Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 APLIKASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI PEGAWAI BANK BTPN PRINGSEWU LAMPUNG Akni Widiyastuti1. Ira Maulina2 Progrma Studi Manajemen Informatika. AMIK Dian Cipta Cendikia Pringsewu Jl. Jendral Ahmad Yani No. 134 Sidoarjo Ae Pringsewu. Lampung Program Studi Komputerisasi Akuntansi. AMIK Dian Cipta Cendikia Jl. Cut Nyak Dien No. 65 Durian Payung (Palap. Bandar Lampung E-mail: akni@dcc. Iramaulina18@gmail. ABSTRAKS Koperasi anggota BTPN Pringsewu memiliki sistem pengloahan data simpan pinjam yang masih belum terkomputerisasi sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dalam proses penerimaan anggota baru dan transaksi simpan pinjam, tidak bisa membuat laporan anggota setiap saat jika dibutuhkan walaupun dapat dilakukan butuh waktu yang tidak sedikit dan sulit untuk mengetahui berapa jumlah simpanan, pinjaman dan angsuran anggota koperasi. sehingga sering terjadinya keterlambatan dan kesalahan dalam memproses pengolahan data simpan pinjamnya. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan sebuah sistem informasi pengolahan data simpan pinjam yang dapat membantu masalah-masalah yang terjadi. Metode yang digunakan dalam membangun sistem informasi tersebut adalah metode pengembangan system SDLC (System Development Life Cycl. model waterfall. Dengan adanya sistem yang telah terkomputerisasi, diharapkan dapat membantu dalam meminimalisir kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat pencatatan data anggota koperasi yang ada, serta agar dapat memudahkan karyawan maupun pemiliknya untuk mendapatkan laporan simpan pinjam anggota koperasi secara cepat dan akurat. Kata Kunci: Aplikasi. Simpan Pinjam. Koperasi PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Pada era perkembangan teknologi saat ini sebuah informasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan kemajuan alat komunikasi semakin mempermudah perolehan informasi dari berbagai sumber untuk berbagai kepentingan terutama dalam perusahaan, itulah sebabnya sangat dirasakan pentingnya mengelolah informasi secara terintegrasi pada setiap organisasi perusahaan. Oleh karena itulah fokus utama dari sistem informasi manajemen adalah bagaimana mengelolah informasi sebaikbaiknya agar dapat menjadi alat pembantu bagi setiap manajer dalam pengambilan keputusan. Dalam kenyataannya, peran System Informasi Manajemen akan lebih terasa bagi perusahaanperusahaan besar. Bagi perusahaan-perusahaan besar, kebutuhan untuk mengumpulkan data dan informasi secara skala besar dan dalam waktu yang cepat lebih dirasakan kepentinganya berbanding dengan perusahaan-perusahaan menengah apalagi (Tyoso,2. Bank BTPN merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Bank BTPN memfokuskan diri untuk melayani segmen mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera produktif. serta segmen Akni Widiyastuti1. Ira Maulana2 Fokus bisnis tersebut didukung unit-unit bisnis Bank BTPN, yaitu BTPN Sinaya unit bisnis pendanaan. BTPN Purna Bakti unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan. BTPN Mitra Usaha Rakyat unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro. BTPN Mitra Bisnis unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha kecil dan menengah. BTPN Wow produk laku pandai yang segmen unbanked,Jeniusplatform perbankan digital untuk segmen consuming class, serta unit bisnis korporasi yang fokus melayani perusahaan besar nasional, multinasional, dan Jepang. Untuk meningkatkan melayani kebutuhan akan pembiayaan. Kantor Cabang Bank BTPN mempunyai koperasi anggota atau koperasi pegawai. Koperasi ini melayani jasa peminjaman uang dan juga penyimpanan wajib serta sukarela untuk setiap Pada saat ini Sistem yang ada banyak dijumpai Permasalahan. Pencatatan Uang secara manual dan sistem denda serta jatuh tempo belum tercatat dengan baik karena masih menggunakan sistem manual yang membutuhkan proses lama dan menyulitkan bagi Petugas Koperasi. Pembuatan laporan secara manual membutuhkan ketelitian sehingga sangat rawan terjadi kesalahan maka dari itu perlu adanya Aplikasi Akuntansi laporan simpan pinjam yang mendukung. Masalah lainnya lambatnya pengumpulan data untuk direkap sebagai laporan, karna ada beberapa data yang disimpan pada tempat yang berbeda. JUSINTA | Vol. 3 No. 2 | November 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Maka Aplikasi Akuntansi perlu dibuat. Sehingga tidak ada kesalahan pencatatan, lamanya pencarian arsip-arsip dan rentan adanya manipulasi. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penulis membuat aplikasi berbasis dekstop dengan judul AuAplikasi Akuntansi Simpan Pinjam Pada Koperasi Pegawai Bank BTPN Pringsewu,LampungAy . Tujuan penelitian ini adalah Membangun Sebuah Aplikasi Akuntansi Simpan Pinjam Pada Koperasi Pegawai Bank BTPN Pringsewu Lampung. 2 Referensi 1 Pengertian Aplikasi Aplikasi berasal dari kata application yaitu bentuk benda dari kata kerja to apply yang dalam bahasa indonesia berarti pengolah. Secara istilah, aplikasi komputer adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang menggunakan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pemakai. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah program pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Kumpulan aplikasi komputer yang digabung menjadi suatu paket biasanya disebut paket atausuite aplikasi . pplication Contohnya adalah microsoft office dan open orang, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi (Yunita P, 2. 2 Pengertian Simpan Pinjam Simpan Pinjam merupakan suatu transaksi yang memungut dana dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kembali dalam bentuk pinjaman kepada anggota yang membutuhkan, ini dilakukan dalam rangka mengurangi gerakan rentenir yang merugikan masyarakat banyak. Jadi Simpan Pinjam merupakan suatu usaha yang memberikan kesempatan kepada anggota untuk menyimpan dan meminjam uang, adapun sumber dana koperasi simpan pinjam di peroleh dari simpanan sukarela anggota dan dari berbagai lembaga pemerintah, maupun lembaga swasta yang memiliki kelebihan Secara umum, sumber dana koperasi berasal dari anggota sendiri berupa simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. (Susanti N, 3 Koperasi Koperasi berasal dari bahasa Inggris yaitu: CoOperation yang berarti bekerja sama. Yang berasal dari kata Co yang berarti bersama-sama dan Operation yang berarti bekerja dan kata asing itulah berkembang menjadi bahasa Indonesia yaitu Koperasi AuKoperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social, beranggotakan orangorang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan. (Hidayati N, 2. Akni Widiyastuti1. Ira Maulana2 4 Pegawai Secara umum yang dimaksud dengan karyawan adalah orang yang bekerja di suatu perusahaan atau lembaga dan di gaji dengan uang. Atau karyawan dapat diartikan juga sebagai orang yang bertugas sebagai pekerja pada suatu perusahaan atau lembaga untuk melakukan operasional tempat kerjanya dengan balas jasa berupa uang. (Yunita P, 2. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini digunakan metodelogi pengembangan SDLC (Systems Development Life Cycle. Siklus Hidup Pengembangan Siste. atau Systems Life Cycle (Siklus Hidup Siste. , dalam rekayasa sistem dan rekayasa perangkat lunak, adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: , analisis . , desain . , implementasi . , uji coba . dan pengelolaan . 1 Analisis Kebutuhan Sistem Dalam analisis sistem akan dibahas mengenai prosedur, flowmap, dokumen, diagram konteks, data flow diagram Aplikasi Akuntansi Simpan Pinjam Pada Koperasi Pegawai Bank BTPN Pringsewu. Lampung yang meliputi Data Anggota. Data Simpan. Data Pinjam. Data Angsuran Dan Laporan. Analisa kebutuhan input yaitu : Input Data Anggota Input Data Transaksi Simpanan Input Data Transaksi Pinjaman Input Data Transaksi Pembayaran Angsuran Analisa kebutuhan output yaitu : Laporan Data Anggota Laporan Data Transaksi Simpanan Laporan Data Transaksi Pinjaman Laporan Pembayaran Angsuran 2 Diagram Alir Dokumen (Mapping Char. Pendaftaran Anggota JUSINTA | Vol. 3 No. 2 | November 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Data Flow Diagram Level 0 KTP Anggota Pendaftaran Kartu Anggota Tbl_Anggota Bukti Simpan 0 Simpan Tbl_Simpanan Melakukan Simpanan Uang 0 Pinjaman Tbl_Pinjaman Melakukan Pinjaman Bukti Bayar Melakukan Pembayaran Angsuran Data Pengeluaran Tbl_Angsuran 0 Angsuran Gambar 1. Diagram Alir Dokumen 3 Perancangan Sistem Diagram Konteks Diagram keseluruhan sistem terminal yang memberikan masukan kedalam sistem. Laporan Anggota Laporan Pinjaman Laporan Simpanan Laporan Angsuran Pimpinan 0 Laporan Data Pengeluaran Kas Data Penerimaan Kas Gambar 3. Data Flow Diagram level 1 PEMBAHASAN Form Login Gambar 2. Diagram Konteks Gambar 4. Form Login Akni Widiyastuti1. Ira Maulana2 JUSINTA | Vol. 3 No. 2 | November 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia Tampilan Form Pengguna ISSN: 2655-4992 Tampilan Form Input Jenis Simpan Gambar 8. Form Input Jenis Simpan Gambar 5. Form Pengguna Tampilan Daftar Data Jenis Pinjam Tampilan Form Data Anggota Gambar 6. Form Data Anggota Tampilan Form Data Pegawai Gambar 9. Daftar Data Jenis Pinjam Tampilan Data Input Transaksi Angsuran Gambar 10. Data Input Transaksi Angsuran Gambar 7. Form Data Pegawai Akni Widiyastuti1. Ira Maulana2 JUSINTA | Vol. 3 No. 2 | November 2019 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: 2655-4992 Tampilan Data Input Transaksi Penyimpanan Dengan adanya aplikasi Pengolahan Data Simpan Pinjam Pada Aplikasi Akuntansi Simpan Pinjam Pada Koperasi Pegawai Bank BTPN Pringsewu,Lampung dapat menunjang dalam pengelolahan data Simpan Pinjam bagi petugas untuk mencari data dengan cepat dan akurat. Aplikasi ini menjadi media informasi yang efektif dan akurat bagi petugas untukmengetahui jumlah simpan pinjam setiap anggota koperasi. Aplikasi ini mempermudah petugas untuk memberikan laporan Simpan Pinjam dengan cepat dan mudah Gambar 11. Data Input Transaksi Penyimpanan PUSTAKA