JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 MEMANFAATKAN POTENSI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN SISWA/SISWI DI SMA N 1 LEBONG Erwin Dwika Putra1,Dwita Deslianti2. Ade Rangga Saputera3. Moh. Rere Valentino Zantohar4. Pitersa Susanto5, 1,2,3,4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Bengkulu erwindwikap@gmail. Abstract: The utilization of information technology in learning has become a significant phenomenon in the field of education today. Therefore, this journal aims to explore the potential of information technology utilization in student learning at SMA N 1 Lebong. The research method used is a case study with a qualitative approach, through observation, interviews, and document analysis. The results of the research show that students at SMA N 1 Lebong have utilized the potential of information technology in learning through the use of hardware, software, as well as the utilization of the internet and social media as learning resources. The utilization of information technology in learning has brought benefits such as increased access to information, student creativity, as well as active interaction and engagement in the learning process. However, there are also challenges faced, such as infrastructure limitations and internet access quality, as well as issues in information technology management. Therefore, this research recommends efforts to strengthen the utilization of information technology in student learning at SMA N 1 Lebong, including improving information technology infrastructure, providing training for teachers and students in effective information technology utilization, as well as developing policies that focus on the utilization of information technology in learning at SMA. Keywords: Potential. Information Technology. Learning. Students. SMA 1 N Lebong Abstrak: Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran telah menjadi fenomena yang signifikan dalam dunia pendidikan saat ini. Oleh karena itu, jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran oleh siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/siswi di SMAN 1 Lebong telah memanfaatkan potensi teknologi informasi dalam pembelajaran melalui penggunaan perangkat keras, perangkat lunak, serta pemanfaatan internet dan media sosial sebagai sumber belajar. Penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran telah membawa manfaat, seperti peningkatan akses ke informasi, kreativitas siswa/siswi, serta interaksi dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kualitas akses internet, serta kendala P a g e 19 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 pengelolaan teknologi informasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan upaya yang perlu dilakukan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran oleh siswa/siswi di SMA N 1 Lebong, termasuk peningkatan infrastruktur teknologi informasi, pelatihan bagi siswa/siswi dalam penggunaan teknologi informasi secara efektif, serta pengembangan kebijakan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Potensi. Teknologi Informasi. Pembelajaran. Siswa/Siswi. SMA N 1 Lebong. PENDAHULUAN Penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi informasi tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi suatu kebutuhan dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Salah satu tingkatan pendidikan yang menjadi fokus pemanfaatan teknologi informasi adalah di Sekolah Menengah Atas (SMA), di mana penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa/siswi. Salah satu contoh SMA yang telah memanfaatkan potensi teknologi informasi dalam pembelajaran adalah SMA N 1 Lebong. SMA N 1 Lebong sebagai salah satu sekolah menengah atas di daerah Lebong. Bengkulu. Indonesia, telah menghadapi tantangan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dan berkualitas bagi siswa/siswi. Oleh karena itu, penggunaan teknologi informasi menjadi salah satu solusi yang diadopsi oleh SMA N 1 Lebong dalam upaya meningkatkan pembelajaran bagi siswa/siswi. Namun, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong tidak terlepas dari berbagai tantangan dan manfaat yang harus dihadapi. Tantangan tersebut dapat meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, kualitas akses internet, serta kendala pengelolaan teknologi informasi di lingkungan Di sisi lain, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran juga memberikan manfaat, seperti peningkatan akses terhadap informasi, kreativitas siswa/siswi, serta interaksi dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam potensi penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman lebih lanjut mengenai pemanfaatan potensi teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan dalam P a g e 20 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong. Teknologi informasi adalah sesuatu teknologi baik perangkat keras . maupun perangkat lunak . yang digunakan untuk mengelola data/informasi dan komunikasi. Dalam prakteknya teknologi diwakili oleh komputer . erangkat kera. dan program-program aplikasi . erangkat luna. Data/informasi yang dikelola dan dihasilkan dalam bentuk berbagai media, seperti teks, grafik, gambar diam, foto, film, animasi, dan simulasi. Cara-cara berkomunikasinya memungkinkan untuk dilakukan secara maya. Wardana . mengemukakan bahwa dalam kehidupan kita di masa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. Perkembangan teknologi informasi telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg . dalam Surya . setidaknya ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: dari pelatihan ke penampilan, dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, dari kertas ke AyonlineAy atau saluran, fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, dari waktu siklus ke waktu nyata. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau peneliatian ini berguna untuk menelusuri lebih dalam potensi teknologi informasi yang di gunakan dalam pembelajaran siswa/siswi Sman I Lebong. Adapun capaiyan sasaran dalam penelitian ini adalah potensi pembelajakaran teknologi informasi pada siswa SMA. METODE Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data akan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi akan dilakukan untuk mengamati penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di kelas. P a g e 21 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 wawancara akan dilakukan dengan siswa/siswi, serta analisis dokumen akan melibatkan kebijakan sekolah, rencana pembelajaran, dan hasil pembelajaran Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif, dengan mengikuti proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan Validitas dan reliabilitas penelitian akan dijaga melalui triangulasi data, peer review, dokumentasi data, serta analisis independen oleh peneliti lain. Penelitian akan dilakukan dengan memperhatikan prinsip-prinsip etika penelitian, seperti kebijakan kerahasiaan dan informed consent. Selain itu, dalam metode penelitian ini juga akan digunakan pendekatan partisipatif, di mana siswa/siswi akan terlibat aktif dalam proses penelitian, baik sebagai responden maupun sebagai partisipan dalam pengumpulan data. Partisipasi siswa/siswi diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran mereka di SMA N 1 Lebong. Selanjutnya, analisis data akan dilakukan secara tematik, dengan mengidentifikasi pola-pola, tren, dan tema-tema yang muncul dari data yang Data akan dikodekan dan dianalisis dengan menggunakan teknik content analysis, dengan mengacu pada konsep dan teori yang relevan dalam bidang teknologi informasi dan pembelajaran. Hasil analisis akan disajikan secara deskriptif dan interpretatif, dengan menggunakan narasi, kutipan, tabel, dan grafik untuk memperjelas temuan penelitian. Terakhir, penelitian ini juga akan melakukan validitas internal dan eksternal untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Validitas internal akan diperoleh melalui triangulasi data, yaitu membandingkan data dari berbagai sumber dan metode untuk memperkuat validitas temuan. Validitas eksternal akan diperoleh melalui peer review, di mana peneliti akan meminta masukan dan tinjauan dari pakar atau ahli dalam bidang teknologi informasi dan pembelajaran. Studi Literatur Pengumpulan Data Analisa Data P a g e 22 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Proses Perhitungan Kesimpulan Analisa Data Bagian alur capaian dalam penelitian . HASIL DAB PEMBAHASAN Hasil penelitian ini akan menggambarkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, ditemukan beberapa temuan yang relevan terkait dengan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. Pertama, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong tergolong cukup tinggi. Guru-guru menggunakan berbagai aplikasi dan perangkat teknologi informasi, seperti komputer, laptop, proyektor, dan perangkat mobile, untuk mendukung proses pembelajaran di kelas. Siswa/siswi juga aktif menggunakan teknologi informasi dalam pembelajaran, termasuk dalam akses sumber belajar online, pembuatan tugas dan presentasi, serta kolaborasi dalam kelompok belajar secara virtual. Kedua, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran siswa/siswi. Penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa/siswi, memperluas akses terhadap sumber belajar yang lebih beragam, serta memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif. Siswa/siswi juga merasa lebih terlibat dalam proses pembelajaran dan mampu mengembangkan keterampilan teknologi informasi yang relevan. Ketiga, terdapat beberapa tantangan dalam penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong. Beberapa tantangan tersebut antara lain terbatasnya akses dan infrastruktur teknologi informasi di sekolah, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta kebijakan dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA. Namun demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi teknologi informasi dalam pembelajaran siswa/siswi di SMA N 1 Lebong telah dimanfaatkan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Dalam menghadapi tantangan yang ada, disarankan agar sekolah dapat meningkatkan P a g e 23 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 infrastruktur teknologi informasi, memberikan pelatihan dan dukungan kepada guru dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta mengkaji kebijakan dan regulasi yang dapat mendukung penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dari hasil observasi juga dapat di ketahui bahwa siswa siswi Sman I Lebong yang memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajarannya terjadi peningkatan siswa yang menyukai pelajaran sebesar 2%, dari pertemuan pertama sebanyak 36 siswa yang menyukai pelajaran atau 82%, pada pertemuan kedua meningkat menjadi 37 siswa atau 84%. Dalam aspek menarik perhatian siswa juga terjadi peningkatan sebesar 5%, pada pertemuan pertama 37 siswa atau 84%, meningkat menjadi 39 siswa atau 89% pada pertemuan kedua. Sedangkan pada aspek menangkap dan menyimak pelajaran juga terjadi peningkatan sebesar 5% dari 38 siswa atau 86% pada pertemuan pertama meningkat menjadi 40 siswa atau 91% pada pertemuan kedua. Jadi dari hasil tersebut dapat di lihat ,Tingkat Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong cukup tinggi. Guruguru telah mengintegrasikan teknologi informasi dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan perangkat keras . omputer, laptop, proyektor, dll. ) dan perangkat lunak . plikasi pembelajaran online, media pembelajaran interaktif, dll. untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, siswa/siswi juga telah aktif menggunakan teknologi informasi sebagai sumber belajar, baik dalam mengakses materi pembelajaran, mengerjakan tugas, maupun berinteraksi dengan guru dan teman sekelas melalui platform online. Dampak Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran: Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran memiliki dampak positif bagi siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Dampak tersebut antara lain meningkatnya motivasi dan minat belajar siswa/siswi, karena penggunaan teknologi informasi dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga dapat P a g e 24 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 meningkatkan partisipasi siswa/siswi dalam proses pembelajaran, baik dalam mengemukakan pendapat, bertanya, maupun berdiskusi dengan teman sekelas dan guru melalui platform online. Penyajian materi pembelajaran yang lebih variatif dan mudah diakses juga dapat meningkatkan pemahaman siswa/siswi terhadap materi pembelajaran. Tantangan dalam Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran: Temuan penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong. Tantangan tersebut antara lain terbatasnya infrastruktur teknologi informasi di sekolah, seperti terbatasnya jumlah komputer dan akses internet yang stabil. Selain itu, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran juga menjadi tantangan, terutama bagi guru yang belum terbiasa atau belum mendapatkan pelatihan yang cukup terkait penggunaan teknologi informasi. Selain itu, kendala kebijakan dan regulasi yang mengatur penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran juga perlu Implikasi dan Rekomendasi: Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pembelajaran di SMA N 1 Lebong. Implikasi tersebut antara lain adalah perlunya peningkatan infrastruktur teknologi informasi di sekolah, seperti penambahan jumlah komputer dan peningkatan akses internet yang stabil. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan dan dukungan yang cukup kepada guru dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran, termasuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi Selain itu, penting juga untuk menghadapi kendala kebijakan dan regulasi yang mengatur penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran, agar penggunaan teknologi informasi dapat dilakukan secara optimal. Rekomendasi yang dapat diambil dari penelitian ini antara lain adalah perlu adanya kerjasama antara sekolah, pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk memperbaiki infrastruktur teknologi informasi di SMA N 1 Lebong. Selain itu, perlu diadakan pelatihan dan workshop bagi guru untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi informasi dalam Pembuatan kebijakan dan regulasi yang mendukung penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran juga perlu diperhatikan, termasuk pemenuhan aspek keamanan dan privasi data siswa/siswi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwapotensi teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara efektif dalam pembelajaran siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran dapat memberikan manfaat signifikan, antara lain peningkatan keterlibatan siswa/siswi, peningkatan kualitas pembelajaran, dan peningkatan keterampilan guru dalam P a g e 25 | 9 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:01. Tahun: 2023. halaman: 19-27 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, keterampilan guru dalam menggunakan teknologi informasi, serta regulasi dan kebijakan yang mengatur penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. Untuk itu, rekomendasi yang dapat diambil dari penelitian ini adalah perlu adanya perbaikan infrastruktur teknologi informasi di SMA N 1 Lebong, pelatihan dan workshop bagi guru untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi informasi, serta pembuatan kebijakan dan regulasi yang mendukung penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA N 1 Lebong dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi siswa/siswi dan guru dalam proses selain itu,dari hasil observasi tersebut dapat di ambil keseimpulan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran siswa sma Lebong menjadi lebih menarik, membantu siswa dalam menyelesaikan tugas dan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar dari pada pembelajaran menggunakan media konvensional. Hasil belajar siswa setelah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran lebih tinggi jika dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan media konvensional. UCAPAN TERIMA KASIH