Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi Sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEBAGAI SARANA PENGENALAN JAJANAN TRADISIONAL JAWA Lisa Novena Tjukipto Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Ma Chung Villa Puncak Tidar Blok N-01. Doro. Karangwidoro. Kec. Dau. Kab. Malang. Jawa Timur 65151 E-mail : 331510015@student. Abstraksi Seiring berjalannya waktu, keberadaan makanan tradisional Indonesia pun menjadi semakin jarang akibat masuknya budaya penganan dari luar negeri sehingga diperlukan upaya untuk mengingatkan para generasi muda bahwa masakan tradisional itu penting. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan buku ilustrasi yang mampu memperkenalkan jajanan tradisional Jawa dan menarik minat pembaca berusia 17-35 tahun. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, melalui studi pustaka dan pengumpulan data sekunder secara online. Konsep yang digunakan yaitu ilustrasi digital dengan style naturalis diikuti dengan ilustrasi doodle. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan resep pembuatan agar pembaca dapat membuat sendiri jajanan dalam buku ini. Dari perancangan ini dihasilkan media utama berupa buku ilustrasi 60 halaman dengan ilustrasi 13 jenis jajanan tradisional Jawa beserta deskripsi dan resepnya, media pendukung pameran berupa x-banner dan 3 buah poster ilustrasi, serta merchandise berupa totebag, celemek, dan tatakan piring. Kata Kunci: Buku ilustrasi, jajanan tradisional, makanan tradisional, jajanan Jawa Abstract Over time, the existence of traditional Indonesian food has become increasingly rare due to the entry of confectionary culture from abroad so efforts are needed to remind the younger generation that traditional cuisine is important. This design aims to produce illustrated books that are able to introduce traditional Javanese snacks and attract the interest of readers aged 17-35 years. The method used is a qualitative method, through literature study and secondary data collection online. The concept used is a digital illustration with naturalist style followed by doodle illustrations. In addition, this book is equipped with making recipes so that readers can make their own snacks in this book. From this design produced the main media in the form of a 60-page illustrated book with illustrations of 13 types of traditional Javanese snacks along with their descriptions and recipes, exhibition supporting media in the form of x-banners and 3 illustrated posters, and merchandise in the form of totebags, aprons, and placemat. Keywords: Illustration book. Javanese snacks, traditional snacks, traditional foods _________________________________________________________________________ Pendahuluan Selain menjadi kebutuhan utama hidup, makanan juga memiliki fungsi sosial, budaya, serta ekonomi. Makanan yang dikonsumsi masyarakat dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan juga faktor sosial-budaya seperti adat istiadat, suku, agama, ataupun Seiring berjalannya waktu, keberadaan makanan tradisional menjadi semakin jarang akibat masuknya budaya penganan dari luar negeri, termasuk jajanan yang dikemas. Warung tradisional dianggap tempat makan berkelas rendah bila dibandingkan dengan restoran barat. Jajanan-jajanan pasar tergantikan oleh kue-kue modern. Bahan-bahan masakan yang hanya didapat dari tumbuhan tertentu semakin susah dicari, sehingga banyak masakan tradisional yang akhirnya mulai ditinggalkan dan menghilang. Lambat laun ketertarikan generasi muda terhadap masakan tradisional pun menurun, pengetahuan mengenai kuliner asli Indonesia ini juga ikut berkurang. 63 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan buku ilustrasi yang mampu memperkenalkan jajanan tradisional Jawa dan menarik minat pembaca berusia 17-35 tahun. Dalam perancangan ini, penganan yang akan dibahas yaitu lemper, ketupat, lepet, apem, klepon, iwel-iwel, jadah, wajik, jenang . odol, sumsum, procotan, abang, ireng, cendhi. , legomoro, kolak, es puter, dawet. Hasil perancangan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu media utama dan media pendukung. Media utamanya berupa buku ilustrasi 60 halaman yang memuat gambar ilustrasi 13 jenis jajanan tradisional beserta informasi, resep, serta cara membuatnya. Media pendukung berupa totebag, celemek, dan tatakan piring sebagai merchandise, serta x-banner dan 3 buah poster ilustrasi untuk keperluan pameran. Peninjauan berasal dari artikel jurnal yang berkaitan dengan perancangan buku ilustrasi maupun perancangan desain dengan tema makanan. Dari artikel jurnal pertama yang berjudul AuPerancangan Buku Ilustrasi Panduan Membuat Dessert Untuk Remaja Usia 12-18 TahunAy oleh Guswinto . , diperoleh metode perancangan, gaya visual ilustrasi, dan pemilihan warna yang sekiranya dapat diterapkan dalam perancangan buku ilustrasi jajanan tradisional Jawa. Dari artikel jurnal kedua yang berjudul AuPerancangan Buku Ilustrasi Pengenalan Makna Simbolik dari Kue Tradisional Budaya Tionghoa di Indonesia untuk Remaja Usia 11-12 tahunAy oleh Febrina Devana, diperoleh referensi dalam pembuatan buku ilustrasi jajanan Jawa karena konsepnya yang mirip denggan perancangan buku jajanan Jawa ini yaitu menceritakan kisah di balik kue tradisional Tiongkok. Dari artikel jurnal ketiga yang berjudul AuPerancangan Buku Ilustrasi Karakter Jajanan Tradisional Khas Surabaya dengan Teknik Vektor Guna Meningkatkan Minat Anak pada Produk LokalAy oleh Yohanes Ev Swandawidharma . didapatkan pembelajaran bahwa akan lebih baik bila ilustrasi yang bertujuan untuk menginformasikan rupa asli jajanan tidak disederhanakan menjadi seperti ilustrasi vektor, karena akan menghilangkan daya tarik sekaligus informasi visual penting. Artikel jurnal keempat berjudul AuPerancangan Buku Visual Grafis Tentang Pola Makan Food CombiningAy oleh Bie Karina Raditya yang mengambil target audiens yang termasuk dalam rentang target pembaca perancangan buku ilustrasi jajan Jawa dapat menjadikan perancangan ini sebagai referensi. Dari artikel jurnal kelima berjudul AuPerancangan Wallsticker Ilustrasi Doodle Pada Kedai Hanara Ramen JombangAy oleh Nur Hajizah didapatkan inspirasi dan pengingat agar dalam membuat ilustrasi harus menyesuaikan luas media yang akan diaplikasikan sehingga komposisinya seimbang. Selain jurnal, perancangan ini juga melakukan peninjauan dari 2 buku referensi, yaitu AuThe Art of Botanical & Bird IllustrationAy karya Mindy Lighthipe . dan Tipografi dalam Desain GrafisAy karya Danton Sihombing . Teknik menggambar dan pengambilan referensi dari buku AuThe Art of Botanical & Bird IllustrationAy dapat dijadikan panduan dalam pembuatan buku ilustrasi jajanan Jawa. Sedangkan dari buku AuTipografi dalam Desain GrafisAy didapatkan teori-teori font serta grid system sebagai acuan desain layout untuk buku ilustrasi jajanan Jawa. Metode Penelitian Metode yang digunakan untuk perancangan ini adalah metode kualitatif. Menurut Kirk dan Miller . 6, p 9, cit. Anggito & Setiawan, 2018, p . , pengertian metode kualitatif adalah Autradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung dari pengamatan pada manusia baik dalam kawasannya maupun dalam peristilahannyaAy. Metode pengumpulan data untuk perancangan ini yaitu melalui studi pustaka dan pengumpulan data sekunder secara online. George . 8, cit. Djiwandono, 2015, p . menjelaskan bahwa studi pustaka adalah pencarian sumber-sumber atau opini pakar tentang suatu hal yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Dalam pembuatan buku ilutrasi jajanan tradisional Jawa, studi pustaka untuk data-data terkait deskripsi dan fakta jajanan tersebut akan dicari secara online karena keterbatasan informasi dari buku atau literatur yang khusus membahas jajanan tradisional, selain itu data untuk resep akan diambil dari buku-buku resep masakan. Yang dimaksud dengan data sekunder yaitu data atau informasi yang tidak didapat secara langsung dari sumber pertama . melalui wawancara maupun kuesioner (Sarwono & Lubis, 2007, p . 64 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Dalam menganalisis data-data yang sudah didapatkan, digunakan pendekatan kualitatif yaitu metode analisis tema kultural. Metode analisis tema kultural dilakukan dengan cara mengaitkan benang merah antara nilai-nilai, orientasi nilai, nilai dasar, premis, etos, pandangan dunia, dan orientasi kognitif. Suatu masalah tidak akan pernah lepas dari latar waktu dan lingkungan yang memunculkan masalah tersebut (Sarwono & Lubis, 2007, p Perancangan buku ilustrasi ini dibuat berlandaskan pada kebutuhan akan literatur yang dapat memberikan pengetahuan serta mengangkat kembali minat masyarakat terhadap jajanan tradisional Indonesia yang saat ini masih rendah. Sintesis adalah perpaduan dari permasalahan yang dirangkum ke dalam analisis kemudian dijadikan dasar pertimbangan pengambilan keputusan untuk perancangan selanjutnya (Sanyoto, 2006, p . Dari hasil analisis data akan muncul konsep untuk perancangan desain. Target audiens yang merupakan perempuan remaja hingga dewasa awal umumnya menyukai gaya desain yang cenderung simple, cute, atau vintage, sehingga buku ilustrasi ini akan mengadaptasi gaya-gaya tersebut pada desainnya. Strategi desain yang digunakan yaitu cyclic strategy atau strategi berputar. Menurut Sarwono dan Lubis . 7, p . , cyclic strategy diterapkan bila ada tahap perancangan yang membutuhkan proses pengulangan untuk menampung umpan balik sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Tahap pengulangan ini disebut loop, dan dalam satu loop besar bisa terdapat dua atau lebih loop yang lebih kecil. Loop ini akan terjadi ketika sampai pada proses revisi pembuatan ilustrasi dan juga penyusunan layout dan baru dapat dilanjutkan ke proses selanjutnya setelah hasil kedua proses tersebut disetujui. Berdasarkan uraian metode perancangan, pengumpulan data, analisis data, sintesis konsep, serta strategi desain di atas, maka dapat dihasilkan bagan alir perancangan sebagai berikut Gambar 1. Bagan Alir Perancangan 65 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Hasil dan Pembahasan Media pendukung dalam proses ini adalah software Paint Tool SAI dan Adobe Photoshop, serta Wacom Bamboo dan laptop sebagai hardware. Jenis brush yang digunakan antara lain pen yang memiliki sifat warna pekat, brush dasar dengan goresan lembut dan dapat di-blend, brush untuk blur . engaburkan garis tegas obje. , brush dengan goresan yang sedikit kasar untuk objek-objek bertekstur kasar, serta brush Middle-round bertekstur garis-garis untuk menambahkan efek goresan kasar kuas pada ilustrasi. Gambar 2. Jenis Brush yang Digunakan Pada tahap ini dilakukan layout mapping dengan mengikuti sistem grid serta penentuan jenis font untuk konten buku ilustrasi. Layout mapping menerapkan singlecolumn grid untuk halaman judul baru, dan multi-column grid untuk halaman resep yang mengacu pada teori Sihombing . 5, p . Ukuran-ukuran grid tersebut yaitu: jarak 1,5 cm mengelilingi seluruh area kertas. jarak 1 cm dari batas tengah kedua halaman sebagai area jilid. jarak 2 cm setelah area jilid sebagai batas toleransi tekukan jilid. setelah itu area pengerjaan dibagi 2 antara batas toleransi jilid dan batas pinggir kertas. Halaman Sub-judul Alternatif 1 Resep Alternatif 2 Resep Alternatif 3 Resep Gambar 3. Layout Mapping Font yang digunakan dalam buku ilustrasi ini adalah font tipe sans serif dan script. Kedua tipe huruf ini dapat memberikan kesan Aobuatan tanganAo atau orisinil, sehingga sesuai dengan ilustrasi-ilustrasinya yang juga gambaran tangan . ukan fot. Font yang dipilih yaitu AoBeyond the MountainsAo untuk judul buku. AoMartinaAo untuk sub judul, dan AoHandleeAo untuk body text. 66 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Gambar 4. Font yang Digunakan Pembuatan ilustrasi utama telah menerapkan teori prinsip-prinsip ilustrasi menurut Lighthipe . 7, pp 58-. , yaitu perspektif, pencahayaan, warna dasar, anatomi, dan detail. Hampir seluruh jajanan menggunakan perspektif mata kucing . ye leve. yang memposisikan jajanan sejajar dengan pandangan manusia, kecuali kolak dan keenam jenis jenang yang menggunakan perspektif mata elang . elow eye leve. Pemilihan perspektif mata kucing untuk sebagian besar jajanan dikarenakan dimensi . anjang, tinggi, leba. dan detail jajanan akan terlihat lebih jelas. Sedangkan untuk kolak dan keenam jenis jenang diperlihatkan dari atas karena jajanan tersebut diletakkan dalam mangkuk tinggi, sehingga jika menggunakan perspektif mata kucing maka 3/4 bagian ilustrasi akan memperlihatkan bagian mangkuknya saja. Selain itu, penggunaan perspektif mata elang lebih efektif terhadap benda-benda yang berjumlah banyak dan diatur berdekatan seperti 6 jenis jenang agar semua objek dapat terlihat lebih jelas. Prinsip pencahayaan diterapkan dengan menambahkan highlight dan shading pada objek sesuai dengan sumber cahaya. Warna-warna yang digunakan juga berdasarkan pada warna asli objek yang berkaitan, misalnya warna daun pisang yang juga mengikuti warna daun pisang sesungguhnya. Prinsip anatomi terlihat dari ukuran jajanan yang disesuaikan perbandingannya dengan objek lain pada ilustrasi yang sama, misalnya perbandingan potongan pisang dengan daun pandan pada ilustrasi kolak. Ketiga prinsip ini bertujuan untuk membuat ilustrasi terlihat senyata mungkin karena style yang digunakan adalah naturalis. Berhubungan dengan tujuan utama buku ilustrasi sebagai sarana pengenalan, maka ilustrasi perlu dibuat dengan detail yang cukup banyak agar pembaca dapat menangkap detail-detail tersebut dengan baik walaupun bukan melalui foto. Gambar 5. Hasil Ilustrasi Lemper 67 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa Gambar 6. Hasil Ilustrasi Lepet Gambar 7. Hasil Ilustrasi Apem Gambar 8. Hasil Ilustrasi Klepon Gambar 9. Hasil Ilustrasi Jajanan Iwel-iwel 68 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Gambar 10. Hasil Ilustrasi Kolak Gambar 11. Hasil Ilustrasi Es Puter Gambar 12. Hasil Ilustrasi Dawet Tahap yang terakhir yaitu penempatan ilustrasi serta teks ke halaman-halaman dan menyesuaikan-nya dengan rancangan layout. Tahap ini juga meliputi tahap finishing, yaitu penambahan tekstur, efek, latar belakang, dan ornamen-ornamen lainnya. Setelah seluruh proses pembuatan selesai, maka file akan dicetak dalam bentuk buku dengan kertas jenis Copenhagen untuk konten yang kemudian akan dijilid hard cover. 69 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa Gambar 13. Halaman Sub-judul Jenang Gambar 14. Halaman Resep Jenang Candhil Gambar 15. Halaman Sub-judul Kolak Gambar 16. Halaman Resep Kolak 70 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Gambar 17. Hasil Buku Ilustrasi Selain buku ilustrasi sebagai hasil media utama, dihasilkan juga desain media pendukung berupa merchandise dan media berbasis cetak untuk keperluan pameran. Merchandise digunakan sebagai media promosi yang disertakan bersama dengan buku ilustrasi, sedangkan pameran digunakan untuk POP (Point of Purchas. Hasil luaran merchandise terdiri dari totebag dengan ilustrasi vektor jajanan lemper, celemek dengan ilustrasi vektor jajanan iwel-iwel, serta tatakan piring dengan ilustrasi doodle. Untuk media cetak keperluan pameran berupa x-banner ukuran 160x60 cm, 3 buah poster ilustrasi ukuran A3 . x29,7 c. yang dibingkai pigura. Seluruh hasil perancangan ini kemudian diperlihatkan dalam pameran selama sehari di Universitas Ma Chung. Gambar 18 Mockup Totebag Gambar 19. Mockup Celemek 71 | Volume 04. Nomor 01. Maret 2022 Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Lisa Novena Tjukipto Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Sarana Pengenalan Jajanan Tradisional Jawa ISSN 2656-9973 E-ISSN 2686-567X Gambar 20. Mockup Tatakan Piring Gambar 21. Pameran Karya Kesimpulan dan Saran Hasil dari perancangan ini bisa dikatakan telah memenuhi hampir keseluruhan target perancangan. Buku ilustrasi berisi total 60 halaman dengan setidaknya 13 jenis jajanan beserta deskripsi dan resepnya. Merchandise dan media pendukung pameran telah dibuat sesuai target perancangan dengan rincian yaitu, totebag dengan ilustrasi lemper, celemek dengan ilustrasi iwel-iwel, tatakan piring dengan ilustrasi salah satu doodle resep, x-banner yang berisi sinopsis buku, serta 3 buah poster ilustrasi jajanan Jawa. Di sisi lain, target yang belum tercapai yaitu penambahan informasi mengenai asal-usul jajanan terkait. Hal ini disebabkan oleh sulitnya mencari data yang valid karena kurangnya literatur yang berhubungan dengan jajanan tradisional serta sejarahnya. Walau demikian, dapat disimpulkan bahwa keseluruhan hasil perancangan ini telah melampaui target dengan baik. Saran yang dapat diberikan untuk perancang selanjutnya adalah agar membahas topik-topik tradisional atau budaya yang mulai dilupakan masyarakat sehingga budaya tersebut bisa tetap ada seiring perkembangan zaman. Disarankan juga untuk lebih memperdalam dan juga memperluas sumber pencarian data agar data-data yang didapatkan cukup valid, misalnya melakukan observasi lapangan serta wawancara pada Bagi pelaku usaha disarankan untuk mendorong masyarakat mempopulerkan kembali budaya-budaya Indonesia dengan memberikan sedikit sentuhan modern terhadap hal-hal tradisional tersebut sebagai bentuk penyesuaian zaman. Bagi pembaca diharapkan untuk ikut peduli dan melestarikan budaya-budaya Indonesia, terutama di Jawa yang banyak terpengaruh budaya luar negeri ini. Selain dengan cara membuat sendiri produk budaya tersebut, pembaca juga bisa menjadikan produk-produk budaya ini muncul kembali di Misalnya dengan menunjukkan antusiasme terhadap jajanan tradisional dan membelinya, sehingga para penjual bisa tetap memproduksi jajanan tersebut. DAFTAR PUSTAKA