JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. 2 ,Desember 2024, pp: 64-72 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2621-6248 . Doi :. 51903/kompak. n page 1 http://journal. id/index. php/kompak Dissecting Indonesian Insurance Profitability and Efficiency: Du Pont Diagnostic Tool. Guntur Tri Hidayatulloh1. Dyah Palupiningtyas2. Tri Maryani3 STIEPARI Semarang Semarang, e-mail: gunturhidayatulloh@gmail. STIEPARI Semarang Semarang, e-mail: upik. palupi3@gmail. STIEPARI Semarang Semarang, e-mail: yanisalatiga222@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received September 17, 2024 Received in revised form Oktober 14, 2024 Accepted November 22, 2024 Available online 1 Desember 2024 ABSTRACT This research compares the financial performance of insurance companies in Indonesia using the Du Pont method, identifies the determinants of differences in profitability and efficiency, and provides strategic The methodology involves analyzing the 2023 audited financial statements of PT Asuransi Dayin Mitra Tbk and PT Asuransi Bintang Tbk as samples, applying the Du Pont method, financial ratios, and qualitative analysis. The results reveal a significant difference in profitability, with PT Asuransi Dayin Mitra Tbk excelling in net profit margin, asset turnover, and a conservative capital structure, while PT Asuransi Bintang Tbk outperforms in underwriting risk management, claims handling, and aggressive marketing strategies. Strategic recommendations include maintaining strengths, exploring revenue growth, enhancing cost efficiency, and adjusting capital structure. This research contributes to understanding the dynamics of financial performance in the Indonesian insurance industry. Keywords: Financial Performance. Insurance Companies. Du Pont Method. Profitability. Efficiency. Risk Management. Corporate Strategy Introduction Laporan keuangan merupakan sumber informasi penting bagi investor, kreditor, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menilai kinerja perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat . , . Analisis laporan keuangan memberikan pemahaman yang mendalam tentang posisi keuangan, kinerja operasional, dan prospek perusahaan di masa depan . , . Dalam industri yang kompetitif, perbandingan laporan keuangan antara perusahaan sejenis menjadi sangat penting untuk mengevaluasi posisi kompetitif dan mengidentifikasi area untuk peningkatan . , . Industri asuransi memainkan peran kritis dalam perekonomian dengan menyediakan proteksi terhadap risiko bagi individu dan bisnis. Namun, industri ini juga menghadapi tantangan yang signifikan, seperti persaingan ketat, regulasi yang ketat, perubahan preferensi konsumen, dan volatilitas pasar keuangan . , . Dalam konteks ini, analisis laporan keuangan menjadi sangat penting bagi perusahaan asuransi untuk mengevaluasi kinerja, mengidentifikasi kelemahan, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi. Metode Du Pont merupakan salah satu teknik analisis yang populer dalam mengevaluasi profitabilitas perusahaan . , . Pendekatan ini menguraikan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE) menjadi komponen-komponen yang lebih spesifik, seperti margin laba bersih, perputaran Received September 17, 2024. Revised Oktober 14, 2024. Accepted November 22, 2024 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 aset, dan penggunaan leverage keuangan . , . Dengan demikian, metode Du Pont memungkinkan analisis yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas dan efisiensi penggunaan aset . , . Dalam industri asuransi di Indonesia, terdapat perbedaan yang signifikan dalam profitabilitas dan efisiensi antara perusahaan-perusahaan yang beroperasi. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pada tahun 2022, rasio pengembalian atas ekuitas (ROE) perusahaan asuransi umum di Indonesia bervariasi dari 3,4% hingga 24,2%, dengan rata-rata industri sebesar 11,8% . Perbedaan ini menunjukkan adanya disparitas dalam kinerja keuangan dan efisiensi operasional di antara perusahaan asuransi. Faktor-faktor seperti strategi pemasaran, manajemen risiko, investasi, dan efisiensi operasional dapat berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi antara perusahaan asuransi . , . , . Misalnya, perusahaan dengan strategi pemasaran yang efektif dan mampu menarik nasabah baru akan memiliki pendapatan premi yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan profitabilitas. Sementara itu, perusahaan dengan manajemen risiko yang baik dapat mengendalikan klaim dan biaya operasional dengan lebih efisien, sehingga meningkatkan marjin laba. Selain itu, investasi yang bijaksana dan diversifikasi portofolio dapat menghasilkan pendapatan investasi yang lebih tinggi bagi perusahaan asuransi, yang juga dapat meningkatkan profitabilitas . , . Di sisi lain, perusahaan dengan efisiensi operasional yang rendah, seperti biaya operasional yang tinggi atau penggunaan aset yang tidak optimal, akan memiliki profitabilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing mereka. Menurut data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), pada tahun 2022, pendapatan premi bruto industri asuransi umum di Indonesia mencapai Rp 109,6 triliun, naik 16,7% dari tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan ini tidak merata di antara perusahaan asuransi, dengan beberapa perusahaan mampu mencatat pertumbuhan premi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri . Perbedaan dalam strategi pemasaran, cakupan produk, dan kualitas layanan dapat berkontribusi terhadap disparitas dalam pertumbuhan pendapatan premi ini. Di sisi lain, data dari OJK menunjukkan bahwa rasio beban klaim terhadap pendapatan premi bersih . oss rati. perusahaan asuransi umum di Indonesia juga bervariasi, dari 35,8% hingga 91,2% pada tahun 2022, dengan rata-rata industri sebesar 61,5%. Perbedaan dalam loss ratio ini dapat mencerminkan perbedaan dalam manajemen risiko, penilaian risiko, dan strategi underwriting antara perusahaan asuransi. Meskipun metode Du Pont telah banyak digunakan dalam analisis laporan keuangan, namun sebagian besar penelitian terdahulu berfokus pada industri manufaktur atau sektor keuangan seperti perbankan . , . , . Penelitian yang secara khusus menganalisis perbandingan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi menggunakan metode Du Pont masih terbatas . , . , . Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu menggunakan data dari negara-negara maju, sementara penelitian yang berfokus pada perusahaan asuransi di negaranegara berkembang seperti Indonesia masih jarang dilakukan . , . , . Beberapa studi telah mencoba mengaplikasikan metode Du Pont dalam industri asuransi, namun cakupannya terbatas pada satu perusahaan atau sekelompok kecil perusahaan dalam satu negara tertentu . , . Penelitian yang melakukan perbandingan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi dalam skala yang lebih besar masih terbatas. Di sisi lain, sebagian besar penelitian terdahulu yang menganalisis kinerja keuangan perusahaan asuransi di negara-negara berkembang berfokus pada rasio keuangan tradisional atau metode analisis lainnya, seperti analisis common-size atau tren . , . Penerapan metode Du Pont dalam konteks perusahaan asuransi di negara-negara berkembang seperti Indonesia masih belum banyak dieksplorasi. Untuk menjawab kesenjangan tersebut dan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia, penelitian ini akan melakukan perbandingan analisis laporan keuangan antara perusahaan asuransi di Indonesia menggunakan metode Du Pont. Oleh karena itu, rumusan masalah dan tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Rumusan Masalah: Bagaimana perbandingan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi di Indonesia berdasarkan analisis laporan keuangan menggunakan metode Du Pont? Faktor-faktor apa yang berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi penggunaan aset antara perusahaan asuransi di Indonesia? JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024: : 64 Ae 72 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Strategi apa yang dapat direkomendasikan kepada perusahaan asuransi di Indonesia untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi berdasarkan hasil analisis? Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan perbandingan analisis laporan keuangan antara perusahaan asuransi di Indonesia menggunakan metode Du Pont. Penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktorfaktor yang memengaruhi profitabilitas dan efisiensi perusahaan asuransi di Indonesia, serta memberikan rekomendasi strategi untuk peningkatan kinerja keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dinamika industri asuransi di Indonesia dan memberikan wawasan berharga bagi perusahaan asuransi, regulator, investor, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan yang tepat. Research Method Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data laporan keuangan perusahaan asuransi di Indonesia menggunakan metode Du Pont. Berikut adalah rincian metode penelitian yang akan digunakan: Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan asuransi umum yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beroperasi di Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria sebagai berikut: Perusahaan asuransi umum yang menerbitkan laporan keuangan auditan secara lengkap selama periode penelitian . isalnya, tahun 2. Perusahaan asuransi umum yang memiliki data keuangan yang lengkap untuk keperluan analisis Du Pont. Berdasarkan kriteria tersebut, sampel penelitian akan dipilih dari perusahaan asuransi yang datanya terlampir, yaitu PT Asuransi Dayin Mitra Tbk dan PT Asuransi Bintang Tbk. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu laporan keuangan auditan perusahaan asuransi yang menjadi sampel Sumber data diperoleh dari file laporan keuangan yang dilampirkan dalam soal, yang berasal dari situs web resmi perusahaan asuransi tersebut. Teknik Analisis Data Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan metode Du Pont, yang melibatkan perhitungan rasio-rasio keuangan berikut . , . Rasio Pengembalian atas Ekuitas (ROE) . Margin Laba Bersih . Perputaran Aset . Rasio Leverage Keuangan Setelah menghitung rasio-rasio tersebut, akan dilakukan perbandingan antara perusahaan asuransi yang menjadi sampel penelitian. Analisis komparatif akan dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam profitabilitas (ROE) dan faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti margin laba bersih, perputaran aset, dan leverage keuangan. Analisis Tambahan Selain analisis Du Pont, penelitian ini juga dapat melibatkan analisis tambahan seperti: Analisis rasio keuangan lainnya yang relevan dengan industri asuransi, seperti rasio underwriting, rasio klaim, atau rasio biaya . , . Analisis tren . ime-series analysi. untuk melihat perkembangan kinerja keuangan perusahaan asuransi dari waktu ke waktu, jika data tersedia. Analisis kualitatif untuk memahami faktor-faktor non-keuangan yang mungkin berkontribusi terhadap perbedaan kinerja, seperti strategi perusahaan, manajemen risiko, atau kondisi pasar . , . Penarikan Kesimpulan dan Rekomendasi Berdasarkan hasil analisis data, akan ditarik kesimpulan yang menjawab rumusan masalah penelitian. Selanjutnya, akan diberikan rekomendasi strategi kepada perusahaan asuransi di Indonesia untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi berdasarkan temuan penelitian. Metode penelitian ini diharapkan dapat memberikan analisis yang mendalam tentang kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya, serta memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi industri asuransi di Indonesia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 64 Ae 72 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Results and Analysis Berdasarkan analisis laporan keuangan audit tahun 2023 dari PT Asuransi Dayin Mitra Tbk dan PT Asuransi Bintang Tbk menggunakan metode Du Pont pada perusahaan asuransi umum yang menjadi sampel penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: Berikut adalah rangkuman hasil penelitian dalam bentuk tabel sebagai berikut : Aspek Profitabilitas (ROE) Margin Laba Bersih Perputaran Asset Leverage Keuangan Rasio Underwriting Rasio Klaim Strategi Pemasaran Keunggulan Rekomendasi PT Asuransi Dayin Mitra Tbk 5,7 % 10,1 % 0,21 1,64 85,2 % 52,9 % Fokus pada manajemen resiko dan efisiensi biaya - Margin laba bersih yang lebih - Efisiensi penggunaan aset yang lebih tinggi - Struktur modal yang lebih - Mempertahankan fokus pada manajemen risiko dan efisiensi Eksplorasi pendapatan melalui perluasan produk atau strategi pemasaran - Pertimbangan peningkatan PT Asuransi Bintang Tbk 1,5 % 4,2 % 0, 14 2,50 66,5 % 38,4 % Strategi pesaran agresif dan cakupan produk luas - Manajemen risiko underwriting yang baik - Pengelolaan klaim yang baik - Peningkatan efisiensi biaya dan manajemen risiko - Optimalisasi penggunaan aset - Penyesuaian struktur modal dengan menurunkan leverage Tabel di atas merangkum hasil utama penelitian, termasuk perbandingan profitabilitas (ROE), faktor-faktor penentu seperti margin laba bersih, perputaran aset, leverage keuangan, rasio underwriting, dan rasio klaim. Tabel juga menunjukkan keunggulan masing-masing perusahaan dan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kinerja keuangan. Perbandingan Rasio Pengembalian atas Ekuitas (ROE) Hasil perbandingan menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam profitabilitas antara kedua perusahaan asuransi umum swasta tersebut, dengan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki ROE yang jauh lebih tinggi dibandingkan PT Asuransi Bintang Tbk. Faktor-faktor yang Memengaruhi Perbedaan Profitabilitas Margin Laba Bersih Perbedaan margin laba bersih yang signifikan antara kedua perusahaan menunjukkan bahwa PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengendalikan biaya operasional dan menghasilkan laba yang lebih besar dari setiap rupiah pendapatan. Perputaran Aset Perputaran aset yang lebih tinggi pada PT Asuransi Dayin Mitra Tbk mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut lebih efisien dalam memanfaatkan aset yang dimiliki untuk menghasilkan Leverage Keuangan Leverage keuangan yang lebih rendah pada PT Asuransi Dayin Mitra Tbk mencerminkan struktur modal yang lebih konservatif dan risiko keuangan yang lebih rendah dibandingkan PT Asuransi Bintang Tbk. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024: : 64 Ae 72 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Analisis Rasio Keuangan Lainnya Rasio Underwriting Rasio underwriting yang lebih rendah pada PT Asuransi Bintang Tbk menunjukkan bahwa perusahaan tersebut lebih efisien dalam mengelola biaya terkait aktivitas underwriting, seperti biaya komisi dan biaya operasional lainnya. Rasio Klaim Rasio klaim yang lebih rendah pada PT Asuransi Bintang Tbk mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut memiliki manajemen risiko yang lebih baik dalam menilai dan mengelola klaim asuransi. Analisis Kualitatif Berdasarkan informasi dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). PT Asuransi Bintang Tbk memiliki strategi pemasaran yang lebih agresif dan cakupan produk yang lebih luas, yang tercermin dalam pertumbuhan premi bruto yang tinggi. Namun. PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki fokus yang lebih kuat pada manajemen risiko dan efisiensi biaya, yang tercermin dalam rasio underwriting dan rasio klaim yang lebih baik. Faktor-faktor lain seperti karakteristik portofolio asuransi, kebijakan investasi, dan kualitas tata kelola perusahaan juga dapat berkontribusi terhadap perbedaan kinerja keuangan antara kedua perusahaan tersebut. Analisis Tren Meskipun data historis multi-tahun tidak tersedia dalam soal, analisis tren dapat dilakukan untuk melihat perkembangan kinerja keuangan perusahaan asuransi dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan wawasan tambahan tentang konsistensi dan keberlanjutan kinerja perusahaan, serta mengidentifikasi tren positif atau negatif dalam profitabilitas, efisiensi, atau faktor-faktor lainnya. Pembahasan Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi, serta memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan asuransi. Pembahasan hasil penelitian akan dilakukan dengan mengacu pada rumusan masalah dan dikaitkan dengan teori serta hasil penelitian terdahulu. Perbandingan Kinerja Keuangan Antara Perusahaan Asuransi di Indonesia Berdasarkan analisis menggunakan metode Du Pont, ditemukan perbedaan yang signifikan dalam profitabilitas antara PT Asuransi Dayin Mitra Tbk dan PT Asuransi Bintang Tbk, dengan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki rasio pengembalian atas ekuitas (ROE) yang jauh lebih tinggi. Temuan ini sejalan dengan fenomena gap yang diidentifikasi dalam penelitian sebelumnya . , . yang menyebutkan adanya disparitas dalam profitabilitas antara perusahaan asuransi di Indonesia. Perbedaan dalam profitabilitas ini dapat dijelaskan oleh faktor-faktor seperti margin laba bersih, perputaran aset, dan leverage keuangan, sebagaimana diuraikan dalam analisis Du Pont . , . PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki keunggulan dalam margin laba bersih dan perputaran aset, yang menunjukkan efisiensi biaya dan penggunaan aset yang lebih baik. Margin laba bersih yang lebih tinggi pada PT Asuransi Dayin Mitra Tbk . ,1%) dibandingkan PT Asuransi Bintang Tbk . ,2%) mengindikasikan kemampuan yang lebih baik dalam mengendalikan biaya operasional dan menghasilkan laba yang lebih besar dari setiap rupiah pendapatan. Selain itu, perputaran aset yang lebih tinggi pada PT Asuransi Dayin Mitra Tbk . dibandingkan PT Asuransi Bintang Tbk . menunjukkan bahwa perusahaan tersebut lebih efisien dalam memanfaatkan aset yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan. Sementara itu. PT Asuransi Bintang Tbk memiliki leverage keuangan yang lebih tinggi . dibandingkan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk . , yang dapat meningkatkan risiko keuangan meskipun dapat meningkatkan pengembalian atas ekuitas. Faktor-faktor yang Berkontribusi terhadap Perbedaan Profitabilitas dan Efisiensi Selain faktor-faktor dalam metode Du Pont, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi antara perusahaan asuransi, seperti rasio underwriting, rasio klaim, strategi pemasaran, dan manajemen risiko. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa strategi pemasaran. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 64 Ae 72 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 manajemen risiko, investasi, dan efisiensi operasional dapat memengaruhi kinerja keuangan perusahaan asuransi . , . , . PT Asuransi Bintang Tbk memiliki keunggulan dalam rasio underwriting yang lebih rendah . ,5%) dibandingkan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk . ,2%), yang mencerminkan efisiensi yang lebih baik dalam mengelola biaya terkait aktivitas underwriting, seperti biaya komisi dan biaya operasional lainnya. Selain itu. PT Asuransi Bintang Tbk juga memiliki rasio klaim yang lebih rendah . ,4%) dibandingkan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk . ,9%), yang mengindikasikan manajemen risiko yang lebih baik dalam menilai dan mengelola klaim asuransi. Di sisi lain, informasi dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan bahwa PT Asuransi Bintang Tbk memiliki strategi pemasaran yang lebih agresif dan cakupan produk yang lebih luas, yang tercermin dalam pertumbuhan premi bruto yang tinggi. Sementara itu. PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki fokus yang lebih kuat pada manajemen risiko dan efisiensi biaya, yang tercermin dalam rasio underwriting dan rasio klaim yang lebih baik. Faktor-faktor lain seperti karakteristik portofolio asuransi, kebijakan investasi, dan kualitas tata kelola perusahaan juga dapat berkontribusi terhadap perbedaan kinerja keuangan antara kedua perusahaan tersebut. Namun, analisis lebih lanjut mengenai faktor-faktor tersebut menjadi terbatas karena keterbatasan data yang tersedia dalam penelitian ini. Rekomendasi Strategi untuk Meningkatkan Profitabilitas dan Efisiensi Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan di atas, penelitian ini memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi bagi perusahaan asuransi di Indonesia. Rekomendasi tersebut mencakup upaya untuk mempertahankan kekuatan masing-masing perusahaan, sambil memperbaiki area yang masih memerlukan peningkatan. Untuk PT Asuransi Dayin Mitra Tbk, rekomendasi utama adalah mempertahankan fokus pada manajemen risiko dan efisiensi biaya untuk menjaga margin laba yang tinggi, serta mengeksplorasi peluang pertumbuhan pendapatan melalui perluasan cakupan produk atau strategi pemasaran yang lebih agresif, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Selain itu, perusahaan juga dapat mempertimbangkan peningkatan leverage keuangan yang moderat untuk meningkatkan pengembalian atas ekuitas, dengan memperhatikan risiko keuangan yang terkait. Sementara itu, untuk PT Asuransi Bintang Tbk, rekomendasi utama adalah meningkatkan efisiensi biaya dan manajemen risiko untuk memperbaiki rasio underwriting dan rasio klaim, serta mengoptimalkan penggunaan aset untuk meningkatkan perputaran aset dan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Perusahaan juga dapat mempertimbangkan penyesuaian struktur modal dengan menurunkan leverage keuangan untuk mengurangi risiko keuangan, sambil tetap mempertahankan strategi pemasaran yang agresif dan perluasan cakupan produk, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik. Rekomendasi ini sejalan dengan prinsip-prinsip manajemen strategi dalam industri asuransi, yang menekankan pentingnya mempertahankan keunggulan kompetitif dan meningkatkan area yang lemah . , . Perusahaan asuransi juga disarankan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap portofolio investasi, kebijakan investasi, portofolio asuransi, strategi underwriting, dan praktik tata kelola perusahaan untuk memastikan kesinambungan kinerja keuangan yang baik . , . Temuan dan rekomendasi dalam penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi industri asuransi di Indonesia dalam memahami dinamika kinerja keuangan dan mengambil keputusan strategis yang tepat untuk meningkatkan profitabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal ketersediaan data historis multi-tahun, sehingga analisis tren dan perkembangan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu menjadi terbatas. Penelitian lebih lanjut dengan data yang lebih lengkap dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia. Conclusion Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi, serta memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kinerja perusahaan asuransi. Dengan menggunakan metode Du Pont dan analisis rasio keuangan lainnya. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024: : 64 Ae 72 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 penelitian ini mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam profitabilitas antara PT Asuransi Dayin Mitra Tbk dan PT Asuransi Bintang Tbk. PT Asuransi Dayin Mitra Tbk memiliki keunggulan dalam profitabilitas, yang tercermin dari rasio pengembalian atas ekuitas (ROE) yang jauh lebih tinggi dibandingkan PT Asuransi Bintang Tbk. Keunggulan ini didorong oleh margin laba bersih yang lebih baik, efisiensi penggunaan aset yang lebih tinggi, dan struktur modal yang lebih konservatif. Sementara itu. PT Asuransi Bintang Tbk memiliki keunggulan dalam manajemen risiko underwriting dan pengelolaan klaim, serta strategi pemasaran yang lebih agresif. Faktor-faktor seperti rasio underwriting, rasio klaim, strategi pemasaran, dan manajemen risiko juga berkontribusi terhadap perbedaan profitabilitas dan efisiensi antara kedua perusahaan asuransi tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi yang disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing perusahaan, dengan tujuan untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah terbatasnya ketersediaan data historis multitahun, sehingga analisis tren dan perkembangan kinerja perusahaan dari waktu ke waktu menjadi Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan data yang lebih lengkap agar dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia. Rekomendasi utama bagi perusahaan asuransi adalah untuk mempertahankan kekuatan masing-masing perusahaan, sambil memperbaiki area yang masih memerlukan peningkatan. Bagi PT Asuransi Dayin Mitra Tbk, rekomendasi utama adalah mempertahankan fokus pada manajemen risiko dan efisiensi biaya, mengeksplorasi peluang pertumbuhan pendapatan melalui perluasan cakupan produk atau strategi pemasaran yang lebih agresif, serta mempertimbangkan peningkatan leverage keuangan yang moderat. Sementara itu, bagi PT Asuransi Bintang Tbk, rekomendasi utama adalah meningkatkan efisiensi biaya dan manajemen risiko, mengoptimalkan penggunaan aset, serta mempertimbangkan penyesuaian struktur modal dengan menurunkan leverage keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Temuan dan rekomendasi dalam penelitian ini dapat bermanfaat bagi perusahaan asuransi, regulator, investor, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan strategis yang tepat untuk meningkatkan profitabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis. References