AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan PENGARUH IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KUALITAS MUTU SEKOLAH Dinda Shafira Nabila UIN Sunan Ampel Surabaya shfrnabila3@gmail. Hamidatul Afifati Fauziah UIN Sunan Ampel Surabaya hamidahafifahfauziah@gmail. Mohammad Rizky Kurniawan UIN Sunan Ampel Surabaya rizkur0424@gmail. Abstract: Etika kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas mutu sekolah sangat berpengaruh dalam kinerja keberhasilan yang dibuat di visi dan misi sekolah. Sikap kepala sekolah yang baik akan memberikan motivasi dan kenyamanan guru. Sehingga memacu guru dalam melaksanakan tugas dalam meningkatkan kemampuan diri dan memberi inovasi terbaru baik peserta didik. Salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan seorang kepala sekolah diukur dari mutu pendidikan yang ada di sekolah yang dipimpinnya. Dalam konsep yang lebih luas, mutu pendidikan mempunyai makna sebagai suatu kadar proses dan hasil pendidikan secara keseluruhan yang ditetapkan sesuai dengan pendekatan dan kriteria tertentu. Proses pendidikan yang bermutu ditentukan oleh berbagai unsur relevan yang akan ada dalam sekolah itu sendiri dan lingkungannya sebagai suatu kesatuan sistem. Imlementasi etika profesi kepala sekolah memeiliki pengaruh terhadap mutu sekolah. Penting bagi lembaga pendidikan untuk terus menggalakkan Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah guna meningkatkan mutu sekolah. Keywords: Etika kepala sekolah. Mutu sekolah. Profesi kepala sekolah PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi pembangunan bangsa. Maka dari itu, mutu pendidikan harus terus ditingkatkan agar dapat menghasilkan lulusan yang berkompetendan memiliki profesionalisme yang tinggi. Salah satu lembaga pendidikan yang memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan lulusan tersebut adalah sekolah. Lembaga pendidikan merupakan salah satu lembaga yang berperan penting dalam Halaman 38 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan mencerdaskan generasi muda yang berkualitas. Maka dari itu, sebagai pimpinan lembaga pendidikan, kepala sekolah harus memiliki kode etik yang baik dan konsisten dalam menjalankan sekolahnya. Etika profesi kepala sekolah bertujuan untuk membentuk profesionalisme tenaga pengajar untuk meningkatkan mutu di lembaga pendidikan. Implementasi etika profesi kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan mutu lembaga pendidikan. Kepala sekolah dengan etika profesi yang baik dapat dengan tepat memotivasi dan membimbing tenaga kependidikan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan proses belajar mengajar yang efektif. Selain itu, implementasi etika profesi kepala sekolah yang baik juga dapat meningkatkan komunikasi yang efektif antar kepala sekolah dan tenaga pengajar, sehingga menghasilkan efek sinergi yang positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam tenaga kependidikan yang memegang peranan penting operasional sekolah. Penyelenggara sekolah harus mampu membentuk profesionalisme tenaga pengajar untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan kualitas pengajaran di Oleh karena itu, penerapan Kode Etik Kepala Sekolah merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk profesionalisme tenaga pengajar dalam rangka pengembangan mutu di lembaga pendidikan Islam. Salah satu bentuk reformasi di bidang pendidikan adalah Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah. Reformasi dalam pendidikan dan bahkan dalam semua bidang sosial dan politik, pada dasarnya adalah revolusi atau penjungkirbalikan, yaitu perubahan yang mendasar, terhadap pokok persoalan dari pendidikan nasional dan bidang sosial politik. Tuntutan reformasi yang amat penting adalah demokratisasi. 1 Programnya menyediakan sekolah untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dan layak kepada siswanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pengaruh Implementasi etika profesi kepala sekolah terhadap kualitas mutu sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pengaruh penerapan kode etik kepala sekolah terhadap desain profesionalisme tenaga pengajar untuk pengembangan mutu di lembaga pendidikan Islam. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kode etik kepala sekolah dalam membentuk profesionalisme dosen dalam rangka pengembangan mutu di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode survey literatur dengan mengumpulkan beberapa informasi dari berbagai sumber. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pimpinan sekolah dalam membentuk profesionalisme guru dan manajemen sekolah di lembaga pendidikan Islam. Jumira Warlizasusi. Reformasi Pendidikan dalam Rangka Peningkatan Mutu Pendidikan di kabupaten Rejang Lebong. Vol. Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 2017, hal 159. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 39 AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan ETIKA PROFESI KEPALA SEKOLAH Kepala sekolah selaku pemimpin secara langsung merupakan contoh nyata dalam aktivitas kerja bawahannya. Kepala sekolah yang rajin, cermat, peduli terhadap bawahan akan berbeda dengan gaya kepemimpinan yang acuh tak 2Seorang pemimpin memang harus memiliki kualitas tertentu . riteria tertent. untuk memimpin. Perilaku pemimpin merupakan sesuatu yang dapat dipelajari. Jadi, seseorang yang dilatih dengan kepemimpinan yang tepat akan bisa menjadi pemimpin yang efektif. 3 Kepemimpinan dapat diartikan sebagai sifat-sifat yang dimiliki seorang pemimpin. Pemimpin yang otoriter artinya mengambil keputusan. Kepemimpinan adalah bentuk-bentuk konkret dari jiwa pemimpin. Salah satu dari bentuk konkret itu adalah sifat terampil dan berwibawa serta cerdas dalam mempengaruhi orang lain untuk melaksanakan tugas-tugas yang merupakan cita-cita dan tujuan yang ingin diraih oleh orang yang menjalankan kepemimpinan yang kurang demokratis Mulyasa . menyatakan bahwa sikap dan perilaku atau kode etik yang perlu dimiliki kepala sekolah adalah sebagai berikut. Memiliki tanggung jawab terhadap jabatan yang dipercayakan kepadanya. Memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk mencapai sesuatu yang bermakna selama menduduki jabatannya. Menegakkan disiplin waktu dengan penuh kesadaran bahwa disiplin merupakan kunci keberhasilan. Melaksanakan setiap tugas dan kegiatan dengan penuh tanggung jawab, dan selalu jelas makna . dari setiap kegiatan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu lulusan. Proaktif . erinisiatif melakukan sesuatu yang diyakni bai. untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah, tidak hanya reaktif . anya melaksanakan kegiatan jika ada petunju. Memiliki kemauan dan keberanian untuk menuntaskan setiap masalah yang dihadapi oleh sekolahnya. Menjadi leader yang komunikatif dan motivator bagi sifatnya untuk lebih berprestasi, serta tidak bersikap bossy . ejabat yang hanya mau dihormati dan dipatuh. Memiliki kepekaan dan merasa ikut bersalah terhadap sesuatu yang kurang pas, serta berusaha untuk . Berani mengoreksi setiap kesalahan secara tegas dan bertindak bijaksana, serta tidak permisif . udah mengerti, maklum dan memaafkan kesalaha. IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI KEPALA SEKOLAH Implementasi etika profesi kepala sekolah merupakan strategi yang efektif untuk membangun profesionalisme kinerja tenaga kependidikan untuk pengembangan mutu sekolah. Hal ini dikarenakan Kode Etik Kepala Sekolah 2 Muhtar. Orientasi Baru Supervisi Pendidikan, (Jakarta: Gaung Persada Pres, 2. Hal 79 Sadili Samsudin. Manajemen Sumber Daya Manusia, (Bandung: Pustaka Setia, 2. Hal 295. 4 Hikmat. Manajemen Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia, 2. Hal 249. Halaman 40 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan berfungsi sebagai pedoman bagi Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala Sekolah. Untuk mengimplementasikan kode etik kepala sekolah secara efektif, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:5 Penyusunan dan penyebaran kode etik kepala sekolah ke seluruh tenaga Kode etik kepala sekolah harus dibuat dengan jelas dan disebarkan ke seluruh tenaga kependidikan agar semua orang tahu apa yang diharapkan dari kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung Sosialisasi dan pemahaman terhadap kode etik kepala sekolah. Selain disebarkan, kode etik kepala sekolah juga harus dipahami oleh semua tenaga Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi dan pembahasan terkait kode etik kepala sekolah. Penegakan kode etik kepala sekolah. Penegakan kode etik kepala sekolah merupakan bagian penting dalam implementasi kode etik tersebut. Kepala sekolah harus memastikan bahwa kode etik tersebut dijalankan dengan baik oleh tenaga kependidikan. Penilaian terhadap implementasi kode etik kepala sekolah. Penilaian terhadap implementasi kode etik kepala sekolah juga perlu dilakukan agar dapat diidentifikasi apakah kode etik tersebut telah dijalankan dengan baik atau belum. Maka dari itu, penerapan kode etik Kepala Sekolah merupakan strategi yang efektif dalam membangun profesionalisme kinerja tenaga kependidikan untuk pengembangan pendidikan yang bermutu. Pimpinan sekolah harus memastikan bahwa Kode Etik diartikulasikan, dikomunikasikan kepada semua guru, dipahami oleh semua guru, dilaksanakan dengan benar, dan dievaluasi KUALITAS MUTU SEKOLAH Mutu adalah suatu terminologi subjektif dan relatif yang dapat diartikan dengan berbagai cara dimana setiap definisi bisa didukung oleh argumentasi yang sama baiknya. Secara luas mutu dapat diartikan sebagai agregat karakteristik dari produk atau jasa yang memuaskan kebutuhan konsumen/pelanggan. Karakteristik mutu dapat diukur secara kuantitatif dan Dalam pendidikan, mutu adalah suatu keberhasilan proses belajar yang menyenangkan dan memberikan kenikmatan. Pelanggan bisa berupa mereka yang langsung menjadi penerima produk dan jasa tersebut atau mereka yang nantinya akan merasakan manfaat produk dan jasa tersebut. Istilah mutu atau kualitas berasal dari bahasa Inggris yaitu quality. Dalam kamus Oxford kata Ihsan Maolana dan Astuti Darmiyanti. Implementasi Kode Etik Kepala Sekolah dalam Membentuk Profesionalisme Tenaga Kependidikan Terhadap Pengembangan Mutu di Lembaga Pendidikan Islam. Vol. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2022, hal. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 41 AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan quality yaitu the standard of something when it is compared to other things like it. Yang artinya kualitas adalah suatu standar atau ukuran dari sesuatu ketika dibandingkan dengan hal lain yang sama. Definisi mutu memiliki pengertian yang bervariasi, namun beberapa ahli telah mendefinisikan mutu seperti berikut: . Juran, mutu adalah kecocokan penggunaan produk . itness for us. untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan . Crosby, mutu adalah conformance to requirement, yaitu sesuai dengan yang disyaratkan atau distandarkan. Deming, mutu adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar atau konsumen. Feigenbaum, mutu adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya . ull customer satisfactio. Goestch dan davis mutu merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan. Ishikawa mengatakan bahwa Auquality is customer satisfactionAy. Dengan demikian pengertian mutu adalah keadaan yang sesuai dan melebihi harapan pelanggan hingga memperoleh kepuasan. Dari definisi beberapa ahli tersebut Engkoswara dan Aan Komariah mengambil kesimpulan bahwa mutu adalah keadaan yang sesuai dan melebihi harapan pelanggan memperoleh kepuasaan. 8 Mutu adalah kemampuan . yang dimiliki oleh suatu produk atau jasa . yang dapat memenuhi kebutuhan atau harapan, kepuasan . pada pelanggan . Ciri-ciri Sekolah yang Bermutu: Merujuk pada pendapat Edward Sallis, sekolah yang bermutu bercirikan sebagai berikut: . Sekolah berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal. Sekolah berfokus pada upaya untuk mencegah masalah yang muncul, dalam makna ada komitmen untuk bekerja secara benar dari awal. Sekolah memiliki investasi pada sumber daya manusianya. Sekolah memiliki strategi untuk mencapai kualitas, baik di tingkat pimpinan, tenaga akademik, maupun tenaga administratif. Sekolah mengelola atau memperlakukan keluhan sebagai umpan balik untuk mencapai kualitas dan memposisikan kesalahan sebagai instrumen untuk berbuat benar pada peristiwa atau kejadian berikutnya. Sekolah memiliki kebijakan dalam perencanaan untuk mencapai kualitas. Sekolah mengupayakan proses perbaikan dengan melibatkan semua orang sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung . Sekolah mendorong orang yang dipandang memiliki kreatifitas, mampu menciptakan kualitas, dan merangsang yang lainnya agar dapat bekerja secara berkualitas. Sekolah memperjelas peran dan tanggung jawab setiap orang, termasuk kejelasan arah kerja secara vertikal dan horizontal. Sekolah memiliki strategi dan kriteria evaluasi yang jelas. Sekolah memandang atau 6 Oxford Advanced LearnerAos Dictionary, (Oxford University Press, 2. , hlm 1198. 7 Mulyadi. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Mutu (Malang: UIN- Maliki Press, 2. 8 Engkoswara dan Aan Komariah. Administrasi Pendidikan, (Bandung: Alfabeta, 2. hlm 305 9 Nanang Fattah. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2. hlm2 Halaman 42 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan menempatkan kualitas yang telah dicapai sebagai jalan untuk memperbaiki kualitas pelayanan lebih lanjut. Sekolah menempatkan meningkatkan kualitas secara terus menerus sebagai suatu keharusan. Standar Mutu pendidikan Standar mutu berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2013 tentang Standar nasional Pendidikan (SNP) yang terdiri dari 8 standar, yaitu: . Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah adalah standar pengelolaan pendidikan untuk sekolah/madrasah yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan pendidikan agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Standar Kompetensi Lulusan Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan,dan keterampilan. Standar Isi Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar Proses Standar Proses adalah standar nasional yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu kesatuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah kriteria prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam 15 . Standar Sarana dan Prasarana Standar Sarana Prasarana dalam standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat beribadah, tempat berolahraga, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain dan tempat rekreasi serta sumber lain yang menunjang pembelajaran termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Standar Pembiayaan Standar Pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan biaya operasi yang berlaku selama satu tahun. Standar Penilaian Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai mekanisme, prosedur dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. PENGARUH IMPLEMENTASI ETIKA PROFESI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KUALITAS MUTU SEKOLAH Adanya visi dan misi yang ditetapkan oleh kepala sekolah dapat menunjang mutu sekolah sebagai pengaruh baik dan buruk nya suatu pembelajaran di 10 Sudarwan Danim. Visi Baru Manajemen Sekolah: Dari Unit Birokrasi ke Lembaga Akademik (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , hlm. 11 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Pengelolaan. Pasal 1, ayat . 12 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Kompetensi Lulusan. Pasal, ayat . 13 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Isi. Pasal 1, ayat . 14 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Proses. Pasal 1, ayat . 15 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Pasal 1, ayat . 16 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Sarana dan Prasarana. Pasal 1, ayat . 17 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Standar Pembiayaan. Pasal 1, ayat . 18 Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013, standar penilaian. Pasal 1, ayat . Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 43 AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan Oleh karena itu kepala sekolah bertanggung jawab atas dirumuskannya visi dan misi sekolah. Setelah itu kepala sekolah secara konsisten dan bertanggung jawab untuk berupaya agar tetap memajukan visi misi tersebut. Selain itu kontribusi anggota komunitas sekolah dalam mewujudkan visi misi tersebut harus dilaksanakan dan dihargai. Pihakpihak yang berkepentingan atau berpengaruh dapat menerima informasi tentang kemajuan upaya pencapaian visi misi sekolah. Komunitas sekolah terlibat aktif dalam upaya peningkatan sekolah. Penyusunan program mutu Berdasarkan langkah-langkah diselesaikan, kepala sekolah membuat rencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang bersama dengan semua unsur-unsur yang Rencana ini harus menjelaskan secara rinci aspek kualitas yang diinginkan, kegiatan yang akan dilakukan dan biaya keuangan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal ini bertujuan untuk memudahkan sekolah dalam mendeklarasikan rencana peningkatan mutu pendidikan dan didukung baik secara moral maupun finansial oleh negara dan Keterbukaan Hal terpenting yang harus dipertimbangkan oleh kepala sekolah untuk pengembangan rencana atau program terbuka untuk semua pihak pelaku stakeholder pendidikan. 20 Dengan cara ini dipertahankan Kejelasan tentang berapa banyak sekolah dan kapasitas pemerintah yang dapat mendukung biaya rencana dan berapa banyak yang tersisa untuk orang tua mahasiswa dan masyarakat sekitar. Konsepnya jelas bahwa dalam sistem terbuka semua orang bisa biasa di akses ke program dan rencana sekolah itu dapat mempercepat segalanya terhadap program yang ada karena dapat dievaluasi oleh pemangku kepentingan rencana dan program yang ada untuk mendapatkan kontrol lebih lanjut. Ada juga hal yang dapat mengantisipasi permasalahan yang timbul dari semua pihak khususnya Stakeholder jelas mengetahui program sekolah. Partisipasinya warga sekolah dan masyarakat Ada dua hal penting yang harus dilakukan kepala sekolah, yaitu Hubungan sekolah-masyarakat dan penggunaan sumber daya luar Hubungan sekolah dengan masyarakat diatur Administrasi sekolah membutuhkan dukungan dalam proses peningkatan mutu banyak sumber daya masyarakat di mana sekolah itu berada. Menurut Wahjosumidjo, agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan benar, 19 Agus Dharma, "Dicari Kepala Sekolah yang Kompeten: Standar Kompetensi Kepala Sekolah,". 20 Wahjosumidjo. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Tinjauan Teoritis dan Permasalahannya, (Jakarta: PT. Grapindo Persada, 2. Halaman 44 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan Klien mampu memberikan bukti upaya meningkatkan rasionalitas untuk memenuhi tujuan dan harapan organisasi orang. Pelanggan harus memperhatikan norma bentuk dan arus informasi. Pelanggan tahu bagaimana menggunakannya pemimpin dan bangun saluran komunikasi yang responsif dalam organisasi sekolah dan masyarakat luas. Kepala sekolah dapat mengubah organisasi birokrasi dan mekanistik menjadi organisasi yang dinamis dan organik. Selain menggunakan sumber daya eksternal, kepala sekolah bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan kolaboratif yang tepat sebuah sekolah dengan aparat reformasi pendidikan seperti itu Universitas, pusat penelitian dan pengembangan, serta organisasi yang bertanggung jawab atas produksi dan manajemen pengetahuan. Adanya penunjang kemandirian dan akuntabilitas Implementasi terhadap kesadaran akan mutu pendidikan yang dibutuhkan pimpinan sekolah melakukan perubahan budaya. perubahan ini sikap, perilaku staf dan cara menjalankan sekolah titik baliknya dibentuk oleh pemahaman komunitas sekolah tentang memberi atau menghasilkan sesuatu yang berkualitas tinggi selain itu. Nahavandi menegaskan bahwa di atas segalanya dibutuhkan dua hal perhatian staf untuk dapat menawarkan hasil kerja yang berkualitas. 21 yang terpenting, staf membutuhkan lingkungan kerja yang sesuai. Kedua, karyawan membutuhkan dorongan dan kesadaran akan keberhasilan dan Aktivitas. Administrasi sekolah harus mempertimbangkan ini dan menerapkannya sebagai agen perubahan dan inisiator perubahan. KESIMPULAN Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa imlementasi etika profesi kepala sekolah memeiliki pengaruh terhadap mutu sekolah. Penerapan etika profesi Kepala Sekolah turut membentuk mutu di lembaga Pembangunan pendidikan bukan hanya terfokus pada etika kepala sekolah terhadap mutu sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu keberhasilan atau kesuksesan karena sebagian besar keberhasilan dan kegagalan suatu sekolah ditentukan oleh kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas mutu sekolah tersebut. Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah di mana diselenggarakan proses belajar mengajar, atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. Etika profesi kepala sekolah yang dilaksanakan dengan baik menjadi acuan bagi guru dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan kepada anak 21 Afsaneh Nahavandi. The Art and Science of Leadership, (Upper Saddle River: Prentice Hall. Inc. , 1. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 45 AuPengaruh Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah terhadap Kualitas Mutu SekolahAy Dinda Shafira Nabila. Hamidatul Afifati Fauziah. Mohammad Rizky Kurniawan Selain itu, pimpinan sekolah yang memegang teguh kode etik juga dapat menjadi panutan praktik profesi bagi tenaga kependidikan lainnya. Maka dari itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus menggalakkan Implementasi Etika Profesi Kepala Sekolah guna meningkatkan mutu sekolah. DAFTAR PUSTAKA