Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Pendidikan Keuangan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate Pasca Pandemi Covid Rika Mei Hayani Ginting1*. Rosanna Purba2. Renika Hasibuan3 1,2,. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial. Universitas Sari Mutiara Indonesia Indonesia *penulis korespondensi : r1m3y@yahoo. Abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pengetahuan keuangn serta meningkatkan motivasi berwirausaha pada pemuda/I Jemaat HKBP Rogate. Permasalahan yang dihadapi adalah dimana mereka berada pada masa transisi perubahan pola hidup siswa menjadi mahasiswa sehingga dituntut untuk bisa bertanggung jawab atas permasalahan yang timbul seperti halnya dalam bidang keuangan, mengingat kebanyakan mahasiswa belum memiliki penghasilan, sehingga untuk memenuhi kebutuhannya masih tergantung pada pemberian orang tua, sementara saat ini anak muda tumbuh di tengah-tengah budaya kredit, pinjaman online cepat, perilaku boros dan konsumtif yang difasilitasi sistem belanja online yang mudah diakses, tanpa diimbangi dengan pengetahuan dan sikap mengenai kewajiban yang diemban. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini ialah pra sosialisasi 93% menyatakan belum mengetahui dan memahami dengan baik tentang keuangan dan wirausaha. Sedangkan 7% lainnya menyatakan mengerti keuangan dikarenakan sudah memiliki usaha kecil-kecilan yang dikelola secara pribadi. Selanjutnya pasca sosialisasi 100% pemuda/i jemaat HKPB Rogate mengetahui dan memahami dengan baik tentang pendidikan keuangan dalam meningkatkan inovasi Peserta mulai memaknai pentingnya pengetahuan tentang keuangan didalam kehidupan serta bagaimana berwirausaha yang baik. Historis Artikel: Diterima : 22 Juli 2023 Direvisi : 03 Agustus 2023 Disetujui : 07 Agustus 2023 Abstract. The community service activities carried out aim to increase understanding of financial knowledge and increase entrepreneurial motivation in young people of the HKBP Rogate Congregation. The problem faced is where they are in a transitional period of changing the lifestyle of students to become students so they are required to be able to be responsible for problems that arise as is the case in the financial sector, considering that most students do not have income, so to meet their needs they still depend on the provision of their parents. while currently young people grow up in the midst of a culture of credit, fast online loans, wasteful and consumptive behavior facilitated by an easily accessible online shopping system, without being matched by knowledge and attitudes regarding the obligations they carry. The result of this socialization activity was that pre-socialization 93% said they did not know and understand well about finance and Meanwhile, another 7% stated that they understand finances because they already have a small business that is managed personally. Furthermore, after the socialization, 100% of the youth of the HKPB Rogate congregation knew and understood well about financial education in increasing entrepreneurial innovation. Participants began to understand the importance of knowledge about finance in life and how to do good entrepreneurship. Kata Kunci: Pendidikan Keuangan. Inovasi Wirausaha PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Melihat jumlah penduduk yang cukup besar saat ini dan zaman yang semakin berkembang pula saat ini pengelolaan keuangan yang baik sangat di butuhkan bagi setiap orang. Memahami serta melakukan pengelolan keuangan dengan baik dapat membantu kita untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera saat ini dan dikemudian Untuk memahami pengelolaan keuangan dengan baik dibutuhkannya pengetahuan keuangan yang cukup baik (Sulastri, 2. Perilaku keuangan (Financial Behavio. adalah salah satu isu yang hangat dibicarakan saat ini. Perilaku yang tidak rasional diartikan sebagaI indikator perilaku keuangan yang dapat dilihat dari setiap individu dalam mengatur keluar dan masuknya uang, kredit, tabungan serta investasi. Setiap individu cenderung hanya implusif tidak mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan masa yang akan datang atau jangka panjang yang Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. mengakibatkan terjadinya masalah keuangan karena perilaku keuangan yang sedikit tidak bertanggung jawab. Kegagalan mengelola keuangan pribadi dapat menimbulkan masalah keuangan serius dan jangka panjang, kehidupan sosial yang negatif dan masalah lainnya. Perilaku keuangan masyarakat yang sangat penting diperhatikan adalah perilaku memanajemen keuangannya (Sulastri, 2. Ada kalanya kesulitan keuangan bukan hanya disebabkan oleh rendahnya tingkat penghasilan, tetapi bisa juga disebabkan kesalahahan dalam manajemen keuangan. semua aspek keuangan pribadi bukan ditujukan untuk mempersulit atau mengekang orang dalam menikmati hidup serta menggunakan uang yang mereka miliki, tetapi justru dengan pengatahuan keuangan, individu atau keluarga dapat menikmati hidup dengan menggunakan sumber daya keuangannya dengan tepat dalam rangka mencapai tujuan keuangan Dalam kehidupan, manusialah yang sebaiknya mengendalikan uang, bukan sebaliknya, kehidupan manusia dikendalikan oleh uang (Zahroh, 2. Pengetahuan tentang keuangan menjadi penting untuk dimiliki saat ini, mengingat saat ini kita berada di tengah-tengah budaya hutang yang diwadahi dengan gaya hidup yang mahal dan kemudahan memperoleh Sering sekali ditemukan memasuki dunia usaha sebagai wirausahawan tanpa memiliki tanggung jawab terhadap sumber dan pengelolaan keuangan mereka dengan cermat. Jarang mempraktekan kemampuan dasar tentang keuangan, seperti budgeting, perencanaan tabungan harian atau perencanaan untuk kebutuhan jangka panjang dan lain sebagainya. Lalu bagaimana kaitannya pengetahuan keuangan dengan berwirausaha. Berdasarkan riset yang dilakukan Markplus Insight kepada first jobbers & students. Teridentifikasi bahwa first jobbers di Indonesia hanya menghabiskan 2,7% penghasilannya untuk berinvestasi. Sedangkan untuk pelajar hanya menghabiskan 0,7% dari uang jajannya untuk diinvestasikan, karena masih kurangnya pendidikan perencanaan keuangan sejak dini (Putri, 2. Faktor keberhasilan wirausaha tidak terbatas hanya pada modal uang saja karena wirausaha merupakan dunia yang dinamis sehingga dibutuhkan adaptasi, inovasi, dan tentunya memiliki sikap wirausaha untuk meningkatkan serta mengembangkan usaha. Tak sedikit pengusaha yang mengalami kerugian dan menemui kegagalan hanya kerna bermodalkan uang saja. Dengan uang berlimpah dianggap bisa membuat usaha berjalan maju dan sukses. Padahal, faktor keberhasilan wirausaha tidak hanya ditekankan pada modal uang saja. Adapun yang dimaksud berwirausaha disini adalah seorang yang membuka usaha dengan sendirinya dengan memberanikan diri mengambil sebuah risiko hingga memperhitungkan untung dan rugi yang Maka sebabnya seorang wirausaha harus mempersiapkan mental dengan baik, dalam melewati kondisi usaha yang membuatnya untung ataupun merugikan. Analisis Situasional Upaya menciptakan suatu kondisi kewirausahaan yang baik kedepannya, penanaman pengetahuan keuangan dan minat berwirausaha kepada generasi muda saat ini sangat diperlukan. Berwirausaha dan menjadi pengusaha merupakan salah satu alternatif mengurangi pengangguran. Dewasa ini, banyak kesempatan untuk berwirausaha bagi setiap orang yang jeli melihat peluang bisnis tersebut. Karier kewirausahaan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat yaitu menghasilkan imbalan finansial yang nyata. Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate menjadi tempat kegiatan pendidikan keuangan yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial. Universitas Sari Mutiara Indonesia. Setelah melakukan wawancara terhadap Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate, dapat diketahui bahwa dimana mereka berada pada masa transisi perubahan pola hidup siswa menjadi mahasiswa sehingga dituntut untuk bisa bertanggung jawab atas permasalahan yang timbul seperti halnya dalam bidang keuangan, mengingat kebanyakan mahasiswa belum memiliki penghasilan, sehingga untuk memenuhi kebutuhannya masih tergantung pada pemberian orang tua, sementara saat ini anak muda tumbuh di tengah-tengah budaya kredit, pinjaman online cepat, perilaku boros dan konsumtif yang difasilitasi sistem belanja online yang mudah diakses, tanpa diimbangi dengan pengetahuan dan sikap mengenai kewajiban yang diemban. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Oleh sebab itu, tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial. Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan kegiatan pendidikan keuangan dalam meningkatkan inovasi kewirausahaan dalam bentuk sosialisasi yang ditujukan bagi pemuda/I Jemaat HKBP Rogate. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pengetahuan keuangn serta meningkatkan motivasi berwirausaha pada pemuda/I Jemaat HKBP Rogate. SOLUSI PERMASALAHAN MITRA Berdasarkan observasi dan diskusi langsung antara tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dan pemuda/I Jemaat HKBP Rogate diperoleh beberapa hal yang menjadi solusi dalam permasalahan mitra yaitu secara langsung memberikan pemahaman terkait pendidikan keuangan. Oleh karena itu, pendidikan keuangan yang dilakukan diharapkan mampu pemahaman konsep pengolaan keuangan serta minat beriwrausaha. METODE Metode yang digunakan dalam Pendidikan Keuangan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate Pasca Pandemi Covid adalah metode ceramah, diskusi dan sesi tanya jawab. Metode Evaluasi Evaluasi dilakukan pada akhir sesi kegiatan. Evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat adalah memberikan kuesioner kepada seluruh peserta sosialisasi yang mengikuti kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil kegiatan adalah sebagai berikut: Tabel 1 : Hasil Pencapaian Akhir Unsur Pra Sosialisasi Pasca Sosialisasi Pendidikan Keuangan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate Pasca Pandemi Covid Belum mengetahui dan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Mengetahui dengan baik Dalam Meningkatka Inovasi Berwirausaha Uraian Persentase (%) Memberikan pendidikan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Pembahasan Kegiatan pendidikan keuangan dalam meningkatkan inovasi berwirausaha berjalan baik dan lancar. Kegiatan terlaksana secara interaktif dan para peserta sosialisasi juga sangat antusias terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari beberapa peserta serta keikutsertaan peserta dalam menanggapi jawaban pemateri dan pertanyaan dari peserta lain. Keaktifan pemateri yang memberikan pertanyaan pada siswa terkait sejauhmana mereka mengenal dan memahami keuangan melalui pre test yang disebar melalui kuesioner menunjukkan pra sosialisasi 93% menyatakan belum Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. mengetahui dan memahami dengan baik tentang keuangan dan wirausaha. Sedangkan 7% lainnya menyatakan mengerti keuangan dikarenakan sudah memiliki usaha kecil-kecilan yang dikelola secara pribadi. Luaran dari kegiatan ini berdasarkan hasil post test menunjukkan 100% pemuda/i jemaat HKPB Rogate mengetahui dan memahami dengan baik tentang pendidikan keuangan dalam meningkatkan inovasi Peserta mulai memaknai pentingnya pengetahuan tentang keuangan didalam kehidupan serta bagaimana berwirausaha yang baik. Pemberian pemahaman atau edukasi terkait keuangan sangat diperlukan. Dalam memulai kegiatan kewirausahaan diperluan pengelolaan keuangan. Pemberian pemahaman tersebut juga memberikan pemahan mengenai pemakian atau pemanfaatan sumber keuangan untuk menganalisis kinerja keuangan sehingga pemakaian atau pemanfaatan sumber keuangan yang dimiliki. Setiap usaha diharapkan mempunyai laporan keuangan untuk menganalisis kinerja keuangan sehingga dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas yang bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan dalam rangka membuat keputusan-keputusan yang diambil. Diakhir kegiatan pemateri menutup dengan memberikan pesan kepada pemuda/i jemaat HKPB Rogate untuk tetap menumbuhkan minat berwirausaha dalam pada diri sendiri untuk kehidupan yang lebih baik KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan mengadakan dan terselesaikan Pendidikan Keuangan Dalam Meningkatkan Inovasi Berwirausaha Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate Pasca Pandemi Covid, disaat pra sosialisasi 93% menyatakan belum mengetahui dan memahami dengan baik tentang keuangan dan wirausaha. Sedangkan 7% lainnya menyatakan mengerti keuangan dikarenakan sudah memiliki usaha kecil-kecilan yang dikelola secara pribadi. Selanjutnya pasca sosialisasi 100% pemuda/i jemaat HKPB Rogate mengetahui dan memahami dengan baik tentang pendidikan keuangan dalam meningkatkan inovasi kewirausahaan. Peserta mulai memaknai pentingnya pengetahuan tentang keuangan didalam kehidupan serta bagaimana berwirausaha yang baik. Adapun saran yang dapat disampaikan yaitu diharapkan Pemuda/I Jemaat HKBP Rogate perlu ditingkatkan lagi pemahaman terkait pengelolaan keuangan serta menumbuhkan minat untuk berwirausaha demi masa depan yang lebih baik. UCAPAN TERIMAKASIH Kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk mendukung kami dalam melaksanakan kegiatan PKM sebagai salah satu Tri Dharma di Perguruan Tinggi. DAFTAR PUSTAKA