JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 1347-1356 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SD NEGERI 29 RANTAU BATU PASAR Intan Suri Bagindo1. Ari Aprilia Dwiana2 1,2 Universitas Rokania. Indonesia Email: intansuribagindo739@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 10 September 2025 Final Revised: 15 September 2025 Accepted: 19 September 2025 Published: 29 September 2025 Keywords: Learning media Audio visual Interest in learning Pancasila Education ABSTRAK The application of audio-visual learning media in elementary schools, especially in Pancasila Education subjects, has an impact not only on the effectiveness of understanding the material but also on improving students' social skills. This study aims to determine the influence of audio-visual learning media on the learning interest of grade IV students in Pancasila Education subjects. The background of this research is based on the low interest of students in learning Pancasila Education material which is theoretical and contextual. The method used in this study is Kuantitative with a quasi-experimental approach, which involves two classes, namely the experimental class that uses audio-visual media and the control class that uses conventional methods. The data collection technique is by learning interest questionnaires, observation and documentation. The results of the study show that the use of audio-visual learning media significantly increases students' interest in learning, which can be seen from the increased enthusiasm, attention and activeness of students during the learning process. The conclusion of this study is that audio visual learning media has a positive effect on increasing students' learning interest in Pancasila Education subjects. ABSTRAK Penerapan media pembelajaran audio visual di sekolah dasar, khususnya pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila, memberikan dampak tidak hanya pada efektifitas pemahaman materi tetapi tetapi juga pada peningkatan keterampilan social siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap minat belajar siswa kelas IV dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila yang bersifat teoritis dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Adalah Kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu . uasi eksperime. , yang melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media audio visual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data yaitu dengan kuesioner minat belajar, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan media pembelajaran audio visual secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa, yang terlihat dari meningkatnya antusiasme, perhatian dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran Kesimpulan dari penelitian ini Adalah media pembelajaran audio visual berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Kata kunci: Media Pembelajaran. Audio Visual. Minat Belajar. Pendidikan Pancasila. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar PENDAHULUAN Salah satu yang menjadi ciri pada masa sekarang adalah media pembelajaran audio visual yang sudah menjadi bagian dari dunia pendidikan, termasuk pendidikan di sekolah Dalam pembelajaran pendidikan pancasila, media ini memiliki banyak potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa. Dengan menggunakan media audio visual kemungkinan besar dapat membantu siswa untuk memahami materi pembelajaran secara logis dan sederhana. Yang mana dalam mata pelajaran pancasila banyak terkandung konsepkonsep abstrak dan teoritis, seperti nilai-nilai luhur bangsa, prinsip demokrasi, dan hak serta kewajiban warga negara. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa media audio visual mampu meningkatkan daya tarik pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa di kelas rendah, termasuk kelas IV SD (Munir, 2. Penerapan media pembelajaran audio visual di sekolah dasar, khususnya pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila, memberikan dampak tidak hanya pada efektifitas pemahaman materi tetapi tetapi juga pada peningkatan keterampilan social siswa. Karena dalam pembelajaran Bersama menggunakan media tersebut dengan implikasi banyaknya interaksi bukan hanya antara siswa dan guru, tetapi juga antara siswa, baik secara kelompok maupun individu. Media yang ditampilkan memberikan sarana bagi siswa untuk terbiasa berpikir kritis dan menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, serta membentuk karakter siswa yang lebih baik. Menurut (Susanto, 2. , dalam penelitiannya media pembelajaran berbasis audio visual membantu siswa lebih terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran karena penyampaian materi oleh guru lebih menarik dan mudah dipahami. Selain itu, media audio visual juga memungkinkan adanya personalisasi dalam pembelajaran, dimana siswa dapat belajar dengan gaya mereka sendiri. Karena itu, penting bagi guru untuk memanfaatkan teknologi ini guna meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran. Masalah yang perlu diperhatikan, yaitu walaupun media pembelajaran audio visual merupakan salah satu jenis media pembelajaran yang dapat menanamkan minat belajar siswa, tantangan terbesar dalam penerapannya disekolah dasar adalah fasilitas yang ada. Fasilitas seperti komputer, proyektor dan jenis fasilitas lainnya masih sangat terbatas dibeberapa daerah yang tidak memiliki akses teknologi maupun anggaran yang kurang Oleh karena itu pengguanaan media audio visual menjadi seakan-akan tidak optimal, yang membuat pelajaran yang diharapkan menjadi lebih menarik menjadi terbatas dengan fasilitas tersebut. Pembelajaran interaktif dan menarik dalam beberapa kasus pembelajaran nilai seperti pendidikan pancasila, tidak mungkin dilakukan karena kekurangan fasilitas yang sudah ada, dan akan mempengaruhi keberhasilan penerapan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah. (Hidayat, 2. Beberapa studi lain juga telah menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian yang dilakukan oleh (Setiawan, 2. menjelaskan bahwa penggunaan media yang interaktif dapat membantu siswa untuk lebih terlibat dalam kegiatan pembelajaran, tertarik dalam mengembangkan minat belajar tentang hal-hal tertentu yang diajarkan karena merasa lebih tertantang dan paham terhadap topik. Jika siswa terlibat dalam pembelajaran, hasil belajar mereka akan menjadi lebih baik, demikian juga dengan minat belajarnya. Penggunaan media audio visual memungkinkan siswa terlibat dalam pembelajaran mereka, sehingga mereka bukan hanya sebagai pendengar pasif tetapi setiap siswa akan terlibat aktif kedalam materi pelajaran yang diajarkan. Penelitian ini melibatkan penggunaan media pembelajaran audio visual untuk membuktikan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar apakah pembelajaran pendidikan pancasila akan menjadi lebih menarik dengan partisipasi siswa dan keterlibatan siswa akan berpengaruh pada hasil pembelajaran. Secara keseluruhan, penelitian ini memiliki urgensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran disekolah dasar, khususnya meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran pendidikan pancasila melalui penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan. Penelitian eksperimental yang dilakukan (Widiyanti. Suryadi. , & Setiawan, 2. mengindikasikan adanya kesenjangan antara potensi media audio visual dengan implementasinya di sekolah dasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa secara komperensif pengaruh media audio visual terhadap minat belajar siswa kelas IV dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif. Dengan desain eksperimen, penelitian ini akan mengukur pengaruh media audio visual terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas IV di sd negeri 29 rantau batu pasar. Media audio visual adalah variable independent dalam penelitian ini, sedangkan variable dependennya adalah minat belajar siswa terhadap mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan juli 2025, yang mana penelitian dilakukan di SD Negeri 29 rantau batu pasar. Populasi dalam penellitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, dan sampel penelitian di ambil menggunakan Teknik purposive sampling, yaitu memilih kelas IV sd yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Prosedur penelitian Persiapan : peneliti menyiapkan media pembelajaran audio visual yang akan digunakan dalam pembelajaran. Pretest : kedua kelompok akan diberikan pretest untuk mengukur Tingkat minat belajar dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Perlakuan : kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan media pembelajaran audio visual dan kelompok control siswa mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Posttest : setelah pembelajaran selesai, kedua kelompok diberikan posttes untuk mengukur pemahaman dan minat belajar siswa terhadap materi yang di ajarkan. Analisis data : data yang diperoleh akan di analisis menggunakan uji statistic t-test, untuk mengetahui perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok control. Instrument penelitian Kuesioner minat belajar : kuesioner yang terdiri dari indicator minat belajar, yang ditinjau dari aspek perhatian, keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Lembar observasi : digunakan untuk mencatat keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Tes hasil belajar : berfungsi untuk melihat seberapa jauh Teknik media audio visual dalam pembelajaran membuat pemahaman dan hasil belajar siswa, naik atau tidak pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Uji coba instrument uji validitas : validitas instrument akan di uji dengan menggunakan validitas isi uji reliabilitas : diuji menggunakan koefisien Alpha Cronbach, instrument dikatakan reliabel jika nilai lebih besar dari 0,60. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar Teknik pengumpulan data Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data nya menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data Uji validitas : untuk memastikan bahwa instrument yang digunakan dalam penelitian bener-bener mengukur minat belajar siswa. Uji normalitas : untuk mengetahui apakah data yang dikumpulkan terdistribusi secara normal, dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov atau Shapiro-Wilk. Uji homogenitas : uji levene digunakan untuk homogenitas varians antara kedua Uji hipotesis : untuk menguji apakah ada perbedaan yang signifikan anatar minat belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran audio visual dan yang metode konvemsional, dengan menggunakan uji independent t-test. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar. Kecamatan Lingo Sari Baganti. Kabupaten Pesisir Selatan. Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan di kelas IV. Sebelum melakukan penelitian, peneliti sudah menyiapkan kuesioner untuk di bagikan pada siswa yang akan menjadi sampel dalam penelitian ini. Kuesioner yang telah disiapkan maka dilakukan uji coba kepada populasi yang tidak termasuk ke dalam sampel penelitian Uji coba ini dilakukan untuk menentukan validitas dan reliabilitas kuesioner. Hasil uji coba instrument yang dilakukan pada 10 orang sampel, dengan menggunakan program SPSS versi 31. Dari uji validitas yang dilakukan maka didapatkan hasil yang valid. Dari 5 item pernyataan, dan telah dilakukannya uji validitas semua nya dapat dinyatakan valid. Hasil Uji reliabilitas yang dilakukan dengan perhitungan statistic, didapatkan hasil nilai Cronbach Alpha pada variabel X Adalah 0,640 dan pada variabel Y nilai yang didapat Adalah 0,692. Dengan hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa instrument dalam penelitian ini dapat dikatakan reliabel, yang mana nilai Cronbach Alpha lebih dari 0,6. Setelah data valid dan reliabel, maka peneliti dapat langsung melakukan penelitian. Pada tahap pertama siswa diberi pretest lalu kemudian dilakukan tahap pembelajaran dengan menggunakan metode audio visual. Lalu setelah itu diberikan posttest kepada siswa. Dan dari penelitian tersebut maka didapatkan data yang akan di olah dengan menggunakan Teknik analisis data sebagai berikut : Uji Validitas Untuk dua variabel yang di uji secara terpisah dan di olah dengan pengolahan data SPSS. Dan didapat hasil yaitu: Correlations P01 P01 Pearson Correlation P02 P02 Pearson Correlation P04 P05 TOTAL Sig. -taile. P03 Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar Sig. -taile. P03 Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. <,001 P05 P04 Pearson Correlation Sig. -taile. <,001 TOTAL Pearson Correlation 505* . 586** . 691** . Sig. -taile. 007 <,001 <,001 Correlation is significant at the 0. 05 level . -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Tabel 1. Output uji validitas media pembelajaran audio visual Output di atas Adalah nilai hasil pengujian korelasi ( ) untuk pernyataan media pembelajaran audio visual, dengan dibandingkan nilai yaitu 0,444 yang didapat dari tabel r dengan ingkat signifikansi sebesar 5% atau 0,05. Dimana nilai semua pernyatan dan Tingkat signifikansi < 0,05, pada tabel di atas maka dapat dinyatakan bahwa data yang diperoleh valid. Correlations P01 Pearson Correlation P01 P02 P03 P04 P05 TOTAL Sig. -taile. P02 <,001 Pearson Correlation Sig. -taile. P03 Pearson Correlation Sig. -taile. <,001 Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar P04 P05 Pearson Correlation Sig. -taile. Sig. -taile. Sig. -taile. <,001 <,001 Pearson Correlation TOT Pearson AL Correlation Correlation is significant at the 0. 05 level . -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Tabel 2. Output uji validitas minat belajar siswa Untuk uji validitas pada minat belajar siswa juga menunjukan hasil Dimana nilai dan Tingkat signifikansi < 0,05. Maka data minat belajar siswa dinyatakan Uji normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang dikumpulkan terdistribusi secara normal. Uji ini dilakukan dengan menggunakan SPSS 31, yang mana hasil yang di dapat dari data yang terdistribusi Adalah sebagai berikut : Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Statis Sig. Shapiro-Wilk Statis Sig. minat belajar post-test kelas post-test kelas This is a lower bound of the true significance. Lilliefors Significance Correction Tabel 3. Hasil uji normalitas Dalam uji normalitas menunjukkan jika nilai signifikan . > 0. 05 maka data terdistribusi normal, dan jika nilai signifikan . < 0. 05 maka data terdistribusi tidak Untuk hasil dari penelitian ini di dapatkan bahwa nilai minat belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas control > 0. Sehingga penelitian ini dapat dinyatakan, data yang diperoleh terdistribusi secara normal. Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk memeriksa apakah varians antara kelompok eksperimen dan kelompok control Adalah homogen. Tests of Homogeneity of Variances Levene Statistic Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Sig. Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar belajar siswa Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted Based on trimmed Tabel 4. Hasil uji homogenitas Pada tabel di atas menunjukakan hasil uji homogenitas dengan nilai signifikan . > 0. Oleh karena itu, dapat dinyatakan bahwa distribusi data tersebut homogen. Uji hipotesis Uji independent t-test yang digunakan dalam penelitian ini, untuk menguji apakah ada perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran audio visual dan yang menggunakan metode konvensional. Hasil uji data nya sebagai berikut : Independent Samples Test t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Difference Significance minat belajar Equal variances One-Sided Twop Sided p <,001 <,001 <,001 <,001 Equal variances not 4. Mean Difference Std. Error Difference Lower Upper Pada uji independent t-test pada penelitian ini menyatakan apabila nilai signifikan . < 0. 05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, dan sebaliknya apabila nilai signifikan . wo-sided . > 0. 05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil uji independent t-test pada tabel di atas menunjukan bahwa nilai signifikan . wo-sided . 001 lebih kecil dari 0. sehingga hipotesis atau H1 pada penelitian ini diterima. Karena itu, penggunaan media pembelajaran audio visual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas IV pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Pembahasan Penggunaan media pembelajaran audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, terutama pada Tingkat sekolah dasar. Maka hal ini sangat relevan pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila yang dianggap anak kurang menarik karena sifatnya yang teoritis dan abstrak. Maka dari itu, media audio visual dapat juga digunakan untuk menjembatani penyampaian materi yang bersifat normative menjadi lebih kontekstual, konkret, dan mudah dipahami oleh siswa kelas IV yang berada dalam tahap perkembangan operasional konkret menurut Piaget. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar Berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran, siswa lebih antusias dan focus Ketika guru menggunakan media audio visual seperti animasi, film pendek, atau simulasi kehidupan nyata yang mengandung nilai-nilai Pancasila. Hal ini sesuai dengan pendapat Arsyad . bahwa media audio visual sangat menarik perhatian siswa dan memperjelas penyajian pesan sehingga mudah dipahami. Dari hasil pengamatan dan data yang didapatkan selama proses pembelajaran, tampaknya media pembelajaran audio visual ini dapat meningkatkan minat belajar siswa. Siswa terlihat lebih bersemangat, lebih konsentrasi, dan lebih berpartisipasi di setiap proses Hal tersebut sesuai dengan teori belajar kognitif, yang mengatakan bahwa peserta didik memperoleh informasi melalui multi saluran Indera yang memudahkan peserta didik untuk belajar dan mengingat Pelajaran. Dengan adanya video animasi, film pendek, atau presentasi interaktif multimedia lainnya, pembelajaran materi Pendidikan Pancasila menjadi lebih menarik dan kontekstual. Nilai-nilai Pancasila yang biasanya diberikan dalam bentuk teks atau ceramah menjadi lebih kontekstual dengan visualisasinya berwujud Gambaran cerita atau simulasi aktivitas kehidupan sehari-hari. Siswa seolah dapat secara langsung melihat penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata atau sesuai dengan kehidupan mereka, sehingga terbentuk emosi dan semangat belajar siswa. Namun. Tingkat keefektifan yang bisa dihasilkan oleh media audio visual sendiri sangat dipengaruhi oleh kualitas media dan cara guru mengaplikasikannya. Beberapa media mungkin tidak relevan, terjauh atau tidak terkait dengan tujuan pembelajaran sehingga justru memecah konsentrasi siswa. Hal tersebut menandakan bahwa peran guru dalam memilih serta menggunakan media audio visual tepat sasaran juga sangat diperlukan agar tujuan pembelajaran tetap dapat dicapai secara efektif. Jadi, hasil temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya. Hasil studi Maulana & Puspita . menyebut bahwa minat dan pemahaman siswa telah bertambah secara signifikan melalui penggunaan video animasi dalam pembelajaran ppkn. Hasil penelitian Lestari & Widodo . juga menyebut bahwa media audio visual dapat membuat siswa lebih aktif dan tertarik selama proses pembelajaran. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran audio visual memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas IV dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji independent t-test. Nilai . wo-sided . Adalah 0. 001 lebih kecil dari 0. 05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dan dapat dinyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran audio visual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas IV pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran audio visual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa yang dibuktikan dengan uji independent t-test. Hasil dari uji tersebut menyatakan bahwa Hipotesis Nol (H. ditolak dan Hipotesis Alternatif (H. Sehingga penggunaan media ini sangat disarankan sebagai bagian Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas Iv Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SD Negeri 29 Rantau Batu Pasar dari strategi pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi Pendidikan saat ini. REFERENSI