MASALAH SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA JERIT MALAM DI KAMPUNG KALONG KARYA EKO B. SAPUTRO: KAJIAN SOSIOLOGI *Marina Ketriyani1. Oky Akbar2 Universitas Jambi12 *Corresponding author Email: marina. ketriyani@gmail. Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menjelaskan bentuk-bentuk permasalahan sosial yang terdapat dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara baca dan catat. Metode ini dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama jerit malam di kampung kalong, hasil penelitian adalah sebagai berikut: . kemiskinan, . kejahatan, . pendidikan, dan . lingkungan hidup. Berdasarkan hasil tersebut, terlihat jelas jika naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong sangat mendeskripsikan permasalahan yang kerap kali terjadi di kehidupan, dan hal ini pula yang membuat penulis tertarik melakukan penelitian. Kata kunci: masalah sosial. naskah drama. Abstract The problem in this study is how are the forms of social problems in the Drama Manuscript Jerit Malam Dikampung Kalong by eko B Sawetro. The purpose of this study is to describe and explain the forms of social problems contained in the drama script Jerit Malam in Kampung Kalong by eko B. Sawetro using a literary sociology approach. This research is a type of qualitative descriptive research with data collection techniques using documentation techniques, data analysis techniques are carried out by reading and noting. This method was used to analyze the forms of social problems in the drama script Jerit Malam in Kampung Kalong. The results of the research are as follows: . poverty, . crime, . education, and . the environment. Based on these results it is clear that the drama script Jjerit Malam in Kampung Kalong really describes the problems that often occur in life, and this also makes the writer interested in conducting research. Keywords: Social problem. play script. PENDAHULUAN Dalam hal kesastraan, sastrawan menanggapi suatu kejadian melalui karya Karya sastra adalah suatu hasil karya seni para pengarang atau sastrawan salah satunya berupa prosa . erita pendek dan nove. , puisi, dan drama . askah drama atau pementasan dram. Sehandi, (Wijayanti & Dermawan, 2. Karya sastra tidak hanya sebuah imajinasi yang dapat kita nikmati. Karya sastra juga dapat mengandung nilai-nilai mengenai: sosiologi, psikologi, adat istiadat, moral, budi pekerti, agama, tuntunan masyarakat, dan tingkah laku manusia di suatu masa, serta mengandung masalah kritik sosial. Karya sastra tercipta sebagai suatu kegiatan kreatif dan inovatif dalam betuk tulisan . yang memiliki nilai keindahan dan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan pengajaran bahasa, karena keduanya saling melengkapi, terutama dalam pembelajaran bahasa yang selalu menggunakan karya sastra sebagai objek utamanya, dalam menjelaskan ciri dan fungsi bahasa tersebut Noermanzah 2017, (Nugroho, 2. Menurut Anwar & Syam . , naskah drama merupakan salah satu jenis karya sastra berupa teks karangan, berisi tentang tindakan ataupun perbuatan yang belum diterbitkan atau dipentaskan. Sebagai suatu karya seni, naskah drama tidak hanya dapat dinikmati lewat bacaan saja, tetapi juga dapat diperankan sebagai suatu pertunjukan agar dapat menghidupkan cerita yang terdapat pada naskah tersebut. Naskah drama merupakan salah satu aspek terpenting dalam sebuah pementasan, sebagai arah atau acuan untuk memerankan tokoh di dalam drama. Drama dapat dikatakan sebagai mimetik terhadap kehidupan, berusaha menggambarkan kehidupan secara real atau nyata. Di dalamnya terdapat dinamikadinamika sosial yang sama, seperti masyarakat pada umumnya. Sebagai masyarakat yang hidup berdampingan dan membutuhkan antara satu sama lain, naskah drama adalah teks yang dikumpulkan dan disusun sehingga membentuk sebuah kisah Drama adalah seni yang mengungkapkan pikiran atau sosial. Rendra 2013, (Pendidikan & Jawa, 2. Naskah drama dapat dikatakan salah satu bentuk sastra, yang berisikan teks dialog dan dikumpulkan, sehingga membentuk suatu kisah, yang setara dengan karya sastra lainnya. Kisah di dalam naskah drama, seiring berjalannya waktu terus mengalami perubahan, seperti masyarakat yang ada, tentu mengalami perubahan dan dinamika sosial. Endraswara 2015, naskah drama adalah teks yang dikumpulkan dan dirangkai sehingga membentuk sebuah kisah. (Pendidikan & Jawa, 2. Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu socius, yang memiliki arti Aukawan" kemudian kata logos dari sosiologi sastra adalah ilmu yang mencoba memahami suatu karya sastra dengan menggunakan kolaborasi antara ilmu sastra dengan ilmu sosiologi AuinterdisiplinerAy bahasa Yunani, yang memiliki AukataAy atau Auberbicara. Jadi, sosiologi dapat diartikan Auberbicara mengenai masyarakatAy Soekanto 2015, (Pendidikan & Jawa, 2. Adapun sosiologi sastra adalah ilmu yang mencoba memahami suatu karya sastra dengan menggunakan kolaborasi antara ilmu sastra dengan ilmu sosiologi Auinterdisipliner" (Wiyatmi, (Pendidikan & Jawa, 2. Pendapat lainnya disampaikan oleh Vana 2020, bahwa sosiologi sastra memiliki kemampuan untuk menampilkan pengetahuan sosial di dalam suatu karya sastra, dengan menggunakan caranya sendiri (Pendidikan & Jawa, 2. Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan, atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial, serta menghambat terpenuhinya keinginan-keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut, sehingga menimbulkan kepincangan ikatan sosial. Soekanto dan Sulistyowati 2015, (Pendidikan & Jawa, 2. Menurut Soekanto . ada beberapa masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat, yaitu: Kemiskinan Kejahatan Disorganisasi Keluarga Pendidikan Lingkungan Hidup Birokrasi Agama dan Kepercayaan Masalah sosial memiliki beberapa karakteristik. Berdasarkan pendapat Kurniasih dan Ikhsan . 9: . menyebutkan beberapa karakteristik masalah sosial yaitu: . keadaan yang dirasakan oleh banyak pihak, . dinilai tidak menyenangkan, . membutuhkan suatu pemecahan, dan . pemecahan masalah harus melalui aksi secara kolektif (Pendidikan & Jawa, 2. Drama, juga sebagai cerminan kehidupan manusia, serta memotret berbagai permasalahan yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang tersirat di Sebagai makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat yang saling Aspek sosial dalam masyarakat ini, tentu menimbulkan berbagai masalah yang harus dihadapi dengan cara yang berbeda-beda. Mikaresti dan Yusra . berpendapat bahwa drama sebagai karya sastra merupakan objek yang terikat pada pengarang, realitas, dan penikmat. Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong menggambarkan perkumpulan para pekerja kasar dan kuli panggul, yang hidup serta tinggal di pasar, tempat membongkar muatan barang. Nama Kampung Kalong bermula dari para pekerja yang suka memakan serta mencicipi buah-buahan segar yang baru turun dari Orang-orang mulai menyebut persinggahan itu sebagai Kampung Kalong. Semacam kata yang diambil nama dari hewan malam. Kalong, yang di malam hari suka berburu dan makan buah-buahan. Lambat laun, dalam perkembangannya, kampung tersebut tidak hanya ditinggali para kuli panggul, tetapi juga para pemulung, gelandangan, dan tunawisma. Penelitian ini dilakukan guna untuk menjelaskan tentang kehidupan dan masalah sosial yang kerap kali terjadi di masyarakat, sehingga dituangkan pengarang dalam karya sastranya. Naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong menggambarkan masalah sosial yang tercermin dalam kehidupan. Masalah sosial yang akan diuraikan dalam penelitian ini, antara lain sebagai berikut: kemiskinan, kejahatan, pendidikan, dan lingkungan hidup. Serta yang membuat peneliti tertarik melakukan penelitian ini adalah, bahwa pada naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro, belum pernah diteliti oleh peneliti lain. METODE PENELITIAN Penelian ini dibuat dan disusun dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Menurut arifin . , metode penelitian kualitatif yaitu salah satu metode analisis data, dengan menguraikan dari teknik pengumpulan berdasarkan tahap-tahap analisis yang sesuai dengan tematema dari penelitian tersebut. Metode penelitian kualitatif bertujuan untuk menguji teori-teori tertentu, dengan cara melihat hubungan antar variable, (Andiopenta, 2023:. Objek penelitian ini yaitu naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Untuk menjawab tujuan penelitian di atas, digunakan pendekatan analisis sosiologi sastra. Pendekatan analisis sosiologi sastra adalah sosiologi yang digunakan untuk sebuah aspek dokumenter sastra, dengan landasan suatu pandangan bahwa karya sastra merupakan gambaran fenomena sosial Anwar & Syam , (Krismawati. Maka dari itu, penelitian ini menarik untuk dikaji lebih dalam mengenai masalah sosial yang ada di dalamnya, yaitu tentang kehidupan yang dianggap menyimpang, serta kerap kali terjadi di Indonesia. Data utama penelitian ini, berupa teks tulisan. Sumber data penelitian berasal dari naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong. Data yang digunakan berupa dialog antar tokoh, yang menggambarkan adanya bentuk masalah sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Dialog antar tokoh tersebutlah yang akan menggambarkan adanya masalah sosial berupa kemiskinan, dan moralitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik baca dan catat ini mengandung langkah-langkah yaitu: pertama, baca naskah drama dengan teliti. Kedua, cara memahami makna dan mencatat data yang mengandung bentuk masalah sosial. Ketiga, memaparkan isi naskah drama dan menginterpretasikannya sesuai dengan teori dan pendekatan yang digunakan. Tujuan membaca adalah untuk memperoleh pengetahuan atau informasi faktual yang bersifat kognitif, dengan cara memahami, baik isi yang terdapat dalam bacaan yang dibaca, untuk mengetahui cara praktis dalam mengatasi masalah, serta mengetahui peristiwa penting yang terjadi di masyarakat sekitar. Menurut Taufina 2016 (Dharma, 2. Mahsun 2012, teknik catat adalah teknik lanjutan yang dilakukan ketika menerapkan metode simak dengan teknik lanjutan di atas(Anwar. Jika melakukan pencatatan, si penulis dapat melakukan perekaman ketika melakukan metode simak, dengan kedua teknik lanjutan di atas. Sementara itu, apabila peneliti berhadapan dengan penggunaan bahasa secara tertulis dalam penyadapan itu, peneliti hanya dapat melakukan teknik catat sebagai gandengan teknik simak bebas libat cakap, yaitu mencatat beberapa bentuk yang relevan bagi penelitiannya dari penggunaan bahasa secara tertulis. Maryaeni 2012, melalui cara ini, penelitian diharapkan bisa memperoleh sejumlah fakta dan informasi atas sebuah fokus permasalahan yang evidensinya, sehingga teknik pengumpulan data melalui teknik ini berlangsung secara progresif, (Anwar, 2. Aktivitas demikian tidak menutup kemungkinan peneliti kehilangan jejak, sehingga tidak dapat sepenuhnya memaknai sekumpulan data dan informasi yang terbaru secara Teknik analisis data menurut Sugiyono, 2014, (Hidayah & Oktavia, 2. dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu reduksi data, penyajian data, dan Reduksi data . ata reductio. merupakan cara peneliti untuk merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, mecari tema, dan polanya. Data menggunakan instrumen analisis data. Penyajian data . ata displa. merupakan upaya peneliti untuk menyajikan data sebagai suatu informasi yang memungkinkan untuk mengambil kesimpulan, dengan mendisplay data, maka akan mempermudah untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami. Verivication merupakan tahapan terakhir. Teknik analisis data Untuk mengungkapkan bentuk masalah sosial dan pengaruhnya dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko Saputro, menggunakan intrumen yang disebut interpretasi data. Instrumen tersebutlah yang membantu untuk menginterpretasikan data sesuai dengan teori dan pendekatan yang digunakan. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini mendeskripsikan melalui tulisan untuk menyampaikan hasil Di dalam bagian hasil penelitian akan ditunjukkan dan dibahas terkait datadata temuan di dalam naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Data-data yang dapat ditemukan terkait dengan masalah sosial sering terjadi di Indonesia. Data penelitian mengacu pada dialog, dan narasi yang terdapat di dalam naskah. Masalah Sosial di dalam Naskah drama jerit cerita malam di kampung kalong karya Eko B. Saputro. Naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong menyajikan gambaran realita kehidupan masyarakat yang menampilkan dinamika-dinamika yaitu masalah sosial. Di dalam naskah tersebut terdapat beberapa masalah sosial yang terjadi diantaranya seperti: . kemiskinan, . kejahatan, . pendidikan, . lingkungan hidup. Temuan tersebut dapat dikatakan sebagai masalah sosial, karena dapat merugikan pihak lain, baik secara fisik dan mental. Pertimbangan lainnya adalah melanggar nilai yang ada di dalam masyarakat dan perlu diselesaikan. HASIL Tabel 1 Jenis masalah sosial dan kutipan Jenis Masalah Sosial Kemiskinan Kutipan (Data . Au(Tertaw. lumayan, mak! Bisa buat berteduh dan mencari nafkah. Meskipun gerobak usang begini, ini gerobak kebanggaan saya satusatunya, mak! Tanpa gerobak ini, saya mungkin tidak mampu bertahan hidup. Gerobak ini juga salah satu saksi hidup saya di dunia ini. Ay (EBS 2022: . Kejahatan (Data . AuIni bukan masalah uang. Kalian tahu, aku bukan dari kalangan terpelajar seperti kalian, duduk di bangku sekolah, pakai seragam, dan mendengar ocehan pak guru. Yang aku tahu, aku harus bertahan hidup. Jadi, yang aku pelajari tiap hari adalah cara mendapatkan uang, bukan cara mencari uang. Bagaimanapun caranya, aku bisa makan dan tetap hidup. Ay (EBC 2022: . (Data . AuMaksudnya digusur? Artinya, kalau ada pengangguran, itu tandanya kita disuruh pindah ke tempat lain. Sudah biasa kita seperti Tidak boleh di sini, cari tempat lain. Digusur lagi, pindah cari tempat lain. Sampai tua, sampai kita tidak tahu kalau mati nanti mau dikubur di mana. Ay (EBC 2022: . (Data . AuKita harus menyusun strategi yang jitu. Supaya kita bisa membalas. Lihat, dia sudah babak belur dikeroyok sampai seperti ini. Ay (EBC 2022: Pendidikan Lingkungan hidup (Data . AuSaat aku sama Deni berangkat sekolah naik bus kota, mereka lihat aku. Matanya kaya melototi aku, begitu. Aku kira dia menantang. Jadilah aku turun datangin anak itu, aku ajak berkelahi, nggak tahunya, temannya banyak di Aku sama Deni dikeroyok mereka. Ay (EBC 2022:. (Data . AuMungkinA kalau tidak ada Temon, mungkin aku sudah mati kena pentungan petugas. Tetapi justru Temon yang kena pukul di kepalanya. Sampai dia menjadi linglung seperti sekarang Petugas yang mengusir waktu itu main pukul sesukanya. Keras sekali. Kenapa mereka galak betul?Ay (EBC 2022 :. (Data . AuTemon! kenapa kau, nak? Bangun, nak! . emakin bersimbah darah saat memegang kepala Temo. kepalanya berdarah! Siapa yang pukul kau, nak? Siapa?Ay (EBC 2022: . (Data . AuBercita-cita jadi menteri? Buat apa aku masuk sekolah? Umurku sudah telat. Mending aku cari uang buat makan. Apalagi, kalian ini sekolah saja sukanya bolos, tawuran. Lalu kalian lulus sekolah mau jadi apa? Jadi preman berdasi?Ay (EBC 2022: . (Data . AuTidak perlu repot, mas, mbak! Di sini itu tidak perlu sekolahan. Tapi, perlunya itu modal usaha pelatihan atau cara-cara membuat usaha kecil, biar kita bisa cari uang dengan mudah dan bisa jadi pengusaha. Ay (EBC 2022: . (Data . AuBetul. Kalau nanti sekolah, pasti banyak aturan yang susah buat kita. Tiap tahun harus ada yang baru, biaya uang gedung, sepatu baru, tas baru, seragam baru, bayar buku baruAbelum juga ada iuran tambahan. Ay (EBC 2022:. (Data . AuMbak, mas, di mana-mana itu, sekolah itu Tidak ada yang gratis. Di sini, sehari-hari saja untuk mencari makan sulit, apalagi buat biaya sekolah. Jadi, memang di sini tidak ada yang pernah merasakan bangku sekolah lamalama. Ay (EBC 2022:. (Data . AuEmak kira, kamu tidak perlu sekolah. Mon! kalau sekolah juga percuma. Pasti tidak paham Masuk sekolah itu biayanya mahal. Mon. Emak juga khawatir, dengan keadaan mu seperti itu, pasti teman-teman kamu banyak yang mengolok-olok. Terus, kamu diajak tawuran. Lho, kok malah tawuran! Pelajaran macam apa itu? Kan, repot. Emang kalau ikut tawuran bisa jadi jagoan? Anak sekolahan, kok sukanya tawuran! Apa gurunya tidak pernah melarang? Memberi tahu kalau tawuran itu bisa merugikan? Merugikan orang lain, juga bisa merugikan diri sendiri. Bagaimana kalu terluka? Atau sampai kehilangan nyawa? Siapa yang rugi? Pasti semua orang tua berharap anaknya masuk sekolah, supaya belajar yang betul-betul, biar setelah selesai sekolah bisa mengangkat derajat orang tua dan keluarga. Bisa menjadi orang Ay (EBC 2022: . (Data . AuIni bukan masalah uang. Kalian tahu, aku bukan dari kalangan terpelajar seperti kalian, duduk di bangku sekolah, pakai seragam, dan mendengar ocehan pak guru. Yang aku tahu, aku harus bertahan hidup. Jadi, yang aku pelajari tiap hari adalah cara mendapatkan uang, bukan cara mencari uang. Bagaimanapun caranya, aku bisa makan dan tetap hidup. Ay (EBC 2022: . PEMBAHASAN Kemiskinan Kemiskinan merupakan masalah sosial yang banyak terjadi dan cukup sulit Kemiskinan dapat diartikan sebagai suatu kondisi di mana terdapat kekurangan akan hal-hal yang pada umunya untuk dimiliki, seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, dan air minum (Binti, 2016: 69-. Naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong banyak menggambarkan kondisi masyarakat yang mengalami masalah sosial berupa kemiskinan. Berikut ini temuan terkait kemiskinan di dalam naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampong Kalong karya Eko B. Saputro. (Data . Au(Tertaw. lumayan, mak! Bisa buat berteduh dan mencari nafkah. Meskipun gerobak usang begini, ini gerobak kebanggaan saya satu-satunya, mak! Tanpa gerobak ini, saya mungkin tidak mampu bertahan hidup. Gerobak ini juga salah satu saksi hidup saya di dunia ini. Ay (EBS 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa Ruslan hanya mengandalkan sebuah alat sebagai mata pencaharian. Gerobak adalah satu-satunya alat Ruslan bekerja untuk mencari nafkah dan menjadi saksi betapa susahnya perjalanan hidup mereka yang serba kecukupan. (Data . AuIni bukan masalah uang. Kalian tahu, aku bukan dari kalangan terpelajar seperti kalian, duduk di bangku sekolah, pakai seragam, dan mendengar ocehan pak guru. Yang aku tahu, aku harus bertahan hidup. Jadi, yang aku pelajari tiap hari adalah cara mendapatkan uang, bukan cara mencari uang. Bagaimanapun caranya, aku bisa makan dan tetap hidup. (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan seorang remaja yang tidak dapat menikmati bangku sekolah seperti anak-anak pada umumnya, dan hanya menghabiskan masa remajanya, memikirkan untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. (Data . AuMaksudnya digusur? Artinya, kalau ada pengangguran, itu tandanya kita disuruh pindah ke tempat lain. Sudah biasa kita seperti itu. Tidak boleh di sini, cari tempat lain. Digusur lagi, pindah cari tempat lain. Sampai tua, sampai kita tidak tahu kalau mati nanti mau dikubur di mana. Ay (EBC 2022: Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa keluarga Markonah selalu mengalami penggusuran, karena pengangguran dan selalu berpindah-pindah untuk mencari tempat tinggal. Permasalahan kejahatan atau tindak kriminal merupakan salah satu bentuk dari Auperilaku menyimpangAy di dalam masyarakat. Perilaku menyimpang itu merupakan suatu ancaman yang nyata atau ancaman terhadap norma-norma sosial yang mendasari kehidupan atau keteraturan sosial, yang dapat menimbulkan ketakutan individual maupun ketakutan sosial, dan merupakan ancaman nyata dalam ketertiban sosial (Hardiyanto & Romadhona 2. Kejahatan di samping masalah kemanusiaan juga merupakan masalah sosial, tidak hanya merupakan masalah bagi masyarakat tertentu, tetapi juga menjadi masalah yang dihadapi oleh seluruh masyarakat di dunia. Kejahatan atau kriminalitas tumbuh karena adanya berbagai ketimpangan sosial, yaitu adanya gejala-gejala kemasyarakatan, seperti krisis ekonomi, adanya keinginankeinginan yang tidak tersalur, tekanan-tekanan mental, dendam dan sebagainya (Putra et al. Masalah kejahatan dalam naskah drama Jerit Cerita Malam di Mampung Kalong, ditandai dengan beberapa tindakan yang merugikan orang lain, dan tidak sesuai dengan norma serta aturan yang ada. Masalah sosial tersebut terlihat dalam dialog tokoh yang berupa frasa, klausa, kalimat, dan paragraf wacana pada naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong seperti kutipan berikut. (Data . AuKita harus menyusun strategi yang jitu, supaya kita bisa membalas. Lihat, dia sudah babak belur dikeroyok sampai seperti ini. Ay (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa, dari sekelompok pelajar ingin meyusun suatu strategi membalas dendam, akibat salah satu temannya babak belur dikeroyok. (Data . AuSaat aku sama Deni berangkat sekolah naik bus kota, mereka lihat aku. Matanya kaya melototi aku, begitu. Aku kira dia menantang. Jadilah aku turun datangin anak itu, aku ajak berkelahi, nggak tahunya, temannya banyak di Aku sama Deni dikeroyok mereka. Ay (EBC 2022:. Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa, salah satu pelajar mengalami pengeroyokan akibat salah sangka, karena salah satu pelajar merasa, bahwa saat di dalam bus dia merasa diplototi seakan-akan ingin menantang berkelahi. (Data . AuMungkinA kalau tidak ada Temon, mungkin aku sudah mati kena pentungan petugas. Tetapi justru Temon yang kena pukul di kepalanya. Sampai dia menjadi linglung seperti sekarang ini. Petugas yang mengusir waktu itu main pukul sesukanya. Keras sekali. Kenapa mereka gala betul?Ay (EBC 2022 :. Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa, akibat kejahatan petugas. Temon terkena pentungan di kepalanya, sehingga membuat Temon menjadi linglung dan berperilaku seperti anak berkebutuhan khusus. (Data . AuTemon! kenapa kau, nak? Bangun, nak! . emakin histeris melihat tangannya bersimbah darah saat memegang kepala Temon. ) kepalanya berdarah! Siapa yang pukul kau, nak? Siapa?Ay (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa. Temon mengalami pendarahan yang hebat di bagian kepalanya, akibat terjadinya demo antara pelajar kepada para petugas. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Pendidikan yaitu sebuah proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi, mengenai obyek tertentu dan spesifik. Pengetahuan yang diperoleh secara formal tersebut berakibat pada setiap individu yaitu memiliki pola pikir, perilaku, dan akhlak yang sesuai dengan pendidikan yang diperolehnya. Sependapat dengan itu. Ki Hajar Dewantara mengatakan, pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik, agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggitingginya, (Anwar, 2. (Data . AuBercita-cita jadi menteri? Buat apa aku masuk sekolah? Umurku sudah Mending aku cari uang buat makan. Apalagi, kalian ini sekolah saja sukanya bolos, tawuran. Lalu kalian lulus sekolah mau jadi apa? Jadi preman berdasi?Ay (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa. Rodjali berpendapat bahwa sekolah tidak terlalu penting, ditambah lagi dengan umurnya yang sudah telat serta perekonomian keluarganya yang tidak mendukung, dan baginya lebih penting mencari uang untuk makan daripada sekolah yang kerjaannya hanya ikut tawuran dan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat. (Data . Tidak perlu repot, mas, mbak! Di sini itu tidak perlu sekolahan. Tapi, perlunya itu modal usaha pelatihan atau cara-cara membuat usaha kecil, biar kita bias cari uang dengan mudah dan bisa jadi pengusaha. " (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa, bagi penduduk di dusun kampung kalong, sebuah sekolah untuk pendidikan tidak penting, karena bagi mereka adalah bagaimana cara mendapatkan uang yang banyak serta mampu menjamin kehidupan mereka itu lebih. (Data . AuBetul. Kalau nanti sekolah, pasti banyak aturan yang susah buat kita. Tiap tahun harus ada yang baru, biaya uang gedung, sepatu baru, tas baru, seragam baru, bayar buku baruAbelum juga ada iuran tambahan. " (EBC Kutipan di atas mendeskripsikan bahwa, dengan adanya sekolah, justru akan menambah beban mereka, dan berpikir bahwa pasti akan banyak biaya yang harus dikeluarkan, baik itu perlengkapan sekolah baju, tas, sepatu, buku, dan belum lagi biaya-biaya sekolah yang harus mereka tanggung nantinya. lingkungan hidup Lingkungan hidup meliputi hal-hal yang ditimbulkan oleh interaksi antara organisme hidup dengan lingkungan. Organisme hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan yang secara sendiri-sendiri atau bersama mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan. Manusia merupakan unsur yang paling dominan dalam lingkungan hidup. Manusia memiliki kemampuan untuk bertambah secara kuantitatif dan berkat akal pikirannya manusia juga mampu meningkatkan diri secara kualitatif, karena manusia merupakan faktor dominan, sasaran pun tertuju pada pengaruh timbal balik antara manusia dengan lingkungan dalam berbagai aspeknya . Lantas, pengaruh timbal balik tersebut dapat menimbulkan masalah-masalah, baik itu masalah lingkungan sosial, lingkungan biologis, maupun lingkungan fisik Abdulsyani, (Anwar, 2. (Data . AuMbak, mas, di mana-mana itu, sekolah itu bayar. Tidak ada yang gratis. Di sini, sehari-hari saja untuk mencari makan sulit, apalagi buat biaya sekolah. Jadi, memang di sini tidak ada yang pernah merasakan bangku sekolah lamalama. Ay (EBC 2022:. Kutipan di atas mendeskripsikan mengenai pemikiran masyarakat yang menganggap bahwa, setiap sekolah itu pasti akan mengeluarkan biaya, tidak mungkin ada yang gratis. Dan mereka juga beranggapan bahwa untuk mencari makan sehari-hari saja mereka sulit apalagi ditambah dengan biaya sekolah, dan meskipun merasakan bangku pendidikan pasti tidak pernah sekolah lama-lama, jadi untuk apa sekolah. (Data . AuEmak kira, kamu tidak perlu sekolah. Mon! Kalau sekolah juga percuma. Pasti tidak paham pelajarannya. Masuk sekolah itu biayanya mahal. Mon. Emak juga khawatir, dengan keadaan mu seperti itu, pasti teman-teman kamu banyak yang mengolok-olok. Terus, kamu diajak tawuran. Lho, kok malah tawuran! Pelajaran macam apa itu? Kan, repot. Emang kalau ikut tawuran bisa jadi jagoan? Anak sekolahan, kok, sukanya tawuran! Apa gurunya tidak pernah melarang? Memberi tahu kalau tawuran itu bisa merugikan? Merugikan orang lain, juga bisa merugikan diri sendiri. Bagaimana kalau terluka? Atau sampai kehilangan nyawa? Siapa yang rugi? Pasti semua orang tua berharap anaknya masuk sekolah, supaya belajar yang betul-betul, biar setelah selasai sekolah bisa mengangkat derajat orang tua dan keluarga. Bisa menjadi orang besar. Ay (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan Markonah beranggapan bahwa, anaknya si Temon, tidak perlu sekolah akibat penyakit yang dideritanya, pasti kalaupun sekolah, ia pasti tak paham akan pelajaran dan justru akan menjadi bahan olokkan teman-temannya. Ditambah melihat anak-anak yang suka ikut tawuran. Jadi baginya apa guna pendidikan kalau tidak bisa mendidik akhlak mereka. (Data . AuIni bukan masalah uang. Kalian tahu, aku bukan dari kalangan terpelajar seperti kalian, duduk di bangku sekolah, pakai seragam, dan mendengar ocehan pak guru. Yang aku tahu, aku harus bertahan hidup. Jadi, yang aku pelajari tiap hari adalah cara mendapatkan uang, bukan cara mencari uang. Bagaimanapun caranya, aku bisa makan dan tetap hidup. Ay (EBC 2022: . Kutipan di atas mendeskripsikan seorang remaja yang tidak dapat menikmati bangku sekolah, seperti anak-anak pada umumnya, dan hanya menghabiskan kisah remajanya untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. SIMPULAN Merujuk kepada apa yang telah dipaparkan sebelumnya, sudah pada saatnya secara perlahan permasalahan sosial harus di atasi, masalah sosial adalah permasalahan yang serius dan harus ditindak lanjuti. Karena dapat membahayakan serta menghambat terpenuhnya keinginan sosial serta dapat merugikan kehidupan Sesuai kajian sosiologi sastra, masalah sosial yang terdapat dalam naskah drama Jerit Cerita Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro, terdapat beberapa masalah yang kerap kali terjadi di kehidupan yang terus tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat, serta merugikan masyarakat mulai dari permasalahan perekonomian, kriminalitas, pendidkan bahkan pengaruh lingkungan. DAFTAR RUJUKAN Andiopenta, . Metodologi Penelitian. Jambi: Komunitas gemulun Indonesia . nggota IKAPI) Anwar. Febrina. Kritik Sosial dalam Naskah Drama Alangkah Lucunya Negeri Ini Karya Deddy Mizwar. , 4. , 105-121. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 4. , 105Ae121. Dharma. Ketut Budh. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Nonformal, 1. , 70Ae76. Retrieved https://ummaspul. id/JENFOL/article/view/403 Hidayah. Alfia Nurul, & Oktavia. Wahyu. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metafora Dalam Naskah Drama AuSenja Dengan Dua KelelawarAy Karya Kirdjomulyo. SeBaSa, 2. , 55Ae64. Retrieved from http://ejournal. id/index. php/sbs/article/view/1353 Krismawati. Irene Evi. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra. Volume 7(Nomer 2, eISSN : 25494155, pISSN : , p. Nugroho. Agung. Nilai Sosial dan Moralitas dalam Naskah Drama Janji Senja Karya Taofan Nalisaputra. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia. Daerah. Dan Asing, 1. , 28Ae42. https://doi. org/10. 31540/silamparibisa. Pendidikan. Sabdasastra Jurnal, & Jawa. Budaya. Masalah Sosial Dalam Naskah Drama Lelakon Karya Andy Sri Wahyudi Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Bahasa Jawa Di Sma. Sabdasatra, 4. , 62Ae77. Wijayanti. Murti, & Dermawan. Rusdian Noor. Masalah Sosial Dan Kritik Sosial Dalam Naskah Drama Monolog Sarimin Karya Agus Noor: Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra. Caraka, 5. , https://doi. org/10. 30738/caraka.