69 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama dan Produk Sampingan Pada Usaha Penggilingan Padi Keluarga Rhezka Arianti Daulay1. Rizky Yudha2. Julia Oktarina3. Natra Gurning4. Linda Sutri Heriyanti5 Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Muhammadiyah Riau Article History: Received: 06 September 2022 Revised: 15 Desember 2022 Accepted: 15 Desember 2022 Keywords: Harga Pokok Produksi. Produk Bersama. Produk Sampingan. Alokasi Biaya Bersama Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produk bersama dan produk sampingan pada usaha penggilingan padi pada tahun Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggilingan Padi milik pak Asniar yang berlokasi di Kampoeng Panjang. Solo. Bukittinggi dengan luas sawah 20x30 M dapat memperoleh 300kg beras per panen nya dan 150kg dedak yang berdominasi pada mesin sawah untuk pemanenan nya, dengan alokasi biaya bersama menggunakan metode nilai jual relatif memperoleh laba sebesar Rp. PENDAHULUAN Perusahaan pada umumnya didirikan sudah pasti memiliki tujuan, baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan jangka pendek perusahaan adalah untuk mencapai keuntungan atau laba yang layak dan tujuan jangka panjang adalah memelihara kelangsungan hidup, perkembangan serta kemajuan perusahaan pada masa yang akan datang. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan perlu mempunyai gambaran yang jelas mengenai struktur biaya, sumber pendapatannya dengan mengadakan pencatatan secara sistematis serta diadakan pengawasan yang ketat terhadap biaya yang dikeluarkan selama operasi perusahaan. Pada umumnya akuntansi biaya digunakan dalam perusahaan yang bergerak dibidang Sebagian perusahaan manufaktur dalam proses produksinya akan menghasilkan lebih dari satu jenis produk dan mengeluarkan biaya produksi seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Biaya -biaya tersebut akan digunakan untuk menghasilkan produk utama dan terdapat sisa limbah yang dihasilkan yang disebut dengan produk Perusahaan yang menghasilkan produk utama dan produk sampingan memerlukan alokasi biaya bersama untuk mengetahui biaya produksi masing-masing prioduk. Terdapat berbagai macam metode untuk menghitung alokasi biaya bersama, menurut Mulyadi . salah satu metode yang lazim digunakan adalah metode nilai jual relative atau biasa disebut dengan metode harga pasar. Metode harga pasar didasarkan atas harga jual dari produk yang merupakan perwujudan dari biaya-biaya yang dikeluarkan. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 LANDASAN TEORI Pengertian Akuntansi Biaya Menurut (Abdullah & Dunia, 2. akuntansi biaya ada proses pencatatan, pengendalian biaya, perencanaan, dan penentuan harga pokok produk suatu barang dan jasa, serta membantu manajemen dalam pengambilan keputusan. Pengertian Biaya Biaya menurut Mulyadi . dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan. Sedangkan dalam arti sempit diartikan sebagai pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva yang disebut dengan istilah harga pokok, atau dalam pengertian lain biaya merupakan bagian dari harga pokok yang dikorbankan dalam suatu usaha untuk memperoleh penghasilan. Pengertian Harga Pokok Produksi Biaya yang terjadi dalam kegiatan manufaktur disebut biaya produksi. Biaya- biaya yang timbul pada proses produksi akan mempengaruhi perubahan harga pokok produksi. Biaya-biaya yang biasanya akan mempengaruhi proses produksi yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik (Abdullah & Dunia, 2. Menurut Mulyadi . , menyatakan harga pokok produksi merupakan pengorbanan sumber ekonomi dalam pengolahan bahan baku menjadi produk jadi. Produk Bersama Produk bersama yaitu beberapa produk yang dihasilkan dari suatu rangkaian atau seri proses produksi secara serempak dengan menggunakan bahan baku, tenaga kerja dan overhead pabrik yang sama, yang tidak dilacak atau dibedakan/dipisahkan pada setiap produk yang mempunyai nilai juak atau kuantitas produk relatif sama. Biaya Bersama Musyidi . menjelaskan biaya bersama . oint cos. atau dikenal juga biaya produksi bersama adalah biaya produksi yang terdiri dari bahan baku,t tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang sama dalam satu kali proses produksi menghasilkan berbagai jenis produk Jenis-jenis produk yang dihasilkan tersebut dapat dibedakan berdasarkan kualitas, bentuk fisik, sifat dan lain sebagainya. Biaya bersama terjadi karena satu fasilitas digunakan untuk mengelola beberapa produk sekaligus karena secara teknis atau ilmiah beberapa produk tersebut tidak dapat dipisahkan pengelolahannya sampai titik pisah tertentu. Penentuan Biaya Produksi dengan Metode Full Costing Menurut Mulyadi . , metode penentuan biaya produksi adalah cara memperhitungkan unsur-unsur biaya ke dalam biaya produksi. Perbedaan metode full costing dan variable costing terletak pada pembebanan biaya-biaya produksi. Dalam metode full costing , biaya overhead pabrik baik perilaku tetap maupun variabel dibebankan kepada produk yang produksi atas dasar tarif yang ditentukan dimuka pada kapasitas normal atau atas dasar biaya overhead pabrik sesungguhnya, sedangkan dalam metode variable costing hanya membebankan biaya-biaya produksi variabel saja ke dalam harga pokok produksi. Penelitian Terdahulu Rusdiana . dengan judul Pengalokasian Biaya Bersama pada Produk Utama dan Produk Sampingan pada Penggilingan Padi Keluarga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara mengalokasikan biaya bersama kepada masing-masing produk utama dan untuk mengetahui perlakuan akuntansi produk sampingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah mengalokasikan biaya bersama ke produk utama yaitu gula dan tetes a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 atas dasar penggunaan metode harga pasar. Sedangkan produk sampingan jumlahnya relatif tidak material sehingga Pabrik Gula Gempolkrep tidak mengalokasikan biaya bersama ke produk Pomalingo dkk. , . dengan judul Alokasi Biaya Bersama dalam menentukan Harga Pokok Produksi pada Penggilingan Padi Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan cara mengalokasikan biaya bersama dengan menggunakan metode nilai jual relatif atau metode harga pasar memperoleh hasil yaitu besarnya HPP dari masing-masing produk jauh lebih rendah daripada harga jual yang ditetapkan oleh METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan jenis metode full costing dalam penetapan harga pokok produksi dan menggunakan metode harga jual nilai relatif dalam mengalokasikan biaya bersama. Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu : Data primer Merupakan data yang diperoleh secara langsung dari sumber yang berupa wawancara, opini subyek . secara individual atau kelompok dan hasil observasi terhadap suatu benda . isik )yang dikumpulkan dan disajikan oleh peneliti. Data yang diperoleh penelitian ini adalah data langsung dari Pemilik Penggilingan Padi Keluarga. Data Sekunder Sumber data penelitian yang diperoleh melalui media perantaran atau secara tidak langsung yang berupa buku, catatan, bukti yang telah ada, atau arsip baik yang telah di publikasikan maupun yang tidak dipublikasikan secara umum. Metode Pengumpulan Data. Wawancara (Intervie. : Merupakan teknik pengumpualan data dalam metode survei yang menggunakan pertanyaan secara lisan kepada subyek penelitian. Observasi : Merupakan proses pencatatan pola perilaku subyek . , objek . atau kejadian yang sistematik tanpa adaya pertanyaan atau BE komunikasi dengan individu- individu yang diteliti. HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan Harga Pokok Produksi Beras dan Produk Sampingan Dedak Perhitungan harga pokok produksi beras dan produk sampingan dedak yang dilakukan oleh Usaha Keluarga masih sederhana, biaya-biaya yang diperhitungkan untuk menghitung harga pokok produksi meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya-biaya lain. Biaya overhead pabrik oleh perusahaan tidak dihitung secara rinci karena perusahaan belum bisa menerapkan perhitungan harga pokok produksi sesuai dengan kaidah akuntansi biaya. Tabel berikut ini adalah jumlah biaya dari produksi beras per sekali panen dan dedak dari pengelolaan gabah sebanyak 345 kg dengan jumlah biaya sebagai berikut. Tabel 1. Perhitungan Biaya Produksi Beras dan Dedak Uraian Bahan Volume Harga(R. Jumlah(R. Biaya Bahan Baku a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Gabah Karung Bahan Bakar Solar Biaya Pupuk dan Bibit Biaya Pemeliharaan Mobil Jumlah Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Biaya Tenaga Kerja Langsung 4 orang Jumlah Biaya Tenaga Kerja Langsung Jumlah Biaya Tabel diatas menunjukkan besarnya biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja yang dikeluarkan oleh Usaha Keluarga dalam memproduksi beras dan produk sampingan dedak. Biaya Produksi Biaya produksi yang digunakan untuk proses produksi beras dan produk sampingan dedak dimulai biaya bahan baku sampai pada biaya tenaga kerja langsung. Khusus pada Usaha Keluarga bahwa biaya bahan baku dihitung dengan cara menjumlah semua bahan baku yang digunakan dan biaya angkut pembelian. Bahan baku yang dipakai dalam proses produksi beras adalah gabah sebanyak 345kg. Sedangkan untuk biaya tenaga kerja dihitung berdasarkan sistem borongan untuk bagian produksi. Pada bagian pengeringan dan penggilingan serta pembukusan dan pikul dedak. Usaha Keluarga mempunyai 4 orang pegawai dengan masing-masing upah sebesar Rp. Tabel 2. Biaya Produksi dan Non-Produksi Harga Jumlah Satuan/Upah per Keterangan Pemakaian/Pegawai Pegawai (R. Total (R. Biaya Bahan Baku Gabah 345 kg Biaya Pupuk dan Bibit Total Biaya Tenaga Kerja Langsung Bagian Produksi Beras 2 orang Bagian Bungkus dan Pikul Dedak 2 orang Total Total Biaya Produksi Biaya Non-Produksi a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Biaya Bahan Bakar Solar Biaya Pemeliharaan Mobil Total Biaya Non-Produksi Tabel 2 diatas menunjukkan bahwa untuk memproduksi beras 300 kg dan dedak 150 kg diperlukan biaya produksi sebesar Rp. 000 dan diperlukan biaya non-produksi sebesar Rp. 000,Dengan demikian, harga pokok produksi variabel per kilo dapat dihitung sebagai berikut: Tabel 3. Biaya Harga Pokok Produksi Per Variabel Biaya Harga Pokok Biaya Produksi Quantitas Produksi Per Variabel Produk Bersama (R. (R. Beras Dedak Tabel 3 diatas menunjukkan dengan biaya produksi sebesar Rp. 000 yang digunakan maka harga pokok produksi per unit (Bera. yaitu sebesar Rp. 600 dan harga pokok produksi Dedak yaitu sebesar Rp. 200,- Berikut penjelasannya: Harga pokok produksi Beras = Total Biaya Total Unit = Rp. 300 kg/unit = Rp. Harga pokok produksi Dedak = Total Biaya Total Unit = Rp. 150 kg/unit =Rp. Harga pokok non-produksi variabel per kilo dapat dihitung sebagai berikut: Tabel 4. Biaya Harga Pokok Non-Produksi Per Variabel Biaya Non produksi Bersama Quantitas Biaya harga Pokok Non Produk (R. produksi Per variabel (R. Beras Dedak Tabel 4 diatas menunjukkan dengan biaya non produksi sebesar Rp. 000,- yang digunakan maka harga pokok non produksi per unit (Bera. yaitu sebesar Rp. 307,- dan harga pokok non produksi Dedak yaitu sebesar Rp. 613,Berikut penjelasannya: Harga pokok produksi Beras = Total Biaya Total Unit = Rp. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 300 kg/unit = Rp. Harga pokok produksi Dedak = Total Biaya Total Unit = Rp. 150 kg/unit = Rp. Berdasarkan data tersebut, biaya yang paling banyak dikeluarkan oleh Usaha Keluarga adalah biaya untuk memproduksi produk yaitu sebesar Rp. 000,- dan biaya lainnya seperti biaya bahan bakar dan biaya pemeliharaan mobil sebesar Rp. 000,- sehingga total biaya usaha produk yang dikeluarkan adalah sebagai berikut: Total Biaya = Biaya Produksi Biaya Non produksi = Rp. 000 Rp. = Rp. 000,Analisis Alokasi Biaya Bersama pada Usaha Keluarga Perhitungan biaya bersama dilakukan untuk mengetahui biaya-biaya yang digunakan pada setiap jenis produknya, untuk mengalokasikan biaya bersama digunakan metode nilai jual relatif atau disebut juga metode harga pasar. Metode ini banyak digunakan untuk mengalokasikan biaya bersama karena produk bersama. Dasar pemikiran metode ini adalah bahwa harga jual suatu produk merupakan perwujudan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam mengolah produk tersebut. Tabel 5. Alokasi Biaya Bersama Jumla Harga Alokasi Jual/U Nilai Nilai Total Biaya Biaya Jenis Produ Jual (R. Jual Produk Bersama(R Produ k . (R. *( Relatif Bersama . (R. Beras 000 87,59% Dedak 000 12,41% Total Tabel 5 menunjukkan perhitungan dengan menggunakan metode alokasi biaya bersama pada produk yang dihasilkan oeh Usaha Keluarga dapat diketahui besarnya biaya yang telah dikeluarkan secara bersama lebih tepat. Dengan menggunakan metode alokasi biaya bersama unit kuantitatif dengan menghasilkan harga pokok per produknya. Alokasi Biaya Bersama Terhadap Profit Perhitungan laba penjualan dilakukan dengan cara mengurangi total penjualan dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan. Usaha Keluarga melakukan proses produksi secara rutin dengan menghasilkan beras 300 kg dan dedak 150 kg. Harga jual per produk Rp. 000 untuk beras dan RP. 400 untuk dedak. Setelah mengindentifikasi biaya-biaya secara rinci, dibawah ini disajikan perhitungan laporan laba rugi Usaha Keluarga berdasarkan perhitungan biaya produksi menurut perusahaan dan metode alokasi biaya bersama pada produk yang dihasilkan sebagai a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 Tabel 6. Laporan Laba/Rugi Menggunakan Metode Alokasi Biaya Bersama Penjualan Produk Beras Pendapatan Penjualan Beras Harga Pokok Penjualan Beras . Laba Kotor Produk Beras Produk Dedak Pendapatan Penjualan Dedak Harga Pokok Penjualan Dedak . Laba Kotor Produk Dedak Total Laba Usaha Tabel diatas menunjukkan bahwa laba yang dihasilkan Usaha Penggilingan Padi Keluarga sekali panen sebesar Rp. 000,- . Laba yang dihasilkan terletak pada penjualan beras sebesar Rp. 285,- dan penjualan produk sampingan sebesar Rp. 715,Pembahasan Hasil Penelitian Penentuan harga pokok produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik ini sangat penting bagi perusahaan. Penentuan harga pokok selain dapat mengetahui besarnya biaya yang diproduksi yang dikonsumsi tiap-tiap produk, juga dapat berguna untuk pelaporan keuangan perusahaan. Disamping itu dengan menentukan harga pokok produksi yang tepat, maka perusahaan dapat merencanakan laba yang diinginkan perusahaan. Berdasarkan perhitungan alokasi biaya bersama dapat digunakan untuk menghitung harga pokok produk bersama menggunakan metode nilai jual relatif, dengan menggunakan metode ini memberikan dampak yang positif bagi laba perusahaan dan memperoleh besarnya HPP dari masing-masing produk jauh lebih rendah dari harga jual yang ditetapkan oleh perusahaan, dapat disimpulkan bahwa biaya bersama dalam proses produksi meliputi biaya bahan baku sebesar Rp. 000,biaya tenaga kerja sebesar Rp. 000,- dan biaya non-produksi sebesar Rp. KESIMPULAN Penggilingan Padi Keluarga merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahan padi menjadi beras atau Rice Milling Unit. Perusahaan ini didirikan oleh Bapak Asniar tahun 2002 yang berada di Kampoeng Panjang. Solo. Bukittinggi. Perkembangan hasil padi dari petani yang tinggi, jumlah permintaan akan beras yang semakin meningkat dan penggilingan padi yang tidak hanya bergerak disatu desa lagi, sehingga tidak dapat menampung kapasitas yang ada. Penggilingan Padi Keluarga ini menghasilkan produk beras, dan dedak. Berdasarkan analisis dari adanya produk Penggilingan Padi Keluarga maka diambil kesimpulan bahwa laba bersih dari penjualan beras dan dedak yaitu sebesar Rp. DAFTAR REFERENSI William K. Carter 2009. Akuntansi Biaya Cost Accounting. Edisi 14 Buku 1 Salembang Empat. Mursyidi SE. ,M. SI. Akuntansi Biaya. conventional costing, just in time, dan activity based a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Desember 2022 costing cetakan pertama Mulyadi. 2012 Akuntansi Biaya. Edisi lima. Universitas Gajah Mada Mulyadi 1999. Akuntansi Biaya. Edisi lima. Cetakan keenam. Aditya Media. Joygakarta Milton F. Usry Lawrence H. Hammer. Akuntansi Biaya perencanaan dan pengendalian. Jilid 1 Edisi 10. Gelora Aksara Pratama Sofia Prima Dewi dan Septian Bayu Kristanto 2014. Akuntansi Biaya. Edisi 5. In Media Bogor. Winanda, 2011. Analisis Pengalokasian Biaya Bersama (Common Cos. Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Kripik. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. Skripsi. Lampung. Asniar, 2022. Penggilingan Padi Keluarga. Kampoeng Panjang. Solo. Bukittinggi. ISSN : 2828-5298 .