Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6 No. 4 November 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 36312/jisip. 3766/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Putri Esther Haloho1. Hanny Purnamasari2. Lina Aryani3 Program Studi Ilmu Pemerintahan. FISIP. Universitas Singaperbangsa Karawang. Article Info Article history: Received 12 Agustus 2022 Published 9 November 2022 Keywords: Village government. Strategy Infrastructure Info Artikel Article history: Received 12 Agustus 2022 Published 9 November 2022 Abstract Infrastructure development in Bekasi Regency is important because people's lives cannot be separated from the need for adequate infrastructure. Infrastructure is a physical facility and its services that are provided to support the work of the socio- economic system so that it becomes more functional for businesses to meet the needs of various Infrastructure development in Kertamukti Village. Cibitung District. Bekasi Regency is important to increase the independence and economy of the villagers. Building village infrastructure is not just building roads and gates. The main reason for the procurement of village infrastructure is the lack of main facilities and infrastructure in the village. These limitations make it difficult for villages to develop. Villages are usually dominated by agrarian areas where some of the residents work as farmers. Often infrastructure development encounters obstacles, especially the limited public access to development policy making by the Government. The purpose of this study was to determine the Village Government's Strategy in Increasing Infrastructure Development in Kertamukti Village. Cibitung District. Bekasi Regency by using Salusu theory. ABSTRAK Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi menjadi penting karena kehidupan masyarakat tidak lepas dari kebutuhan akan infrastruktur yang memadai. Infrastruktur adalah fasilitas fisik dan pelayanannya yang disediakan untuk mendukung bekerjanya sistem sosial ekonomi sehingga menjadi lebih fungsional bagi dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan berbagai masalah. Pembangunan infrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi penting dilakukan untuk meningkatkan kemandirian dan perekonomian masyarakat desa. Membangun infrastruktur desa bukan hanya membangun jalan dan gerbang. Alasan utama pengadaan infrastruktur desa adalah kurangnya sarana dan prasarana utama di desa. Keterbatasan ini membuat desa sulit berkembang. Perkampungan biasanya didominasi oleh wilayah agraris yang sebagian penduduknya berprofesi sebagai petani. Seringkali pembangunan infrastruktur menemui kendala, terutama terbatasnya akses masyarakat terhadap pembuatan kebijakan pembangunan oleh Pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi dengan menggunakan teori Salusu. Corresponding Author: Putri Esther Haloho Universitas Singaperbangsa Karawang Email: putrihaloho26@gmail. PENDAHULUAN Upayaamencapai tingkatt kesejahteraan merupakan wujud implementasi dari pemerataan pembangunan khususnya desa tertinggal. Oleh karena itu, perlu adanya manajemen pemerintahan terhadap pembangunan daerah tertinggal sebagai langkah nyata yang terpadu dan terarah pada daerah dengan kondisi sosial, budaya, ekonomi keuangan daerah, aksesibilitas, serta ketersediaan infrastruktur yang masih tertinggal. Kondisi tersebut pada umumnya terdapat pada daerah yang secara gografis terisolir dan terpencil atau jauh dari jangkauan fasilitas ibu kota kabupaten. Sebaliknya di perlukan perhatian khusus pada daerah yang secara ekonomi memiliki potensi untuk maju, namun mengalami ketertinggalan sebagai akibat terbatasnya fasilitas jalan. kemampuan memanfaatkan potensi, atau akibat terjadinya konflik sosial maupun politik. Dalam kaitannya dengan percepatan pembangunan tersebut, maka perlu suatu kesamaan persepsi dan visi antara berbagai elemen pemangku kepentingan . di daerah dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal yang memiliki fungsi fasilitasi, koordinasi, sinkronisasi data akselerasi pembangunan daerah tertinggal. 2420 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Strategi dibuat oleh pengambil keputusan . dministrasi negar. untuk menentukan langkah yang tepat dalam penyelesaian masalah yang sedang dihadapi. Strategi yang dibuat harus diimplementasikan dalam penyelesaian masalah sehingga tolak ukur strategi akan dapat diukur (Salusu, 1. Definisi strategi pertama yang dikemukakan oleh George dan koch (Koch, 2. menyebutkan bahwa strategi adalah rrencana yang ddisatukan mmenyeluruh dan terpadu yang mengaitkan keunggulan strategi organisasi dengan tantangan lingkungan dan dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama organisasi dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasikkemudian strategi menurut palsu yaitu seni menggunakan Kecakapan sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran nya melaluiihubungan yang paling menguntungkan pada dasarnya serat gitu sangattpenting dipahami oleh pemerinntahh Konsep strategi (Salusu, 1. dalam bukunya pengambilan keputusan stratejik konsep konsep strategi selalu memberiiperhatian serius terhadap rumusan tujuan dan sasaran organisasi faktor faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahannya serta peluang peluang dan tantangan senantiasa dihadapiioleh setiap organisasi analisis mengenai faktor faktor ini sangat berguna dan dalam merumuskan alternatif yang akan memudahkan para pengambil keputusan tertinggi dalam setiap organisasi memilih atau native terbaik pilihan atas alternatif terbaik ini bisa lakukan setelah memperhitungkan konsekuensi yang akan timbul apabila suatu alternatif dipilih dan dilaksanakan Desa Dalam paradigma baru, desaa merupakan kesatuan hukum yang otonom dan memiliki hak dan wewenang mengatur rumah tangga sendiri. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yangg didukung dengan peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatann Belanja Negara (APBN), telah memberikan pondasi dasar terkait dengan penyelenggaraan desa yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika sedangkan menurut ismail sunny negara adalah suatu sistem tertentu yang menjelaskan hubungan antar alat kelengkapan negara tertinggi di sebuah negara. Pemerintah Pemerintah adalah gejala sosial yang terjadi di dalam hubungan antar anggota masyarakat, baik individu dengan individu, kelompok dengan kelompok maupun antar individu dengan Istilah pemerintahan berasal dari kata perintah. Dalam konteks ini (PH, 1. menyatakan bahwa istilah perintah secara umum dimaknai sebagai yang bermaksud memerintahkan untuk melakukan sesuatu atau sesuatu yang harus dilakukan. Dengan demikian, pemerintah dapat diartikan sebagai orang, badan atau aparat yang mengeluarkan atau memberi Strategi pemerintahann Strategi Pemerintahan didefinisikannsebagai suatu proses atau perjalanan yng terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengarhan dan pengendlian yang dilakukn untuk menentukan serta mencapai sasran-sasarannyang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumbr daya lainnya. Hal terpenting yang perlu dicatatannadalah bahwa strategi tidak menyatakan apa-apa tentang berapa besar biaya yang telah dikeluarkan untukk mencapai tujuan tersebut. (Salusu, 1. mengungkapkan bahwa terdapat 5 . faktor yang dapat mempengaruhi Strategi Pemerintahan,yaitu : Lingkungan. Menurut SSasaran organissi senantasa berhubugan dengan dimana bisaaterjadi bahwaa lingkungan mampu mengubah sasaran. Sebaliknyaa sasarann organisasi, dapat mengontrol Strategi sebenarnya tidak lain dariisuatuurencana kerja untuk memaksimalkan kekuatan suatu organisasi dalam menghadapi kekuatan di lingkungan organisasi. Faktor lingkungan telah dipandanggsebagai faktor yang memainkan peranan penting dalam menjalankan organisasi tanpa mengingkari hubungannya dengan sumber daya organisasi itu sendiriKarakteristik Lingkungann 2421 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Karakteristik lingkungan mencakup dua aspek. Aspek yang pertama adalah lingkungan ekstern yaitu lingkungan yang berada diluar batas organisasi dan sangat berpengaruh terhadap organisasi, terutama dalam hal pembuatan keputusan dan pengambilan tindakan. Aspek yang kedua adalah lingkungan intern, yaitu lingkungan yang secara keseluruhan berada dalam lingkungan organisasi. Kemampuan internall Kemampuan internal dalam memahami kompleksitas organisasi secara menyeluruh, kemampuan ini juga di definisikan sebagai kemampuan dalam menganalisis suatu permasalahan yang terjadi. Berdasarkan konseptual merupakan kemampuan tertinggi yang biasanya dimiliki oleh seorang pemimpin. Kemampuan internal ini berkaitan dengan perumusan misi, tujuan, nilai-nilai. Pembuat strategii Peranan pemimpinnsebagai pembuatkstrategi adalah penting karena hanya merekalah sesungguhnya yang akhirnya menetapkan sasaran organisasi, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. (Napitupulu, 2. :Strategi suatu organisasi adalah konseptualisasi yang di ekspresikan oleh pemimpin organisasi itu tentang sasaran jangka Panjang , kebijaksanaan dan kendala. Seperangkat rencana yang sedang berjalan mengenai tujuan jangka pendek yang dipandang layak memeberikan kontribusi bagi pencapaian sasaran Peran pemimpin sebagai pembuat strategi itu sangatlah pentinga, agar sebuah strategi yanggdiciptakan itu lebih efektif dan strategi yang dibuat itu sudah bagus dan bisa diterapkan di sebuah organisasi. Komunikasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan Komunikasi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Mempelajarinya dapat mempermudah dalam melakukan segala aktivitas dan mencapai tujuan yang diiginkan, bahwaamelaluii komunikasiyyang baik, strategi bisa berhasil. Informasi yang tersedia dalam lingkungan lengkap dan berpengaruh dalam mengatur strategi. Komunikasi penting adanya dari sebuah organisasi. Dengannkomunikasi dalam sebuah organisasi dapat meminimalisir sebuah konflik dan hambatan yang ada dalam organisasi Kemudian, melalui komunikasi sebuah organisasi bisa membangun dan menjaga serta mempertahankan hubungan interpersonal. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu menafsirkan dan menguraikan data yang ada bersamaan dengan situasi yang sedang terjadi (Sugiyono, 2. Penelitian ini juga mengungkapkan sikap, pertentangan, hubungan serta pandangan yang terjadi pada sebuah lingkup responden. Dengan jenis peneltian deskriptif kualitatif ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas oraganisasi dalam pemerintahan desa. Penelitian ini juga menggunakan proses yang memperoleh data bersifat apa adanya. Teknik yang kami gunakan dalam penelitian kali ini ialah dengan teknik pengumpulan data observasi yang dilakukan secara langsung oleh kami sendiri, observasi merupakan kegiatan menggunakan panca indera baik penglihatan, penciuman dan lain-lain untuk memperoleh data yang diperlukan oleh peneliti. Lalu kami juga melakukan wawancara secara langsung oleh peneliti dalam bentuk tanya jawab dengan narasumber yang bertindak sebagai informan untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian kali ini. Dalam penelitian ini kami selaku peneliti memperoleh Sumber Data Primer dan Sekunder. Data primer yaitu data yang dibuat oleh peneliti untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan. Data sekunder yaitu data yang telah dikumpulkan untuk maksud selain menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. yang menjadi sumber data sekunder adalah literatur, artikel, jurnal serta situs di internet yang berkenaan dengan penelitian yang dilakukan. Pemilihan informan dalam penelitian ini didasarkan pada orang-orang yang dianggap mampu 2422 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 untuk memberikan informasi secara lengkap dan berkaitan dengan penelitian sehingga data yang diperoleh dapat diakui kebenarannya. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa tentu tidak lepas dari Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Dalam memberikan pelayanan tentunya berbeda antara pelayanan Pemerintah Desa dengan pelayanan yang diberikan oleh organisasi swastataupunkorganisasi lainnya. Wujud pelayanan yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah desa umumnya berupa pelayanann pemberianzdokumen-dokumennpemerintahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa sesuai kewenangannya antara lain seperti perijinan, rekomendasi, surat keterangan dan pendataan (Musanef, 1. Kinerja aparat Desa Telukjambe sudah dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku, dan sesuai dengan proporsi tugasnya masing-masing. Bagian Kepala Seksi Pemerintahan memiliki tugas untuk membantu kepala desa dalam hal administrasi kependudukan, pertanahan serta perusahaan. Bagian Kepala Seksi Umum bertugas untuk membantu kepala desa dalam hal surat-menyurat dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan instansi terkait. Pelayanan yang diberikan oleh aparat desa sudah cukup baik, dengan adanya sarana menunggu yang nyaman, aparat desa yang berlaku adil dan tidak membedakan masyarakat, informasi mengenai apa yang di tanyakan oleh masyarakat juga diberitahukan dengan jelas, sehingga masyarakat memahami terkait apa yang dijelaskan oleh aparat desa. Tentunya terdapat faktor-faktor tertentu yang menjadi penentu efektifitasnya sebuah Profil Desa Kertamukti Desa Kertamuti berada di Kecamatan Cibitung. Kabupaten Bekasi. Provinsi Jawa Barat. Indonesia. Desa Kertamukti merupakan pemekaran wilayah dari Desa Wanasari (Kp. Kedaun. dan Desa Muktiwari. Wilayah Desa Muktiwari yang semula daerahnya Kp. Telar. Kp. Ceger. Kp. Tanah ungkuk. Kp. Bulak Kunyit. Kp. Sasak Bakar. Kp. Pisang Batu. Kp. Utan Salak. Kp. Keranji. Kemudian Desa Muktiwari terjadi pemekaran wilayah menjadi Desa Sarimukti (Kp. Tanah Ungku. dan Desa Kertamukti (Kp. Sasak Bakar. Kp. Pisang Batu. Kp. Utan Salak, dan Kp. Keranj. Setelah di mekarkan menjadi Desa Kertamukti. Kp. Kedaung yang sebelumnya wilayah desa Wanasari menjadi wilayah Desa Kertamukti. VISI Desa Kertamukti yang maju dan sejahtera melalui optimalisasi sumber daya alam dan sumber daya manusia dilandasri iman dan taqwa. MISI A Meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang optimal meliputi bidang pertanian . anaman, pangan, perkebunan, holtikultura, perikanan dan peternakan yang berwawasan lingkungan hidup. A Meningkatkan sumber daya manusia yang optimal dilandasi iman dan taqwa A Meningkatkan penyerapan tenaga kerja Tujuan : Membangun masyarakat desa aman dan sejahtera. Secara keseluruhan hasil penelitian lapangan berkaitan dengan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas Organisasi Pemerintah Desaa. Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa tentu tidak lepas dari Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Dalam memberikan pelayanan tentunya berbeda antara pelayanan Pemerintah Desa dengan pelayanan yang diberikan oleh organisasi swasta ataupun organisasi lainnya. Wujud pelayanan yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah desa umumnya berupa pelayanan pemberian dokumen-dokumen pemerintahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa sesuai kewenangannya antara lain seperti perijinan, rekomendasi, surat keterangan dan Kinerja aparat Desa Telukjambe sudah dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku, dan sesuai dengan proporsi tugasnya masing-masing. Bagian Kepala Seksi Pemerintahan memiliki tugas untuk membantu kepala desa dalam hal administrasi 2423 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 kependudukan, pertanahan serta perusahaan. Bagian Kepala Seksi Umum bertugas untuk membantu kepala desa dalam hal surat-menyurat dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan instansi terkait. Pelayanan yang diberikan oleh aparat desa sudah cukup baik, dengan adanya sarana menunggu yang nyaman, aparat desa yang berlaku adil dan tidak membedakan masyarakat, informasii mengenai apa yang di tanyakan oleh masyarakat juga diberitahukan dengan jelas, sehingga masyarakat memahami terkait apa yang dijelaskan oleh aparat desa. Faktor-faktor yang mempengaruhi Strategi Pemerintahan Desa Lingkungan. Sasaran organisasi senantiasa berhubungan dengan dimana bisa terjadi bahwa lingkungan mampu mengubah sasaran. Sebaliknya sasaran organisasi, dapat mengontrol lingkungan. Strategi sebenarnya tidak lain dari suatu rencana kerja untuk memaksimalkan kekuatan suatu organisasi dalam menghadapi kekuatan di lingkungan organisasi. Faktor lingkungan telah dipandang sebagai faktor yang memainkan peranan penting dalam menjalankan organisasi tanpa mengingkari hubungannya dengan sumber daya organisasi itu sendiriKarakteristik Lingkungan Karakteristik lingkungan mencakup dua aspek. Aspek yang pertama adalah lingkungan ekstern yaitu lingkungan yang berada diluar batas organisasi dan sangat berpengaruh terhadap organisasi, terutama dalam hal pembuatan keputusan dan pengambilan tindakan. Aspek yang kedua adalah lingkungan intern, yaitu lingkungan yang secara keseluruhan berada dalam lingkungan organisasi. Kemampuan internal Kemampuan internal dalam memahmi kompleksitas organisasi secara menyeluruh, kemampuan ini juga di definisikan sebagai kemampuan dalam menganalisis suatu permasalahan yang terjadi. Berdasarkan konseptual merupakan kemampuan tertinggi yang biasanya dimiliki oleh seorang pemimpin. Kemampuan internal ini berkaitan dengan perumusan misi, tujuan, nilai-nilai. Pembuat strategi Peranan pemimpin sebagai pembuat strategi adalah penting karena hanya merekalah sesungguhnya yang akhirnya menetapkan sasaran organisasi, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Strategi suatu organisasi adalah konseptualisasi yang di ekspresikan oleh pemimpin organisasi itu tentang sasaran jangka Panjang , kebijaksanaan dan kendala. Seperangkat rencana yang sedang berjalan mengenai tujuan jangka pendek yang dipandang layak memeberikan kontribusi bagi pencapaian sasaran Peran pemimpin sebagai pembuat strategi itu sangatlah pentinga, agar sebuah strategi yang diciptakan itu lebih efektif dan strategi yang dibuat itu sudah bagus dan bisa diterapkan di sebuah organisasi. (PH, 1. Komunikasi Komunikasi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Mempelajarinya dapat mempermudah dalam melakukan segala aktivitas dan mencapai tujuan yang diiginkan, bahwa melalui komunikasi yang baik, strategi bisa berhasil. Informasi yang tersedia dalam lingkungan lengkap dan berpengaruh dalam mengatur Komunikasi penting adanya dari sebuah organisasi. Dengan komunikasi dalam sebuah organisasi dapat meminimalisir sebuah konflik dan hambatan yang ada dalam organisasi tersubut. Kemudian, melalui komunikasi sebuah organisasi bisa membangun dan menjaga serta mempertahankan hubungan interpersonal. (Napitupulu, 2. Hambatan tercapainya efektivitas Organisasi Desa Dalam setiap kegiatan tentunya memiliki hambatan, tak terkecuali dalam pelaksanaan efektifitas organisasi pemerintah desa. Faktor yang menghambat tercapainya efektivitas organisasi desa ini adalah kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjadi bagian aparat desa yang harus memiliki jiwa sosial yang tinggi Kurangnya keahlian aparat desa dalam memberdayakan era digital ini untuk memajukan desanya. Lalu banyak masyarakat yang mampu dalam segi ekonomi dan segi pengetahuan tetapi tidak ada 2424 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 keinginan untuk menyalurkannya sebagai aparat desa. Faktor karakteristik lingkungan juga menjadi faktor yang mendasar dalam menghambat efektivitasnya organisasi desa. Keterbatasan dana desa dan banyaknya kebutuhan infrastruktur pedesaan yang harus segera ditangani, juga menjadi salah satu faktor yang menghambat efektifitas organisasi, sehingga pihak desa harus mencari solusi untuk pemasukan asli desa agar keterbatasan itu dapat segera ditangani dengan baik. iagian, 1. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastuktur Di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi dapat dinilai dari lima dimensi : 1. Tujuan dan Sasaran. Lingkungan, 3. Kemampuan Internal, 4. Pembuat Strategi Strategi, 5. Komunikasi. Tujuan dan Sasaran Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan pembangunan Infrastuktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi apabila ditinjau melalui pendekatan teori sistem dari Tujuan dan Sasaran sudah berjalan maksimal. Pemerintah Desa Kertamukti sudah melaksnakan pembangunan Infrastuktur meliputi Pembangunan PAMSIMAS dan Perbaikan jalan Penghubung antar dusun dan juga jalan gang yang berada di jalan sasak bakar dusun 1. Karena Pemerintah Desa Kertamukti ini memprioritaskan untuk pembangunan jalan agar mempermudah masyarakat untuk melewati akses jalan keluar masuk dusun dan memperlancar perekonomian masyarakat di Desa Kertamukti. Lingkungan Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastuktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi apabila ditinjau dari pendekatan teori sistem dari lingkungan ini mendukung secara penerimaan manfaat dan untuk pelaksanaan pembangunan infrastuktur maupun sarana dan prasarana. Dari lingkungan yang ada di desa Kertamukti ini sangat berpotensi untuk melaksanakan percepatan pembangunan Namun, masih minimnya kesadaran dari masyarakat setempat untuk bergotong royong dalam melaksanakan Kemampuan Internal Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastukktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi apabila ditinjau dari pendekatan teori sistem dari Kemampuan Internal kemampuan internal dari desa Kertamukti ini sudah bagus. SDM dari aparatur desa nya sendiri sudah memiliki wawasan yang cukup luas. Sehingga mereka mampu mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaksanakan Aparatur Pemerintah Desa sering melibatkan masyarakat untuk melaksanakan musyawarah terkait perencanaan pembangunan dan dalam pelaksanaan pembangunan infrastuktur maupun sarana dan prasarana. Pembuat Strategi dalam Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastuktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi apabila ditinjau dari pendekatan teori sistem dari Pembuat Strategi Kepala Desa dan Aparatur Pemerintah desa selalu membuat Strategi dalam menyusun perencanaan percepatan pembanunan. Strategi yang dibua oleh kepala desa bersama aparatur pemerinth desa sudah matang dalam tahap perencanaan dan meaksimalka dalam melaksanakan pembangunan di Desa Kertamukti. Dalam hal itu Aparat pemerintah desa melibatkan masyarakat dan para kepala tokoh untuk berkontribusi dalam Komunikasi Strategi Pemerintah Desa Dalam Peningkatan Pembangunan Infrastuktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi apabila ditinjau dari pendekatan teori sistem dari Komunikasi bahwa komuniasi yang dibangunoleh aparat pemerintah desa adalah 2425 | Strategi pemerintah desa dalam pembangunan insfrastruktur di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi (Putri Esther Haloh. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 komunikasi yang meahirkan konsep atau gagaan dalam pembangunan desa. Dengn adanya komunikasi antar aparat desa dan masyarakat maka akan menunjang proses strategi dari pembangunan infrastuktur di desa Kertamukt. Kemudian komunikasi yang dibangun olehAparat Pemerintah Desa yait melaui Musyawarah Dusun (Musdu. Musyawarah Desa (Musde. Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembang des. , dan juga komunikasi melalui acara formal keagamaan UCAPAN TERIMAKASIH Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME, berkat kasih dan karunianya peneliti bisa menyelesaikan jurnal ini. Peneliti juga mengucapkan banyak terimakasih kepada banyak pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam penulisan jurnal ini. Semoga kebaikan yang dilakukan oleh teman-teman semua menjadi ladang pahala yang nanti menjadi tabungan kawan-kawan di akhirat kelak. Sekali lagi peneliti mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya. DAFTAR PUSTAKA