1257 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PELATIHAN DAN PENYEGARAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER i DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN BANJAR Oleh Vonny Khresna Dewi1. Tut Barkinah2. Rita Kirana3 1,2,3Jurusan Kebidanan. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Email: 1vonnykhresna@gmail. Article History: Received: 11-09-2023 Revised: 07-10-2023 Accepted: 23-10-2023 Keywords: Cakupan ASI Eksklusif. Ibu Hamil Trimester i Abstract: Faktor penyebab kegagalan dalam pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain pengetahuan, kepercayaan, efikasi diri, dukungan keluarga dan sosial budaya. Tujuan memberikan pelatihan dan penyegaran tentang ASI Eksklusif Pada ibu hamil trimester i adalah untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Banjar. Metode pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bentuk program pelatihan dan penyegaran kepada ibu hamil trimester i meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada tahun 2023 dengan lokasi di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman dan Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar. Kelompok sasaran pengabdian masyarakat ini adalah 40 ibu hamil trimester i. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar pada tanggal 6 -7 September 2023 dan di Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar pada tanggal 13-14 September 2023 didapatkan hasil dari Puskesmas Astambul perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 50% menjadi 85%. Sedangkan dari Puskesmas Mataraman perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 55% menjadi 95%. Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Astambul pada tanggal 18 Oktober 2023 dan di Puskesmas Mataraman pada tanggal 19 Oktober 2023 didapatkan hasil ibu yang melahirkan sebanyak 12 orang semuanya . %) telah memberikan ASI . Kesimpulan yang di dapat kegiatan pelatihan dan penyegaran pemberian ASI Eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil sehingga pencapaian cakupan pemberian ASI Eksklusif bisa meningkat PENDAHULUAN Angka Kematian Bayi (AKB) masih tertinggi di antara negara ASEAN. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indoesia (SDKI) menunjukkan dari tahun ke tahun AKB mengalami http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 penurunan signifikan, dari 68 kematian per 1. 000 kelahiran hidup pada tahun 1991, hingga 24 kematian per 1. 000 kelahiran hidup pada tahun 2017. Angka Kesakitan Bayi menjadi indikator ke dua dalam menentukan derajat kesehatan anak, karena nilai kesakitan merupakan cerminan dari lemahnya daya tahan tubuh bayi dan anak balita. Dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. United Nation Children (UNICEF) dan Wold Health Organisation (WHO) merekomendasikan agar bayi sebaiknya disusui secara eksklusif selama 6 bulan, dan pemberian ASI seharusnya dilanjutkan sampai umur dua tahun (Kementerian Kesehatan RI, 2. ASI eksklusif mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain . ecuali obat, vitamin, dan mineral (Septikasari, 2. Cakupan pemberian ASI ekslusif belum mencapai target nasional yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenke. Republik Indonesia yaitu sebesar 80%. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Republik Indonesia selama 3 tahun berturutturut yaitu tahun 2017, 2018, dan 2019 cakupan ASI ekslusif di Indonesia mengalami kenaikan dan penurunan. Cakupan ASI eklslusif di Indonesia pada tahun 2017 sebesar 35,73% , tahun 2018 cakupan ASI ekslusif di Indonesia mengalami kenaikan yaitu 68,74%, sedangkan tahun 2019 cakupan ASI ekslusif di Indonesia mengalami penurunan yaitu 67,74%. Cakupan ASI ekslusif di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2017 sebesar36,78%, tahun 2018 mengalami kenaikan yaitu 55,31% dan tahun 2019 mengalami kenaikan yaitu 66,10%. Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia tertinggi di antara Negara ASEAN. Ada sekitar 24 kematian setiap 1. 000 bayi yang lahir selama beberapa tahun terakhir (Depkes RI, 2018 hal . Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi kalimantan Selatan sebesar 4 per 1. kelahiran hidup. Sesaat setelah kelahirannya. AKB dapat dicegah dengan kegiatan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada jam pertama kelahirannya (Dinkes Prov Kalsel, 2. Cakupan ASI ekslusif di Kabupaten Banjar tahun 2017 sebesar 41,8% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif. Tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 46,3% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif, kemudian tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 67,5% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menyatakan cakupan ASI ekslusif Puskesmas Mataraman menduduki peringkat ketiga terendah setelah Puskesmas Simpang Empat 2 dan Puskesmas Tatah Makmur (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Mataraman pada tahun 2017 sebanyak 121 bayi . ,18%) yang mendapat ASI ekslusif dari 522 bayi , tahun 2018 sebanyak 46 bayi . ,7%) yang mendapat ASI ekslusif dari 526 bayi, dan tahun 2019 sebanyak136 bayi . ,7%) yang mendapat ASI eksklusif dari 532 Pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul pada tahun 2016 sebanyak 275 . ,1%) dari 721 bayi. , tahun 2017 sebanyak 165 . dari 730, dan tahun 2018 sebanyak 53 . ,2%) dari 734 bayi. Upaya yang telah dilakukan Seksi KESGA dan Gizi untuk meningkatkan cakupan ASI Esklusif yakni : meningkatkan pengetahuan ibu tentang manfaat pemberian ASI secara eksklusif dan cara penyimpanan, meningkatkan dukungan keluarga dalam pemberian ASI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 eksklusif, penyediaan sarana prasarana seperti Ruang ASI yang disediakan di beberapa kantor atau perusahaan, meningkatnya informasi tentang pentingnya ASI Eksklusif, (Poster dan Leafle. , meningkatkan dukungan regulasi seperti sosialisasi PP Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Pemberian ASI Esklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada Lintas Sektor/Lintas Program, pemangku kebijakan serta masyarakat secara berkesinambungan (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Menurut hasil penelitian Novianty . didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar adalah kurangnya pengetahuan, kepercayaan yang negative. Efikasi yang rendah dan kurangnya dukungan suami. Sedangkan hasil penelitian Lestari . didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar disebabkan faktor sosial budaya setempat Rendahnya cakupan ASI Eksklusif disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif, perilaku dalam pemberian ASI eksklusif, aktivitas ibu yang menghambat pemberian ASI eksklusif, dukungan keluarga, keadaan emosi atau perasaan ibu, dukungan tenaga kesehatan (Septikasari, 2. Apabila hasil kajian ini di dapatkan maka diharapkan bisa memberikan informasi untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman dan Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar. Cakupan ASI ekslusif di Kabupaten Banjar tahun 2017 sebesar 41,8% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif. Tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 46,3% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif, kemudian tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 67,5% bayi yang mendapatkan ASI ekslusif (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menyatakan cakupan ASI ekslusif Puskesmas Mataraman menduduki peringkat ketiga terendah setelah Puskesmas Simpang Empat 2 dan Puskesmas Tatah Makmur (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Cakupan ASI eksklusif di Puskesmas Mataraman pada tahun 2017 sebanyak 121 bayi . ,18%) yang mendapat ASI ekslusif dari 522 bayi , tahun 2018 sebanyak 46 bayi . ,7%) yang mendapat ASI ekslusif dari 526 bayi, dan tahun 2019 sebanyak136 bayi . ,7%) yang mendapat ASI eksklusif dari 532 Pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul pada tahun 2016 sebanyak 275 . ,1%) dari 721 bayi. , tahun 2017 sebanyak 165 . dari 730, dan tahun 2018 sebanyak 53 . ,2%) dari 734 bayi. Upaya yang telah dilakukan Seksi KESGA dan Gizi untuk meningkatkan cakupan ASI Esklusif yakni : meningkatkan pengetahuan ibu tentang manfaat pemberian ASI secara eksklusif dan cara penyimpanan, meningkatkan dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif, penyediaan sarana prasarana seperti Ruang ASI yang disediakan di beberapa kantor atau perusahaan, meningkatnya informasi tentang pentingnya ASI Eksklusif, (Poster dan Leafle. , meningkatkan dukungan regulasi seperti sosialisasi PP Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Pemberian ASI Esklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada Lintas Sektor/Lintas Program, pemangku kebijakan serta masyarakat secara berkesinambungan (Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, 2. Menurut hasil penelitian Novianty . didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar adalah kurangnya pengetahuan, kepercayaan yang negative. Efikasi yang rendah dan kurangnya dukungan suami. Sedangkan hasil penelitian Lestari . didapatkan bahwa http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar disebabkan faktor sosial budaya setempat. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif, perilaku dalam pemberian ASI eksklusif, aktivitas ibu yang menghambat pemberian ASI eksklusif, dukungan keluarga, keadaan emosi atau perasaan ibu, dukungan tenaga kesehatan (Septikasari, 2. Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah AuApakah pelatihan dan penyegaran tentang ASI Eksklusif pada ibu hamil trimester i dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar?Ay. Agar ibu hamil trimester i nantinya mampu memberikan ASI Eksklusif dalam upaya meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar Setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini selesai dilaksanakan diharapkan memberikan manfaat bagi : Ibu Hamil Meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu dalam pemberian ASI Eksklusif . Memberikan ASI Eksklusif saja tanpa makanan tambahan lainnya Memberikan penyegaran kembali tentang pemberian ASI Eksklusif secara Petugas Puskesmas Mendapatkan masukan data tentang pemberian ASI Eksklusif di wilayah Menyusun strategi untuk bisa meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif Target capaian Pengabdian kepada Masyarakat untuk skema Program Kemitraan Masyarakat dengan judul kegiatan AuUpaya Meningkatkan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Melalui Pelatihan Dan Penyegaran Pada Ibu Hamil Trimester i Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten BanjarAy berupa : Peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester i sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pelatihan dan penyegaran tentang Pemberian ASI Eksklusif. Peningkatan keterampilan ibu hamil trimester i setelah melakukan simulasi pelatihan cara perawatan payudara dalam upaya meningkatkat produksi ASI sehingga cakupan pemberian ASI Ekskusif bisa meningkat Peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar METODE Metode Pengabdian Masyarakat Metode pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bentuk program pelatihan dan penyegaran pada ibu hamil trimester i, dengan langkah-langkah sebagai berikut: Persiapan : Persiapan alat dan bahan. Penyusunan materi dan booklet pelatihan tentang ASI Eksklusif untuk ibu hamil trimester i ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Pelaksanaan kegiatan dengan cara sebagai berikut: Melakukan pelatihan dan penyegaran dengan 4 kali kegiatan, tentang ASI Eksklusif untuk ibu hamil trimester i Melaksanakan simulasi dalam pemberian ASI Eksklusif . erawatan payudar. secara efektif Evaluasi Kegiatan Kegiatan evaluasi dilakukan sebelum , saat proses dan setelah kegiatan yang dilakukan sebagai berikut: Memberikan kuesioner sebelum pelatihan dimulai tentang ASI Eksklusif Melakukan monitor pada simulasi pemberian ASI Eksklusif . erawatan payudar. secara efektif. Memberikan kuesioner sesudah pelatihan tentang ASI Eksklusif Evaluasi setelah selesai mengikuti pelatihan yaitu 1 bulan berikutnya Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2023 dengan lokasi di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran pada pengabdian masyarakai ini adalah 40 ibu hamil trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar Tahun 2023. Keterkaitan Kegiatan ini tidak akan mungkin berhasil tanpa adanya keterkaitan dengan beberapa pihak lain sebagai mitra. Pihak yang terkait yaitu Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar, dengan cara memberi izin dan dukungan dalam kegiatan ini melalui penyediaan tempat, sarana ataupun tenaga. Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar diharapkan memberikan dukungan melalui program-program yang terkait dengan ASI Eksklusif dan promosi kesehatan. Rancangan Evaluasi Evaluasi tentang ASI Eksklusif dilakukan dengan cara sebagai berikut : Memberikan kuesioner sebelum pelatihan dimulai Meminta kembali kepada ibu hamil trimester i untuk melakukan simulasi ulang seperti yang telah dicontohkan oleh narasumber berkaitan dengan pemberian ASI Eksklusif dan Perawatan Payudara secara efektif Memberikan kuesioner setelah pelatihan. Melakukan evaluasi setelah kegiatan pengabdian masyarakat yaitu 1 bulan setelah HASIL Hasil Kegiatan Pengabdian Masyrakat Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang AuUpaya Meningkatkan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif Melalui Pelatihan Dan Penyegaran Pada Ibu Hamil Trimester i Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Banjar di lakukan sebanyak 4 kali kegiatan , dengan masing Ae masing kegiatan pelatihan dan penyegaran dihadiri oleh 20 ibu hamil trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar dan 20 ibu http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 hamil trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Astambul tanggal 06 Ae 07 September 2023 dan di Puskesmas Mataraman tanggal 13 Ae 14 September 2023 . Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Astambul tanggal 18 Oktober 2023 dan di Puskesmas Mataraman tanggal 19 Oktober 2023 Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Astambul tanggal 06-07 September 2023 Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan dan Penyegaran pada ibu hamil trimester i dalam upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar kepada 20 ibu hamil trimester i dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut : Kegiatan pelatihan dibuka oleh Koordinator Bidan Puskesmas Astambul dilanjutkan dengan pengarahan tentang upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif Pemberian materi oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Banjarmasin tentang Pemberian ASI Eksklusif bagi Ibu hamil Trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar Kegiatan tanya jawab dan diskusi tentang materi yang telah disampaikan dan hal hal lain yang berkaitan dalam pemberian ASI Eksklusif Gambar 1. Dokumentasi Kegiatan PkM di Puskesmas Astambul ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Mataraman tanggal 13-14 September 2023 Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan dan Penyegaran pada ibu hamil trimester i dalam upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar kepada 20 ibu hamil trimester i dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut : Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Puskesmas Mataraman dilanjutkan dengan pengarahan tentang upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif Pemberian materi oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Banjarmasin tentang Pemberian ASI Eksklusif bagi Ibu hamil Trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar Kegiatan tanya jawab dan diskusi tentang materi yang telah disampaikan dan hal hal lain yang berkaitan dalam pemberian ASI Eksklusif Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan PkM di Puskesmas Mataraman Evaluasi Kegiatan PkM di Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar Evaluasi Kegiatan Pelatihan dan Penyegaran pada Ibu hamil Trimester i di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar kepada 40 ibu hamil trimester i sebagai berikut : Tabel 1. Pengetahuan Ibu Hamil Trimester i Tentang Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar Tahun 2023 Pengetahuan Pre Test Post Test Baik Cukup Kurang Jumlah Berdasarkan tabel 1. dari perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 50% menjadi 85%. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Tabel 2. Pengetahuan Ibu Hamil Trimester i Tentang Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar Tahun 2023 Pengetahuan Pre Test Post Test Baik Cukup Kurang Jumlah Berdasarkan tabel 2. dari perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 55% menjadi 95%. Setelah kegiatan pelatihan dan penyegaran pada ibu hamil trimester i yang dilaksanakan di bulan September 2023, maka pada bulan Oktober 2023 dilakukan pemantauan atau evaluasi terhadap hasil dari pelatihan dan penyegaran tersebut dengan melihat apakah ibu yang telah melahirkan melakukan pemberian ASI pada bayinya. Hasil yang didapat dari ibu yang telah melahirkan sebanyak 12 orang semuanya . %) telah melakukan pemberian ASI. Luaran Yang dicapai Luaran yang dicapai pada kegiatan pelatihan dan penyegaran Pemberian ASI Eksklusif pada ibu hamil Trimester i berupa: Telah dibuat booklet yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Mitra dalam upaya meningkatkan cakupan Pemberian ASI Eksklusif Telah dibuat dokumentasi dalam bentuk foto dan video. Telah dipublikasikan kegiatan pengabdian masyarakat dalam Jurnal Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan ini, diharapkan dapat menjadi masukan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan ibu hamil Trimester i dalam pemberian ASI Eksklusif agar bisa meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif serta terjalinnya kerjasama lanjutan antara Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dengan Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar. KESIMPULAN Kegiatan pelatihan dan penyegaran ibu hamil trimester i dalam pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul dan Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar sangat perlu dilaksanakan karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil sehingga pencapaian cakupan pemberian ASI Eksklusif bisa SARAN