Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PERSEPSI PROFESI GURU TERHADAP MINAT MENJADI GURU Nur Hikmah1. Tri Astuti NurAoaini2. Deden3. Muhammad Aras4 Universitas Balikpapan1 2 3 4 pos-el: nurhkmahh13@gmail. com1, tri. astuti@uniba-bpn. Deden@uniba-bpn. muhammadaras@uniba-bpn. ABSTRAK Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh efikasi diri dan persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan Tahun Akademik 2022/2023 dengan menggunakan teknik sampling probability sampling dengan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan diperoleh sampel penelitian sebesar 135. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh efikasi diri dan persepsi guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan. Hal ini menyatakan bahwa dengan adanya efikasi diri dan persepsi mahasiswa yang baik terhadap profesi guru akan membuat minat untuk menjadi guru semakin tinggi atau meningkat. Sementara secara simultan terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variabel efikasi diri dan persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan. Kata kunci : Efikasi Diri. Persepsi Profesi Guru, dan Minat Menjadi Guru ABSTRACT This study uses quantitative research which aims to find out about the influence of self-efficacy and perception of teaching profession on interest in becoming a teacher among students of the Faculty of Teacher Training and Education. University of Balikpapan Academic Year 2022/2023 by using probability sampling technique using Proportionate Stratified Random Sampling technique and obtained research sample of 135. The test result shows that partially there is an influence of self-efficacy and teachers' perception on the interest in becoming a teacher among the students of Faculty of Teacher Training and Education. University of Balikpapan. It is stated that with the existence of self-efficacy and good perception of students towards teaching profession, the interest to become a teacher will be higher or increased. While simultaneously there is a joint influence between the variables of self-efficacy and perception of teaching profession on the interest in becoming a teacher at the students of the Faculty of Teacher Training and Education. University of Balikpapan. Keywords: Self-efficacy. Perception of Teacher Profession, and Interest in Becoming a Teacher PENDAHULUAN Keberlangsungan lingkungan pendidikan. Komponen utama dalam kegiatan belajar secara keseluruhan kegiatan belajar mengajar didukung oleh Peran komponen-komponen pendidikan, yaitu peserta didik, tenaga pendidik, kurikulum, diharapkan di masa yang akan datang sarana pendidikan, dan masyarakat sekitar dapat menjadikan Indonesia menjadi lebih Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan berkembang, maju, dan bergengsi di memiliki peran penting dalam kehidupan, kalangan dunia (Wijayanti, 2. Salah satu alasan yang dimiliki seseorang ingin membantu manusia agar dapat diterima menjadi guru ialah minat. Menurut Syahputra . minat merupakan suatu Seseorang yang akan tampil di depan umum tentu memerlukan efikasi diri agar dapat membantu pada suatu kegiatan atau penggerak seseorang dalam melakukan melakukan apa yang telah dipahami, aktifitas dengan penuh kekuatan dan misalnya di dalam dunia pendidikan cenderung menetap, dimana aktifitas seorang guru harus memililiki efikasi diri tersebut merupakan proses pengalaman untuk menjelaskan materi di depan belajar yang dilakukan dengan penuh peserta didik agar peserta didik dapat kesadaran dan mendatangkan perasaan senang, suka, dan gembira. Sedangkan (Hakim, 2. Kepercayaan ketertarikan dan rasa suka dari dalam diri kemampuannya mengenai profesi guru dapat menimbulkan minat menjadi guru. mempengaruhi tingkah laku seseorang Semakin tinggi kepercayaan mahasiswa untuk mewujudkan keinginannya memilih mengenai kemampuannya maka akan profesi sebagai guru. semakin tinggi pula minat mahasiswa Dengan adanya minat seseorang akan untuk menjadi guru, sebaliknya jika kepercayaan diri mahasiswa rendah atas nyaman sehingga mendatangkan perasaan kemampuannya untuk menjadi guru maka suka, senang, dan gembira. Minat tidak semakin rendah pula minat mahasiswa terjadi begitu saja, tetapi dipengaruhi oleh untuk menjadi guru. Penelitian ini selaras beberapa faktor. Salah satu minat dalam diri seseorang adalah keyakinan dan dilakukan oleh Wulandari & Pamungkas, perasaan mampu atau bisa disebut dengan . bahwa efikasi diri mempengaruhi efikasi diri. Efikasi diri merupakan minat menjadi guru sebesar 49,7% pada kepercayaan seseorang akan kemampuan dirinya dalam melakukan tugas atau Universitas Negeri Surabaya. tindakan agar dapat mencapai hasil yang Selain efikasi diri, faktor lain yang diiginkan (Zahro, 2. Efikasi diri mempengaruhi minat menjadi guru adalah Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 Adanya persepsi mahasiswa JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Meskipun yang positif terhadap profesi guru dapat berkuliah Fakultas Pendidikan dan Ilmu menimbulkan rasa suka terhadap profesi Keguruan namun tidak semua mahasiswa guru dan berminat untuk menjadi guru. Sebaliknya, adanya persepsi yang negatif akan dapat mempengaruhi mahasiswa mengetahui gambaran mengenai profesi untuk tidak suka dengan profesi guru. guru selama di perkuliahan. Hal ini Penelitian ini selaras dengan penelitian terdahulu oleh (Abdillah & Rochmawati, mahasiswa FKIP merasa senang terhadap profesi guru. Selain itu, terkait keinginan AumengajarAy FKIP terhadap terhadap minat menjadi guru mahasiswa memiliki keinginan yang kuat akuntansi pada mahasiswa Universitas untuk menjadi guru. Negeri Surabaya angkatan 2018 dan Ini Kurangnya minat mahasiswa FKIP untuk menjadi guru disebabkan karena mahasiswa tentang persepsi profesi guru dapat mempengaruhi minat menjadi guru Berdasarkan terhadap mahasiswa Universitas Negeri hanya sekitar 23 mahasiswa yang percaya Surabaya angkatan 2018 dan 2019. Berdasarkan hasil dari angket google Hal menandakan rendahnya efikasi diri pada form diatas, mahasiswa yang menempuh pendidikan di FKIP tentu akan menjadi kepada minat mahasiswa untuk profesi guru karena menjadi pilihan yang telah Selain efikasi diri, persepsi dari diputuskan sebelum diterima menjadi seseorang ketika memperhatikan tahap Berdasarkan hasil observasi kerumitan suatu pekerjaan tentu berbeda- awal peneliti, pada faktanya bahwa masih beda, seseorang menganggap sulit suatu Fakultas tugas namun ternyata bagi orang lain Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk tugas tersebut tidaklah sulit. Berdasarkan observasi awal peneliti terdapat sekitar 44 Rendahnya minat mahasiswa mahasiswa FKIP yang berpresepsi bahwa untuk menjadi guru dipengaruhi oleh profesi guru sangatlah baik, mahasiswa faktor internal dan eskternal. FKIP kewajiban seorang guru. Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Sudut pandang mahasiswa terhadap profesi guru sudah terbentuk berdasarkan METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Metode penelitian kuantitatif berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2016:. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kausalitas, karena disusun untuk meneliti adanya hubungan sebab-akibat antar Desain penelitian kausalitas merupakan hubungan sebab-akibat yang sudah dapat diprediksi oleh peneliti, sehingga peneliti dapat menyatukan klasifikasi variabel penyebab, variabel antara, dan variabel terikat. Penelitian ini mengkaji empat variabel yang akan diketahu sebab-akibatnya yaitu pengaruh variabel efikasi diri (X. dan persepsi terhadap minat menjadi guru (Y). Akan menurunkan minatnya terhadap profesi tugas/kewajiban sangatlah berat, mengajar dan berbicara didepan kelas tentu tidaklah mudah, dan disaat kita mengajar belum tentu semua siswa menyimak apa yang telah diajarkan mempersiapkan mental yang optimal mempunyai karakter yang berbeda-beda. Mahasiswa yang berkuliah di Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan yang ingin melanjutkan karirnya sebagai profesi guru sekitar 27 mahasiswa. Ada mahasiswa yang lebih tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 untuk menjadi dosen, ingin bekerja di perusahaan dan ada juga yang tertarik untuk menjadi Berdasarkan uraian di atas maka tujuan mengetahui dan menganalisis Pengaruh Efikasi Diri Dan Persepsi Profesi Guru Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan Tahun Akademik 2022/2023. Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 203 mahasiswa. Sampel merupakan bagian dari populasi (Sugiyono, 2. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik Proportionate Stratified Random Sampling sampel pada populasi yang memiliki unsur tidak homogen dan berstrata secara Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 proporsional (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini untuk menentukan jumlah sampel yaitu dengan menggunakan rumus Dalam penelitian ini jumlah Dari perhitungan diatas maka dapat diperoleh ukuran sampel mahasiswa minimal dalam penelitian ini adalah 135 Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu minat menjadi guru, sedangkan untuk variabel independen yakni efikasi diri dan persepsi profesi guru. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer. Data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti yang berasal dari sumbernya dengan menggunakan angket/kuesioner yang disebar langsung kepada responden (Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuesioner . Menurut Sugiyono pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan serangkaian pernyataan responden, baik pernyataan/pertanyaan terbuka maupun tertutup yang diberikan kepada responden secara langsung maupun dikirim melalui internet. Teknik pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Penggunaan skala Likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi Skala Likert menggunakan interval 1 Ae 4 dengan indikator dan menyediakan 4 pilihan jawaban dari setiap pernyataan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif yaitu: Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan Tabel 1. Skor Alternatif Jawaban Positif Alternatif Jawaban STS Penje-lasan Skor Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sumber: Diolah oleh peneliti, 2024 Tabel 2. Skor Alternatif Jawaban Negatif Alternatif Jawaban STS Penje-lasan Skor Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sumber: Diolah oleh peneliti, 2024 Instrumen validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dalam penelitian ini diujikan pada 30 responden dengan menggunakan bantuan SmartPLS 4. 0 for windows dengan taraf signifikansi 5% (Sugiyono, 2016:. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis menyeluruh data penelitian agar lebih mudah dipahami. Analisis deskriptif dalam penelitian ini menggambarkan pengaruh Efikasi diri (X. Persepsi Profesi Guru (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). Responden yang diteliti adalah sebanyak 135 yaitu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 Universitas Balikpapan Tahun Akademik 2022/2023. Berikut hasil analisis statistik deskriptif yang disajikan dalam tabel 2: Tabel 3. Hasil Analisis Deskriptif Variabel Variabel Efikasi diri Persepsi Profesi Guru Minat Menjadi Guru Rata-rata 84,16 85,91 Kategori Sedang Sedang 89,93 Sedang Sumber: Data penelitian yang diolah, 2024 Hasil analisis deskriptif efikasi diri termasuk kategori sedang dengan nilai terendah 58,5 dan tertinggi 111 dengan nilai rata-rata 84,16. Hasil analisis deskriptif persepsi profesi guru termasuk kategori sedang dengan nilai terendah 57,5 dan nilai tertinggi 117 dengan nilai rata-rata 85,91. Hasil analisis deskriptif minat menjadi guru termasuk kategori sedang dengan nilai terendah 55,5 dan nilai tertinggi 110,25 dengan nilai ratarata 43,9. Uji R-square bertujuan untuk menjelaskan seberapa besar kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Uji R-square sering disebut dengan koefisien determinasi. Ada tiga kategori dalam pengelompokan nilai R-square. Jika nilai R-square itu 0,75 termasuk kategori kuat, untuk nilai Rsquare 0,50 termasuk kategori moderat dan 0,25 termasuk kategori lemah (Hair et al, 2. Berikut ini merupakan hasil perhitungan R Square yang didapat: Tabel 4. Hasil Uji Model Struktural (Inner Mode. RSquared R-Square Adjusted Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Minat Menjadi Guru (Y) JURNAL Edueco Universitas Balikpapan 0,965 0,964 Sumber: Data penelitian yang diolah. Terlihat dari tabel 4 peroleh nilai R-square diatas untuk variabel minat menjadi guru yaitu sebesar 0. 965 yang masuk dalam kategori kuat. Angka tersebut memiliki arti bahwa variabel independent yang terdiri dari efikasi diri dan persepsi profesi guru secara bersamasama berpengaruh dan dapat menjelaskan variabel dependen yang terdiri dari minat menjadi guru sebesar 96. 5% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar yang diteliti dalam penelitian ini. Sementara hasil pengujian hipotesis dengan analisis jalur SmartPLS 4. 0 adalah sebagai berikur. Tabel 5. Hasil Koefisien Jalur Variabel Efikasi diri Ie Minat Menjadi Guru Persepsi Profesi Guru Ie Minat Menjadi Guru Original Sample . 0,486 Standar (STDEV) 0,046 0,504 0,046 Sumber: Data penelitian yang diolah. Terlihat pada tabel 17 diatas, terdapat original sample (O) yang menjelaskan nilai dari koefisien analisis Berdasakan hasil dari perhitungan diatas, nilai original sample dari variabel efikasi diri dengan minat menjadi guru memiliki nilai 0. Hal tersebut menggambarkan bahwa efikasi diri Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 memiliki kontribusi sebesar 48. terhadap minat menjadi guru. Kemudian hasil perhitungan berikutnya ialah hasil perhitungan dari variabel persepsi profesi guru dengan minat menjadi guru yang memiliki nilai original sample sebesar Hal tersebut menggambarkan bahwa persepsi profesi guru memiliki kontribusi sebesar 50. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa semua komponen variabel menunjukkan adanya kontribusi positif antar variabel independen dan dependen. JURNAL Edueco Universitas Balikpapan menjadi guru adalah sebesar 0. 000 < 0. dan dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi profesi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi Uji simultan digunakan untuk bersama-sama terhadap variabel dependen. Nilai yceEaycnycycycuyci diperoleh dari rumus sebagai Tabel 6. Hasil Uji t Variabel Efikasi diri Ie Minat Menjadi Guru Persepsi Profesi Guru Ie Minat Menjadi Guru T statistik 10,554 P-Value 0,000 10,914 0,000 Sumber: Data penelitian yang diolah. Pada variabel efikasi diri (X. terhadap variabel minat menjadi guru (Y) diperoleh nilai ycEaycnycycycuyci sebesar 10. nilai ycycycaycayceyco 1. 977 yang artinya efikasi diri berpengaruh terhadap minat menjadi Kemudian hasil nilai P value variabel efikasi diri terhadap minat menjadi guru adalah sebesar 0. 000 < 0. dan dapat disimpulkan bahwa variabel efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru. Berdasarkan perhitungan rumus di atas, dapat menghasilkan nilai yceEaycnycycycuyci sebesar 819,714 dengan probabilitas 0,05. Sedangkan dengan rumus hitung yceycycaycayceyco = f . : n-. dan mendapatkan hasil . diperoleh nilai yceycycaycayceyco sebesar 3. Dapat disimpulkan, bahwa nilai yceEaycnycycycuyci 819,714 > 3. 06 nilaiyceycycaycayceyco yaitu hipotesis diterima dan terdapat pengaruh secara bersama-sama . antara efikasi diri (X. dan persepsi profesi guru (X. terhadap minat menjadi guru (Y). Pada variabel persepsi profesi guru (X. terhadap variabel minat menjadi guru (Y) diperoleh nilai ycEaycnycycycuyci 914 > nilai ycycycaycayceyco 1. 977 yang artinya persepsi profesi guru (X. berpengaruh terhadap minat menjadi guru (Y). Kemudian hasil nilai P value variabel persepsi profesi guru terhadap minat Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Minat Menjadi Guru Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 Berdasarkan hasil analisis diatas, nilai original sample dari variabel efikasi diri dengan minat menjadi guru memiliki Hal tersebut menggambarkan bahwa efikasi diri memiliki kontribusi 6% terhadap minat menjadi Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 guru dan perolehan dari hasil uji hipotesis variabel efikasi diri berpengaruh terhadap minat menjadi guru yang menunjukkan nilai sebesar ycEaycnycycycuyci 10. 554 > nilai ycycycaycayceyco 1. 977 dan nilai signifikan sebesar 000 < 0. 05 yang menunjukkan bahwa variabel efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi Kemudian hasil dari analisis deskriptif secara keseluruhan angka ratarata indeks jawaban responden terhadap variabel efikasi diri adalah 84. Angka tersebut tergolong pada kategori sedang berdasarkan tabel perhitungan three box methode dan dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan dapat mengajar dengan baik dan siap menghadapi tantangan untuk menjadi guru, hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan yang sangat tinggi dan berminat untuk menjadi Dengan adanya hasil tersebut dari variabel efikasi diri terhadap minat menjadi guru maka sesuai dengan teori Bandura (Widowati dan Raushanfikri, 2. bahwa efikasi diri seseorang akan meningkat ketika mengalami keberhasilan dalam melakukan sesuatu hal, dan tingginya efikasi diri akan memotivasi seseorang untuk bertindak agar lebih tekun apabila tujuan yang ingin dicapai sudah jelas. Kemudian hasil ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Lilis Wulandari dan Heni Purwa . yang menunjukkan hasil penelitian efikasi diri berpengaruh pada minat yang dilihat melalui nilai signifikasi dibawah angka alpha 0,000 < 0,05 untuk hasilnya bisa dinyatakan bahwa efikasi diri dapat memberi pengaruh pada minat. Adanya Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan pengaruh diartikan jika efikasi diri mahasiswa tinggi terhadap profesi guru akan membuat minat dalam menjadi guru Pengaruh Persepsi Profesi Terhadap Minat Menjadi Guru Guru Berdasarkan hasil analisis diatas, perhitungan dari variabel persepsi profesi guru dengan minat menjadi guru yang memiliki nilai original sample sebesar Hal tersebut menggambarkan bahwa persepsi profesi guru memiliki kontribusi sebesar 50. 4% dan perolehan dari hasil uji hipotesis variabel persepsi profesi guru berpengaruh terhadap minat menjadi guru yang menunjukkan nilai sebesar ycEaycnycycycuyci 10. 914 > nilai ycycycaycayceyco 977 dan nilai signifikan sebesar 0. 05 yang menunjukkan bahwa variabel persepsi profesi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi Kemudian hasil dari analisis deskriptif secara keseluruhan angka ratarata indeks jawaban responden terhadap variabel persepsi profesi guru adalah Angka tersebut tergolong pada kategori sedang berdasarkan tabel perhitungan three box methode dan dapat disimpulkan bahwa persepsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan mengenai profesi guru cukup baik sehingga mahasiswa memiliki minat menjadi guru. Dengan adanya hasil tersebut dari variabel persepsii profesi guru terhadap minat menjadi guru maka sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Menurut Makagiansar (Normawati et al. , 2. profesi guru merupakan individuindividu dengan latar belakang pendidikan keguruan yang mendukung, keahlian guru Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 dalam melaksanakan tugas kependidikan dapat diperoleh setelah selesai menempuh pendidikan tertentu. Kemudian hasil ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Alfiyyah Nurlaili Sukma. Elin Karlina, dan Priyono Priyono . menunjukkan hasil yang diperoleh yaitu thitung sebesar 2,686 dan t-tabel sebesar 1,989, sehingga dapat diartikan bahwa berpengaruh terhadap minat menjadi guru Universitas Indraprasta PGRI. Pengaruh Efikasi Diri dan Persepsi Profesi Guru Terhadap Minat Menjadi Guru Berdasarkan hasil analisis diatas, perolehan dari hasil uji hipotesis variabel efikasi diri dan persepsi profesi guru bersama-sama terhadap minat menjadi guru yang menunjukkan nilai yceycycaycayceyco sebesar 3. 819,74 nilaiyceEaycnycycycuyci yaitu hipotesis diterima dan terdapat pengaruh secara bersama-sama . antara efikasi diri (X. dan persepsi profesi guru (X. terhadap minat menjadi guru (Y). Secara keseluruhan angka rata-rata indeks jawaban responden terhadap variabel minat menjadi guru adalah 89. Angka tersebut tergolong pada kategori sedang dan dapat disimpulkan bahwa minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan sudah cukup baik. Kemudian berdasarkan hasil analisis deskriptif secara keseluruhan angka ratarata indeks jawaban responden terhadap variabel minat menjadi guru adalah Angka tersebut tergolong pada kategori sedang berdasarkan tabel perhitungan three box methode dan dapat Jurnal Edueco Volume 7 Nomor 2 Desember 2024 JURNAL Edueco Universitas Balikpapan disimpulkan bahwa minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan sudah cukup baik. Maka hasil ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Saniyatus Sholichah, dan Triesninda Pahlevi . bahwa persepsi profesi guru dan efikasi diri berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa program studi pendidikan administrasi perkantoran UNESA 2017. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik terbukti bahwa ada pengaruh antara efikasi diri terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan. Hipotesis kedua telah terbukti bahwa ada pengaruh antara persepsi profesi guru mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan. Hipotesis ketiga telah terbukti bahwa adanya pengaruh secara bersama-sama antara variabel efikasi diri dan persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan. Bagi mahasiswa yang telah memiliki memiliki keyakinan diri untuk menjadi guru agar mahasiswa memiliki semangat Nur Hikmah1. Tri Astuti NuAoaini2 . Deden3. Muhammad Aras4 yang tinggi untuk belajar dan jika lulus akan menjadi seorang guru. Bagi program Diharapkan referensi untuk mengetahui bagaimana pengaruh efikasi diri dan persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru, serta pengembangan kegiatan belajar mengajar pada mata kuliah micro teaching dan praktik latihan profesi (PLP). Serta bagi peneliti selanjutnya Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam penulisan skripsi bagi peneliti pengetahuan dan wawasan peneliti dalam pengaruh efikasi diri dan persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru. DAFTAR PUSTAKA