TEORI-TEORI TENTANG JATI]HNYA DAULAT BANI UMAYYAH DAN BANGKITNYA DAULAT BANI ABBASIAH Atho Mudzhar Abstract The fall of Bani Umayyatakenover Bani Abbasiyahasbeenseen as an important moment by historians. This is becauseas the changeof the ruler is not seenas the changeof dynastyan sich. It is alsoseenas the change of social stmcture and ideologywhich becamethe turn of a new era in Islamic history. This paperseesthat Abbasiddynastydid not cometo rise through a coup. The fall of the old regim was not causedby the strengthof the new system underAbbasid family but rather by the weaknessof the old regim iiself as a result of goverment inefficiency and the wide spreadof cor-' The condition become worse due to family intrigues'tribal and religious sentiment,and the lossof intellectuals'support. Theseconditions contributedsignificantly to the fall of the Umayyaddynasty' on one hand. the wide support given by different groups to Abbasid regim, ensuredthat the rise of Abbasiyawas a real revolutionin its real meaning. It is like revolutionsoccuredin many moderncountries' On the other hand, this support blurred Abbasididentity, for eachsupporting group felt that the revolution was their own. In this blurred identity, however, a new power was built by utilizing as many groups as possible. This was only the first episode of revolution, becausethe new dynasty did political selection that endedin the rise of the real owner of Abbasid dynasty. irFJ_dl & Al-lami' ah. No 60/1997 o,l . Jl* 4,. tL rt! f . cr il:r !y- Ots M. AthoMudzhar oJsr t-dlj ,. "-i i-. s-Jl Jrl$ &-,1Ucrl-:i"- j &$" d ilrrll . Jrt$gi tji_,)rcj! i:t^ l,D|'fiYl iLfi -tl- 6rll . qiJlJ el4:sJl J,. -Ue cJlt$S '. -'Yl ,r iljr \ll S-Jl t gl $lSlt . 9:',1ti*. ':t d. *ill3 C-,lJJl'5'-r. l- i 6 Jdl 63i. ,r. , . "i CliJ3rJ. lL O$d. _ljfu OAY . -*l *!l OrJrs d. ir-o i tr':r i. ll-ll !iJu5 **f Yl ,**l J:i 3,. lel*, 1JLJI,:rl. 3"4Jl . *r. J,jll Jt^r f ^*St . -ral. "ll3 dit illoJi tl JIJ ,lihll El t 'rj, dt^ell gljl3 d>EiYl elJJl " . rt gJc :'''iJl crteL ll ,. 3Jdlrgb rJ eL$ Ot. l di u,t Jl. "Jt tnU'. _plrl: u/ i_l-rj OISan . u''rll iJ3. Ct' "i$l r',*!tt r-. j $ r\Jl . i i-llil . :l-,. rjq'J,. lS O! 'rT-ll ,-rl 'Jl *r1 g. ---. -r=t O ut': . Q:-ll e-J . _,r-ill Oti J'. fi i-t :i J ui crc'l!. '1. l,o,J- 6 . , iJjr c". $i Lg ^ll i -i. ill o. rrpll'3LeL-llJ "/. LiJill Pendahuluan Jatuhnya Daulat Bani Umayyahpadatahun 750M dan bangkitnya Daulat Bani Abbasiah telah menarik perhatian banyaksejarawanIslam Para sejarawanmelihat bahwa kejadian itu unik dan menarik, karena bukan saja merupakanpergantiandinasti tetapi lebih dari itu adalah pergantian struklur sosial dan ideologi. Oleh karenaitulah maka banyak sejarawanyang menilai bahwa kebangkitanDaulat Bani Abbasiah adalahmerupakansuatu revolusi dalam arti kata yang sebenarnya. Al-l ami' ah. N o. 6O/1997 Teoi-teoi TentangJatultnyaDaulatBani Umayyah Richard Frye dalam sebuah artikelnya berjudul "The Abbasid Conspiracy and Modern RevolutionaryTheori" padatahunl952 menyatakan bahwa ciri-ciri yang menyertai kebangkitan Daulat Bani Abbasiah ketika itu adalah sama dengan ciri-ciri yang menyertairevolusi di berbagai negara di dunia modern sekarangini. Frye menggunakanteori anatomi revolusi yang dikembangkanoleh CraneBrinton yang menyatakan bahwa dari empat buah revolusiyang diamatinyayaitu di Inggris. Amerika. Perancisdan Rusia,sedikitnyaadaempatpersamaan. Pertama, bahwa pada masa sebelum revolusi, ideologi yang sedangberkuasa mendapat kritik keras dari masyarakatdisebabkanoleh kekecewaandan penderitaanmasyarakatyang ditimbulkan oleh ketimpangan-ketimpangan dari ideologi yang berkuasaitu. Kedu4 mekanismepemerintahannya efisien karena kelalainnya menyesuaikanlembaga-lembaga ada dengan perkembangankeadaandan tuntutan zaman. Ketiga, terjadinya penyebrangankaum intellectual dari mendukungideolgi yang berkuasa kepada wawasan baru yang ditawarkan oleh si pengeritik. Brinton menamakanhal ini dengan "the dissertionof the intellectualls". Keempat, bahwa revolusi itu umumnyabukanlahdipeloporidan digerakkan oleh orang-oranglemah dan kaum bawahan,tetapi oleh sebagian kaum penguasajuga yang karenahal-haltertentumulai merasatidak puas dengan sistim yang ada. Secaraberangsur-angsurmerekaini kemudian menarik kembali dukungan mereka atas sistim yang berlaku, sehingga tinggal sebagian kecil saja yang masihmendukungsistim lama sampai saat keruntuhannya. Dengan demikian maka pukulan terakhirterhadap sistim lama sebenarnyabukanlah karenakuatnyasistim baru yang akan muncul, melainkan karena semakin melemahnyasistim lama tersebut disebabkanoleh berbagai internal crisis yang terjadi. Dengan menerapkan keempat ciri revolusi yang ditawarkan oleh Brinton tersebutmaka Richard Frye berpendapatbahwa keempat-empat ciri itu ternyatadidapati pada kebangkitanDaulat Bani Abbasiah. Frye mengatakanbahwasebabsebab kebangkitan Daulat Bani Abbasiahadalahcompatible dengananatomi reolusi Brinton. Pada tahun 950 seorangorientalis terkenal Bernard Lewis juga menggunakan istilah revolusi ketika menguraikansejarah kebangkitan Daulat Bani Abbasiah dalam bukunya TheArabs in History. Lewis mengatakan bahwapenggantianDaulat Bani Umayyaholeh Daulat Bani Abbasiah adalahlebih dari sekedarpergantiandinasti, melainkansuatu revolusi yang mempunyaiarti penting sebagaititik balik dalamsejarahIslam AI-| ami'ah,No, 60/1997 M. Atho Mudzhar sebagaimanapentingnya revolusi Perancisdan Rusia. Lewis selanjutnya mengatakanbahwa kebangkitanDaulat Bani Abbasiahbukanlahhasil dari suatu kudeta, melainkan hasil dari suatuusahayang panjangdan memakan waktu lama denganmenggabungkan masyarakat kepada tujuan yang samayaitu menumbangkan Daulat Bani Umayyah, meskipun segera setelah revolusi itu berhasilmerekapunberpecah belah kembali. zPada tahunlg60ketika menulis artikel berjudul "Abbasid" untuk edisi baru dari The Encyclopediaof Islam. Lewis juga mengunakan istilah revolusi lagi dalam menguraikankebangkitanBani Abbasiah. 3Kemudianpadatahun 1960itu juga M. Shabandalamdisertasi doktornyayang diajukanpadaUniversitasHarvardjuga menggunakan istilah revolusi. Disertasinyaberjudul: 'The Social and Political Backgroun of the AbbasidRevolutionin Khurasan". Ketika disertasiitu diterbitkan menjadibuku padatahun 1970,Sabhanmemberijudul bukunyaitu dengan: The Abbasid Revolution. Demikianlah pentingnya kebangkitan Daulat Bani Abbasiah dalam pandangan para sejarawan, dan sebagaimana kita ketahui memang zaman pemerintahan Daulat Abbasiah itu seringdisebut sebagaizaman keemasan dalam Islam. Pada masa itu perkembanganpemikiran keIslaman mencapaipuncakny4 para filosof terkenalIslam lahir, ahli-ahli ilmu kalam, dan para imam mazhab juga lahir padamasaDaulat Bani Abbasiah. Dalam tulisan ini kita tidak akanmembahaskemajuan-kemajuan yang dicapai setelah Daulat Abbasiah lahir, hal itu harusdibahas dalam suatu tulisan tersendiri. Perhatianutamahta di sini ialah adasebabnya dan bagaimanaprosesnyamaka Daulat Bani Abbasiahitu lahir, bagaimana Bani AbbasiahberkoalisidenganShi'ah,lalu mngambildaerah Khurasan sebagai pusat gerakan,kemudianmenjadi gerakan terbuka dan mencari calon khalifah, serta bagaimana gerakanbaru itu mengkonsolidasikandirinya pada awal mula. Teori-teori tentang kebangkitanBani Abbasiah Untuk encoba menerangkandan menyederhanakanpemahaman tentang sebab-sebabkebangkitan Daulat Bani Abbasiah,para sejarawan telah menawarkan beberapateori. Teori-teori itu umumnyamenekankan kepada salahsatu aspeksebagaisebabutamadari kebangkitanDaulat Bani Abbasiah. Jika disederhanakan,sedikitnya ada empatteori mengenai hal ini dan masing-masingteori menekankanaspektertentu dalam penjelasannya. Pertama, adalahteori faksionalismerasial atau teori pengelom- Al-lami'ah,No. Teoi-teori Tentang lahthnya Daulat Bani Umayyalr pokan kebangsaan. Teori ini mengatakanbahwaDaulat Bani umayyah itu padadasarnyaadalahsuatuKerajaanArab yang sangatmementingkan kepentinganorang-orang Arab dan sangatmelalaikankepentinganorangorang atau rakyat yang bukanArab meskipunyang disebutterakhir ini sudah memeluk agama Islam sepertiorang-orangMawali dari Iran sebagai daerah sebelahtimur yang baru saja ditaklukkanIslam ketika itu. Atas perlakuan diskriminatif pihak penguasa,maka orang-orangMawali Iran itu merasa kecewa dan kemudianmenggalangkekuatandi wilayah Islam di sebelah timur yaitu di Khurasan untuk menggulingkanpemerintahan Bani llmayyah yang berpusatdi Damaskus. Atas dasaritu makamenurut teori ini, jatuhnya Daulat Bani umayyah adalahjatuhnya sebuahKerajaan Arab dan bangkitnya Daulat Bani Abbasiahadalahkemenangan orangorang lran atas orang-orangArab. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh van vloten, seorangorientalisberkebangsaan Belanda,dalambukunya berjudul: De opkomst Der Abbasidenin chorasan. 5Teori ini kemudiandikembangkanoleh Juliuswellhausendari Jermanyang menulis buku berjudul: Das Arabische Rejch und sein sturz . yangpada tahun 1927 diterjemahkanke dalam bahasaInggerisdenganiaui: rne Arab Kingdom and its Fall. 6Teon keduaadalahteori faksionalismesektarian atau teori pengelompokan Teori ini menerangkanbahwa kaum shiah selamanyaadalahlawan dari ' Bani umayyah yang dianggapnyatelah merampaskekuasaandari tangan Sayyidina Ali bin Abi rhlib. Sebagaimana dikerahui,Miawiyah, pendiri Daulat Bani umayyah, memproklamirkandirinya sebagaiKhalifah setelah kemenangannyaatas Ali bin Abi rhalib, padahalmenurutpahamShi'ah satu-satunyayang berhak memegangpemerintahandalamIslam setelah Nabi Muhammad adalah Ali bin Abi rhalib dan keturunannya. Keberhasilan Daulat Bani AbbasiahdalammenggulingkanDaulat Bani umayyah, menurut teori ini, terletak padakoalisi merekadengankaum Shiahyang opposant itu. Bahkanuntuk kadartefientu. Bani Abbasiahjuga menyerap ajaran-ajarankaum Khawarij, sebagaimanaakan diuraikan nanti. Atas dasar itu maka teori ini mengatakanbahwa kebangkitanDaulat Bani Abbasiah akandapatdipahamidenganlebih baik jika dilihat dari segi goIongan-golongan penganutpaham-pahamkeagamaan tersebutdi atas. Teori ketiga adalah teori faksionalismekesukuan. Banyak sejarawan berpendapat bahwa persaingan antar suku Arab ala zaman Jahiliyyah sebenarnyamasihterusberlangsungatauhidup kembalipadamasa pemerintahanBani tlmayyah. Dua suku atau qabilahutamaselaluber- AI-lami'ah. N o. 60/1997 AthoMuilzhar tentangan satu sama lain yaitu suku Mudhariahbagi orang-orangArab yang datang dari sebelahutara dan suku Yamaniahbagi orang-orangArab yang datang dari sebelah selatan. Menurutteori ini, setiapKhalifah dari Bani Umayyahdidukungoleh salahsatudari dua sukubesarini. Jika yang satu mendukung seorangKhalifah maka yang lain bertindak sebagai opposisi, dan demikian pertentanganantarsukuini berkepanjangandan menyebar ke seluruhwilayah kekuasaanIslam terma. sukdi wilayah-wilayah sebelahtimur yaitu di Khurasan. Teori ini mengatakanbahwa kemenanganBani Abbasiahdi Khurasansebagaimodalteritorial pertama bagi pemerintahannyaadalah akibat dan hasil manipulasi ataspertentangan dua suku utama tersebut di wilayah itu. Dengankata lain, kebangkitan Bani Abbasiah akan dapat dipahami denganlebih bailq menurut teori ini, jika dilihat dari segi pertentangankeduasuku tersebut. Teori keempat adalahteori yang menekankankepadaketidakadilan ekonomi dan disparitas regioanal. Teori ini mengatakanbahwaorang Arab dari Syria mendapatperlakuankhususdan mendapatkeuntungan-keuntungan tertentu dari Daulat Bani Abbasiah dengan memperoleh keringanan-keringananpajak dan hak-hakmengolahtanahdi wilayah -wilayah yang baru ditaklukkan, sedangkanorang-orang Arab dari sebelah timur khususnyaIraq yang tinggal di wilayah Khurasantidak memperoleh perlakuan khusus demikian. Bahkan mereka ini masihharusmembayar pajak yang tinggi yang administrasinyamasihdiatur oleh kaum ningrat Iran pra-Islam yang disebut Dihqan yang umumnyabelum memelukIslam. Dengan demikian maka kekecewaandi kalangankelompokArab inipun muncul dan bertimbun dari waktu ke waktu, yang akhirnyabercita-cita menumbangkanDaulat Bani Umayyah itu sendiri karenaalasan-alasan diskriminasi ekonomi. Oleh karena itu, menurut teori ini, kebangkitan Bani Abbasiah akan dapat dipahami dengan lebih baik jika dilihat dari segi kepincangan-kepincangan Demikianlah empat teori yang mencobamenerangkantentang hakekat kebangkitan Daulat Bani Abbasiah. Dengankeempat teori itu kita sekarangakan melangkahuntuk melihat apadan bagaimanaDaulat berdasarBani Abbasiah itu muncul dan bangkit menuju kemenangannya kan fakta-fakta sejarahyang ada. Bani Abbasiah dan Shiah SebagaimanadiketahuiKhalifah pertamadari Daulat Bani Abbasiah adalah Abdullah Abul Abbas As-Safah,memerintahtahun 750-754 Al-lami'ah,No. 60/1997 Teoi-teori TentangJatultnyaDaulat Bmi Llmnyyah Tetapi usahadan klaim Bani Abbasiahuntuk mendudukijabatanKhalifah sebenarnyajauh sebelummasahidup As-Safah,sebagianseja-rawan mengatakanklaim itu sudahdimulai sejakmasahidup kakeknyabernama Ali bin Abdullah bin Al-Abbas bin Abdul Muttalib. sebagaimanadiketahui pula bahwa Bani Abbasiah itu disebutdemikian karenamerekaitu adalahketurunanAl-Abbas bin Abdul Muttalib, salahseorangdari paman Nabi MuhammadSAW. Para sejarawanmencatat bahwa Al-Abbas bin Abdur Muttarib yang hidup pada masa Rasulullahtidak pernah menunjukkan ambisi Ia juga tidak termasukkelompokAssabiqunal-Awwalun karena ia baru memeluk agamaIslam beberapasaat saja sebelumpenaklukan Mekkah pada tahun 8 rv630 M, karenaitu ia tidak memainkanperanan penting dalam sejarah Islam periode Mekkah. Tetapi Nabi Muhammad memang memberikanhak shiqaaya yaitu hak untuk membagikandan menyuplai air kepada para jemaah haji. AnaknyabernamaAbdullah bin Abbas juga tidak menunjukkangejala-gejalamempunyaiambisipolitilq melainkan menekunkanmdirinya untuk mempelajarihadith sehinggadikenal sebagai seorang ahli hadith terkemukadi Hijaz padaabadpertama Hijrah. Ketika Ali bin Abi rhalib berjuanguntuk mendudukijabatan khalifah melawan Muawiyah, al-Abbas dan anaknya Abdullah, keduanya mendukung Ali. Terapi ketika Muawiyah telah kokoh menjadikhalifah. Abdullah sering berkunjung juga ke istananyadi Damascus,bahkanjuga setelah Muawiyah digantikan oleh anaknya bernamayazid. Kunjungin Abdullah bin Abbas kepada khalifah Bani umayyah ini ditafsirkanoleh anggota keluarga Bani Abbasyang datangkemudiansebagaiusahauntuk membela Ahlul Bait . eluargaNabi MuhammadsA. di hadapanpara khalifah Bani umayyah. Ketika terjadi perangsaudaraantaraIbnu Zubair melawan Yazid bin Muawiyyah dimanauntuk beberapasaatIbnu zubair menguasai seluruh negeri Islam kecuali Damascus yang masih dikuasai Bani umayyah. Abdullah bin Abbas juga tetaptidak mau mengakuikekuasaan Ibnu Zubair karena bukan dari Ahlul Bait, sehinggaia bersama Muhammad bin Hanafiyya terpaksaharusmengungsiatau diusir ke Taif. Keturanan Bani Abbas yang pertama kali menunjukkan ambisi politiknya adalah AIi bin Abdullahbin Abbas. eninggal rh. I lg w736 M). oleh orang-orangEijaz ia dijuluki sebagaiAs-sajjaad . ukang suju. karena banyaknya bersembahyang,juga sebagai Dzul Nafathaat artinya orang yang bertandapadadahinyakarenabanyaknyamelakukansujud. juga sering berkunjung ke istana Bani umayyah di Damaskusterutama di Al-lami'ah,No. 60/1997 Atho Mudzhar masa pemerintahanAbdul Malik bin Marwan . emerintahtahun 685-705 Walid bin Abclul Malik . -715 H). Tetapi ketika masa pemerintahan M), ambisi politik Ali bin Abdullah mulai tercium oleh kalangan Bani Umayyah sehingga Walid mencari-carialasan untuk menindak Ali bin Abdullah. Tiga kali Ali bin Abdullah terkenahukum pukul. Pertama,karena ia mengawini Lubaaba binti Abdullah bin Ja'far, seorang janda Abdul Malilq yang dianggapoleh khalifahWalid sebagaipenghinaanatas ayahnya. Abdul Malik. Kedua, karenadicurigai melakukankegiatanpolitik anti Bani Umayyah,ia dihukum pukul dan diarak di atasunta dengan duduk menghadapke belakang. Ketiga, karenadituduh membunuhsaudaranya bernamaSalit bin Abdullah bin Abbas. Untuk yang ketiga ini, setelah dipukul, ia dipenjarakandan kemudian diusir dari Damaskusdan diperintahkanpergi ke daerah Shurat. Di sini ia kemudiantinggal di suatu kota bernama Humaimah terletak padarute perjalananantaraDamaskus dan Hijaz sampaiakhir hayatnya. 8Pendekkata. Ali bin Abdullah dicurigai oleh Bani Umayyah sebagaifigur politik yang berbahaya. Sampai dengan pemberontakanAl-Mukhtar pada tahun 685 M, konsep Ahlul Bait masih menyempitkepadaketurunanNabi Muhammad yaitu melalui putri beliau bernama Fatimah yang kawin denganAli bin Abi Thalib. Dengan kata lain, pernyataantentanghak Ahlul Bait atasjabatan khalifah praktis berarti hak keturunanAli bin Abi Thalib. Ketika Ibnu Zubair memberontakdan memproklamirkandirinya sebagaikhalifah segerasetelahMuawiyah meninggaldunia. Al-Mukhtar juga memberontak dengan atas nama Muhammad bin Hanafiyah,seoranganakAli bin Abi Thalib tetapi dari isteri selainFatimah. MeskipunAl-Mukhtar dua tahun kemudian . M) ditumpas oleh Ibnu Zubair yang mulai menguasai hampir seluruh wilayah Islam selainDamaskusketika itu, tetapi kejadian itu menyadarkanBani Abbasiyah bahwa Ahlul Bait yang berhak atas jabatan khalifah itu tidak harus terbatas kepada keturunan Rasulullah melalui Fatimah, tetapi bisa juga lebih luasdari itu yaitu keturunanAbdul Muthalib secara keseluruhan. Dengan demikian maka Bani Abbas, keturunan dari paman Nabi MuhammadSAW, juga berhakuntuk mengklaim jabatan khalifah. Kiramya inilah yang telah memberikan ins-pirasi dan legitimasi kepada Ali bin Abdullah bin Abba-s untuk kegiatan-kegiatan politiknya sebagaimana disebutkandi atas. Setelah AIi bin Abdullah meninggaldunia,cita-cita politiknya diteruskan oleh anaknya bernama Muhammad. Padamasahidup Muhammad inilah Bani Abbasiah secara resmi berkoalisi densan Shiah atau Al-Jami' ah. N o. 60/1997 Teoi-teoi TentangJatuhnyaDaulat Bani Umayyah bahkan mengklaim dirinya sebagaiimam dari kelompok itu, tegasnya imam kelompok Shiahdari garis non Fatimah. Imam shiah pertamatentu Ali bin Abi rhalib, setelah itu Hasanbin Abi rhalib, kemudianHusein bin Ali bin Abi rhalib. setelahitu orangberselisihpahamtentang siapa imam keempat. sebagian orang mengatakanAli bin ZaenalAbidin bin Husein, dari garis Fatimah, sedangkanyang lain mengatakanMuhammad bin Hanafiyah dari garis non-Fatimah,yang namanyadipakai oleh pemberontakanAl-Mukhtar di atas. Parasejarawanmenilai bahwashiah garis Fatimah ini bersifat moderat dan masihmau berkolaborasidenganBani umayyah walaupun merekaharusmenyembunyikankebencianmerekadan menyembunyikancita-cita politik mereka yang terkenal dengan istilah Taqiyyah. sebaliknya shiah garis non-Fatimahdianggapsebagaishiah kelompok ekstrim yang tidak segan-segan bersenjata, sebagaimanadibukti kan oleh Al-Mukht ar. setelah Muhammad bin Hanafiyyahmeninggalduniapadatahun imam Shiahkelompokini digantikanorehanaknyabernama Abu Hasyim yang padaakhir hayatnyamenyerahkan kepada Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas. Semula dimulai dengan Muhammad bin AIi belajaragamakepadaAbu Hasyimyang kemudian berkembangmenjadi hubungan intim Bani Abbasiahdenganke-, fompok shiah garis non-Fatimah. Pada tahun 97 H/715 M ketikaAbu Hasyim dikeluarkan dari penjara di Damaskusdikarenakankegiatan-kegiatan politiknya, dan dalam perjalananmenuju Hijaz ia jatuhsakit. berhenti di Humaima dan di sanamampir ke rumahMuhammadbin Ali untuk mendapatkanperawatan seperlunya. TernyataAbu Hasyim tidak tertolong lagi dan iapun meninggaldunia di Humaima. Sebelummeninggal itulah ia menunjukMuhammadbin Ali sebagaipenggantinya,menduduki jabatan imam shiah kelompok/garisnon-Farimah. Meskipun ada sumber-sumberyang mengatakanbahwaAbu Hasyimmeninggal karena diracun oleh oknum-oknumBani umayyah dan bukankarenasakit, tetapi sumber-sumberitu mengatakanbahwapada akhir hayatnyaAbu Hasyim memerintahkan para pengikutnya untuk mengikuti perintah Muhammad bin Ali dari Bani Abbasiah. Inilah langkahjitu pertamaBani Abbasiah, karena dengan koalisinya Shiah itu akan mempermudah Bani Abbasiah dalam menarik pengikut gerakannyadi kemudianhari danjuga sekaligus memberi legitimasi doktriner tentang pentingnya meruntuhkanBani umayyah dan menyerahkanjabatan khalifah kepadaAhrur Bair di mana Bani Abbasiahkini bernaungdi bawahnya. Al -l ami'ah. No. 60/1997 AthoMudzhar Muhammad bin Ali ternyata lebih aktif dari ayahnyadalam kegiatan politik. Bahkan kadang-kadang ia berkelakardengankhalifah Hisham bin Abdul Malik. Sekaliwaktu dikabarkanbahwakhalifah Hisham menuduh Muhammad berhutang kepadanegarasebesar100. 000 dirham, dan berkata:"Kamu baru akanbisa membayarhutangitu jika BenderaHitam telah berkibar". BenderaHitam adalahlambanggerakanBani Abbasiah. rr Muhammad bin Ali juga sekali waktu hendak dipenjarakanoleh Hisham tetapi seorangpenasehatnyamelarangnyakarenaakanmengundangmitos pahlawanpadanya. Para pengikut Abu Hashim itu disebut dengan Hashimiahatau Rowandiah, dan dengan kepemimpinanMuhammad bin Ali sekarang mencoba meluaskanpengaruhnyake bagian timur dari wilayah Islam. Sejarawan Islam klasik terkemuka Ibn Jarir at-Tabari mengatakanbahwa pada tahun 100 H, yakni tiga tahun setelahmenjabat imarq Muhammad mengirim Maisara ke Iraq untuk menjajagimerekrutpengikut baru bagi Maisarah ternyata dengan mudah mendapatdukungandari orang-orangKufah di Iraq, sehinggadari sanakemudiania mengirimtiga orang kufah ke Khurasanuntuk meluaskanpengaruhgerakanBani Abbasiah. Mereka itu ialah Muhammad bin Khunais,Abu Ikrimah atau Abu Muhammad As-Shadiq, dan Hayyan al-Attar. Di Khurasanketiga utusan itu kemudian membentuk suatu Komite yang terdiri atas l2 orangyang dikenal dengannamaNuqabaa. Merekaitu ialah,Sulaimanbin Kathir alKhuza'i. Lahiz bin Quraiz at-Tamimi,Qahtabahbin Syabibat-Tay. Musa bin Ka'ab at-Tamimi. Khalid bin Ibrahim,Qasimbin Majashi'at-Tamimi. Amran bin Ismail Maula Abi Muit. Malik bin Haitham al-Khuza'i,Talhah bin Zurayqat-Tamimi. Amru bin A'yun Maula Khuza'ah. Shibli bin Tahman Maula Bani Hanifah,dan Isa bin A'yun Maula Bani Khuza'ah. Sebanyak 8 dan12 anggota Komite itu adalah orang-orangketurunanArab 4 oranglainnya adalahpara yang tinggal menetapdi Khurasan,sedangkan Mawali yaitu orang-orangIran bekastawananperangyang telah memeluk agama Islam dan diikutkan pada salahsatu keluargaArab. Tabari selanjutnya mengatakanbahwaKomitel2 ini kemudianmembentuksebuahkomite yang lebih besarlagi yang terdiri atas 70 orang,dan kepadamereka ini Muhammad bin Ali menulis surat mene-rangkangaris-garisbesargerakannya. Kiranya patut dicatat di sini bahwasampaitahapini gerakanBani Abbasiah masih bersifat di bawah tanah dan sloganyang dikemukakanpun belum lagi menggunakanbenderaBani Abbasiahtetapi benderaAhlul Bait Al-lami'ah. No,60. 7 Teoi-teoi Tentanglatulmya Daulat BanilJmayyah atau Al Rida Muhammad. Suksesnyadi Kufah dalammerekrut pendukung adalah karenadi sanabanyakketurunanparapendukungpemberontakan Al-Mukhtar yang membawanamaimam Muhammadbin Hanafiyah tersebut di atas. wellhausen dengan mendasarkandirinya kepada shahrastani mengatakanbahwa meskipungerakansabaiyahAl-Mukhtar itu di permukaantelah ditumpas,tetapi di bawahpermukaan,terutamadi kalangan masyarakat bawah dan kaum Mawali rran, pengaruhnyamasih besar dan mereka inilah yang kemudianmendukunggerakanBani Abbasiah. wellhausen mengatakanselanjutnyabahwa oleh karena itu maka tepat sekali ketika Bani Abbasiah menetapkanKufah sebagaipusat kegiatannyasetelahHumaimadan sebelummenjalarke Khurasan. Bani Abbasiah dan Khurasan oleh karena Khurasan adalahwilayah yang akandijadikan sebagai ajangrevolusiBani Abbasiah,makaterlebihdahulukira perlu melihat sepintas latar belakang sosialpolitik yang terjadi di wilayah ini jauh sebelum Bani Abbasiahmasukke sana. Khurasanadalahsuatuwilayah yang terletak di Iran timur sekarangdan ketika itupun merupakanwilayah lslam paling sebelahtimur, meskipunmasihadakota-kotadi sebelahtimur lagi. Ibukotanya adalah Merv, sedangkankota-kota yang lain di wilayah itu. adalah Merv ar-Rud,Harat,Balkh, dan lain-lain. sumber-sumbersejarah umumnya mengatakanbahwa penaklukanKhurasanoleh Islam dimulai pada masa pemerintahankhalifah Uthman bin Afhn di bawahseorang Jendral bernama Abdullah bin Amir yangjuga merangkapsebagaigubernur Basrah dari tahun 29-35H/649-655M. Tetapi adajuga yang mengatakan penaklukan itu telah dimulai pada masa pemerintahankhalifah Umar bin Khatab segerasetelah selesai perangeadisiah . M) yang terkenal itu, sedangkanTabari menyebutkansetahunsetelahperangNihavand yakni tahun 22W643 M. Tentara Abdullah bin Amir ketika itu sepenuhnyadalahtentara dari Basrah yang rekrutmennya diambil dari suku-sukuArab yang telah beremigrasi ke kota militer . arrison tow. Basrahdan merekaitu telah terdaftar dalam Diwan. oleh karena itu wajarjika para komandanbataliyonnya dipegang oleh para kepalasukutersebut. sebagianterbesar mereka adalahdari suku Tamim, hanyasebanyak1000orangdari merekaitu yang bukan orang Arab dan merekaitu adalahbekasrakyat kerajaansasanian Iran yang telah takluk kepadaIslam dan umumnyaberasal dari sekitar Basrahjuga. Ketika Abdullah bin Amir meninggalkanKhurasan un- Al-Jami'ah,N o, 60/1997 M. Atho Mudzhar di Khurasan tuk kembalike Basrah,sebagian Mereka untuk menjaga Qays dari Bani Sulaym,dan suku lainnyayaituTamim,Azd,danKhuza'a. SepeninggalAbdullah bin Amir, seringkali terjadi huru-hara di Khurasan umumnya dipelopori oleh rakyat setempat. Tetapi umunya keributan itu dapat dipadamkan segera setelahpasukanArab diperkuat. Ketika Muawiyah berhasil menduduki jabatansebagaikhalifah pertama dari Bani Umayyah padatahun . 14/41H,Abdullah bin Amir dikukuhkan kembali sebagai gubernur Basrah yang wilayahnyameliputi Sistan dan Khurasan. Dengan demikian keamanandan ketertiban dapat dikendalikan. '6 Padatahun 45 H1665M Khurasanpernahdibagi menjadi empat distrik yaitu Merv. Nisapur,Mervrudh,dan Harat, tetapi segeradipersatukan kembali karenaternyatamengundangpermusuhanantar suku Arab yang menguasaidistrik-distrik tersebut. Pada tahun 45 W665 M Ziyad bin Abi Suffan diangkat sebagai gubernur Basrahyang sekali lagi mencakupwilayah Khurasan,bahkanjuia tidak banyakmega ditambah dengan kota militer Kufah. Sebenarnya al-Hakam Khurasan perbatasanyang belum teruntuk meneruskanpenaklukandaerah-daerah Tetapi ketika Ziyad melakukan reorganisasitentaranyadan menyusun daftar baru personilnya(Diwa. , ternyatajumlah mereka melebihi dari kemampuannyauntuk membayar gaji mereka. Karenaitu ia mengambil langkah untuk mengirimkanmerekabesertakeluargamerekayang seluruhnya berjumlah 50. 000 orang ke Khurasansupayatinggal menetap di sana. Sebagian mereka itu adalah orang-orangBasrah dan sebagian lainnya adalah orang Kufah. rESelainpersoniltentaraAbdullah bin Amir yang ditinggalkan di Khurasan, mereka inilah orang-orangArab yang kemudianmenjadipenduduktetap di Khurasanberdampingandenganpenduduk asli yang terdiri dari orang-oranglran. Sebagianmerekamenjadi petani dan mengolahtanah,dan sebagianlainnya menjadipedagang. Ziyad sendiri meninggal dunia pada tahun 53 H/673 M, tetapi kebijaksanaannyaitu agaknyadisetujui oleh khalifah Muawiyah yang segera setelah menduduki jabatan khalifah menetapkanKhurasansebagai propinsi yang berdiri sendiridan sebagaigubenurnyaditunjuk anakZiyad yang bernamaUbaidullah. Pada tahun 675 M dipindahkanmenjadigubernur di Basrah, dan ketika ia meninggalkanKhurasanmenujuposnyayang baru semua harta kekayaan negarayang beradadi bawah kekuasaannya. AI-lami'ah,N o. 60/1997 Teoi-teoi TmtanglatulmyaDaulat Bani Umayyah termasuk dari hasil rampasanperang dan pajak,dibawanyasertauntuk dirinya dan sebagianlainnyauntuk diserahkankepadapemerintahpusatdi Damaskus. Kejadian ini ternyata menimbulkan keresahandi kalangan suku-suku Arab yang menetapdi Khurasan,karenamenurut pendapatmereka kekayaan negara dari suatupropinsi adalahuntuk keperluanpengelolaanpropinsi itu sendiri. Demikianlah gubernur berganti gubernur di Khurasan sampai akhirnya padamasapemerintahankhalifahAbdul Malik bin Marwan . 6 IV685-705 M) Khurasan digabungkankembali menjadi bagiandari propinsi Irak yang gubernurnyaketika itu adalahAl-Haiiaj. Salah satu alasan pokok penggabunganitu adalahkarenaKhurasan selalu menjadi tempat subur bagi huru-hara dan rasa tidak puasdari orang-orangArab yang menetapdi sanaterhadapkebijaksanaanpemerintahpusat di Damaskus, sedangkan Al-Hajjaj dianggapoleh khalifah sebagaiorang kuat yang akan dapat mengatasipersoalanitu. Dua langkah pokok yang diambil oleh Al-Hajjaj ketika itu. Pertama, melucutisenjata. dan fungsi personil tentarayang beradadi dua kota militer di Kufah dan Basrah. Langkah ini mungkin diambil untuk menutupkemungkinanpemberian bantuan militer kepadaorang-orangArab yang menetapdi Khurasan yang sebagaimanadiutarakan di muka berasaldari dua kota militer tentaradari Damaskusyang Langkahkedu4 ialah mendatangkan 'l'entara Syria inilah personilnya sepenuhnyaadalah orang-orang Syria. huru-hara yang menjadi tumpuan Al-Hafiaj dalam menumpas Khurasan yang umumnya terdiri atasorang-orangArab lrak. 2oDengandemikian maka sebuahpola pertentanganbarupun muncul yaitu antara orang-orangArab Syria dan lrak. Pola pertentanganini nanti akanikut membumbui keberhasilangerakan Bani Abbasiah. Di bidangperpajakan. Al-Hajjaj mendapat tugas dari pemerintahpusatuntuk memungutpajak terhadap semua tanahyang digarap. Orang-orangArab Islam yang menggarap tanah di jazirah Arabia ketika itu diharuskanmembayarpajak sebanyak l0% dari penghasilandi luar kewajiban zakat. Untuk tanahtanah di daerah penaklukan seperti Khurasan,pajak itu lebih tinggi lagi sampai mencapai 2O%. Di daerah penaklukan tanah-tanah garapan itu biasanya adalah tanahrampasanperangyang kemudiandibagikankepada para anggota tentara yang ikut berperang untuk digarap,dan pajaknya disebut d"ogan Kharraj. Orang-orang Arab di Khurasan merasabahwa mereka tidak sepatutnya berkewajiban membayar Kharaj, karenapajak Kharaj itu seharusnyahanya dikenakan atas parapengelolatanahyang Al-Jami'ah. N o. Atho Muilzhar belum memeluk Islam yakni Zimmi Kenyataanyaorang-orangArab penggarap tanah itupun tetap dikenakankewajibanmembayarKharaj, artinya mereka diperlakukansamadenganorang-orangzimmi. 2rLebih celakalagi karena tugas penarikan pajak itu oleh Al-Hajjaj diserahkankepadapara Iran yang umumnyabelummemeluk Dihqan yaitu orang ningrat pedesaan agama Islam. Hal ini menimbulkankekecewaan di kalanganorangArab di Khurasan, karena seolah-olahmerekajusteruberadadi bawahwewenang Tentang penduduk pribumi, orang-orangIran di Khurasan,posisi dan struktur sosial mereka tidak banyak berubah setelah pendudukan Islam. Pemungutanpajak atasmerekamasihdilakukanoleh para Dihqan sebagaimanaterhadap orang Arab. Administrasipemerintahandi tingkat desa juga masih tetap dilakukanolehparaMirzaban yaitu para pamong desa Iran pra-Islam. Dari segi agamamerekajuga masih memelukagama Zoroaster dan belum lagi memelukagamaIslam sampaipadamasapemerintahan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Meskipundemikianmereka juga terkadang ikut berperang bersamaorang Arab melawanseranganorangorang Turki di sepanjangperbatasan. Tetapi paraMawali lran ini tidak mendapat perlakuan yang samaseperti orang Arab. Jika merekaikut berperang, merekaharusberjalankaki dan tidak diperkenankan menung-gang Benar mereka juga memperoleh gaji jika bergabungke dalam tentar4 danjuga mendapatharta bagiandari rampasanperang,tetapi mereka tidak mendapathak pensiunsebagaimanaorang-orangArab. Merekajuga tetap dikenakanpajak kepaladan pajak Kharraj,sekalipunmerekaitu umpamanya sudah memelukIslam. ini tentu menimKenyataan-kenyataan bulkan kekecewaandi kalanganorang-orangIran di Khura-san,berbarengan dengan kekecewaan yang menimpaorang-orangArab seperti dikemukakan di atas. Berlainan dengankekecewaanorang Arab yang seringkali diungkapkan dalambentukhuru-haraterhadapparapejabatpemerintahan pusat, kekecewaanorang-orangIran tidak banyakterungkapke permukaan karena kedudukan mereka sebagai daerah pendudukan. Hal itu berlangsung sampai pada saat orang-orang Mawali Iran generasi kedua atau ketiga mulai dikenal maju dalam bidangilmu pengetahuanagamaIslam berbarengandengankemajuankaum intelektual Islam pada umumnya. Sejarah mencatat bahwa'padamasapemerintahankhalifah Abdul Malik bin Marwan, hidup seorangulama besarbernamaHasanal-Basri yang meskipun loyal terhadappemerintahanBani Umayyahtetapi secara yang terjadi. Hasan positif juga kritis terhadapkepincangan-kepincangan Al-lami'ah. No, 60/1997 Teoi-teoi Tmtang latuhnya Daulat Bani Umayvalt Basri mengatakanbahwa Islam haruslebih dari sekedarpenakluknegeri, tetapi lebih dari itu harus mampu menawarkankeadilankepadarakyatrakyat yang ditaklukkan. Iika orangmasuklslam, maka hak-haknya harus disamakan dengan orang-orangIslam lainnya. Pikiran-pikiranulama ini tentu sejalandenganharapanorang-orangMawali lran tersebutdi atas. Pikiran pemuka-pemuka agama seperti Hasan Basri ini telah menggalakkanspesialisasidalam studi-studi ke Islaman, sehingga lalu bermunculanlah ahli-ahli pembacadan penghafalal-Qur'an,para pengumpul hadits, dan juga ahli-ahli ilmu fikih. Padasatu segi perkembanganini menambah pemahamanmasyarakatterhadap cita-cita dan ajaran agama sosial praktis. Islam, terutamamengenaimasalah-masalah pada segi lain juga mendoronguntuk membandingkanantaraIslam dalam ajaran dan cita-cita dengan Islam dalam kenyataanyang mereka lihat sehari-hari. Karena jurang itu dipandang cukup jauh, pada gilirannya kekecewaanmasyarakat terhadap praktek kelslamandari pemerintah itu Bani Umayyah melahirkan perasaanantipati terhadappemerintahanitu Sejarawanterkemuka,Hodgson,mengatakanbahwaperkembangan intelektual Islam ini qrempunyai dampakpentingbagi lahirnya citacita Bani Abbasiahuntuk mengembalikanajaranIslam agardijunjung oleh bahwacita-citauntuk mengempemerintah. toHudgsonjuga mengatakan balikan kekuasaanpemerintah kepada Ahlul Bait, kepadakeluargadan' keturunanNabi MuhammadSAW, juga antaralain distimulir oleh pikiranpikiran para pemukaagamasepertiini. Dari waklu ke waklu semakinkeras terdengar pendapat bahwa yang berhak menjadiimam dan sekaligus khalifah hanyalah dari kalanganAhlul Bait. Di kalanganShiahpendapat ini bertambah ekstrim, sehinggamelahirkanhura-hurabersenjatadari kalangan Shiah Ghulat sepertipemberontakanAl-Muklrtar yang telah disejuga dipimpin oleh pemukaagama but di muka. 2sBanyak pemberontakan sendiri seperti pemberontakanpimpinan Jahm bin Soffan. Sejarahjuga mencatat bahwa berkat lobi parapemukaagamainilah maka khalifah SuIaiman . emerintah 715-717M) menetapkanUmar bin Abdul Aziz,seorang kemenakannyayang salehdan taat beragama,sebagaipenggantinya meskipun ayah Sulaiman. Abdul Malik bin Marwan, sebelumnyatelah menetapkanorang lain sebagaipenggantinya. Seperti diduga, kebijaksanaanUmar bin Abdul Aziz melegakan masyarakat di Khurasan. Pertama,ia mengajakmasyarakatdi daerah-daerah penaklukan supayamemelukagamaIslam. Kemudiansekalimemeluk Islam, mereka akan dibebaskandari kewajiban membayarpajak kepala Al-lami'ah. No, 60fl997 M. Atho Mudzhar . yang diwajibkan kepadazimmi. Parapengelolatanah Kharrajjuga dibebaskandari membayarpajak di ataspajak tanahbiasa,apabilamereka telah beragama Islam. Demikian pula dalam hal-hal lain, merekaakan diperlakukansamadengansepertiMuslim lainnya. untuk menjalankankebijaksanaannyaitu Umar bin Abdul Azizpadatahun 99H/717M mengangkat Jarrah bin Abdillah sebagaigubernurKhurasanyang ketika itu telah kembali menjadi propinsi yang berdiri sendiri. 1'etapisayangpemerintah Umar bin Abdul Azizterlilusingkat, hanyatiga rahun . , sehinggapraktis segalakebijalaanaannyabelum dapatterlaksanakansebagaimana mestinya. Ketika Yazid bin Abdul Malik menggantikannyasetelah wafatnya, segalakebijaksanaanumar bin Abdul Aziz dicabutkembali. Maka di Khurasan kekecewaanpunmuncul kembali, baik di kalangan orang-orang Mawali kan maupun di kalanganorangArab yang menetap di sana. Tetapi satu hal merekayakin karenakehadiranumar bin Abdul Aziz, yaitu bahwa aspirasimerekaadalahbenardan patut diperjuangkan Di muka telah disebutkanbahwatokoh Bani Abbasiahdan sekaligus imam Shiah Hashimiah,Muhammadbin Ali, melalui Maisarah telah membentukKomite 12 dan 70 di Khurasan. Di mukajuga telah disebutkan bahwa keduabelasanggota komite itu terdiri atas 8 orang Arab dan 4 orang Mawali. Perlu ditegaskandi sini bahwa keduabelasanggotakomite itu adalah datang dari masyarakatArab dan Mawali Iran di Khurasan dengan latar belakang sosial politik dan ekonomi seperti diuraikan di Mereka menyimpansejumlahkekecewaandan cita-cita anti pemerintah Bani Umayyah, sehinggaketika dibisikkan kepada mereka cita-cita untuk mengembalikanjabatan khalifah kepadaAhlul Bait maka merekapun segera menyambut baik. Demikian pula dengankomite 70, mereka terdiri atasorang-orangArab dan Mawali lran. Menurut daftar namayang dikutip oleh sejarawanterpandangdari Bagdad,FaroukOmar, yang mendasarkan keterangannyakepada sebuah manuskripyang baru diketemukan oleh al-Duri padatahunl960, ketujuhpuluh anggotakomite itu secara geografis lebih tersebarlagi, 40 dari ibu kota propinsi,Merv, dan selebihnya dari kota-kota lain di Khurasan. Selaindari padaitu gerakanBani Abbasiahjuga membentuksebuahkomite wakil yang terdiri dari 12 orang pula, yang disebutdenganNuzaraNuqaba. Fungsi komite wakil ini adalah membantu Komite 12yang telah disebutkandi atas,sedangkanKomite 70 adalah sebagai mata rantai antara pimpinan gerakan propagandaBani Abbasiahdenganmasyarakatluas. AI -I ami'ah,N o. 60/1997 Teoi-teoi TantanglatuhnyaDaulat Bani Umayyah Anggota Komite 12 terkemukasepertiSulaimanal-Khuza'i. Qahtaba al-Ta'i. Lahiz al-Tamini, dan Malik al-Khuza'isecararegulermengadakan pertemuan dengan imam Muhammad bin Ali di Mekkah pada musim haji sambil menyerahkansejumlahuangiuran dari para pendukung gerakan Bani Abbasiah di Khurasan dan menentukan strategi gerakan propaganda berikutnya. Meskipun iuran keuanganitu bukan hal yang wajib, tetapi banyak orang kaya dan sebagiandaripadanyaadalah Mawali Iran yang berdomisili di Kufah seperti Bakir bin Mahan. Abu Musa asSarraj, dan Abu Salman al-Khallal telah memberikanbantuankeuangan yang besar kepada imam dan gerakanBani Abbasiah. 2tDenganpertemuan-pertemuandi Mekkah itu dimaksudkan agar gerakanBani Abbasiah tidak segeratercium oleh Bani Umayyahyang sedangberkuasa,meskipun pada waktunya yang tepat nanti gerakanini akanbersifat terbuka. Dengan organisasinya yang bersusun-susun dan mekanisnyayang demikian itu jelas bahwa Bani Abbasiah telah memutuskan Khurasan sebagai ajang kegiatan propagandanya. Parasejarawanbertanyakenapa yang dipilih adalah Khurasan dan bukan propinsi lainnya. Menurut berbagai kronikel yang dikutip oleh FaroukOmar, daerah-daerah lain tidak dipilih oleh imam Muhammadbin Ali sebagaipusat kegiatanpropaganda Bani Abbasiah karenaberbagaialasan. Kufah tidak dipilih karenadalam pandangan Muhammadbin Ali orang-orangnyahanyamau mengikuti Ali ' bin Abi Talib dan keturunannya. Basrahtidak dipilih karenapenduduknya banyak yang simpati kepada khalifah Utsman bin Affan yang juga seketurunan dengan Bani Umayyah. Jazirah Arab tidak dipilih karena kebanyakan penduduknyaadalahpengikut Khawarij. Damaskustidak dipilih karena penduduknyajelas mendukung Bani Umayyah yang berpusatdi kota itu. Mekkah dan Medinah tidak dipilih karenapenduduknyadianggap terlalu terpaku dengan Abu Bakar dan Umar bin Khattab, tetapi tidak dengan Ahlul Bait. Demikian dalampandanganimam Muhammadbin Ali. Begitu pula Mesir tidak dipilih karena dianggap terlalu dekat dengan Damaskus, sehingga diperkirakan mudah bagi Bani Umayyah untuk menumpas setiap pemberontakanyang munculdari daerahitu. Afrika juga tidak dipilih karenameskipunletaknyacukupjauh dari pusat pemerintahan Bani Umayyah tetapi penduduk aslinya yakni orang-orangBerber tidak suka terhadap gerakan Arab apapun namanya. Karenaitu satu-satunya daerah yang tinggal dan dapat dipertimbangkanuntuk dipilih sebagai pusat kegiatan propagandaBani AbbasiahadalahKhurasanyang terletak jauh di sebelahtimur. Selainsoal letak geografisini. Khurasanjuga memi- Al-lami' ah. No. 60/1997 Atho Mudzhar liki beberapa faktor sosial yang menguntungkanbagi gerakan. Masyrakat Khur'asantidak anti gerakanArab, bahkanmemiliki sejumlahbesar penduduk berkebangsaanArab. MasyarakatKhurasanjuga mempunyaikekecewaan-kekecewaan polit i k terhadap pemerintahanBani Umayyah karena kebijaksanaannyadalam soal pajak Kharrajyang dianggapmemberatkan Sebagiansejarawan masyarakat,sebagaimanatelah diuraikan di muka. menilai bahwa salah satu langkahbrilian gerakanBani Abbasiahadalah pilihannya untuk mengambil Khurasan sebagaipusat kegitanny4yang Bani Abbasiah dan gerakanterbuka lmam Muhammad bin Ali meninggalduniapadatahunlzs H/742 Sebelummeninggaldunia ia menunjukanaknyabernamaIbrahim sebagai penggantinya,di tanganIbrahim inilah kelakgerakanAbbasiahakan bersifat terbuka. Dengan mengutip dari manusknp Al-Akhbar Al-Abbas. Farouk Omar mengatakanbahwa segerasetelahIbrahim bin Muhammadmemulai kegiatannyasebagai imam, tokoh Komite l2 Sulaimanal-Khuza'idatang menemuinyadan meminta supaya gerakan "Bani Abbasiah"segera diproklamasikandan pemberontakan Sulaimanberkata dengan nada tinggi: "Berapalama lagi burungliar (Bani Umayya. itu harus memakan daging keluargamu (Ahlul Bai. ?" Sulaimanjuga mengatakan supaya imam Ibrahim jangan takut, karena sudah masanyatiba untuk mengadakangerakan terbuka. Untuk itu iajugamemintasupaya imam Ibrahim mengirim seoranganggotakeluarganyake Khurasan sebagai utusan imam kepadamasyarakatKhurasanyang mendukunggerakannya. Atas permintaanitulah kemudianIbrahim bin Muhammadmengirim Abu Muslim al-Khurasanike Kuurasan. Asal-usul Abu Muslim ini tidak jelas bagi parasejarawan. Satusatunya yang jelas ialah bahwa ia bukanketurunanHasimiyy4 bahkan juga bukan seorang Arab melainkanMawali lran. Nama aslinyaadalah Abdurrahman, sedangkannama Abu Muslim diberikan kepadanyaoleh Ibrahim, dan bahwasatu-satunyapredikatyang dibawanyaialah bahwaia adalah seorang muslim dan karenanyasetiap muslim dapat bergabungkepadanya. Di sini nampak ada unsur taktis dalam pemberiannama itu. Titel al-Khurasani di belakang namanyajuga sebenarnyaanehuntuk kebiasaan padawaktu itu, karenaKhurasanadalahnamasuatuwilayah atau propinsi dan bukan namakota. Biasanyakalauorangmeletakkanasaldae- Al-lami'ah,No. Teoi-teoi TentangJatuhnyaDaulat Bani Umayyalt rah kelahirandi belakangnamanyamakayang diletakkanitu adalah nama kota" dan bukan nama wilayah sepertial-Khurasani. Di sini lagi-lagi nampaknya ada soal taktis propagandadalampencantumanepitet itu. Ketidakjelasan asal usul Abu Muslim itu nampaknyasebagian juga karena kemauannyasendiri untuk menyembunyikanasal-usulnya. Ketika pada suatu ketika ia ditanya mengenaiasal-usulkeluarganya,ia hanya menjawab bahwa ia adalahseorangIslam,tidak mempunyaisuku atau qabilah,satu-satunyayang mengikatnyaadalahkeyakinanIslam dan bahwa ia bekerjauntuk Ahlul Bait. Tetapi dari berbagaisumbertermasuk keterangandari Baladhuri dalam krtah Al-Ansabdapat disimpulkanbahwa Abu Muslim asalnyaadalahseorangMaula/Mawali Bani I'jil di lsbahan atau Harat, yang ketika tuanya dari Bani IJil itu dipenjarakandi Kufah. Abu Muslim diserahkan kepadaparapropagandisBani Abbasiah yang menengoknyadi penjaradalamperjalananmerekake Humaima untuk menemuilbrahim. Oleh merekaini Abu Muslim kemudian diserahkan kepada Ibrahim dan diperkenalkandengangerakanBani Abbasiah. Tetapi ada juga sumber yang mengatakanbahwa Abu Muslim semulaadalah budak belian yang dibeli Ibrahim di Mekkah ketika berhajidenganharga 700 dirham. 3t Dari manapunasalnya,Abu Muslim kelak akanmenjaditokoh penting dalam gerakanBani Abbasiah. Abu Muslim dikirim ke Khurasan padatahunl28H/746 M. Semula ia tidak diterimabaik oleh Sulaimanal-Khuza'iyang meminta-nya. karena selain ia dipandangterlalu mudaumurnyajugadianggap mempunyai pengalamanuntuk memimpin suatu gerakan besar seperti gerakan Bani Abbasiahberhubungdenganlatar belakangkehidupanpribadinya tersebutdi atas. Tetapi Abu Muslim rupanyamemangcerdik. Melihat sikap Sulaiman al-Khuza'i yang demikian itu, iapun segera memperlihatkan surat penugasannyadari imam Ibrahim yang menyatakan bahwa ia diutus ke Khurasanuntuk mengikuti segalaperintahSulaiman al-Khuza'i. Denganitu Sulaiman pun terbeli hatinya,maka iapun mulai memperlakukanAbu Muslim sebagaiwakil imam Ibrahim bin Muhammad di Khurasan. Kerjasama ini terjalin dengan baik antara Abu Muslim dan Sulaiman al-Khuza'i. Padatanggal25 Ramadhan129 tVJuni 747 M. Abu Muslim secara terbuka mengumumkangerakannya yang dilakukannya dari perkampunganBani Khuza'i. Ia pun berkemahdi situ dan dalam waktu dua hari, sebanyak2200 orangtelah menyatakanbergabungkepadanya. Menurut setragiansejarawanmereka itu adalahpetani lran dari Al-lami'ah. No. Atho Mutlzhnr perkampunganAhlu Taqadum,tetapi sejarawanlain nremahamikata AhIu Taqadum itu sebagai orang-orang Arab yang menetappertama kali di Khurasan . arly sett ler$15 Pada shalat Idul Fitri tahun itu, enam hari setelahprokramasi, yang bertindak sebagai imam adalahsulaimanal Khuza'i dan bukanAbu Muslim. Tradisi barupun diperkenalkanketika itu yaitu denganmemperkenankan budak ikut bersembahyang,sehinggatentara Abu Muslim di kemudian hari banyakyang berasaldari budak. Dalam waktu kurangdari sebulantentaraAbu Muslim telah bertambahmenjadi7000orang. Gerakanyang diproklamasikanoleh Abu Muslim itu tidak menyebut-nyebut nama Bani Abbasiah. Nama yang dibawaoleh proklamasiitu ialah al-Ridha min al-Bait . engan ridha dari Ahlul Bai. dan bendera yang digunakanialah warnahitam, karenaitu merekajuga disebutdengaa As-suda . rang-orang yang berpakaian hitam atau membawa bendera warna hitam ini menurutsebagiansejarawandipilih untuk melambangkansuasanaberkabungdalam arti gerakanmasyarakatertindas,tetapi sebagiansejarawanlain mengatakanbahwa warna hitam itu adalah mengikut kebiasaanNabi karenaNabi jika berperangseringkali membawa bendera hitam. Bahkan ada pula yang mengatakanbahwabenderahitam itu bukanlah pilihan Abu Muslim, melainkanperintahdari imam lbrahim bin Muhammad di Humai-ma. Sedangkantujuan proklamasiketika itu dikatakanuntuk menegak-kanKitabullah dan SunnahRasullah. Meskipun jumlah tentaraAbu Muslim terusbertambah,tetapi gerakan bersenjata belum bisa dilakukankarenakekuatanitu masihbelum dipandangmemadai,sampaipertentangansukudi Khurasanantarayamaniah dan Muadariahmencapaipuncaknya. Ini adalahlangkahjitu lainnya dari gerakantersebut. Pertentanganantara suku Mudariahdan Yamaniahtelah berlangsung sejak zaman Jahiliyah. SebelumIslam datang, orang Arab Utara yang pindah ke Iraq mendirikanperkampungan Rabiahdi sepanjangsungai Tigris dan Mudariahdi Eufrat. Dari sini lahir sukuQaysdan Nizari. Dengan demikian keempat-empatnya yaitu Mudariah,Rabiah,Nizari dan Qays sebenarnyamenunjuk kepada suku yang sama yaitu Arab utara. Selainitu ada orang-orangArab di Syria yang nenekmoyangmerekaberasal dari orang-orangArab selatandan karena itu mereka disebutYamaniah. Suku Yamaniah merasabanggaatassukunyakarena merekasejak sebelum Islam telah mempunyaikebudayaantinggi dibandingkandengan orang-orang Arab utara, tetapi orang-orangArab utarajuga mempunyai Al-lami'ah,No. Teori-teoiTentangJatuhnyaDaulatBani Umayyah kebanggaannyatersendiri pula. Diantara suku Yamaniah yang terkenal yang tinggal di utara ialah suku Kalbi. Demikianlah keduasukubesar Arab utara dan selatan itu terusbersaingbahkanseringkalijuga bermusuhan, hingga pada masasetelahdatangnyaIslam. PadamasaNabi. Abu Bakar, dan Umar, permusuhanantar suku itu telah dapatdikendalikan, jika tidak terpadamkan samasekali,tetapi padamasapemerintahanUtsman pertentanganitu munculkembalikarenasifat pemerintahanUtsman yang seringterlalu menguntungkansebagiankaum. Pada masapemerintahanBani Umayyahpenetltangankedua suku besar itu semakinmenjadi-jadi,karena setiapkhalifahdari Bani umayyah ternyata menyandarkandukungan politiknya kepada salahsatu dari dua suku besar itu. Akibatnya sukuyang lain merasatersisihdan dengansendirinya menjadi partai oposan. Muawiyah,pendiri dan khalifah pertama tentaranyakepadasukuYamaniah. AnakBani Umayyah, mengandalkan penggantinya,Yazid bin Muawiyah, karenapeyang ngaruh ibunya bernamaMaysunyang berasaldari suku Kalbi aliasYamaniah, juga menyandarkankekuasaannyapadadukunganpolitik suku Yamaniah. Sebagai akibatnya,suku Qays atauMudariahyang cemburuatas favoritisme Yazid terhadap suku Yamaniah tidak mau mengakuipemerintahan Muawiyah II . M) yang ditunjuk oleh Yazid untuk menggantikannya. Bukan itu saja, sukuMudariahkemudianmendukungIbnu Zubair yang memproklamirkandirinya di MedinahsebagaiAmirul Mukminin ketikaMuawiyahI, pendiriDaulatBani Umayyah,meninggaldunia pada tahun 680 M. Sepertitelah disinggungdi muka,Ibnu Zubair pernah menguasaiseluruhwilayah Islam, kecualiDamaskus. Setelahgerakanlbnu Zubair tertumpasdan Ibnu Zubair sendiriterbunuhdi Mekkah sekitartiga tahun setelah memproklamirkandirinya sebagikhalifah,Marwan bin HaMuawiyahII denganmenyankam naik tahta. -685M)menggantikan suku Yamaniah yang darkan dukungan politik dan militernya membuat posisi Mudariahsemakinterjepit. Ketika anaknyabernamaAbdul Malik bin Marwan memerintah. -705M), tidak jelas kepadasuku mana ia berpihalgtetapi keadaannampaknyasedangbergesermeletakkan Mudariah di atasangin sementaraYamaniahmenjadioposan. Padazaman pemerintahanal-Walid bin Abdul Malik ataual-WalidI . -715M)' kekuasaanMudariah mencapaipuncaknya. Di wilayah bagiantimur kekuasaan Mudariah itu terutama dilambangkandalam kekuasaangubernur tentangpemungutanpa-iakKharaj telah Iraq, al-Hajjaj,yang kebiasaannya bernamaSulaiman II, saudaranya al-Walid Pengganti disinggung muka. Al-l ami'ah. No. 60/1997 Atho Mudzhar . membalik keadaandenganberpihakkepada yamaniah. Hanya pada masa pemerintahanUmar bin Abdul Aziz . -720M\, keduasuku tersebut mendapat perlakuanyang samadan karenanyapertentanganpun PadamasapemerintahanYazid II . -724M) yang menggantikan umar bin Abdul Aziz,per-tentangankeduasuku itu muncul kembali karena Yazid memihakkepadasalahsatunyayaitu Mudariah. Hisyam bin Abdul Malik yang memerintah . -743M)menggantikan Yazid II, pada awal pemerintahannyaberpihakkepadayamaniah tetapi kemudian berubah kepadaMudariah. Penggantinya,al-walid ll . -744 M) berpihakke-padaMudariah,sedangkanpenggantial-walid II bernama Yazid trl. M) berpihakkepadaYamaniah. Kalifah Bani umayyah terakhir. Marwan bin Muhammad. -750M) membalikkeadaanlagi karena ia men-dasarkankedudukannyakepadadukunganMudariah. Demikianlah pola-risasiitu berlangsungdi DamaskussepanjangpemerintahanBani Umay-yah yang padatingkat regionalgemanyadirasakandi seluruh wilayah Islam. Di khurasan pertentanganasabiyah. itu terjadi antara Nasr bin sayyar di pihak Nizariah atauMudariahdan Jadi' al-Kirmani di pihak Yamaniah. Nasr bin sayyar diangkatsebagaigubernurKhurasan oleh khalifah Hisyam bin Abdul Malik . -743M), tetapi pada masa pemerintahanal-walid ll. -744 M)ia diputuskanditarik oleh khalifah dari Khurasan dan sebagai penggantinyaditetapkanMansurbin Jauhar. Akan tetapi sebelum pergantian itu terlaksana,al-Walid II meninggal dunia karena terbunuh sehinggaNasr bin Sayyar kemudian berusaha mempertahankanjabatannya sebagai gubernur. Nasr bin Sayyarberhasil menyingkirkan Manzur bin Jauhar,tetapi ia masihharusmenghadapiJadi al-Kirmani yang juga berambisi untuk menjadigubernurKhurasan. Semula Nasr berada di atasangin karenaberhasilmemenjarakan Jadi al-Kirrnani pada tahun 744lu. an mengakuiHarb bin Amr al-washiji sebagai pemimpin suku YamaniahAzdi. TernyataJadi al-Kirmani tidak lama kemudian berhasil melarikan diri dari penjaradan kembalike masyarakatnya. Oleh karena pengaruhnyayang luas, maka iapun segera berhasil menyusunkekuatanuntuk melawanNasr bin Sayyar. Tabari memberikanketeranganyang lebih ilustratif mengenaiasalusul pertentangankedua tokoh Khurasanitu. Ia mengatakanbahwa setelah al-Walid II meninggal dunia,Nasr bin Sayyarberhasil mendapatkan surat penetapankembalisebagaigubernurKhurasan yang diberikanoleh lftalifah pengganti al-Walid II yaitu Yazidm Q44 M), tetapi penetapan AI-l ami'ah,No. 60/1997 Teoi-teoi TmtangJatuImyaDaulatBmi Umayyalt itu diterima Nasr setelah Jadi' al-Kirmani keluar dari penjara. Maka orang-orangpun segera meramalkan akan terjadinya perang antara kedua tokoh itu. Menyadarihal itu Nasr bin Sayyarsegeramemerintahkanuntuk membekukanharta Baitul Mal, kemudianmembagikansebagiankecilnya kepada sejumlahorang tertentudan menyisihkansebagianbesarnyauntuk Pada suatuhari Jum'atbanyakorangberteriakagarmereka diberi bagian dari uang Baitul Mal itu. Nasr tidak sukadenganteriakanteriakan itu dan pada hari Jum'at berikutnya ia perintahkan sejumlah tentara-nyauntuk hadir di masjid bersenjatakan Baitul Mal lagi. Ternyata ada orang yang berani berbicara tentang beberapaorang juga masih menuntutdiberi bagiandari harta Baitul Mal tersebut dan salah satu diantaranyaadalahseorangMaula pengikut Jadi' al-Kirmani. Nasr bin Sayyar-punmarahdan dari atas mimbar menyerukan agar rakyat mentaatinya. Terhadap semanNasr itu lernyatahadirin menanggapinyadengan meninggalkan masjiddan kembali ke pasarmereka, maka Nasr-punsemakinbertambahmarahnya'ot Sementaraitu berita-berita telah sampaike telinga Nasr bin Sayyar bahwa Jadi' al-Kirmani bersamapengikutnyatelah bersiap-siapuntuk Nasr semulamasihbersikapdingin dan mengatakanbahwa jalinan perkawinanantaraanakia akan mengusulkanuntuk mengadakan anaknya dengan anak Jadi' al-Kirmani, hal mana kemudianditolak oleh Jadi' al-Kirmani. Nasr kemudianmengambiltaktik lain denganmengirimkan uang sbanyak seratus ribu dirham kepadaal-Kirmani denganpesan kepada si pembawauang agar tidak seorangpundari pengikut al-Kirmani mengetahui hal itu. Langkahini diambil oleh Nasr karenaal-Kirmani dikenal sebagai orang bakhil . Cli. sehinggadiharapkanuangitu akan menimbulkan perpecahandi kalanganparapengikut al-Kirmani sendiri. T'etapi semua itu ditolak oleh al-Kirmani karenaia rupanyasudahbulat tekad untuk menghadapiNasr bin Sayyardengankekerasan. Llntuk menambah komplikasi masalahdi Khurasan,ShaibanalHaruri, seorang pemimpin kaum Khawarij di lrak, tiba-tiba datang ke Khurasan karena tekanan tentaraBani Umayyahyang tak dapatditahannya lagi. Shaiban ternyata kemudianbergabungdenganNasr bin Sayyar melawanJadi' al-Kirmani yang berarti kini dihadapangerakanBani Abbasiah terdapattiga kekuatanpolitik yang salingbenarung. Abu Muslim al-Khurasanidenganparapendukungnyasemula menunjukkan dirinya bersikapnetral dalam konstelasikonflik itu. Dalam posisi demikian Sulaiman al-Khuza'iberkatpengaruhnyaberhasilmelepas- Al-lami'ah,N o. 6A/1997 Atho Mudzhar kan Shaiban al-Haruri dari ikatannya denganNasr bin sayyar, sehingga keadhan kini tinggal Nasr melawan al-Kirmani. Atas nasehatSulaiman al-Khuza'i maka Abu Muslim kini mengumumkandukungannyaterhadap Jadi' al-Kirmani. Ia bahkanikut memproklamirkanJadi' al-Kirmani sebagai gubernur Khurasan. DengandemikianmakaNasr bin Sayyarkini harus menghadapi kekuatan gabunganal-Kirmani dan Abu Muslim. al-Kirmani-pun segera berhasil mengusir Nasr bin Sayyardari ibu kota. Merv, dan mendudukinya. Sementaraitu Jadi' al-Kirmani meninggaldunia dan kepemimpinannyadigantikan oleh anaknyabernamaAli al-Kirmani. setelah melarikandiri dari Merv menujuNishapur,Nasr bin Sayyarsebenarnya telah meminta bantuanmiliter kepadapemerintahpusat Bani umayyah, tetapi dua kali permintaandiajukan kedua-duanya tidak mendapat jawaban, karena tentara Syiria nampaknyasedangdipakai oleh khalifah Marwan bin Muhammad untuk memadamkanbeberapapemberontakan lainnyadi wilayah lain. Dengan kepergian Nasr bin Sayyardari Merv, kini dua kekuatan menguasai kota itu. Abu Muslim tetap menjagaaliansinyaal-Kirmani, tetapi ia juga sadarbahwatugasmiliternya bukanlahsekedarmenghalau Nasr bin Sayyar tetapi adalahmengabdikepadagerakanBani Abbasiah. Maka tanpa membuang banyakwaktu, setelahberadadi Merv, ia mengirim pasukan di bawah pimpinan Qahtaba bin Shahibal-Ta'i menuju ke arah barat yaitu Kufah. Dalam perjalananQahtababerhasilmengalahkan sekutu al-Kirmani bernama Shaibanbin salam di sarakh. Kota Nishapur juga segera jatuh dari sisa-sisapasukan Nasr bin Sayyar ke tangan Qahtaba. Mendengar perkembangandi Khurasanitu kini pemerintahpusat mencoba memadamkannyadenganmengirimkantentarasejumlah10. orang di bawah pimpinan Nubatabin Hanzala. Mereka bertemudengan tentara Qahtaba di Jurjan, dan merekapundikalahkanoleh tentaraQahtaba pada bulan Agustus 748 ivVl30 H. Qahtabaterusmaju menujuRayy dimana ia bersamapasukannyatinggal selamalima bulan untuk persiapan Pada bulan Maret 749 M4Rajabl3l H, tentara Qahtaba harus berhadapandengantentaraBani Umayyahyang lebih besar lagi, berjumlah50. 000orangdi bawahpimpinan Amir bin Dubara, disuatu tempat bernamaJablaqdekat Isfahan. LagiJagi tentaraBani Umayyah kalah telak. Qahtabaterus maju menaklukkanNihawandyang berarti membuka jalan lebar menujuKufah. Di perbatasanKufah ia harusberhadapan dulu dengan tentara gubernur lraq. Yazid bin Hubayra,yang di- AI-Jami'ah,No. b0/1997 Teoi-teoi Tentang latuhnytt Daulat Bani Umayyah paksa mundur dari kemahnya tanpa terjadi pertumpahandarah karena pengepungansecara tiba-tiba. Hal ini terjadi padatanggal14Muharram 132 IJlz September749 M. Setelah Qahtaba berhasil memasuki Kufah. Abu Salama segera diangkat sebagai Menteri Ahlul Bait (Wazir Alu Muhamma. dan memimpin semua kegiatan. Tak adadisebut-sebutistilah imam ketika Abu Salama diangkat menjadi Wazir tersebut, tetapiyang jelasAbu Salama segera membentuk pemerintahandan mengangkatorang-orangKhurasan untuk mendudukiberbagaijabatan administrasi. Gaji tentara juga dinaikkan dari 300 dirham setahunmenjadi 80 dirham perbulannya. Sementaraitu Abu Muslim terusberusahamemperkuatposisinya di Khurasan. Dari kota Merv, ia mengirimkanpasukanke berbagaikota kecil di Khurasan yang umumnya dengan mudah dapat dikuasai. Satusatunya kesulitan yang dihadapipasukanAbu Muslim adalahketika hendak menguasai kota Balkh dan Tirmidh. Walaupundemikian,keduakota itu akhirnya dapat dikuasaijuga oleh pasukanAbu Muslim di bawah pimpinan Abu Dawud. Abu Muslim kemudianmenunjukUthman al-Kirmani, saudara dari al-Kirmani, untuk tetap tinggal di Balkh dan mengamankan kota itu dari kekuatan-kekuatananti gerakannya. Tanpa alasanyangjelas Uthman ternyata meninggalkan Balkh, sehingga kekuatan musuhyang tadinya berserak di sekitar kota Tirmidh kemudianbergabungdan mengambil kembali kota Balkh. Ketika Uthman al-Kirmani kembalihendak mempertahankanBalkh, iapun dapatdikalahkandenganmudahsekali. Baru setelah pasukan di bawahpimpinan Abu Dawud datanguntuk menyelamatkan. Balktr dapat direbut kembalioleh pasukanrevolusi Bani Abbasiah. Kejadian ini memberipelajarankepadaAbu Muslim bahwapersekutuannya dengan al-Kirmani harus diakhiri. Iapun segeramemerintahkan Abu Dawud untuk membunuh Uthman al-Kirmani, dan memerintahkan orang lain membunuh saudaraUthman yaitu Ali al-Kirmani yang berada di Merv. Demikian maka kini Abu Muslim adalahpenguasatunggal di Khurasan dan ia pun segeramenyandangtitel Amir Alu Muhammad(Gubernur Ahlul Bai. Bani Abbasiah mencari calon khalifah Semasa Abu Muslim masih sibuk denganpengamananKhurasan, ia menun-iukAbu Jahm bin Atiyya sebagaipenghubungpolitiknya dengan kekuatan gerakan yang menguasaiKufah yang kini beradadi tangan Abu Salama dengan gelar Wasir Alu Muhammad. enteriAhlul Bai. Mes- Al-lami' ah. N o. 60/1997 Atho Muilzlur kipul istilah wazir itu sebenarnyaberarti menteri, tetapi Abu Salama yang mengketika itu bertindak sebagai kepalapemerintahansernentara urusi soal-soal administrasi dan militer, dan tidak mempunyai otoritas apapun tentang masalah keagamaan. Oleh karena banyak pendukung gerakan itu adalahorang-orangShiahyang mempunyai keyakinanbahwa negara harus dipimpin oleh seorangimam yang disampingmempunyai kekuasaansekulerjuga memiliki otoritas keagamaan, mempersiapkanuntuk mengangkatimam Ibrahimbin Muhammadsebagai Rupanya hal ini segeratercium olehpemerintahBani Umayyah, sehinggaimam lbrahim bin Muhammadpun segeradiambil dari Humaima oleh Bani Umayyah, kemudian ditahan di Harat dan meninggaldalam penjara pada bulan Muharraml32 tVAgustus749 M. Ada yang mengatakan bahwa ia sebenarnya C Ada sumber-sumberyang mengatakanbahwasebelummeninggal dunia. Ibrahim sempat memberikanwasiat agar jabatan imamnya digantikan oleh saudaranyabernamaAbul AbbasAbdullah bin Muhammad, tetapi sumber lain menyangkaladanya wasiat itu sehinggakefakuman tidak percaya adanya imam terjadi. Abu Salama, sekurang-kurangnya, wasiat itu, atau mungkin ia memandangbahwa Abul Abbas bukanlah orang yang paling tepat untuk jabatan itu untuk kalangan Ahlul Bait. Mungkin juga Abu Salamaingin agarorangyang akanmenjadiimam dan sekaligus khalifah itu adalahorangyang bisa dikendalikannya. Abu Salama segeramenghubungitokoh-tokoh Ahlul Bait yang beradadi Hijaz, yaitu Ja'far Sadiq. Abdullah bin Hasan, dan Umar bin Ali bin Hasan. Ja'far SadiqmenolakdengantegastawaranjabatanAmirul Mukminin itu, sedangkandua yang lainnya juga menolak karena tidak bisa menerima persyaratanyang diajukanoleh Abu Salama. Sementaraitu Abu Muslim yang merasasudahmapan di Khurasan segera berangkat menuju Kufah untuk bergabungdengankekuatan lain gerakannya,dalam hal ini Abu Salama. Melalui penghubungpolitiknya. Abu Jahm bin Atiyya, iapun segeramemahamikeadaandi Kufah. Abu Muslim mempunyaiaspirasisendiritentangsiapayang harusmenjadi Amirul Mukminin atauKhalifah. Baginyagerakanitu bagaimanapun dimulai di Khurasan, karena itu siapapuncalon khalifah itu haruslah memahami aspirasi orang-orangKhurasan. Di sinilah ia tidak sependapat dengan langkah-langkahyang telah diambil oleh Abu Salamauntuk menghubungi para tokoh Ahlul Bait di Hijaz, karena bagi Abu Muslim orangorang Hijaz itu tidak bisa memahami aspirasi masyarakatKhurasan. Al-Jami'ah,No. 60/1997 Teoi-teoi TentangJatuhnyflDaulat BaniUmayyah Karena itu bagi Abu Muslim, calon khalifahitu tidak bolehlain harusdari Ahlul Bait dari Humaimayang selamaini telah membuktikan bisa bekerja samadenganmasyarakatKhurasan. Dalam padaitu ketika imam lbrahim bin Muhammadditangkap di Humaima, ia memerintahkansaudaranyaAbul Abba. suntuk bersamakeluarga Hashimiya dari Humaima lainnya supaya segerameninggalkan Humaima dan berangkatmenuju Kufah karena disana kekuatangerakan sudah menguasai keadan. Maka Abul Abbas bersama13 orang anggota keluarga lainnya pergi menuju Khufah, tetapi setelahsampaidisanarnereka disuruh bersembunyi dahulu oleh Abu Salamadenganalasan keamanan. Padahalyang sebenarnyaadalahAbu Salamasedang mengadakan kontak-kontak dengan orang-orang lJiiaz, karenanyadiusahakanagar tokoh-tokoh Ahlul Bait dari Humaimaitu jangansampaimunculdi depan Kesimpang-siuranmasing-masingkelompok pendukunggerakan dalam memilih Amirul Mukminin itu dapatdipahami,karenaselamaini istilah Bani Abbasiah tidak pernah munculke permukaansehinggamasing-masing kelompok merasabahwa gerakan itu milik mereka. Orangorang Shiah merasa bahwa gerakan adalah itu untuk mengembalikan kekuasaanketurunan Ali bin Abi Talib, orang-orang Khurasanmerasa bahwa gerakanitu adalahmilik merekakarenadari sanalahdimulai, tetapii orang-orang keturunan Bani Abbasiahjuga merasabahwa gerakan itu milik mereka karenamerekalahyang menjadiotak gerakanitu sejakawal Parasejarawanmenilai bahwajustru didalamketidakjelasandan ketersembunyianidentita*situlah gerakanitu berhasil,karena dengancara demikian gerakan itu dapat merangkul sebanyakmungkin kelompok Kurang lebih dua bulan lamanyagerakanitu mencaricalon pimpinan tertinggi. Amirul Mukminin, dan tidak berhasil. Akhirnya Abu Muslim bersamapendukungnyamerasatidak sabar lagi dan iapun segera mengambil keputusansendiri. Secarafait accompliia menyatakanbahwa orang yang tepat untuk menjadi Amirul Mukminin itu ialah AbulAbbas Abdullah bin Muhammad, saudara imam Ibrahim bin Muhammad. Abul Abbas ternyatadengansenanghati menerimatawaranAbu Muslim, tetapi Abu Salamasebagaiwasir. ia juga beqianji akan tetap mempertahankan Abu Salama pun akhirnyamenerimafait accomplitu dan inilah tradisi baru yang diperkenalkanoleh Bani AbbasiahdalampemerintahanIslam yaitu adanyaseorangwasir selainkhalifah. Maka pada tanggal 12 Rabiul AI-Jami'ah,No, 60f1997 M. Atho Muilzhar Akhir l32H/28 Nopember 749 M. Abul Abbasdibawa ke mesjid Kufah dan secara resmi diumumkan sebagai khalifahpertamadari dinasti baru Abul Abbas sendiri berdiri di atasmimbardan mengucapkanpidato per-tamanya,tetapi karena ketika itu sedangsakit demam maka ia turun dari podium sebelummenyelesaikan pidatonyadan kemudiandilanjutkan oleh pamannyabernamaDaud bin Ali. Dalam pidato itulah untuk pertama kalinya nama Bani Abbasiah dikemukakansecara terbuka. Abul Abbas mengatakanbahwa Bani Abbasiah mempunyai hak yang sahuntuk memegangtampuk pemerintahanIslam. Dengan telah dilantiknya Abul Abbassebagaikhalifah,tidaklah berarti gerakansudahselesaikarenakekuasaangerakanitu baru mencakup wilayah Khurasandan lraq. Sedangkandi Damaskusmasihberdiri pemerintahan Bani Umayyahdi bawah khalifahMarwan bin Muhammad. emerintah 744-75A M). Karenaitu langkahpertamayang diambil khalifah Abul Abbas adalah mengirim tentara ke Damaskusuntuk menghadapi tentara khalifah Marwan bin Muhammad. Legitimasi kedudukanMarwan bin Muhammadsebagaikhalifah sebenarnyabanyak diperbincangkanorang,karenaia bukanlahketurunan dari khalifah sebelumnya. Marwan adalahpamandari khalifah sebelumnya. Ibrahim bin al-Walid, tetapi bukan paman langsung karena ayah Marwan adalah saudara kakek Ibrahim bernamaAbdul Malik. Marwan bin Muhammad mengumumkandirinya sebagai khalifah padatahun 127 H1744 M, setelah untuk beberapawaktu menjadigubernur di Armenia. Dukungan utama baginyadatangdari pasukantentaranyayang terdiri atas orang-orang lazira dan Armenia, disamping orang-orangsuku Qays" Dengankata lain orang-orangYamaniahpadadasarnyatidak suka dengan kekhalifahan Marwan, sedangkantentaragerakanAbbasiahsebagianterdiri atas orang-orangYamaniah karenapersekutuanmereka denganalKirmani di Khurasansebagaimana Pertempuranantara pasukan Abbasiah dan pasukanMarwan bin Muhammad terjadi di tepi sungaiZabpadabulanJumadilAkhir 132 H /Januari 750 M. TentaraAbbasiahdipimpin oleh Abdullah bin Ali, paman dari khalifah Abdul Abbas sendiri. TentaraBani Umayyahdipimpin oleh ktalifah Marwan sendiri dan jumlahnyaamat besar,tetapi sebagianterbesar telah melarikan diri sebelum berperangkarena takut mendengar pasukan Abbasiah yang tak pernah kalah. Jumlah terakhir dari rentara Marwan yang siap berperang adalah12000orang. Padamulanyatentara Marwan menguasaikeadaankarena mereka lebih rnengenallapangan. Al-lami'ah. No,60/1997 Teoi-teoi TentangI atulmya Daulat Bani Umayyalt tetapi rupanya pertentanganantarasuku Qays dan Khuza'ahdalam tentaranya membuat mereka saling engganmaju. Suku Qays sendiri tiba-tiba engganbertempur,sehinggaakhimyaMarwan bin Muhammadkalahtotal. Marwan sendiri dengansegelintir tentaranyayang masih tersisamengundurkan diri menyeberangsungai Tigris menuju ke Harran, tetapi karena terus dikejar iapun mundur ke Damaskusmelalui Kinaisirin. Ternyata Damaskus sudah tidak dalam kuasanyalagi, maka iapun lari menuju Mesir. Setelah menaklukkan Damaskug Abdullah bin Ali mengirim saudarany4 Salih, dan Abu Aun untuk mengejarMarwan ke Mesir. Di Mesir Marwan pindah dari satu tempat ke tampat lainnya untuk menghindarijejak, sampai akhirnya ia sampai di Busiris di Upper Egypt. Ketika tentara Abbasiah berhasil mengejar Marwan di Busiri. Marwan bersembunyidi sebuah gereja. Parapengawalnyaberusahamelawanserangantentara Abbasiah tetapi sia-sia, kekuatantidak seimbanglagi. Marwanpun mati terbunuh di situ pada awal Agustus 750 M. s3DenganterbunuhnyaMarwan bin Muhammad maka berakhirlah kekuasaanBani Umayyah untuk selama-lamany4 dan tegaklah kekuasaanBani Abbasiahdi seluruhwilayah Islam. Perjuanganpolitik Bani Abbasiah kini telah mencapaitujuannya setelah kurang lebih 50 tahun beradadi bawah tanah. Gerakan Abbasiah Mengadakan PembersihanKe Dalam Masa pemerintahankhalifah pertama Bani Abbasiah,Abul Abba. yang kemudian menyandang gelar As-Safaah. -137W749-254M) sebagian besar dipakai untuk membersihkan sisa-sisaBani umayyah di seluruh negeri. Ke Madinah dan Mekkah dikirimnya pasukandi bawah pimpinan Daud bin Ali, ke Basrahdi bawahpimpinansulaimanbin Ali, dan ke Hirah di bawah pimpinan ktralifah Abul Abbas sendiri. Berbarengandenganitu khalifah Abul Abbas As-Saffaahjuga mulai mengadakan konsolidasi ke dalam. Ia ingat betul bahwa orang yang pertama menghalangi pengangkatannyasebagaikhali fah adalahwazirnya sendiri. Abu Salam4 yang mencari alternatif denganmengadakankontakkontak dengantokoh-tokoh Ahlul Bait di Hijaz. Abu Muslim yang selalu membawakan aspirasi masyarakat Khurasan, juga merasa bahwa Abu salama adalah saingan dan ganjalan utamanya. Ketika keduasentimen politik itu bertemu, maka menurut suatu sumber khalifah Abu Abbas pada tahun 132 w75o M memerintahkanagarwazirny4 Abu salamadi hukum mati. sumber lain mengatakanbahwa yang melakukanpembunuhan atas Abu salama itu adalahkomplotan Abu Muslim sendiri. Kemudian AI-lami'ah. No. 60/1997 Atho Muilzhar seperti dapat didugadari konstelasiyang ada,sebagaigantinyadiangkat Abu'Jahm bin Atiyya yang ketika Abu Muslim masihberadadi Khurasan Setelah Abul Abbasmeninggaldunia,jabatan khalifahdigantikan oleh saudaranya,Abu Ja'fardengan gelar Al-Mansur . emerintah754775 M). Abdullah bin Ali, pamanAbul Abbas,yang ketika Abul Abbas meninggal dunia beradadi luar kota, merasadialahyang lebih tepat untuk menjadi khalifah. Baginya perananAl-Mansurdalammasarevolusifisik melawan Bani Umayyah amat kecil, hanyaterbataspadapenaklukankota Wasit yang ketika itu masih dikuasai oleh gubernurBani Umayyah bernama Yazid bin Ibnu Hubairah. AbdullahbinAli jugamerasabahwa dialah yang paling besarperanannya dalammasarevolusifisik itu, dialah yang memimpin tentara revolusi ketika memerangidan mengalahkan tentara khalifah Bani Umayyahterakhir,Marwanbin Muhammad,di tepi sungai Zab. Ditambah pula pengakuannyabahwapadasuatu hari Abul Abbas telah berwasiatkepadanyabahwaialahpenggantinyasebagaikhaIifah setelah Abul Abbas. Semuaini memperkuatkeyakinanAbdullah bin Ali bahwa dialah yang paling berhak menjadi khalifah,dan bukanAbu Ja'far Al-Mansur. Karenaitu iapun segeramemproklamirkandirinya sebagai khalifah menggantikanAbul Abbasdan sejumlahtentaranyamengakui pengangkatannyaitu. Al Mansurtentu sajatidak sukaakanhal itu. Dengan cerdik ia berkolaborasidenganAbu Muslim yang dengantentara KhurasannyadiperintahkannyamenumpaspemberontakanAbdullahbin Ali yang juga adalah Paman langsungdari Al-Mansur. Rupanyatentara Abdullah bin Ali terdiri atas dua kelompok besar,sebagianterdiri atas orang-orangSyiria dan sebagianlainnyaorang-orangKhurasan. Mendengar tentara Abu Muslim sedangbergerakmau menghadapimereka,banyak tentara Abdullah bin Ali yang berasaldari Khurasanberbalikdan memihak Abi Muslim. Abu Muslimpun berhasildengansegeramemadamkan pemberontakan Abdullah bin Ali. Tentara Abdullah bin Ali kucarkacir, tetapi ia sendiri melarikandiri ke Basrah mencariperlindungandan bersembunyi di rumah saudaranyabernamaSulaimanbin Ali, juga paman Al-mansur yang ditunjuk menjadi gubernurBasrah. Untuk beberapasaat Abdullah bin Ali dibiarkanbersembunyidi sana,sepanjangtidak mempunyai tentara sendiri dan melakukan kegiatan yangmengganggu,tetapi pada tahun 147 }J1764M ketika baru kembali dari menunaikanibadah haji dari Mekkah iapun ditahan dan meninggaldunia dalam tahanan. Sebagian sumber mengatakan rumah tahanannyarutruhmenimpanyase- Al-lami'ah,No,60fi997 Teoi-teoi Tentanglatuhnyn Daulat Bani Umayyah hingga ia meninggal dunia,tetapi sumberlain menyebutkanbahwasebenarnya ia mati dibunuh atasperintahkhalifah Al-Mansur,kemenakannya Kerjasama antara Al-Mansurdan Abu Muslim berjalanamatbaik pada awalnya, tetapi tidak lama kemudianhubunganantarakeduatokoh itupun pecah. Pada suatu hari Al-MansurmengirimkanYaqtin bin Musa pembagianharta rampasanperangyang diuntuk mengawasipelaksanaan peroleh dari Abdullah bin Ali dan tentaranya. Pembagianitu tentu sajadilakukan oleh komandanoperasiyakni Abu Muslim. Abu Muslim rupanya keberatanatas kehadiran pengawasitu, karena baginya ini adalahsoal kecil yang tidak perlu campur tangan khalifah. Lebih dari itu ia berpendapat bahwa hal itu justeru diluar wewenangkhalifah. Kejadianitu ternyata membuat khalifah amat marah,sehinggaia berkeyakinankalau ia ingin rnenjadikhalifahyang benar-benar mempunyaikekuasaan,maka ia harus menyingkirkan Abu Muslim. Rupanyakejadianitu hanyasalah satu insiden saja dari serangkaiantingkah laku Abu Muslim yang tidak disukai oleh khalifah Al-Mansur. Abu Muslim juga dituduh membujukIsa bin Musa untuk memberontakkepadaAl-Mansur. Ketika hendakberangkat haji ke Mekkah. Abu Muslim juga tidak berpamitankepadakhalifah Al-Mansur. Abu Muslim juga pernahmemanggilkhalifah Al-Mansur dengan namanya sajayaitu Abdullah,tanpagelarAl-Mansur ataubasa-basi Abu Ja'far. Bahkan yang rupanyapaling menyakitkanhati. Abu-Muslim pernah memanggilAl-Mansur di depanumum sebagaianakbudak Berber dari Afrika. Selain hal itu belum tentu benar,juga untuk dikatakandi depan umum tentu lain lagi. Maka berbagaimanuverpundilancarkanoleh Al-Mansur. Pertama Al-Mansur mengatakanmelalui surat kepadaAbu Muslim bahwa soalpembagianharta rampasanitu tidak menjadimasalah lagi, bahkan ia hendak menambahbonus dua kali lipat kepadatentara yang ikut menumpaspemberontakan Abdullahbin Ali. KeduaAl-Mansur menawarkankepada Abu Muslim gubernuruntuk wilayah Syiria dan Mesir. Tetapi dasar sudahpataharang,Abu Muslim menolaksemua tawaran itu. Baginya tindak-tandukAl-Mansurdipandangkurangmenghargai dirinya. Abu Muslim mengatakandalamsuratbalasannyakepada Al-Mansur dialah yang pertama kali mengusulkansupayasaudaranya. Abul Abbas, diangkatsebagaikhalifah. Ia pula yang mendukungnya, menantang arus yang ditempuh oleh Abu Salama. Kini Al-Mansur sebagi pengganti Abul Abbas, bagi Abu Muslim harusnya lebih respekkepadanya. Karena itu Abu Muslim memandangbahwajalan sudahbuntu. Al-lami'ah. No. 60/1997 AthoMudzhar sudah bertekaduntuk bersamatentaranyakembalike Khurasan,bertindak sebagai gubernur atau mungkinjuga memproklamirkan Tetapi berkat berbagai tawaran manis dari Al-Man. ur,termasukalasan bahwa adasoal pentingperlu dibicarakansebelumAbu Muslim berangkat menuju Khurasan,akhirnyaAbu Muslim berhasildihadirkanke istanaAlPadasaat Mansur, tanpa pengawal karena sudah dijamin keamanannya. Al-Mansur pengawalnyauntuk membunuh Abu Muslim dan mayatnyadibuangke sungai Trigis. Hal itu terjadi hanyasetahunsetelahAl-Mansurmenjabat khalifah, yaitu tahun 755 M. Setelah Abu Muslim tidak ada,perhatianAl-Mansur kini tertuju kepada orang dekat dan sekaliguspenghubungpolitik Abu Muslim yaitu Abu Jahm bin Atiyya. Pada masagerakanpropagandadi KhurasanAbu Jahm adalah salahseorangdari KomiteWakil 12,NuzaraNuqaba. Pada masa revolusi fisik ia menyertaiQahtabamenguasaiKufah, dan terakhir menggantikanAbu Salama. Al-Mansurtidak menyukainyakarenasuatu ketika ia pernah membuat surat kepada Abu Muslim yang isinya menjelek-jelekkan pemerintahanAl-Mansur. Menurutriwayat Abu Jahm bin Atiyya mati diracun atas perintahAl-Mansurtidak berapalama setelah kematianAbu Muslim. Demikianlah revolusiAbbasiahtelah mengadakan Bani Abbasiah juga melakukan langkah-langkahyang menjauhkandirinya dari kaum Shiah yang dulu mendukungnya. Dengan demikian Bani Abbasiahkini ingin tegak mendiri, lepasdari pengaruh6rangShiahdan orangKhurasan yang tadinya menjaditulang punggungnya. Penutup Dari uraian di atas nampak bahwa memahami sejarah gerakan kebangkitanDaulat Abbasiahtidaklah dapatdilakukandengansederhan4 dengan hanya menerapkansalah satu teori. Prosessosial itu telah berlangsung demikian kompleknya, sehinggapenerapanteori yang satu hanya berarti jika dilengkapi denganteori lainnya. Teori faksionalismekebangsaan yang memperhadapkanantarabangsaArab dan non-Arab (Ira. hanya dapat diterapkan jika dikombinasidenganteori faksionalismesektarian . ntara Sunni dan Shia. sertateori faksionalismekesukuanantara suku Arab Utara (Mudaria. dan sukuArab Selatan(Yamania. Tetapi ketiga teori itupun baru mampumemberikanpengertianyang lengkapse- AI-Jami'ah. No. 60/1997 Teoi-teoriTe'ntang latuhnyaDaulatBaniUmayyalt telah teori keempat tentangketidakadilanekonomidan disparitasregional ditampilkan ke permukaan. DemikianlahbangkitnyaDaulat Bani Abbasiah telah menjadi salah satu topik perdebatanpara peminatsejarah Islam klasik. Daulat Bani Abbasiahberdiri tegakdan jaya sampaipertengahan abad ke sepuluh,dan bertahanhidup sampaipertengahanabadke tigabelas ketika tentara mongol di bawah pimpinan Hulaku menyerangibukota Daulat Abbasiah. Bagdad, dan membumihanguskan kota itu, termasuk perpustakaanyang terkenal itu. Daulat Bani Abbasiahtelah memberikan sumbanganbesar bagi kemajuanilmu pegetahuan dan filsafat Yunani dan mengembangkannyadengan konsep-konsepIslam. Karena itu masa pemerintahanBani Abbasiahseringkali disebut sebagaizamankeemasan Islam. Akan tetapi bukanlahmaksudkita untuk membahashal itu dalam tulisan ini. Hal itu harusdibahasdalamsuatutulisantersendiri. Catatan : Rich"rd N. Frye, "The Abbasid Conspirasy aud Modem Revolutionary Theory", in Indo lranic4 Sm . ,pp. Adikel ini diterbitkau kembali dalam fuchard N. Frye. Islamic lran and Centnl Asia: 7th-l 2 Centudes,Variorum Reprints, l,ondon, 1979. Tentang anatomi revolusi CraueBriuton yang dipakai oleh Frye dalam aualisanya,lihat Craue Brinton, "The anatomi of revolution: Teutative Unifonnities", dalam Amitai Etzioni dan Eva Etzioni (Ed. Sosra,fChange:Souces. Paltem,aod Consequences,Basic Book luc. Publishers,New York and London,l964, pp. I84 ff. Bernard kwis,Tle Arabs in History. Hutchinson University Ubrary, l,oudon, terbitan keempat,l966terbitanpertamatahun 1. Bernard lrwis, "Abbasid", dalamEncyclopdia of Isla n. Brill, lriden, ed. Sh"b* . The Abbasid Revolution. Cambridgeat the University Press,l970. Van Vloten. De Opkontst Der Abbasidea in Chorasan,E. Brill. Cerlof hiden,l890. Versi bahasa arab dari buku ini diberi judul oleh parapenterjemahtya" Hasan Ibrahim Hasan dan Muhemmad Zaki lbrahim. As-Siyadah al-Arabisyah wa asShiah wal Israililyat fr Ahdi Bni UmaSyah,CAIRO, 1934. Juliur Wellhxusgn. The Arab Kingdom and its Fall,terjemahanMargaret Graham Weir. Curson Press London dan Rowman & Uttlefield Totowa N. , 1973. Judul asli dalam bahasa jerman: Das arabische Reiclt und Sein Stt 14 diterbitkan pertama kali di Berlin, 1902. Bernard lrwis rnenduga bahwa pikiran Van Vloten dan Wellhausen yang rasialis dalarn memaharni kejatuhan Bani Umayyah itu mendugaadanyapengaruhdari pikiran-pikiran rasalisme Gobineau yalg berkembangdan populer di Eropapada akhir abad ke-19. Lihat Beruard kwis, "Abbasid". Dalam Eacyelopediaoflslan, op. Tentang pikiran-pikiran rasialisme Gobuneau, lihat misalnya Arthur de Gobineau,The Al-lami'ah,No. 60/1997 Atho Mudzhar hequality of Hwnan Races, ter. ientahaukedalam bahasa Inggris olehAdrian Collius. Howatd Fefiig. New York, 1967. Lihat juga Michael D. Biddiss,(Ed\. Gobineau:selected Pottical Writings. JauathanCapethirty Bedford Square,lnndou, 1970. Farouk Omar,The Abbasid Caliphale : 132/750-70/TS6. IheNatioualPriutingand Publishing compauy co. Baghdad,l969. Versi bahasa Arab dari buku ini, deugau berbagai perubahar kecil, berjudul: Tabiat ad-Da'wa al-AbbasiSlyah:Dinsat Tahliliyyah Ii wajihaat ath-Thaurah al-AbbasiSyah wa Tafsiraatihaa. Danrl Irshad. Bairut, cetakat pertama,1970. Bemard kwis, "Abbasid ", op. FaroukOmar, op. cit,p. " Ibid,p. Muhammad bin Ja'far biuJarif at-Tabari. Tarikhut llntanwalMnlrt,Matba'ah Istiqamah, cairo, l939,vol. 5,pp. Seperti diketahui, uaskahrarikh rabari iui sebelumnyaditerbitkanoleh penerbitE. Brill,lrideu, tahuu 1879. Wellh"usen,op. cit p. Sh"b*, op. ci t, p. Tabari,op. cit,vol. ,p. Sh"ban, op. cit, pp. lbid, p. Ibid,pp. Ibid,pp. " Ibi4pp. M"oh"ll G. Hodgson. The Ventue ofhlan,Vol. The University of Chicago Press. Chicago aud Loudon, p. " Wellhausen,op. cit,p. Hodgson, op. cit, pp. lbid,pp. lbid,p. lu-nia,p. Ibid, p. Shaban. Farouk Omar, op. cit,pp. " Ibid,p. rbid,pp. lbid, p. Tabari menyebutkan bahwa permintaan itu tidak dilakukan perlisan melainkan melalui surat yang dituliskan oleh Abu SalamahataspcrmintauSulaiman al-K-huza'i. Lihat Tabari, op. ci t. Y ol. 6, pp. Sh"b*, op. cit, pp. Farouk Omar, op. cil,p. Baladuri meugutip hal ini dari ALKufi yang mengutip dari Hisham al- Kalbi. Farouk Omar,op. cil,pp. Sh"ban,op. cit,p. lS}. Wellhausen,op. Loc cit shaban,op. cit,p. Ibid,p Al-Jami'ah. N o. Teoi-teoi Tentang latuluya Daulat Bani Umayyah Philip K. Hitti. History of the Arabs, lerbitan ke tujuh. Macmillan & Co Ltd, [-ondon,and St. Martiu's Press,New York, 1961,p. FaroukOnrar,op. cit, p. T"b"ri, op. cit,Y o1. 5,p. Ibid,p. Sh"b*, op. cit,p. lbid, p. loc cit. rbid,p. Ibi4pp. o'Ibid,p. Ibid,pp. Farouk Omar,op. Sh"b*, op. cit, 164-165. Ibid,p. Ibid,p. I 66. Wellhauseu,op. cit,pp. lbid,pp. Shaban,op. cit, p. 5ow"llh"u. " n, op. cil, p. shaban,op. cit,p. 5u Shab"n,op. cit,pp. Farouk Omar,op. cit,pp. Sh"b*, op. cit, p. Farouk Onrar,op. cit, pp. I63-I77. Al-Jami'ah. No, 60/1997