RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 E-ISSN: 2775-2267 Email: ristansi@asia. https://jurnal. id/index. php/ristansi PENGARUH PROFITABILITAS. LIKUIDITAS. DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI Chusnul Khotimah Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Chusnul253@gmail. DOI: 10. 32815/ristansi. Informasi Artikel Tanggal Masuk Tanggal Revisi Tanggal diterima Keywods: Profitability Liquidity Capital Strukture Kata Kunci: Profitabilitas Likuiditas Struktur Aktiva Struktur Modal BEI 01 Juli, 13 Juli, 17 Juli. Abstract: This research aims to test and analyze the influence of profitability, liquidity, and asset structure on capital structure in consumer goods industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2019-2020 The research object is the consumer goods industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange, with a sample of 37 companies selected through purposive sampling. Hypothesis testing in this study was conducted using multiple regression analysis. The research results, as indicated by the t-test, show that profitability and liquidity have a significant influence on capital structure, while asset structure does not have a significant influence on capital For further research, it is recommended to expand the research object, include other variables, and extend the research period. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan struktur aktiva terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2019-2020. Objek penelitian adalah sektor industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 37 perusahaan yang diambil melalui purposife Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian melalui uji t menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya memperluas objek penelitian, menggunakan variabel lain, dan menambah periode penelitian. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 PENDAHULUAN Persaingan bisnis pada berbagai sektor baik jasa maupun manufaktur semakin ketat. Dengan adanya persaingan, perusahan selalu berupaya untuk mengantisipasinya. Setiap perusahaan diharuskan mempunyai keunggulan bersaing, dalam produk yang dijual. SDM yang berkualitas, teknologi yang maju, dan inovatif serta kreativitas. Aspek pemenuhan dana juga diperlukan untuk menunjang persaingan bisnis sehingga tetap unggul, konsisten dan tidak mengalami kebangkrutan. Pengembangan perusahaan pada era globalisasi, sangat diperlukan untuk mengantisipasi adanya persaingan yang semakin ketat. Upaya yang dapat dilakukan bisa menyangkut mengenai pemenuhan dana yang digunakan untuk kegiatan operasional dan mengembangkan usaha. Adanya pemenuhan dana tersebut bisa berasal dari 2 sumber, yaitu sumber internal dan sumber eksternal (Rosidah, 2. Gambar 1 Rata-rata Nilai DER Sektor Industri Barang Konsumsi Tahun 2019-2020 DER Pada tahun 2018 nilai DER adalah 54% tahun 2019 naik 58% pada tahun 2020 DER mengalami penurunan menjadi 36%. Pandemi covid-19 menjadi salah satu penyebab menurunnya DER karena pada situasi ekonomi yang sulit perusahaan cenderung membutuhkan dana eksternal untuk operasional perusahaan . Meskipun mengalami penurunan, investasi saham pada sektor industri barang konsumsi dapat menjadi pilihan investor di masa pandemi Covid-19 karena masyarakat tetap selalu membutuhkan pasokan makanan. Industri konsumsi selalu dibutuhkan karena meskipun aktivitas masyarakat dibatasi, tetapi konsumsi masih tetap berjalan (Tambunan,2. Profitabilitas diproksikan dengan ROE. Profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan/laba. Rasio ini juga memberikan RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 ukuran tingkat efektifitas manajemen suatu perusahaan. penelitian (Septiani. Ni Putu Nita Suaryana, 2. , (Andika, 2. , (Prabowo et al. , 2. profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal. penelitian yang dilakukan(Lasut. Stenyverens J. Paulina & Raintung, 2. , (Zulkarnain, 2. , (Liang & Khairina, 2. profitabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur modal. Likuiditas diproksikan dengan CR. Likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka Rasio inilah yang dapat digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu Penelitian (Kusna & Setijani, 2. , (Dewiningrat & Ketut, 2. , (Setyawati, 2. menunjukkan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Penelitian (Zulkarnain, 2. , (Lasut. Stenyverens J. Paulina & Raintung, 2. , (Komariah & Nafisah, 2. likuiditas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Struktur aktiva merupakan penentuan berapa besarnya alokasi untuk masingmasing komponen aktiva, baik aktiva lancar maupun aktiva tetap. Struktur aktiva dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar utang jangka panjang yang dapat diambil dan hal ini akan berpengaruh terhadap penentuan besarnya struktur modal. Penelitian (Pertiwi & Ayu, 2. , (Ambarsari & Hermanto, 2. , (Prabowo et al. , 2. mengemukakan struktur aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur modal penelitian Carnavela dan Widyawati . Pramana dan Darmayanti . menunjukkan struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Pecking Order Theory Pecking order theory merupakan salah satu dari sekian teori yang berkaitan dengan struktur modal. Teori pecking order menunjukkan bahwa sebuah tingkat pencarian dana bersumber dari internal equity dalam mendanai investasi sebagai peluang pertumbuhan. Teori pecking order yang dikemukakan oleh Myres dan Majluf . , menyatakan perusahaan cenderung mencari sumber pendanaan yang minim adanya resiko. Teori pecking order lebih mengutamakan perusahaan yang menggunakan pendanaan internal dari pada eksternal perusahaan (Rosidah, 2. Struktur Modal RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Struktur modal merupakan gambaran dari bentuk proporsi finansial perusahaan yaitu antara modal yang dimiliki yang bersumber dari utang jangka panjang dan modal sendiri yang menjadi sumber pembiayaan suatu perusahaan. Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal dan eksternal, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan tersebut bersumber dari tempat-tempat yang dianggap aman dan jika dipergunakan memiliki nilai dorong dalam memperkuat struktur modal keuangan perusahaan (Fahmi, 2. Profitabilitas Profitabilitas merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Hal ini ditujukan melalui kegiatan yang dihasilkan dari penjualan, kas ,modal ,jumlah karyawan, dan pendapatan investasi. Penggunaan rasio profitabilitas dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan dari komponen yang ada di laporan keuangan, terutama laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi (Kasmir, 2. Likuiditas Likuiditas merupakan kemampuan suatu perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya secara tepat waktu. Likuditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek pada saat jatuh tempo (Fahmi, 2. Struktur Aktiva Struktur aktiva merupakan penentuan seberapa besar alokasi untuk masingmasing komponen aktiva, baik dalam aktiva lancar maupun aktiva tetap. Struktur aktiva adalah perusahaan dengan komposisi aktiva lancar yang lebih besar daripada aktiva tetap terhadap total aktiva (Andika, 2. Kerangka Konseptual Berdasarkan penelitian terdahulu dan tinjauan teori diatas maka model kerangka konseptual penelitian dapat digambarkan sebagai berikut: RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Gambar 2 Kerangka Konseptual Profitabilitas (X. Likuiditas (X. Struktur modal (Y) Struktur Aktiva (X. Hipotesis Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Peningkatan profitabilitas akan meningkatkan laba ditahan, sesuai dengan pecking order theory yang mempunyai preferensi pendanaan pertama dengan dana internal berupa laba ditahan, sehingga komponen modal sendiri semakin Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memperoleh laba yang besar. Alternatif pendanaan yang dapat digunakan perusahaan yaitu external financing yang dapat berasal dari utang jangka panjang. Dengan kata lain perusahaan meningkatkan penggunaan hutang dalam membiayai kegiatan investasinya, artinya perusahaan akan lebih banyak menggunakan utang jangka panjangnya sehingga memperbesar nilai struktur modalnya. Penelitian yang dilakukan (Dewi et al. , 2. Zulkarnain . , (Liang & Khairina, 2. menyatakan bahwa hasil analisis ditemukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal. H1 : Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Likuiditas Terhadap Struktur Modal Likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Menurut pecking order theory, perusahaan yang mempunyai likuiditas yang tinggi akan cenderung tidak menggunakan pembiayaan dari Perusahaan dengan likuiditas yang tinggi mempunyai dana internal yang besar, sehingga perusahaan tersebut akan lebih menggunakan dana internalnya terlebih dahulu untuk membiayai investasinya sebelum menggunakan pembiayaan eksternal melalui Hasil penelitian (Setyawati, 2. Septiani dan Suaryanan . , (Pertiwi & Ayu, 2. Likuiditas berpengaruh negatif terhadap struktur modal RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 H2 :Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Struktur Aktiva Terhadap Struktur Modal Perusahaan yang memiliki komposisi aktiva tetap berwujud yang jumlahnya besar, tentu akan mempunyai peluang untuk memperoleh tambahan modal dengan utang. Komposisi aktiva yang dapat pembiayaannya dan seorang investor akan lebih mudah memberikan pinjaman bila disertai jaminan yang ada (Widyasta, 2. Hasil penelitian yang dilakukan (Ambarsari & Hermanto, 2. , (Andika, 2. , (Prabowo et al. , 2. struktur aktiva berpengaruh positif terhadap struktur modal. H3 : Struktur Aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. METODE PENELITIAN Populasi dan Sampel Populasi adalah keseluruhan objek penelitian dan memenuhi karakteristik Dalam penelitian ini, jumlah populasi yakni 52 perusahaan yang termasuk dalam daftar sektor industry barang konsumsi pada tahun 2019-2020 Bursa Efek Indonesia. Sebagian dari populasi yang diambil melalui cara-cara tertentu yang juga memiliki karakteristik tertentu disebut sampel. Adapun kriteria sampel penelitian yaitu: Perusahaan sektor industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2020. Perusahaan sektor industri barang konsumsi yang memperoleh laba untuk periode Definisi Operasional Variabel Profitabilitas Profitabilitas diukur dengan proksi return on equity untuk mengetahui perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri dengan jumlah modal yang menghasilkan laba Likuiditas Likuiditas diproksikan oleh current ratio merupakan rasio yang membandingkan antara total aktiva lancar dengan total utang lancar. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Struktur Aktiva Struktur aktiva merupakan perbandingan antara aktiva tetap dengan total aktiva yang dimiliki perusahaan (Komariah & Nafisah, 2. HASIL PENELITIAN Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskripstif variabel Independen dari 74 sampel penelitian menyatakan profitabilitas diketahui nilai minimum profitabilitas (ROE) sebesar 0. 00, nilai maximum sebesar 1. 45 dari nilai rata-rata . sebesar 2055, standard deviasi senilai 0. Pada Likuiditas, hasil pengujian pada perusahaan sektor industri barang konsumsi nilai minimum sebesar 0. 41, nilai maximum sebesar 13. 27, nilai rata-rata . 0330 dengan standard deviasi senilai 2. Pada struktur aktiva, hasil pengujian pada perusahaan sektor industri barang konsumsi nilai minimum struktur aktiva sebesar 0. 04, nilai maximum 76, nilai rata-rata . 3442, standard deviasi senilai 0. Dengan Variabel Dependen Struktur modal diketahui hasil pengujian pada sektor industri barang konsumsi nilai minimum struktur modal (DER) sebesar 2. 98, nilai maximum sebesar 0. 45, nilai rata-rata . 5889 dengan standar deviasi Uji Normalitas Hasil dari uji normalitas menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,200, yang artinya 0,200 > 0,05 menunjukkan data residual berdistribusi normal. Uji Multikolonieritas Hasil uji multikolinieritas menhasilkan nilai VIF pada profitabilitas yaitu 1. pada variabel likuiditas yaitu 1. 394 variabel struktur aktiva yaitu 1. 427 nilai ketiga variabel tersebut < 10 atau tidak ada variabel yang memiliki nilai lebih dari 10. Maka dapat disimpulkan tidak terjadi multikolinieritas antara variabel independen. Uji Autokorelasi Berdasarkan hasil uji Durbin Watson diketahui nilai DW sebesar 1. 320 yang artinya -2 O 1. 320 O 2, maka nilai DW dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Uji Heterokedastisitas Nilai Sig. t Glejser adalah profitabilitas adalah 0. 994 > 0. 05, nilai Sig. t Glejser likuiditas sebesar 0. 722 > 0. 05,dan nilai Sig. t Glejser struktur aktiva sebesar 0. 05 maka tidak terjadi Heteroskedastisitas. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 1 (Analisis Regresi Bergand. Coefficientsa Model (Constan. ROE Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Berdasarkan hasil uji analisis regresi linier berganda pada tabel 4. 10 maka persamaan regresi adalah sebagai berikut: Struktur modal= -0. 798 profitabilitas (ROE) -0. 149 likuiditas (CR) -0. struktur aktiva e Intrepretasi dari persamaan tersebut adalah sebagai berikut: Nilai konstanta . truktur moda. 113, jika profitabilitas, likuiditas dan struktur aktiva memiliki nilai 0, maka nilai struktur modal sebesar -0. Nilai koefisien regresi sebesar 0. 798 menunjukkan setiap kenaikan satu satuan profitabilitas, maka nilai struktur modal akan mengalami kenaikan sebesar 0. dengan variabel bebas yang lain tetap atau konstan. Nilai koefisien regresi sebesar -0. 149 menunjukkan setiap kenaikan satu satuan likuiditas, maka nilai struktur modal mengalami penurunan sebesar 0. 149 dengan variabel bebas yang lain tetap atau konstan. Nilai koefisien regresi sebesar -0. 546 menunjukkan setiap kenaikan satu satuan struktur aktiva, maka nilai struktur modal mengalami penurunan sebesar 0. dengan variabel bebas yang lain tetap atau konstan RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Uji Koefisien Determinasi Tabel 2 Hasil Koefisien Determinasi Model Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the R Square Square Estimate Durbin-Watson Berdasarkan tabel 8 diperoleh nilai R2 (R Squar. 286 atau 28,6%. data ini menunjukkan bahwa variasi struktur modal dapat dijelaskan oleh variabel independen (Profitabilitas, likuiditas, dan struktur aktiv. dan sisanya 28,6% dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada didalam penelitian. Uji Hipotesis Berdasarkan tabel 7 pengaruh variabel independen dan dependen sebagai Hipotesis Pertama (H. Profitabilitas (ROE) dengan nilai signifikansi 0,012 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Maka profitabilitas (ROE) berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Karena investor melihat bagaimana cara perusahaan mengelola ekuitas perusahaan. Hipotesis Kedua (H. Likuiditas (CR) dengan nilai signifikansi 0. 000 < 0. 05 maka dapat disimpulkan bahwa H2 diterima. Maka likuiditas (CR) berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Karena investor melihat bagaimana kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendeknya secara tepat waktu. Hipotesis Ketiga (H. Struktur aktiva dengan nilai signifikansi 0. 406 > 0. 05 maka disimpulkan bahwa H3 ditolak. Maka struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Karena investor melihat bagaimana cara perusahaan mengelola struktur aktiva pada perusahaan. PEMBAHASAN Pengaruh Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Berdasarkan uji t diperoleh Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur Hal ini dibuktikan dari hasil uji t dan niali signifikannya menunjukkan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas merupakan RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilakn laba jika nilai profitabilitas semakin tinggi maka perusahaan dapat menyediakan laba ditahan dalam jumlah yang lebih besar, sehingga pengunaan hutang dapat ditekan sehingga dalam struktur modal penggunaan hutang akan semakin rendah seiring dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan. Hal ini sesuai dengan Packing order theory yang menyatakan perusahaan lebih menyukai penggunaan dana internal dibanding dana eksternal untuk membiayai pengeluaran modalnya sehingga dengan profitabilitas yang tinggi perusahaan akan memiliki hutang yang lebih rendah karena mempunyai dana internal yang cukup. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan Dewi dan Sudhiarta . dan (Zulkarnain, 2. yang menyatakn profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal. , sedangkan penelitian yang tidak sejalan dilakukan oleh (Septiani. Ni Putu Nita Suaryana, 2. dan (Prabowo et al. , 2. profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Pengaruh Likuiditas Terhadap Struktur Modal Berdasarkan uji t diperoleh variabel likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Hal ini dibuktikan dari hasil uji t dan nilai signifikannya menunjukkan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Perusahaan dengan tingkat likuiditas yang tinggi mempunyai dana internal yang besar sehingga perusahaan tersebut akan lebih menggunakan dana internalnya terlebih dahulu untuk membiayai investasi sebelum digunakan pembiayaan eksternal melalui utang. Likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya, jika perusahaan mampu memenuhi kewajibannya berarti perusahaan tersebut likuid. Sesuai dengan Pecking order theory yang menyatakan bahwa perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi maka perusahaan akan cenderung memilih menggunakan pendanaan internal untuk pembiayaan operasional perusahaan dibandingkan dengan penggunaan modal asing dan hutang. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Kusna & Setijani, 2. dan (Setyawati, 2. likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal. Hasil penelitian yang tidak sejalan dilakukan oleh (Lasut. Stenyverens J. Paulina & Raintung, 2. dan (Komariah & Nafisah, 2. likuiditas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap struktur modal. RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 Pengaruh Struktur Aktiva Terhadap Struktur Modal Berdasarkan uji t diperoleh variabel struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Hal ini berarti bahwa besar kecilnya struktur aktiva perusahaan tidak akan mempengaruhi kebijakan struktur modal perusahaan dan struktur aktiva bukan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi struktur modal, dimana semakin besar aktiva tetap yang dimiliki perusahaan maka perusahaan dapat menggunakan utang dalam jumlah yang besar. Hal ini disebabkan sebagian perusahaan yang menggunakan modal yang tertanam dari aktiva tetap cenderung lebih mengutamakan modalnya Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan Carnavela dan widyawati . Pramana dan darmayanti . struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Penelitian yang tidak sejalan dilakukan oleh Prabowo dkk Struktur aktiva berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap struktur KESIMPULAN Berdasarkan penelitian tentang pengaruh profitabilitas yang diproksikan dengan ROE, likuiditas yang diproksikan dengan CR dan struktur aktiva terhadap struktur modal, peneliti menemukan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Semakin tinggi nilai profitabilitas maka perusahaan dapat menyediakan laba ditahan dalam jumlah yang besar sehingga pengunaan hutang dapat ditekan sehingga dalam struktur modal penggunaan hutang akan semakin rendah seiring dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan. Perusahaan dengan tingkat likuiditas yang tinggi mempunyai dana internal yang besar sehingga perusahaan tersebut akan lebih menggunakan dana internalnya terlebih dahulu untuk membiayai investasi sebelum digunakan pembiayaan eksternal melalui utang. Sedangkan, besar kecilnya struktur aktiva perusahaan tidak akan mempengaruhi kebijakan struktur modal perusahaan dan struktur aktiva bukan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi struktur modal. Keterbatasan penelitain ini hanya meneliti pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang menjadi objek penelitian hasil penelitian tidak dapat di generalisasikan untuk perusahaan lain. Kedua. Peneliti hanya menggunakan 3 variabel independen yaitu profitabilitas, likuiditas, dan struktur aktiva. Sedangkan ada variabel penjelas lain yang lebih menjelaskan tentang struktur modal. Terakhir. Periode penelitian hanya 2 tahun RISTANSI: Riset Akuntansi. Volume 4. Nomor 1. Juni 2023. Hal 111 - 124 yaitu 2019-2020 sehingga jumlah sampel terbatas dan hasil kurang maksimal. Oleh karena itu. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan . dapat menambah objek penelitian, seperti perusahaan property dan real estate, perusahaan makanan dan minuman dan lain-lain, . dapat menambahkan seperti ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, risiko bisnis dan lain-lain, dan . menambah periode yang diteliti agar dapat mengambarkan kondisi perusahaan dalam jangka panjang. DAFTAR PUSTAKA