Vol. 4 No. 2 (Maret 2. 28 - 33 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar PERAN POLAIRUD DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN DAN KETERTIBAN DI WILAYAH PERAIRAN KALIMANTAN TENGAH Edison A 1. Yayangsi Juliandari2. Firdaus Suwestian3. Irnita Rosaria Santi4 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Indonesia 1,2,3,4 Info Artikel ______________ Sejarah Artikel: Diterima 14/12/2024 Disetujui 10/02/2025 Dipublikasikan 05/03/2025 _______________ Keywords: Peran. Polairud. Keselamatan. Ketertiban, _____________ ___ Abstrak Wilayah perairan Kalimantan Tengah memiliki peran vital dalam perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat setempat. Perairan ini tidak hanya menjadi jalur transportasi utama yang menghubungkan berbagai daerah, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan Namun, seiring dengan meningkatnya aktivitas di wilayah perairan ini, berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban pun semakin kompleks dan membutuhkan perhatian khusus terutama bagi Polairud Kalimantan Tengah dalam meningkatkan ketertiban dan keselamatan di wilayah perairan Kalimantan Tengah. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sumber data yang digunakan terbagi dua yaitu data primer berdasarkan obervasi dan data sekunder dengan memanfaatkan segala informasi tersaji di POLAIRUD Kalimantan Tengah. Hasil pembahasan dalam menigkatkan ketertiban dan keselamatan di wilayah perairan Kalimantan Tengah menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa aspek. Dengan meningkatkan frekuensi patroli dan menerapkan teknologi pemantauan canggih. Polairud berhasil memperbaiki pengawasan dan respons terhadap pelanggaran di Kolaborasi dengan komunitas lokal dan pihak terkait juga telah memperkuat upaya pencegahan, sehingga masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan aturan perairan. Selain itu, pelatihan dan edukasi yang dilakukan oleh Polairud kepada nelayan dan pengguna perairan lainnya berkontribusi pada peningkatan kepatuhan terhadap peraturan. Meskipun tantangan tetap ada, langkah-langkah tersebut telah menghasilkan penurunan signifikan dalam insiden pelanggaran dan meningkatkan ketertiban serta keselamatan di wilayah perairan tersebut. diakui tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah, dan situasi ini jamak dijumpai. Abstract The waters of Central Kalimantan have a vital role in the economy and social life of the local community. These waters are not only the main transportation route connecting various regions, but also a source of livelihood for people who depend on the fishing and tourism sectors. However, along with increasing activity in this water area, various security and order problems are becoming more complex and require special attention, especially for the Central Kalimantan Police Force in improving order and safety in the Central Kalimantan water area. This type of research uses qualitative methods, qualitative methods are research procedures that produce descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior. The data sources used are divided into two, namely primary data based on observations and secondary data by utilizing all the information presented at POLAIRUD Central Kalimantan. The results of discussions on improving order and safety in the waters of Central Kalimantan show significant progress in several aspects. By increasing the frequency of patrols and implementing advanced monitoring technology. Polairud has succeeded in improving monitoring and response to violations in the waters. Collaboration with local communities and related parties has also strengthened prevention efforts, so that people are more aware of the importance of water safety and regulations. In addition, the training and education provided by Polairud to fishermen and other water users contributes to increasing compliance with regulations. While challenges remain, these measures have resulted in a significant reduction in trespassing incidents and improved Edison. Yayangsi Juliandari. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi /Pena Jangkar order and safety in the water area. It is acknowledged that it does not rule out the possibility that problems will occur, and this situation is often found. A 2025 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Alamat korespondensi: E-mail: edison@amnus-bjm. Edison. Yayangsi Juliandari. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi /Pena Jangkar PENDAHULUAN Polairud Kalimantan Tengah adalah satuan khusus dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polr. yang bertugas mengawasi, menjaga, dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah perairan di provinsi Kalimantan Tengah. Polairud, singkatan dari "Polisi Air dan Udara," memiliki tanggung jawab untuk melakukan patroli, penegakan hukum, dan pengawasan di kawasan perairan, termasuk sungai, danau, dan laut yang ada di provinsi tersebut. Polairud, sebagai unit kepolisian yang bertugas mengawasi wilayah perairan, memegang peran krusial dalam meningkatkan ketertiban dan keselamatan di perairan Kalimantan Tengah. Peran utama Polairud melibatkan pelaksanaan patroli rutin dan penyuluhan kepada masyarakat pesisir untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan perairan dan keselamatan pelayaran. Dengan luasnya wilayah perairan dan kompleksitasnya. Polairud menghadapi tantangan besar dalam pengawasan, namun mereka mengatasi masalah ini dengan menerapkan teknologi modern, seperti sistem pemantauan satelit dan perangkat pelacak, untuk memperluas jangkauan pengawasan Selain itu. Polairud melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga maritim, dan komunitas lokal, untuk membangun sinergi dalam menangani masalah-masalah seperti pencurian ikan, pelanggaran batas wilayah, dan keselamatan pelayaran. Upaya lain termasuk pelatihan bagi nelayan dan pengguna perairan tentang prosedur keselamatan dan aturan yang berlaku, serta kampanye kesadaran untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kepatuhan terhadap regulasi. Polairud juga berfungsi sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik yang mungkin timbul di perairan, serta memberikan bantuan saat terjadi keadaan darurat. Melalui kombinasi patroli yang intensif, penggunaan teknologi, kolaborasi multi-pihak, dan edukasi. Polairud berupaya keras untuk menciptakan lingkungan perairan yang aman, tertib, dan terkendali, serta menjaga kesejahteraan masyarakat pesisir di Kalimantan Tengah. Manajemen risiko cuaca, dan pengaturan waktu pengiriman adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut. METODE PENELITIAN Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kualitatif, metode kualitatif dengan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. (Moleong. Sumber data dalam penelitian adalah subyek dari mana data dapat diperoleh dari pihak Polairud Provinsi Kalimantan Tengah. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi atau hasil kerja di lapangan yang juga dilengkapi hasil wawancara dengan berbagai pihak yang dianggap memahami topik atau memiliki otoritas atas persoalan yang diselidiki atau topik yang Sedangkan data sekunder diperoleh dengan memanfaatkan segala informasi yang telah dihimpun oleh berbagai pihak dalam bentuk data tersaji di Polairud Provinsi Kalimantan Tengah. Edison. Yayangsi Juliandari. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi /Pena Jangkar HASIL DAN PEMBAHASAN Peran Polairud Dalam Meningkatkan Keselamatan dan Ketertiban Di Wilayah Perairan Kalimantan Tengah Polairud Kalimantan Tengah adalah satuan khusus dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polr. yang bertugas mengawasi, menjaga, dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah perairan di provinsi Kalimantan Tengah. Polairud, singkatan dari "Polisi Air dan Udara," memiliki tanggung jawab untuk melakukan patroli, penegakan hukum, dan pengawasan di kawasan perairan, termasuk sungai, danau, dan laut yang ada di provinsi tersebut. Tugas utama Polairud Kalimantan Tengah mencakup pencegahan dan penanganan berbagai kejahatan di perairan, seperti pencurian ikan, illegal logging, penyelundupan barang, dan pelanggaran lalu lintas perairan. Mereka juga bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan pelayaran, termasuk menanggulangi kecelakaan laut, memberikan bantuan dalam situasi darurat, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perairan. Selain itu. Polairud Kalimantan Tengah sering berkolaborasi dengan instansi lain, seperti Badan Keamanan Laut (Bakaml. Dinas Perhubungan, dan komunitas lokal untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di perairan. Dengan tugas dan tanggung jawab yang melibatkan pengawasan wilayah yang luas dan seringkali sulit dijangkau. Polairud Kalimantan Tengah memainkan peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan provinsi kendala Polairud dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban di wilayah perairan Kalimantan Tengah Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairu. menghadapi beberapa kendala dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban di wilayah perairan Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Data Penyelenggaraan Pelabuhan yang Tidak Lengkap di wilayah perairan sungai merujuk pada situasi di mana informasi penting yang diperlukan untuk operasi, manajemen, dan pengawasan pelabuhan di wilayah sungai tidak tersedia atau tidak memadai. Data ini bisa meliputi berbagai aspek, seperti: Informasi Fasilitas dan Infrastruktur: Data tentang fasilitas pelabuhan . isalnya dermaga, terminal kargo, tempat penampungan, dan fasilitas pendukung lainny. yang mungkin tidak sepenuhnya terdokumentasi. Lalu Lintas Kapal: Informasi mengenai jumlah, jenis, dan jadwal kedatangan/keberangkatan kapal yang tidak lengkap. Kapal-kapal yang beroperasi di sungai seringkali memiliki karakteristik berbeda, seperti kapal barang, penumpang, dan kapal tambang, masing- masing dengan kebutuhan navigasi dan prosedur keamanan yang spesifik. Tanpa data yang memadai, pengelolaan lalu lintas kapal menjadi kurang efektif, sehingga meningkatkan potensi kecelakaan dan mempengaruhi kelancaran alur transportasi sungai. Oleh karena itu, penting bagi otoritas pelabuhan dan pihak terkait untuk memiliki sistem informasi yang akurat dan terintegrasi untuk memastikan keselamatan dan Edison. Yayangsi Juliandari. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi /Pena Jangkar efisiensi operasi pelabuhan di wilayah sungai. Keadaan Perairan dan Navigasi: Data tentang kondisi perairan, kedalaman sungai, tanda-tanda navigasi, serta kondisi arus dan pasang surut yang mungkin tidak lengkap atau tidak mutakhir. Keselamatan dan Keamanan: Informasi tentang prosedur keselamatan, kejadian kecelakaan, dan tindak pengamanan yang kurang lengkap. Administrasi dan Regulasi: Data mengenai kepatuhan terhadap regulasi, lisensi operasi, dan dokumentasi administrasi yang mungkin tidak Kegiatan Ekonomi dan Operasional: Informasi tentang volume dan jenis barang yang diperdagangkan, aktivitas ekonomi, serta operasional harian pelabuhan yang mungkin tidak sepenuhnya tercatat. Upaya Mengatasi kendala Polairud dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban di wilayah perairan Kalimantan Tengah Melakukan patroli malam di jalur sungai untuk mencegah laka air. Patroli malam di jalur sungai adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh petugas keamanan atau penegak hukum untuk memantau dan mengawasi aktivitas di sepanjang jalur sungai pada waktu malam. Jalur sungai sering menjadi jalur transportasi penting bagi barang dan orang dalam banyak komunitas, dan patroli ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan di sepanjang sungai pada malam hari. Petugas patroli menggunakan berbagai metode untuk melakukan tugas mereka, termasuk menggunakan kapal patroli, kamera pengawas, dan alat navigasi lainnya untuk memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap hukum di sepanjang jalur Patroli malam di jalur sungai menjadi penting karena malam hari sering kali menjadi waktu yang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk beroperasi dengan lebih tersembunyi, sehingga kehadiran petugas patroli dapat membantu Polairud melakukan pengawasan dan pemantauan kegiatan yang terjadi di perairan untuk mendeteksi dan menghentikan kapal-kapal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan pelanggaran saat melintasi wilayah perairan Kalimantan Tengah. Polairud juga bertugas dalam penyelamatan dan pertolongan korban bencana alam/musibah di wilayah perairan. Mereka melakukan pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan di perairan. Polairud melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana di wilayah perairan. Tujuan dari pencegahan dan pemberantasan tindak pidana di wilayah perairan adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semuanya dan mencegah terjadinya kecelakaan di wilayah perairan Kalimantan Tengah. SIMPULAN Polairud memiliki beberapa peran penting dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban di wilayah perairan, antara lain: Polairud melakukan patroli dan pengawasan intensif di wilayah perairan untuk mencegah dan menghentikan tindak pidana yang terjadi di perairan. Contohnya. Satpolairud Polda Kalteng melakukan patroli dialogis untuk menjaga keamanan di perairan. Polairud bekerja sama dengan instansi lain seperti Bea Cukai dan KSOP untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menghadapi ancaman keamanan di perairan. Polairud melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana di wilayah perairan. Edison. Yayangsi Juliandari. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi /Pena Jangkar Polairud melakukan berbagai upaya, termasuk peningkatan patroli rutin, penggunaan teknologi pemantauan yang lebih canggih, serta kerjasama dengan masyarakat setempat dan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga keamanan perairan. Polairud juga aktif memberikan pelatihan dan edukasi kepada para nelayan dan pengguna perairan lainnya untuk memastikan bahwa mereka memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban di wilayah tersebut. DAFTAR PUSTAKA