P. ISSN ISSN Vol 03 : 2962-0827 : 2987-9701 No 02 Juli 2025 Implementasi Pentasyarufan Dana Zakat Melalui Program Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin Di Lazismu Klaten Habib Ismail1*. Fachruddin Edi Nugroho Saputro2 Program Studi Manajemen. Universitas Muhammadiyah Klaten Program Studi Teknologi Informasi. Universitas Muhammadiyah Klaten Email: habibismail@umkla. Abstract The community service activity titled AuImplementation of Zakat Fund Distribution through Health Programs for the Poor in Lazismu Klaten: Free Modern Laser CircumcisionAy was organized by Universitas Muhammadiyah Klaten to improve access to healthcare services for the poor. Klaten Regency was selected as the program location due to its relatively high poverty rate, recorded at 12. 04% as of March 2024, affecting approximately 141,840 individuals. This data reflects the urgent need for social and faith-based interventions to alleviate the economic burden faced by underprivileged families. Lazismu collected and distributed zakat funds to support a free circumcision program using safe and efficient laser technology. The implementation team formulated strategies through focus group discussions with health partners, then conducted outreach and selected participants from low-income families. A total of 60 children received free circumcision services. The results showed a reduction in healthcare costs, improved health literacy among beneficiaries, and strengthened the role of zakat in contributing to public health and social development. Keyword: pentasyarufan. Abstrak Kegiatan pengabdian AuImplementasi Pentasyarufan Dana Zakat melalui Program Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Lazismu Klaten: Khitan Gratis Laser ModernAy diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Klaten untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat miskin. Kabupaten Klaten dipilih sebagai lokasi kegiatan karena angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, yaitu 12,04% per Maret 2024, setara dengan sekitar 141. 840 jiwa. Data ini menunjukkan perlunya intervensi layanan sosial berbasis keagamaan untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. Lazismu menghimpun dan menyalurkan zakat untuk program khitan gratis menggunakan teknologi laser modern yang aman dan Tim pelaksana menyusun strategi melalui FGD bersama mitra, lalu melakukan sosialisasi dan seleksi peserta dari keluarga miskin di Klaten. Sebanyak 60 anak telah menerima layanan khitan gratis. Hasil kegiatan menunjukkan pengurangan beban biaya kesehatan, peningkatan literasi kesehatan masyarakat, serta penguatan peran zakat dalam pembangunan sosial di bidang kesehatan. Kata Kunci: pentasyarufan. Pendahuluan Lazismu Klaten adalah lembaga amil zakat yang beroperasi di Kabupaten Klaten. Jawa Tengah, dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sebagai bagian dari Muhammadiyah. Lazismu Klaten memiliki visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan . Secara kelembagaan. Lazismu Klaten memiliki jaringan yang luas dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan klinik kesehatan. Data terbaru menunjukkan bahwa Lazismu Klaten berhasil menghimpun dana ZIS yang terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat . Lazismu Klaten melakukan penghimpunan dana zakat melalui berbagai metode, seperti donasi langsung di kantor layanan, transfer bank, digital payment, serta kerja sama dengan masjid dan komunitas. Donatur utama berasal dari kalangan muzakki individu, perusahaan, serta institusi yang menyalurkan zakatnya secara rutin. Kampanye zakat dilakukan secara aktif melalui media sosial, seminar, dan kolaborasi dengan organisasi masyarakat . Sedangkan Penyaluran Dana Zakat Dana yang sudah terkumpul disalurkan dalam berbagai program berbasis kesejahteraan masyarakat, termasuk pendidikan, ekonomi produktif, bantuan sosial, dan kesehatan. Program kesehatan menjadi salah satu fokus utama, mengingat masih banyak masyarakat miskin di Klaten yang mengalami keterbatasan akses terhadap layanan medis . Kondisi Masyarakat sebagai Obyek Implementasi Pengabdian di wilayah Kabupaten Klaten memiliki populasi yang cukup besar dengan tingkat kemiskinan yang masih signifikan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa masih ada ribuan keluarga yang tergolong miskin dan rentan secara ekonomi . BPS Kabupaten Klaten merilis angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, yaitu 12,04% per Maret 2024, setara dengan sekitar 141. 840 jiwa . Masalah utama yang dihadapi masyarakat miskin di Klaten dalam aspek kesehatan cukup beragam jika ditelusuri lebih jauh. Keterbatasan dan problematika yang dihadapi masyarakat diantaranya: Akses layanan kesehatan yang terbatas. Banyak masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS atau mengalami kendala biaya untuk berobat. Minimnya edukasi kesehatan, dimana kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit dan layanan medis yang tersedia masih Tingginya permintaan layanan kesehatan gratis, hal ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat miskin berupa akses terhadap layanan kesehatan murah atau gratis, termasuk khitan bagi anak-anak . Fokus kegiatan dalam Pengabdian ini adalah, melaksanakan kegiatan penyaluran dana zakat Lazismu Klaten melalui program kesehatan berupa Khitan gratis menggunakan alat laser Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin, baik di perkotaan maupun pedesaan di Klaten, dalam memperoleh layanan kesehatan gratis berupa khitan modern dengan teknologi laser . Alasan dipilihnya program ini karena, khitan merupakan bagian dari syariat Islam sekaligus tindakan medis yang bermanfaat untuk kesehatan jangka panjang . Ae12 ]. Teknologi laser dalam khitan lebih aman, cepat, dan minim risiko dibandingkan metode konvensional . Banyak keluarga miskin yang kesulitan membiayai khitan anak mereka, sehingga program ini akan sangat membantu mereka secara financial . Dalam pelaksanaannya. Lazismu Klaten akan bekerja sama dengan tenaga medis profesional dan menggunakan fasilitas kesehatan yang memadai. Selain itu, kegiatan ini akan mencakup sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar manfaat khitan dapat dipahami dengan baik. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Lazismu Klaten memiliki sistem penghimpunan dan penyaluran dana zakat yang baik, dengan fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Melalui program khitan modern dengan laser. Lazismu Klaten berupaya memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu di Kabupaten Klaten. Program ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga miskin, meningkatkan kesehatan anak-anak, serta memperkuat peran zakat dalam aspek kesehatan masyarakat . Metode Desain pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat, yang melibatkan Lazismu Klaten sebagai mitra utama dalam penyaluran dana zakat, serta rumah sakit, puskesmas, dan klinik kesehatan sebagai pelaksana teknis. Program ini menggunakan tahapan sistematis: identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tindak lanjut. WASATHON. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 03 No 02 Juli 2025 Kegiatan diawali dengan FGD antara tim pelaksana. Lazismu, dan mitra kesehatan untuk menyusun strategi dan pembagian peran. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi melalui media sosial, brosur, dan pendekatan komunitas untuk menjaring peserta dari kalangan keluarga Kriteria seleksi peserta meliputi: Anak laki-laki usia 5Ae13 tahun. Berasal dari keluarga miskin atau rentan . ibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu atau kartu PKH/BPNT). Belum pernah dikhitan. Sehat secara umum berdasarkan hasil pre-screening medis. Verifikasi dilakukan oleh tim pelaksana dengan bantuan kader komunitas dan fasilitator Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi: Form observasi medis: mencatat proses pre-screening, tindakan khitan, dan pemantauan pasca tindakan . omplikasi, waktu penyembuhan, respon pesert. Dokumentasi dan laporan monitoring: mencakup jumlah peserta, kelengkapan administrasi, kendala pelaksanaan, dan rekomendasi perbaikan. Rekapitulasi data kuantitatif: jumlah peserta tervalidasi, waktu tindakan, jumlah tenaga medis, dan laporan visual. Evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan dengan melibatkan seluruh tim untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan dan dampak sosial program. Hasil dan Pembahasan Program Pengabdian AuImplementasi Pentasyarufan Dana Zakat melalui Program Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Lazismu KlatenAy berhasil dilaksanakan secara sistematis melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan Lazismu Klaten, fasilitas kesehatan, serta tenaga medis profesional. Fokus utama adalah pemberian layanan khitan modern gratis menggunakan teknologi laser kepada anak-anak dari keluarga miskin di Klaten. Sebanyak 60 anak dari keluarga miskin telah berhasil mengikuti program ini. Prosedur dilakukan oleh dokter spesialis dengan teknik laser yang terbukti aman, cepat, dan minim Tim medis mencatat bahwa 95% peserta mengalami proses penyembuhan normal dalam waktu kurang dari 5 hari, sedangkan sebelum program, lebih dari 70% orang tua peserta mengaku belum memiliki akses terhadap layanan khitan karena alasan finansial. Analisis PreAePost Program Berdasarkan hasil survei pra-program, ditemukan bahwa: 73% orang tua tidak mampu membiayai khitan secara mandiri. 61% belum memahami manfaat medis khitan modern. Setelah program, hasil post-program menunjukkan: 100% peserta berhasil dikhitan tanpa komplikasi serius. 87% orang tua menyatakan puas terhadap proses dan pelayanan medis. 78% mengaku lebih memahami perawatan pasca khitan dan manfaatnya bagi kesehatan. Umpan Balik Peserta dan Keluarga Beberapa kutipan dari responden menunjukkan dampak emosional dan ekonomi program Seorang orang tua menyampaikan: WASATHON. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 03 No 02 Juli 2025 AuTerima kasih, kami sudah lama ingin mengkhitankan anak kami, tapi selalu tertunda karena tidak punya biaya. Sekarang kami sangat bersyukur bisa dilakukan dengan cara yang modern dan aman. Ay Feedback ini menunjukkan bahwa program tidak hanya membantu secara medis, tetapi juga secara psikologis dan spiritual, karena khitan merupakan bagian dari syariat Islam. Analisis Dampak Dampak jangka pendek: Pengurangan langsung beban biaya kesehatan bagi 60 keluarga miskin. Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat khitan laser dan perawatan medis modern. Terbentuknya jaringan layanan antara Lazismu dan fasilitas kesehatan. Dampak jangka panjang: Potensi keberlanjutan program sebagai bagian dari penyaluran dana zakat sektor Penguatan literasi kesehatan masyarakat miskin di Klaten. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Lazismu sebagai lembaga pengelola zakat yang transparan dan solutif. Terbentuknya model kolaborasi zakatAemedis yang dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan menggabungkan pendekatan zakat produktif dan layanan kesehatan, program ini memberikan nilai tambah sosial yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin di Klaten. Gambar 1. Pelaksanaan Khitan Kesimpulan Implementasi Pentasyarufan Dana Zakat melalui Program Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Lazismu Klaten khitan gratis laser modern" telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengoptimalkan penggunaan dana zakat untuk memberikan layanan kesehatan yang tepat sasaran kepada masyarakat miskin. Program ini berhasil menyediakan layanan khitan gratis dengan teknologi laser modern yang aman, cepat, dan minim risiko kepada minimal 60 anak dari keluarga miskin, sehingga mengurangi beban biaya kesehatan dan memenuhi kewajiban syariat secara optimal. Efektivitas penggunaan dana zakat terbukti melalui WASATHON. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 03 No 02 Juli 2025 penyaluran yang tepat sasaran dengan kerja sama berbagai mitra kesehatan, yang meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Kolaborasi strategis antara Lazismu Klaten, mitra kesehatan . umah sakit, puskesmas, dan klini. , serta stakeholder terkait telah menciptakan sinergi yang kuat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program dengan standar operasional yang tinggi. Program ini juga berhasil meningkatkan literasi dan kesadaran kesehatan masyarakat melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pencegahan penyakit dan manfaat khitan modern, yang memberikan dampak positif jangka panjang. Seluruh tahapan kegiatan telah didokumentasikan secara komprehensif mulai dari Focus Group Discussion (FGD), pendaftaran, seleksi peserta, pelaksanaan prosedur, hingga evaluasi, yang menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program di masa mendatang serta menyediakan data empiris untuk replikasi program serupa dalam konteks yang lebih luas. Ucapan Terima Kasih