Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 Pengembangan E-Magazine Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Dampak Pemanasan Global Di MAN 2 Kota Jambi Development Of A Problem-Based Learning Based E-Magazine On The Topic Of Global Warming Impacts At MAN 2 Kota Jambi Putri Balqis Ar Rasyid*. Hidayat. Erlida Amnie Program Studi Pendidikan Fisika. Universitas Jambi. Indonesia *Corresponding author: ptriblqs19@gmail. Received: February 6, 2025 Accepted: July 16, 2025 Published: July 30, 2025 Abstract Global warming is an increasingly significant environmental issue that requires a deep understanding by students. This study aims to develop a Problem-Based Learning (PBL)based e-magazine as a learning medium on the topic of global warming impacts at MAN 2 Kota Jambi. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. The research instruments include expert validation sheets, student response questionnaires, and concept comprehension tests. The results show that the developed PBL-based e-magazine received a highly valid category from material and media experts, with an average score of Student responses to the e-magazine indicate a high level of readability and interest, with a percentage of 86. Based on these findings, it can be concluded that this PBL-based e-magazine is feasible to be used as an innovative and effective learning medium to enhance students' understanding of the impacts of global warming. This research is expected to serve as a reference in the development of digital-based learning media that supports active and contextual learning in schools. Keywords: development, global warming impact, e-magazine Abstrak Pemanasan global merupakan permasalahan lingkungan yang semakin meningkat dan memerlukan pemahaman yang mendalam oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-magazine berbasis Problem-Based Learning (PBL) sebagai media pembelajaran pada materi dampak pemanasan global di MAN 2 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, serta tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-magazine berbasis PBL yang dikembangkan mendapatkan kategori sangat valid dari ahli materi dan ahli media dengan skor rata-rata 89,5%. Respon peserta didik terhadap e-magazine menunjukkan tingkat keterbacaan dan ketertarikan yang tinggi dengan persentase 86,7%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-magazine berbasis PBL ini layak digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap dampak pemanasan global. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital yang mendukung pembelajaran aktif dan kontekstual di sekolah. Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA Kata Kunci: pengembangan, dampak pemanasan global, e-magazine PENDAHULUAN memudahkan pemahaman konsep. Selain sebagai sarana penyampaian informasi, emagazine juga berisi informasi edukatif yang dapat memperluas wawasan Integrasi multimedia, seperti video dan animasi, dalam e-magazine juga mampu memperkaya pengalaman belajar dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap materi yang Sebagai alat pembelajaran, e-magazine menawarkan cara yang menyenangkan dan informatif untuk menyampaikan materi edukatif. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan mengenai media pembelajaran. Media pembelajaran memiliki peran krusial pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik dengan pemilihan dan penggunaan media yang tepat sehingga hal tersebut menjadi salah satu faktor penentu Pemanfaatan media tersebut dapat membantu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, memperjelas konsep yang diajarkan dan mempermudah pemahaman Salah satunya dalam pembelajaran Pembelajaran fisika merupakan salah satu ilmu dasar yang berperan penting dan didasari dengan banyak teknologi maupun pemahaman mengenai Pembelajaran mengajarkan peserta didik tentang prinsipprinsip yang mengatur alam, dari gerakan partikel kecil hingga fenomena kosmik (Sidik et al. , 2. Pembelajaran fisika mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analisis peserta didik, serta kemampuan peserta didik memecahkan masalah secara sistematis. Pembelajaran fisika termasuk mata pelajaran yang menantang karena banyak konsep dalam fisika yang abstrak dan kompleks. Menurut Fuad et al . , majalah digital menawarkan berbagai keunggulan yang signifikan dalam konteks pembelajaran. Salah satu kelebihan utama adalah biaya yang lebih efisien, yang dapat mengurangi pengeluaran untuk bahan cetak dan Selain itu, majalah digital menyediakan aksesibilitas yang tinggi, memungkinkan pembaca untuk mengakses konten kapan saja dan di mana saja melalui perangkat digital. Fitur tambahan seperti penyertaan tautan dan video juga memperkaya pengalaman belajar dengan mempermudah akses langsung ke sumber referensi dan informasi tambahan, sehingga materi yang disajikan lebih mendalam dan komprehensif. Meskipun demikian, majalah digital juga Penggunaan perangkat digital dalam waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti paparan radiasi layar yang berpotensi menimbulkan mata lelah, sakit kepala, dan gangguan Oleh karena itu, meskipun majalah digital memberikan banyak manfaat, penting untuk memperhatikan dan mengatasi potensi dampak kesehatan Sangat diperlukan metode dan media membantu peserta didik memahami dan menguasai materi fisika. Pemanfaatan media digital seperti e-magazine . ajalah elektroni. dalam pembelajaran fisika di era digital ini menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurut Martahan & Nasution . , emagazine adalah media yang menyajikan konten-konten dan gambar-gambar secara Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 Model pembelajaran berbasis masalah adalah pendekatan yang menempatkan peserta didik dalam situasi nyata yang membangun pemahaman mereka sendiri, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan inquiry, serta meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri (Fortuna, 2. Ciri khas dari model ini adalah penggunaan masalah pembelajaran, yang dirancang untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, sekaligus membantu peserta didik memperoleh pemahaman tentang konsep-konsep penting. Dalam model ini, peran guru adalah memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan keterampilan mengarahkan diri mereka pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah dan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Hariyanti, 2. Berdasarkan observasi yang dilakukan di MAN 2 Kota Jambi, pembelajaran fisika masih mengalami kesulitan dan masih kurang optimal untuk materi Dampak Pemanasan Global. Media yang digunakan untuk pembelajaran Fisika yaitu masih menggunakan buku dan Power Point atau video online. menggabungkan elemen visual dan teks untuk memudahkan pemahaman peserta Selain itu, mayoritas guru . ,7%) sudah menerapkan media pembelajaran berbasis elektronik, dan hampir semua peserta didik . ,3%) juga mengakses platform digital saat belajar fisika. Salah satu materi yang dianggap menantang adalah Pemanasan Global dan Dampaknya, sebagaimana dipilih oleh peserta didik pada pertanyaan yang terlampir di Google Form atau pada tabel berikut ini. Tabel 1. Hasil Analisis Kesulitan Siswa Berdasarkan data dari analisis kebutuhan pengembangan media ajar, tampak bahwa peserta didik cenderung tertarik pada media ajar elektronik yang dapat digunakan dengan mudah dan memiliki materi yang mendetail. Hasil observasi di MAN 2 Kota Jambi menunjukkan bahwa dalam pembelajaran, guru memanfaatkan PowerPoint dan PhetSimulation untuk memvisualisasikan konsep abstrak untuk peserta didik, meski media ini bergantung pada internet dan listrik yang sering menjadi kendala. No. Pernyataan Apakah fisika yang anda lewati Menurut anda, apakah materi fisika yang telah dipelajari berkaitan dalam sehari-hari? Apakah anda materi fisika dari sumber lain Selain buku? . ontoh: PPT. Quzizz. EMagazine, dl. Apakah guru Apakah anda merasa perlu Media pembelajaran inovatif seperti emagazine diharapkan menjadi solusi yang lebih efektif dan menarik, karena dapat Persentase Jawaban a a a a a a Membosankan 0% Tidak Menarik 3,6 % Biasa Saja 14,3% Cukup Menarik 39,3% Menarik 21,4% Sangat Menarik 7,1% a Menyenan gkan 3,6% a Sangat Menyenangkan 3,6% a Tidak Tahu/Netral 7,1% a Ya 100% a Tidak 0% a Ya 78,6% a Tidak 21,4% a Ya 85,7% a Tidak 14,3% a Ya 89,3% a Tidak 10,7% Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA adalah berbasis untuk belajar Apakah anda dalam Apakah anda aplikasi atau digital saat belajar fisika? Apakah anda komputer, atau laptop saat Dari materi berikut, pilihlah yang menurut anda memiliki dalam belajar? Apakah anda materi dampak globalisasi dari buku teks? Apakah perlu dikaitkan sehari-hari a Ya 96,4% a Tidak 3,6% a Ya 89,3% a Tidak 10,7% a Ya 96,4% a Tidak 3,6% a Energi a Energi Tak Terbarukan a Energi Terbarukan a Pemanasan Global a Dampak Pemanasan Global Apakah anda ingin materi dalam bentuk emagazine/maja lah elektronik? Apakah anda e-magazine sebagai media Apakah anda ingin emagazine yang edukatif? Apakah gambar atau video didalam e-magazineakan belajar fisika? a Ya 85,7% a Tidak 14,3% a Ya 85,7% a Tidak 14,3% a Ya 92,9% a Tidak 7,1% a Ya 92,9% a Tidak 7,1% Tantangan dalam memahami materi dari buku teks juga dirasakan oleh sebagian besar peserta didik . ,7%). Selain itu, mayoritas peserta didik . ,3%) merasa bahwa informasi mengenai dampak globalisasi perlu dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar lebih relevan dalam pembelajaran fisika. a Ya 85,7% a Tidak 14,3% Penggunaan media pembelajaran berbasis elektronik dianggap sangat diperlukan dalam pembelajaran fisika. 89,3% dan 96,4% peserta didik setuju bahwa teknologi sangat membantu dalam memahami materi fisika. 85,7% peserta didik menyatakan keinginan agar materi disajikan dalam bentuk e-magazine. 92,9% peserta didik berharap e-magazine dilengkapi dengan elemen permainan a Ya 89,3% a Tidak 10,7% Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 interaktivitas, serta disertai gambar atau pemahaman konsep. Hal ini menunjukkan bahwa e-magazine berbasis elektronik sangat diinginkan oleh peserta didik sebagai media pembelajaran modern yang mendukung pemahaman materi secara lebih mendalam dan interaktif. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan majalah pembelajaran sebagai media pembelajaran berbasis Dampak Pemanasan Global di MAN 2 Kota Jambi. Gambar 1. Diagram Alur Penelitian Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X di MAN 2 Kota Jambi. Adapun data diambil pada bulan januari 2025 dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu memilih peserta didik berdasarkan kriteria tertentu dan mengisi angket respon peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif berupa skor dari angket validasi ahli materi dan ahli media, angket penilaian guru, dan angket respon peserta didik dan kualitatif yang didapat dari penilaian validator ahli media dan ahli materi, serta angket penilaian guru berupa saran perbaikan terhadap emagazine. Teknik analisis yang digunakan mencakup analisis layakitas media emagazine Problem-Based Learning (PBL) pada materi dampak pemanasan global. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan . esearch and development (R&D). Penelitian dilakukan untuk mengembangkan produk baru atau disempurnakan, kemudian hasil dari pengembangan produk diuji kualitasnya dengan instrumen berupa pengambilan responden melalui pertanyaan sehingga akan didapat hasil produk yang layak Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran dalam bentuk Emagazine pada materi Dampak Pemanasan Global. Penelitian ini menggunakan model ADDIE, yang dikembangkan oleh Dick dan Carey . , terdiri dari lima tahapan: Analysis . Design . Development . Implementation Evaluation . Penelitian ini berfokus sampai tahap Development (Pengembanga. , karena tujuan penelitian menghasilkan suatu media pembelajaran yang valid untuk diimplementasikan berdasarkan penilaian validator. Model ini digunakan karena langkah-langkahnya yang sederhana dan sistematis, serta dapat diterapkan dalam pengembangan berbagai pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, model, dan media Layakitas e-magazine berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan ahli pedagogik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan skala Likert dengan kategori: sangat layak, layak, cukup layak, kurang layak, dan tidak layak. Nilai layakitas dihitung menggunakan rumus: ycEyceycycyceycuycycaycyce = ycIycoycuyc ycycuycycayco ycu 100% ycIycoycuyc ycoycaycoycycnycoycayco (Sugiyono, 2. Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA HASIL DAN PEMBAHASAN penjelasan, guru menilai media ini menarik dan dapat meningkatkan minat peserta didik, meskipun tantangan utamanya adalah akses internet. Pada mengungkapkan bahwa materi energi menjadi tantangan karena melibatkan perhitungan yang sulit bagi peserta didik dan juga sulit untuk memvisualisasikan fenomena terkait pemanasan global. Terakhir, pembelajaran, guru menyatakan bahwa penggunaan teknologi seperti Phet Simulation lebih efektif dibandingkan metode tradisional, terbukti dengan meningkatnya antusiasime dan hasil belajar peserta didik. Hasil akhir pada penelitian pengembangan . esearch and developmen. ini adalah berupa e-magazine berbasis problem based-learning pada materi dampak Dalam mengembangkan media belajar ini. Canva FLIPHTML5. Produk e-magazine yang dihasilkan dapat digunakan atau diakses dimanapun menggunakan handphone, laptop, ataupun computer dan perangkat kemudahan kepada peserta didik untuk mengakses disekolah maupun dirumah. Pada wawancara dengan guru terkait berbagai aspek dalam proses pembelajaran. Pada topik kurikulum yang digunakan, guru sedangkan kelas 11 dan 12 mengikuti Mengenai penggunaan metode pembelajaran, guru mengukur keberhasilan melalui asesmen dan pernah mengikuti pelatihan metode inovatif, meskipun hanya terbatas pada materi tertentu seperti momentum. Dalam kaitannya dengan media pembelajaran dan memanfaatkan media seperti PowerPoint Phet Simulation memvisualisasikan materi kompleks, dengan teknologi digital yang mendukung metode pembelajaran serta meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan data, kepuasan terhadap pembelajaran fisika bervariasi, dengan 39,3% pembelajaran cukup menarik, 21,4% menarik, 3,6% sangat menarik, dan 3,6% sangat menyenangkan, sementara 14,3% merasa pembelajaran biasa saja dan sisanya netral. Dalam aspek kebutuhan mendukung penggunaannya, dengan 96,4% setuju bahwa teknologi membantu pemahaman materi, 89,3% merasa perlu media berbasis elektronik, serta 89,3% telah mengakses platform digital untuk Terkait kebutuhan materi, seluruh responden . %) menyetujui pentingnya relevansi materi dengan kehidupan seharihari, sementara 85,7% mengalami kesulitan memahami topik tertentu dari buku teks, sehingga diperlukan penyajian yang lebih interaktif seperti e-magazine. Untuk media pembelajaran yang sering digunakan, guru mengatakan PowerPoint dan Phet Simulation karena praktis dan membantu peserta didik memahami konsep fisika, meskipun kendala utama terletak pada ketergantungan pada listrik dan internet. Tantangan lainnya adalah ketersediaan dan stabilitas listrik serta internet di sekolah. Mengenai penggunaan e magazine, guru belum pernah Dalam hal kebutuhan media pembelajaran, 96,4% responden membutuhkan media berbasis perangkat elektronik, dengan 85,7% menginginkan materi dalam bentuk e-magazine dan 92,9% mengharapkan adanya elemen permainan edukatif. Selain itu, 92,9% responden mengakui bahwa gambar dan video dalam e-magazine dapat membantu pemahaman mereka terhadap Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 E-magazine berbasis PBL mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep pemanasan global. Hal ini sejalan dengan penelitian Rasidi, dkk. yang menunjukkan bahwa media digital interaktif meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik terhadap fisika. redaksi, men. , isi . ateri, diskusi, quiz, games, selingan berupa info, quotes, dan story tim. , penutup . ilas balik pelajaran dan profil penuli. Konten yang akan disajikan dalam emagazine adalah teks, gambar, video, dan game menarik E-magazine ini diakes melalui link atau scan QR code dengan menggunakan perangkat lainya Pada bagian games, quiz, dan diskusi pengguna dapat mengakses dengan mengklik bagian yang telah tersedia dalam e-magazine. Pada games dan quiz juga sudah dilengkapi dengan jawaban benar atau salah setelah selesai mengerjakan permainan atau latihan soal tersebut. Pembuatan Storyboard Pembuatan sebelum produk dibuat. Namun, seiring berjalannya waktu terdapat perubahan dari storyboard yang dibuat ke dalam Perubahan yang terjadi terlampir didalam tabel 1. 2 berikut Media pembelajaran konvensional seperti PowerPoint dan buku cetak kurang menarik bagi peserta didik (Melati et al. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa e-magazine lebih efektif dalam menyajikan informasi secara interaktif, dengan elemen visual yang mendukung keterlibatan peserta didik. Selanjutnya, pada tahap design, dilakukan perancangan e-magazine. Rancangan pembelajaran, struktur isi, serta desain visual e-magazine. Struktur e-magazine dirancang untuk mendukung pendekatan PBL, yang melibatkan pendahuluan, penyajian masalah, materi utama, latihan berbasis masalah, dan evaluasi. Desain visual juga dibuat menarik dengan pemilihan warna, font, serta ilustrasi yang mendukung pemahaman peserta didik. Untuk memastikan e-magazine sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, dibuat storyboard sebagai panduan dalam pengembangan produk. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi penentuan tim pengembang, menyusun jadwal penelitian, struktur materi, spesifikasi media, dan pembuatan storyboard. Storyboard ini berisi halaman sampul, profil penulis, daftar isi, halaman kuis, dan halaman Dalam pembuatan produk peneliti menggunakan software Canva dengan output FlipHTML5. Gambar 2. Halaman Sampul Adapun spesifikasi e-magazine yang dikembangkan sebagai berikut. Produk yang dihasilkan berupa emagazine interaktif berbasis problem based-learning pembuka . over, salam redaksi dan tim Gambar 3. Profil Penulis Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA dan sesuai Selanjutnya pada tahap pengembangan, proses dilakukan pembuatan e-magazine berdasarkan desain yang telah dirancang. Pada tahap ini, media dikembangkan menggunakan perangkat lunak desain yang memungkinkan penyajian konten yang menarik dan interaktif. Setelah produk selesai, dilakukan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru mata Hasil validasi menunjukkan bahwa e-magazine ini memiliki kualitas baik dari segi isi, desain, dan kesesuaiannya dengan tahapan PBL. Berdasarkan masukan dari para validator, revisi dilakukan untuk memperbaiki beberapa aspek, seperti penyajian informasi dan konsistensi visual, hingga produk dinyatakan valid dan layak Penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap pengembangan sesuai Tahap implementasi dan evaluasi tidak dilakukan karena penelitian ini berfokus pada pengembangan produk dan validasinya. Efektivitas penggunaan e-magazine dalam pembelajaran dapat dijadikan fokus untuk penelitian lanjutan. Gambar 4. Halaman Daftar Isi Gambar 5. Halaman Kuis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emagazine berbasis PBL pada materi dampak pemanasan global telah berhasil dikembangkan dan dinyatakan valid oleh para ahli. Hal ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui pendekatan PBL. Gambar 6. Halaman Video Evaluasi Evaluasi pada tahap desain bertujuan untuk menyempurnakan desain berupa storyboard yang telah dibuat oleh peneliti menjadi lebih berkualitas dan sesuai dengan analisis kebutuhan. Tahap desain dilakukan evaluasi formatif berupa revisi pada storyboard dengan arahan dari dosen pembimbing sehingga diperoleh rancangan yang Selain itu, dilakukan juga diskusi storyboard hingga diperoleh yang tepat Pada tahap pengembangan ini, peneliti merealisasikan bentuk dari storyboard yang telah dirancang menjadi produk emagazine interaktif berbasis yang . over, penggunaan, daftar isi, dan salam redaks. , isi . ateri, diskusi, quiz, game sederhana. Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 selingan berupa info dan story tim. , penutup . ilas balik pelajaran dan profil Pada tahap ini, bahan yang sudah disediakan pada tahap desain disusun hingga membentuk sebuah sumber belajar. Dalam pembuatan produk, pengembang menggunakan aplikasi Canva dan FlipHTML5. Berikut beberapa bagian tampilan dari e-magazine berbasis problem based-learning yang telah Halaman Halaman sampul dan cara penggunaan Gambar Halaman Materi Pembelajaran Dan Video Halaman materi berisikan materi dampak pemanasan global dan halaman video pembelajaran berisikan link yang dapat diklik oleh pengguna yang otomatis masuk ke laman video. Halaman Games dan Info Gambar 7. Halaman Sampul dan Cara Penggunaan Halaman menyerupai sampul majalah dan cara penggunaan dibuat untuk memudahkan Halaman Daftar Isi dan Salam Redaksi Gambar 10. Halaman Games Dan Info Halaman menampilkan QR code dan halaman info dibuat dengan menampilkan link. Halaman Profil Penulis Gambar 8. Halaman Daftar Isi dan Salam Redaksi Halaman daftar isi berisikan nomor halaman setiap isu yang disajikan dan dapat diklik ketika pengguna ingin masuk kepada laman yang dituju dan dibuat salam redaksi sebagai bentuk sintaks dari PBL. Gambar 11. Halaman Profil Penulis Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA E-magazine berbasis problem-based learning yang dikembangkan dalam penelitian ini divalidasi oleh tiga ahli, yaitu dua dosen yang merupakan ahli materi sekaligus ahli media, serta satu guru Fisika dari MAN 2 Kota Jambi. Validasi dilakukan untuk memastikan kelayakan emagazine dari aspek isi, desain, dan kesesuaiannya dengan pendekatan PBL. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi ahli media dan angket validasi ahli Berikut hasil validasi ahli media dan ahli materi terhadap produk emagazine berikut. Berdasarkan penilaian dari tiga validator, e-magazine memperoleh persentase skor sebesar 91%. Skor ini termasuk dalam rentang 75100% dengan kategori "sangat baik. " Berdasarkan masukan dari validator pertama, disarankan untuk menambahkan kalimat perintah membuat kelompok pada sintaks ketiga. Sementara itu, validator kedua menyarankan agar element pada halaman game diubah. Tabel 8. Hasil Validasi Ahli Media No. Indikator Kejelasan program pada layar Kemenarikan awal/pembuka Ketersediaan petunjuk penggunaan program Ketepatan ukuran huruf Ketepatan jenis huruf Konsistensi tampilan menu (Daftar is. Ketepatan penempatan Ketepatan penempatan gambar/animasi Ketepatan penempatan Kualitas musik/suara Komposisi suara Ketepatan warna teks dan latar belakang . Kemudahan memahami tombol navigasi Konsistensi Kesesuaian tombol navigasi dengan Kinerja system operasi Akses Akses Kemudahan memilih menu dan materi dalam Total Skor Tabel 7. Hasil Validasi Ahli Materi No. Indikator Kedalaman materi Perolehan Skor Kebenaran isi materi Akurasi materi . p to Keruntutan materi Kesesuaian dan materi Kejelasan Bahasa yang Kesesuaian penggunaan Bahasa dengan Tingkat sasaran pengguna Kesesuaian Kejelasan pengerjaan evaluasi Evaluasi materi yang diajarkan Kemenarikan Ketepatan elemen media dalam menyajikan materi Kesesuaian dengan materi Kesesuaian dengan materi Efektivitas materi dari segi waktu Total Skor Rata-Rata Kategori Layak Skor Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 Rata-Rata Kategori Sangat Baik penyempurnaan produk agar hasilnya lebih optimal saat diterapkan pada uji kelompok besar (Septiana et al. , 2. Berdasarkan kriteria penilaian dari tiga validator mendapatkan persentase skor 91,25%. Skor ini berada pada rentang skor 75-100 dengan kriteria sangat baik. Dari catatan yang diberikan oleh validator satu menyarankan agar dapat menambahkan halaman pada e-magazine. Sementara validator dua menyarankan untuk menambahkan link pada halaman daftar Hasil validasi ahli media ini diperoleh bahwa media yang dikembangkan dinyatakan layak untuk diuji coba dengan Revisi dilakukan sesuai dengan komentar dan saran yang telah diberikan oleh validator. Selain itu, uji kelompok kecil juga berfungsi untuk memvalidasi apakah penggunaan e-magazine berbasis PBL dapat mendukung pembelajaran pada materi dampak pemanasan global di MAN 2 Kota Jambi. Uji ini menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas produk pengembangan sebelum dilakukan pengujian lebih luas pada kelompok besar. Hasil data respon seluruh peserta didik dapat dilihat pada tabel dibawah ini Tabel 9. Hasil Responden Pada Uji Kelompok Kecil Aspek Media Materi Persentase Kriteria Selanjutnya uji coba kelompok kecil, subjek uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 4-14 responden dan untuk kelompok besar antara 15-50 responden. Kepada peserta didik sebagai responden diberikan media pembelajaran yang telah dibuat, kemudian responden diberi kesempatan untuk bertanya tentang media responden mengisi angket penilaian untuk mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang telah dibuat. %Skor 72,5% 88,75% Sangat Baik Hasil evaluasi terhadap media dan materi menunjukkan bahwa aspek keterbacaan tulisan memiliki skor sebesar 87,5%, sementara kejelasan gambar/animasi memperoleh 77,5%. Kejelasan video dinilai sebesar 82,5%, sedangkan kejelasan musik atau suara mencapai 87,5%. Kesesuaian warna mendapatkan skor 90%, dan kemenarikan tampilan dinilai tinggi dengan skor 95%. Kemudahan dalam memahami tombol navigasi memperoleh nilai 85%, sementara kemudahan pemahaman terhadap petunjuk penggunaan program mendapatkan skor Selain itu, kemudahan dalam memilih menu dan materi dalam program masing-masing mendapatkan skor sebesar 82,5%. Pada aspek materi, kemenarikan memperoleh skor 90%, sedangkan kejelasan bahasa yang digunakan dalam materi mendapat nilai 87,5%. Secara keseluruhan ini menunjukkan bahwa media dan materi yang dinilai memiliki Uji kelompok kecil dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan bahwa emagazine problem-based learning (PBL) yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas secara terbatas sebelum diterapkan dalam uji kelompok besar. Langkah mengidentifikasi kekurangan atau kendala pada produk yang dikembangkan. Melalui uji kelompok kecil juga memperoleh umpan balik dari peserta yang terlibat mengenai kejelasan materi, desain visual, dan kesesuaian pendekatan PBL dalam e-magazine. Hal ini membantu Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA kualitas yang baik dalam mendukung proses pembelajaran. merasa e-magazine ini sangat menarik untuk digunakan dan hanya memberikan saran untuk ditambahkan lagu. Uji coba dilakukan dengan menjawab 12 pernyataan yang terbagi menjadi aspek media dan aspek materi yang diuji oleh 10 responden dengan persentase 90,6% yang dikategorikan sangat baik. Uji kelompok kecil kelas XI digunakan untuk meminta pendapat dari responden yang telah mempelajari materi dampak pemanasan global sehingga dapat memperoleh evaluasi keefektifan e-magazine ini dalam meningkatkan pemahaman peserta didik serta memastikan bahwa materi dan penyajiannya sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mereka. Adapun saran dari responden uji kelompok kecil kelas 11 diantaranya permintaan untuk ukuran tulisan lebih dibesarkan lagi. Responden menyatakan bahwa media ini cukup menarik dan tertarik untuk digunakan. Uji kelompok besar dilakukan sebagai tahap akhir untuk menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas e-magazine berbasis problem-based learning (PBL) secara lebih luas. Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang telah dikembangkan dan disempurnakan berdasarkan hasil uji kelompok kecil dapat memberikan dampak positif terhadap pembelajaran pada materi dampak pemanasan global di MAN 2 Kota Jambi. Dalam uji kelompok besar, penggunaan emagazine diuji pada populasi yang lebih representatif untuk melihat bagaimana respon peserta didik terhadap produk tersebut dalam kondisi nyata. Hal ini penting untuk memperoleh data yang lebih komprehensif mengenai keberhasilan penerapan pendekatan PBL melalui emagazine pemahaman peserta didik terhadap dampak pemanasan global. Uji kelompok kecil kelas 10 digunakan untuk meminta pendapat dari responden yang pada jenjang ini baru memasuki tahap awal pemahaman materi yang lebih kompleks, termasuk topik dampak pemanasan global. Dengan demikian, uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana e-magazine ini dapat membantu peserta didik kelas 10 memahami konsep-konsep dasar yang berkaitan dengan pemanasan global. Selain itu, uji kelompok besar juga berfungsi untuk mengevaluasi generalisasi efektivitas produk pada skala yang lebih luas. Data dari uji kelompok besar memberikan dasar yang kuat untuk menyimpulkan apakah produk pengembangan dapat digunakan secara lebih luas dalam pembelajaran dengan hasil yang konsisten. Selain itu, peserta didik kelas X memiliki tingkat keterlibatan dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap pembelajaran berbasis media digital, sehingga dapat memberikan gambaran awal mengenai efektivitas e-magazine dalam mendukung pembelajaran interaktif. Uji coba ini juga memungkinkan untuk mengidentifikasi potensi kesulitan yang dialami peserta didik dan memperbaiki kekurangan dalam penyajian materi sebelum diterapkan pada jenjang yang lebih tinggi. Adapun hasil uji kelompok kecil dikelas 10 ini dapat dikatakan cukup baik karena responden Tabel 10. Hasil Responden Pada Uji Kelompok Besar Aspek Media Materi Persentase Kriteria Persentase 88,25% 96,67% 92,45% Sangat Baik Hasil evaluasi terhadap media dan materi keterbacaan tulisan memperoleh skor sebesar 92,5%, sementara kejelasan Edu-Sains Volume 14 No 2. Juli 2025 gambar atau animasi mencapai 90%. Kejelasan video dinilai sebesar 88,3%, sedangkan kejelasan musik atau suara mendapatkan skor 76,7%. Dari segi tampilan, kesesuaian warna memperoleh nilai 85%, dan kemenarikan tampilan dinilai cukup tinggi dengan skor 87,5%. Kemudahan dalam memahami tombol navigasi mendapat skor 85%, sementara penggunaan program mencapai 88,3%. Selain itu, kemudahan dalam memilih menu dan materi dalam program masingmasing mendapatkan skor tinggi, yakni 95% dan 94,16%. Pada aspek materi, kemenarikan dalam memotivasi belajar memperoleh skor tertinggi, yaitu 97,5%, sedangkan kejelasan bahasa yang digunakan juga sangat baik dengan nilai 95,8%. Secara keseluruhan, hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa media dan materi yang digunakan memiliki kualitas yang sangat baik dalam mendukung proses Berdasarkan hasil penilaian responden terhadap e-magazine, berbagai aspek dinilai dengan skor yang menunjukkan efektivitasnya dalam mendukung proses Aspek yang mendapatkan skor tertinggi empat antara lain adalah membantu guru membangun kemandirian peserta didik . , warna . over dan background menari. , gambar, video, dan audio yang relevan dengan materi pembelajaran . , bahasa yang mudah dipahami dan tidak bermakna ganda . , emagazine yang memudahkan peserta didik memahami materi . , serta emagazine yang menambah minat belajar peserta didik . Skor 3 diberikan pada aspek yang berkaitan dengan kemudahan guru dalam pembelajaran . , kemudian pengkonstruksian pengetahuan peserta didik . , rangsangan belajar yang diberikan kepada peserta didik . , bahasa yang digunakan telah sesuai dengan kaidah . , membantu guru mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran . , serta bimbingan dalam orientasi masalah dan investigasi . Secara keseluruhan, e-magazine ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar peserta didik, meskipun beberapa aspek masih membutuhkan penyempurnaan agar lebih optimal. Pengembangan e-magazine menunjukkan hasil yang sangat baik berdasarkan hasil validasi dan respons dari praktisi Inovasi dalam desain, konten interaktif, serta isu yang diangkat dalam e-magazine menjadi aspek kebaruan dalam penelitian pengembangan e magazine berbasis problem based learning pada materi dampak pemanasan global. Adapun penilaian respon guru terhadap produk yang dibuat adalah sebagai berikut. Dari hasil uji coba, diperoleh 91,5% guru menyatakan e-magazine menarik dan mudah digunakan. 89,7% peserta didik e-magazine pemahaman mereka terhadap dampak pemanasan global. 92,3% peserta didik merekomendasikan e-magazine ini untuk digunakan dalam pembelajaran fisika. Tabel 11. Hasil Penilaian Respon Guru terhadap E- Megazine Pernyataan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Guru 33 3 4 4 4 4 3 3 4 Total Persent Katego 93,4% Berdasarkan e-magazine Problem Based Learning (PBL) pada materi dampak pemanasan global di MAN Sangat Rasyid. , dkk. Pengembangan E-MagazineA 2 Kota Jambi telah menunjukkan kualitas yang sangat baik. Validasi dari para ahli serta respons praktisi kependidikan mengindikasikan bahwa e-magazine ini Inovasi dalam desain, integrasi elemen interaktif, serta penyajian isu-isu aktual menjadikan e-magazine ini sebagai media yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap dampak pemanasan global. Dengan demikian, e-magazine berbasis PBL ini dapat menjadi alternative media ajar yang efektif dalam mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan Hal ini sejalan dengan Prasetyaningsekti . tentang e-magazine, penelitian ini juga menyoroti peran media digital dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan pembaca dalam pembelajaran. pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk mendukung proses pembelajaran di DAFTAR PUSTAKA