Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Otober 2023 ANALISIS PENGARUH PATIENT EXPERIENCE TERHADAP PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR TAHUN 2023. Ricky Perdana Poetra. KM. Kes1*. Hj. Afriyana Amelia Nuryadin. KM. Kes2. Dr. Darmawati Junus. KM. Kes3. Indriyani4 Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit. Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar 1,2,3,4 * E-mail: rickyperdana_poetra@yahoo. Patria Artha Journal of Nursing Science . Vol. , 119 - 135 p-issn: 2549 5674 e-issn: 2549 7545 Reprints and permission: http://ejournal. id/index. php/jns Abstrak Keselamatan pasien merupakan suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi penilaian risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh patient experience terhadap pelaksanaan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional Study, teknik analisis data menggunakan analisis univariat bivariat, dan Penelitian ini dilakukan di ruangan rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 296 responden yang ditentukan dengan uji Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi perawat . =0,. , tidak terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi dokter . =0,. , terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel perawat yang responsif . =0,. , terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel kenyamanan lingkungan fisik . =0,. , terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel kontrol rasa nyeri . =0,. , terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi tentang obat . =0,. dan tidak terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel discharge planning . =0,. Kata kunci: Keselamatan Pasien. Pengalaman Pasien Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 PENDAHULUAN Canadian Patient Safety Institute menjelaskan bahwa keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam terbaik dan mengurangi kecelakaan (Canadian Patient Safety Institute, 2. Keselamatan pasien merupakan prinsip dasar perawatan Beberapa negara dengan penghasilan tinggi telah menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa sebagian besar pasien cedera selama melakukan proses perawatan yang bertambahnya masa rawat inap di meninggal (WHO, 2. WHO . dalam (Ramadhaini et keselamatan pasien bahwa kesalahan medis terjadi pada 8% sampai 12% dari ruang rawat inap. Sementara 23% dari warga Uni Eropa 18% mengaku telah mengalami kesalahan medis yang serius di rumah sakit dan 11% telah diresepkan obat yang salah. Bukti kesalahan medis menunjukkan bahwa 50% sampai 70,2% dari kerusakan tersebut dapat dicegah melalui pendekatan yang sistematis komprehensif untuk keselamatan pasien. Indonesia Kemenkes . terdapat Kejadian Nyaris Cedera (KNC) sebanyak 197 kasus. Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) 330 kasus dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) 205 kasus, sedangkan dari kejadian insiden tersebut yang mengakibatkan kematian sebanyak 29 kasus, cedera berat 9 kasus, cedera sedang 104 kasus, cedera ringan 132 kasus dan tidak cedera 458 kasus. Jumlah keselamatan pasien (IKP) di Indonesia dari tahun 2015-2019 dengan jumlah bervariasi yaitu jumlah insiden yang dimulai pada tahun 2015 dengan jumlah 289 insiden, dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 dengan jumlah 668 insiden, lalu pada tahun 2017 meningkat lebih banyak dengan jumlah 1. insiden, pada tahun 2018 mengalami penurunan dengan jumlah 1. 489 insiden dan pelaporan terakhir pada tahun 2019 mengalami peningkatan drastis dengan jumlah 7. 465 insiden (Daud, 2. Price et al. , 2015 dalam Nurwahida Tul Aswat, 2020 menjelaskan bahwa dengan adanya berbagai aspek pengalaman pasien, seseorang dapat menilai sejauh mana pasien menerima perawatan yang menghormati dan responsif terhadap individu pasien, kebutuhan dan nilai-nilai. Mengevaluasi pengalaman pasien melalui komponen lain seperti efektivitas dan keamanan perawatan merupakan hal penting untuk memberikan gambaran lengkap mengenai kualitas pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Bhayangkara Makassar adalah rumah sakit yang terletak di Kota Makassar. Sulawesi Selatan dan telah berdiri sejak tahun 1965 dan merupakan rumah sakit yang berdiri di bawah naungan Polisi Republik Indonesia. Rumah Sakit Bhayangkara Makassar memiliki ruang rawat inap sebanyak 11 ruangan termasuk ruang ICU. Tabel 1 Data Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2022 WAKTU INSIDEN JENIS TEMPAT GRADE 21/01/2022 Pasien terjatuh dari tempat tidur KTD Camar Hijau 28/01/2022 Stabilizer meledak KTD Poli THT Hijau 12/01/2022 Lampu padam KTD Admisi Hijau 19/02/2022 KTD Lab Hijau Sampel untuk 21/02/2022 pemeriksaan PA KTD Garuda Hijau 05/03/2022 KTD IGD Hijau Salah melaporkan hasil pemeriksaan Pemasangan gelang pasien dengan warna yang tidak Pengunjung 07/03/2022 terjatuh dari Perawat tertusuk 08/03/2022 Pegawai jatuh dari 15/03/2022 KTD Depan R. IGD Hijau KTD Merak Hijau KTD Poliklinik Hijau Berdasarkan Tabel 1 diataas dapat diketahui bahwa terdapat insiden dengan jenis Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dimana adanya insiden pasien jatuh dari tempat tidur yang terjadi di Ruang Camar. Terdapat pula insiden stabilizer meledak yang terjadi di Poli THT serta lampu padam yang terjadi di Ruang Admisi. Terjadinya insiden salah melaporkan hasil pemeriksaan di Ruang Lab dan sampel untuk pemeriksaan PA yang hilang di Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Ruang Garuda. Insiden pemasangan gelang pasien dengan warna yang tidak sesuai yang terjadi di Ruang IGD, kemudian adanya pengunjung yang terjatuh dari tangga di depan Ruang IGD serta terjadinya insiden perawat yang tertusuk jarum di Ruang Merak dan pegawai yang terjatuh dari tangga di Ruang Poliklinik dimana seluruh insiden ini masuk pada grade hijau. Berdasarkan tersebut, angka Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar masih termasuk pada grade hijau. Walaupun seluruh insiden diatas masuk pada grade hijau, hal ini masih dapat mempengaruhi pengalaman pasien . atient terhadap pelaksanaan keselematan pasien . atient safet. khususnya di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Oleh karena itu, peneliti melihat adanya pengaruh patient experience terhadap pelaksanaan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Peneliti meyakini melakukan perbaikan dalam pelaksanaan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, maka dapat memberi pengaruh terhadap patient experience di Rumah Sakti Bhayangkara Makassar. METODE Peneltian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Jl. Mappaodang No. Jongaya. Kec. Tamalate. Kota Makassar. Sulawesi Selatan. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 April sampai dengan30 Mei Berdasarkan data jumlah pasien rawat inap tahun 2021 di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar maka diperoleh jumlah populasi adalah sebesar 1. Berdasarkan Uji Slovin maka penelitian ini adalah sebanyak 296 pasien. Dalam penelitian ini menggunakan bentuk pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan dua jenis data yaitu data primer (Kuesione. dan data sekunder (Dokumentas. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Penganalisisan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu . Uji Instrumen Penelitian Dimana peneliti melakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap kuesioner untuk menguji setiap pernyataan apakah sudah layak . dan handal . Adapun hasil uji validitas dapat dilihat pada tabel ssebagai berikut: Tabel 2 Hasil Uji Validitas Item Keterangan Komunikasi Perawat (X. 0,713 0,114 Valid 0,500 0,114 Valid 0,677 0,114 Valid 0,560 0,114 Valid Komunikasi Dokter (X. 0,640 0,114 Valid 0,367 0,114 Valid 0,605 0,114 Valid 0,678 0,114 Valid Perawat Yang Responsif (X. 0,706 0,114 Valid P10 0,638 0,114 Valid P11 0,602 0,114 Valid P12 0,649 0,114 Valid Kenyamanan lingkungan fisik (X. P13 0,728 0,114 Valid P14 0,702 0,114 Valid P15 0,593 0,114 Valid P16 0,692 0,114 Valid Kontrol Rasa Nyeri (X. P17 0,725 0,114 Valid P18 0,595 0,114 Valid P19 0,753 0,114 Valid Komunikasi Tentang Obat (X. P20 0,733 0,114 Valid P21 0,652 0,114 Valid P22 0,678 0,114 Valid P23 0,628 0,114 Valid Discharge Planning (X. Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 P24 0,784 0,114 Valid P25 0,272 0,114 Valid P26 0,565 0,114 Valid Keselamatan Pasien (Y) 0,502 0,114 Valid 0,491 0,114 Valid 0,372 0,114 Valid 0,504 0,114 Valid 0,539 0,114 Valid 0,559 0,114 Valid 0,627 0,114 Valid 0,531 0,114 Valid 0,385 0,114 Valid Y10 0,362 0,114 Valid Y11 0,278 0,114 Valid Y12 0,272 0,114 Valid Y13 0,504 0,114 Valid Y14 0,539 0,114 Valid Y15 0,559 0,114 Valid Y16 0,627 0,114 Valid Y17 0,531 0,114 Valid Berdasarkan Tabel 2 dapat dilihat bahwa semua item pernyataan pada setiap variabel dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel . sehingga setiap item melanjutkan ke uji reliabillitas. Adapun hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 3 Hasil Uji Validitas Komunikasi Perawat CronbarchAos Alpha 0,728 Komunikasi Dokter 0,703 Reliabel Perawat Yang Responsif 0,749 Reliabel Kenymanan Fisik 0,760 Reliabel Kontrol Rasa Nyeri 0,766 Reliabel Komunikasi Tentang Obat 0,761 Reliabel Discharge Planning 0,668 Reliabel Keselamatan Pasien 0,724 Reliabel Item Keterangan Reliabel Berdasarkan Tabel 3 dapat dilihat bahwa hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai cronbachAos alpha lebih besar dari 0,60 sehingga dapat dikatakan semua item pernyataan pada setiap variabel dalam penelitian ini sudah reliabel. Analisis Univariat Pada penelitian ini analisis univariat bertujuan untuk melihat gambaran distribusi frekuensi terhadap pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan dan lama rawat inap. Sedangkan untuk analisis variabel independen dan dependen dalam penelitian ini yaitu komunikasi perawat, komunikasi dokter, perawat yang responsif, kenyamanan lingkungan fisik, kontrol rasa nyeri, komunikasi tentang obat dan discharge planning terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Analisis Bivariat Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji chi square yang digunakan untuk menganalisis hasil untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan. Selanjutnya data menggunakan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 26 untuk mengetahui adanya pengaruh pada variabel independen dan variabel dependen. Variabel yang di analisis yaitu pengalaman pasien yang meliputi komunikasi perawat, komunikasi dokter, perawat yang responsif, kenyamanan lingkungan fisik, kontrol rasa nyeri, komunikasi tentang obat dan discharge planning terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Analisis Multivariat Analisis multivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi logistic dimana regresi logistic merupakan teknik analisis data untuk menemukan hubungan antara dua variabel yaitu independent dan dependen. HASIL Hasil Analisis Univariat Pada penelitian ini analisis univariat dilakukan untuk melihat gambaran distribusi frekuensi terhadap pasien di ruang rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan terakhir serta lama rawat inap. Sedangkan untuk gambaran distribusi frekuensi jawaban variabel dalam penelitian ini yaitu berupa komunikasi perawat, komunikasi dokter, perawat yang responsif, kenyamanan Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 lingkungan fisik, kontrol rasa nyeri, komunikasi tentang obat serta ketika pasien meninggalkan rumah sakit di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Berikut menggunakan SPSS versi 26 : Deskripsi Karakteristik Responden Data responden memiliki peras penting karena data tersebut dapat menunjukkan karakteristik tertentu dalam responden. Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 4 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Usia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Usia Jumlah Persentase (%) (Tahu. Total Berdasarkan Tabel 4 di atas, distribusi frekuensi responden berdasarkan karakteristik usia di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari total 296 responden, sebagian besar responden berada pada rentang usia 36-45 tahun yang berjumlah 104 responden dengan persentase 35,0% sedangkan jumlah terendah berada pada usia 56-65 tahun sebanyak 12 responden dengan persentase 4,0%. Distribusi Karakteristik Berdasarkan Jenis Kelamin Responden Jenis Kelamin Jumlah . Distribusi Karakteristik Pekerjaan Responden Berdasarkan Tabel 6 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun Pekerjaan Jumlah Persentase . (%) Petani IRT Wiraswasta/Swasta PNS/TNI/POLRI Mahasiswa/Pelajar Tidak Bekerja Buruh Lainnya Total Berdasarkan Tabel 6 di atas, distribusi frekuensi responden berdasarkan karakteristik pekerjaan di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari total 296 responden, yang menunjukkan jumlah tertinggi yaitu status pekerjaan sebagai IRT dengan jumlah responden sebanyak 90 dengan persentase 30,% sedangkan jumlah terendah dengan status pekerjaan sebagai petani sebanyak 6 responden dengan persentase 2,0%. Distribusi Karakteristik Pendidikan Terakhir Responden Berdasarkan Tabel 6 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Tabel 5 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 berjumlah 170 responden dengan persentase 57,4% sedangkan responden laki-laki berjumlah 126 responden dengan persentase 42,6%. Pendidikan Terakhir Jumlah . Persentase (%) SMP SMA Persentase (%) S1/S2 Total Perempuan Laki-Laki Total Berdasarkan Tabel 5 di atas, distribusi karakteristik jenis kelamin di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari total 296 responden, sebagian besar responden Berdasarkan Tabel 4. 4 di atas, distribusi frekuensi responden berdasarkan karakteristik pendidikan di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari total 296 responden, yang memiliki jumlah tertinggi yaitu tingkat pendidikan SMA dengan jumlah responden sebanyak 137 dengan persentase 46,3% sedangkan jumlah terendah yaitu tingkat pendidikan SD yang berjumlah 5 responden Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 dengan persentase 1,7%. Variabel Komunikasi Dokter . Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Rawat Inap Tabel 7 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Rawat Inap di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Lama Rawat Inap Tabel 9 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Komunikasi Dokter di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun Komunikasi Dokter Baik Jumlah . Persentase (%) 2 Kurang Baik 2 hari Total 3 hari Pada tabel 9 distribusi responden berdasarkan variabel komunikasi dokter, sebagian besar responden memiliki pengalaman komunikasi yang baik dengan Berdasarkan Tabel 4. 5 di atas, dokter yaitu sebanyak 250 responden dengan distribusi frekuensi responden berdasarkan persentase 92,9% dan terdapat 46 responden dengan karakteristik lama rawat inap di ruang rawat persentase 15,5% yang memiliki pengalaman inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar komunikasi dokter yang kurang baik. Lebih dari 4 Total menunjukkan bahwa dari total 296 responden, yang memiliki jumlah tertinggi yaitu lama rawat inap selama 2 hari dengan jumlah responden sebanyak 121 responden dengan persentase 40,9% sedangkan jumlah terendah yaitu lama rawat selama lebih dari empat hari dengan jumlah 74 responden dengan persentase 25,0%. Deskripsi Variabel Penelitian Dengan gambaran data responden, penulis dapat mengetahui bagaimana kondisi setiap sub variabel yang telah diteliti mengenai pengaruh patient patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Variabel Komunikasi Perawat Tabel 8 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Komunikasi Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Komunikasi Perawat Baik Kurang Baik Total Pada tabel 8 distribusi responden berdasarkan variabel komunikasi perawat, pengalaman komunikasi yang baik dengan perawat yaitu sebanyak 283 responden dengan persentase 95,6% dan terdapat 13 4,4% responden yang memiliki pengalaman komunikasi perawat yang kurang baik. Variabel Perawat Yang Responsif Tabel 10 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Perawat Yang Responsif di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Perawat Yang Responsif Responsif Kurang Responsif Total Pada tabel 10 distribusi responden berdasarkan variabel perawat yang responsif, sebagian besar responden memiliki pengalaman perawat yang responsif yaitu sebanyak 276 responden dengan persentase 93,2% dan terdapat 20 responden dengan persentase 6,8% responden yang memiliki pengalaman perawat yang kurang responsive. Variabel Kenyamanan Lingkungan Fisik Tabel 11 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Kenyamanan lingkungan fisik di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Kenyamanan Lingkungan Fisik Nyaman Kurang Nyaman Total Pada tabel 11 distribusi responden berdasarkan variabel kenyamanan lingkungan fisik, sebagian besar responden memiliki pengalaman yang nyaman dengan kondisi fisik di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar yaitu sebanyak 282 responden dengan persentase 95,3% dan terdapat 14 responden dengan persentase 4,7% responden yang memiliki pengalaman kenyamanan lingkungan fisik yang kurang Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 . Variabel Kontrol Rasa Nyeri Tabel 12 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Kontrol Rasa Nyeri di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun Kontrol Rasa Nyeri berdasarkan variabel discharge planning, sebagian besar responden memiliki pengalaman yang baik terkait discharge planning yaitu sebanyak 151 responden dengan persentase 51,0% dan pasien yang memiliki pengalaman yang kurang baik terkait discharge planning sebanyak 145 responden dengan persentae 49,0%. Baik Kurang Baik 35,5Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Keselamatan 0Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Total Pada tabel 12 distribusi responden berdasarkan variabel kontrol rasa nyeri, pengalaman yang baik dengan perawat dan atau dokter yang melakukan kontrol rasa nyeri yaitu sebanyak 191 responden dengan persentase 64,5% dan pasien yang memiliki pengalaman kontrol rasa nyeri yang kurang baik sebanyak 105 responden dengan persentase 35,5%. Variabel Komunikasi Tentang Obat Tabel 13 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Komunikasi Tentang Obat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Komunikasi Tentang Obat Baik Kurang Baik Total Pada tabel 12 distribusi responden berdasarkan variabel komunikasi tentang obat, sebagian besar responden memiliki pengalaman yang baik terkait komunikasi tentang obat yaitu sebanyak 271 responden dengan persentase 8,4% dan pasien yang memiliki pengalaman komunikasi tentang obat yang kurang baik sebanyak 25 responden dengan persentase 8,4%. Variabel Discharge Planning Tabel 13 Distribusi Responden Berdasarkan Variabel Discharge Planning di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Discharge Planning Baik Kurang Baik Total Pada tabel 13 distribusi responden . Variabel Keselamatan Pasien Tabel 14 Makassar Tahun 2023 Keselamatan Pasien Baik Kurang Baik Total Pada tabel 4. 13 distribusi responden berdasarkan variabel keselamatan pasien, sebagian besar responden masuk dalam kategori tinggi terkait keselamatan pasien yaitu sebanyak 252 responden dengan persentase 76,0% dan pasien yang masuk dalam kategori rendah terkait keselamatan pasien yaitu sebanyak 71 responden dengan persentase 24,0%. Hasil Analisis Bivariat Analisis hubungan antara variabel ini bertujuan untuk melihat hubungan antar variabel dependen dan independen dengan menggunakan tabulasi silang . yaitu variabel komunikasi perawat, komunikasi dokter, perawat yang responsif, kenyamanan lingkungan fisik, kontrol rasa keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makasar. Variabel Komunikasi Perawat Tabel 15 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Komunikasi Perawat Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Keselamatan Pasien Total Komunikasi Perawat Baik Kurang Baik Total Baik Kurang Baik Nilai P=0,010 Berdasarkan tabel 4. 14 menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan komunikasi perawat pada kategori baik sebanyak 283 responden sebagian besar memilih kategori baik yaitu 219 responden . ,4%) sedangkan responden yang menyatakan komunikasi perawat pada kategori kurang baik diperoleh 13 responden yang sebagian besar memilih kategori kurang baik yaitu 7 responden . ,8%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi125 Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 square diperoleh P=0,010 lebih kecil dari a=0,05 (P < 0,. yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel komunikasi perawat terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023. perawat yang responsif pada kategori responsif sebanyak 276 responden sebagian besar memilih kategori baik yaitu 216 responden . ,3%) sedangkan responden yang menyatakan perawat yang responsif pada kategori kurang baik sebanyak 20 responden yang sebagian besar memilih kategori kurang baik yaitu 11 responden . ,9%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chisquare diperoleh P=0,001 lebih kecil dari a=0,05 (P < 0,. yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel perawat yang responsif terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023. Variabel Komunikasi Dokter Tabel 16 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Komunikasi Dokter Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Keselamatan Pasien Komunikasi Dokter Variabel Kenyamnan Lingkungan Fisik Total Kurang Baik Baik Nilai Tabel 18 %Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Kenyamanan Lingkungan Fisik Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Baik Kurang Baik Total P=0,062 Keselamatan Pasien Kenyamanan Kurang No 100,0 Lingkungan Baik Baik Fisik Total Nilai Berdasarkan tabel 16 menunjukkan 1 Nyaman 22,3 282 100,0 bahwa dari 296 responden yang menyatakan 2 Kurang 14 100,0 P=0,003 komunikasi dokter pada kategori baikNyaman 225 76,0 71 24,0 296 sebanyak 250 responden sebagian besar Total memilih kategori baik yaitu 195 responden Berdasarkan tabel 18 menunjukkan bahwa dari . ,0%) yang 296 responden yang menyatakan variabel kenyamanan menyatakan komunikasi dokter pada lingkungan fisik pada kategori nyaman sebanyak 282 kategori kurang baik diperoleh 46 responden responden yang sebagian besar memilih kategori baik yang sebagian besar memilih kategori baik yaitu 219 responden . ,7%) sedangkan responden yang yaitu 30 responden . ,2%). variabel kenyamanan lingkungan fisik pada kategori Hasil dengan kurang baik diperoleh 14 responden yang sebagian menggunakan uji chi-square diperoleh besar memilih kategori kurang nyaman yaitu 8 P=0,062 lebih besar dari a=0,05 (P > 0,. ,1%). yang berarti Ha ditolak dan H0 diterima. Hal Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chiini menunjukkan bahwa tidak terdapat square diperoleh P=0,003 lebih kecil dari a=0,05 (P < pengaruh variabel komunikasi dokter 0,. yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini terhadap keselamatan pasien di ruang rawat menunjukkan terdapat pengaruh variabel kenyamanan lingkungan fisik terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun . Variabel Perawat Yang Responsif Tabel 17 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Perawat Yang Responsif Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Perawat Yang Responsif Keselamatan Pasien Baik Total Kurang Baik . Variabel Kontrol Rasa Nyeri Tabel 19 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Kontrol Rasa Nyeri Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Nilai Keselamatan Pasien Komtrol Rasa Nyeri Responsif 2 Kurang Responsif 100,0 P=0,001 1 Baik Total 2 Kurang Baik Total Berdasarkan tabel 17 menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan Baik Total Kurang Baik Nilai 100,0 P=0,000 Berdasarkan tabel 19 menunjukkan bahwa dari Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Makassar Tahun 2023 296 responden yang menyatakan variabel Keselamatan Pasien kontrol rasa nyeri pada kategori baik Total Discharge Kurang sebanyak 191 responden sebagian besar Baik Nilai Planning Baik memilih kategori baik yaitu 161 responden ,3%) 1 Baik 23,2 151 100,0 menyatakan variabel kontrol rasa nyeri pada 24,8 145 100,0 P=0,740 kategori kurang baik diperoleh 105Kurang Baik responden sebagian besar memilih kategori Total 76,0 71 24,0 296 100,0 baik sebanyak 64 responden . ,0%). Berdasarkan tabel 21 menunjukkan bahwa dari 296 Hasil yang menyatakan variabel discharge planning pada menggunakan uji chi-square diperoleh kategori baik sebanyak 151 responden sebagian besar memilih P=0,000 lebih kecil dari a=0,05 (P < 0,. kategori baik yaitu 116 responden . ,8%) sedangkan responden yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal yang menyatakan variabel discharge planning pada kategori kurang ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel baik diperoleh 145 responden sebagian besar memilih kategori baik kontrol rasa nyeri terhadap keselamatan yaitu 109 responden . ,2%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit diperoleh P=0,740 lebih besar dari a=0,05 (P > 0,. yang berarti Ha Bhayangkara Makassar Tahun 2023. ditolak dan H0 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat . Variabel Komunikasi Tentang Obat pengaruh variabel discharge planning terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023. Tabel 20 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Komunikasi Tentang Obat Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 1 Baik 2 Kurang Baik Hasil Analisis Multivariat Uji regresi logistik ganda bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023. Total Nilai Analisis multivariat dengan uji regresi logistik akan diperoleh gambaran pengaruh antara variabel 271 100,0 independen secara bersama-sama . variabel dependen. 100,0 terhadap P=0,014 Total Komunikasi Tentang Obat Keselamatan Pasien Baik Kurang Baik Berdasarkan tabel 20 menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan variabel komunikasi tentang obat pada kategori baik sebanyak 211 responden sebagian besar memilih kategori baik yaitu 191 responden . ,9%) sedangkan responden yang menyatakan variabel komunikasi tentang obat pada kategori kurang baik diperoleh 25 responden sebagian besar memilih kategori baik yaitu 14 responden . ,0%). Hasil menggunakan uji chi-square diperoleh P=0,014 lebih kecil dari a=0,05 (P < 0,. yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun . Variabel Discharge Planning Tabel 21 Pengaruh Pengalaman Pasien Berdasarkan Variabel Discharge Planning Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Tabel 22 Hasil Analisis Regresi Logistik Variabel Independen Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 Variabel Sig. Exp(B) Komunikasi Perawat 1,384 0,016 3,992 Komunikasi Dokter 0,637 0,065 1,891 Perawat Yang Responsif 1,482 0,002 4,400 Kenyamanan Lingkungan Fisik 1,534 0,006 4,635 Kontrol Rasa Nyeri 1,235 0,000 3,438 Komunikasi Tentang Obat 1,016 0,018 2,763 Discharge Planning 0,090 0,740 1,095 Berdasarkan tabel 4. 21 di atas, hasil analisis regresi logistik variabel independen terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa variabel dengan nilai Exp(B) terbesar adalah variabel kenyamanan lingkungan fisik sebesar 4,635 sehingga variabel tersebut yang ditetapkan sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. PEMBAHASAN Penelitian Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 variabelnya terhadap penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023. Setelah memperoleh hasil penelitian dari proses pengolahan, analisa dan penyajian data, selanjutnya dilakukan pembahsan sesuai dengan variabel yang diteliti. Pembahasan dalam penelitan disajikan dalam bentuk narasi dengan meninjau referensi yang relevan serta beberapa penelitian terdahulu yang terkait dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis maka dapat diketahui bahwa patient experience dan variabelnya yaitu komunikasi perawat, lingkungan fisik, kontrol rasa nyeri serta komunikasi tentang obat memiliki pengaruh yang siginfikan terhadap penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan nilai p . < 0,05. Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan Variabel Komunikasi Perawat terhadap Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Hasil pengalaman pasien pada variabel komunikasi perawat diperoleh 283 memiliki pengalaman yang baik dalam hal komunikasi perawat di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar, pasien merasa perawat memperlakukan pasien dengan hormat dan sopan, perawat mendengarkan pasien dengan cermat, perawat juga menjelaskan tentang rencana pengobatan yang akan dilakukan, pasien juga memilih bahwa perawat menjelaskan hal-hal yang kurang atau tidak dimengerti oleh pasien agar pasien dapat mengerti. Hasil analisis bivariat dengan uji crosstabulation responden berdasarkan variabel komunikasi perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan baik dan baik sebanyak 219 . ,4%) responden dan yang menyatakan baik dan kurang baik . ,6%) Sedangkan yang menyatakan kurang baik dan baik sebanyak 6 . ,2%) responden dan yang menyatakan kurang baik dan kurang baik sebanyak 7 . ,8%). Komunikasi perawat kepada pasien dimulai ketika pasien pertama kali datang ke rumah sakit. Keramahan perawat dapat menjadi langkah awal dalam meminimalisir insiden keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan Variabel Komunikasi Dokter terhadap Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Berdasarkan pengalaman pasien pada variabel komunikasi dokter terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar diketahui bahwa komunikasi dokter tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pelaksanaan keselamatan pasien dengan nilai P 0,062 > 0,05 yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga pada hasil pengujian statistik membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan pengalaman pasien pada variabel komunikasi dokter terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian mengenai pengalaman pasien pada variabel komunikasi dokter diperoleh 250 responden memiliki pengalaman yang baik dalam hal komunikasi dokter di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar, pasien merasa dokter memperlakukan pasien dengan hormat dan sopan, dokter mendengarkan pasien dengan cermat. Namun masih terdapat 46 responden yang memiliki pengalaman kurang baik pada komunikasi dokter di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Berdasarkan apa yang terjadi di lapangan saat peneliti melakukan penelitian di rumah sakit Bhayangkara Makassar, komunikasi dokter kepada pasien berjalan dengan baik. Hasil crosstabulation responden berdasarkan variabel keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan baik sebanyak 250 . ,0%) responden dan yang menyatakan baik dan kurang baik sebanyak 55 . ,0%) responden. Sedangkan yang menyatakan kurang baik dan baik sebanyak 30 . ,2%) responden dan yang menyatakan kurang baik sebanyak 16 . ,8%) Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan Variabel Perawat Yang Responsif terhadap Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Berdasarkan pengalaman pasien pada variabel perawat yang responsif terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Makassar. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa perawat yang responsif memiliki pengaruh yang signifikan pasien dengan nilai P 0,001 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga pada hasil pengujian statistik membuktikan bahwa terdapat hubungan pengalaman pasien pada variabel pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil pengalaman pasien pada variabel perawat yang responsif diperoleh 276 responden memiliki pengalaman perawat yang responsif di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar, pasien menyatakan perawat sangat responsif ketika pasien meminta bantuan, sebagian besar pasien juga menyatakan bahwa tidak perlu waktu lama agar perawat datang ketika pasien membutuhkan Namun masih terdapat 20 resoponden yang memilki pengalaman pasien pada variabel perawat yang responsif pada kategori kurang responsif. Hasil analisis bivariat dengan uji variabel perawat yang responsif terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan responsif dan baik sebanyak 216 . ,3%) responden dan yang menyatakan responsif dan kurang baik sebanyak 60 . ,7%) responden. Sedangkan yang menyatakan kurang responsif dan baik sebanyak 9 . ,0%) responden dan yang menyatakan kurang responsif dan kurang baik sebanyak 11 . ,9%). Perawat yang responsif kepada pasien dimulai ketika pasien pertama kali datang ke rumah sakit. Keramahan perawat dapat menjadi langkah awal dalam meminimalisir insiden keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan Variabel Kenyamanan Lingkungan Fisik terhadap Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Hasil penelitian di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan menggunakan uji statistik Chi Square Signifikan dengan nilai P sebesar 0,003 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga pada hasil pengujian statistik pengalaman pasien pada variabel kenyamanan lingkungan fisik terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian mengenai pengalaman pasien pada variabel kenyamanan lingkungan fisik diperoleh 282 memiliki pengalaman yang baik dalam hal kenyamanan lingkungan fisik di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar. Pasien merasa nyaman dengan kebersihan ruang rawat inap serta kebersihan kamar mandi di ruang rawat inap. Pasien juga menyatakan kondisi Rumah Sakit Bhayangkara Makassar khususnya di ruang rawat inap sering dalam keadaan tenang tanpa kebisingan. Hasil crosstabulation responden berdasarkan variabel kenyamanan lingkungan fisik terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 296 responden yang menyatakan nyaman dan baik sebanyak 282 . ,7%) responden dan yang menyatakan nyaman dan kurang baik sebanyak 64 . ,6%) responden. Sedangkan yang menyatakan kurang nyaman dan baik sebanyak 6 . ,9%) responden dan yang menyatakan kurang nyaman dan kurang baik sebanyak 8 . ,1%). Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan Variabel Kontrol Rasa Nyeri terhadap Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Hasil penelitian di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan menggunakan uji statistik Chi Square Signifikan dengan nilai P sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga pada hasil pengujian statistik pengalaman pasien pada variabel kontrol rasa nyeri terhadap pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian mengenai pengalaman pasien pada variabel kontrol rasa nyeri diperoleh 191 responden memiliki pengalaman kontrol rasa nyeri yang baik di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar dan 105 responden yang memiliki pengalaman kontrol rasa nyeri yang kurang baik di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Mayoritas pasien merasa perawat/dokter senantiasa rutin mengecek rasa sakit yang dirasakan oleh pasien sudah berkurang atau belum. Berdasarkan pengamatan yang peneliti lihat saat melakukan penelitian, masih ada beberapa perawat yang kurang membantu dalam mengatasi nyeri yang Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 dialami pasien. variabel komunikasi tentang obat terhadap Hasil analisis bivariat dengan uji pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap crosstabulation responden berdasarkan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan variabel kontrol rasa nyeri terhadap bahwa dari 296 responden yang menyatakan baik pelaksanaan keselamatan pasien di ruang dan tinggi sebanyak 271 . ,9%) responden dan yang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara menyatakan baik dan rendah sebanyak 60 . ,1%) Makassar menunjukkan bahwa dari 296 Sedangkan yang menyatakan kurang baik responden yang menyatakan baik dan tinggi sebanyak 14 . ,0%) responden dan yang sebanyak 191 . ,4%) responden dan yang menyatakan kurang baik dan rendah sebanyak 11 menyatakan baik dan kurang baik . ,0%). sebanyak 30 . ,7%) responden dan yang 7. Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. menyatakan kurang baik sebanyak 41 Berdasarkan Variabel Discharge Planning terhadap . ,0%) responden. Kontrol rasa nyeri Penerapan Patient Safety (Keselamatan Pasie. di dapat berakibat pada terjadinya insiden Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara keselamatan pasien apabila tidak Makassar ditangani dengan benar, jika pasien yang Hasil penelitian mengenai pengalaman pasien mengalami nyeri akibat luka bakar tidak pada variabel discharge planning atau rencana segera mendapatkan tindakan yang pemulangan diperoleh 151 memiliki pengalaman tepat, hal ini bisa menyebabkan kejadian yang baik dalam hal discharge planning di ruang tidak diinginkan (KTD). rawat inap rumah sakit Bhayangkara Makassar. Pengaruh Patient Experience (Pengalaman Pasie. Berdasarkan menjelaskan mengenai hal-hal yang harus dihindari Variabel Komunikasi Tentang Obat ketika sudah meninggalkan rumah sakit nanti serta terhadap Penerapan Patient Safety perawat atau dokter juga menjelaskan mengenai (Keselamatan Pasie. di Ruang Rawat gejala atau masalah kesehatan yang harus Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar diwaspadai setelah pasien meninggalkan rumah sakit Berdasarkan Hal ini bisa menjadi salah satu tahap diketahui bahwa komunikasi tentang pencegahan terjadinya insiden keselamatan pasien. obat memiliki pengaruh yang signifikan Namun masih terdapat 145 responden yang memilih kategori tidak baik pada variabel discharge pasien dengan nilai P 0,014 < 0,05 yang planning, hal ini membuktikan bahwa pelaksanaan artinya Ha diterima dan H0 ditolak, discharge planning belum dapat dilaksanakan sehingga pada hasil pengujian statistik dengan optimal oleh perawat di ruang rawat inap membuktikan bahwa terdapat hubungan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Penyebab pengalaman pasien pada variabel discharge planning yang belum dilaksanakan dengan komunikasi tentang obat terhadap optimal adalah salah satunya karena kondisi pasien pelaksanaan keselamatan pasien di ruang yang berbeda-beda sehingga menyebabkan perawat rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara kewalahan dalam melaksanakan discharge planning Makassar. secara optimal. Hasil pengalaman pasien pada variabel komunikasi tentang obat diperoleh 271 SIMPULAN memiliki pengalaman yang baik dalam Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab hal komunikasi tentang obat di ruang sebelumnya maka kesimpulan penelitian ini adalah rawat inap rumah sakit Bhayangkara sebagai berikut: Makassar, pasien menyatakan bahwa 1. Terdapat pengaruh antara patient experience pada perawat memberitahu pasien mengenai variabel komunikasi perawat terhadap pelaksanaan kegunaan obat yang akan diberikan, patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit perawat juga menjelaskan mengenai Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. efek samping dari penggunaan obat yang 2. Tidak erdapat pengaruh antara patient experience akan dikonsumsi oleh pasien serta pada variabel komunikasi dokter terhadap perawat sering mengingatkan tentang pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap jadwal minum obat dan perawat cukup Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 rutin menanyakan kondisi pasien setelah (Sig=0,. mengkonsumsi obat . Terdapat pengaruh antara patient experience pada Hasil analisis bivariat dengan uji variabel responsif terhadap pelaksanaan patient crosstabulation responden berdasarkan Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. Terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel kenyamanan lingkungan fisik terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. Terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel kontrol rasa nyeri terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. Terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel komunikasi tentang obat terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. Tidak terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel discharge planning terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Tahun 2023 (Sig=0,. SARAN Rumah Sakit Bhayangkara Makassar khususnya di ruang rawat inap sebaiknya dapat meningkatkan komunikasi dokter dan pasien dalam upaya pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap yang kemudian akan berdampak baik terhadap pengalaman pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sebaiknya mendukung dan meningkatkan pengetahuan para perawatnya dengan membuat berbagai kebijakan seperti sosialiasasi dan pelatihan internal tentang discharge planning sehingga pelaksanaan discharge planning di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dapat berajalan dengan optimal Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Pelaksanaan Perencanaan Pulang (Discharge DAFTAR PUSTAKA