JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK BISKUIT TERHADAP VOLUME PENJUALAN PT. MAKINDO PERDANA Olyvia Darma Putri1 dan Wasis Gunadi2 1,2Mahasiswa dan Dosen Manajemen Unsurya olyviadp@gmail. com dan 2wasisgunadi01@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan atau pengembangan produk terhadap volume penjualan biskuit PT. Makindo Perdana di Jakarta. Populasi yang diamati adalah karyawan dari perusahaan pemaklon di PT. Makindo Perdana, yang terdiri atas 35 karyawan dari 14 perusahaan, yang bertanggung jawab atas pembelian biskuit produksi PT. Makindo Perdana. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan demikian sampelnya terdiri dari 35 karyawan tersebut di atas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada taraf nyata lima persen, kualitas pelayanan berpengaruh secara parsial tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, pengembangan produk berpengaruh secara parsial tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, serta kualitas pelayanan dan pengembangan produk berpengaruh secara simultan tehadap volume penjualan PT. Makindo Perdana, yang ditunjukkan oleh persamaan regresi: Y = 7,023 0,300 X1 1,092 X2, dimana X1 = Kualitas Pelayanan. X2 = Pengembangan Produk. Y = Volume Penjualan. Pengaruh simultan kualitas pelayanan dan pengembangan produk terhadap volume penjualan PT Makindo Perdana adalah sebesar 89,8%, sedangkan sisanya sebesar 10,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Kata kunci: Kualitas pelayanan, pengembangan produk dan volume penjualan. PENDAHULUAN Di era digital, persaingan bisnis pada industri biskuit semakin hari semakin ketat. Tabel 1. Pertumbuhan PDB Industri Non Migas Indonesia, 2018 - 2020 terutama dengan semakin mudahnya pelaku usaha melakukan pemasaran secara online. Tak terkecuali pelaku Usaha Besar (UB), pelaku Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) mampu mengakses pemasaran online dengan mudah dan murah, membuat berbagai industry secara umum bertumbuh, termasuk industri biskuit, yang termasuk dalam kelompok industri makanan dan Tabel 1 menunjukkan pertumbuhan PDB Indonesia. Komponen Industri Pengolahan Non Migas Industri Makanan dan Minuman Industri Pengolahan Tembakau Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Industri Kulit. Barang dari Kulit dan Alas Kaki Industri Kayu. Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang anyaman dari Bambu. Rotan dan sejenisnya Industri Kertas dan Barang dari Kertas. Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman Industri Kimia. Farmasi, dan Obat Tradisional Industri Karet. Barang dari Karet dan Plastik Industri Barang Galian bukan Logam Industri Logam Dasar (%) (%) (%) 5,01 4,68 -4,02 8,01 8,33 0,66 4,12 -3,83 -5,19 10,17 15,08 8,83 5,94 -9,32 19,75 2,56 -1,30 -5,92 5,03 6,94 -1,42 -2,80 4,76 14,96 12,34 -3,42 -9,61 3,37 -0,89 -9,11 8,11 4,62 5,91 120 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Industri Barang Logam. Komputer. Barang Elektronik. Optik. Peralatan Listrik Industri Mesin dan Perlengkapan Industri Alat Angkutan Industri Furnitur Industri Pengolahan Lainnya. Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan VOL. NO. Juni 2022 Malkist Biskuat -1,84 2,21 4,24 -6,69 5,37 -1,23 -6,86 10,76 29,98 1,07 6,93 -1,69 PT. Mondelez International PT. Khong Guan Biscuit Factory Indonesia Oreo PT. Khong Guan Monde -3,62 10,33 1,15 Sumber: Perkembangan Industri Non Migas Indonesia 2018 Ae 2020 . ata diola. Industri berkembang tiap tahunnya. Pada tahun 2018 PT. Jadi Abadi Corak Biskuit Factory Indonesia Genji Nissin PT. Armotts Indonesia Good Time CV. Jaya Abadi Marie Regal Sumber: Data Diolah. Persaingan pertumbuhan PDB yang dihasilkan sebesar Indonesia sangat ketat. Banyak pemain 8,01% . , pada 2019 bertumbuh sebesar Internasional seperti PT. Mondelez berasal 8,33%. Sementara pada tahun 2020 nilai pasar dari Amerika, yang memiliki cabang di pada industri makanan dan minuman merosot Indonesia, merupakan bagian dari Mondelez cukup tajam karena dampak dari COVID 19. Asia Pacific. Pemain nasional dalam negeri Kendati demikian industri makanan dan adalah Mayora. Khong Guan dan Regal. minuman masih menjadi salah satu industri Selain terdapat PT. Makindo yang dapat bertahan pada situasi pandemi saat Perdana Selain itu, industri makanan dan minuman perusahaan biskuit dalam negeri dengan memiliki potensi pasar yang cukup besar bagi merek utamanya adalah Speculaas dan perusahaan yang ingin memasuki bisnis ini. Verkade. Perusahaan yang hadir pada tahun Diantara berbagai produk makanan dan 1980 ini telah meluncurkan beragam macam minuman yang ada, salah satu jenis industri makanan yang cukup eksis saat ini adalah industri biskuit. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang PT. Saat ini produk biskuit dalam negeri sejak tahun 1989 telah mempercayakan PT. sudah banyak diproduksi oleh perusahaan- Makindo dalam memformulasikan biskuit perusahaan besar, antara lain dapat dilihat Marie Promina. Pada tahun 1992 PT. pada tabel 2 berikut ini. Nutrifood Indonesia memilih Makindo untuk Tabel 2. Perusahaan Biskuit Dalam Negeri Perusahaan PT. Mayora Indah Tbk Nama Biskuit Slai O'lai WRP. Diabetamil dan Tropicana yang diproduksi oleh Makindo. Roma 121 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Selain itu ada juga PT. Sanghiang Perkasa yang merupakan salah satu anak Nusantara. PT Bintang Anugerah Cahaya Abadi, dan PT OTO Multiharta. perusahaan PT. Kalbe Nutritionals, dengan produk Kinder dan juga Slim & Fit. Dan yang TINJAUAN PUSTAKA terakhir, program CSR Pemerintah BPPT Volume Penjualan bersama-sama Pengertian volume penjualan Makindo PT. Perdana Menurut Swastha Apriansyah . , volume penjualan biskuitnya yaitu Biskuneo. adalah jumlah unit barang yang terjual dari semakin ketat. PT. Makindo Perdana masih unit produksi, yang terjadi dari pihak produksi ke pihak konsumen pada periode tertentu. Dalam volume-volume Volume Adapun menurut Syahyunan 2013 dalam Goh Penjualan PT. Makindo Perdana tahun 2016 Ae et al. , volume penjualan merupakan 2020 dalam carton box disajikan pada Tabel 3. faktor penting yang akan mempengaruhi Tabel 3. Volume Penjualan Biskuit PT. Makindo Perdana, 2017 Ae 2020 kebutuhan modal kerja. Apabila penjualan penjualan yang cukup baik. Periode Cawu 1 Cawu 2 Cawu 3 Total Sumber: Data Primer yang diolah. meningkat, maka kebutuhan modal kerjapun akan meningkat pula. Dimensi volume penjualan Menurut (Kotler & Keller, 2012:. Dari tabel 3 dapat dilihat bahwa volume penjualan PT. Makindo Perdana meningkat terdapat lima dimensi volume penjualan. Harga Jual, dari tahun ke tahun, kecuali pada tahun 2020. keterjangkauan harga, kesesuaian harga Selain kondisi pandemi Covid 19, faktor dengan kualitas produk, kesesuaian harga dengan manfaat . produk diduga menjadi penyebab Kualitas Produk penurunan volume penjualan tersebut. Kualitas produk adalah kemampuan suatu PT Makindo Perdana bekerjasama barang untuk memberikan hasil atau dengan memenuhi permintaan produk dari 14 kinerja yang sesuai bahkan melebihi dari perusahaan/ lembaga, yaitu PT Dua Berlian. BPPT. PT Sang Hyang Perkasa. PT Nutrifood. Indikatornya adalah: gaya atau bentuk. YBM BRI. PT Nagindo International. PT Indofood CBP. PT Citra Sukses. PT Yabeta. CV Surya. PT Akbar Arta Abadi. PT Autsindo Promosi 122 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Promosi VOL. NO. Juni 2022 pelayanan adalah bentuk penilaian konsumen mengkomunikasikan manfaat dari sebuah terhadap layanan yang diterima . erceived produk dan membujuk target konsumen service. dengan tingkat pelayanan yang Indikatornya: personal selling, hubungan masyarakat . xpected Kualitas pelayanan akan menimbulkan superior value untuk menciptakan kinerja bisnis yang baik Distribusi (Safitri et al, 2016:. Distribusi adalah sekelompok organisasi yang saling tergantung yang membantu membuat produk atau jasa tersedia untuk Dimensi kualitas pelayanan Fandy Tjiptono digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen menjelaskan bahwa ada lima dimensi kualitas Indikator: mengukur kualitas layanan seperti berikut ini: persediaan dan transportasi Tampilan fisik (Tangibl. yang diberikan Produk Produk adalah segala sesuatu yang dapat perusahaan kepada konsumen meliputi ditawarkan ke pasar untuk memenuhi fasilitas fisik, perlengkapan pegawai dan sarana komunikasi. Indikatornya adalah: barang fisik, jasa, pengalaman, peristiwa, informasi dan ide-ide. Indikator. produk, peningkatan volume produksi Keandalan (Reliabilit. yang diberikan perusahaan dalam bentuk kemampuan Kualitas Pelayanan dengan segera . , keakuratan dan Pengertian kualitas pelayanan Menurut Sinambela Apriansyah . , pelayanan merupakan urutan kegiatan yang terjadi di dalam interaksi Daya tanggap (Responsivenes. yang seseorang dengan yang lainnya. Interaksi ini memberikan pemecahan akan suatu masalah keinginan para staf untuk membantu para yang sedang dihadapi konsumen (Lupiyoadi, konsumen dan memberikan pelayanan 2001:. dengan tanggap. Indikatornya: kesediaan Apriansyah, . Dengan begitu konsumen akan melihat tingkat membantu dan tanggap dalam keluhan. Jaminan (Assuranc. harapan konsumen. Kotler 2008 dalam Safitri et al. , menyatakan bahwa kualitas 123 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 dipercaya yang dimiliki para staf, bebas Pemasaran adalah implementasi dalam hal dari bahaya, resiko atau keragu-raguan. perkenalan produk, disain, penempatan. Indikator: promosi serta penetapan harga. Indikator: Kecepatan profesionalisme bekerja menambah pabrik baru, menambah lini Empati (Empath. , meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi HIPOTESIS PENELITIAN memahami kebutuhan konsumen, dengan Hipotesis 1 indikator: perhatian. H01: Diduga kualitas pelayanan (X. tidak berpengaruh secara parsial terhadap Pengembangan Produk volume penjualan (Y). Pengertian pengembangan produk Ha1: Menurut Subagyo et al . , pengembangan produk adalah penciptaan Diduga (X. berpengaruh secara parsial terhadap volume penjualan (Y). produk dengan karakteristik yang berbeda. Hipotesis 2 dan menawarkan manfaat baru atau manfaat H02: Diduga pengembangan produk (X . Pengembangan terhadap volume penjualan (Y). Ha2: Diduga pengembangan produk (X. memformulasi produk yang sudah ada atau berpengaruh secara parsial terhadap yang belum ada (Goh et al, 2019:. volume penjualan (Y). Hipotesis 3 Dimensi pengembangan produk Dimensi H03: Diduga kualitas pelayanan (X. dan (X. menurut Hassan et al . 3:245-. , yaitu: berpengaruh secara simultan terhadap Produk dalam dimensi ini berkaitan volume penjualan (Y). Ha3: Diduga kualitas pelayanan (X. dan komponen bahan. Indikator: jenis produk, bentuk produk, harga produk berpengaruh secara simultan terhadap Proses produksi dalam pengembangan (X. volume penjualan (Y). produk berguna untuk mengurangi biaya produksi dan juga untuk memuaskan para Indikator: METODOLOGI PENELITIAN teknologi baru dan efisiensi pabrikasi. 124 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Tempat dan Waktu Penelitian Product Development Third Party Production Penelitian ini dilakukan pada PT. Makindo Perdana yang beralamat di Kawasan YBM BRI Marketing PT. Nagindo Internasional Marketing Product Development PT. Indofood CBP PPIC Product Development Third Party Production Marketing Product Development Marketing Jakarta Timur 13930, dari bulan November 2020 sampai bulan Januari 2022. Populasi dan Sampel Populasi PT. Citra Sukses PT. Yabeta bekerjasama atau membeli produk dari PT. Makindo Perdana, yang terdiri atas 35 sama dengan ukuran populasi, yaitu terdiri dari 35 responden dari 14 perusahaan yang bekerjasama dengan PT Makindo Perdana. Marketing Marketing PT. Autsindo Nusantara Marketing Product Development PT. Bintang Anugerah Cahaya Abadi Marketing Product Development Marketing Product Development Sumber: PT. Makindo Perdana Adapun sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga ukuran sampelnya CV. Surya Pratama CV. Akbar Arta Abadi bertanggung jawab atas pembelian produk yang diproduksi PT. Makindo Perdana. Industri Pulogadung. Jl Pulogadung no 27. Kecamatan Jatinegara. Kelurahan Cakung. PT. OTO Multiharta dengan rincian yang disajikan pada tabel 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 4. Komposisi Responden pada Sampel. Distribusi Tanggapan Responden Tanggapan kualitas pelayanan, pengembangan produk Nama Perusahaan Divisi Jml PT. Dua Berlian Marketing Product Development BPPT Marketing Product Development Hasil uji validitas variabel-variabel PPIC Product Development Third Party Production penelitian menunjukkan hasil yang bersifat valid, ditunjukkan pada tabel-tabel berikut. PPIC PT. Sanghiang Perkasa PT. Nutrifood dan volume penjualan berturut-turut: baik, sangat baik dan sangat baik. Uji Validitas 125 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Tabel 5. Hasil Uji Validitas Kualitas Pelayanan (X. Variabel Item 0,882 0,751 0,624 0,799 0,745 0,872 0,838 0,716 0,930 K10 0,799 K11 0,795 K12 0,805 K13 0,756 K14 0,818 K15 0,660 K16 0,763 K17 0,718 K18 0,839 Sumber : Data Hasil SPSS 25 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 Ket Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Item K10 K11 K12 K13 K14 0,856 0,873 0,948 0,769 0,813 0,841 0,897 0,917 0,921 0,944 0,916 0,893 0,871 0,911 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,728 0,819 0,888 0,850 0,899 0,855 0,889 0,828 0,899 0,874 0,777 0,861 0,865 0,858 0,902 0,848 0,913 0,833 0,825 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 0,282 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data Hasil SPSS 25 Uji Reliabilitas Tabel 8. Hasil Uji Reliabilitas Kualitas Pelayanan (X. Tabel 6. Hasil Uji Validitas Pengembangan Produk (X. Variabel K10 K11 K12 K13 K14 K15 K16 K17 K18 K19 K20 K21 K22 Reliability Statistics Ket Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data Hasil SPSS 25 Cronbach's Alpha ,963 Sumber: Data Hasil SPSS 25 Berdasarkan hasil output tabel 8, nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,963 yang > 0,6, hal ini menunjukan 18 instrumen pernyataan dinyatakan reliable. Tabel 9. Hasil Uji Reliabilitas Pengembangan Produk (X. Reliability Statistics Cronbach's Alpha Tabel 7. Hasil Uji Validitas Volume Penjualan (Y) Variabel Item rhtiung Ket K1 0,517 0,282 Valid K2 0,374 0,282 Valid K3 0,846 0,282 Valid N of Items N of Items ,978 Sumber: Data Hasil SPSS 25 Berdasarkan hasil output tabel 9, nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,978 yang > 0,6, 126 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 hal ini menunjukan 14 instrumen pernyataan Tabel 12. Hasil Uji Linearitas Kualitas Pelayanan (X. terhadap Volume Penjualan (Y) dinyatakan reliabel. ANOVA Table Tabel 10. Hasil Uji Reliabilitas Volume Penjualan (Y) Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items ,976 Sumber: Data Hasil SPSS 25 Berdasarkan hasil output tabel 10, nilai CronbachAos Alpha sebesar 0,976 yang > 0,6, hal ini menunjukan delapan instrumen pernyataan dinyatakan reliabel. Betwee Groups (Combine. Linearity Deviation Linearity Within Groups Total Sum of Squares 4634,805 2515,599 2119,206 22 2,426 1 28,966 21 1,162 1042,167 5676,971 Sumber: Data hasil SPSS 25 Berdasarkan tabel 12 hasil uji linearitas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi (P Value Si. pada baris Deviation from Uji Normalitas Linearity 0,405. Karena signifikansi lebih besar dari = 0,05, maka Tabel 11. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardi zed Residual Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. dapat disimpulkan bahwa antara variabel kualitas pelayanan (X. dan volume penjualan (Y) terdapat hubungan yang linear. Sumber: Data Hasil SPSS 25 Berdasarkan tabel 13 hasil uji linearitas normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dapat diketahui bahwa nilai signifikansi (P diperoleh nilai asym sig 0,200 > = 0,05. Value Si. pada baris Deviation from sehingga dapat disimpulkan bahwa data Linearity sampel dari populasi yang diuji berdistribusi signifikansi lebih besar dari = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa antara variabel Berdasarkan 0,461. Karena pengembangan produk (X. dan volume Uji Linearitas penjualan (Y) terdapat hubungan yang 127 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Sig. ,057 ,000 ,405 JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 Uji Homogenitas Berdasarkan hasil tabel 16 hasil uji Berdasarkan tabel 14 hasil uji homogenitas nilai-nilai pada Lavene Statistic, dapat diketahui bahwa signifikansi variable kualitas pelayanan (X . kualitas pelayanan (X. terhadap volume sebesar 0,967 dan pengembangan produk (X. penjualan (Y) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,079, keduanya bernilai lebih dari 0,175 > = 0,05, dan pengembangan produk = 0,05. Maka dapat disimpulkan pada data di (X. terhadap volume penjualan (Y) memiliki atas tidak terjadi heteroskedastisitas. nilai signifikansi 0,069 > = 0,05, yang artinya populasi-populasi mempunyai varians Analisis Regresi Linier Berganda yang sama atau data bersifat homogen. Uji Multikolinearitas Persamaan regresinya adalah: Y = 7,023 0,300 X1 1,092 X2 Keterangan: Berdasarkan hasil output table 15 uji collinearity statistics tolerance variabelvariabel independen > 0,10, dengan hasil 0,720, dan collinearity statistics VIF < 10,00 dengan hasil 1,388. Maka dapat disimpulkan = Volume Penjualan = Kualitas Pelayanan = Pengembangan Produk Dari persamaan tersebut dapat dijelaskan Konstanta sebesar 7,023, menyatakan bahwa jika variabel bebas X1 dan X2 sama dengan nol maka nilai Y adalah 7,023. Artinya nilai volume penjualan tanpa (X. Uji Heteroskedastisitas 128 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 pengembangan produk (X. adalah sebesar pelauanan (X. terhadap volume penjualan 7,023. (Y) ditunjukan oleh persamaan regresi: Y = Koefisien 7,023 0,300 X1. Dengan demikian dapat pelayanan (X. sebesar 0,300, artinya jika disimpulkan bahwa AuKualitas Pelayanan variabel kualitas pelayanan (X. bertambah berpengaruh secara positif dan signifikan satu maka volume penjualan (Y) akan terhadap Volume PenjualanAy mengalami kenaikan sebanyak 0,300, dan Uji Hipotesis 2 (H. Hasil menurun satu unit, maka volume penjualan pengembangan produk (X. menunjukan juga menurun 0,3 unit. bahwa karena nilai t hitung yaitu 12,403 > t tabel Koefisien regresi variabel pengembangan . = . = 2,03693, dengan taraf signifikansi produk (X. sebesar 1,092, artinya jika 0,000 < = 0,05, maka H0 ditolak dan Ha (X. Besarnya pengaruh pengembangan bertambah satu maka volume penjualan produk (X. terhadap volume penjualan (Y) (Y) akan mengalami kenaikan sebanyak ditunjukan oleh persamaan regresi, sebagai 1,092, dan berikut Y = 7,023 1,092 X2. Dengan pelayanan menurun satu unit, maka volume penjualan juga menurun 0,3 unit. AuPengembangan Produk secara positif dan signifikansi terhadap Volume PenjualanAy. Uji Hipotesis Uji pengaruh parsial Uji pengaruh simultan Uji Hipotesis 1 (H. Hasil pengujian hipotesis Kualitas Pelayanan (X. menunjukan bahwa karena nilai t hitung yaitu 3,762 > t tabel . ,975, n-k-. = t tabel . ,975,. = Berdasarkan tabel 19 hasil uji F di atas, 2,03693, dengan taraf Fhitung = 150,848 > Ftabel = 3,28 dengan taraf signifikansi 0,001 < = 0,05, maka H0 ditolak signifikansi . ) sebesar 0,000 < = 0,05, dan Ha diterima, berarti kualitas pelayanan yang berarti bahwa uji hipotesis dalam berpengaruh signifikan terhadap volume penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Besarnya 129 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS VOL. NO. Juni 2022 AuKualitas Pelayanan dan Pengembangan Kualitas pelayanan dan pengembangan Produk berpengaruh bersama-sama secara produk berpengaruh bersama-sama secara positif dan signifikan terhadap Volume signifikan terhadap volume penjualan PT PenjualanAy, yang ditujukan oleh persamaan Makindo Perdana. regresi: Y = 7,023 0,300 X1 1,092 X2, di mana Y = Volume Penjualan. X1 = Kualitas Saran Pelayanan. X2 = Pengembangan Produk. Baik pengembangan produk berpengaruh secara signifikan terhadap volume penjualan, oleh Koefisien determinasi karenanya kualitas pelayanan maupun Perdana Makindo intensitas maupun kualitasnya. Perhatian pada upaya pengembangan pengembangan produk yang inovatif, kreatif dan selalu di up date sesuai tuntutan Dari hasil uji koefisien determinasi. R Square sebesar 0,898 . ,8%). Nilai tersebut pelayanan (X. dan pengembangan produk (X. terhadap volume penjualan (Y) pada PT. Makindo Perdana adalah sebesar 89,8%, 10,2% dijelaskan/dipengaruhi oleh faktor lain. PT Makindo Perdana hendaknya menjalin . itra respon/tanggapan atas produk-produknya. Dengan menerima dan merealisasi respon mitramitra keunggulan bersaing PT Makindo Perdana KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan PT Makindo Perdana. terhadap produsen-produsen pesaingnya, sehingga kemitraan antara produsen dan konsumen ini bisa berkelanjutan, karena Auwin-winAy Pengembangan produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap volume penjualan PT Makindo Perdana. 130 Manajemen FE Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS DAFTAR PUSTAKA