Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 Sosialisasi Alat Pengawasan dan Pembatasan Penggunaan Gawai Untuk Perlindungan Anak dari Konten Pornografi Erwin Setiawan 1. Meredita Susanty 1*). Ariana Yunita 1. Ade Irawan 1. Tasmi 1. Muhamad Koyimatu 1 Universitas Pertamina. Kebayoran Lama. Jakarta Selatan. DKI Jakarta 12220 Indonesia Email: meredita. susanty@universitaspertamina. Received: 21 November 2021 | Accepted: 24 Desember 2022 | Published: 25 Desember 2022 ABSTRACT The development of technology and information brings various impacts on human life. Ease of internet access makes all information available, including harmful content such as pornography, violence, gambling. Currently, early childhood to seniors are familiar with technology. some studies explain that two-year-old children are now proficient in using gadgets. To achieve a child-friendly environment in Indonesia, parents, families, schools, communities, and interfaith groups need to optimize child protection in every role they play. Pertamina University takes part in overcoming these problems by holding socialization of child protection from pornographic content. In this event, parents are informed about cases of pornography in children and their impact on child growth and development and taught how to supervise and control their children's smartphone and internet use. Keywords: internet, porn, negative content, parental control ABSTRAK Perkembangan teknologi dan informasi membawa berbagai dampak pada kehidupan manusia. Kemudahan akses internet membuat segala informasi bisa didapat, termasuk konten negatif seperti pornografi, kekerasan, perjudian. Saat ini, anak usia dini hingga manula sudah terbiasa dengan penggunaan teknologi, bahkan beberapa penelitian menjelaskan bahwa anak usia dua tahun saat ini sudah mahir menggunakan gawai. Untuk mewujudkan Indonesia ramah anak, maka peran orang tua keluarga, sekolah, kelompok-kelompok masyarakat, komunitas adat dan kelompok lintas agama perlu mengoptimalisasikan perlindungan anak dalam setiap peran yang dilakukan. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, civitas akademika Universitas Pertamina mengambil peran untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengadakan sosialisasi perlindungan anak dari konten pornografi dimana dalam acara ini orang tua diinformasikan mengenai fakta-fakta mengenai kasus pornogafi pada anak dan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak dan diajarkan cara mengawasi dan mengendalikan penggunaan gawai dan internet anak-anaknya. Kata Kunci: internet, pornografi, konten negatif, parental control Terang | 15 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 PENDAHULUAN Semakin banyaknya jumlah anak-anak yang menggunakan gawai, bahkan di usia pra-sekolah . , . , di Indonesia serta semakin mudahnya mengakses internet menimbulkan potensi terpaparnya anak dibawah umur terpapar konten negatif seperti pornografi. Komisi Perlindungan Anak Indonesia, menyatakan bahwa laporan kasus pornografi dan cybercrime meningkat sejak tahun 2016 dan menduduki posisi kasus ketiga tertinggi, mencapai angka 514 laporan di tahun 2017 . Ae. Penyebab menanjaknya kasus pornografi adalah konten-konten pornografi di internet tidak semuanya tersaring, sehingga menjadi konsumsi anak-anak. Pemerintah sudah berupaya memberikan perlindungan terhadap anak dengan berbagai regulasi yang diterbitkan. Namun, perlindungan terkait pornografi harus dilakukan secara terpadu. Baik pemerintah, masyarakat dan keluarga harus peduli pada kasus pornografi yang menimpa anak-anak. Literasi internet sehat untuk anak dan orang tua menjadi keharusan di era globalisasi ini. Civitas Universitas Pertamina khususnya Program Studi Ilmu Komputer melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat berupaya untuk meningkatkan pengetahuan para orang tua dalam mencegah teraksesnya konten bermuatan pornografi oleh buah hati mereka. Berbekal kemampuan mahasiswa/i Program Studi Ilmu Komputer, diharapkan ilmu yang akan diberikan tersampaikan dengan baik, dan dapat meningkatkan kesadaran para orang tua terhadap pengaruh buruk . Ae. dalam mengakses konten konten bermuatan pornografi terhadap tumbuh kembang anak-anak serta dapat diterapkan untuk mencegah teraksesnya konten bermuatan pornografi oleh anak-anak. Program PKM yang dilakukan berupa sosialisasi perlindungan anak dari konten pornografi yang dilaksanakan di TK Islam Cikal Harapan I Rawamangun pada tanggal 5 Mei 2018 pukul 9. Ae 11. 00 dengan peserta orang tua siswa sebanyak 21 orang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada orang tua terhadap meningkatnya kasus pornografi dan cyber crime dengan korban anak-anak, meningkatkan kesadaran orang tua akan bahaya dari konten bermuatan negatif terhadap tumbuh kembang anak-anak, dan memberikan wawasan baru kepada orang tua cara untuk mencegah terpaparnya anak terhadap konten bermuatan pornografi. METODE PELAKSANAAN Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul AuPerlindungan Anak Dari Konten PornografiAy dilakukan mengikuti acuan diagram alir pada Gambar 1, yakni penjajakan kerjasama, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi. Gambar 1. Diagram alir kegiatan PKM 16 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 Pada tahap penjajakan kerjasama, tim PKM melakukan pencarian sekolah-sekolah disekitar Universitas Pertamina sebagai mitra PKM. Selanjutnya, melakukan korespondensi resmi ke sekolahsekolah untuk penyelenggaraan sosialisasi. Pada tahap penyusunan materi pelatihan, tim mencari data jumlah kasus pormografi dan cyber crime dengan korban anak-anak, materi psikologi mengenai dampak konten bermuatan pornografi terhadap tumbuh kembang anak. Pada tahap ini dilakukan pencarian aplikasi-aplikasi untuk mengawasi dan membatasi penggunaan gawai dan internet dan membandingkan satu aplikasi dengan yang lain. Setelah memilih aplikasi yang handal dan cukup mudah digunakan oleh orang tua, tim PKM menyusun panduan teknis penggunaan aplikasi Qustudio . dan ekstensi pada browser untuk mengawasi dan mengendalikan penggunaan gawai dan internet. Tahap pelaksanaan sosialisasi dilakukan di TK Islam Cikal Harapan I Rawamangun dengan peserta para orang tua siswa. Sosialisasi disampaikan oleh dosen Ilmu Komputer dan pelatihan penggunaan aplikasi Qustudio dan instalasi ekstensi browser dilakukan oleh perwakilan mahasiswa dan mahasiswa lainnya mendampingi orang tua saat melakukan langkah-langkah instalasi dan Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan menggunakan survei. Setelah pelatihan, para orang tua yang menjadi peserta memberikan masukan pada formulir saran dan kritik. Evaluasi juga diberikan langsung oleh kepala sekolah TK Islam Cikal Harapan I Rawamangun di akhir acara. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada abad 21, anak usia dini hingga manula sudah terbiasa dengan penggunaan teknologi, bahkan beberapa penelitian menjelaskan bahwa anak usia dua tahun saat ini sudah terbiasa menggunakan gawai untuk bermain game, membuka youtube atau membuka galeri video dengan sangat ahli. Sosialisasi Perlindungan Anak Dari Konten Pornografi memberikan informasi kepada para orang tua mengenai jumlah kasus pornografi dan cyber crime dengan korban anak-anak, kasuskasus anak usia dini melihat video porno dan dampak pornografi terhadap tumbuh kembang anak, serta beberapa penyebab anak usia dini terpapar video porno di era digital saat ini. Selain memberikan sosialisasi mengenai keterpaparan anak terhadap konten pornografi, pada program PKM ini orang tua siswa dilatih untuk menggunakan aplikasi parental control untuk mengawai penggunaan gawai anak dan penggunaan internet oleh putra-putrinya. Sosialisasai dilaksanakan selama satu hari dan dihadiri oleh sekitar dua puluh orang tua siswa dan didampingi guru-guru TK Islam Cikal Harapan I Rawamangun 1. Kegiatan ini dilaksanakan bertempatan dengan kegiatan pengambilan rapor siswa. Dalam kegiatan sosialisasi, orang tua diinformasikan tentang fakta-fakta terkait paparan pornografi terhadap anak. Selanjutnya orang tua diperkenalkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah paparan pornografi terhadap anak selama anak menggunakan gawai. Materi sosialisasi ditunjukka pada Gambar 5. Di sesi terakhir pelatihan, para orang tua diajak untuk mencobakan langsung salah satu aplikasi untuk memantau dan membatasi kegiatan anak selama menggunakan gawai. Selama pelatihan, para peserta turut mencoba menginstall aplikasi Qustudio dan melakukan pengaturan aplikasi. Dengan menggunakan aplikasi ini, orang tua dapat mengatur lamanya anak menggunakan dawai, membatasi aplikasi dan halaman website yang dapat dikunjungi oleh anak sehingga anak tidak terpapar konten-konten yang mengandung pornografi, kekerasan, perjudian dan ancaman lainnya, memantau lokasi keberadaan anak, serta memantau semua panggilan telepon dan SMS pada gawai anak. Dalam sesi ini salah satu mahasiswa bertindak sebagai instruktur yang memberikan arahan langkah-langkah yang dilakukan sedangkan mahasiswa lainnya mendampingi Terang | 17 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 para orang tua saat mencoba menginstal dan mengkonfigurasi aplikasi Qustudio seperti ditunjukkan pada Gambar 3. Karena pada pelaksanaan orang tua tidak membawa laptop, pelatihan installasi ekstensi pada bowser internet dilakukan dengan mendemokan langkah per langkah. Orang tua diberikan booklet yang berisi panduan instalasi dan konfigurasi agar dapat melakukannya di rumah. Secara umum pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan berjalan dengan lancar. Orang tua siswa juga turut berpartisipasi aktif selama sosialisasi menyampaikan masalah dan keterbatasan yang mereka hadapi dalam memantau penggunaan gawai putra-putrinya. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta mampu menggunakan aplikasi untuk membatasi akses internet di gawai yang digunakan anak, serta melakukan pengaturan di web browser atau search engine yang biasa digunakan. Diharapkan para guru dan orang tua siswa juga dapat mengajarkan hal ini kepada rekan-rekan lainnya sehingga semakin banyak orang tua yang peduli dan mampu memantau dan mengendalikan penggunaan gawai pada anak. Para peserta merasa materi sosialisasi ini sangat bermanfaat karena selama ini tidak banyak orang tua yang mengetahui bagaimana cara mengawasi dawai yang digunakan oleh putra-putri Pembagian tugas dimana sebagian mahasiswa menemani putra-putri mereka dan sebagian mahasiswa mendampingi dan membantu beberapa peserta melakukan pengaturan di dawai mereka dirasakan juga sangat membantu. Evaluasi dan masukan dari peserta adalah informasi yang ada di brosur yang dibagikan dirasa kurang detail, akan lebih baik jika diberi link ke youtube atau channel lain agar orang tua bisa melakukan hal yang sama secara mandiri . Gambar 2. Surat Undangan Acara Sosialisasi 18 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 Gambar 3. Dokumentasi Pelaksanaan Sosialisasi Perlindungan Anak dari Konten Pornografi Gambar 4. Dokumentasi Penutupan Sosialisasi Perlindungan Anak dari Konten Pornografi Terang | 19 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 Gambar 5. Cuplikan Materi Sosialisasi Untuk meningkatkan kesadara orang tua pentingnya pengawasan penggunaan gawai pada anak, program serupa disarankan untuk dilakukan di TK lainnya. Dalam pelaksanaannya sebaiknya dilakukan koordinasi secara intensif dengan sekolah mitra agar pelaksanaan sosialisasi atau pelatihan dapat diselenggarakan bersamaan dengan acara rutin sekolah sehingga audiens acara lebih Selain itu, sebaiknya disediakan juga website yang berisi materi sosialisasi sehingga peserta sosialisasi dapat menyebarluaskan materi dengan mudah ke masyarakat yang lebih luas. KESIMPULAN Perkembangan teknologi dan informasi membawa berbagai dampak pada kehidupan manusia. Tidak hanya dampak baik tapi juga dampak buruk menyertai perkembangan tersebut. akses internet membuat segala informasi bisa didapat. Hal tersebut juga termasuk akses pada situs pornografi. Laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan peningkatan kasus pornografi dan cyber crime sejak tahun 2016. Melihat masalah ini, program studi Ilmu Komputer Universitas Pertamina mengambil perannya dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul di masyarakat melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat yang merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui program pengabdian masyarakat ini. Universitas Pertamina memaparkan data kasus-kasus pornografi dan dampaknya pada tumbuh kembang anak untuk meningkatkan kewaspadaan orang tua terhadap hal ini. Selain itu, pada kegiatan ini orang tua juga diajak untuk bersama-sama mengawasi dan mengendalikan penggunakan gawai dan internet putra-putrinya. Semakin banyaknya orang tua yang memiliki kesadaran mengenai bahaya paparan konten negatif terhadap tumbuh kembang anak dan memiliki kemampuan untuk memantau dan mengendalikan akses anak terhadap konten-konten negatif diharapkankan dapat menurunkan kasus pornografi dan cyber crime dengan korban anak. SARAN Karena keterbatasan perangkat, orang tua tidak dapat mencoba melakukan instalasi dan konfigurasi ekstensi browser untuk membatasi konten yang dapat diakses anak. Booklet yang berisi panduan instalasi dan konfigurasi dirasakan kurang detail orang para peserta. Peserta mengharapkan panduan dalam bentuk video yang bisa diakses oleh publik seperti pada YouTube atau channel lainnya agar orang tua dapat melihat cara instalasi secara langsung dan melakukannya secara mandiri. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan Guru-Guru TK Islam Cikal Harapan I Rawamangun dan Universitas Pertamina yangtelah memberi dukungan yang membantu pelaksanaan PKM dan/atau penulisan artikel. 20 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 15 - 21 DAFTAR PUSTAKA