Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 3/77 Mujahidah Universitas Negeri Makassar Email: mujahidah@unm. Miftakul Janna Universitas Negeri Makassar Email: miftasumbawa0@gmail. Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-treatment posttreatment Design. Variabel dalam penelitian ini adalah model pembelajaran SDL dan hasil belajar IPAS. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 yang terdiri dari 27 Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengetahui hasil belajar IPAS siswa sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran SDL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa, berdasarkan dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel yaitu 16. 253> 2,056. Sedangkan untuk nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari taraf signifikansi . ,001 < 0,. yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SDL berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa di kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. Kata Kunci: model pembelajaran SDL, hasil belajar. IPAS PENDAHULUAN Pendidikan adalah kekuatan yang dinamis dalam kehidupan setiap individu, dipengaruhi oleh berbagai aspek kehidupan dan kepribadiannya. Karena sifatnya yang dinamis, pendidikan terus menuntut adanya perubahan dan perbaikan yang berkelanjutan 1. Menurut Sudirman, hakikatnya pendidikan berfungsi untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri setiap individu, membentuk kepribadian individu menjadi manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Oleh karena itu, pendidikan memiliki peranan penting sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintahan Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 1 menyatakan bahwa: Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk Ahmad Ali Riyadi. Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Industri (UNISNU PRESS, 2. Sudirman Sudirman. Nurul Afifah Herman, and Achmad Shabir. AuPENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR,Ay Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 5, no. : 47Ae57. memiliki kekuatan keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Pasal 2 Ayat . menyatakan bahwa Aupembelajaran dilaksanakan berbasis aktivitas dengan karakteristik menyenangkan, menantang, damemotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktifAy. Oleh karena itu, seorang guru perlu menyusun rancangan untuk memberikan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Salah satu bentuk rancangan yang bisa diterapkan oleh guru yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning. SDL merupakan salah satu model yang dilakukan oleh individu untuk dirinya sendiri sehingga hasil belajar maksimal diperoleh apabila siswa bekerja menurut kecepatannya sendiri, terlibat aktif dalam melaksanakan berbagai tugas belajar, dan mengalami keberhasilan dalam belajar 3. Model pembelajaran SDL merupakan kemampuan yang tidak banyak berkaitan dengan pembelajaran, tetapi lebih berkaitan dengan bagaimana proses belajar tersebut dilaksanakan SDL merupakan salah satu model pembelajaran yang sangat dibutuhkan siswa, karena menekankan pada kesadaran belajar individu dan memberi lebih banyak kendali pembelajaran kepada siswa itu sendiri. Dengan menggunakan model ini, siswa diharapkan dapat menjadi pembelajar yang Dalam proses penilaian, baik sebelum, saat, maupun setelah pembelajaran berlangsung, hasil belajar siswa digunakan sebagai indikator untuk mengukur tingkat pemahaman mereka dan menilai keberhasilan proses pembelajaran. Model pembelajaran SDL mampu merangsang dan mengembangkan potensi diri siswa. SDL merupakan model pembelajaran di mana siswa memiliki kebebasan untuk menentukan apa yang akan mereka pelajari dan bagaimana cara mereka belajar, dengan tetap mendapatkan bimbingan dari guru. Model ini dapat digunakan baik secara individu maupun dalam kelompok belajar, memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran dan mendorong kemandirian siswa dalam mengeksplorasi pengetahuan. Menurut Wijayanti model pembelajaran SDL dapat diartikan sebagai upaya siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar secara mandiri, atau dengan bantuan orang lain, untuk menguasai materi atau kompetensi tertentu 5. Proses ini didorong oleh motivasi internal siswa sendiri, sehingga hasil pembelajaran tersebut dapat diaplikasikan dalam memecahkan masalah yang ditemui di dunia nyata. Dengan SDL, siswa menjadi lebih aktif dalam mengelola proses belajar mereka dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan keterampilan yang relevan dan praktis. Model SDL menyadarkan dan memberdayakan siswa bahwa tanggung jawab belajar ada pada mereka sendiri, di mana proses pembelajaran berpusat pada siswa. Hal ini membuat siswa lebih aktif, termotivasi, dan mampu menggali pengetahuan secara mandiri. Pemahaman Sudirman. Herman, and Shabir. Suroto Suroto. I Komang Winatha, and Fanni Rahmawati. AuStrategi Peningkatan Self-Directed Learning Melalui Pemahaman Literasi Pada Online Learning,Ay Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia (Journal of Indonesian Social Servic. 2, no. : 22Ae27. Indah Wijayanti. S Neviyarni, and Herman Nirwana. AuConcepts. Factors. Roles, and Efforts in Increasing Learning Motivation,Ay Manajia: Journal of Education and Management 2, no. : 70Ae82. terhadap materi pembelajaran sangat penting, terutama pada siswa sekolah dasar, karena menjadi landasan pengetahuan awal yang akan digunakan untuk jenjang pendidikan Salah satu mata pelajaran penting di tingkat sekolah dasar adalah IPAS, yang mengandung banyak materi sehingga siswa perlu memiliki pemahaman menyeluruh. IPAS bertujuan untuk membina siswa menjadi warga negara yang baik, dengan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian sosial yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun bagi masyarakat dan negara 6. Model SDL dalam pembelajaran IPAS mengkaji berbagai peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu-isu global dalam kehidupan sosial dan alam. Melalui pembelajaran IPAS, siswa diarahkan untuk menjadi individu yang mampu memahami dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat dan lingkungan alam sekitarnya. Dengan kemampuan belajar secara mandiri, baik di masa kini maupun di masa depan, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan-tantangan yang muncul dalam masyarakat dan mampu berkontribusi secara lebih efektif dalam memecahkan masalah yang kompleks. Pendidikan IPAS berfungsi untuk mengembangkan keterampilan, terutama keterampilan sosial, intelektual, dan pemahaman yang mendalam tentang interaksi antara manusia dan lingkungan 7 . Proses pembelajaran IPAS yang berorientasi pada SDL seharusnya mencakup tiga aspek penting: pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, kenyataannya pembelajaran IPAS saat ini masih sering kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Banyak pembelajaran yang terlalu fokus pada aspek kognitif, tanpa memberi ruang bagi siswa untuk mengelola pembelajaran secara mandiri. Akibatnya, siswa menjadi pasif hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, tanpa melakukan eksplorasi lebih lanjut atau belajar secara mendalam. Dengan model SDL ini, siswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran, sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi tantangan dan masalah di dunia nyata dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi dan kemampuan yang lebih efektif. Ada dua hasil penelitian yang relevan mengenai pembelajaran SDL diantaranya dilakukan oleh Wijayanti, dalam penelitiannya menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik 8 . Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Yudho, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pembelajaran SDL terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi matematis siswa 9 . Berdasarkan hasil penelitian keduanya dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan Hasil belajar IPAS setelah pelaksanaan pembelajaran SDL . M Anggrayni. Sonia Yulia Friska, and Eny Retnawati. AuPengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran IPAS Dalam Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV Sekolah Dasar,Ay Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. : 14504Ae16. Muslim Muslim. AuPeran Pendidikan IPS Dalam Pembentukan Perilaku Sosial Dan Tanggung Jawab Sosial Era Abad 21,Ay SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education 1, no. : 83Ae90. Arfilia Wijayanti. Khusnul Fajriyah, and Suyitno Suyitno. AuAnalisis Science Self Directed Learning (SSDL) Mahasiswa Calon Guru SD Pada Pembelajaran IPA Berbasis Hybrid,Ay PSEJ (Pancasakti Science Education Journa. 6, no. : 38Ae45. Firdaus Hendry Prabowo Yudho et al. AuPENGARUH GAYA MENGAJAR STUDENT ACHIEVEMENT DIVISION DAN SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP CAPAIAN BELAJAR Berdasarkan pra-penelitian yang dilakukan oleh calon peneliti pada tanggal 8-9 Agustus 2024 di SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, hasil observasi pada Kamis, 8 Agustus 2024 menunjukkan bahwa selama berlangsungnya proses pembelajaran IPAS di Kelas V, . Masih adanya siswa yang kurang memahami materi pelajaran yang telah diajarkan, . Masih ada siswa yang tidak mengumpulkan tugas yang diberikan guru tepat waktu, . Masih ada siswa yang hasil belajarnya masih belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimu. yang sudah ditetapkan. KKM yang ditetapkan untuk mata pelajaran IPAS adalah 75. Terbukti pada nilai ulangan harian pada mata pelajaran IPAS diantara 27 siswa, terdapat 52 % siswa yang tidak mencapai KKM. Berdasarkan hasil wawancara bersama guru wali kelas V pada hari Jumat, 9 Agutus 2024, beliau menyatakan bahwa masih ada siswa yang kurang memahami materi pada pembelajaran IPAS karena siswa segan untuk bertanya dan mengabaikan penjalasan materi. Sehingga, calon peneliti menyimpulkan bahwa pada proses pembelajaran IPAS menunjukkan tingkat keterlibatan siswa yang masih rendah. Hal ini menyebabkan siswa hanya mengikuti proses pembelajaran secara pasif, tanpa adanya partisipasi yang aktif. Akibatnya, tujuan pembelajaran yang diharapkan tidak dapat tercapai dengan optimal. Oleh karena itu, digunakan model pembelajaran yang bisa menstimulus hasil belajar siswa, yaitu model pembelajaran yang siswanya menjadi pelaku utama atau dominan di dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan model pembelajaran SDL. Berdasarkan Permasalahan di atas, maka calon peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Model Pembelajaran Self Directed Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest Posttest untuk menganalisis hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran Self Directed Learning (SDL). Pretest dilakukan untuk mengukur hasil belajar awal siswa, kemudian perlakuan diterapkan melalui model pembelajaran SDL, dan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi perubahan hasil belajar siswa. Desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V. Penelitian ini melibatkan siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1, dengan sampel sebanyak 27 siswa. Pengumpulan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling, di mana satu kelas dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes objektif . ilihan gand. yang disusun berdasarkan indikator hasil belajar IPAS. Analisis data dilakukan dengan dua teknik: deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif menggambarkan data hasil pretest dan posttest dengan ukuran seperti rata-rata dan distribusi Kategori hasil belajar siswa dikelompokkan berdasarkan persentase hasil pretest dan posttest. MATERI ROLL DEPAN: The Influence of Student Achievement Division and Self Directed Learning Teaching Style on The Learning Achievements of Forward Roll,Ay Satya Widya 38, no. : 125Ae34. Analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk untuk memastikan data berdistribusi normal . ignifikansi > 0,. Uji homogenitas dilakukan untuk memastikan data memiliki variansi yang sama . ignifikansi > 0,. Hipotesis diuji menggunakan uji t untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran SDL. KAJIAN TEORI Model Pembelajaran Model pembelajaran adalah pola yang digunakan untuk merancang kurikulum, bahan ajar, dan mengarahkan proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai secara Pemilihan model yang tepat disesuaikan dengan karakteristik siswa, materi, dan konteks pembelajaran 1 . Model ini berfungsi 0sebagai pedoman yang mengorganisasi pengalaman belajar agar siswa dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan lebih efisien. Berbagai model yang dapat diterapkan guru dalam mengajar. Salah satu di antaranya ialah Model Pembelajaran Self Directed Learning. Model Pembelajaran Self Directed Learning Model Self Directed Learning (SDL) adalah pendekatan pembelajaran yang memberi kebebasan kepada siswa untuk mengelola pembelajaran mereka sendiri, dari merencanakan hingga mengevaluasi hasilnya. SDL mendorong siswa untuk aktif mengambil inisiatif dalam belajar, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan lebih mandiri dalam mengelola waktu dan sumber daya belajar mereka 1 . Pengertian Model Pembelajaran Self Directed Learning Self Directed Learning merupakan pendekatan pembelajaran di mana siswa memiliki kontrol penuh terhadap proses belajar mereka, merencanakan tujuan, memilih materi, dan mengevaluasi hasil pembelajaran secara mandiri. Model ini memotivasi siswa untuk menggali pengetahuan dan meningkatkan kreativitas serta kemandirian dalam belajar 1 . Langkah-langkah Model Pembelajaran Self Directed Learning Langkah-langkah SDL meliputi perencanaan, monitoring, evaluasi, dan kolaborasi Siswa merencanakan kegiatan belajar, memantau kemajuan, mengevaluasi hasil, dan mengkolaborasikan pengetahuan untuk memperdalam pemahaman mereka 1 . Tujuan dan Manfaat Model Pembelajaran Self Directed Learning Self Directed Learning bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab, keterampilan, kemampuan memecahkan masalah, dan kreativitas siswa. Pembelajaran ini mendorong siswa Nofvia De Vega et al. METODE & MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF: Teori & Penerapan Ragam Metode & Model Pembelajaran Inovatif Era Digital (PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2. Dian Novita and Yanti Fitria. AuPengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Self Directed Learning Pada Pembelajaran Tematik Terpadu,Ay Jurnal Elementaria Edukasia 6, no. : 1023Ae31. Ajeng Ayu Novelia Sidmewa. Yuyun Susanti, and Rizka Andhika Putra. AuPengaruh Model Self Directed Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi,Ay J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidika. 2, no. : 197Ae206. Wijayanti. Fajriyah, and Suyitno. AuAnalisis Science Self Directed Learning (SSDL) Mahasiswa Calon Guru SD Pada Pembelajaran IPA Berbasis Hybrid. Ay untuk mengelola belajar secara mandiri, yang berpotensi memperkuat kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan 1 . Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Self Directed Learning Keunggulan SDL termasuk kebebasan bagi siswa untuk belajar sesuai gaya mereka, pengembangan keterampilan, dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Namun, siswa yang kurang motivasi mungkin kesulitan mengelola proses belajar mereka secara mandiri 1 . Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Self Directed Learning SDL dipengaruhi oleh faktor internal seperti kecerdasan, suasana hati, dan kemampuan metakognitif, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar, motivasi, dan dukungan Kedua faktor ini saling berinteraksi untuk menentukan keberhasilan pembelajaran mandiri 1 . Hasil Belajar Belajar adalah proses perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman atau pembelajaran yang disengaja. Teori-teori seperti konstruktivisme dan teori perkembangan kognitif Piaget mendasari model pembelajaran yang berfokus pada pengalaman siswa dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan, yang berujung pada perubahan yang relatif permanen dalam kemampuan mereka 1 . Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Pengertian IPAS Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah bidang kajian yang mengintegrasikan konsep-konsep dari biologi, fisika, geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi untuk memberikan pengetahuan teoretis dan praktis kepada siswa tentang interaksi antara manusia dan lingkungan. IPAS bertujuan mengembangkan keterampilan kritis dan sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari 1 . Tujuan IPAS Tujuan pembelajaran IPAS di sekolah dasar meliputi pengembangan pengetahuan siswa tentang hubungan manusia dan lingkungan, keterampilan mencari dan menganalisis informasi, penanaman nilai positif terhadap lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian alam dan penyelesaian masalah sosial 1 . Tujuan ini bertujuan membentuk siswa yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Zulfa Azizah. Nurlela Nurlela, and Endang Surtiyoni. AuPengembangan Pedoman Pembelajaran Mandiri Untuk Meningkatkan Self Directed Learning Readiness,Ay Indonesian Research Journal on Education 4, 2 . : 979Ae87. Svein Loeng. AuSelfAadirected5 Learning: A Core Concept in Adult Education,Ay Education Research International 2020, no. : 3816132. Samini Samini. Anita Trisiana, and Jumanto Jumanto. AuAnalisis Penerapan Model Self Directed Learning Terhadap Kemandirian Dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Di SDN 01 Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Tahun Pelajaran 2022/2023,Ay Journal on Education 6, no. : 7941Ae59. Aiman Faiz and Imas Kurniawaty. AuKonsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme,Ay Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 12, no. : 155Ae64. Intan Kusuma Wardani. AuFILSAFAT ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) DALAM HUBUNGANNYA DENGAN ETIKA LINGKUNGAN,Ay Journal Transformation of Mandalika 5, no. : 167Ae74. Nurul Maulia Agusti and Aslam Aslam. AuEfektivitas Media Pembelajaran Aplikasi Wordwall Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Sekolah Dasar,Ay Jurnal Basicedu 6, no. : 5794Ae5800. Karakteristik Pembelajaran IPAS Pembelajaran IPAS di sekolah dasar memiliki karakteristik komprehensif dan interdisipliner, dengan pendekatan yang mengutamakan peran aktif siswa melalui pembelajaran inkuiri. Pendekatan ini bertujuan menghubungkan teori dengan kenyataan dan responsif terhadap keragaman siswa, serta mengembangkan keterampilan, sikap, dan nilai0 nilai yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di masa depan 2 . PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang dilakukan pada tanggal 18 dan 28 November 2024. Analisis Statistik Deskriptif Pretest menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa adalah 55,74 dengan standar deviasi 11,32. Distribusi frekuensi menunjukkan bahwa 37% siswa berada pada kategori "Kurang", 22% pada kategori "Sedang", dan 19% pada kategori "Sangat Kurang". Tabel 1: Distribusi Frekuensi Pretest Kategori Frekuensi Persentase Sangat Baik Baik Sedang Kurang Sangat Kurang Jumlah Posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 74,44 dengan standar deviasi 9,541. Distribusi frekuensi posttest menunjukkan 37% siswa berada pada kategori "Sangat Baik" dan 40% pada kategori "Baik". Tabel 2: Distribusi Frekuensi Posttest Kategori Frekuensi Persentase Sangat Baik Baik Sedang Kurang Sangat Kurang Jumlah Inggit Dwi Anggoro et al. AuUpaya Pembentukan Karakter Melalui Implementasi Model Demonstrasi Pada Materi IPS Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV,Ay Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora 2, no. : 1633Ae48. Analisis Statistik Inferensial Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest . = 0,. dan posttest . = 0,. berdistribusi normal, karena nilai probabilitas lebih besar dari 0,05. Uji homogenitas dengan Levene Test menunjukkan bahwa data pretest dan posttest homogen . = 1,66 > 0,. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 . < 0,. dan t-hitung 16,253 lebih besar dari t-tabel 2,056. Oleh karena itu. H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar IPAS siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran SDL. Tabel 3: Hasil Uji Hipotesis Data t-hitung Posttest - Pretest 16,253 Nilai Sig. 0,001 Keterangan Terdapat Perbedaan Signifikan Pembahasan Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen, yaitu kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1, dengan jumlah sampel sebanyak 27 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 5 kali pertemuan, dimulai dengan pretest pada 18 November 2024, dilanjutkan dengan pemberian perlakuan model pembelajaran SDL, dan diakhiri dengan posttest pada 28 November 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar IPAS siswa setelah penerapan model pembelajaran SDL. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa sebelum menggunakan model pembelajaran SDL, nilai pretest siswa berada pada rentang yang lebih rendah, dengan skor rata-rata 55,74 dan standar deviasi 11,36. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran SDL, banyak siswa yang masih berada dalam kategori "Kurang" dan "Sangat Kurang". Sebaliknya, setelah penerapan model SDL, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 74,44 dengan standar deviasi 9,541, dengan distribusi nilai yang lebih tinggi di kategori "Sangat Baik" dan "Baik". Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model SDL dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS. Sebelum penerapan model SDL, pembelajaran di kelas cenderung berpusat pada guru dengan metode ceramah yang membuat siswa lebih pasif dan bergantung pada penjelasan Pembelajaran ini tidak banyak melibatkan aktivitas siswa dalam mengelola proses belajar mereka. Namun, setelah penerapan model SDL, siswa diberikan kebebasan untuk menentukan tujuan belajar, memilih materi yang menarik, dan mengatur cara belajar mereka Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan sumber daya dan arahan, yang meningkatkan kemandirian dan motivasi intrinsik siswa. Penerapan model SDL ini juga memperkuat keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan problem-solving siswa. Berdasarkan penelitian oleh Azizah, model SDL terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam aspek berpikir kritis dan komunikasi matematis 2 . Oleh karena itu, model 1SDL tidak hanya membantu siswa memahami materi Azizah. Nurlela, and Surtiyoni. AuPengembangan Pedoman Pembelajaran Mandiri Untuk Meningkatkan Self Directed Learning Readiness. Ay lebih baik tetapi juga meningkatkan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan kehidupan. Hasil uji hipotesis dengan Paired Samples Test menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel dan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 mengonfirmasi bahwa penerapan model SDL berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa model SDL efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS dan keterampilan lainnya yang relevan dengan pembelajaran abad ke-21. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SDL memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1. Pembelajaran yang lebih terpusat pada siswa dan memberi kebebasan dalam mengatur cara belajar mereka terbukti meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa secara signifikan. SIMPULAN Berdasarkan rumusan masalah, hasil penelitian, dan pembahasan yang dilakukan di SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran SDL terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, berdasarkan dari hasil perbandingan thitung dengan ttabel yaitu 16. 253 > 2,056. Sedangkan untuk nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari taraf signifikansi . ,001 < 0,. yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. DAFTAR RUJUKAN Agusti. Nurul Maulia, and Aslam Aslam. AuEfektivitas Media Pembelajaran Aplikasi Wordwall Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Sekolah Dasar. Ay Jurnal Basicedu 6, no. : 5794Ae Anggoro. Inggit Dwi. Nazwa Awaliah. Niana Indriyana. Regita Pramesti Harianto. Siti Rahmadina, and Arita Marini. AuUpaya Pembentukan Karakter Melalui Implementasi Model Demonstrasi Pada Materi IPS Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV. Ay Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora 2, no. : 1633Ae48. Anggrayni. Sonia Yulia Friska, and Eny Retnawati. AuPengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran IPAS Dalam Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV Sekolah Dasar. Ay Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. : 14504Ae16. Azizah. Zulfa. Nurlela Nurlela, and Endang Surtiyoni. AuPengembangan Pedoman Pembelajaran Mandiri Untuk Meningkatkan Self Directed Learning Readiness. Ay Indonesian Research Journal on Education 4, no. : 979Ae87. Faiz. Aiman, and Imas Kurniawaty. AuKonsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme. Ay Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 12, no. : 155Ae64. Loeng. Svein. AuSelfAadirected Learning: A Core Concept in Adult Education. Ay Education Research International 2020, no. : 3816132. Muslim. Muslim. AuPeran Pendidikan IPS Dalam Pembentukan Perilaku Sosial Dan Tanggung Jawab Sosial Era Abad 21. Ay SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education 1, 2 . : 83Ae90. Novita. Dian, and Yanti Fitria. AuPengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Self Directed Learning Pada Pembelajaran Tematik Terpadu. Ay Jurnal Elementaria Edukasia 6, 2 . : 1023Ae31. Riyadi. Ahmad Ali. Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Industri. UNISNU PRESS, 2023. Samini. Samini. Anita Trisiana, and Jumanto Jumanto. AuAnalisis Penerapan Model Self Directed Learning Terhadap Kemandirian Dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Di SDN 01 Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Tahun Pelajaran 2022/2023. Ay Journal on Education 6, no. : 7941Ae59. Sidmewa. Ajeng Ayu Novelia. Yuyun Susanti, and Rizka Andhika Putra. AuPengaruh Model Self Directed Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi. Ay JKIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidika. 2, no. : 197Ae206. Sudirman. Sudirman. Nurul Afifah Herman, and Achmad Shabir. AuPENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR. Ay Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 5, no. : 47Ae57. Suroto. Suroto. I Komang Winatha, and Fanni Rahmawati. AuStrategi Peningkatan SelfDirected Learning Melalui Pemahaman Literasi Pada Online Learning. Ay Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia (Journal of Indonesian Social Servic. 2, no. : 22Ae27. Vega. Nofvia De. Raharjo Raharjo. Susaldi Susaldi. Laurensius Laka. Isnandar Slamet. Sulaiman Sulaiman. Kusman Rukmana. Gamar Abdullah. Eka Jayadiputra, and Adnan Yusufi. METODE & MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF: Teori & Penerapan Ragam Metode & Model Pembelajaran Inovatif Era Digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024. Wardani. Intan Kusuma. AuFILSAFAT ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) DALAM HUBUNGANNYA DENGAN ETIKA LINGKUNGAN. Ay Journal Transformation of Mandalika 5, no. : 167Ae74. Wijayanti. Arfilia. Khusnul Fajriyah, and Suyitno Suyitno. AuAnalisis Science Self Directed Learning (SSDL) Mahasiswa Calon Guru SD Pada Pembelajaran IPA Berbasis Hybrid. Ay PSEJ (Pancasakti Science Education Journa. 6, no. : 38Ae45. Wijayanti. Indah. S Neviyarni, and Herman Nirwana. AuConcepts. Factors. Roles, and Efforts in Increasing Learning Motivation. Ay Manajia: Journal of Education and Management 2, no. : 70Ae82. Yudho. Firdaus Hendry Prabowo. Sifa Fauziah. Rizki Yuliandra. Nana Suryana Nasution. Nita Eka Aryanti. AuPENGARUH GAYA MENGAJAR STUDENT ACHIEVEMENT DIVISION DAN SELF DIRECTED LEARNING TERHADAP CAPAIAN BELAJAR MATERI ROLL DEPAN: The Influence of Student Achievement Division and Self Directed Learning Teaching Style on The Learning Achievements of Forward Roll. Ay Satya Widya 38, no. : 125Ae34.