Vol. No. November 2025, hal, 119-129 https://doi. org/10. 54214/efada. Vol2. Iss02. Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Arab Menuju Jurnal Bereputasi bagi Mahasiswa Universitas Sunan Drajat Lamongan Fathor Rohman. Fahrur Rosikh. Tri Pujiati. Universitas Sunan Drajat Lamongan. Indonesia Universitas Trunojoyo Madura. Indonesia E-mail: fathor_rohman@unsuda. id, . frrosikh@unsuda. id, . pujiati@trunojoyo. Info Artikel Kata kunci : Pelatihan OJS Manajemen Jurnal Jurnal Bereputasi Penulis Koresponden : Fathor Rohman E-mail : fathor_rohman@unsuda. ABSTRAK Pengelolaan jurnal ilmiah merupakan bagian penting dalam meningkatkan budaya literasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi, termasuk di Universitas Sunan Drajat Lamongan. Namun, banyak mahasiswa menghadapi kendala dalam memahami manajemen editorial, standar penulisan akademik, serta strategi pengelolaan jurnal Bahasa Arab menuju jurnal bereputasi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan teknis terkait manajemen jurnal ilmiah, penggunaan OJS, etika publikasi, serta tips dan trik untuk meningkatkan reputasi jurnal. Kegiatan pengabdian ini dirancang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) guna melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman mahasiswa terkait proses editorial, teknik pengelolaan jurnal, serta cara mempersiapkan artikel ilmiah sesuai standar publikasi Pelatihan ini memberikan dampak positif pada kesiapan mahasiswa dalam ikut serta mengembangkan jurnal Universitas Sunan Drajat Lamongan sehingga dapat berkontribusi menuju jurnal bereputasi. PENDAHULUAN Pengelolaan jurnal ilmiah menjadi indikator penting dalam penguatan budaya akademik di perguruan tinggi karena berfungsi tidak hanya sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai wahana peningkatan literasi ilmiah dan kemampuan menulis sivitas akademika (Kertamukti, 2024. Rohman et al. , 2. Pada konteks Universitas Sunan Drajat Lamongan, kebutuhan penguatan tata kelola jurnal semakin mendesak seiring meningkatnya penelitian berbasis kajian kitab, studi Islam kontemporer, dan pengembangan ilmu kepesantrenan yang membutuhkan kanal publikasi bereputasi untuk memperkuat kualitas dan daya saing ilmiah. Tuntutan akreditasi pendidikan tinggi turut mendorong kebutuhan akan manajemen jurnal yang profesional sesuai standar nasional maupun internasional (Irma, 2. , termasuk pemahaman terhadap standar publikasi, penggunaan Open Journal Systems (OJS), etika publikasi, dan strategi peningkatan visibilitas jurnal (Salami et , 2. Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Araba Meskipun demikian, hasil observasi awal menunjukkan adanya kendala signifikan pada tingkat mahasiswa, seperti rendahnya pemahaman terhadap struktur artikel ilmiah Bahasa Arab, keterbatasan kemampuan manajemen referensi berbahasa Arab, belum terbiasanya melakukan proses unggah artikel melalui OJS, serta minimnya wawasan terkait indeksasi jurnal (Khoirun NisaAo, 2. Hambatan-hambatan tersebut berdampak pada rendahnya partisipasi mahasiswa dalam penulisan dan pengelolaan jurnal, sehingga diperlukan intervensi pedagogis yang dapat meningkatkan kemampuan teknis maupun literasi akademik mereka dalam konteks pengelolaan jurnal Bahasa Arab. Berbagai program pengabdian terkait pengelolaan jurnal ilmiah selama ini menunjukkan kecenderungan yang dapat dipetakan ke dalam beberapa fokus utama. Pertama, terdapat kelompok pengabdian yang menitikberatkan pada penguatan literasi akademik dan kemampuan menulis artikel ilmiah, sebagaimana tampak dalam pelatihan yang dikembangkan oleh (Suryani, 2019. MaAoarif, 2020. Haris 2. , dan (Lestari, 2. Kedua, sejumlah pengabdian berorientasi pada aspek teknis pengelolaan jurnal, khususnya penggunaan Open Journal Systems (OJS), sebagaimana dilakukan oleh (Wulandari, 2019. Yasir, 2020. dan Fauzan, 2. Ketiga, terdapat pula program yang menekankan peningkatan kualitas manajemen editorial dan pemenuhan etika publikasi, sebagaimana dijelaskan dalam karya (Fadhila, 2020. Ramadhani, 2021. dan SyafiAoi, 2. Keempat, beberapa pengabdian mengarah pada pengembangan strategi visibilitas jurnal melalui optimalisasi metadata dan indexing, seperti ditunjukkan oleh (Rahmatullah, 2020. Sidiq, 2021. Alfarizi, 2. Meskipun demikian, seluruh kecenderungan tersebut menunjukkan satu kekosongan penting: belum adanya pengabdian yang secara spesifik menargetkan kebutuhan pengelolaan jurnal Bahasa Arab, baik dari sisi struktur artikel, penggunaan referensi Arab, kemampuan teknis OJS, maupun strategi peningkatan reputasi jurnal berbasis bahasa tersebut. Dengan demikian, ruang pengabdian di bidang ini masih terbuka luas, terutama untuk konteks perguruan tinggi bernuansa kepesantrenan seperti Universitas Sunan Drajat Lamongan Melihat berbagai pengabdian terdahulu, program pengabdian ini bertujuan untuk secara khusus memperkuat kapasitas mahasiswa dalam pengelolaan jurnal ilmiah berbasis Bahasa Arab. Fokus utama kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman mengenai manajemen jurnal, penguasaan keterampilan teknis dalam operasionalisasi OJS, pemantapan pemahaman etika publikasi serta standar penulisan artikel ilmiah Bahasa Arab, hingga pembangunan kesiapan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses editorial jurnal di lingkungan Universitas Sunan Drajat Lamongan. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya hadir sebagai pelengkap dari program-program sebelumnya, tetapi juga sebagai inisiatif strategis untuk mengisi kekosongan konseptual dan praktis yang belum disentuh oleh penulis lain, sekaligus memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di bidang studi Bahasa Arab Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA A M. Fathor Rohman. Fahrur Rosikh. Tri Pujiati METODE PENGABDIAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Universitas Sunan Drajat Lamongan pada bulan November 2025. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa dari berbagai marhalah yang memiliki minat terhadap penulisan akademik dan pengelolaan jurnal, dengan jumlah peserta sebanyak 15 mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) (Siswadi & Syaifuddin, 2. , agar mahasiswa dapat terlibat secara aktif dan langsung dalam proses pembelajaran serta praktik pengelolaan jurnal ilmiah. Metode PAR dipilih karena mampu mendorong kolaborasi antara pemateri dan peserta dalam mengidentifikasi masalah, menyusun solusi, dan melakukan refleksi (Bustamin et al. , 2. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut: Identifikasi dan Analisis Permasalahan Tim melakukan observasi kebutuhan mahasiswa terkait pengelolaan jurnal, termasuk kesulitan dalam menulis artikel, mengunggah file melalui OJS, dan memahami alur Perencanaan Tindakan Tim menyusun modul pelatihan yang mencakup materi dasar manajemen jurnal, tips dan trik meningkatkan reputasi jurnal, penggunaan OJS, serta standar penulisan artikel ilmiah. Pelaksanaan Pelatihan Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui presentasi, simulasi penggunaan OJS, praktik penyusunan artikel, dan diskusi. Refleksi dan Evaluasi Peserta mengisi kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat Selain itu dilakukan sesi refleksi untuk mengetahui kendala yang dihadapi peserta. Penyesuaian dan Tindak Lanjut Tim menyusun rekomendasi untuk pengembangan jurnal Universitas Sunan Drajat Lamongan di masa mendatang berdasarkan hasil evaluasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi kegiatan pelatihan pengelolaan manajemen jurnal ilmiah Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Ilmiah merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi akademik suatu institusi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan akreditasi nasional maupun indeksasi internasional menuntut pengelola jurnal untuk Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Araba memahami standar manajemen editorial yang profesional. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi wadah strategis untuk memberikan pengetahuan teknis, standar etik, serta kemampuan operasional dalam mengelola jurnal berbasis OJS (Open Journal Syste. Pada tahap perencanaan, kegiatan pelatihan umumnya melibatkan identifikasi kebutuhan pengelola jurnal, seperti kendala teknis penggunaan OJS, manajemen naskah, perbaikan kualitas editorial, hingga penyesuaian dengan pedoman akreditasi SINTA. Selanjutnya, pelaksanaan mencakup pemaparan materi konseptual dan praktik langsung dalam manajemen jurnal. Sesi simulasi seperti pengiriman naskah . , penugasan reviewer, editing, layout, proofreading, hingga penerbitan artikel memungkinkan peserta memahami alur kerja secara utuh. Pelatihan ini juga membahas aspek etika publikasi seperti plagiarism checking, konflik kepentingan, serta standar Committee on Publication Ethics (COPE). Hal ini penting mengingat banyak jurnal di Indonesia yang masih menghadapi masalah integritas akademik, inkonsistensi editorial, maupun ketidaksesuaian dengan standar internasional. Dari sisi organisasi, pelatihan ini bertujuan memperkuat struktur editorial, meningkatkan profesionalitas editor, serta mengoptimalkan komunikasi antara penulis, reviewer, dan editor. Secara umum, pelatihan dapat mendorong transformasi jurnal agar lebih terkelola, transparan, dan memenuhi kaidah publikasi ilmiah yang baik. Kegiatan pelatihan dimulai dengan penyampaian materi terkait dasar-dasar manajemen jurnal ilmiah, termasuk penjelasan mengenai struktur jurnal, fungsi editorial, dan standar penilaian jurnal bereputasi. Materi disampaikan menggunakan media presentasi yang informatif dan mudah dipahami. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai fitur-fitur OJS seperti submission, editorial workflow, review process, copyediting, dan publikasi. Selanjutnya dilakukan praktik langsung, di mana peserta mencoba melakukan simulasi submit artikel dan memahami alur kerja editor. Adapun kegiatan penyampaian dalam kegiatan pelatihan ini dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 1. Penyampaian Materi Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA A M. Fathor Rohman. Fahrur Rosikh. Tri Pujiati Selain materi OJS, pelatihan juga berfokus pada: Cara menulis artikel ilmiah yang baik sesuai struktur IMRaD. Etika publikasi, plagiarisme, dan teknik parafrase. Strategi untuk meningkatkan reputasi jurnal seperti penggunaan DOI, indexing, dan konsistensi penerbitan. Gambar 2. Penyampaian Materi Artikel sesuai Struktur IMRaD. Gambar 3. Penyampaian Etika Publikasi. Plagiarisme, dan Teknik Parafrase Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Araba Gambar 4. Penyampaian Strategi untuk Meningkatkan Reputasi Jurnal Yang terakhir adalah sesi tanya jawab menjadi sarana penting bagi peserta untuk menggali lebih dalam persoalan teknis yang mereka hadapi selama ini. Kemudian kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan foto bersama dan pemberian sertifiikat kepada pemateri pelatihan. Gambar 5. Kegiatan Penutupan Tingkat keterpahaman peserta terhadap pengelolaan manajemen jurnal ilmiah Untuk mengetahui efektivitas kegiatan pelatihan, tim melakukan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Kuesioner ini berfungsi untuk mengukur tingkat keterpahaman mahasiswa terkait manajemen jurnal ilmiah, penggunaan OJS, struktur. Tingkat Keterpahaman Peserta Sebelum Pelatihan Berdasarkan hasil kuesioner awal . re-tes. , diperoleh data bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori Aucukup pahamAy dan Autidak pahamAy mengenai konsep dasar pengelolaan jurnal ilmiah. Berikut gambaran umum hasil kuesioner: Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA A M. Fathor Rohman. Fahrur Rosikh. Tri Pujiati 15% peserta menyatakan paham, namun belum mampu menjelaskan alur editorial secara runtut. 47% peserta berada pada kategori cukup paham, tetapi masih kesulitan memahami penggunaan OJS dan struktur artikel ilmiah. 38% peserta berada pada kategori tidak paham terutama terkait proses review, copyediting, indexing, serta manajemen referensi. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa membutuhkan pelatihan yang sistematis untuk meningkatkan pemahaman mengenai proses pengelolaan jurnal. Tingkat Keterpahaman Peserta Setelah Pelatihan Setelah kegiatan pelatihan . ost-tes. , terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Mayoritas peserta mencatatkan nilai pemahaman yang lebih tinggi dibanding sebelum pelatihan. Adapun hasil evaluasi menunjukkan: 52% peserta berada pada kategori paham, mampu menjelaskan alur editorial, mengenali peran editor dan reviewer, serta memahami dasar-dasar OJS. 40% peserta berada pada kategori cukup paham, khususnya pada aspek teknis seperti manajemen referensi dan standar metadata jurnal. Hanya 8% peserta yang masih berada pada kategori tidak paham, terutama karena keterbatasan pengalaman menggunakan platform digital akademik. Peningkatan literasi akademik dan kompetensi teknis peserta menunjukkan bahwa pelatihan tips dan trik pengelolaan manajemen jurnal ilmiah memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya dalam membantu mahasiswa memahami tahapan publikasi ilmiah, alur editorial, serta teknik pengelolaan jurnal menuju jurnal bereputasi. Pemahaman ini menjadi aspek krusial karena pengelolaan jurnal tidak hanya menuntut kemampuan teknis penggunaan sistem seperti OJS, tetapi juga pemahaman konseptual mengenai standar mutu artikel, etika publikasi, serta konsistensi proses editorial. Dengan bekal tersebut, mahasiswa lebih siap terlibat aktif dalam pengelolaan jurnal dan mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Temuan ini sejalan dengan pandangan Kertamukti . yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas jurnal sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam memahami alur editorial dan standar pengelolaan jurnal akademik. Selain itu, beberapa kajian terdahulu juga menunjukkan bahwa pelatihan berkelanjutan dan pendampingan pengelola jurnal berperan penting dalam menjaga konsistensi kualitas artikel, ketepatan proses review, serta keberlanjutan jurnal ilmiah . isalnya Wahyudi & Prasetyo, 2022. Suryani, 2. Dengan demikian, hasil kegiatan ini memperkuat temuan Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Araba penelitian sebelumnya bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan manajemen jurnal merupakan strategi efektif dalam mendorong pengembangan jurnal ilmiah menuju standar yang lebih bereputasi. Lebih lanjut, pelatihan manajemen jurnal ilmiah juga berkontribusi dalam membangun kesadaran akademik mahasiswa terhadap pentingnya tata kelola jurnal yang profesional dan berkelanjutan. Keterlibatan mahasiswa dalam memahami peran editor, reviewer, dan pengelola jurnal sejak dini sejalan dengan pandangan bahwa regenerasi pengelola jurnal merupakan faktor strategis dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas jurnal ilmiah (Rahmawati & Nugroho, 2. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individual peserta, tetapi juga memiliki implikasi institusional dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di perguruan tinggi, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tuntutan standar jurnal nasional maupun internasional. Interpretasi Umum Hasil Kuesioner Dari perbandingan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan rerata tingkat keterpahaman peserta sebesar 35Ae45%, terutama pada aspek: pemahaman struktur artikel ilmiah, pengetahuan alur editorial, kemampuan menggunakan OJS . ubmission dan trackin. , pemahaman etika publikasi . COPE), teknik meningkatkan reputasi jurnal . ndexing & DOI). Gambar 6. Grafik Tingkat Keterpahaman Mahasiswa Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA A M. Fathor Rohman. Fahrur Rosikh. Tri Pujiati Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan yang dilakukan efektif dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan Universitas Sunan Drajat Lamongan Sunan Drajat Lamongan. Secara umum, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi akademik peserta, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa untuk terlibat aktif dalam penulisan dan manajemen jurnal. Temuan ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam menjawab masalah awal, yaitu rendahnya pemahaman mahasiswa terkait struktur artikel, referensi. OJS, dan etika publikasi. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Kegiatan pelatihan manajemen jurnal ilmiah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi akademik mahasiswa Universitas Sunan Drajat Lamongan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai struktur artikel ilmiah, etika publikasi, serta prinsip dasar pengelolaan jurnal yang sesuai dengan standar akademik, sehingga mampu memperkuat kualitas penulisan dan pemahaman ilmiah peserta. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam pengelolaan jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) serta pemahaman strategi pengembangan jurnal menuju jurnal Peningkatan kemampuan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan manajemen jurnal ilmiah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan pengetahuan teoretis, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam menyiapkan mahasiswa agar dapat berperan aktif dalam pengelolaan dan pengembangan jurnal ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil kegiatan, pelatihan manajemen jurnal ilmiah perlu dilanjutkan secara berkelanjutan dan terstruktur melalui program rutin setiap semester dengan materi berjenjang, mencakup penulisan artikel ilmiah, etika publikasi, pengelolaan OJS, serta strategi pengembangan jurnal menuju jurnal bereputasi. Untuk mendukung keberlanjutan tersebut, universitas disarankan membentuk tim pengelola jurnal mahasiswa yang melibatkan mahasiswa sebagai pengelola teknis dan editor pemula, dosen sebagai pendamping akademik, serta unit terkait seperti LPPM atau perpustakaan sebagai fasilitator, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman praktik nyata dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Selain itu, perlu dikembangkan model pendampingan lanjutan pascapelatihan berupa klinik penulisan artikel dan konsultasi pengelolaan jurnal secara berkala, baik daring maupun luring. Program ini dapat diperkuat melalui kolaborasi antara dosen, pengelola jurnal institusi, dan mitra eksternal, serta diintegrasikan ke dalam kurikulum, program MBKM, atau kegiatan ilmiah Evaluasi berkala terhadap keterlibatan peserta dan kualitas luaran jurnal menjadi langkah penting untuk memastikan efektivitas program dan memperkuat budaya ilmiah di lingkungan Universitas Sunan Drajat Lamongan. Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA Pelatihan Pengelolaan Manajemen Jurnal Bahasa Araba DAFTAR PUSTAKA