Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PENGHIJAUAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KERAKYATAN PADA SEKTOR PARIWISATA DI DESA COGREG Siti Annisa Wahdiniawati1. Giri Purnama2. Ari Apriani3, dan Jumanto4 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Corresponding author: siti. wahdiniawati@undira. Abstrak: Penyelesaian masalah lingkungan ini bisa dijadikan pendapatan masyarakat di Desa Cogreg apabila di kelola dengan baik, seperti dengan membuat kebun buah-buahan ciri khas di Desa Cogreg seperti rambutan, kecapi, dan durian. Karena melihat tanah di sekitar Desa Cogreg merupakan tanah yang subur dan juga ada beberapa masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga. Dengan membuat kebun buah setidaknya bukan sekedar masalah penghijauan dan lingkungan yang diselesaikan, melainkan menciptakan daya tarik sebagai daya tarik wisata di Kawasan Gunung Panjang Desa Cogreg dan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dari kebun tersebut bahkan jika pengunjung kebun ini sudah dirasakan maka akan mengajak para pelaku UMKM di Desa Cogreg untuk mengembangkan kebun buah tersebut. Diterima : 28/10/2022 Direvisi : 12/11/2022 Dipublikasi : 30/11/2022 Kata kunci: Karang Taruna. Penghijauan. Pariwisata Desa. Ekonomi Masyarakat Abstract: The resolution of environmental problems can be used as income for the community in Cogreg Village if it is managed properly, such as by creating a typical fruit garden in Cogreg Village such as rambutan, harp, and durian. Because seeing the land around Cogreg Village is fertile land and there are also some people who work as farmers too. By making fruit gardens, at least not just reforestation and environmental problems that are solved, but creating an attraction as a tourist attraction in the Gunung Panjang area. Cogreg Village and this is able to improve the economy of the community from the garden, even if visitors to this garden are felt it will invite MSME actors in Cogreg Village to develop the orchard. Keywords: Karang Taruna. Greening. Village Tourism. Community Economy PENDAHULUAN Pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui sektor pariwisata memiliki kebijakan dari pemerintah lokal. Sumbangan dari pariwisata sangat besar jika dikelola dengan baik, dengan keikutsertaan desa tersebut akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar wisata tersebut (Larasati dan Kurrahman, 2. Masyarakat di desa harus mulai memahami dan sadar bahwa pariwisata yang ada di desa mampu meningkatkan perekonomian masyarakat disekitar objek wisata tersebut. Hal yang sangat jarang disadari adalah menciptakan lingkungan yang asri dan sejuk, hal ini mampu menjadi daya tarik pengunjung. Untuk menarik minat pengunjung ke suatu daerah tentunya perlu menciptakan kondisi sapta pesona dengan memberikan kesan indah dan mempesona. Lokasi yang sering di datangi pengunjung tentunya menjadi prioritas untuk dilakukan pengembangan dan perbaikan dengan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 73 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 menciptakan lingkungan yang nyaman dan mempesona tentunya akan membuat para pengunjung akan nyaman untuk berada di daerah itu lebih lama dan puas telah mengunjungi daerah tersebut, sehingga kenangan selama berkunjung di daerah ini akan melekat dalam Adapun sapta pesona memiliki 7 . unsur yang harus dicapai yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan ketenangan . org, diakses pada 20 Maret Kehadiran desa wisata menciptakan interaksi antara kebutuhan wisatawan dan pemenuhan kebutuhan tersebut oleh masyarakat sekitar, sehingga berdampak pada terciptanya transaksi ekonomi baik jasa maupun komoditas. Desa wisata bukan sekedar memiliki fasilitas wisata saja, akan tetapi karena desa tersebut memiliki kualitas udara atau memiliki pemandangan yang indah sehingga membuat orang yang melihat menjadi terkesan (Imamah. Program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan oleh tim berlandaskan pada tujuan Sustainable Development Goals (SDG. dengan target melindungi lingkungan dan pengingkatan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pariwisata. Untuk melindungi lingkungan salah satunya adalah perlu dilakukan penanaman pohon untuk mencegah masalah lingkungan di masa depan dan diperlukannya upaya nyata untuk meningkatkan kualitas Salah satunya adalah dengan menumbuhkan sikap sadar lingkungan sejak dini melalui pendidikan lingkungan (Adriansyah, et al. , 2. Adapun yang menjadi mitra sasaran kami yaitu Karang Taruna di Desa Cogreg, dengan merangkul Karang Taruna yang ada di desa ini tentunya diharapkan mampu memberikan sinergi yang positif terhadap masyarakat secara Setelah dilakukan analisa di lapangan bahwa Desa Cogreg memiliki potensi yang sangat besar untuk di kembangkan terlebih desa ini memiliki lahan garapan dari pemerintah daerah yang dikelola oleh desa, yang mana dari hasil pengelolaan tersebut digunakan untuk membantu masyarakat di desa. Contohnya Gunung Panjang di Desa Cogreg mempunyai potensi pemandian air panas, hanya saja belum dikelola secara maksimal dikarenakan kurangnya sumber daya dan pemahaman mengenai pengelolaan di sektor pariwisata. Kami tim pengabdian masyarakat memberikan edukasi kepada Karang Taruna Desa Cogreg bahwa di Desa Cogreg bisa berkembang jauh lebih baik dengan memperhatikan potensi-potensi yang ada di desa. Ketika melihat bahwa lokasi ini perlu diperbaiki dari sisi lingkungan, yaitu menambahkan penghijauan, dikarenakan jika dilihat dibagian bawah lokasi ini masih gersang dan masih perlu dilakukan penghijauan untuk menjadi daya tarik lokasi wisata di desa ini. Dengan program ini tim pengabdian masyarakat mengajak Karang Taruna Desa Cogreg akan melakukan kegiatan aksi menanam pohon buah-buahan ciri khas Desa Cogreg seperti rambutan, kecapi dan durian, yang nantinya akan ditanam di area Gunung Panjang, diharapkan dengan dibuatnya kebun buah tersebut mampu menjadi daya tarik Desa Cogreg untuk berkunjung ke Gunung Panjang. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung nantinya tentu akan memberikan dampak ekonomi pada masyarakat sekitar Gunung Panjang. Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Dian Nusantara bermaksud memberikan sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat melalui gerakan penghijauan sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan pada sektor pariwisata di Desa Cogreg, karena melalui kegiatan ini diharapkan Karang Taruna di desa ini mampu mencetak Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 74 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 generasi yang sadar akan lingkungan dan mengedukasi bahwa hal ini akan berdampak pada sektor pariwisata yang ada di Desa Cogreg. Gambar 1. Observasi (Tim dan Karang Taruna Des. di Gunung Panjang Desa Cogreg Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Bisnis dan Ilmu Sosial bermaksud memberikan sosialisasi dan implementasi dari kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Penghijauan Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Pada Sektor Pariwisata di Desa Cogreg, karena melalui kegiatan ini diharapkan warga di Desa Cogreg mampu membantu dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa terutama pada sektor pariwisata melalui Gerakan penghijauan. Berdasarkan analisis situasi yang telah dilakukan, maka rumusan masalah pada pengabdian masyarakat ini adalah: Tabel 1. Permasalahan Yang Dihadapi Mitra No. Permasalahan Beberapa wilayah di Desa Cogreg gersang atau kurangnya penghijauan Kurangnya daya tarik Desa Cogreg pemanfaatan media sosial untuk media promosi Kurangnya pemahaman peningkatan Uraian Di Desa Cogreg, terlihat tandus karena adanya ada gunung yang wilayahnya tandus karena ada kandungan belerang dan juga luasnya juga setu yang ada di Desa Cogreg Di Desa Cogreg, masih banyak lahan kosong yang belum termanfaatkan secara maksimal dan juga ada setu . yang belum dimanfaatkan secara maksimal disekitarnya agar tersusun rapih seperti kebun buah atau taman, serta belum adanya media sosial yang khusus mempromosikan wisata desa dengan keindahan alamnya Ada permasalahan kondisi lingkungan di Desa Cogreg yang kurang rapih, banyak pohon tumbuh namun tidak rapih sehingga terkesan semak sehingga merusak pemandangan, dan orang pun melihatnya kurang menarik untuk dijadikan objek wisata yang memberi kesan rindang, teduh dan sejuk SOLUSI PERMASALAHAN Desa Cogreg di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor merupakan lokasi pelaksanaan PKM-PM kami dan Karang Taruna Desa Cogreg menjadi mitra sasarannya. Desa Cogreg berada di dataran rendah dengan ketinggian A 100 meter diatas permukaan laut. Sebagian besar Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 75 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 lahan di desa ini adalah lahan pertanian, sawah, tegalan dengan permukaan datar tanah 98% dan perbukitan 2%. Desa Cogreg terdiri dari 4 dusun, dengan 8 rukun warga dan 39 rukun Desa Cogreg memiliki tekad dan keinginan yang kuat dengan terus berinovasi melalui potensi yang dimiliki di desa ini. Ada beberapa sektor potensial yang dimiliki desa ini sebagai penopang perekonomian yaitu sektor pariwisata, pendidikan, perikanan, pertanian, peternakan ayam kampung ataupun industri rumah tangga. Dalam upaya meningkatkan sektor potensial yang ada di desa tentunya desa tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu perlu adanya peran Karang Taruna dan masyarakat di desa dalam upaya peningkatan ekonomi desa, melalui beberapa cara yang bisa dilakukan. Ketika tim melakukan observasi langsung ke lapangan ke salah satu titik potensial di Desa Cogreg. Ternyata masyarakat di desa belum sadar akan lingkungan di sekitar, padahal jika masyarakat di desa ini sadar akan lingkungan yang baik itu akan menjadi daya tarik desa untuk berkunjung ke Desa Cogreg. Apabila tercipta lingkungan yang sejuk, asri, dan indah akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata seperti menjadi desa wisata. Dalam Pengabdian Masyarakat ini, yang diperlukan bukan hanya sekedar sosialisasi pada masyarakat saja tapi kami tim pengabdian masyarakat merasa perlu sekali peran Karang Taruna Desa Cogreg untuk turut membantu dalam mengedukasi masyarakat di desa dan juga melakukan aksi nyata seperti menanam pohon di lingkungan sekitar. Kami rasa penyelesaian masalah lingkungan ini bisa dijadikan pendapatan masyarakat di Desa Cogreg apabila di kelola dengan baik, seperti dengan membuat kebun buah-buahan ciri khas di Desa Cogreg seperti rambutan, kecapi, dan durian. Karena melihat tanah di sekitar Desa Cogreg merupakan tanah yang subur dan juga ada beberapa masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga. Dengan membuat kebun buah setidaknya bukan sekedar masalah penghijauan dan lingkungan yang diselesaikan, melainkan menciptakan daya tarik sebagai daya tarik wisata di Kawasan Gunung Panjang Desa Cogreg dan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dari kebun tersebut bahkan jika pengunjung kebun ini sudah dirasakan maka akan mengajak para pelaku UMKM di Desa Cogreg untuk mengembangkan kebun buah tersebut. Tabel 2. Solusi dan Target Luaran No. Solusi Memberikan sosialisasi kepada Karang Taruna dan masyarakat Desa Cogreg untuk turut serta dalam menjaga ekosistem dan menjaga lingkungan di Desa Cogreg Memberikan sosialisasi pemanfaatan lahan kosong di Desa Cogreg untuk dijadikan kebun buah ataupun taman yang bisa dijadikan daya tarik wisata Desa Cogreg dan juga melakukan promosi di media sosial Target Luaran Terciptanya lingkungan yang asri dan teduh dengan menjaga ekosistem dan menjaga lingkungan di Desa Cogreg Ditanamnya pohon buah-buahan ciri khas Parung untuk menciptakan kesejukan Desa Cogreg dan buah-buahan yang bisa menjadi sumber penghasilan Desa Cogreg Terciptanya inovasi dari perangkat desa dan masyarakat sekitar dalam mencari ide ataupun gagasan dalam memanfaatkan lahan kosong agar tanpa merusak Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 76 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Tercetusnya suatu gagasan untuk membuat suatu kebun buah ciri khas daerah Parung yang bisa menjadi daya tarik Desa Cogreg yang bisa dijadikan sebagai wisata desa dan mempromosikannya melalui media sosial dan juga pemasangan banner di lokasi kebun agar masyarakat mengetahui bahwa ada kebuh buah ciri khas daerah Parung Melakukan penanaman pohon buah-buahan ciri khas Parung sebagai daya tarik Desa Cogreg dan dibuat seperti kebun buah Desa Cogreg. Lingkungan menjadi lebih hijau, lebih asri dan menjadi kebun buah ciri khas daerah Parung, yang bisa dikunjungi oleh masyarakat sebagai tempat wisata desa Mampu menjadi sumber penghasilan untuk Desa Cogreg, yang tentunya menjadi daya tarik masyarakat untuk menjajaki buah-buahan ciri khas daerah Parung METODE PELAKSANAAN Dalam kegiatan PKM-PM ini, tim merancang kegiatan yang dapat akan dilaksanakan bersama Karang Taruna Desa Cogreg. Adapun kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan antara lain sebagai berikut: Analisa Situasi dan Kebutuhan Mitra (Wawancara dan Observasi di Lapanga. Persiapan Pelaksanaan Pelaksanaan Kegiatan (Sosialisasi dan Penanaman Poho. Gambar 2. Kerangka Pemecahan Masalah Dalam pelaksanaannya tim pengabdian kepada masyarakat melakukan observasi langsung ke Desa Cogreg dan melakukan wawancara dengan Perangkat Desa Cogreg dan Karang Taruna Desa Cogreg mengenai situasi yang ada di Desa Cogreg terutama di Gunung Panjang yang merupakan salah satu lokasi yang kami sambangi. Persiapan yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat yaitu berkoordinasi dengan Perangkat Desa Cogreg dan Karang Taruna Desa Cogreg untuk melakukan penyamaan persepsi tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Tim akan memberikan edukasi melalui sosialisasi kepada Karang Taruna Desa Cogreg mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan sadar akan dampak dari lingkungan di sekitar desa dan penanaman pohon . uah-buaha. ciri khas Desa Cogreg. Adapun materi atau bahan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa: Modul dibuat secara ringkas berisi tentang bagaimana cara memanfaatkan serta Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 77 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 pemberdayaan kan Masyarakat sekitar melalui Gerakan Penghijauan sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan pada sektor Pariwisata di Desa Cogreg. Dalam pelaksanaan sosialisasi gerakan penghijauan tersebut, alat-alat untuk penanaman pohon antara lain berbagai jenis pohon buah beserta pot, media tanam tanah dikebun, dan cangkul. Alat dokumentasi: menggunakan kamera pribadi untuk mendokumentasikan pelaksanaan HASIL DAN PEMBAHASAN Permasalahan yang terjadi di Desa Cogreg yaitu kurangnya kesadaran masyarakat sekitar untuk menciptakan lingkungan yang asri dan sejuk, hal ini dapat berdampak kepada daya tarik pengunjung. Untuk menarik minat pengunjung ke suatu daerah tentunya perlu menciptakan kondisi sapta pesona dengan memberikan kesan indah dan mempesona. Lokasi yang sering di datangi pengunjung tentunya menjadi prioritas untuk dilakukan pengembangan dan perbaikan dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan mempesona tentunya akan membuat para pengunjung akan nyaman untuk berada di daerah itu lebih lama dan puas telah mengunjungi daerah tersebut, sehingga kenangan selama berkunjung di daerah ini akan melekat dalam benaknya. Program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan oleh tim berlandaskan pada tujuan Sustainable Development Goals (SDG. dengan target melindungi lingkungan dan pengingkatan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pariwisata. Untuk melindungi lingkungan salah satunya adalah perlu dilakukan penanaman pohon untuk mencegah masalah lingkungan di masa depan dan diperlukannya upaya nyata untuk meningkatkan kualitas Salah satunya adalah dengan menumbuhkan sikap sadar lingkungan sejak dini melalui pendidikan lingkungan. Desa Cogreg memiliki potensi yang sangat besar untuk di kembangkan terlebih desa ini memiliki lahan garapan dari pemerintah daerah yang dikelola oleh desa, yang mana dari hasil pengelolaan tersebut digunakan untuk membantu masyarakat di desa. Contohnya Gunung Panjang di Desa Cogreg mempunyai potensi pemandian air panas, hanya saja belum dikelola secara maksimal dikarenakan kurangnya sumber daya dan pemahaman mengenai pengelolaan di sektor pariwisata. Gambar 3. Air Terjun Gunung Panjang Tumaritis Di Desa Cogreg Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 78 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilaksanakan dengan lancar, maka sebelum semua aktivitas dimulai terlebih dahulu dilakukan sosialisasi terhadap pihakpihak terkait, diantaranya Perangkat Desa Cogreg. Karang Taruna Desa Cogreg dan para pihak yang berada di Desa Cogreg yang memiliki kepentingan dalam penyusunan dan penerapan program ini. Dalam pelaksanaanya dilakukan tahapan persiapan meliputi observasi dan Tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi awal permasalahan yang ada di Desa Cogreg dan bersama Karang Taruna Desa Cogreg melakukan diskusi mengenai penyelesaian permasalahan tersebut. Gambar 4. Tahapan Persiapan Bersama Perangkat Desa dan Karang Taruna Desa Cogreg Selanjutnya pada tahapan analisis masalah dan kebutuhan mitra, pada tahapan ini diperoleh permasalahan yang lebih rinci dari mitra dan tim menawarkan solusi yang bisa digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Seperti tujuan orang dating ke Desa Cogreg ingin berendam air panas di Gunung Panjang, tetapi melihat kondisi sekitar Gunung Panjang yang kurang menarik sehingga perlunya penghijauan agar terlihat teduh, sejuk, asri dan menarik. Terlebih jika dilakukan penanaman pohon di area Gunung Panjang dengan konsep kebun buah-buahan ciri khas Desa Cogreg, ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Desa Cogreg dan dibutuhkan peran Karang Taruna desa Cogreg dalam pelaksanaan sampai promosi desa kepada khalayak luas. Gambar 5. Berbagai Jenis Pohon Buah-Buahan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 79 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Tahapan sosialisasi kepada mitra (Karang Taruna Desa Cogre. , pada tahapan ini dilakukan edukasi melalui kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya masyarakat peduli akan lingkungan di Desa Cogreg dan memberikan informasi dengan menjaga lingkungan di Desa Cogreg dengan baik, mampu memberikan dampak pada perekonomian masyarakat, karena diketahui bahwa Desa Cogreg memiliki potensi pariwisata yang bisa di promosikan ke masyarakat luas jika memiliki lingkungan yang baik dan menarik. Gambar 6. Tahapan Sosialisasi kepada Mitra (Karang Taruna Desa Cogre. Tahapan Promosi, setelah dilakukan sosialisasi mengenai program penghijauan dan menjaga lingkungan di Desa Cogreg terutama di Kawasan Gunung Panjang, maka langkah berikutnya adalah melakukan promosi secara aktif melalui media online seperti facebook, instagram, tiktok, dan jenis media online lainnya, serta melalui media offline seperti spanduk, baliho, dan lain sebagainya dengan harapan banyak masyarakat yang mengetahui program ini dan akan turut serta dalam kegiatan penanaman pohon sehingga secara perlahan mereka akan mengetahui bahwa akan dibuat kebun buah di Kawasan Gunung Panjang. Tahapan aksi penanaman pohon (Buah Ciri Khas Desa Cogre. bersama Karang Taruna Desa Cogreg. Tahapan aksi yang dilakukan adalah penanaman pohon buah-buahan disekitar area Gunung Panjang Desa Cogreg yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat bersama Karang Taruna Desa Cogreg dengan mengajak masyarakat di sekitar Gunung Panjang untuk turut berpartisipasi dengan harapan kedepannya kebun buah ini bisa menciptakan lingkungan yang hijau, sejuk, asri dan juga memberikan dampak pada ekonomi masyarakat sekitar Gunung Panjang melalui sektor pariwisata Gunung Panjang. Selanjutnya tim melakukan monev pada pelaksanaan kegiatan, secara berkala dan random untuk melihat kondisi tanaman buah yang di tanam. Lalu, tim menyimpulkan hasil dari pelaksanaan kegiatan dan pencapaiannya. Selanjutnya, maka tim membuat laporan kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. KESIMPULAN DAN SARAN Program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan oleh tim berlandaskan pada tujuan Sustainable Development Goals (SDG. dengan target melindungi lingkungan dan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 80 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 73 - 81 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 pengingkatan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pariwisata. Masyarakat di desa harus mulai memahami dan sadar bahwa pariwisata yang ada di desa mampu meningkatkan perekonomian masyarakat disekitar objek wisata tersebut. Melindungi lingkungan salah satunya adalah perlu dilakukan penanaman pohon untuk mencegah masalah lingkungan di masa depan dan diperlukannya upaya nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Salah satunya adalah dengan menumbuhkan sikap sadar lingkungan sejak dini melalui pendidikan Berdasarkan program pengabdian tersebut, diharapkan ada perkembangan yang lebih untuk masyarakat sekitar, khususnya bertambah nya pengunjung ke lokasi wisata tersebut. Harapan lainnya, jika ada pengembangan di sektor wisata baik yang dilakukan oleh Pemerintah ataupun peneliti lainnya bisa mengembangkan potensi alam lainnya di daerah tersebut. DAFTAR PUSTAKA