Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMETAAN PARTISIPATIF POTENSI WISATA. DI NAGARI SUNGAI PINANG. KABUPATEN PESISIR SELATAN. PROVINSI SUMATERA BARAT Suparno1*. Abdullah Munzir2. Desy Aryanti3 Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Universitas Bung Hatta Prodi Budidaya Perairan. Universitas Bung Hatta Prodi Arsitektur. Universitas Bung Hatta *Email: suparnopranoto@bunghatta. Abstrak Nagari Sungai Pinang merupakan salah satu nagari di kawasan pesisir Sumatera Barat mempunyai potensi wisata. Pemetaan partisipatif adalah pemetaan yang dilakukan bersama kelompok masyarakat mengenai tempat dimana mereka hidup dan mereka memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai wilayahnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini di Nagari Sungai Pinang adalah membuat peta potensi wisata yang berbasis masyarakat. Sasaran mitra pada Pengabdian pada Masyarakat ini adalah Nagari Sungai Pinang. Kecamatan Koto XI Tarusan. Kabupaten Pesisir Selatan. Provinsi Sumatera Barat. Survey pemetaan partisipatif dilaksanakan bersama masyarakat Nagari Sungai Pinang di daratan pesisir dan laut. Hasil pemetaan partisipatif bersama masyarakat menghasilkan peta potensi wisata nagari yang sesuai dengan pengetahuan mereka, kondisi nyata terkini di lapangan, dan kewenangan masyarakat mengelola wisata wisata secara adat nagari. Peta sebaran potensi wisata Nagari Sungai meliputi wisata pantai, snorkling, menyelam . , selancar . , perkemahan . , wisata jetsky, wisata mangrove, wisata air terjun, wisata pukat pantai dan wisata sunset. Kata Kunci: Pemetaan, partisipatif. Nagari. Sungai Pinang Pemetaan partisipatif pada prinsipnya sama dengan pemetaan yang dilakukan oleh instansi pemerintah. Perbedaan adalah pemetaan partisipatif dalam pengukurannya diikuti banyak anggota suatu komunitas masyarakat. Karateristik melibatkan warga masyarakat, 2. tujuan dan proses pelaksanaan pemetaan ditentukan oleh masyarakat 3. peta yang dihasilkan bertujuan untuk kepentingan sebagian besar informasi yang terdapat di peta berasal dari pengetahuan lokal dan 5. PENDAHULUAN Nagari Sungai Pinang merupakan salah satu Nagari di kawasan pesisir di Kecamatan Koto XI Tarusan. Kabupaten Pesisir Selatan. Provinsi Sumatera Barat. Nagari ini mempunyai potensi wisata meliputi wisata pantai, snorkling, diving, wisata mangrove, air terjun, surfing, sunset dan lain lain. Nagari adalah kesatuan hukum adat yang memiliki wilayah, harta kekayaan, berwenang memilih pemimpin, mengurus kepentingan masyarakat berdasarkanAy Adat Basandi SyaraAo-SyaraAo Basandi KitabullahAy. Wilayah pengelolaan adat Nagari Sungai Pinang meliputi daratan pesisir Nagari Sungai Pinang. Pamutusan. Pulau Marak, dan Pulau Pagang. Nagari Sungai Pinang mempunyai luas wilayah 29,15 km2, dengan jumlah penduduk tahun 2017 sebesar 1351 jiwa dan kepadatan penduduk 46,35 orang/km2. Data wisatawan dalam negeri berkunjung ke Nagari Sungai Pinang tahun 2018 sebanyak 2. 100 orang dan wisataman luar negeri 550 orang . Untuk meningkatkan pelayanan wisata ke Nagari Sungai Pinang perlu adanya peta sebaran potensi wisata seperti wisata snokling. Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat diving, wisata pantai, wisata selancar . dan lain-lain. Pemetaan obyek wisata ini penting mengingat setelah Pemutihan Karang (Coral Bleachin. tahun 2016, banyak karang yang rusak dan mati sehingga lokasi untuk wisata snorkling dan diving banyak tidak cocok Pemutihan karang telah terjadi di seluruh perairan Provinsi Sumatera Barat dan menimbulkan dampak kematian terumbu karang di kawasan wisata bahari. Sehingga perlu adanya peta terbaru potensi wisata bahari dalam rangka meningkatkan kunjungan wisataman ke Nagari Sungai Pinang. Peralatan yang digunakan adalah Alat Selam (SCUBA). Kapal. Kamera Under Water. GPS dan Laptop. Tahapan Pembuatan Peta Proses penggambaran peta potensi wisata Nagari Sungai Pinang dengan alat GPS dilakukan dengan pengikuti langkahlangkah sebagai berikut : Kalibrasi alat GPS dan pengosongan Sebelum melakukan pekerjaan survei dengan alat GPS, terlebih dahulu dilakukan kalibrasi alat dan pengosongan Survei AutrackingAy dengan alat GPS. Survei tracking merupakan tahap yang paling penting dalam proses pemetan potensi wisata Nagari Sungai Pinang. Pada tahapan ini akan ditentukan garis batas riil sesuai keadaan sebenarnya di lapangan. Oleh sebab itu, keterlibatan perwakilan dari Nagari terdiri tokoh masyarakat dan pemuda yang bergerak dalam bidang pariwisata menjadi mutlak untuk memberi informasi tentang potensi wisata. Pada tahap ini perwakilan Nagari terdiri Tokoh Pemuda yang bergerak dalam wisata akan mengenali dan menyepakati objek atau tanda alam . and mar. yang menjadi penanda batas-batas atraksi wisata di Bila batas batas itu sudah disepakati maka dibuat pemetaan potensi Survey ini juga akan mengambil data karang, dan ikan karanguntuk membuat peta potensi wisata bahari. Pemetaan potensi wisata di Nagari Sungai Pinang pemetaan partisipatif bersama masyarakat Nagari Sungai Pinang, kajian/ dokumen sebelum yaitu Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No 2 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Sumatera Barat Tahun 2018-2038 dan Peta Revisi Masterplan Kawasan Mandeh Tahun 2015. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini di Nagari Sungai Pinang adalah membuat peta potensi wisata yang berbasis masyarakat. METODE PELAKSANAAN Lokasi Kegiatan Lokasi Pengabdian Masyarakat ini adalah Nagari Sungai Pinang. Kecamatan Koto Tarusan,Kabupaten Pesisir Selatan. Provinsi Sumatera Barat. Data Transfer data dari GPS ke komputer. Hasil survei dengan alat GPS kemudian ditransfer ke komputer dalam program MapSource. Dari MapSource kemudian diubah ke fle DXF untuk mengedit gambar pada Arc. GIS. Proses konversi MapSource kemudian diubah ke fle DXF untuk mengedit gambar pada ArcView GIS. Pengeditan pada ArcView GIS ArcView GIS adalah salah satu software pemetaan dengan bantuan komputer yang cukup canggih. ArcView GIS memiliki fasilitas yang cukup komplit untuk Data dan alat yang digunakan dalam pembuatan peta partisipatif Potensi Wisata Nagari Sungai Pinang adalah: Peta dasar shp lokasi Nagari Sungai Pinang Peta Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Sumatera Barat (Tahun 2. Peta Revisi Perencanaan Obyek Wisata Kawasan Mandeh (Tahun 2. Alat Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat membuat gambar-gambar dua dimensi dan tiga dimensi . Masyarakat yang dilibatkan dalam survey ini adalah masyarakat yang tahu dan mengerti tentang lokasi wisata dan pelaku wisata di Nagari Sungai Pinang (Gambar Masyarakat Sungai Pinang sudah terlibat aktif usaha wisata bahari diantaranya adalah cotage, home stay, boat wisata, penyewaan alat selam dan pemandu wisata. Pendapatan terbesar dari usaha wisata bahari di Sungai Pinang adalah cotage, kemudian diikuti dengan usaha penyewaan alat selam . HASIL DAN PEMBAHASAN Survey Bersama Masyarakat Survey pemetaan partisipatif bersama masyarakat Nagari Sungai Pinang dilakukan di daratan pesisir dan laut. Survey didaratan meliputi lokasi wisata air terjun, ekowisata persawahan, ekowisata mangrove, wisata sunset dan wisata Survey di laut dilakukan untuk melihat wisata snorkling, diving, dan selancar . Peralatan survey laut yang digunakan adalah alat selam, kamera under water. GPS dan boat. Alat selam dan kamera under water digunakan untuk melihat kondisi karang dan jenis karang. Untuk wisata diving dan snorkling membutuhkan kondisi karang dan ikan karang yang baik. GPS berguna untuk menentukan posisi titik koordinat obyek wisata (Gambar 1 dan Gambar . Gambar 3. Survey bersama tokoh Survey terumbu karang, ikan karang, dan kecerahan perairan dilakukan pada daerah pulau-pulau kecil dan pesisir Nagari Sungai Pinang. Survey di lakukan pada daerah perairan Manjuto. Teluk Erong. Pamutusan. Pulau Marak dan Pulau Pagang (Gambar 4 dan Gambar . Kondisi tutupan karang hidup berkisar rata-rata 20,11-58,23 % . ondisi karang dari kategori buruk sampai kondisi bai. Dijumpai 39 jenis ikan karang. Parameter untuk menilai kesesuaian lahan wisata snorkling dan diving adalah kecerahan perairan, persen tutupan karang hidup, jumlah jenis bentuk pertumbuhan karang, jenis karang, kecepatan arus, dan kedalaman terumbu karang. Untuk snokling kedalaman terumbu karang yang sangat sesuai adalah kedalam 1-3 meter dan untuk diving kedalaman terumbu karang untuk kategori sesuai adalah 6-15 mete . Parameter kesesuan lahan untuk wisata selancar adalah tinggi gelombang, jenis pecah gelombang dan jarak dari Gelombang yang sangat sesuai untuk selancar adalah lebih 1,5 m . Gambar 1. Persiapan peralatan selam Gambar 2. Kamera Under water dan GPS Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Diskusi Dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda Setelah draft peta potensi wisata disusun, masyarakat, dan tokoh pemuda yang memahami kondisi wisata pesisir di Nagari Sungai Pinang. Masyarakat memberi masuk tentang batas-batas pengelolaan nagari, sebaran lokasi wisata dan jenis wisata yang sesuai untuk Tim PKM Universitas Bung Hatta menyempurnakan peta partisipatif wisata bahari sesuai dengan masukan masyarakat (Gambar 6 dan Gambar . Pemetaan partisipatif adalah pemetaan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat mengenai tempat dimana mereka hidup. Karena masyarakat yang hidup dan bekerja di tempat itu yang memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai wilayahnya. Manfaat pemetaan partisipatif adalah untuk meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat mengenai hak-hak masyarakat atas kekayaan tanah dan laut dan sumberdaya alam lainnya. Gambar 4. Survey terumbu karang Gambar 5. Kondisi terumbu karang Gambar 6. Diskusi peta dengan tokoh pemuda dan Wali Nagari dan diving, pemilik resort wisata, pengemudi boad dan lain-lain (Tabel 1 dan Gambar . Peta ini sangat berguna bagi masyarakat pelaku wisata untuk memandu wisata bahari bagi wisatawan dalam dan luar negeri. Peta Potensi Wisata ini sudah disesuaikan zona wisata Peta Peraturan Daerah No 2 tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Peta Potensi Wisata Nagari Sungai Pinang Produk akhir pemetaan partisipatif adalah Peta Potensi Wisata Nagari Sungai Pinang dengan skala 1:17. Peta sudah diskusikan dengan Wali Nagari dan tokoh pemuda yang bergerak dalam wisata bahari seperti pemandu wisata snorkling Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pulau-Pulau Kecil Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2038. Alokasi ruang laut untuk pemanfaatan wisata bahari tidak boleh bertentangan dengan peraturan daerah diatas. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2018, alokasi ruang laut perairan Nagari Sungai Pinang adalah untuk zona budidaya, zona wisata, zona perikanan tangkap, zona mangrove, zona rajau, dan alur pelayaran . penyelamatan pada kondisi darurat. Kegiatan yang boleh dilakukan setelah mendapatkan izin di zona wisata meliputi :penelitian dan pendidikan, monitoring dan evaluasi, dankegiatan penunjang di zona pariwisata yang bersifat menetap. Pasal 30menyatakan bahwa kegiatan yang tidak boleh dilakukan di zona wisata meliputi: jenis kegiatan perikanan budidaya tertentu yang kontra produktif dengan jenis wisata yang dimaksud dalam zona pariwisata, semua jenis kegiatan penangkapan ikan pada saat berlangsung kegiatan pariwisata, penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak, bius dan/atau bahan beracun, serta menggunakan alat tangkap yang bersifat merusak ekosistem di pulau-pulau pemasangan alat bantu penangkapan ikan seperti rumpon, danpembuangan sampah dan limbah . Berdasarkan Perda diatas , pasal 29 bahwa kegiatan yang boleh dilakukan di zona wisata meliputi :penyediaan sarana dan penangkapan ikan dengan alat pancing tangan pada saat tidak ada kegiatan danmitigasi bencana, dan Tabel 1. Potensi Lokasi Wisata Lokasi Potensi Obyek Wisata Pesisir Nagari Sungai Pinang Wisata pantai, wisata surfing, ekowisata camping, air terjun, wisata pukat pantai Pamutusan Wisata pantai, sunset, snorkling, jetsky Pulau Pagang Snorkling, diving, wisata pantai, sunset Pulau Marak Snorkling, diving, wisata pantai, sunset. Teluk Erong Snorkling, diving, camping, ekowisata Pulau Karanggo Diving Sumber : Hasil Analsis Tahun 2019 Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gambar 7. Peta Potensi Wisata Nagari Sungai Pinang Provinsi Sumatera Barat. Hibah PKM Kemristekdikti. Sardiana. IK, dan W. Windia. Pemetaan Partisipatif Melalui Aplikasi GPS untuk Migitasi Konflik Batas Wilayah: Studi Kasus di Desa Adat Nyuh Kuning. Ubud. Bali. Jurnal Kajian Bali 8: 145-158. Uzra,M. Munzir dan Suparno. Analisa Pengembangan Mata Pencaharian Alternatif Nelayan, di Kawasan Pariwisata Pesisir Kenagarian Sungai Pinang. Jurnal Pascasarjana Universitas Bung Hatta 14: 110. Sari. NAP. IDNN Putra, dan IGNN Dirgayusa. Kajian Kesesuaian Wisata Selam dan Snorkling di Perairan Tulamben. Karangasem. Bali. Jurnal of Marine and Aquatic Science 3: 99-114. Suparno. Kajian Kesesuaian Perairan untuk Selancar di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Provinsi Sumatera Barat. Prosiding Seminar Tahunan X, 31 Agustus Hasil Penelitian Kelautan dan Perikanan. Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan. Faperta UGM. Pemda Sumatera Barat. Peraturan Daerah No 2 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Sumatera Barat Tahun 20182038. Biro Hukum Pemda Sumbar. KESIMPULAN Hasil pemetaan partisipatif bersama masyarakat menghasilkan peta potensi wisata nagari yang sesuai dengan pengetahuan mereka, kondisi nyata terkini di lapangan, dan kewenangan masyarakat mengelola wisata wisata secara adat nagari. Peta sebaran potensi wisata Nagari Sungai dengan skala 1: meliputi wisata pantai, snorkling, menyelam . , selancar . , . , wisata jetsky, wisata mangrove, wisata air terjun, wisata pukat pantai dan wisata sunset. DAFTAR PUSTAKA