JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Volume 10 No 2 Agustus 2023 Analisis Kualitas Pelayanan Pendidikan Dengan Menggunakan Metode Eduqual dan Importance Performance Analysis Andry Setiawan1,2. Zulfa Fitri Ikatrinasari1. Herry Agung Prabowo1 Magister Teknik Industri. Universitas Mercubuana Jl Raya. RT. 4/RW. Meruya Sel. Kec. Kembangan. Jakarta. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11650 Email: andriysetiawan755@gmail. Teknik Industri. Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu hal utama yang akan menopang kemajuan suatu negara. Perguruan tinggi merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran untuk mendidik dan menyiapkan masyarakat sehingga memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan ilmu pengetahuan. Keberhasilan penyelengara pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan yang diberikan, dan mengetahui aspek mana saja yang berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan dimensi Education Quality . yang terdiri dari aspek hasil belajar, ketanggapan, fasilitas fisik, pengembangan pribadi, akademik dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengindentifikasi dan melihat keinginan yang diharapkan oleh mahasiswa untuk meningkatkan kepuasan pelayanan pendidikan. Responden pengukuran kualitas pelayanan dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2017-2020 dengan menggunakan teknik pengambilan sample quota sampling. Hasil kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ujivaliditas dan reliabilitas. Hasil perhitungan GAP dimensi eduqual menunjukan masing Ae masing dimensi masih belum dapat memenuhi harapan mahasiswa. Berdasarkan hasil perhitungan Importance Performance Analysis dimensi fasilitas fisik yang menjadi fokus yang menjadi perbaikan perguruan tinggi. Kata kunci: Eduqual, kualitas pelayanan, pendidikan. Importance Performance Analysis ABSTRACT Education is one of the main things that will sustain the progress of a country. Higher education is an educational institution that has the role of educating and preparing society so that it has academic and professional abilities that can apply and develop knowledge. The success of education providers is largely determined by the quality of the services provided. This study aims to measure the level of student satisfaction with the services provided and find out which aspects affect student satisfaction. This study uses the Education Quality . dimension, which consists of aspects of learning outcomes, responsiveness, physical facilities, personal development, academics, and Importance Performance Analysis (IPA), to identify and see the desires expected by students to increase satisfaction with educational services. Respondents for measuring service quality in this study were students from the 2017Ae2020 class using the quota sampling technique. The results of the questionnaire obtained were analyzed using validity and reliability tests. The results of the equivalence dimension GAP calculation show that each dimension still cannot meet student expectations. Based on the results of the Importance Performance Analysis calculation, the dimensions of physical facilities are the focus of higher education improvement. Keyword : Eduqual, service quality, education. Importance Performance Analysis DOI: /10. 24853/jisi. JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi PENDAHULUAN Kemajuan dari suatu negara dapat diukur dari kualitas dan sistem pendidikan yang ada pada negara tersebut. Negara tanpa pendidikan akan tertinggal dari negara lain. Kualitas pendidikan di Indonesia memprihatinkan, ini dapat dibuktikan oleh data survei yang telah dilakukan oleh Program for International Student Assesment (PISA) pada tahun 2019, kualitas pendidikan Indonesia berada pada posisi 71 diantara 77 negara lain (Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), 2018-2. Survei yang dilakukan oleh PISA menempatkan Indonesia pada peringkat 71 dan masih jauh tertinggal di bawah negara tetangga seperti Malaysia yang menempati peringkat ke-48 dan Singapura yang menempati peringkat ke-2. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa Indonesia memiliki 3 jenjang pendidikan formal, terdiri dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi. Menurut (Prabowo et al. , 2. perguruan menghasilkan manusia yang berkualitas keterampilan serta penguasaan teknologi. Oleh karena itu, peran perguruan tinggi merupakan kunci daya saing suatu bangsa. Menurut (PDDikti, 2. terdapat kurang 593 perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Berikut data jumlah perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Gambar 1. 2 Jumlah perguruan tinggi di Indonesia P-ISSN : 2353 Ae 2085 E-ISSN : 2550 Ae 083X Berdasarkan gambar 1. 2, jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia kurang lebih sebanyak 3. 044 dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya Banyaknya perguruan tinggi ini maka akan secara otomatis meningkatkan persaingan antar perguruan tinggi yang Salah satu cara untuk menarik minat meningkatkan kualitas pelayanan yang ditawarkan oleh perguruan tinggi tersebut. Menurut (Jain et al. , 2. institusi akademik perlu terus berinovasi dan menemukan cara baru untuk melayani mahasiswa secara lebih efektif. Menurut (Aboubakr & Bayoumy, 2. penjaminan kualitas pelayanan pendidikan merupakan hal yang penting bagi kelangsungan lembaga akademik. Di Indonesia, terdapat salah satu Perguruan Tinggi swasta tertua di Jakarta, salah satunya Perguruan Tinggi X yang berlokasi di Jakarta Pusat. Bertambahnya usia, ada kebutuhan untuk memperbaiki diri dalam menghadapi perkembangan global dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Perguruan Tinggi perlu menyadari bahwa meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan merupakan suatu hal yang harus dilakukan untuk Meningkatnya mahasiswa ini diharapkan akan berdampak kepada loyalitas mahasiswa terhadap perguruan tinggi. Menurut (Solekhul Amin, 2. mahasiswa yang loyal akan menjadi salah satu aset universitas yang paling berharga, karena mahasiswa tersebut bersedia untuk mempromosikan memberikan umpan balik yang positif dan mengurangi dampak serangan dari kompetitor atau institusi serupa. Demi perbaikan kualitas pelayanan pendidikan, pelayanan pendidikan di Perguruan Tinggi. JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Menurut (Debora & Hernadewita, 2. kualitas layanan ini berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa. Evaluasi pelayanan kualitas pendidikan dapat berguna untuk mengetahui yang sebenarnya diharapkan dan apa yang selama ini dipersepsikan oleh Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek mana yang menjadi perioritas perbaikan agar Perguruan Tinggi bisa menghasilkan kualitas pelayanan pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan dimensi Eduqual (Education Qualit. untuk melakukan evaluasi pelayanan pendidikan. Menurut (Hardinto. Raden et al. , 2. terdapat 4 dari 5 instrumen eduqual yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Metode Importance Performance Analysis (IPA) yang dikembangkan oleh (Martilla & James, 1. sebagai alat untuk mengukur kinerja kepuasan pelayanan mahasiswa/pelanggan, sehingga metode Importance Performance Analysis (IPA) ini berfungsi untuk memudahkan dalam mengidentifikasi atribut Ae atribut yang dianggap penting oleh mahasiswa. Menurut (Esmailpour et al. , 2. dengan menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dapat melihat apa yang menjadi keinginan pelanggan dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan TINJAUAN PUSTAKA Kualitas Pelayanan Kualitas pelayanan menurut (Kasmir, 2. didefinisikan sebagai tindakan atau tindakan seseorang atau suatu organisasi untuk membuat pelanggan, sesama karyawan, dan pimpinan puas. Pelayanan biasanya didefinisikan sebagai upaya seseorang atau organisasi untuk memenuhi kebutuhan orang lain. (Moenir, 2. menyebutkan bahwa kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama dari pelayanan. (Tjiptono, 2. mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan sangat penting untuk membuat setiap perusahaan penyedia jasa yang berbeda, berposisi, dan bersaing. Volume 10 No 2 Agustus 2023 Education Quality (Eduqua. Pada dunia pendidikan, pelayanan berkaitan dengan budaya pendidikan yang baik, hasil pendidikan yang luar biasa, perkembangan, dan manajemen adaptif, administrasi yang teratur, dan lulusan yang berkualitas tinggi (Mahapatra & Khan. Menurut (Khan & Ali, 2. EduQUAL terdiri dari lima dimensi yaitu fasilitas fisik, akademik, hasil belajar, daya tanggap, dan pengembangan kepribadian. Kelima dimensi tersebut mengukur kualitas pelayanan di bidang pendidikan, berikut indikator kualitas pelayanan pendidikan eduqual : Hasil . earning sekolah/penyelenggara pendidikan untuk menyediakan layanan dalam memenuhi capaian pembelajaran. Ketanggapan . , adalah pelanggan/mahasiswa memberikan layanan yang cepat. Fasilitas fisik . hysical facilitie. , merupakan mencakup hal yang berupa fasilitas fisik, perlengkapan, petugas, . Pengembangan kepribadian . ersonality kepribadian dan pengetahuan dari peserta didik. Akademik . Indikator akademik ini mencakup kemampuan keahlian pengajar dan proses akademik Importance Performance Analysis (IPA) Importance Performance Analysis (IPA) dikembangkan oleh John A. Martilla dan John C. James pada tahun 1977. Konsep ini berasal dari konsep Satisfaction Quality. Konsep ini berisikan cara menterjemahkan keinginan konsumen dan penyedia jasa untuk menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas, baik berwujud JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi maupun tidak berwujud (Supranto, 2. Menurut (Zeithaml et al. , 2. Analisis Importance Performance (IPA) adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja suatu produk, layanan, atau organisasi berdasarkan persepsi pengguna terhadap pentingnya atribut-atribut yang dimiliki oleh produk, layanan, atau organisasi tersebut. Berikut matriks Importance Performance Matrix. Gambar 2. 1 Importance Performance Matrix (IPA) . Concentrate Here, pada kuadran ini menunjukan bahwa penanganan harus diprioritaskan oleh pihak manajemen dikarenakan memiliki tingkat kepentingan yang tinggi dan tingkat kinerja yang . Keep up to Good Work, pada kuadran ini menunjukan bahwa penanganan harus tingkat kepentingan yang tinggi dan tingkat kinerja yang tinggi . Low priority, pada kuadran ini menunjukan daerah prioritas rendah dikarena memiliki tingkat kepentingan yang rendah dan memiliki tingkat kepuasan juga rendah. Possible Over Kill, pada kuadran ini menunjukan daerah berlebih karena terdapat faktor yang bagi pelanggan tidak penting tetapi dilaksanakan perusahaan dengan baik. Kuadran ini memiliki tingkat kepentingan rendah, sedangkan tingkat kepuasan kinerja tinggi sehingga bukan menjadi perioritas yang diperbaiki. METODE PENELITIAN POPULASI dan SAMPEL Penelitian ini dilakukan di salah satu Universitas swasta di Jakarta pada bulan November Ae Desember 2022. Populasi pada P-ISSN : 2353 Ae 2085 E-ISSN : 2550 Ae 083X penelitian ini adalah mahasiswa/i angkatan 2018-2021 sebanyak 1236 populasi. Tabel 3. 1 Jumlah Populasi Sumber : bagian akademik Pengambilan sample pada penelitian ini menggunakan perhitungan slovin dengan batas error 10%. Berikut perhitungan slovin. = 92,5 OO 93 Teknik pengambilan sampel ini menggunakan non random sampling dan dengan quota Quota sampling ini merupakan teknik pengambilan sample berdasarkan populasi dengan mempunyai ciri tertentu sampai jumlah kuota yang ditetapkan. Berikut tabel perhitungan kuota sampling. Tabel 3. 2 Kuota jumlah sampel Sumber : Hasil perhitungan Berikut contoh perhitungan kuota sampel: D3- Teknik OAB : x 93 = 2,6 OO 3 JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI S1 Teknik Sipil : x 93 = 10,6 OO11 Dst. Berdasarkan perhitungan proporsi yang telah dilakukan didapatkan hasil total proporsi sample sebanyak 97 responden dan untuk mengantisipasi penyimpangan atau error kuesioner, sehingga peyebaran kuesioner digenapkan menjadi 100 kuesioner yang disebar kepada mahasiswa. Variabel Penelitian Variabel yang digunakan dalam pembuatan kuesioner pada penelitian ini adalah berdasarkan 5 dimensi Eduqual. Dimensi Eduqual pengembangan instrumen Servqual yang Learning Outcome. Responsiveness. Phisical Facilities. Personality Development, dan Academic (Mahapatra & Khan, 2. Kuesioner dibuat dengan skala likert 1-5 supaya lebih sederhana dan memiliki titik tengah yang dijelaskan untuk menjelaskan keraguan atau netral dalam memilih jawaban Tabel 3. 3 Item Penelitian Item Penelitian Aspek Hasil Belajar (Learning Outcom. Pelatihan untuk menguasai teknologi pada Pendidikan berorientasi praktik Pengajaran beradaptasi terhadap teknik Ae teknik modern Desain struktur materi perkuliahan berdasarkan kebutuhan kerja Mahasiswa dilatih kemampuan memecah Aspek Ketanggapan (Responsives. Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri perkualiahan Kecepatan staff pelayanan dalam memberikan Kesopanan dan kesediaan staff untuk membantu Staff Kesederhanaan prosedur pelayanan dan 10 Kesiapan dosen Pembimbing Akademik (PA) dalam menanggapi keluhan mahasiswa yang menyangkut proses perkuliahan Aspek Fasilitas Fisik (Physical Facilitie. Laboratorium dilengkapi fasilitas modern Volume 10 No 2 Agustus 2023 Kelengkapan sumber daya dan peralatan pembelajaran (AC. Infokus dl. Konektifitas internet Wi-FI dikampus Perpusatakaan menyediakan buku/jurnal/literatur lainya yang lengkap dan up to date untuk menunjang perkuliahan Fasilitas kampus bersih dan rapih Ketersediaan kotak saran Ketersedian layanan kesehatan Pengembangan Pribadi (Personality Developmen. Dukungan aktifitas olahraga Peningkatan pengetahuan melalui praktik Dukungan aktivitas minat dan bakat /ekstrakurikuler Penghargaan terhadap mahasiswa berprestasi Akademik (Academi. Evaluasi belajar setiap semester Kopetensi dosen dalam mata pelajaran Pengajar memberikan perkuliahan yang efektif (Terstruktur, sesuai jadwal dan silabu. dalam proses pembelajaran Pengajar memeberikan materi yang mudah untuk dipahami Pengolahan data dilakukan dengan cara uji validitas dan reliabilitas. Pengukuran GAP persepsi dan harapan menggunakan dimensi Eduqual dan untuk mengukur Importance Performance Analysis (IPA). PENGOLAHAN DATA Pengolahan data dilakukan dengan melakukan uji Validitas dan Reliabilitas. Uji validitas ini untuk menentukan sampai seberapa bagus suatu alat ukur yang dikembangkan mampu mengukur suatu instrumen tertentu yang nantinya akan diukur atau apakah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data benar Ae benar mengukur apa yang ingin Menurut (Sugiyono, 2. uji reliabilitas merupakan sebuah uji yang mengetahui apakah kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan data sudah dapat dikatakan reliabel atau tidak. Pengujian reliabilitas ini menggunakan JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi Cronbach Alpha. Tingkat ketelitian 5% dan tingkat keyakinan diasumsikan 95%. Setelah melakukan pengujian kuesioner, selanjutnya adalah melakukan perhitungan GAP untuk mengukuran tingkat kualitas pelayanan pendidikan didasarkan pada kinerja . dan nilai ekspektasi . yang diberikan mahasiswa sebagai Setelah mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, menggunakan Importance Performance Analysis (IPA), yang bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan pendidikan pelanggan berbanding dengan yang Rendahnya pelayanan Harapan Learning Outcome . Responsivene ss . Phisical Facilities . Personality Development . Academic . Personality Development . Academic . GAP ? Learning Outcome . Responsivene ss . Phisical Facilities . P-ISSN : 2353 Ae 2085 E-ISSN : 2550 Ae 083X Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa dari 100 responden yang berdasarkan angkatan paling banyak adalah angkatan 2020 sebanyak 67 responden dengan presentase 67%. Jenis Kelamin Tabel 4. 2 Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin Sumber : Hasil Perhitungan Berdasarkan perhitungan tabel diatas, diketahui bahwa dari 100 responden berdasarkan karakteristik jenis kelamin didominasi oleh laki Ae laki yaitu sebanyak 65 responden dengan persentase 65%, sedangkan perempuan sebanyak 35 orang dengan presentase 35%. Program Studi Tabel 4. 3 Karakteristik responden berdasarkan Program Studi Persepsi Importance Performance Analysis (IPA) Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan Gambar 3. 1 Kerangka Pemikiran HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden . Angkatan Tabel 4. 1 Karakteristik responden berdasarkan angkatan Sumber : Hasil Perhitungan Presentase Tingkat kepuasan Responden Hasil penyebaran kuesioner yang sudah dilakukan dapat menggambarkan tingkat kepuasan pelayanan. Berikut hasil presentase responden berdasarkan tingkat kepuasan. Tabel 4. 4 Presentase tingkat kepuasan Sumber : Hasil Perhitungan Sumber : hasil perhitungan JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Berdasarkan tabel diatas, diketahui tingkat pelayanan mahasiswa 6% merasa sangat puas, 18% merasa puas, 51% cukup puas, 20% kurang puas dan 6% tidak puas. Uji Instrumen Penelitian Berikut ini hasil pengolahan data menggunakan SPSS untuk variabel persepsi/kondisi saat ini pelayanan pendidikan menurut mahasiswa pada setiap item pertanyaan (X) terhadap skor total (Y) dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 4. 4 Uji Validitas Volume 10 No 2 Agustus 2023 Tabel 4. 5 Uji Reliabilitas Persepsi Sumber : Hasil perhitungan SPSS Tabel 4. 6 Uji Reliabilitas Harapan Sumber : Hasil perhitungan SPSS Tabel instrument penelitian ini reliable, karena nilai cronbachAos alpha > 0,7 (Ghozali. Analisis GAP Education Quality (Eduqua. Hasil jawaban kuesioner yang sudah diterima lalu dilakukan analisis GAP antara harapan dan persepsi Eduqual. Berikut hasil Analisis GAP Eduqual. Tabel 4. 7 GAP dimensi Eduqual Dimensi Nilai rata Ae GAP EduQual Hasil Belajar 3,04 4,38 -1,34 Ketanggapan 3,13 4,32 -1,19 Fasilitas Fisik 2,72 4,42 -1,70 Pengembangan 2,99 4,38 -1,40 Kepribadian Akademik 3,11 4,42 -1,31 Rata - rata -1,39 Sumber : Hasil perhitungan Sumber : Hasil Perhitungan SPSS Berdasarkan tabel diatas dapat dikatakan valid dikarenakan nilai r hitung > r tabel (Sugiyono, 2. Setelah dilakukan pengujian validitas dan semua item pernyataan kuesioner sudah dinyatakan Pengujian reliabilitas ini Alpha Cronbach dengan menggunakan SPSS. 1,44 1,38 1,62 1,47 1,42 1,46 Tabel diatas menunjukan bahwa nilai GAP dan kualitas pendidikan paling rendah dimiliki dimensi fasilitas fisik dengan nilai GAP -1,70 dan nilai Q = 1,62. Dimensi terendah ketiga adalah hasil belajar, dimensi terendah keempat akademik, dan JISI: JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI Website: http://jurnal. id/index. php/jisi Analisis Importance Performance Analysis (IPA) Gambar 4. 1 Diagram IPA Gambar diagram kartesius diatas terbentuk dari perpotongan antara rata rata skor harapan . aris horizonta. dengan memiliki nilai 4,55 terhadap rata Ae rata skor persepsi . aris vertika. dengan memiliki skor 2,97. Hasil IPA ini didapatkan dari 100 data sample dengan menggunakan software SPSS dan menunjukan bahwa ada 4 item yang terkumpul dikuadran A, kuadran ini menjadi fokus perbaikan. Berikut item yang terdapat pada kuadran A. Tabel 4. 8 Tingkat harapan mahasiswa Sumber : Hasil Perhitungan KESIMPULAN Hasil pengukuran kualitas pelayanan pendidikan diperoleh nilai kepuasan dengan sebesar 6% sangat baik, 18% baik, 51% cukup baik, 20% kurang baik dan 6% tidak baik. Aspek perbaikan yang diperioritaskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan P-ISSN : 2353 Ae 2085 E-ISSN : 2550 Ae 083X Perguruan Tinggi adalah dimensi fasiltas fisik, dengan indikator penilaian adalah kelengkapan kelengkapan sumber daya peralatan pengajaran seperti (AC,Infokus dl. , kecepatan konektfitas layanan internet WI-FI, dan kemudahan pelayanan perpustakaan yang up to date untuk menunjang perkuliahan. Dimensi eduqual ini sudah dapat mencerminkan kualitas pelayanan di bidang pendidikan. Berdasarkan hasil kesimpulan yang didapat, rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan adalah perbaikan beberapa fasilitas fisik (Physical Facilitie. yang berkaitan dengan penunjang kegiatan perkuliahan. Identifikasi kebutuhan pelayanan pendidikan perlu disesuaikan antara kebutuhan mahasiswa dengan fasilitas yang akan disiapkan oleh perguruan tinggi. Penelitian yang akan datang dapat dilakukan pada ruang lingkup yang lebih luas yaitu lingkup Universitas supaya hasil analisa menjadi lebih luas. Pengembangan penelitian selanjutnya dapat menambahkan beberapa indikator dimensi eduqual yang sesuai dengan situasi dan kondisi penelitian dimasa yang akan datang. DAFTAR PUSTAKA