternal yaitu kualitas layanan bertujuan untuk menjelaskan dan memperkirakan penerimaan . pengguna terhadap suatu sistem informasi, dengan adanya kualitas layanan yang bermanfaat dan sangat membantu dalam pembayaran, pengguna juga akan merasakan adanya kemudahan penggunaan dan kegunaan dalam uang digital tersebut. Menurut Abrilia . kualitas layanan merupakan persepsi pengguna atas jasa yang diberikan oleh penyedia paket program aplikasi akuntansi. Apabila kualitas layanan atas jasa yang diberikan oleh penyedia program sangat bermanfaat dan membantu dalam menanggapi respon saat terdapat masalah pengguna merasakan adanya kemudahan penggunaan dan kegunaan dalam sistem tersebut. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Susilo et al . menyatakan bahwa pelayanan berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan aplikasi E-Toll. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemanfaatan berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran di Geprek Kak Rose, sehingga hipotesis 3 diterima. Hal tersebut dikarenakan semakin banyaknya manfaat yang diberikan oleh aplikasi shoppepay maka semakin mudah Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan para konsumen menggunakan aplikasi tersebut dikarenakan lebih efektif an efisien. Manfaat yang diberikan yang bisa mempengaruhi kemudahan penggunaan yaitu manfaat efektifitas dan efisiensi, dimana aplikasi bisa sangat cepat digunakan melalui fitur yang ada seperti fitur scan yang sangat cepat dalam Sehingga konsumen merasakan manfaat dalam efisiensi Peningkatan kinerja pengguna yang secara menghasilkan keuntungan yang lebih baik dari segi fisik maupun nonfisik, seperti hasil pekerjaan yang diperoleh lebih cepat dan lebih memuaskan dibandingkan dengan tidak menggunakan teknologi tersebut. Namun sebaliknya, jika seseorang percaya suatu teknologi tersebut kurang berguna baginya maka dia tidak akan menggunakannya. Hal tersebut ssesuai dengan teori Davis . variabel manfaat diukur melalui enam indikator yaitu mempercepat pekerjaan, meningkatkan efektivitas, mempermudah pekerjaan, dan Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Adiyanti . menyatakan bahwa kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap kemudahan penggunaan emoney. Semakin banyak manfaat yang diberikan aplikasi, maka semakin mudah aplikasi e-money tersebut untuk digunakan. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa promosi cashback berpengaruh positif signifikan terhadap minat shoppepay sebagai alat pembayaran di Geprek Kak Rose, sehingga hipotesis 4 diterima. Hal tersebut dikarenakan masyarakat tertarik menggunakan aplikasi shoppepay menawarkan promosi berupa besarnya nilai cashback atau potongan harga sehingga pembelian menjadi lebih murah. Pada dasarnya masyarakat sangat menyukai adanya promosi berupa potongan Semakin banyak promosi cashback yang ditawarkan maka semakin mempengaruhi masyarakat untuk tertarik menggunakan aplikasi tersebut. Hal tersebut sesuai dengan teori yang digambarakan oleh Sunyoto . promosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting Faktor mempengaruhi promosi dalam memasarkan suatu produk dengan menggunakan keempat kombinasi bauran promosi diatas, banyak Halaman 2119 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko kendala yang dihadapi oleh perusahaan. Dengan kendala yang kompleks itu menjadikan pemilihan strategi promosi juga berbeda beda berdasarkan kondisi yang dihadapi saat itu dan banyak faktor yang mempengaruhi penerapan Faktor-faktor mempengaruhi promosi yaitu sifat pasar, sifat produk, daur hidup produk, dana yang tersedia. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Adiyanti . menyatakan bahwa promosi berpengaruh besar terhadap minat penggunaan layanan E-Monney. Berdasarkan hasil analisis diketahui signifikan terhadap minat shoppepay sebagai alat pembayaran, sehingga hipotesis 5 diterima. Hal tersebut dikarenakan pelayanan dengan fitur yang bervariasi dapat menarik masyarakat untuk menggunakan aplikasi shoppepay. Semakin menariknya layananan yang diberikan melalui aplikasi tersebut maka akan dapat meningkatkan minat Kelengkapan Fitur layanan pada aplikasi shoppepay merupakan aplikasi yang dengan kemampuan teknologi dengan pertimbangan Layanan ini tidak harus bertemu dengan customer service atau teller dipertimbangkan dalam pengguna aplikasi shoppepay melalui transaksi secara online maupun offline. Fitur layanan dari aplikasi shoppepay dibutuhkan fitur yang lengkap agar kebutuhan dari pengguna dapat melakukan transaksi agar bisa terpenuhi dan memiliki keamanannya tinggi saat menggunakan aplikasi Hal tersebut ssesuai dengan teori yang digambarkan Kotler . dimana Fitur merupakan sarana untuk membedakan dengan produk lain sedangkan layanan adalah kegiatan yang ditujukan oleh pada sifat yang tidak berwujud dan tidak mempunyai kepemilikan dari pesaing yang lainnya. Dengan berbagai fitur layanan yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumen yang sesuai dengan kebutuhan yang akan dimilikinya agar merasa puas dalam penggunaannya guna produk yang Menurut Kotler dan Amstrong . alam Sakti, 2. fitur dijelaskan sebagai sarana perusahaan untuk mendiferensiasikan produk yang lainnya dari perusahaan pesaing. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Kristianti . yang enjelaskan yakni persepsi kemudahan pengaruhnya pada Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan ketertarikan ulang memakai mobile banking. Pada variabel fitur layanan tersebut pengaruhnya secara signifikan pada minat ulang digunakannya internet banking. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat shoppepay sebagai alat pembayaran di Geprek Kak Rose, sehingga hipotesis 6 diterima. Hal tersebut dikarenakan parameter utama masyarakat menggunakan aplikasi shoppepay adalah dari manfaat yang diberikan, semakin banyak manfaatnya maka semakin minat masyarakat untuk menggunakan aplikasi tersebut dalam waktu yang lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kebermanfaatan berpengaruh terhadap minat penggunaan shoppepay dikarenakan responden yang diambil pada penelitian ini adalah generasi milenial yang berusia 20-40 tahun. Generasi milenial terkenal dengan gaya hidup yang cashless. Pola hidup tersebut sesuai dengan manfaat shoppepay yang ditawarkan seperti pembayaran transportasi, pembelian pulsa atau listrik, pembelian makanan dan lainnya hanya melalui smartphone. Sehingga responden penelitian ini menikmati manfaat yang ditawarkan oleh layanan shoppepay. Pada model penerimaan teknologi (Technologi Acceptance Mode. telah banyak penelitian untuk menguji penerimaan teknologi oleh pemakai sistem. Sejalan dengan model tersebut. Taylor dan Todd . dalam Jogiyanto . menemukan bahwa konstruk persepsi kemanfaatan merupakan penyebab utama minat menggunakan sistem. Teknologi keuangan merupakan sistem teknologi yang masih baru dan penting untuk dimanfaatkan. Jika para konsumen tidak menerima manfaat dari shoppepay, maka penggunaan shoppepay untuk menjawab kebutuhan konsumen menjadi siasia. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Rodiah . yang menyatakan bahwa kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan e-wallet. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemudahan berpengaruh positif signifikan terhadap minat shoppepay sebagai alat pembayaran, sehingga hipotesis 7 diterima. Hal tersebut dikarenakan semakin mudahnya sebuah aplikasi digunakan maka dapat menimbulkan manfaat yang lebih seperti efektifitas dan efisiensi, dimana hasil dari kemudahan tersebut dapat meningkatkan minta penggunaan masyarakat terhadap Halaman 2120 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko aplikasi shoppepay. Kemudahan aplikasi shoppepay terlihat dari sistem aplikasi yang penggunaanya yang praktis dan juga mudah Hal tersebut ssesuai dengan teori yang dijelaskan Venkatesh . menyatakan bahwa kemudahan penggunaan . ase of us. adalah derajat dimana seseorang meyakini bahwa melalui penerapan teknologi maka akan membebaskan orang dari beberapa usaha. Semakin tinggi kemudahan seseorang untuk mengaplikasikan sistem atau teknologi maka semakin tinggi tingkat kemanfaatannya. Berbagai kemudahan tersebut merupakan dasar pertimbangan masyarakat untuk memutuskan bermigrasi dari uang kertas ke uang digital. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Rodiah . yang menyatakan bahwa kemudahan berpengaruh terhadap minat penggunaan E-Wallet. Berdasarkan hasil analisis sobel, diketahui bahwa promosi cashback tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan melalui kemudahan, sehingga hipotesis 8 Hal tersebut dikarenakan promosi cashback tidak berpengaruh secara langsung terhadap kemudahan, karena kemudahan dipengaruhi oleh factor lain seperti layanan dan kemanfaatan, walaupun promosi cashback berpengaruh secara langsung terhadap minat Kegiatan promosi bertujuan untuk memperkenalkan produk barang/jasa kepada Uang merupakan bagian dari kegiatan transaksi yang dilakukan sehari-hari sehingga adanya proses transformasi dari uang konvensional ke uang digital tidak memerlukan terlalu banyak kegiatan promosi namun lebih menekankan kepada penyajian informasi terkait kemudahan dan kemanfaatannya. Temuan ini juga menunjukkan bahwa konsumen semakin kritis terhadap suatu produk barang/jasa sehingga tidak menjadikan faktor promosi sebagai satu-satunya penentu untuk membeli atau menggunakan suatu barang/jasa. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Latief . yang menyatakan bahwa kemudahan tidak memiliki pengaruh sebagai variabel intervening yang menghubungkan antara promosi dengan minat penggunaan uang Berdasarkan hasil analisis sobel, diketahui bahwa pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui kemudahan, sehingga hipotesis 9 diterima. Hal tersebut dikarenakan pelayanan dari sisi fitur Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan layanan yang diberikan oleh shoppepay membuat aplikasi tersebut menjadi mudah dan praktis digunakan. Kemudahan yang dirasakan dari adanya pelayanan yang diberikan membawa pengaruh yang tinggi dalam meningkatkan minat penggunaan shoppepay di Dalam penelitian pada variabel fitur layanannya pengukurannya memakai 4 indikator ialah kemudahan akses informasi adalah informasi fitur terbaru pada aplikasi Keragaman layanan transaksi adalah layanan transaksi yang ada pada aplikasi shoppepay sangat beragam, sehingga pengguna selalu menggunakan layanan transaksi pada aplikasi shoppepay. Keragaman fitur adalah fitur yang diberikan pada aplikasi shoppepay selalu terbaru dengan mengikuti trend. Inovasi produk adalah strategi pemasaran aplikasi shoppepay dengan mengeluarkan produk terbaru agar pengguna selalu menggunakannya. Penelitian ini mendukung penelitian Agustina . pada variabel fitur layanan secara signifikan memiliki pengaruh pada minat menggunakan melalui kemudahan terhadap internet banking. Sedangkan penelitiannya Dwi dan Raisa . menyatakan secara positif fitur layanan pengaruhnya pada minat penggunaan E-Money melalui kemudahan. Hasilnya penelian berikut juga didukung oleh Maria dan Rilo . menjelaskan yakni variabel fitur layanannya memiliki pengaruh secara signifikan pada pemakaian mobile banking melalui kemudahan. Berdasarkan hasil analisis sobel, diketahui bahwa kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui kemudahan, sehingga hipotesis 10 Hal kemanfaatan yang berupa efektivitas dan efisiensi dalam transaksi pembayaran yang ditawarkan membuat penggunaan aplikasi shoppepay semakin mudah. Kemudahan yang dirasakan dari manfaat yang dirasakan terutama efektivitas dan efisiensi membuat masyrakat tertarik untuk meningkatkan minat penggunaan terhadap shoppepay itu sendiri. Jogiyanto . mendefinisikan persepsi kemanfaatan sebagai keyakinan akan kemanfaatan, yaitu tingkatan pengguna percaya bahwa teknologi atau sistem akan meningkatkan performa mereka dalam bekerja. Persepsi kemanfaatan didefinisikan sebagai sejauh mana seseorang meyakini bahwa sistem informasi tertentu akan meningkatkan kinerjanya. Menurut Gefen et al. dalam Priyono . mengungkapkan Halaman 2121 Account: Vol 10 No 2 Muhamad RifaAoi. Nur Ida Iriani. Totok Sasongko bahwa persepsi kemanfaatan menunjukkan penilaian subjektif dari manfaat yang ditawarkan oleh aplikasi untuk mempermudah mendapatkan jasa yang diinginkannya. Berdasarkan penjelasan di atas maka secara sederhana persepsi kemanfaatan adalah keyakinan pengguna sistem informasi mengenai manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh pengguna. Indikator persepsi kemanfaatan yang digunakan pada penelitian ini adalah indikator yang diungkapkan Jogiyanto . yaitu mempercepat pekerjaan, meningkatkan kinerja pekerjaan, meningkatkan produktivitas, meningkatkan produktivitas, efektivitas, mempermudah pekerjaan, dan Sistem pembayaran elektronik banyak diminati oleh generasi milenial karena memiliki banyak manfaat seperti pembayaran yang mudah karena hanya menggunakan telepon genggam dapat melakukan berbagai macam transaksi. Selain itu, pembayaran dapat dilakukan lebih cepat dan praktis. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Wibowo & Rosmauli . yaitu persepsi kemanfaatan berpengaruh positif pada minat menggunakan e-money melalui kemudahan. Pada penelitian tersebut ditemukan alasan masyarakat menggunakan e-money karena mereka masih mengutamakan kemanfaatan untuk membuat pekerjaan mereka menjadi Berbeda lagi temuan oleh Utami & Kusumawati . kemanfaatan penggunaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat penggunaan emoney melalui kemudahan. KESIMPULAN Hasil penelitian menuujukkan promosi kemudahan penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran. Selain itu pelayanan berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran, sedangkan kemanfaatan berpengaruh terhadap kemudahan Kegiatan promosi cashback berpengaruh positif signifikan terhadap minat Pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat Kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan shoppepay sebagai alat pembayaran. Kemudahan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan Account. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Perbankan shoppepay sebagai alat pembayaran. Promosi cashback tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan melalui kemudahan. Pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui kemudahan. Kemanfaatan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan melalui kemudahan. Hal tersebut dikarenakan kemanfaatan yang berupa efektivitas dan efisiensi dalam transaksi pembayaran yang ditawarkan membuat penggunaan aplikasi shoppepay semakin KETERBATASAN Penelitian ini hanya menggunakan variabel atribut produk berupa promosi cashback, pelayanan, kemanfaatatan, minat penggunaan, dan minat penggunaan, sementara masih terdapat atribut yang lain yang belum diteliti dalam penelitian ini misalnya kemudahan menggunakan aplikasi. REFERENSI