Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PELATIHAN PEMBUATAN KULKAS POT TANPA LISTRIK DARI TANAH LIAT SEBAGAI PENYIMPANAN DINGIN SAYUR DAN BUAH Muhammad Amin1*. Fazri Amir1. Hamdani Umar1. Razali Thaib2 Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Samudra. Kota Langsa. Indonesia, 24416 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. Indonesia, 23111. Email:muhammadamin@unsam. Abstrak Salah satu upaya mencari permasalahan para petani dan pedagang sayur dan buah adalah usia simpan sayur dan buah yang tidak bertahan lama. Selama ini para petani dan pedagang menyimpan sayur dan buah di dalam gudang atau diletakkan begitu saja sehingga cepat layu dan membusuk. Untuk mengatasi masalah tersebut solusinya adalah para petani dan pedagang buah dan sayur dapat menggunakan kulkas pot tanpa listrik dengan sistem pendinginan evaporative. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memperkenalkan dan memberi pengetahuan tambahan kepada mitra cara membuat kulkas pot tanpa listrik dari tanah Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Suka Mulia Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang dan Mitranya adalah para petani dan pedagang buah sayur berjumlah 15 orang yang dibagi atas 5 kelompok masing-masing terdiri dari 3 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah cara penyuluhan partisipatif dan pelatihan. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat mendapat pengetahuan baru bahwa ada alternatif lain sistem penyimpan sayur dan buah yang dapat mempertahankan dan memperlama usia simpan. Masyarakat sudah mampu membuat kulkas pot tanpa listrik secara mandiri dan dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kata kunci: kulkas pot, tanah liat, penyimpanan dingin, sayur dan buah, pkm Sistem penyimpanan evaporative ini telah penyimpan dingin buah dan sayuran untuk daerah beriklim panas . , dan hasil evaporative untuk buah dan sayuran memperlama usia pembusukan dan tidak terjadi perubahan warna pada buah dan sayuran . Temperatur dalam ruang penyimpanan dapat dijaga mencapai 10-15 C dibawah temperatur ambien dan kelembaban dapat dijaga sampai 90% tergantung iklim . Pada aplikasinya terdapat 3 metode pendinginan evaporative pada penyimpan sayur dan buah diantaranya adalah. Pendinginan evaporative secara langsung . Pendinginan evaporative secara langsung . istem dan . Pendingin evaporative tidak langsung . Dari ketiga metode tersebut, pendinginan evaporative secara langsung . istem pasi. paling mudah, dan murah untuk dibuat tanpa menggunakan PENDAHULUAN Buah dan sayuran merupakan salah satu kebutuhan manusia sehari-hari selain makanan pokok. Untuk daerah pertanian buah dan sayuran merupakan sumber penghasilan sebagai bentuk peningkatan taraf ekonomi. Masalah yang sering timbul untuk sayuran dan buah adalah tidak tahan lama dan jika tidak dijaga maka buah dan Untuk mengatasi masalah tersebut biasanya masyarakat menyimpannya di dalam lemari pendingin . sedangkan untuk di daerah pasar buah dan sayuran diletakkan di tempat freezer yang sudah didesain khusus. Masalahnya adalah biaya freezer dan kulkas mahal. Oleh karena itu perlu dicari penyimpan dingin buah dan sayuran tanpa listrik yang murah, hemat energi, ramah lingkungan, mudah dibuat, dan menggunakan prinsip pendinginan sistem evaporative . Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat tenaga listrik. Salah satu pendinginan evaporative langsung . istem pasi. yang dipelopor oleh Mohammed Bah Abba pada Tahun 1995 dari negara Nigeria adalah menggunakan teknologi zeerpot atau kulkas pot tanpa listrik . Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk pengetahuan tambahan kepada mitra cara membuat kulkas pot tanpa listrik dari tanah liat sehingga bernilai jual untuk menambah penghasilan bagi petani dan pedagang sayur dan buah. Pendekatan yang dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan partisipatif dan pelatihan. Kulkas pot tanpa listrik adalah suatu media atau perangkat yang menjadikan buah, sayur atau makanan tetap dingin Kulkas pot ini terdiri dari pot kecil yang ditempatkan di dalam pot yang lebih besar dengan ruang di antara mereka diisi dengan bahan berpori basah, seperti : Menurut Cantwell dkk . , kulkas pot dapat mendinginkan sayuran seperti terong tetap segar selama 27 hari, sedangkan tomat dan lada dapat disimpan selama 3 minggu di dalam kulkas pot. Dutt menggunakan pasir dan kulkas pot tanpa menggunakan pasir masih lebih unggul dalam penyimpan dingin . Jadhav dkk, dalam penelitian membuat kulkas pot dengan tambahan sirip yang menghasilkan efek pendinginan lebih baik dibandingkan dengan kulkas pot tanpa sirip . METODE PELAKSANAAN Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah lebih kepada cara penyuluhan partisipatif dan pelatihan . Penyuluhan partisipatif dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara verbal maupun visual yaitu mempersentasikan ilmu tentang kulkas pot tanpa listrik (Gambar Sedangkan dilakukan dengan memberikan pelatihan secara langsung cara membuat kulkas pot tanpa listrik sampai dapat untuk diaplikasikan secara langsung. Hal ini dilakukan agar peserta dapat langsung melaksanakan praktik sehingga mereka dapat lebih paham untuk menguasai materi yang akan diberikan. Disisi lain aplikasi penggunaan kulkas pot tanpa listrik ini sudah banyak diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat di berbagai belahan dunia seperti di Afrika Selatan . Nigeria . Arizona . Sudan . , dan sudah diteliti dan dikembangkan oleh Pusat Sayuran Dunia AeMali . Berdasarkan analisa tersebut akan dilakukan pengabdian masyarakat pada Desa Suka Mulia Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. Dimana Desa Suka Mulia dengan luas wilayah adalah 51,71 km2, 16 desa dan 2 mukim dengan jumlah penduduk lebih kurang 38. Sebagian besar masyarakat adalah Petani sayuran dan banyak pedagang sayur dan buah. Oleh karena itu sangat berpotensi untuk dilakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan cara melakukan pelatihan pembuatan kulkas pot tanpa listrik dari tanah liat sebagai Penyimpanan dingin sayur dan buah. Gambar 1. Persentasi pembekalan ilmu tentang kulkas pot tanpa listrik kepada Mitra Desa Suka Mulia Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah para petani dan pedagang buah dan sayur berjumlah 15 orang yang berdomisili di Desa Suka Mulia. Kecamatan Rantau. Kabupaten Aceh Tamiang yang juga merangkap sebagai peserta pelatihan yang Dalam Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat pelatihan, dari 15 orang tersebut dibagi menjadi 5 kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 orang. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari. Pot berukuran . Pot berukuran kecil. Pasir. Teko. Serokan pasir. Sarung . Handuk. Kain lap. Sayur dan buah. Hygrotermometer, selengkapnya seperti Gambar Sedangkan untuk ukuran pot berukuran besar dan pot berukuran kecil ditampilkan dalam Gambar 3. Gambar 2. Alat dan bahan yang digunakan dalam pelatihan pembuatan kulkas Pot tanpa listrik. Gambar 3. Dimensi kulkas pot tanpa listrik yang digunakan dalam pelatihan PKM. mengikuti pelatihan dapat membagi ilmunya kepada petani dan pedagang yang tidak ikut serta dalam pelatihan ini. Berikut akan dijabarkan langkah-langkah dalam melakukan pembuatan kulkas pot tanpa listrik. Metode Pelatihan Pembuatan Kulkas Pot Tanpa Listrik Dalam melaksanakan pelatihan pembuatan kulkas pot tanpa listrik ini dilakukan di Gedung Balai Pelatihan Desa Suka MuliaKecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. Pembuatan kulkas pot tanpa listrik ini dilatih oleh Tim dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Samudra. Mitra kegiatan PKM ini adalah para petani dan pedagang sayur dan buah dengan jumlah peserta terbatas sebanyak 15 orang yang dibagi dalam 5 kelompok. Satu kelompok masing-masing berjumlah 3 Harapannya adalah peserta yang Persiapkan segala alat dan bahan untuk membuat kulkas pot tanpa listrik. Perhatikan Pot harus terbuat dari tanah liat . idak boleh berbahan seme. untuk dapat terjadi proses penguapan. Jika tidak dapat membuat pot secara mandiri boleh dibeli atau ditempa pada pengrajin pot tanah liat. Dalam pelatihan ini pot yang digunakan Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah hasil tempaan dari pengrajin pot tanah liat. Pot terdiri dari ukuran yang besar dan ukuran yang kecil. Pot berukuran besar dan pot berukuran kecil harus memiliki selisih ruang dengan ukuran sebesar 1 sampai dengan 3 cm. Jika pot yang dibeli memiliki lubang, maka lubang tersebut harus disumbat dengan gabus dan pastikan tidak terjadi kebocoran saat dimasukan air. Ambil pot berukuran besar dan masukkan pasir setinggi 2,5 cm. Pastikan berukuran kecil ke dalam pot berukuran besar posisi pot berukuran kecil harus sejajar dengan pot berukuran besar. Letakkan pot berukuran kecil ke dalam pot berukuran besar sampai posisi Kemudian masukkan pasir menggunakan serokan pasir di sela-sela antara pot berukuran besar dan pot berukuran kecil seperti Gambar 4. Ambilkan air, lalu tuangkan air tersebut menggunakan teko ke dalam pasir secara merata dan bertahap sampai benar-benar basah dan tidak dapat menyerap lagi seperti Gambar 5. Saat diaplikasikan air dapat dituang selama 2 kali dalam satu hari tergantung Tutupi seluruhnya pada bagian atas pot dengan handuk basah atau kain basah seperti Gambar 6. Biarkan pot berukuran kecil tersebut turun suhunya sampai dingin dan meningkat kelembabannya. Untuk mengetahui pot berukuran kecil sudah turun temperaturnya dan meningkatkan kelembabannya gunakan alat ukur Hygro-thermometer. Setelah pot berukura kecil telah dingin selanjutnya masukkan sayur dan buah ke dalam pot berukuran kecil tersebut dan handuk basah dilepaskan. Gambar 4. Posisi Mitra saat memasukkan pasir ke sela-sela antara dua pot. Gambar 5. Posisi Mitra saat menuangkan air ke dalam pasir. Simpan kulkas pot di tempat kering Lebih baik kulkas pot diletakkan di atas dudukkan agar terjadi peningkatan sirkulasi udara di bawah pot. Periksa kulkas pot secara teratur, setidaknya dua kali sehari, untuk memastikan bahwa pasir di antara kedua pot masih lembab. Tambahkan lebih banyak air untuk mencegah pasir mengering dan untuk menjaga proses penguapan yang membuat pot bagian Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gambar 6. Posisi Mitra dalam menutupi handuk basah ke bagian atas pot pertanyaan terkait proses pembuatan kulkas pot tanpa listrik. Para peserta juga berkesempatan untuk mempraktikkan secara langsung bagaimana cara membuat kulkas pot tanpa listrik yang terbuat dari tanah liat. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan pembuatan kulkas pot tanpa masyarakat Desa Suka Mulia karena ilmu pengalaman baru bagi mereka. Selama ini saat musim panen tiba, sayur dan buah sering cepat busuk sehingga merugikan para petani dan pedagang. Masyarakat mulai memahami kegunaan jangka panjang dari pengetahuan ini. Mereka akhirnya sadar akan keuntungan yang bisa mereka dapatkan dari hasil penggunaan kulkas pot tanpa listrik ini. Masyarakat terlihat antusias memperhatikan saat presentasi yang dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan saat sesi tanya Setelah berhasil membuat kulkas pot tanpa listrik, salah satu pedagang kelontong langsung mengaplikasikannya dengan cara menyimpan sayur dan buah ke dalam kulkas pot seperti Gambar 8. Sayur umumnya mempunyai umur relatif pendek . urang dari setahu. dan merupakan Sayur-sayuran memiliki sumber mineral dan vitamin A maupun C yang baik untuk tubuh manusia . Penyimpan sayur dan buah ke dalam kulkas pot merupakan salah satu cara memperpanjang usia simpan sayur dan Gambar 7. Pertanyaan-pertanyaan saat persentasi dari masyarakat saat sesi tanya Gambar 8. Pedagang kelontong dalam mengaplikasikan kulkas pot tanpa listrik Selama pelatihan berlangsung masyarakat terlihat sangat antusias dalam melakukan tiap tahapan-tahapan. Beberapa orang peserta pelatihan secara aktif mengajukan Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Prinsip kerja kulkas pot ini seperti Gambar 9, ketika penguapan terjadi dari permukaan, ada energi yang terkait dengan perubahan fasa yang dikenal sebagai panas laten penguapan. Ketika gas mengalir di atas permukaan basah, penguapan dan kondensasi terus menerus terjadi untuk mempertahankan kondisi mapan. Untuk mempertahankan penguapan, harus ada energi internal dalam cairan, yang akan menghasilkan pengurangan suhu. Efek pendinginan evaporative dan paling efektif dalam iklim kering karena kurangnya kadar air . elembaban relati. di udara. Dalam hal kulkas pot, air menguap keluar dari pasir melalui permukaan pot tanah liat bagian luar, dan juga dari seluruh permukaan pasir lembab yang terpapar radiasi matahari, yang melepaskan energi dari sistem . Gambar 9. Prinsip kerja kulkas pot tanpa listrik . Pada awalnya para petani dan pedagang, sayur dan buah umumnyadisimpan di gudang penyimpanan dan diletakkan begitu saja yang menyebabkan sayuran dan buah cepat layu/busuk. Dengan ada pelatihan ini masyarakat sudah membuka wawasan baru bahwa ada alternatif lain sistem penyimpan sayur dan buah yang dapat mempertahankan dan memperlama usia simpan. bahwa ada alternatif lain sistem penyimpan sayur dan buah yang dapat mempertahankan dan memperlama usia Masyarakat sudah mampu membuat kulkas pot sendiri secara mandiri dan dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. UCAPAN TERIMA KASIH