Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung Kemajuan Pendidikan Agama Islam Berbasis Digital di MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju Tanjung Pura Salmah1. Syahrul Affan2. Ahmad Fuadi3 1,2,3 Sekolah Tinggi Agama Islam JamAoiyah Mahmudiyah Tanjung Pura. Langkat. Sumatera Utara. Indonesia Email : s89449427@gmail. com1, syahrulaffan10@gmail. com2, ahmad_fuadi@staijm. Abstrak Keberadaan teknologi informasi sangat membantu Guru Pendidikan Agama Islam di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju dalam proses belajar mengajar sehingga lebih mudah dalam menyampaikan materi pelajaran dan membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Keberadaan media digital berupa teknologi informasi ini sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik. Saat ini pembelajaran telah dilakukan tatap muka, namun bila ada materi yang belum dipahami siswa dapat dilakukan interaksi tanya jawab melalui pesan singkat whatshapp. Tugas-tugas juga diberikan melalui media whatsapp tersebut dan untuk menunjukkan kedisiplinan siswa tersebut maka ditentukan waktu bertanya secara daring sehingga lebih tertib dan mendidik siswa untu disiplin. MTs Nurul Islam Desa Suka Maju telah memanfaatkan teknologi digital dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yaitu semartphone dalam pelaksanaan pembelajaran. Saat ini pemanfaatan media digital tersebut masih dilakukan mengingat dapat mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien. Tugas-tugas dan pengumuman serta informasi lainnya dapat segera diketahui siswa melalui grup whatsapp yang ada sehingga memudahkan guru dan siswa. Setiap kegiatan belajar mengajar selalu diisi dengan kegiatan diskusi kelas sehingga partisipasi siswa tinggi. guru memposisikan diri sebagai fasilitator dan meluruskan bila terjadi penyimpangan terhadap pembahasan materi. Proses belajar Pendidikan Agama Islam lebih ditekankan pada aplikasi langsung dan praktek sehingga tidak membosankan bagi siswa dan lebih mudah dipahami. Guru juga menunjukkan semangat dalam mendidik karena saat ini dengan adanya teknologi informasi proses pendidikan lebih mudah. Selain itu, siswa juga memiliki semangat dalam menerima materi pelajaran yang diberikan khususnya materi pelajaran Pendidikan Agam Islam. Kata kunci: Era Digital. Pendidikan Agama Islam. Teknologi Informasi. Analysis of the Benefits of Technology and Information in Supporting the Advancement of Digital-Based Islamic Education at MTs Nurul Islam Dusun IX Suka Maju Village Tanjung Pura Abstract The existence of information technology is very helpful for Islamic Religious Education Teachers at MTs Nurul Islam Suka Maju Village in the teaching and learning process so that it is easier to convey subject matter and make students more active in learning. The existence of digital media in the form of information technology is very helpful for schools in providing good education. Currently learning has || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety been done face-to-face, but if there is material that students do not understand, question and answer interactions can be carried out via WhatsApp short messages. Assignments are also given through the whatsapp media and to show the student's discipline, a time to ask questions is determined online so that it is more orderly and educates students to be disciplined. MTs Nurul Islam Suka Maju Village has utilized digital technology by utilizing technology and information, namely smartphones in the implementation of learning. Currently, the use of digital media is still being carried out considering that it can support effective and efficient learning. Assignments and announcements and other information can be immediately known by students through the existing whatsapp group, making it easier for teachers and students. Every teaching and learning activity is always filled with class discussion activities so that student participation is high. the teacher positions himself as a facilitator and straightens out if there are deviations from the discussion of the material. The learning process of Islamic Religious Education is more emphasized on direct application and practice so that it is not boring for students and easier to understand. Teachers also show enthusiasm in educating because nowadays with information technology the educational process is easier. In addition, students also have enthusiasm in accepting the subject matter provided, especially the subject matter of Islamic Religious Education. Keywords: Digital Era. Islamic Religious Education. Information Technology. PENDAHULUAN Dukungan teknologi dan komunikasi sangat besar terhadap kemajuan dunia pendidikan saat ini. Pendidikan memasuki era digital yang memungkinkan seluruh kebutuhan belajar dapat diakses dengan media digital. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat ini mampu meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat serta meningkatkan produktivitas kerja manusia termasuk kerja dalam dunia pendidikan. Teknologi informasi sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan, hal tersebut membuat transfer pengetahuan menjadi lebih cepat, pemanfaatan media digital yang efektif dan pelayanan pendidikan kepada peserta didik menjadi lebih baik. Teknologi informasi merupakan teknologi yang penting dalam dunia pendidikan. Teknologi informasi merupakan teknologi yang digunakan untuk mengolah data sehingga menghasilkan informasi. Tanpa adanya data yang di kelola, maka informasi tidak terbentuk. AuProses pengolahan data tersebut dimulai dari mendapatkan, menyusun, memproses, menyimpan hingga memanipulasi data dalam berbagai cara yang kemudian menghasilkan informasi yang berkualitas yang berguna dalam bidang pendidikanAy (Suradji, 2. Hasil teknologi telah sejak lama dimanfaatkan dalam bidang pendidikan. Mulai dari pemanfaatan kertas, mesin cetak, radio, film. TV dan sampai pada pemanfaatan komputer dan tehnologi komunikasi dan informasi seperti internet yang dimanfaatkan bagi Permasalahan secara global dalam pendidikan yaitu banyak Negara yang belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi informasi secara penuh terutama pada Negara Penerapan nilai-nilai pendidikan belum tersalurkan dalam teknologi informasi seperti pemanfaatannya secara bijak dan benar. Permasalahan yang timbul pada Madrasah, khususnya yang menjadi tempat penelitian ini yaitu belum tercapainya pemanfatan teknologi dan komunikasi secara baik untuk mendukung kemajuan madrasah. Lembaga pendidikan MTs Nurul Islam Desa Suka Maju masih terkendala pada sarana dan prasarana seperti tidak dimilikinya infokus, || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety jaringan internet sekolah yang belum ada secara permanen. Kebutuhan internet masih menggunakan jaringan yang dihubungkan melalui handphone seluler. Keterlambatan informasi dan penyelesaian tugas madrasah sering terjadi karena pengelolaannya belum terintegral dengan digitalisasi pendidikan. MTs Nurul Islam Desa Suka Maju belum siap menerima globalisasi pendidikan secara utuh dimana pendidikan tidak terlepas dari peran dan keberadaan teknologi dan Madrasah ini masih terhalang oleh kurangnya sumber daya manusia dan kelengkapan sarana digital yang dibutuhkan dunia pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari computer sekolah yang tergolong minim baik secara jumlah maupun pemanfaatannya dalam mendukung kerja pendidikan. MTs Nurul Islam Desa Suka Maju masih tergolong madrasah yang jauh daqri pusat kota sehingga anak didiknya belum mampu memanfaatkan kemajuan tehnologi yang ada untuk mendukung belajarnya. Siswa belum mampu memanfaatkan tehnologi secara penuh untuk mendukung pembelajaran yang dilakukannya. Siswa belum mampu menerapkan perubahan tehnologi secara positif sebagaimana harapan dunia pendidikan yang sebenarnya. AuPerubahan tersebut antara lain: lebih mudah dalam mencari sumber belajar, lebih banyak pilihan untuk menggunakan dan memanfaatkan ICT, makin meningkatnya peran media dan multi media dalam kegiatan pembelajaran (Kaonedarman, 2. Kenyataannya siswa masih terjebak pada penggunaan teknologi sebagai hiburan dan bermedia social semata. Pengelola madrasah belum mampu berinovasi secara maksimal karena terkendala pada biaya awal dalam melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang berbasis digital. Madrasah belum mampu berinovasi dalam mengelola pendidikan karena sumber daya manusianya belum mendukung. Kesadaran dalam berinovasi dalam pendidikan khususnya dengan memanfaatkan teknologi digital memang sudah disadari karena mampu mendukung kualitas pendidikan. AuInovasi dapat terjadi pada bidang apa saja, termasuk pada bidang Pendidikan. Inovasi Teknologi dapat meningkatkan kualitas pendidikan apabila digunakan secara bijak (Ancok, 2. Pengelolaan MTs Nurul Islam Desa Suka Maju memahami bahwa teknologi informasi berupa penyediaan internet dalam bidang pendidikan dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan layanan pendidikan. Madrasah tengah berusaha memenuhi tuntutan peraturan pemerintah terkait pencapaian standart nasional pendidikan. AuHal ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 yang menyatakan bahwa untuk mencapai standar nasional pendidikan diperlukan sarana dan prasarana yang memadai termasuk penggunaan teknologi informasi (Umbara, 2. Perkembangan dan peranan teknologi informasi dalam pendidikan telah masuk pada era digital tetapi belum diimbangi dengan peningkatan Sumber daya manusia untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pendidikan. Hal inilah yang dialami MTs Nurul Islam Desa Suka Maju sehingga membutuhkan waktu untuk memenuhinya. Peningkatan kinerja pendidikan di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju diperlukan sebab sistem informasi dan teknologi informasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung, tetapi lebih sebagai senjata utama untuk mendukung keberhasilan dunia pendidikan sehingga mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya yang dianggap lebih maju. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju. Dari hasil pengamatan peneliti, masih terdapat kelemahan dalam pengelolaan sekolah dimana pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety belum maksimal digunakan seperti pemanfaatan media belajar yang berbasis digital. Sumber daya manusia yang melaksanakan pendidikan belum mampu memanfaatkan dan menggunakan teknologi yang ada untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Pendidikan masih lebih dominan pada satu arah, yaitu pada guru. Siswa belum terbiasa memanfaatkan teknologi yang ada seperti internet yang ada disekolah sebagai sumber belajarnya. Kreativitas siswa belum nampak menonjol dalam penggunaan teknologi informasi dan informasi. Peneliti tertarik melakukan penelitian di MTs Nurul Islam tersebut dengan berjudul: Analisis manfaat teknologi dan informasi dalam mendukung kemajuan pendidikan Agama Islam berbasis digital di MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju Tanjung Pura. METODE Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi lapangan . ield researc. yakni peneliti melakukan penelitian pustaka terkait Analisis manfaat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung kemajuan Pendidikan agama Islam di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju. Hal ini dilakukan secara sistematis dengan melakukan pengumpulan data Melalui Pengamatan (Observas. Wawancara. Penelitian dokumen. Study pustaka. Kemudian data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis mereduksi data, menyajian data berupa data hasil reduksi secara terorganisir, dan tahap akhir memberikan kesimpulan. Sebelum membuat kesimpulan dalam penelitian ini peneliti menguji ulang data melalui pengecekan keabsahan data dengan cara meguji Creadibility. Deperdability dan Confirmability agar data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan validitasnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Manfaat Kemajuan Teknologi Komunikasi dan Informasi Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi yang terhubung dengan internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajan maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. AuTeknologi informasi dan komunikasi ialah kombinasi antara teknologi informatika dengan teknologi lainnya yang terkait, khususnya teknologi komunikasi (Unesco 2. Pengertian tersebut memberikan pemahaman bahwa teknologi kumunikasi dan informasi berkaitan dengan alat komunikasi yang dijadikan sebagai sumber informasi yang terhubung dengan intenet. Menurut Munir AuTeknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan, manipulasi, pengelolaan dan transfer atau pemindahan informasi antar media (Munir 2. Beberapa tujuan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, yaitu: Memperbaiki competitive positioning Meningkatkan brand image. Meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran. Meningkatakan kepuasan siswa. || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Meningkatakan pendapatan. Memperluas basis siswa. Meningkatkan kualitas pelayanan. Mengurangi biaya operasi Mengembangkan produk dan layanan baru (Siswantari 2. Tujuan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi tersebut akan maksimal bila dilakukan oleh tenaga yang memiliki sumber daya manusia yang baik. Oleh sebab itu, guru harus memiliki kemampuan yang baik dalam pemanfaatan teknologi tersebut. Ilmu pengetahuan berkembang sedemikian cepatnya dan dapat diketahui melalui pemanfataan Semua itu tidak terlepas dari keberadaan teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang saat ini. Ada sepuluh peranan teknologi informasi dan komunikasi bagi bahan ajar, di antaranya: . Sumber Ilmu Pengetahuan. Tempat Bertemunya Para Pembelajar. Melahirkan Inisiatif Dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Alat Pendukung Mengatasi Keterbatasan Pancaindera. Bagian yang Tidak Terpisahkan dari Kerangka Kurikulum. Penyeimbang Gaya Belajar Individu. Pengelolaan Institusi Pendidikan. Pengelola Institusi Pendidikan. Menjadi Infrastruktur Penting Institusi Pendidikan. Mengubah Institusi Pendidikan Menjadi Pusat Unggulan (Siswantari 2. Teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini telah menjadi perbincangan yang sangat menarik, mengingat teknologi informasi ini merupakan salah satu unsur penting yang dapat mendorong keunggulan bersaing sebuah organisasi atau lembaga pendidikan Hal ini diyakini bahwa sebuah lembaga yang dapat menguasai teknologi informasi maka lembaga tersebut akan memenangkan persaingan. Teknologi informasi disebut teknologi komputer, yang dikhususkan untuk pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat bagi sebuah organisasi termasuk organisasi Pendidikan Islam Berbasis Digital Pendidikan Islam harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan maksimal agar pendidikan Islam memiliki kualitas secara nasional dan daya saing di panggung globalisasi. AuPendidikan Islam yang merupakan bagian sistem pendidikan nasional harus mencari rohnya sendiri agar tidak tergerus oleh teknologi informasi yang semakin masif (Ridwan 2. Pendidikan Islam senantiasa mengukuti perkembangan karena sumber hukumnya adalah Al-qurAoan yang senantiasa sesuai dengan perkembangan Pada abad dua puluh satu sekarang ini masyarakat Indonesia memang sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dengan era digital begitu pula dengan pendidikan yang ada termasuk pendidikan Islam. Karena itu apa pun harus menyesuaikan dengan kehadiran era baru berbasis digital, sehingga bagaimana menjadi bagian dari era digital sekarang ini dengan memanfaatkan teknologi digital dan berjejaring ini secara produktif pada pendidikan Islam. Menurut Knone yang dikutip Syafaruddin, ada empat format masyarakat yang salah satunya terjadi di abad 21 dimana teknologi memberikan wajah baru dalam struktur kehidupan manusia. Muncul kebudayaan baru yang disebut placeless Society yaitu suatu masyarakat tanpa ruang (Syafaruddin 2. Hubungan antar manusia tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, informasi dapat diakses kapanpun oleh manusia karena kemajuan teknologi. || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Dalam pendidikan Islam peran teknologi informasi dan komunikasi sangat penting dan sebenarnya telah diajarkan secara mendasar. Pendidikan Islam harus memanfaatkan teknologi dengan tepat. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan bentuk globalisasi yang dihadapi semua orang dan semua komponen sosial masyarakat termasuk lembaga pendidikan Islam saat ini. Arus globalisasi masuk dalam wilayah pendidikan dengan berbagai implikasinya baik positif maupun negatif . unandar Bila mampu menyikapinya dengan baik maka akan berdampak positif namun bila cara menyikapinya buruk maka hasilnya akan negatif. Dengan adanya era digital yang terhubungan dengan internet saat ini, umunya sepakat bahwa masyarakat Indonesia mengalami transisi dari masyarakat offline menuju masyarakat online. Ini mengindikasikan bahwa masyarakat yang melekat informasi dan komunikasi telah hadir yang siapa pun tidak bisa menolaknya. Dengan kata lain, kehadiran masyarakat informasional ini sudah merupakan imperatif atau sebuah keniscayaan. Hampir seluruh aspek kehidupan dalam bermasyarakat mulai dari aspek ekonomi, politik, kebudayan, dan sosial-budaya terambah oleh jaringan informasional dan komunikasional yang sangat membantu dan bermanfaat bagi kemajuan. Sekarang ini informasi tidak lagi mewujud dalam bentuk pengetahuan yang terdokumentasi secara padat seperti barang-barang cetakan, tetapi telah berubah menjadi serba digital. Proses digitalisasi terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia yang tentu saja berimplikasi terhadap perubahan nilai, cara pandang, dan pola-pola perilaku Kondisi ini merupakan bentuk globalisasi yang dihadapi semua orang dan semua komponen sosial masyarakat. Adanya teknologi yang terhubung dengan jaringan internet, tentunya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. AuMark Poster yang pada awal dekade Sembilan puluhan telah mempublikasikan buku The Second Media Age, yang memberi kabar datangnya periode baru yaitu hadirnya teknologi interaktif dan komunikasi jaringan, terutama sejak hadirnya internet, yang akan mengubah masyarakat. Jadi sudah sejak awal, para akademisi telah memprediksi bahwa kehadiran Internet akan mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan sosial. Terdapat kesepakatan umum bahwa Information and Communication Technologies cukup baik untuk pengembangan dunia pendidikan. ICT merupakan hal yang sangat penting bagi pengembangan masa depan pendidikan dalam era Melinium. Teknologi ini, khususnya internet yang mampu membangun kemampuan jaringan informasi dapat meningkatkan akses melalui belajar jarak jauh, membuka jaringan pengetahuan bagi murid, melatih guru-guru, menyebarluaskan materi pendidikan dengan kualitas standar dan mendorong penguatan upaya efisiensi dan efektivitas kebijakan administrasi pendidikan. Undang-undang telah mengatur mengenai pendidikan jarak jauh dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, sebagaimana dapat kita lihat sebagi berikut: Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa : . Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan, . Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, . Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam bentuk, modus dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan (UU RI 2. || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Jadi sistem pendidikan jarak jauh telah menjadi suatu inovasi yang berarti dalam dunia pendidikan nasional. Pemanfaatan pendidikan diera digital dapat dilakukan melalui multimedia seperti Audio. VCD dan DVD maupun berbagai aplikasi yang terus berkembang saat ini. kemudian dapat menggunakan telekonferensi, zoom dan lainnya. Saat ini pendidikan mengarah pada E-Learning yang pada akhirnya mewujudkan pembelajaran mobile yang terkoneksi nirkabel. Memanfaatkan kemajuan tehnologi untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sangat penting terutama menciptakan suasana belajar yang baik sehingga muncul minat dan motivasi belajar siswa. Kemampuan profesionalisme ini penting untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar Minat merupakan salah satu aspek psikis manusia yang dapat mendorong untuk mencapai tujuan. Dr. Dicroly, menetapkan pengajaran berdasarkan pusat minat (Agama RI 2. Seseorang yang memiliki minat terhadap suatu obyek, cenderung memberikan perhatian atau merasa senang yang lebih besar kepada obyek tersebut. Namun apabila obyek tersebut tidak menimbulkan rasa senang, maka perhatian akan rendah. Untuk mencapai prestasi yang baik dalam belajar, disamping kecerdasan siswa juga dibutuhkan minat, sebab tanpa adanya minat segala kegiatan akan dilakukan kurang efektif dan efesien. Minat harus mampu ditumbuhkan dalam diri siswa sehingga prses belajar yang dilakukannya dapat memperoleh hasil yang maksimal karena siswa tertarik untuk belajar yang mncul dari dalam dirinya sendiri. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa diantaranya memberikan siswa kebebasan dalam mengambil keputusan namun tetap dalam kontrol guru. Saat sebuah instruksi dari guru menjadi sesuatu yang penting dalam menjaga motivasi dan belajar siswa, memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih beberapa pilihan dan kontrol terhadap apa yang terjadi di kelas sebenarnya adalah salah satu cara terbaik yang bisa guru lakukan agar siswa terlibat dalam pembelajaran. AuAkan terjadi perubahan aktif dimana terjadi karena usaha siswa itu sendiri (Syah 2. Instruksi yang jelas juga dapat dilakukan agar minat dan motivasi belajar siswa Siswa akan sangat frustasi jika diberikan sebuah tugas yang tidak ada kejelasan akan tugas yang diberikannya tersebut. Instruksi atau perintah merupakan alat non material AuGuru di sekolah dapat memanfaatkan alat non materi tersebut untuk membina kepribadian anak menjadi optimal baik dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik dan segala aspek pendidkannya (Syafaruddin 2. Langkah lainnya dapat ditempuh guru dengan menciptakan suasana lingkungan kelas yang bebas ancaman. Terkadang ada guru yang sangat menekankan sebuah konsekuensi apabila ada siswa yang melanggar, guru tersebut terus saja mengingat dan mengulang-ngulang pembahasan ini setiap pertemuan. Tentu ini akan memberikan image negatif siswa terhadap gurunya. Mereka akan beranggapan bahwa gurunya tersebut sudah tidak pernah lagi percaya kepada mereka. Padahal dari pada membahas hal ini secara terusmenerus, yang mana akan membuat diri siswa selalu dalam keadaan terancam, lebih baik memberikan motivasi dengan memberikan kepercayaan kepada siswa. Ketika guru membuat sebuah lingkungan yang aman dan lebih mementingkan keyakinannya terhadap apa yang dilakukan siswa daripada meletakkan konsekuensi terhadap siswa yang melanggar, akan lebih memungkinkan siswa untuk tetap termotivasi untuk melakukan || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety pekerjaan mereka. Minat seorang peserta didik tidak terlepas dari motivasi yang diberikan baik itu internal maupun eksternal. Secara umum motivasi memiliki bentuk yang datang dari dalam diri dan luar diri siswa. Secara umum motivasi dibagi sebagai berikut: Motivasi Intrinsik (Motivasi Belajar Intrinsi. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dan dorongan dari orang lain, tetapi atas kemauan sendiri, misalnya siswa belajar karena ingin mengetahui seluk beluk suatu masalah selengkap-lengkapnya, ingin menjadi orang yang terdidik, semua keinginan itu berpangkal pada penghayatan kebutuhan dari siswa, maka siswa berdaya upaya melalui kegiatan belajar untuk memenuhi kebutuhan itu. Hal ini menunjukkan adanya motivasi yang muncul dari dalam diri siswa sendiri atau disebut motivasi instrinsik pada siswa. AuMotivasi Intrinsik adalah bentuk motivasi yang berasal dari dalam diri subyek yang belajar (Daryanto & Rahardjo, 2. Namun, terbentuknya motivasi intrinsik biasanya orang lain juga memegang peran, misalnya orang tua atau guru menyadarkan anak akan kaitan antara belajar dan menjadi orang yang berpengetahuan. Biarpun kesadaran itu pada suatu ketika mulai timbul dari dalam diri sendiri, pengaruh dari pendidik telah ikut menanamkan kesadaran itu. Kekhususan dari motivasi ekstrinsik ialah kenyataan, bahwa satu-satunya cara untuk mencapai tujuan yang ditetapkan ialah belajar. Motivasi Ekstrinsik (Motivasi Belajar Ekstrinsi. Jenis motivasi ini timbul akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena ajakan, suruhan atau paksaan dari orang lain sehingga dengan kondisi yang demikian akhirnya siswa semangat untuk belajar merupakan motivasi eksterinsik. AuMotivasi Ekstrinsik, aktivitas belajar dimulai dan diteruskan berdasarkan kebutuhan dan dorongan yang tidak secara mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar sendiriAy. Faktor yang berasal dari luar individu yang berpengaruh terhadap seorang siswa dalam belajar, di antaranya adalah pengaruh dari orang tua. Orang tua, merupakan orang yang pertama kali mendidik anaknya sebelum anak tersebut mendapat pendidikan dari orang lain. Demikian juga dengan hal pemenuhan kebutuhan rohani . dan jasmani . bagi seorang anak, maka orang tualah yang bertanggungjawab pertama kali. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa adalah adalah sebagai berikut: . Cita-cita atau Aspirasi Siswa. Kemauan Siswa. Kondisi Siswa. Kondisi lingkungan Siswa. Unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran. Upaya guru dalam membelajarkan siswa (Dimyati & Mudijono, 2. HASIL PENELITIAN Penerapan teknologi dan Informasi di MTs Nurul Islam Penyelenggaraan pendidikan di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju berdasarkan hasil wawancara peneliti diketahui bahwa penerapan tehnologi informasi di MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju yaitu menggunakan semartphone dalam pelaksanaan pembelajaran khususnya pada masa covid melalui pembelajaran daring yang dilakukan siswa dan guru. Saat ini pemanfaatan media digital tersebut masih dilakukan mengingat dapat mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien. Tugas-tugas dan pengumuman serta informasi lainnya dapat segera diketahui siswa melalui grup waatshaap yang ada. Menurut kepala madrasah yang peneliti wawancarai yaitu ibu Yusianti. Pd. I menjelaskan bahwa agar || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety proses belajarnya lebih menarik siswa maka pembelajaran daringnya dilakukan melalui WhatsApp dengan memberikan video pembelajaran yang telah dirancang oleh guru sehingga siswa lebih tertarik dan berminat mengikutinya. Siswa yang kurang paham dapat bertanya langsung dengan guru yang bersangkutan sehingga mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. Keberadaan media digital berupa tehnologi informasi ini sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik. Saat ini pembelajaran telah dilakukan tatap muka, namun bila ada materi yang belum dipahami siswa dapat dilakukan interaksi tanya jawab melalui pesan singkat Tugas-tugas juga diberikan melalui media whatsapp tersebut dan untuk menunjukkan kedisiplinan siswa tersebut maka ditentukan waktu bertanya secara daring sehingga lebih tertib dan mendidik siswa untu disiplin. Dalam mengikuti kegiatan belajar tersebut siswa mampu mematuhi dan melaksanakan semua tugas yang diberikan guru baik saat tatap muka maupun ketika daring dengan baik. Pembelajaran yang diterapkan juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk melakukan tanya jawab baik dengan kelompok lain maupun dengan guru. Hal ini diterapkan untuk meningkatkan patrisipasi siswa dalam proses pembelajaran yang Untuk menghilangkan kejenuhan dalam belajar, guru juga menerapkan metode belajar dengan menggunakan media yang variatif sesuai materi ajar. Siswa diberikan kesempatan untuk menggunakan smartphone untuk mencari materi yang sedang dibahas sehingga lebih mudah menemukan dan menyelesaikan diskusi. Selanjutnya hasilnya di persentasikan di depan kelas. Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan rasa tanggung jawab yang tinggi kepada siswa dan memberikan riward atas kemampuan siswa dengan hadiah sehingga minat siswa belajar lebih baik. Siswa juga diberikan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, baik tugas sekolah maupun tugas menjaga lingkungan sekolah untuk tetap bersih. Siswa diajarkan untuk masuk kelas tetap waktu. Dengan pendekatan tersebut proses belajar lebih efektif dan siswa berlomba untuk menjadi yang terbaik dalam belajar. Interaksi dalam proses pembelajaran dapat terjalin dengan baik. hal ini karena kemampuan guru dalam mengkondisikan kelas saat dilakukan tatap muka sehingga suasana belajar menjadi tertib. Siswa akan menerima pembelajaran dengan baik dan Kemampuan menenangkan peserta didik dalam kelas penting dikuasai Tujuan pembelajaan akan tercapai bila suasana belajarnya kondusif. Konsentrasi belajar siswa akan terwujud dengan baik bila suasana belajar tenang. Upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kemampuan dan profesional guru dalam mendidik sehingga proses pembelajaran yang dilakukan berkualitas. Guru harus mampu berfikir kretaif dan inovatif dalam memberikan materi pembelajaran kepada Guru harus mampu menjadi sosok yang dicontoh dan dihormati oleh siswa. Siswa akan merindukan guru yang mampu memberikan kontribusi besar dalam diri siswa. Guru seperti inilah yang harus dibangun sehingga siswa senantiasa merindukannya. Perkataannya akan didengar dan dilaksanakan oleh siswa bila guru memiliki kpribadian yang baik. Kemajuan Pendidikan Agama Islam yang ada di MTs Nurul Islam Kemajuan pendidikan agama Islam yang ada pada MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju yaitu mampu mencapai tujuan pembelajaran lebih terarah. Kegiatan belajar || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety mengajar menurut guru Pendidikan Agama Islam, siswa mampu memanfaatkan tehnologi informasi dengan baik dan menunjukkan motivasi belajar yang tinggi dimana interaksi bertanya dan menjawab mampu didominasi siswa. Smartphone digunakan sebagai sumber belajar yang sangat bermanfaat dan mempermudah dalam menyelesaikan tugas yang Madrasah memiliki lap computer untuk mendukung ujian yang berbasis Guru Pendidikan Agam Islam menerapkan stretegi belajar yang melibatkan peran aktif siswa seperti diskusi saat tatap muka dan memberikan tugas melalui pesan whatshapp. Siswa umumnya mampu bertanya dan menjawab pertanyaan yang muncul baik dari teman kelompok lainnya maupun dari guru. Guru lebih memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pelaksanaan atas materi yang telah diberikan tersebut. Dengan demikian siswa dalam langsung mempraktekkan materi ajar yang diberikan dalam kehidupan siswa seharihari. Penekana materi pada pengamalan ajaran Islam yang harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dan mencerminkan akhlak mulia. Madrasah pernah menerima bantuan paket dari pemerintah sehingga dapat memaksimalkan penggunaan media digital yang membutuhkan jaringan internet. Guru dan masing-masing siswa diberikan paket kuota belajar yang dapat digunakan untuk belajar ketika dilakukan saat belajar daring. Saat belajar daring, tugas dikumpulkan ketika jadwal tatap muka dilakukan. Namun saat ini sudah tatap muka secara penuh sehingga tugas yang diberikan dapat dibawa saat mata pelajaran yang bersangkutan di bahas. Guru dapat memberikan arahan belajar secara langsung dan memberikan motivasi kepada peserta didik untuk giat belajar di rumah. Hal ini juga bahagian dari strategi sekolah atau madrasah agar siswa selalu memiliki semangat belajar yang tinggi dimanapun berada dan memanfaatkan media digital berupa tehnologi informasi secara tepat dan bijak. Terkait stretegi madrasah dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik, maka diberikan pelajaran tambahan seperti tahfizul jus 30 dan pramuka kepada siswa. Hal ini dilakukan untuk membekali siswa dengan pembiasaan menciantai Al-qurAoan dan kemampuan kepemimpinan diri yang baik. Program tersebut dapat mendukung keunggulan pada madrasah tersebut sehingga siwa bangga menempuh pendidikan di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju. Selanjutnya, menurut kepala sekolah, siwa yang berprestasi dibidang tertentu diberikan penghargaan dan diumumkan saat upacara sehingga timbul semangat belajar bagi siswa lainnya. Hal ini adalah bahagian dari upaya madrasah meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan siswa diperoleh keterangan bahwa siswa memilih MTs Nurul Islam Desa Suka Maju karena mudah dijangkau dan mengajarkan disiplin yang baik serta banyak memiliki prestasi dan adanya program tambahan yang diberikan sehingga minat dan bakat siswa dapat disalurkan. Hal ini dikuatkan dengan data yang didapatkan melalui wawancara beberapa peserta didik. Menurut siswa, belajar dilakukan dengan sangat menyenangkan karena dididik oleh guru-guru yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Belajar yang dialami selama ini berjalan dengan baik dan mudah dipahami setiap materi yang diajarkan oleh guru. Diskusi yang dilakukan dalam proses belajar membuat siswa merasa dilibatkan dalam belajar dan mendorong siswa aktif dalam proses pembelajaran. Mereka juga merasakan manfaat belajar agama di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju yang diberikan guru selama ini terutama mengenai praktek ibadah. Selain mudah dipahami, materi yang diajarkan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety dirasakan manfaatnya langsung oleh siswa. Materi yang diajarkan sangat penting dalam kehdupan sehari-hari di masyarakat. Selain itu, guru-guru yang mengajar di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju saat ini selalu menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengajar dan mendidik. semangat inilah yang kemudian memunculkan semangat pula pada diri siswa untuk belajar. Mereka bekerja dengan tekun dan mampu mencurahkan perhatiannya terhadap pekerjaan yang dijalaninya sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan maksimal. Setiap guru menunjukkan etos kerja yang baik sesuai dengan semangat kerja Muslim yang sesuai dengan tuntunan agama. Pemanfaatan Teknologi dan Informasi dalam Mendukung Kemajuan Pendidikan Agama Islam Berbasis Digital di MTs Nurul Islam Pemanfaatan tehnologi informasi dalam mendukung kemajuan pendidikan agala Islam yang ada pada MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju yaitu dengan memanfaatkan smartphone sebagai sumber belajar dan dengan melihat video pembelajaran yang sesuai materi kemudian siswa diminta mengerjakan isi materi yang telah diberikan terutama terkait ilmu Pendidikan Agam Islam. Penekanan lainnya diberikan kepada siswa untuk melakukan latihan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan serta menekankan pada praktek ibadah. Jadi guru tidak hanya memberikan materi pelajaran semata namun mengutamakan praktek terhadap materi yang diberikan terutama pada pendidikan tentang ilmu Pendidikan Agam Islam. Guru berupaya memaksimalkan kreativitas terutama dalam mengelola pembelajaran dengan memaksimalkan tehnologi yang ada. Pada waktu tertentu, misalnya diluar waktu kegiatan belajar yang telah ditetapkan, guru juga tetap membangun interaksi dengan siswa untuk terus mengingatkan tugas yang ada dan memberikan semangat serta motivasi belajar pada siswa. Dalam pelaksanaan proses pendidikan, guru menerapkan bentuk belajar kelompok dan diskusi. Memanfaatkan infokus sekolah dan sumber yang berbasis internet seperti video dan animasi yang berkaitan dengan materi pelajaran. Materi yang akan diajarkan terlebih dahulu di diskusikan oleh siswa sehingga kemampuan siswa terhadap materi tersebut dapat Guru nantinya tinggal meluruskan bagian yang belum dipahami siswa. Guru juga memberikan tugas hafalan materi dan wajib disetorkan pada guru agar pemahaman siswa lebih kuat. Untuk mengetahui harapan dari guru, maka peneliti juga melakukan wawancara dengan guru. Menurut guru yang mengajar di madrasah tersebut, harus didukung lingkungan dan orang tua siswa sehingga tujuan bersama dapat dicapai dengan baik dan Menurut guru pendidikan agama Islam. Pekerjaan sebagai seorang guru merupakan pekerjaan yang mulia karena memberikan bekal ilmu pengetahuan bagi generasi penerus bangsa. Mengajarkan akhlaq mulia pada generasi saat ini sangat penting sebab tantangan mereka nantinya sangat berat. Jalan yang tepat untuk memberikan benteng terhadap tantangan kemajuan zaman adalah dengan menanamkan akhlaq mulia dalam diri Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan terhadap kepala Madrasah Tsanawiyah, dewan guru dan siswa maka diperoleh bahwa MTs Nurul Islam Desa Suka Maju telah memberikan kegiatan belajar mengajar yang baik dan mampu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswanya. Fasilitas yang diberikan juga sebagai upaya dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan utama pendidikan yang || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety diselenggarakan ialah terbentuknya generasi Islam yang memiliki akhlaq yang baik dan memiliki daya saing dimasa mendatang. Pendidikan Islam tentunya mengutamakan terbentuknya kemampuan intelektual dan spiritual dalam diri siswa yang akan menjadikan siswa memiliki karakter sesuai ajaran Islam dan harapan dari penerapan kurikulum yang ada saat ini. konsep kurikulum tersebut sebenarnya sudah ada dalam Islam. Namun, realisasinya selama ini belum maksimal Untuk itu pendidikan Islam menjadi solusi dari perbaikan pendidikan. Siswa di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju pada umumnya telah menunjukkan kemampuan tersebut dalam dirinya. Menurut kepala sekolah, ia selalu mengutamakan proses mendidik siswa sehingga memiliki kepribadian yang baik. Siswa memiliki kepribadian yang baik sangat diperlukan guna melahirkan pemimpin yang berakhlaq dan memiliki karakter seorang muslim. Dalam membentuk karakter pada siswa sangat penting keterlibatan guru dalam memberikan contoh teladan, membiasakan, membina dan mengarahkan siswa untuk terus melakukan perbuatan yang baik dan ajaran agama sehingga ajaran tersebut melekat dalam diri siswa. Guru sendiri harus sudah menjalankan ajaran agama dengan baik sehingga siswa dapat pula Siswa dibiasakan dengan berperilaku yang baik dan memonitoring dengan baik selama siswa berada di lingkungan sekolah untuk mengikuti pendidikan yang diselenggarakan madrasah. Menurut siswa, mereka menjelaskan mereka senang belajar di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju karena madrasah tersebut mampu memberikan pendidikan sesuai harapannya seperti pemahaman terhadap ilmu agama Islam. Selain itu perhatian guru pada siswa sangat baik dengan memberikan tauladan dan profesional dalam mengajar. Siswa mengakui bahwa mereka diberikan motivasi untuk belajar terus setinggi-tingginya agar ilmu yang diperoleh dapat diajarkan pada generasi dibawahnya. Guru mengajarkan bahwa dalam belajar tidak hanya mengedepankan pengetahuan namun ada perihal yang tidak kalah pentingnya adalah mempu menerapkan ajaran Islam dengan baik dalam kehidupan. Siswa diharapkan mampu memiliki ilmu pengetahuan yang baik dan juga memiliki kepribadian seorang muslim yang telah diajarkan dalam agama Islam sehingga terbentuklah muslim yang baik. Pengajaran Pendidikan Agama Islam yang diberikan oleh pengajar di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju sangat menyenangkan. Guru agama Pendidikan Agama Islam di sekolah ini mengajar dengan baik dan mampu membuat siswa mudah memahaminya. Siswa merasa bahwa ilmu yang diajarkan guru sangat bermanfaat karena sesuai dengan Al-QurAoan dan hadis. Selain itu yang membuat siswa senang karena dalam belajar pendidikan agama Islam menerapkan praktek ibadah seperti shalat lima waktu dan shalat sunnah. Hal ini menjadikan siswa mudah mengerti dan senang dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan guru di sekolah. Kemudian hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru. Peneliti menemukan bahwa para siswa pada umumnya dalam proses belajar mengajar menunjukkan akhlaq yang baik kepada guru maupun dengan sesama temannya dan memiliki kemampuan dalam memahami materi pelejaran yang diberikan. Berdasarkan keterangan kepala sekolah siswa mampu menghargai orang lain dan mereka menghindari perbuatan yang dilarang agama. Guru juga berperan aktif dalam membina dan mengingatkan siswa untuk menjaga nama baik sekolah dan menghindari perilaku yang tidak baik karena dapat menjelekkan nama sekolah. Nasihat yang diberikan guru masih didengar dan dilaksanakan siswa dengan || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety hal ini menunjukkan siswa memiliki budi pekerti yang baik dengan patuh terhadap nasihat yang diberikan guru. Disiplin dalam belajar dan kehadiran di sekolah juga menunjukkan bahwa siswa masih patuh terhadap aturan yang diterapkan di sekolah. Mereka mampu menghargai aturan sekolah dengan mematuhinya. Semangat belajar siswa juga cukup baik yang ditunjukkan saat proses pembelajaran berlangsung. Menurut siswa, belajar dilakukan dengan sangat menyenangkan karena dididik oleh guru-guru yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Belajar yang dialami selama ini berjalan dengan baik dan mudah dipahami setiap materi yang diajarkan oleh guru. Diskusi yang dilakukan dalam proses belajar membuat siswa merasa dilibatkan dalam belajar dan mendorong siswa aktif dalam proses pembelajaran. Peserta didik ketika memperoleh pelajaran merasakan manfaat belajar agama di Nurul Islam Desa Suka Maju yang diberikan guru selama ini terutama mengenai praktek ibadah dan program tahfidznya. Selain mudah dipahami, materi yang diajarkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dirasakan manfaatnya langsung oleh Materi yang diajarkan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Hafala yang didapat siswa mampu dimanfaatkan dan dipraktikkan dalam mengisi masjid dan musala yang ada saat salat lima waktu. Untuk mengetahui harapan dari guru, maka peneliti juga melakukan wawancara dengan beberapa guru. Sebagian pendidik yang mengajar di sekolah tersebut, ia selalu bekerja dengan semangat kerja yang tinggi. Pekerjaan sebagai seorang guru merupakan pekerjaan yang mulia karena memberikan bekal ilmu pengetahuan bagi generasi penerus Mengajarkan akhlaq mulia pada generasi saat ini sangat penting sebab tantangan mereka nantinya sangat berat. Jalan yang tepat untuk memberikan benteng terhadap tantangan kemajuan zaman adalah dengan menanamkan akhlak mulia dalam diri anak. Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan terhadap kepala Madrasah Tsanawiyah, dewan guru dan siswa maka diperoleh bahwa guru di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju telah memberikan kegiatan belajar mengajar yang baik dan mampu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswanya. Fasilitas yang diberikan juga sebagai upaya dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan utama pendidikan yang diselenggarakan ialah terbentuknya generasi Islam yang memiliki akhlaq yang baik dan memiliki daya saing dimasa mendatang. Generasi yang cinta pada Al-qurAoan dan mampu menghafalnya karena menjadi sebuah ibadah yang yang melakukannya. Pendidikan Islam tentunya mengutamakan terbentuknya kemampuan intelektual dan spiritual dalam diri siswa yang akan menjadikan siswa memiliki karakter sesuai ajaran Islam dan harapan dari penerapan kurikulum yang ada saat ini. konsep kurikulum tersebut sebenarnya sudah ada dalam Islam. Namun realisasinya selama ini belum maksimal Untuk itu pendidikan Islam menjadi solusi dari perbaikan pendidikan. Siswa di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju pada umumnya telah menunjukkan kemampuan tersebut dalam dirinya. Kemudian hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru. Peneliti menemukan bahwa para siswa pada umumnya dalam proses belajar mengajar menunjukkan akhlak yang baik kepada guru maupun dengan sesama temannya dan memiliki kemampuan dalam memahami materi pelejaran yang diberikan. Berdasarkan keterangan kepala sekolah siswa mampu menghargai orang lain dan mereka menghindari perbuatan yang dilarang agama. Guru juga berperan aktif dalam membina dan mengingatkan siswa untuk menjaga nama || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety baik sekolah dan menghindari perilaku yang tidak baik karena dapat menjelekkan nama Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan rasa tanggung jawab yang tinggi kepada siswa dan memberikan riward atas kemampuan siswa dengan hadiah sehingga minat siswa belajar lebih baik. Menanamkan rasa tanggung jawab ini bahagian dari program Islam Terpadu yang mengarahkan siswa meneladani Rasul yang sangat bertanggung jawab dalam kerja dan tugas, pintar dan amanah. Siswa diberikan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, baik tugas sekolah maupun tugas menjaga lingkungan sekolah untuk tetap bersih, saling menghormati, santun pada guru dan orang tua. Siswa diajarkan untuk masuk kelas tetap waktu. Dengan pendekatan tersebut proses belajar lebih efektif. Kesulitan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran adalah kemampuan siswa seperti kemampuan intelegensi yang berbeda yang berdampak pada kemampuan hafalannya, tingkah laku siswa beragam yang dipengaruhi lingkungan, keluarga dan teman yang harus pelan-pelan dirubah dan dibiasakan dengan akhlaq mulia. Kondisi ini tentu butuh kesabaran dari guru. Jumlah murid yang banyak dan proses belajar yang harus melibatkan keaktivan siswa menjadikan guru sulit mengawasi secara individual. Seluruh siswa tidak dapat dikontrol secara detail. Upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kemampuan dan profesional guru dalam mendidik sehingga proses pembelajaran yang dilakukan berkualitas. Guru harus mampu berfikir kretaif dan inovatif dalam memberikan materi pembelajaran kepada Guru harus mampu menjadi sosok yang di contoh dan dihormati oleh siswa. Siswa akan merindukan guru yang mampu memberikan kontribusi besar dalam diri siswa. Guru seperti inilah yang harus dibangun sehingga siswa senantiasa merindukannya. Perkataannya akan di dengar dan dilaksanakan oleh siswa bila guru memiliki kepribadian yang baik. Oleh sebab itu, guru harus mampu memberikan teladan baik akhlaq mulia maupun semangat dalam mencintai Al-qurAoan dengan membaca dan m,enghafalnya. Oleh sebab itu, guru pada umumnya ikut menghafal surah yang diajarkan pada siswa. Proses pendidikan yang dilakukan guru agama Islam mengedepankan penerapan ilmu fikih dalam kehidupan dan penanaman akhlaq terhadap siswa. Setiap materi pelajaran yang diberikan tetap memasukkan ajaran akhlaq dalam hidup sehingga siswa secara kontiniu menerimanya dan dapat menerapkannya. Selain itu ada juga metode menceritakan kisah teladan kehidupan rasulullah dalam menjalankan ilmu agama yang dapat diambil Guru mencontohkan realita kehidupan masa modern ini yang dapat diambil pelajaran dan mengajak menjauhi periliku hidup yang bertentangan dengan ajaran Islam dan hukum agama yang telah ditetapkan. Keterkaitan pembelajaran dengan kehidupan sangat baik digunakan sebagai metode atau strategi belajar. Guru dalam memberikan pembelajaran sebagai fasilitator dan motivator bagi siswa sehingga siswa memiliki semangat untuk meningkatkan kemampuan belajarnya dan mendapatkan ilmu agama yang baik sehingga nantinya mampu diamalkan dalam Siswa juga diingatkan agar mampu membesarkan nama sekolahnya. Siswa ditanamkan kepedulian yang tinggi di sekolah baik terhadap lingkungan maupun sesama siswa dan guru yang ada di sekolah. Hasil wawancara dengan kepala sekolah, dalam membangun MTs Nurul Islam Desa Suka Maju ini, maka peran serta masyarakat sangat sangat besar dalam memberikan masukan dan dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan. Masyarakat dilibatkan || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety dalam musyawarah terutama orang tua dan tokoh masyarakat sehingga kebijakan yang diambil merupakan harapan dari orang tua dan masyarakat. Masyarakat juga dilibatkan dalam monitoring kinerja pengelola sekolah melalui komite sekolah, termasuk dalam memberikan usulan program tambahan sebagai sekolah Islam terpadu. Peran aktif komite sekolah sangat penting dalam memberikan masukan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sekolah sehingga dapat ditentukan langkah strategis untuk merealisasikannya. Kesadaran masyarakat terhadap pengawasan pendidikan akan sangat baik dan berdampak terhadap kemajuan pendidikan. Semangat inilah yang dimiliki masyarakat desa Perlis sehingga Nurul Islam Desa Suka Maju mampu terus berkembang dengan baik. Dukungan dan support masyarakat ssebagai kekuatan utama berdirinya sekolah ini sampai saat ini terus melekat. Terkait stretegi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik, selain program unggulan berupa tahfizul qurAoan maka diberikan pula program ekstrakurikuler seperti silat, pidato dan pramuka kepada siswa. Fasilitas sekolah cukup memadai sehingga mampu menunjang proses belajar mengajar yang dilakukan. 1 Program tahfiz dikelola dengan baik dan siswa yang mengukutinya diwajibkan setor hafalan kepada guru tahfidz. Hal ini mencirikan adanya keunggulan pada madrasah tersebut dan siswa bangga menempuh pendidikan di Nurul Islam Desa Suka Maju. Selanjutnya, menurut kepala sekolah, siwa yang berprestasi dibidang tertentu diberikan penghargaan dan diumumkan saat upacara sehingga timbul semangat belajar bagi siswa lainnya. Hal ini adalah bahagian dari upaya sekolah tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan siswa diperoleh keterangan bahwa siswa memilih MTs Nurul Islam Desa Suka Maju karena memiliki keunggulan tahfidz qurAoan dan banyak memiliki prestasi dan adanya program tambahan yang diberikan sehingga minat dan bakat siswa dapat disalurkan. Selain itu, keberadaannya yang satu lingkungan di desa Suka Maju menjadi pilihan yang siswa dan orang tua karena mampu menghemat biaya pendidikan. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka dapat disimpulkan bahwa: pertama, penerapan teknologi dan informasi di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yaitu semartphone dalam pelaksanaan pembelajaran. Saat ini pemanfaatan media digital tersebut masih dilakukan mengingat dapat mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien. Tugas-tugas dan pengumuman serta informasi lainnya dapat segera diketahui siswa melalui grup WhatApp yang ada sehingga memudahkan guru dan siswa. Kedua, kemajuan pendidikan agama Islam di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju sudah cukup baik yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber belajar sehingga lebih memudahkan siswa menemukan materi yang dibutuhkan serta mampu membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Ketiga, pemanfaatan teknologi dan informasi dalam mendukung kemajuan pendidikan berbasis digital telah didukung oleh semua komponen madrasah baik kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua sehingga media digital mampu diterapkan dengan baik || Salmah, et. || Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 2022, hal 512-527 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety pada siswa dalam mendukung kemajuan pendidikan di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju. Keberadaan media digital berupa teknologi informasi ini sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik. DAFTAR PUSTAKA