Kelola: Journal of Islamic Education Management April 2024. Vol. 9 No. 1 Hal 171 -178 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola TATA KELOLA ADMINISTRASI PENDIDIKAN MADRASAH TSANAWIYAH 1Tasdin Tahrim, 2Alimuddin, 3Ikmal, 4Sarmila Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo E-mail: tasdin_tahrim@iainpalopo. id, alimuddin@iainpalopo. sarmila@iainpalopo. Abstract Educational administration governance is an ongoing activity carried out by working together to manage the educational process by utilizing existing resources effectively and efficiently. Therefore, the governance of education administration has an influence on increasing school This research is a field research with descriptive qualitative research type, carried out in Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Lorompong. Kab. Luwu, which aims to find out the governance of education administration, the function of education administration governance in superior accreditation, and to find out the obstacles faced in the governance of education administration in Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Larompong. Kab. Luwu. The results showed that administrative governance in Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu is carried out by providing facilities related to school administration, supervising school administration, motivating school administration staff, and giving awards to school administration staff, education governance is carried out with processes that are interconnected with one another, and obstacles. in administrative management in preparation for superior accreditation, namely: constrained by slow internet networks and slow loading labtops due to virus infection. The solution to deal with this is to increase the wifi capacity, and also always update the labtop / install the labtop every six months. Keywords: Governance. Education Administration. Accreditation Abstrak Tata kelola administrasi pendidikan merupakan suatu kegiatan yang berkelanjutan yang dilaksanakan dengan bekerja sama, untuk mengelola proses pendidikan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Oleh sebab itu, tata kelola administrasi pendidikan memberikan pengaruh terhadap peningkatan akreditasi sekolah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Lorompong. Kab. Luwu, yang bertujuan untuk mengetahui tata kelola administrasi pendidikan, fungsi tata kelola administrasi pendidikan dalam pencapaian akreditasi unggul, dan untuk mengetauhi kendala yang dihadapi dalam tata kelola administrasi pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Larompong. Kab. Luwu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tata kelola administrasi di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan administrasi sekolah, melaksanakan pengawasan terhadap administrasi sekolah, memberikan motivasi kepada tenaga administrasi sekolah, dan memberikan penghargaan kepada tenaga administrasi sekolah, tata kelola pendidikan dilakukan dengan proses yang berkesinambungan yang saling berhubungan antara satu dan yang lainnya, dan Kendala dalam pengelolaan administrasi dalam persiapan menuju akreditasi unggul yaitu: terkendala pada jaringan internet yang lambat dan labtop yang lambat loading akibat terinveksi virus. Adapun solusi untuk menangani hal tersebut yaitu menambah kapasitas wifi, dan juga selalu mengupdate labtop/ menginstal labtop tiap enam bulan sekali. Vol 9. No. April 2024 172 | Tasdin Tahrim dkk. Kata Kunci: Administrasi pendidikan. Akreditasi. Tata Kelola PENDAHULUAN Akreditasi merupakan sebuah tolak ukur terkait kelayakan suatu program dalam satuan pendidikan berdasarkan pertimbangan aturan yang telah ditetapkan sebagaimana yang tertuang pada Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 22 tentang system pendidikan nasional. Akreditasi merupakan proses penilaian yang dilakukan secara komprehensif terhadap sekolah/madrasah erkait pengakuan kelayakan. Sekolah/madrasah secara formal dilakukan akreditasi yaitu mulai dari Sekolah Dasar (SD)/sederajat. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat. Dalam kegiatan akreditasi, sekolah akan dinilai berdasarkan ketentuan minimum yang ditetapkan pada Undang Undang yang disebut SNP. SNP inilah yang dijadikan acuan dalam menentukan kualitas sebuah satuan pendidikan terkait kelayakannya. SNP atau Standar Nasional Pendidikan terbagi menjadi ebberapa bagian penting sebagaimana yang tertuang pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2005, yaitu meliputi: Standar isi Standar proses Standar kompetensi lulusan Standar pendidik dan tenaga kependidikan Standar sarana dan prasarana Standar pengelolaan Standar pembiayaan Standar penilaian Dari kedelapan standar tersebut maka akan dapat ditetapkan kelayakan sekolah/madrasah jika telah memenuhi kriteria. Kegiatan akreditasi pada pasarnya bertujuan untuk memberikan motivasi atau dokongan terhadap satuan pendidikan agar mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional. Oleh karenanya itu, sekolah berupaya untuk memperhatikan administrasi dalam pencapaian akreditasi unggul. Administrasi sekolah tentunya harus benar-benar menjadi perhatian bersama mulai dari administrasi kelembagaan, administrasi personalia hingga administrasi agar tujuan sekolah dalam upaya pencapaian akreditasi unggul dapat dicapai. Administrasi ketatausahaan memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap lembaga pendidikan. Hal ini berfungsi untuk menyajikan semua data baik itu data terkait pelaksanaan pendidika, impelemtasi pelaksaan kurikulum hingga penyajian informasi pendidikan. Dalam rangka penyajian informasi maka hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengatur tata kelola administrasi agar penyajian data dapat dilakukan secara teratur. Dalam pelaksanaan administrasi pendidikan mencakup seluruh aspek berkaitan dengan pelaksaan pendidikan di suatu lembaga pendidikan mulai dari pelaksanaan impelmentasi kurikulum, kerjasama, kepersonaliaan, kepemimpinan dan seluruh aspek lainnya. Kelola: Journal of Islamic Education Management Tata Kelola Administrasi Pendidikan. Tata kelola administrasi pendidikan kemudian juga memberikan pengaruh terhadap status akreditasi suatu lembaga. Hal ini dikarenakan dalam kegiatan penentuan akreditasi harus diawali dengan kegiatan supervisi pendidikan yang tidak lain mengevaluasi kegiatan pendidikan di Fungsi administrasi pendidikan dalam hal ini sangat krusial dalam menyajikan data secara jelas, baik dan terbuka agar mampu menjelaskan secara administrasi pelaksanaan pendidikan di lembaga pendidikan tersebut. Madrasah Tsanawiyah Keppe adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang MTs yang beralamat di JL Poros Palopo Keppe Desa Rantebelu Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu. Sekolah yang berstatus akreditasi B berdasarkan sertifikat 160/SK/BAP-SM/XI/2017 saat ini sedang melakukan upaya dalam peningkatan akreditasi menjadi lembaga pendidikan yang berakreditasi unggul. Salah satu hal ini menjadi motivasi sekolah ini untuk menuju akreditasi unggul karena MTs. Keppe pernah meraih predikat akreditasi A sebelumnya sehingga untuk mencapai hal ini tentunya berbagai persiapan yang harus diperhatikan, baik itu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar maupun tata kelola administrasi sekolah untuk dapat membuktikan bahwa mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah dapat diakui MTs. Keppe juga merupakan salah satu sekolah menengah pertama swasta yang ada di kecamatan Larompong yang termasuk sekolah dengan kategori subur, dibuktikan dengan jumlah siswa dan peminat sekolah tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan yang pesat sehingga perlu melakukan pembenahan dan tata kelola yang lebih baik lagi untuk meningkatkan akreditasi. Berangkat dari hal tersebut maka penulis bermaksud melakukan penelitian terkait tata kelola administrasi pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec Larompong mulai dari gambaran tata kelola administrasinya, fungsi tata kelola administrasi sekolah terkait pengaruhnya terhadap akreditasi unggul yang ingin dicapai. Selain itu, penulis juga ingin mengkaji lebih dalam terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tata kelola administrasi pendidikan tersebut. METODE Penelitian ini Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran mengenai situasi dan kejadian secara factual dan sistematis mengenai faktor-faktor, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang dimiliki untuk melakukan akumulasi dasar-dasarnya saja. 1 Maksudnya yaitu penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi, catatan, analisa dan interpretasi apa yang diteliti melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi sebagai kegiatan Penelitian kualittaif ini memberikan gambaran secara cermat mengenai tata kelola administrasi madrasah dalam pencapaian akreditasi Jenis penelitian ini yaitu data kualitatif sesuai jenis penelitian yang Jenis data pada penelitian ini yaitu data utama . ata prime. dan 1 Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2. , hal 8. Vol 9. No. April 2024 174 | Tasdin Tahrim dkk. data pendukung . ata pendukun. Data utama atau data primer merupakan data diperoleh dari objek penelitian secara langsung baik itu melalui observasi, penyebaran angket ataupun wawancara. Data penelitian yang diperoleh yaitu dari hasil pengamatan dan wawancara terhadap guru mengenai pemahaman terkait tata kelola administrasi pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kemudian data pendukung atau data sekunder yaitu data berupa dokumen meliputi laporan-laporan, buku-buku, karya tulis, majalah atau Koran yang berkaitan dengan materi penelitian yang 2 Data dalam penelitian ini berasal dari Madrasah Tsanawiyah Keppe yaitu berupa dokumen-dokumen. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data . enyajian dat. , dan verifikasi Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Patton yaitu teknik trianggulasi yaitu sumber, teknik dan waktu. Moelong mengatakan AuTriangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan suatu data yang memanfaatkan sesuatu di luar data untuk ekperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap dataAy. Teknik tringulasi yaitu dengan membandingkan derajat kepercayaan suatu data atau informasi yang dilakukan dengan cara: melakukan perbandingan data hasil observasi dan hasil wawancara yang dilakukan, melakukan perbandingan apa yang disampaikan pada situasi penelitian dan realita sesungguhnya, melakukan perbandingan data mengenai apa yang disampaikan di depan dan secara personal, membandingkan berbagai pendapat dari berbagai perspektif. PEMBAHASAN Tata Kelola Administrasi Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu Tata kelola merupakan suatu bagian yang penting dalam pendidikan, tata kelola pendidikan tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dengan administrasi dikarenakan proses pendidikan dan tata kelola di suatu sekolah bergantung pada pengadministrasiannya. Kebijakan kepala sekolah dalam pengelolaan administrasi yaitu hasil keputusan-keputusan yang dibuat secara arif dan bijaksana dengan kemampuan menggerakkan segala sumber daya yang ada pada suatu sekolah sehingga dapat digunakan secara 4 Tata kelola administrasi di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan administrasi sekolah, melaksanakan pengawasan terhadap administrasi sekolah, memberikan motivasi kepada tenaga 2 Prasetya Irawan. Logika Dan Prosedur Penelitian: Pengantar Teori Dan Panduan Praktis Penelitian Social Bagi Mahasiswa Dan Peneliti Pemula, (Jakarta : STIA-LAN, 2. , hal. 3 Michael Quinn Patton. Triangulasi Metodologi Penelitian Kualittaif Esisi Revisi, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1. , hal. Kelola: Journal of Islamic Education Management Tata Kelola Administrasi Pendidikan. administrasi sekolah, dan memberikan penghargaan kepada tenaga administrasi sekolah. 5 Berkenaan dengan tata kelola administrasi pendidikan terdiri dari beberapa bagian: Administrasi tata laksana sekolah Tata usaha atau tata laksana merupakan bagian dari keseluruhan proses administrasi, tata usaha atau tata laksana juga diartikan sebagai proses penataan sumber daya di dalam suatu organisasi, melaksanakan kegiatan dari pembuatan, pengolahan, penataan, dan menyimpan datadata yang diperlukan. Pelaksanaan administrasi tata laksana di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu mengurus urusan kesiswaan, urusan kepegawaian, membantu proses pembelajaran, urusan keuangan sekolah, urusan sarana dan prasarana sekolah, serta hubungan masyarakat dan sekolah. Administrasi personil guru dan pegawai sekolah Pelaksanaan administrasi personil guru dan pegawai sekolah di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu pencatatan data pendidik dan tenaga kependidikan sekolah pada buku induk pegawai sekolah. Pengelolaan administrasi kepegawaian sekolah di Madrasah Tsanawiyah Keppe belum sepenuhnya terlaksana yaitu: memproses mutasi, pengangkatan promosi pegawai. Administrasi peserta didik Pelaksanaan administrasi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu pencatatan siswa mulai dari masuk sampai dinyatakannya lulus dari sekolah, juga pencatatan siswa pada buku induk sekolah. Pencatatan siswa mulai dari pendataran, pencatatan calon siswa baru, pembagian siswa dalam kelas. Administrasi peserta didik yang belum terlaksana di Madrasah Tsanawiyah Keppe yaitu: pembuatan data statistik peserta didik dikarenakan tenaga administrasi kesusahan dalam pembuatan data statistik tersebut. Supervisi pengajaran Supervisi pengajaran di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu di mulai dengan melakukan analisa kebutuhan dengan mengidentifikasi hasil pembinaan yang sebelumnya telah dilakukan. Selanjutnya dilakukan penilaian dan pengawasan. Pelaksanaan pembinaan kurikulum Administrasi kurikulum yang dilaksanakan oleh tenaga administrasi Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu membaut laporan bulanan, menyusun tata tertib dan membuat jurnal mengajar, membuat perangkat pembelajaran dan penilaian, dan jugamembentuk tim kurikulum merdeka. Pendirian dan perencanaan bangunan sekolah Pendirian dan perencanaan bangunan sekolah di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu merencanakan dan menggunakan biaya pendirian gedung sekolah, menentukan luas ruas ruangan, dan mengurus alat-alat perlengakapan sekolah serta alat-alat pembelajaran yang dibutuhkan. Vol 9. No. April 2024 176 | Tasdin Tahrim dkk. Hubungan sekolah dan masyarakat Pelaksanaan administrasi hubungan sekolah dan masyarakat di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan orang tua/ wali Melaksanakan kegiatan-kegiatan yang meliputi kegiatan membuat dan mengedarkan surat kepada pihak luar sekolah dan pihak yang berkepentingan seperti dinas pendidikan dan orang tua/ wali siswa, membuat surat untuk siswa yang bermasalah, dan mengunjungi langsung siswa yang bermasalah dikediamannya. Fungsi Tata Kelola Administrasi Pendidikan dalam Pencapaian Akreditasi Unggul Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu Setiap melaksanakan kegiatan dilakukan dengan proses yang memerlukan usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan, begitu juga dalam tata kelola pendidikan dilakukan dengan proses yang berkesinambungan yang saling berhubungan antara satu dan yang Proses tersebut diantaranya: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan penilaian. Perencanaan Perencanaan dilakukan sebagai langkah awal untuk melaksanakan suatu kegiatan. Perencanaan di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu dilakukan dengan mengadakan rapat untuk membahas mengenai tata kelola administrasi, pembagian tugas kepada setiap tenaga administrasi sekolah, dan mempersiapkan sekolah dalam peningkatan akteditasi menjadi sekolah yang berakreditasi 4 Sebelum tenaga administrasi melakukan pekerjaannya terlebih dahulu mereka harus mengetahui tugas-tugas yang harus dikerjakannya. Pengorganisasian Setelah melaksanakan perencanaan, maka tahap selanjutnya adalah tahap pengorganisasian, pada tahap ini dilaksanakan untuk menguraikan tugas administrasi, penguraian tugas admnistrasi tersebut dilakukan dengan melihat potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap tenaga administrasi sekolah. 5 Hal tersebut dilakukan agar dalam pengelolaan administrasi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Pelaksanaan 4 Egi Putri. Kepala Tata Usaha. Wawancara, 13 Juli 2022. 5 Egi Putri. Kepala Tata Usaha. Wawancara, 13 Juli 2022. Kelola: Journal of Islamic Education Management Tata Kelola Administrasi Pendidikan. Tahap pelaksanaan merupakan tahap implementasi dari tahaptahap sebelumnya untuk melihat perkembangan dan keberhasilan dari apa yang telah direncanakan sebelumnya dengan harapan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. 6 Oleh karena itu, setiap tenaga administrasi sekolah harus melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sunggu dan penuh tanggung jawab. Penilaian Penilaian dari pelaksanaan administrasi sekolah dilakukan dengan melakukan perbaikan dan pembaruan terkait pembagian tugasnya, dilakukan agar dapat memberikan keberhasilan dan peningkatan akreditasi sekolah menjadi akreditasi unggul. Kendala yang Dihadapi Dalam Tata Kelola Administrasi Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu Kendala dalam pengelolaan administrasi dalam persiapan menuju akreditasi unggul di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu, yaitu: terkendala pada jaringan internet yang lambat dan labtop yang lambat loading akibat terinveksi virus. 8 Adapun solusi untuk menangani hal tersebut yaitu menambah kapasitas wifi, dan juga selalu mengupdate labtop/ menginstal labtop tiap enam bulan sekali. 9 Kemudian faktor penghambat yang dihadapi dalam pengelolaan administrasi sekolah dalam persiapan akreditasi di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu yaitu: data yang diperlukan pada suatu aktivitas atau pekerjaan tidak tersedia pada pencatatan, pencatatan tidak standar sehingga tidak bisa dilakukan pengelolaan data secara akurat, pencatatan multi aktivitas tidak tercapture, tidak ada pembedaan data yang lama dengan yang baru. 10 Adapun solusi untuk hambatan tersebut dengan menempatkan semua data atau administrasi sekolah pada tempat yang mudah ditemukan atau diberikan ruangan khusus dan diletakkan di map. Kemudian diberikan nama di setiap data tersebut sehingga mudah untuk ditemukan. 6 Egi Putri. Kepala Tata Usaha. Wawancara, 13 Juli 2022. 7 Egi Putri. Kepala Tata Usaha. Wawancara, 13 Juli 2022. 8 Mahyuddin. Operator. Wawancara, 13 Juli 2022. 9 Mahyuddin. Operator. Wawancara, 13 Juli 2022 10 Darmiati. Guru Madrasah Tsanawiyah Keppe. Wawancara, 13 Juli 2022 11 Asnita Masjaya. Operator. Wawancara, 13 Juli 2022. Vol 9. No. April 2024 178 | Tasdin Tahrim dkk. PENUTUP Tata kelola administrasi pendidikan merupakan suatu kegiatan yang berkelanjutan yang dilaksanakan dengan bekerja sama, untuk mengelola proses pendidikan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Oleh sebab itu, tata kelola administrasi pendidikan memberikan pengaruh terhadap peningkatan akreditasi sekolah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Lorompong. Kab. Luwu, yang bertujuan untuk mengetahui tata kelola administrasi pendidikan, fungsi tata kelola administrasi pendidikan dalam pencapaian akreditasi unggul, dan untuk mengetauhi kendala yang dihadapi dalam tata kelola administrasi pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Keppe. Kec. Larompong. Kab. Luwu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tata kelola administrasi di Madrasah Tsanawiyah Keppe Kec. Larompong. Kab. Luwu dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan administrasi sekolah, melaksanakan pengawasan terhadap administrasi sekolah, memberikan motivasi kepada tenaga administrasi sekolah, dan memberikan penghargaan kepada tenaga administrasi sekolah, tata kelola pendidikan dilakukan dengan proses yang berkesinambungan yang saling berhubungan antara satu dan yang lainnya, dan Kendala dalam pengelolaan administrasi dalam persiapan menuju akreditasi unggul yaitu: terkendala pada jaringan internet yang lambat dan labtop yang lambat loading akibat terinveksi virus. Adapun solusi untuk menangani hal tersebut yaitu menambah kapasitas wifi, dan juga selalu mengupdate labtop/ menginstal labtop tiap enam bulan sekali. DAFTAR PUSTAKA