Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 PERSAINGAN BISNIS RITEL MODERN DAN TRADISIONAL PADA GAYA BELANJA (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT KELURAHAN MATSUM) Larasati Amri1. Lince Tomoria Sianturi2. Ronda Deli Sianturi3 Management Retail. Universitas Budi Darma larasatiamri1310@gmail. com1 lincesianturi338@gmail. com2 rondadeli398@gmail. Abstrak Riset ini dilaksanakan dengan tujuan melihat seberapa besar pengaruh keberadaan ritel modern maupun ritel tradisional terhadap perilaku belanja masyarakat di Kelurahan Matsum. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada konsumen Indomaret serta Grosir Al-Hasan. Populasi penelitian dibatasi pada 40 pengunjung per hari untuk masing-masing jenis ritel. Dengan jumlah tersebut selama 29 hari, total responden potensial mencapai sekitar 1. 160 orang. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling dengan total 90 responden. Analisis dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Sumber data penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan langsung dari responden dengan hasil pengisian kuesioner. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ritel modern secara parsial berpengaruh positif terhadap gaya belanja masyarakat, sementara ritel tradisional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, kedua variabel ini dapat menjelaskan 26,1% variasi pada gaya belanja, sementara 73,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Gaya Belanja. Retail Modern. Retail Tradisional Abstract This research was conducted to examine the extent to which the presence of modern and traditional retail affects the shopping behavior of the community in Matsum Village. Data were collected using questionnaires distributed to consumers at Indomaret and Grosir AlHasan. The research population was limited to 40 visitors per day for each type of retail. Over a period of 29 days, the total potential respondents reached approximately 1,160 The sample was selected using purposive sampling, totaling 90 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 23. The research data consisted of primary data collected directly from respondents through completed The findings indicate that modern retail has a partially positive effect on community shopping behavior, whereas traditional retail does not show a significant effect. Overall, these two variables explain 26. 1% of the variation in shopping behavior, while the 9% is influenced by other factors not included in this study. Keywords: Shopping Style. Modern Retail. Traditional Retail PENDAHULUAN kota-kota besar lainnya. Menurut Hidayah Saat ini, kemunculan berbagai jenis ritel menggambarkan bagaimana seseorang supermarket sudah menjadi hal yang menghabiskan waktu dan uang dalam umum, terutama di wilayah Medan dan aktivitas berbelanjanya. Pola belanja ini Sari https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari psikologis, sosial, pribadi, hingga operasionalnya di tengah persaingan yang kondisi situasional. Memahami faktor- semakin ketat. Fenomena tersebut terlihat faktor tersebut sangat penting bagi para dari banyaknya ritel tradisional di Medan pelaku ritel untuk menyusun strategi yang terpaksa menutup usahanya. karakteristik konsumennya. Perkembangan Penutupan sejumlah ritel tradisional terjadi karena mereka tidak mampu bersaing dengan ritel modern. Ritel modernisasi telah mengubah pola belanja masyarakat, sehingga perilaku konsumen pedagang dengan modal kecil hingga bergeser dari ritel tradisional seperti pasar dan warung menuju ritel modern seperti dikelola dengan modal besar. Masyarakat kini lebih cenderung berbelanja di ritel modern karena harga yang relatif lebih Khairiah menjelaskan bahwa masyarakat yang Untuk mengurangi semakin tinggal di kawasan urban dengan gaya banyaknya ritel tradisional yang gulung hidup modern cenderung memilih tempat tikar, pemerintah Kota Medan perlu berbelanja yang menawarkan kecepatan, melakukan pengaturan kembali terkait izin kebersihan, serta efisiensi. pendirian ritel modern. Menurut Sunyoto Mulyono Saat ini, terdapat sebanyak 51 gerai . , retailing merupakan seluruh Alfamart yang beroperasi di Kota Medan aktivitas pemasaran barang maupun jasa yang dilakukan secara langsung kepada Pertumbuhan ritel modern . id, 25 September 2. tidak dapat dipisahkan dari perubahan Indomaret Indomarco Prismatama Deli Serdang Akan tetapi, dalam beberapa gerai, ditambah 120 gerai waralaba, menyoroti pesatnya ekspansi ritel modern . data portal Medan Au38. 343 UMKM yang berdampak pada semakin sulitnya ritel terdaftar di aplikasi Sistem Pendataan Medan Berdasarkan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Koperasi dan UMKM (SIMDAKOP) Kota pembeli, harga yang relatif lebih murah. Medan berdasarkan data per-akhir tahun serta adanya fleksibilitas dalam proses 2022Ay. tawar-menawar. Kemunculan ritel modern tersebut Selain ternyata tidak selalu berdampak baik dijangkau karena tersebar di berbagai untuk semua kalangan, baik konsumen kawasan permukiman. maupun pelaku usaha kecil. Penyebaran Terdapat 66 pemilik ritel tradisional di ritel modern justru memberikan tekanan Medan, dan sebagian besar di antaranya bagi pedagang tradisional yang menjual produk sejenis dengan yang tersedia di Penelitian ini juga menyoroti Dampak Indomaret. Alfamart, dan ritel modern hadirnya ritel modern terhadap ritel Hal ini terjadi karena minat masyarakat untuk berbelanja di grosir kemunculan ritel modern menjadi faktor atau toko kecil menurun, sebab mereka pemicu persaingan serta menimbulkan lebih memilih ritel modern yang dianggap tantangan bagi pelaku ritel tradisional lebih nyaman. (Ema & Paidi, 2. Ritel . ,6%). Beragam keunggulan dibandingkan ritel tradisional, masyarakat dalam menentukan pilihan seperti akses yang lebih praktis, ragam ritel tempat mereka berbelanja, seperti produk yang lebih lengkap, pengalaman jarak tempuh, waktu yang dibutuhkan, tingkat kenyamanan, serta harga produk. Untuk Beberapa masyarakat dalam memilih ritel modern keunggulan utamanya mencakup layanan atau ritel tradisional di Kecamatan Medan yang tersedia hampir sepanjang waktu. Area. Kelurahan Kota Matsum, peneliti metode pembayaran yang lebih canggih, program loyalitas konsumen, dan lokasi Bauran pemasaran 7P mencakup Product toko yang biasanya sangat strategis. Meski . , yaitu barang atau jasa yang demikian, ritel tradisional juga memiliki kelebihannya sendiri. Keunggulan utama penetapan harga. Place . , saluran ritel tradisional terletak pada hubungan Promotion yang lebih dekat antara penjual dan . Price . , https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 People . , karyawan atau Dari hasil pengamatan awal, peneliti pihak yang terlibat dalam layanan. Process menemukan bahwa minat anak muda . , cara penyampaian produk atau untuk berbelanja di ritel modern jauh jasa, serta Physical Evidence . ukti fisi. , lebih tinggi dibandingkan ritel tradisional. seperti fasilitas, kemasan, atau elemen Fenomena ini semakin kuat dengan nyata yang mendukung layanan. Konsep 4P awalnya diperkenalkan oleh McCarthy Indomaret,Ay pada tahun 1960-an sebagai dasar utama Indomaret. Alfamart, bauran pemasaran. Kemudian. Booms dan menjadi tempat favorit bagi Generasi Bitner memperluasnya menjadi 7P guna Milenial dan Gen-Z untuk berkumpul. Saat mencakup elemen-elemen penting dalam ini, duduk sendirian di kursi depan sektor jasa yang sebelumnya belum Indomaret telah menjadi kebiasaan baru terakomodasi secara penuh dalam model di kalangan anak muda. Jika sebelumnya lokasi tersebut identik sebagai tempat Menurut Alfamidi berkumpul bersama teman-teman, kini menyatakan bahwa bauran pemasaran semakin banyak yang memilih menikmati merupakan strategi untuk mendukung waktu sendiri sambil meminum kopi atau perkembangan usaha melalui penerapan minuman ringan dan mengamati suasana tujuh elemen marketing mix, yaitu produk. Aktivitas sederhana ini menjadi tempat, harga, promosi, proses, orang, salah satu cara mereka mendapatkan Aume Ay Fenomena tersebut muncul seiring meningkatnya kesadaran anak muda akan meningkatkan, dan mengarahkan proses pentingnya waktu untuk diri sendiri. pertukaran yang memberikan keuntungan tengah rutinitas dan tekanan sehari-hari, bagi produsen maupun konsumen dalam duduk sejenak di depan minimarket jangka panjang. Pendekatan ini dinilai menjadi bentuk relaksasi yang mudah efektif karena membantu pelaku usaha dijangkau dan tidak memerlukan biaya Erga Bimo Aunongkrong Bauran September 2. METODE yang memengaruhi pemasaran produk maupun layanan. id/hobi. Menurut Roza et al. , regresi linier berganda adalah teknik statistik yang https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 digunakan untuk menganalisis hubungan digunakan berasal dari sumber eksternal antara variabel dependen dan beberapa yang diperoleh melalui proses penyebaran variabel independen, guna memprediksi nilai variabel dependen berdasarkan nilai Populasi Penelitian ini konsumen yang pernah berbelanja di ritel modern maupun ritel tradisional yang Menurut Sugiyono . , pendekatan berlokasi di Kelurahan Kota Matsum, kuantitatif adalah metode penelitian yang Kecamatan Medan Area. Jumlah populasi berlandaskan paradigma positivisme dan dibatasi pada 40 konsumen per hari untuk masing-masing jenis ritel. Dengan jumlah pengumpulan data numerik serta analisis tersebut selama 29 hari, total populasi diperoleh sebanyak 1. 160 konsumen. Penelitian ini dilakukan pada warga Dengan demikian, keseluruhan populasi yang berdomisili di Kecamatan Medan penelitian ini adalah 1. 160 orang. Sampel Area, khususnya Kelurahan Kota Matsum. yang digunakan ialah teknik purposive Untuk ritel modern, data dikumpulkan di Matsum, menjelaskan bahwa purposive sampling termasuk Indomaret yang beralamat di merupakan metode penentuan sampel Kota Matsum I. Jalan Medan Laksana No. berdasarkan pertimbangan atau kriteria Sedangkan untuk ritel tradisional. Peneliti menetapkan beberapa syarat khusus dalam memilih responden Kelurahan Kota Sugiyono perbelanjaan tradisional, seperti Grosir Al- sebagai sampel, yaitu: Hasan yang terletak di Jalan Amaliun Gang Keterangan : Umanat. Kelurahan Kota Matsum II, n = Banyakanya Sampel Kecamatan Medan Area. N = Banyaknya Total Populasi sebesar Penelitian primer, yaitu informasi yang dikumpulkan d = Presisi yang ditetapkan langsung dari objek penelitian melalui Pada penelitian ini, peneliti menetapkan wawancara, observasi, serta pengisian tingkat error sebesar 10%. kuesioner oleh responden. Data yang https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 ycu= N y 0,12 1 ycu= 160 y 0,12 1 ycu= 160 y 0,01 1 ycu= 12 1 ycu= ycu = 89,2 dibulatkan menjadi 90 Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai September 2025. Data yang diperoleh sampel dalam bentuk desimal. Sesuai dengan pendapat Sugiyono . , dikelompokkan, serta disajikan dalam angka sampel yang mengandung koma bentuk tabel berdasarkan indikator, skor, dianjurkan untuk dibulatkan ke atas. dan perhitungan rata-rata . Selain Dengan itu, dilakukan pula perbandingan antara Penelitian menetapkan jumlah sampel sebanyak 90 tradisional di lokasi tersebut agar dapat HASIL DAN PEMBAHASAN komprehensif mengenai preferensi dan Riset dilakukan di Kecamatan Medan perilaku belanja masyarakat. Dari hasil Area, tepatnya di Kelurahan Kota Matsum, selama periode 20 Agustus hingga 20 beberapa temuan sebagai berikut: Karakteristik Responden Tabel 1. 1Karakteristik Responden https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 Responden Indentit Laki - Laki E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Jumlah Gander Perempuan Jumlah 17 Ae 25 >40 Jumlah SMP Pendidika SMA Umur Tingkat n Akhir Bidang DIPOLMA Jumlah Pelajar/Mahasisa Pekerjaan Wiraswasta PNS Pengusaha Tidak Bekerja Jumlah Penghasil Kurang Dari Rp. Rp. 000 Ae Rp. Rp. 000Ae Rp. > Rp. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Jumlah Pembelia 3 Kali >3 Kali Jumlah Tabel 1. 2 Hasil Uji Validitas Variabel Item Pernyataan X1. r-tabel Keterangan 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X1. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid Retail X2. 0,2072 Valid Tradision X2. 0,2072 Valid al (X. X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid Retail Modern (X. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 Variabel Gaya Belanja (Y) E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid X2. 0,2072 Valid Item Pernyataan hitung Keterangan 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid 0,2072 Valid https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Tabel 1. 3 Hasil Uji Reabilitas Standa Variabel Cronbac Keteranga h Alpha Reliabe Gaya Belanja Reliabel Reliabel Reliabel Retail Modern Retail Tradisiona Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 1. 4 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true Sumber : (Data Diolah Peneliti, 2. Berdasarkan hasil uji KolmogorovAeSmirnov, diperoleh nilai 0,200 yang lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh data dalam penelitian ini memenuhi asumsi Uji Multikolinearitas Gambar 1. 1 Hasil Uji Multikolinearitas Sumber : (SPSS Versi 23, 2. Mengacu pada tabel uji multikolinearitas, nilai Variance Inflation Factor (VIF) untuk variabel ritel modern maupun ritel tradisional masing-masing sebesar 1,958. Selain itu, kedua variabel tersebut juga memiliki nilai tolerance sebesar 0,511. Karena semua nilai tolerance lebih besar dari 0,10, dapat disimpulkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini bebas dari gejala multikolinearitas. Uji Heteroskedasitas Gambar 1. 2 Hasil Uji Heteroskedasitas https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Sumber : (SPSS Versi 23, 2. Pengujian Test Goodnes Of fit Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Gambar 1. 3 Analisis Regresi Linier Berganda Sumber : (SPSS Versi 23, 2. Hasil Uji Hipotesis Uji t Secara Parsi Gambar 1. 4 Hasil Uji T Secara Parsial Sumber : (SPSS Versi 23, 2. lebih besar dari t-tabel dan nilai 0,05. Nilai t-tabel ialah 1,6627, dihitung dari Berdasarkan hasil ini, karena 2,757 rumus . f=nAekAe1=90Ae3Ae1=. Adapun > 1,6627 dan 0,007 < 0,05, dapat penjelasannya sebagai berikut: disimpulkan bahwa ritel modern Ritel Modern diperoleh nilai t- memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap gaya belanja. tingkat signifikansi 0,007. Hipotesis Dengan demikian. H1 diterima dan dianggap diterima apabila t-hitung H0 ditolak. 2,757 https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Ritel Tradisional diperoleh t-hitung 1,510 memberikan pengaruh signifikan signifikansi 0,135. Karena 1,510 < terhadap gaya belanja. Oleh sebab 1,6627 dan 0,135 > 0,05, maka itu. H0 diterima dan H2 ditolak. Uji F Secara Simultan Tabel 1. 5 Uji F Secara Simultan Sumber : (SPSS Versi 23, 2. ANOVAa Sum of d Mean Model Squares f Square Sig. 1 Regression 388 2 372. Residual Total Dependent Variable: GAYA BELANJA Predictors: (Constan. RETAIL TRADISONAL. RETAIL MODERN Berdasarkan Gambar 1. 5, diperoleh nilai F- 0,000 0,05 hitung sebesar 15,374 dengan signifikansi disimpulkan bahwa variabel ritel modern 0,000. Sementara itu, nilai F-tabel yang dan ritel tradisional secara bersama-sama digunakan adalah 3,951. Karena nilai F- memiliki pengaruh signifikan terhadap hitung sebesar 15,374 melebihi F-tabel 3,951 dan tingkat diterima dan H0 ditolak. Dengan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Uji Koefesien Determinan (R. Tabel 1. 6 Hasil Uji Koefesien Determinan (R. Model Summaryb Std. Error Mode Adjusted of the Square R Square Estimate Predictors: (Constan. RETAIL TRADISIONAL. RETAIL MODERN Dependent Variable: GAYA BELANJA Sumber : (SPSS Versi 23, 2. Berdasarkan tabel 1. 6, nilai koefisien determinasi (RA) diperoleh sebesar 0,261 Belanja atau 26,1%. Nilai RA yang semakin hipotesis H1 diterima dan H0 mendekati 1 menunjukkan bahwa model Keberadaan ritel modern memberikan dampak yang kuat menjelaskan variabel yang diteliti, dengan terhadap pola perilaku belanja ketentuan berada pada rentang 0 hingga 1 masyarakat, termasuk perubahan . O RA O . Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel bebas, yaitu serta cara konsumen mengambil Retail Modern dan Retail Tradisional, mampu menjelaskan pengaruh terhadap Ritel variabel terikat sebesar 26,1%, sedangkan berbagai kebutuhan dalam satu 73,9% dipengaruhi oleh variable lain diluar tempat sehingga mempermudah penelitian ini. konsumen tanpa harus berpindah Gaya Selain itu, beberapa ritel PEMBAHASAN modern juga menyediakan layanan Pengaruh Retail Modern Terhadap Gaya Belanja Hasil belanja daring selama 24 jam, fleksibilitas yang tinggi. bahwa Retail Modern mempunyai pengaruh positif dan signifikan https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 Sebagian E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 Pengaruh Retail Tradisional merupakan Generasi Z. Kelompok Terhadap Gaya Belanja Ritel tradisional tidak berpengaruh modern karena mereka dapat signifikan secara parsial terhadap Gaya Belanja, sehingga H0 diterima belanja yang terintegrasi antara dan H2 ditolak. Minat konsumen menikmati kemudahan berbelanja secara digital namun tetap ingin perubahan perilaku belanja yang Gen langsung di toko untuk melihat teknologi dan meningkatnya pola Mereka AuomnichannelAy, kepraktisan dan efisiensi. Ritel modern maupun platform belanja Saat commerce, dan toko fisik yang memberikan kenyamanan dalam strategis, jam operasional yang mencari informasi dan berinteraksi lebih panjang bahkan 24 jam untuk dengan merek. Banyak transaksi yang lebih cepat. Hal ini menyediakan area tempat duduk, berbeda dengan ritel tradisional baik di dalam maupun di luar ruangan, lengkap dengan Wi-Fi dan keterbatasan dalam jam buka. Indomaret Fasilitas membuat minimarket tidak hanya berbelanja, tetapi juga menjadi Pengaruh Retail Modern Dan Auruang ketigaAy bagi anak muda Retail Tradisional Terhadap Gaya selain rumah dan sekolah/kampus Belanja untuk berkumpul, belajar, atau Ritel bersantai bersama teman. tradisional secara bersama-sama https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 platform media sosial seperti WhatsApp, signifikan terhadap gaya belanja. Instagram, dan Facebook sebagai sarana Oleh karena itu, hipotesis H3 promosi, penyampaian informasi promo, diterima dan H0 ditolak. Selain itu, dan penerimaan pesanan. Selain itu, nilai koefisien determinasi (RA) penggunaan aplikasi sederhana untuk mengelola persediaan dapat membantu menjelaskan 26,1% variasi gaya sekaligus mencegah penumpukan stok. belanja, sedangkan 73,9% sisanya Ritel tradisional juga dapat memperkuat dipengaruhi oleh faktor lain yang identitasnya dengan menyediakan produk- berada di luar cakupan penelitian produk lokal atau khas yang tidak mudah ditemukan di ritel modern, sehingga memberi nilai tambah bagi konsumen KESIMPULAN Ritel modern memiliki pengaruh secara mendukung UMKM setempat. parsial terhadap Gaya Belanja, sedangkan PENUTUP Namun, ketika diuji secara simultan. Penulis mengungkapkan rasa syukur kedua jenis ritel baik modern maupun kepada Allah SWT atas terselesaikannya tradisional terbukti memberikan pengaruh penyusunan jurnal ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada dosen Gaya Belanja Untuk meningkatkan daya arahan dan bimbingan selama proses bertahan di tengah dominasi ritel modern. Melalui penyusunan jurnal ini, penulis mendapatkan pengalaman serta wawasan baru yang sangat berharga. Diharapkan, jurnal ini dapat memberikan mengadaptasi aspek-aspek modern yang manfaat bagi penulis maupun pihak lain Misalnya, ritel tradisional dapat yang membutuhkannya. mulai memanfaatkan teknologi melalui https://ejournal. id/index. php/administrasimanajemen/index Jurnal Administrasi dan Manajemen Vol. 15 No 4. Desember 2025 E-ISSN : 2623-1719 P-ISSN : 1693-6876 DAFTAR PUSTAKA