GREENOMIKA, 2025, 07. https://journal. id/index. php/gnk | p-ISSN : 2657-0114 | e-ISSN : 2657-0122 ____________________________________________________________________________________ Pengaruh Penggunaan Teknologi Digital terhadap Efektivitas Penyusunan Rencana Bisnis oleh Pengasaha Muda di Kota Banjarmasin The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan Development by Young Entrepreneurs in Banjarmasin City Delia Putri Rusnanti1. Maftukhin2. Angga Yugustama3. Ade Triyanto4. Fadia Budi Cahyono5. Imelda Dian Rahmawati6*) 1, 2, 3, 4, 5 Program Studi Magister Manajemen. Program Pascasarjana. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Sidoarjo, 61215. Indonesia Fakultas Bisnis Hukum dan Sosial. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Sidoarjo, 61215. Indonesia Article info: Research Article DOI : 10. 55732/unu. Kata kunci: Teknologi Digital. Efektivitas Rencana Bisnis Keywords: Digital Technology. Effectiveness Business Plan Article history: Received: 08-01-2025 Accepted: 15-05-2025 *)Koresponden email: - imeldadian@umsida. 2025 Delia Putri Rusnanti. Maftukhin. Angga Yugustama. Ade Triyanto. Fadia Budi Cahyono. Imelda Dian Rahmawati Creative Commons Licence This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 0 International License. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi digital terhadap efektivitas penyusunan rencana bisnis oleh pengusaha muda di kota Banjarmasin. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berbantuan google form. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 pengusaha muda di Kota Banjarmasin. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa perangkat lunak perencanaan bisnis dan media sosial serta platform digital berpengaruh signifikan terhadap efektifitas penyusunan rencana bisnis di Kota Banjarmasin. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pengusaha muda di Kota Banjarmasin sebaiknya lebih memanfaatkan perangkat lunak perencanaan bisnis serta platform digital dan media sosial untuk meningkatkan efektivitas penyusunan rencana bisnis mereka. Pemerintah daerah, lembaga pelatihan, maupun komunitas bisnis dapat menggunakan temuan ini sebagai dasar untuk menyusun program pelatihan dan pendampingan digital yang lebih terfokus. Abstract This study aims to explore the influence of the use of digital technology on the effectiveness of business plan preparation by young entrepreneurs in Banjarmasin city. The research was conducted using a quantitative approach. Data collection was carried out using a questionnaire assisted by google form. The number of samples in this study were 100 young entrepreneurs in Banjarmasin City. The data analysis technique used Partial Least SquareStructural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of the SmartPLs program. The results showed that business planning software and social media and digital platforms have a significant effect on the effectiveness of business plan preparation in Banjarmasin City. Based on the results of this study, it is expected that young entrepreneurs in Banjarmasin should make greater use of business planning software as well as digital platforms and social media to enhance the effectiveness of their business plan Local governments, training institutions, and business communities can use these findings as a basis for designing more targeted digital training and mentoring programs. Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. Kutipan: Rusnanti. Maftukhin. Yugustama. Triyanto. Cahyono. , & Rahmawati. The effect of digital technology use on the effectiveness of business plan preparation by young entrepreneurs in Banjarmasin City. GREENOMIKA, 7. , 11Ae19. https://doi. org/10. 55732/unu. Pendahuluan Pada era globalisasi dan digitalisasi yang semakin pesat, teknologi digital telah menjadi elemen penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kewirausahaan. Bagi pengusaha muda, penggunaan teknologi digital tidak hanya mempercepat operasional bisnis, tetapi juga dapat meningkatkan efektivitas penyusunan rencana bisnis. Rencana bisnis merupakan fondasi utama dalam memulai dan mengembangkan usaha, yang mencakup strategi pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, serta proyeksi pertumbuhan usaha (Strawser et al. , 2. Tanpa adanya rencana yang matang, sebuah usaha cenderung menghadapi kesulitan dalam menjalankan operasopnalnya secara terstruktur dan terarah (Korsgaard et al. , 2. Teknologi digital seperti perangkat lunak perencanaan bisnis, media social, dan aplikasi analisis data, menawarkan kemudahan dan akurasi dalam proses perencanaan yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak (Mahfudhoh & Pujianto, 2. Alat-alat digital ini memungkinkan pengusaha muda untuk mengakses informasi pasar secara real-time, mengelola anggaran dengan lebih efisien, dan membuat keputusan yang lebih cepat berdasarkan data yang tersedia (Bharadwaj, 2. Dengan kemajuan teknologi, pengusaha muda kini dapat mengembangkan rencana bisnis yang lebih inovatif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan, bahkan dalam skala usaha kecil dan menengah (UMKM) yang terbatas. Berdasarkan studi yang dilakukan (Berutu et al. , 2. diketahui bahwa teknologi informasi memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan bisnis modern. Pemanfaatan teknologi informasi memungkinkan pengusaha untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya. Bertolak belakang dengan studi yang dilakukan (Farina & Opti, 2. yang membuktikan bahwa teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Meskipun begitu, implementasi teknologi digital dalam penyusunan rencana bisnis di kalangan pengusaha muda di kota Banjarmasin belum banyak dieksplorasi. Banjarmasin, sebagai salah satu kota berkembang di Indonesia, memiliki potensi kewirausahaan yang signifikan di kalangan generasi Data pertumbuhan UMKM di Kota Banjarmasin tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan, hal ini dilihat dari tabel sebagai berikut: Tabel 1. Data Kumulatif UMKM Kota Banjarmasin 2017-2020 Tahun Kecamatan 2017 2018 2019 2020 1 Banjarmasin Utara 2 Banjarmasin Barat 3 Banjarmasin Tengah 92 4 Banjarmasin Timur 5 Banjarmasin Selatan Jumlah 296 299 301 306 Sumber: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Mengacu pada data di atas, selama empat tahun kota Banjarmasin tidak mengalami pertumbuhan UMKM yang signifikan. Selama periode 2017-2020 hanya terdapat 11 pertumbuhan jumlah UMKM. Terkait demikian, sejauh mana teknologi digital berperan dalam meningkatkan efektivitas penyusunan rencana bisnis di kota ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi digital terhadap efektivitas penyusunan rencana bisnis oleh pengusaha muda di kota Banjarmasin, dengan harapan dapet memberikan wawasan baru bagi pengembangan kewirausahaan di kota ini. Metode Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian termasuk dalam penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah pengusaha muda yang ada di Kota Banjarmasin. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan kriteria sampel, dengan kriteria usia Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. 25-44 tahun, memiliki dan mengelola usaha sendiri, dan berdomisili di Kota Banjarmasin. Mengacu pada pendapat (Hair et al. , 2. jumlah sampel minimal dalam analisis menggunakan SmartPls yaitu jumlah variabel dikalikan 10 yaitu 3 x 10 = 30 responden. Untuk mengantisipasi terjadinya data bias, maka sampel dalam penelitian ini yaitu 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan bantuan google form. Adapun analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan program SmartPLs. Defisini operasional variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Tabel 2. Definisi Operasional Variabel Variabel Pengertian Indikator Penggunaan perangkat lunak Pemanfaat perangkat Perangkat keras . perencanaan bisnis (X. lunak untuk menyusun Perangkat lunak . dan mengoperasikan Jaringan dan komunikasi Database Personalia teknologi informasi (Zai et al. , 2. Media sosial dan platform Pemanfaatan media Kemudahan digital (X. sosial dan plarform Kepercayaan digital sebagai media Kualitas informasi komunikasi dan (Batee, 2. pemasaran bisnis. Efektivitas penyusunan Efektivitas perencanaan 1. Kejelasan tujuan rencana bisnis (Y) bisnis sesuai dengan Analisis pasar tujuan yang ingin Strategi pemasaran Rencana keuangan Organisasi dan manajemen Keluwesan dan adaptabilitas Rencana operasional (Turrahmah et al. , 2. Hasil dan Pembahasan Menilai Outer Model Berdasarkan hasil pengujian diperoleh algoritma outer model sebagai berikut: Gambar 1. Algoritma Outer Model Outer Loading Outer loading adalah bagian dari uji convergent validity dengan melihat besarnya nilai korelasi setiap indikator pada variabel latennya. Dasar pengambilan keputusan dinyatakan valid apabila memperoleh nilai tidak kurang dari 0,7 (Hair et al. , 2. Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. Tabel 2. Outer Loading X1. X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa untuk variabel perangkat lunak perencan bisnis (X. memperoleh niai outer loading terendah sebesar 0,802 dan nilai tertinggi sebesar 0,900. Variabel media sosial dan platform digital (X. memperoleh nilai outer loading terendah sebesar 0,945 dan nilai tertinggi sebesar 0,897. Adapun variabel efisiensi penyusunan rencana bisnis (Y) memperoleh nilai outer loading terendah sebesar 0,760 dan nilai tertinggi sebesar 0,845. Terkait demikian, diketahui bahwa masing-masing indikator variabel memperoleh nilai convergent validity dalam kategori baik. Average Variance Extracted (AVE) AVE sebagai metode untuk melakukan evaluasi discriminant validity untuk setiap konstruk dan variabel laten. Dasar pengambilan keputusan dalam pengujian ini yaitu nilai AVE yang lebih dari 0,5 dinyatakan valid (Hair et al. , 2. Tabel 3. Discriminant Variabel Keterangan Average Variance Extracted (AVE) Valid Valid Valid Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa variabel perangkat lunak perencan bisnis (X. memperoleh nilai AVE sebesar 0,731 variabel media sosial dan platform digital (X. memperoleh nilai AVE sebesar 0,840 dan variabel efisiensi penyusunan rencana bisnis (Y) memperoleh nilai AVE sebesar 0,644. Terkait demikian, diketahui bahwa keseluruhan variabel dinyatakan valid. Cross Loadings Cross loadings sebagai metode yang bertujuan untuk mengetahui, yaitu dengan melihat nilai cross loading. Indikator dalam konstruk laten pada blok mereka lebih besar dibandingkan dengan indikator diblok lainnya (Hair et al. , 2. Berikut hasil uji cross loadings dalam penelitian ini: Tabel 4. Cross Loadings X1. X1. X1. Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. X1. X1. X2. X2. X2. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa untuk variabel perangkat lunak perencan bisnis (X. memperoleh niai cross loadings terendah sebesar 0,802 dan nilai tertinggi sebesar 0,900. Variabel media sosial dan platform digital (X. memperoleh nilai cross loadings terendah sebesar 0,945 dan nilai tertinggi sebesar 0,897. Adapun variabel efisiensi penyusunan rencana bisnis (Y) memperoleh nilai cross loadings terendah sebesar 0,760 dan nilai tertinggi sebesar 0,845. Terkait demikian, diketahui bahwa keseluruhan indikator dinyatakan valid. Fornell-Lacker Criterion Fornell-Lacker Criterion pengujian yang bertujuan untuk mengetahui besaran nilai akar kuadar AVE setiap variabel dibandingkan dengan variabel lain. Jika AVE setiap konstruk bernilai lebih besar dibandingkan pada korelasi antara konstruk lainnya, maka model mempunyai discriminant validity yang baik (Hair et al. , 2. Berikut hasil uji fornell-lacker criterion: Tabel 5. Fornell-Lacker Crition X1 0. X2 0. Y 0. Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa akar kuadar AVE setiap variabel lebih besar dibandingkan dengan variabel lain. Terkait demikian, dapat disimpulkan bahwa semua konstruk dalam model ini sudah memenuhi kriteria discriminant validity. Composite Reliability dan Cronbach Alpha Composite reliability dilakukan dengan tujuan untuk melihat sejauh mana alat ukur dapat Pada suatu model variabel dinyatakan reliabel apabila memperoleh nilai composite reliability lebih dari 0,60 (Hair et al. , 2. Cronbach alpha merupakan bagian dari uji reliabilitas, dimana dapat dinyatakan reliabel jika memperoleh nilai tidak kurang dari 0,7. Berikut hasil pengujian composite reliability dan cronbach alpha dalam penelitan ini: Tabel 6. Composite Reliability dan Cronbach Alpha Cronbach's alpha Composite reliability . Composite reliability . Sumber: Data Penelitian . Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. Berdasarkan tabel 6, diketahui bahwa masing-masing variabel memperoleh nilai composite reliability lebih dari 0,60 dan nilai cronbach alpha lebih dari 0,70. Terkait demikian, semua variabel dalam penelitian ini dinyatakan reliabel. Menilai Inner Model Algoritma Inner Model Gambar 2. Algoritma Inner Model R-Square R-square sebagai pengujian yang bertujuan untuk melihat besarnya dampak pada variabel dependen sebagai akibat adanya variabel independent (Hair et al. , 2. Tabel 7. Nilai R Square R-square R-square adjusted Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai R square sebesar 0,224 atau 22,4%. Nilai tersebiut masuk dalam kagori moderat. Sehingga data dapat dilakukan analisis lebih lanjut. Model Fit Model Fit Kesesuaian model adalah metrik yang digunakan untuk menilai seberapa baik model yang diteliti memproses data (Hair et al. , 2. Pengujian model fit dapat dilakukan dengan melihat besaran dari nilai NFI yang diprosentasekan. Semakin tinggi prosentase dari NFI, dinyatakan model semakin baik. Tabel 8. Model Fit Saturated model Estimated model SRMR d_ULS Chi-square NFI Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai NFI sebesar 0,733 atau sebesar 73,3%. Artinya model dalam kategori baik. Pengujian Hipotesis dan Pembahasan Tabel 9. Pengujian Hipotesis Variabel Original sample (O) T statistics (|O/STDEV|) P values Keterangan X1 -> Y 0. Diterima X2 -> Y 0. Diterima Sumber: Data Penelitian . Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. Pengaruh Perangkat Lunak Perencaan Bisnis terhadap Efektivitas Penyusunan Rencana Bisnis Berdasarkan tabel 9, diketahui bahwa perangkat lunak perencanaan bisnis berpengaruh signifikan terhadap efektifitas penyusunan rencana bisnis di Kota Banjarmasin. Perangkat lunak perencanaan bisnis terbukti memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas penyusunan rencana bisnis bagi pengusaha muda. Dengan memanfaatkan teknologi, mereka dapat meningkatkan kualitas rencana bisnis, efisiensi waktu, dan peluang keberhasilan usaha di tengah persaingan pasar. Kota Banjarmasin sebagai salah satu pusat ekonomi di Kalimantan Selatan memiliki banyak pengusaha muda yang memulai bisnisnya diberbagai sektor. Dengan perkembangan teknologi, dan adanya perangkat lunak perencanaan bisnis, mereka dapat lebih fokus pada inovasi produk dan layanan, sehingga meningkatkan daya saing usaha mereka di pasar lokal maupun nasional (Sahvitri, 2. Perangkat lunak perencanaan bisnis adalah salah satu alat yang dirancang untuk membantu pengusaha dalam menyusun rencana bisnis yang lebih terstruktur dan efisien. Perangkat lunak yang sering digunakan untuk perencanaan bisnis seperti Bizplan. Business Sorter, dan juga Upmetrics. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan data, memprediksi potensi pasar, dan menyusun strategi dengan lebih cepat dibandingkan metode manual (Pujianto, 2. Selaras dengan studi yang dilakukan (Bharadwaj, 2. dan (Chen et al. , 2. yang menyebutkan bahwa perangkat lunak ini mampu meningkatkan akurasi proyeksi keuangan dan efisiensi Di kota Banjarmasin, perangkat ini membantu pengusaha muda dalam menyusun strategi jangka Panjang yang terorganisir dan berbasis data. Pengaruh Media Sosial dan Platforn Digital terhadap Efektivitas Penyusunan Rencana Bisnis Berdasarkan tabel 9, diketahui bahwa media sosial dan platform digital berpengaruh signifikan terhadap efektifitas penyusunan rencana bisnis di Kota Banjarmasin. Media sosial dan platform digital kini menjadi alat yang esensial dalam proses bisnis, termasuk dalam menyusun rencana bisnis. Kehadiran platform seperti Instagram. Facebook. LinkedIn, serta aplikasi atau situs digital lainnya memungkinkan pengusaha muda untuk mengindentifikasi tren pasar, memahami kebutuhan dan preferensi konsumen melalui data interaksi dan mengakses informasi kompetitor secara Selaras dengan studi yang dilakukan (Herdiyani et al. , 2. dimana media sosial memiliki peran signifikan pada keberlangsungan bisnis. Media sosial menyediakan data audiens, seperti demografi, minat, dan pola konsumsi, yang membantu pengusaha membuat keputusan strategis berdasarkan fakta. Pengusaha muda yang mahir menggunakan media sosial dan platform digital akan lebih mudah mengintegrasikan informasi tersebut ke dalam rencana bisnis. Media sosial dan platform digital memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas penyusunan rencana bisnis pada pengusaha muda di Kota Banjarmasin. Selain membantu dalam riset pasar, media ini juga mendorong inovasi strategi, efisiensi waktu, dan kolaborasi yang lebih baik (Agustina et , 2. Pemanfaatan optimal media sosial dan platform digital dapat menjadi kunci keberhasilan bagi pengusaha muda dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin Media sosial yang digunakan dengan bijak mampu memberikan manfaat yang lebih bagi penggunanya (Rahayu et al. , 2. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa perangkat lunak perencanaan bisnis dan media sosial serta platform digital berpengaruh signifikan terhadap efektifitas penyusunan rencana bisnis di Kota Banjarmasin. Adapun implikasi penelitian ini yaitu bagi pengusaha muda di kota Banjarmasin disarankan untuk meningkatkan pemanfaatan perangkat lunak perencanaan bisnis guna menyusun rencana yang lebih matang. Pelatihan dan workshop tentang penggunaan media Rusnanti, et al: The Effect of Digital Technology Use on the Effectiveness of Business Plan PreparationAA. sosial sebagai alat analisis pasar dapat diadakan untuk memperluas wawasan pengusaha muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Ucapan terima kasih Penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penulis dalam menyelesaikan artikel ilmiah ini Daftar Pustaka