Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 PENGARUH MEDIA REALISME DALAM PESAN VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Samsul Hadi. Mujiburrahman Fakultas Ilmu Pendidikan. IKIP Mataram shamsulhadi1993@gmail. com, mujiburrahman@ikpmataram. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi awal bahwa pembelajaran sejarah masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas pada siswa. Sehingga menyebabkan siswa kurang berpartisipasi aktif atau kurang termotivasi dalam belajar sejarah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah menerapkan media pembelajaran yang dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, yaitu penerapan media realisme dalam pesan visual. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, peneliti mengajukan rumusan masalah dalam penelitian, yaitu Apakah ada pengaruh media realisme dalam pesan visual terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di kelas Vi SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018?. Dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh media realisme dalam pesan visual terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di kelas Vi SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Penentuan subyek dalam penelitian menggunakan metode Study Populasi dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan pola one group design. Metode pengumpulan data menggunakan metode Angket sebagai metode pokok, sedangkan metode dokumentasi dan observasi sebagai metode pelengkap, metode analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus Chi-Square. Hasil penelitian yaitu . cu 2 397> ycu 2 -tabel 9,. dengan taraf signifikansi 5% d a n d f = ( b - 1 ) ( k - 1 ) = ( 2 1 ) ( 5 - 1 ) = 4 diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima yang berbunyi: terdapat Pengaruh Media Realisme Dalam Pesan Visual Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas Vi Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, artinya hasil penelitian ini adalah AuSignifikanAy. Kata Kunci: Media Realisme Dalam Pesan Visual. Motivasi Belajar Siswa PENDAHULUAn Reformasi pendidikan yang di awali dengan kebijakan otonomisasi pada satuan pendidikan, dan berujung pada perluasan kewenangan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang di gerakan sejak akhir abad ke-20 telah pendidikan, bahkan PP No. 19 tahun Pendidikan Standar (SNP), Nasional untuk dilakukan standarisasi delapan aspek pendidikan, yakni isi kurikulum, rumusan kompetensi lulusan, sarana dan Halaman | 71 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 penilaian dan pengelolaan. Standarisai meliputi: analisis masalah, pengukuran acuan patokan, evaluasi formatif, dan evaluasi sumatif. otonomisasi pada satuan pendidikan Penggunaan media yang tepat tidak terlepas dari kawasan teknologi akan memberikan manfaat yang baik Oleh karena itu teknologi dalam pembelajaran, namun sebaliknya pendidikan memiliki peran yang sangat jika pemilihan media pembelajaran tidak penting dalam menjunjung kualitas tepat, maka tidak akan memberikan hasil yang baik dalam pembelajaran. Oleh Menurut Teknologi Pendidikan Dewi Salma sebab itu, pemilihan media pembelajaran memiliki lima kawasan dimana masing- harus tepat dan sesuai dengan materi, memiliki bagian-bagian tersendiri dan digunakan guru dalam belajar sehingga saling berhubungan satu sama lain. motivasi siswa dalam proses belajar Pertama, mengajar dapat diwujudkan. desain sistem pembelajaran, desain di SMPN 10 Praya Barat, bahwa dalam Kedua, pelaksanaan pembelajaran khususnya guru pada mata pelajaran sejarah masih teknologi cetak, teknologi audiovisual, menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas pada siswa, teknologi terpadu. Ketiga, kawasan artinya belum mencoba menerapkan media sebagai alat bantu dalam proses Berdasarkan hasil observasi awal media, difusi inofasi, implementasi, dan institusionalisasi serta kebijakan dan siswa kurang berpartisipasi aktif atau Keempat, kawasan pengelolaan kurang termotivasi dalam belajarnya. Hal itu terlihat pada saat proses belajar manajemen sumber, manajemen sumber berlangsung karena banyak siswa yang tidur, menganggu teman dan bahkan Kelima, kawasan penilaian sebagian siswa ada yang tidak mengikuti Manajemen Sehingga Halaman | 72 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 pelajaran pada saat proses belajarnya. Lombok Melihat kurangnya motivasi belajar 2017/2018. siswa di SMPN 10 Praya Barat, salah Tengah Tahun Pelajaran Pengertian Media Pembelajaran satu upaya yang dilakukan adalah Usaha dengan menerapkan media realisme dalam pesan visual dimana siswa (Intruksiona. yang efektif sehingga bahan pendidikan (Intruksiona. yang di mengenai objek pembelajaran yang programkan oleh guru dapat di serap peserta didik secara maksimal, telah pergantian metode pembelajaran yang digunakan sebelumnya, maka dengan adanya penerapan media realisme dalam (Intruksiona. secara sitematis. Dalam pesan visual ini diharapkan dapat pelaksanaan program belajar mengajar meningkatkan motivasi belajar siswa. lain pihak Pengajaran akan lebih efektif apabila objek dan kejadian yang menjadi sebelum pelajaran dimulai. Salah satu bahan pengajaran dapat di visualisasikan komponen dalam menyusun desain secara realistik menyerupai keadaan pendidikan (Intruksiona. adalah sumber yang sebenarnya, namun tidaklah berarti Dalam arti luas, sumber belajar bahwa media harus menyerupai keadaan adalah segala macam sumber yang ada diluar diri seseorang . eserta didi. Sebagai Model sekalipun gambaran nyata dari Misalnya, objek dalam bentuk tiga dimensi tidak Perpustakaan, dan Media pembelajaran dapat dikatakan realistik sepenuhnya. Adapun tujuan dalam penelitian Buku. Adapun Laboratorium, ini adalah: untuk mengetahui pengaruh menurut Arsyad . adalah kata Media Realisme Dalam Pesan Visual media berasal dari kata latin medius terhadap motivasi belajar siswa pada yang secara harfiah berarti AotengahAo, mata pelajaran sejarah di kelas Vi SMP AoperentaraAo atau AopengantaraAo pesan dari Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Halaman | 73 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Sedangkan menurut Rohani . Berdasarkan pengertian realisme mengungkapkan bahwa media adalah gambar yang memiliki prinsip realis pesan, di mana medium ini merupakan yang digunakan guru sebagai alat jalan atau alat dengan suatu pesan berjalan antara komunikator dengan informasi kepada siswa terhadap materi membawa/menyampaikan (Blake Haralse. Adapun pengertian media menurut Hamdani . adalah komponen Media sumber belajar atau wahana fisik yang berisikan pesan atau materi pelajaran yang dibuat secara menarik dalam merangang siswa untuk belajar. bentuk kombinasi gambar, teks, gerak Realisme menurut Sukimi & dan animasi yang disesuaikan dengan Sutandur . dari ailiran realisme usia peserta didik yang dapat menarik menyatakan bahwa realisme adalah peserta didik dalam belajar, sehingga menggambarkan hal yang lebih nyata pembelajaran akan menyenangkan dan atau riil. Aliran ini cendrung melebihkan tidak menjenuhkan. Adapun sifat aliran realisme. Adapun pengertian media visual antara lain. Melukiskan dunia tanpa Menurut Hamdani . adalah fantasi, . Menggambarkan sesuai menggunakan indra penglihatan. Jenis Cendrung melebih-lebihkan karakter. media inilah yang sering digunakan oleh Sedangkan menurut Kartika . Realisme . liran Surralism. bersandar menyampaikan isi atau materi pelajaran. pada keyakinan realitas yang superior Sedangkan menurut Arsyad, . dari kebebasan asosiasi, keserbabisaan Media visual, yaitu jenis media yang mimpi, pemikiran kita yang otomatis hanya mengandalkan indra penglihatan tanpa kontrol dari kesadaran. semata-mata Halaman | 74 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 misalnya: media visual non-proyeksi dengan penuh semangat. (Benda Realita. Model Protetif, dan Dalam Grafi. , dan media visual proyeksi motivasi sangat penting bagi guru karena (Power poin. Paint, dan Auto Car. Lebih lanjut menurut (Rohani, 2014:. memberikan motivasi kepada siswa media visual berkemampuan untuk sehingga dapat menggerakan siswa menyampaikan informasi secara visual tetapi tidak dapat menyajikan mention. indikator motivasi belajar (Hamzah. Yang termasuk media ini ialah: Halaman 2014:. mengemukakan bahwa untuk cetakan, film-strip, gambar. memahami motivasi dapat dilihat dari Sehubungan Berdasarkan uraian diatas maka beberapa indikator, yaitu: . adanya hasrat dan keinginan untuk melakukan berbasis visual memegang peran yang kegiatan . adanya dorongan dan sangat penting dalam proses belajar. Media cita-cita pemahaman dan memperkuat ingatan. penghargaan dan penghormatan diri . Visual dapat pula menumbuhkan minat adanya lingkungan yang baik dan siswa dan dapat memberikan hubungan menarik . adanya kegiatan yang antara isi materi pelajaran dengan dunia kondusif dan menarik. Pengertian Donald . alam Hamalik, 2008:. METODE PENELITIAn Rancangan motivasi adalah suatu perubahan energi dalam diri . seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan tentang hal-hal yang akan dilakukan. merupakan landasan berpijak, serta Aunurrahman dapat dijadikan dasar penilaian baik oleh . motivasi merupakan tenaga peneliti itu sendiri maupun orang lain pendorong bagi seseorng agar kemiliki terhadap kegiatan peneliti. Sedangkan energi atau kekuatan melakukan sesuatu Teknik yang digunakan dalam Halaman | 75 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Pre Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Experimental Design, dengan bentuk sebanyak 1 . , yaitu siswa kelas Pre-test and Post-test Group. Pada Vi yang berjumlah 25 siswa pada penelitian ini melakukan pre-test dan Tahun Pelajaran 2017/2018 post-test pada siswa kelas SMPN 10 Praya Barat. Sampel jumlah dan karakteristik yang dimiliki Populasi Sugiyono, . Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari obyek/subjek yang mempunyai kualitas semua yang ada pada populasi, misalnya dengan keterbatasan dana, tenaga dan diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari waktu maka penulis dapat menggunakan dan kemudian ditarik kesimpulanya. sampel yang di ambil dari populasi itu. Sedangkan Arikunto. Sedangkan . yang menyatakan bahwa, keseluruhan subjek penelitian. Apabila jika populasi kurang dari 100 orang, seseorang ingin meneliti semua elmen dianjurkan agar semuanya dijadikan yang ada dalam wilayah penelitian. Namun jika populasi lebih dari 100 orang, dapat diambil 10-15%, 20- Studi penelitinya juga disebut studi populasi subyek . yang diteliti berjumlah 25 siswa, maka, penelitian ini disebut keseluruhan individu atau objek yang Study Populasi. Karena objek yang diteliti relative sedikit. Arikunto. Mengingat Dari pendapat di atas, maka yang Sugiyono, 25% atau lebih tergantung kemampuan atau studi sensus. karakteristik tertentu dari semua objek Instrument penelitian menurut yang akan diteliti. Jadi, yang menjadi Riduwan, . merupakan alat populasi dalam penelitian ini adalah bantu yang di pilih dan digunakan oleh seluruh siswa kelas Vi SMP Negeri 10 dalam kegiatannya Halaman | 76 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 mengumpulkan data. Pengertian lain dari Sugiyono, . menurut (Sugiyono, 2015:. teknik digunakan untuk mengukur fenomena pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, diamati/variabel penelitian. Sedangkan karena tujuan utama dari penelitian Berdasarkan pendapat tersebut. Pada instrument dalam penelitian ini adalah penelitian ini metode yang digunakan alat yang digunakan utuk memperoleh data tentang obyek yang diteliti. Dalam observasi, serta metode wawancara. penelitian ini adalah angket sebagai Lebih lanjut menurut Suyadi . teknik pengumpulan data, yaitu metode memperoleh data tentang pengaruh media realisme dalam pesan visual merekam data (Informas. yang di terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaraan Sejarah Kelas Vi SMP Negei 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran penelitian kuantitatif, teknik analisis data sudah jelas yaitu: di arahkan untuk 2017/2018. Angket Teknik hipotesis yang telah dirumuskan karena dijawab oleh responden . atau datanya kuantitatif maka teknik analisis responden memilih jawaban sesuai data menggunakan metode statistik. dengan karakteristik dinya, dengan cara Sesuai dengan pendapatnya Sugiyono, memberikan tanda checklist (O. kolom jawaban yang telaah disediakan. Aubila Sugiyono, . komparasi data dua sampel yang datanya Pengertian teknik pengumpulan data menurut Riduwan, . adalah cara-car Dalam tertutup atau angket secara langsung yang mengatakan bahwa interval atau ratio di gunakan t-test dan Halaman | 77 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAn Sebelum memasukkan data ke Tabel 3. Tabel kerja untuk menghitung Chi-Square pada Siswa Kelas Vi . aya Oe yaya )ya yaya . o realisme dalam pesan visual yang dapat STS dalam tabel kerja, terlebih dahulu Sikap fo-fh membuat tabel tabulasi data angket dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 1. Tabulasi Data Angket Pre-Test Alternatif Jawaban . STS Total Kode Subyek Tabel 2. Rekapitulasi Nilai Post-Test Berdasarkan data hasil tabulasi angket di atas, maka tabel kerja perhitungan nilai chi-Square . eoya ) dapat dilihat pada tabel 4. 4 berikut ini: Kode Subyek Alternatif Jawaban . STS Pengaruh Media Ralisme Dalam Pesan Visual Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pelajaran Sejarah Kelas Vi Di SMPN 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018 yaitu dalam proses pembelajaran siswa Total kelas Vi diberikan soal pre-test dan . Pelaksanaan . Post-test yang sama, dimana pre-test diberikan sebelum menggunakan Media Realisme Dalam Pesan Visual untuk Setelah pemberian pre-test langkah selanjutnya yaitu menerapkan Media Realisme Dalam Pesan Visual, pemberian post-test untuk mengetahui Halaman | 78 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 kemampuan siswa, setelah diberikan Media realisme dalam pesan visual dapat perlakuan Media Realisme Dalam Pesan meningkatkan motivasi belajar siswa Visual. Dalam melakukan penelitian ini, pada mata pelajaran Sejarah kelas Vi di SMPN 10 Praya Barat Kabupaten Media Realisme Dalam Pesan Visualsebagai Lombok alat bantu dalam proses pembelajaran 2017/2018Ay. Tengah Tahun Pelajaran Dari hal tersebut, maka dapat dikarenakan Media Realisme Dalam Pesan Visual memiliki keunggulan yang menggunakan Media realisme dalam motivasi belajar siswa dibandingkan Pembelajaran akan lebih efektif ketika materi pembelajaran dapat divisualkan, menggunakan Media ralisme dalam seingga pada saat proses pembelajaran pesan visual dengan hasil yeoya -hitung lebih siswa dapat melihat dengan gambar dari besar daripada yeoya -tabel . 397 > 9,. nama-nama tokoh yang termuat dalam yang berarti hasil sejarah pada buku mata pelajarannya. penelitian ini Adapun dalam penelitian ini siswa bisa SIMPULAN DAN SARAn bertanya, sehingga di dalam proses Berdasarkan hasil analisis data pada BAB IV dimana Hipotesis Nol peningkatan motivasi belajar yang lebih (H. yang berbunyi AuMedia Realisme dari penggunaan Media Ralisme Dalam Dalam Pesan Visual Tidak Dapat Pesan Visual. Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sesuai dengan hasil penelitian Di Kelas Vi Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMP Negeri 10 Praya Barat alternatif yang diajukan diterima dan Kabupaten Lombok Tengah Tahun sebaliknya hipotesis nihil yang diajukan Pelajaran ditolak, artinya hasil penelitian ini ditolak dan Hipotesis Alternatif (H. yang berbunyi AuMedia Realisme Dalam AuPengaruh 2017/2018Ay Halaman | 79 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Pesan Visual Dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Kelas Vi tercapainya hasil dan prestasi belajar siswa yang lebih baik. Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMP . Kepada siswa diharapkan dapat Negeri 10 Praya Barat Kabupaten belajar lebih giat dengan adanya Lombok Media Realisme Dalam Pesan Visual Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018Ay dinyatakan diterima. yang diterapkan oleh guru sehingga Berdasarkan pernyataan diatas, tidak hanya mengandalkan guru maka kesimpulan hasil penelitian ini untuk mendapatkan informasi dalam adalah AuMedia Realisme Dalam Pesan proses pembelajaran. Visual Dapat Meningkatkan Motivasi . Kepada peneliti lainnya diharapkan Belajar Siswa Di Kelas Vi Pada Mata untuk mengadakan penelitian yang Pelajaran Sejarah Di SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah penggunaan Media Realisme Dalam Tahun Pelajaran 2017/2018Ay. Pesan Visual sehingga mendapatkan Berdasarkan penelitian di atas, maka melalui penelitian ini penelitian mengajar dalam lingkup yang lebih dapat menyarankan kepada: Kepala Sekolah diharapkan agar DAFTAR FUSTAKa dapat menjadikan media realisme Arikunto. Prosedur Penelitian: dalam pesan visual sebagai salah Suatu Pendekatan praktik, (Edisi- satu alat dalam pembelajaran guna Revis. Jkarta : Rineka Cipta menigkatkan motivasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Arsyad. Azhar. kreatif untuk menggunakan Media Realisme Dalam Pesan Visual yang menarik minat siswa dalam proses Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali. Arsyad, . Kepada para guru diharapkan lebih Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali. Aunurrahman. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Dantes. Nyoman. Metode belajar mengajar guna meningkatkan Penelitian. Yogyakarta: CV. Andi Offset. Halaman | 80 Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018 Dimyati, dan Mudjiono. Belajar Salma. Dewi. Wawasan Teknologi Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Pendidikan. Jakarta: Cipta. Prenada Media Group. Kencana Fardi. Adnan. Pengembangan Sudjana. Nana & Rivai. Ahmad. Instrumen Motivasi Atlet. Malang: Media Pengajaran. Bandung: Sinar Wineka Media. Baru. Hamalik. Oemar. Kurikulum & Pembelajaran. Jakarta: Sinar Grafika Algensindo. Hamdani. Sukimi A. W & Edy Sutandur. Global Seni Rupa SMP kelas 3. Solo. Strategi Belajar Sugiyono. Metode Penelitian Mengajar. Bandung: CV Pustaka Kualitaatif. Kuantitatif, dan R&D. Setia. Bandung: Alfabeta. Hamzah. Teori Motivasi & Sugiyono. Metode penelitian Pengukurannya. Jakarta: PT. Bumi kuantitatif kualitatif dan R&D. Aksara. Bandung: Alfabeta. Kartika. Dharsono Sony. Seni Sugiyono. Metode Penelitian Rupa Modern. Bandung: Rekayasa (Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif. Sains. dan R & D). Bandung. Alfabeta. Margono. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Riduwan. Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta. Rohani. Ahmad. Media Kontruksional Edukatif. Jakarta: Ribeka Cipta. Sardiman. Interaksi & Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Halaman | 81