Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 DOI: 10 -70285 Pengaruh Return on Asset. Debt To Equity Ratio. Earning Per Share. Net Profit Margin Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Farmasi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 Rindi Wahyuni1. Hengki Hermawan2 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang rindiwahyuni328@gmail. com, dosen01781@unpam,ac,id Received 20 Agustus 2. Revised 15 September 2025 | Accepted 15 Oktober 2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, dan Net Profit Margin terhadap harga saham pada perusahaan sektor farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan dianalisis dengan metode regresi data panel melalui pendekatan Random Effect Model (REM), yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow. Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan nilai F-statistik sebesar 2,919957 dan tingkat signifikansi sebesar 0,032864. Secara parsial, variabel Return On Asset dan Debt to Equity Ratio terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Earning Per Share dan Net Profit Margin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, nilai Adjusted R-squared sebesar 0,1486 menunjukkan bahwa 14,86% variasi harga saham dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel dalam penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi informasi bagi perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami hubungan antara kinerja keuangan dan harga saham, serta sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan analisis yang mendalam terhadap perusahaan farmasi di Indonesia. Kata Kunci: Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share. Net Profit Margin. Harga Saham Abstract This study aims to analyze the effect of Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, and Net Profit Margin on stock prices in pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2019 to 2023. This study employs a quantitative approach and is analyzed using panel data regression through the Random Effect Model (REM), selected based on the results of the Chow. Hausman, and Lagrange Multiplier tests. The results indicate that, simultaneously, all four independent variables significantly influence stock prices, with an F-statistic value of 2. 919957 and a significance level of 0. Partially, the Return on Assets and Debt to Equity Ratio variables were found to significantly influence stock prices, while Earnings Per Share and Net Profit Margin did not show significant effects. Additionally, the adjusted R-squared value of 0. 1486 indicates that 14. 86% of stock price variation can be explained by the four variables, while the remainder is influenced by factors outside the variables in this study. This study is expected to contribute information to companies, investors, and future researchers in understanding the relationship between financial performance and stock prices, as well as serving as a basis for in-depth analysis of pharmaceutical companies in Indonesia. Keywords: Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share. Net Profit Margin. Stock Prices Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 PENDAHULUAN Era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan dinamika persaingan bisnis yang semakin ketat, baik di tingkat nasional maupun Perusahaan dituntut untuk mampu menyesuaikan strategi agar tetap bertahan serta berkembang dalam pasar yang kompetitif. Selain berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), perusahaan juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang efisien dan efektif menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan usaha. Salah satu sektor strategis dalam mendukung perekonomian nasional adalah industri farmasi. Sektor ini memiliki peran vital dalam penyediaan obat dan produk kesehatan, yang semakin berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan serta dukungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meski demikian, integrasi ekonomi regional melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menimbulkan tantangan baru berupa peningkatan mobilitas barang, jasa, dan investasi, yang menuntut perusahaan farmasi nasional untuk memperkuat efisiensi dan daya saing. Dalam konteks pasar modal, harga saham dipandang sebagai indikator penting yang mencerminkan kinerja dan nilai suatu perusahaan. Menurut Waskito & Faizah . harga saham menjadi cerminan citra dan efektivitas manajemen perusahaan, sedangkan Wardhani dkk. menegaskan bahwa harga saham merupakan nilai kepemilikan perusahaan yang menjadi acuan investor. Dengan demikian, faktor fundamental perusahaan, khususnya rasio keuangan, memainkan peranan penting dalam menjelaskan fluktuasi harga saham. Salah satu rasio yang berpengaruh adalah Return on Assets. Menurut Thian . Return on Assets digunakan untuk menilai sejauh mana aset perusahaan mampu menghasilkan laba bersih, di mana semakin tinggi nilainya menunjukkan efektivitas pemanfaatan aset. Hal ini didukung oleh Hasibuan et al. yang menyebutkan bahwa Return on Assets termasuk dalam rasio profitabilitas untuk menilai efektivitas perolehan laba, sedangkan Kasmir . menegaskan bahwa Return on Assets mencerminkan kemampuan aset perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang menjadi indikator kondisi keuangan. Selanjutnya. Debt to Equity Ratio menurut Kasmir . digunakan untuk menilai perbandingan pendanaan yang berasal dari utang terhadap ekuitas, sehingga mencerminkan tingkat ketergantungan perusahaan pada pinjaman. Hal ini diperkuat oleh Hasibuan et al. 3:131Ae. yang menegaskan bahwa Debt to Equity Ratio menggambarkan struktur pendanaan, di mana rasio tinggi mengindikasikan ketergantungan besar pada utang, sedangkan rasio rendah mencerminkan struktur modal yang lebih sehat dan menarik bagi investor. Rasio lainnya adalah Earnings Per Share dan Net Profit Margin. Menurut Rachmawati et al. 4:39Ae. Earnings Per Share merupakan ukuran laba bersih per lembar saham beredar yang menjadi indikator utama profitabilitas. Sejalan dengan itu. Warae et al. menegaskan bahwa nilai Earnings Per Share yang tinggi menandakan profitabilitas kuat dan menarik bagi investor. Adapun Net Profit Margin menurut Hermawan. Hadrillah, & Anggraini . merupakan rasio profitabilitas yang membandingkan laba bersih dengan total pendapatan, sedangkan Hasibuan et al. menekankan bahwa Net Profit Margin menunjukkan efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan. Meskipun berbagai penelitian sebelumnya telah menelaah pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham, sebagian besar masih terbatas pada satu hingga tiga variabel dan periode waktu yang sempit, serta belum mempertimbangkan dinamika krisis dan pemulihan akibat pandemi Covid-19 yang berpengaruh signifikan pada industri farmasi. Berdasarkan celah penelitian tersebut, penelitian ini hadir untuk mengkaji secara simultan empat rasio utama Return on Assets. Debt to Equity Ratio. Earnings Per Share dan Net Profit Margin dalam satu model komprehensif pada periode 2019Ae2023 yang merepresentasikan fase pra-pandemi, masa pandemi, hingga pasca-pandemi. Dengan demikian, penelitian ini menghadirkan kebaruan . berupa kontribusi empiris yang lebih kuat dalam Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis e-ISSN 3109-421X Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi harga saham perusahaan farmasi, serta menjadi referensi strategis bagi investor maupun manajemen dalam pengambilan keputusan keuangan. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja keuangan perusahaan farmasi di Bursa Efek Indonesia, berikut disajikan perkembangan Return on Assets. Debt to Equity Ratio. Earnings per Share. Net Profit Margin, serta harga saham selama periode 2019Ae2023. Tabel 1: Perkembangan Return on Assets. Debt to Equity Ratio. Earnings Per Share. Net Profit Margin terhadap Harga Saham pada perusahaan farmasi di BEI tahun 2019-2023 Kode Thn ROA DER EPS NPM Harga Saham (R. DVLA DVLA DVLA DVLA DVLA SIDO SIDO SIDO SIDO SIDO KLBF KLBF KLBF KLBF KLBF PEHA PEHA PEHA PEHA PEHA MERCK MERCK MERCK MERCK MERCK SCPI SCPI SCPI SCPI SCPI TSPC TSPC TSPC TSPC TSPC PYFA PYFA PYFA PYFA PYFA KAEF KAEF KAEF KAEF Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis e-ISSN 3109-421X Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Kode Thn ROA Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 DER EPS NPM Harga Saham (R. KAEF Sumber: Annual Report berbagai perusahaan farmasi, tahun 2019-2023 dan w. com data diolah . Berdasarkan data pada tabel, terlihat adanya fluktuasi kinerja masing-masing perusahaan farmasi di BEI selama 2019 hingga 2023. Misalnya. Return on Assets pada DVLA menunjukan penurunan dari 121 pada 2019 menjadi 0. 073 pada 2021, namun kembali naik ke 0. 090 pada 2023. Sedangkan SIDO memperlihatkan tren positif, di mana Return on Assets naik secara konsisten dari 0. 228 di 2019 menjadi 244 pada 2023. Debt to Equity Ratio juga menunjukkan dinamika, misalnya PEHA memiliki Debt to Equity Ratio tinggi sebesar 1. 51 pada 2019, namun menurun stabil hingga 1. 18 di 2021. Earnings Per Share SCPI melonjak drastis dari 31. 22 di 2019 ke 52. 53 di 2022, sedangkan KAEF memperlihatkan penurunan Earnings Per Share signifikan pada 2023 sampai -2. 27, yang menunjukkan tekanan Net Profit Margin dan Harga Saham turut mengalami variasi yang mencerminkan situasi pasar dan efektivitas operasional. Net Profit Margin DVLA turun dari 0. 12 di 2019 ke 0. 08 di 2020, lalu sedikit naik ke 0. 09 di 2023. Sementara harga saham DVLA relatif stabil, berkisar antara Rp7. hingga Rp7. 776 sepanjang periode tersebut. Harga saham SCPI menurun dari Rp5. 181 di 2019 menjadi Rp3. 706 di 2023, sejalan dengan turunnya Net Profit Margin hingga 0. Sedangkan KAEF mengalami fluktuasi tajam, terutama penurunan Earnings Per Share dan Net Profit Margin pada 20222023, tetapi harga saham relatif stabil pada Rp7. 279 di 2023. Data ini menunjukkan bahwa setiap indikator keuangan dan harga saham perusahaan farmasi di BEI tahun 2019-2023 sangat dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing perusahaan serta dinamika internal dan eksternal pasar keuangan. 4500,00 4000,00 3500,00 3000,00 2500,00 2000,00 1500,00 1000,00 500,00 0,00 Sumber: w. com data diolah . Gambar 1: Grafik perkembangan Harga Saham Grafik batang memperlihatkan tren harga saham sembilan perusahaan farmasi di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023. DVLA. TSPC, dan KAEF menempati kisaran harga tertinggi, sedangkan SCPI konsisten berada pada posisi terendah. Sebagian besar perusahaan mencapai puncak pada tahun 2021, seperti KAEF yang naik hingga lebih dari 4. 000 rupiah sebelum mengalami penurunan tajam pada tahun-tahun berikutnya, yang menunjukkan adanya pengaruh kuat dari permintaan pasar dan sentimen investor pada masa pandemi. Sementara itu. MERCK dan SCPI menunjukkan pergerakan harga yang relatif stabil, berbeda dengan TSPC. KAEF, dan DVLA yang lebih dinamis. Hal ini mencerminkan adanya variasi risiko dan peluang investasi pada masing-masing emiten yang erat kaitannya dengan kondisi ekonomi makro serta kebijakan perusahaan. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 Kerangka Berpikir Menurut Hizamuddin, dkk . , kerangka berpikir menjadi dasar analisis dan argumentasi peneliti, baik untuk menguji hipotesis dalam penelitian kuantitatif maupun membangun pembaruan pernyataan melalui analisis data dan teori pada penelitian naratif. Gambar 2: Kerangka Berpikir Hipotesis: Hipotesis yang akan dibuktikan dalam penelitian ini: HCA: Return On Assets Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Perusahaan Farmasi Tahun 2019Ae2023. H2: Debt to Equity Ratio Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Perusahaan Farmasi Tahun 2019Ae2023. H3: Earning Per Share Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Perusahaan Farmasi Tahun 2019Ae2023. H4: Net Profit Margin Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Perusahaan Farmasi Tahun 2019Ae2023. H5: Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share. Net Profit Margin Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham Perusahaan Farmasi Tahun 2019Ae2023. METODE Menurut Kusumastuti . , metode penelitian kuantitatif menitikberatkan pada pengukuran serta analisis hubungan sebab-akibat antarvariabel, bukan pada prosesnya, sehingga penyelidikan dipandang berada dalam kerangka bebas nilai. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif yang didasarkan pada data laporan keuangan perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019Ae2023. Pendekatan tersebut berasumsi bahwa fakta atau fenomena yang diamati memiliki realitas objektif yang dapat diukur secara empiris, di mana seluruh variabel penelitian dapat diidentifikasi secara jelas, sementara hubungan antarvariabel dianalisis dan diukur melalui teknik statistik yang sesuai. Sampel penelitian dipahami sebagai bagian atau representasi dari populasi yang dipilih untuk dianalisis sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan, dan dalam konteks ini digunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, meliputi kelengkapan laporan keuangan selama periode pengamatan, tidak mengalami delisting, bukan perusahaan private, serta tidak mengalami suspensi perdagangan Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis e-ISSN 3109-421X Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 lebih dari satu tahun. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 9 perusahaan farmasi sebagai sampel yang dinilai representatif dalam menggambarkan karakteristik populasi penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Normalitas Tabel 2: Uji Normalitas Jarque Bera (JB) Series: Standa rdized Res idua ls Sa mpl e 2019 2023 Obs erva ti ons 45 Mea n Medi a n Ma xi mum Mi ni mum Std. Dev. Skewnes s Kurtos i s Ja rque-Bera 4. Proba bi l i ty 0. Sumber: Output E-views 12 . Berdasarkan uji normalitas Jarque-Bera (JB) pada Tabel, diperoleh nilai JB sebesar 4,485094 dengan probabilitas 0,106188. Karena lebih besar dari 0,05. HCA tidak ditolak sehingga residual berdistribusi normal dan asumsi normalitas terpenuhi. Covariance Analysis: Ordinary Date: 05/28/25 Time: 21:50 Uji Multikolinieritas Sample: 2019 2023 3: Uji Multikolinieritas Included observations:Tabel Covariance Correlation Sumber: Output E-views 12 . Hasil uji multikolinearitas menunjukkan adanya korelasi tinggi antara variabel X1 Return On Asset dan X4 Net Profit Margin dengan nilai 0,9558, melebihi ambang batas 0,80 sehingga mengindikasikan multikolinearitas serius. Namun, kondisi ini tidak dianggap masalah karena hubungan keduanya wajar sebagai indikator profitabilitas, serta jumlah sampel terbatas . perusahaan selama 2019Ae2. dapat memicu korelasi tinggi. Penelitian ini lebih menekankan kontribusi simultan seluruh variabel independen terhadap harga saham daripada pengaruh masing-masing variabel secara terpisah. Panel Cross-section Heteroskedasticity LR Test Equation: UNTITLED Uji Heteroskedastisitas Specification: Y C X1 X2 X3 X4 Tabel 4: Heteroskedastisitas Null hypothesis: Residuals areUji Likelihood ratio Value Sumber: Output E-views 12 . LR test Value Restricted LogL Unrestricted LogL Progressus Humanitatis Probability Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 Unrestricted Test Equation: Dependent Variable: Y Method: Panel EGLS (Cross-section weight. Date: 05/28/25 Time: 22:02 Sample: 2019 2023 Periods included: 5 Sample: 2019 2023 Periods included: 5 Cross-sections included: 9 Total panel . observations: 45 Swamy and Arora estimator of component variances Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Variable Coefficient e-ISSN 3109-421X Volume t-Statistic : 1. Nomor Prob. : 2. Tahun 2025 Std. Error 859332 ini 0000 Panel Period Uji heteroskedastisitas dalam penelitian dengan metode X1 Ratio Test 8. Heteroskedasticity Likelihood pada model 4. Common Effect, karena pada EViews pengujian 0021 metode White ini tidak dapat dijalankan langsung pada model Random Effect. Pengujian cross-section yang sesuai X3 untuk data panel. Hasil menunjukkan nilai probabilitas Likelihood Ratio 0000, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan terdapat gejala Namun, permasalahan ini telah dikoreksi menggunakan metode robust standard Effects Specification error (White cross-sectio. , sehingga model regresi tetap valid untuk diinterpretasikan. Rho Uji AutokolerasiCross-section random Idiosyncratic random Tabel 5: Uji Autokolerasi Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Sumber: Output E-views 12 . Unweighted Statistics Hasil uji autokorelasi menunjukkan nilai Durbin-Watson sebesar 1. Karena EViews tidak menyediakan ujiR-squared autokorelasi langsung pada modelMean Random Effect,varnilai tersebut digunakan sebagai Dependent Variable: Y 2, dapat disimpulkan bahwa model tidak menunjukkan indikasi indikasi awal. Dengan Sum squared resid 26867 Durbin-Watson stat Method: Panel EGLS (Cross-section random effect. kuat adanya autokorelasi. Date: 05/28/25 Time: 22:12 Uji Hipotesis Sample: 2019 2023 Periods included: 5 Cross-sections included: 9 Tabel 6: Hubungan Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share. Total panel . observations: 45 Net Profit Margin Harga Saham Swamy and Arora of component Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Rho Effects Specification Cross-section random Idiosyncratic random Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Sumber: Output E-views 12 . Unweighted Statistics R-squared 184742 Mean dependent var Analisis Hasil Regresi Data Panel Sum squared resid 26867 Durbin-Watson stat Berdasarkan tabel diatas persamaan regresi persamaan linier berganda dapat disusun sebagai berikut: Y = 5. 87330008648 (X. 390061023263 (X. - 0. 0263452843966 (X. 10221546533 (X. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 Uji T (Parsia. Pengaruh Return On Asset terhadap Harga Saham Hasil Uji t mengindikasikan bahwa variabel Return On Asset memberikan pengaruh signifikan terhadap Harga Saham, dengan nilai t-statistik sebesar 2,182183 dan probabilitas sebesar 0,0350, yang berada di bawah ambang signifikansi 0,05. Oleh karena itu, secara parsial. Return On Asset berkontribusi positif dan signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan farmasi selama periode 2019Ae2023. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham Hasil Uji t menunjukkan bahwa variabel Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, dengan nilai t-statistik sebesar 3,294599 dan probabilitas 0,0021, yang lebih rendah dari tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, secara parsial. Debt to Equity Ratio memberikan dampak positif yang signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan farmasi selama periode 2019Ae2023. Pengaruh Earning Per Share terhadap Harga Saham Hasil uji t mengindikasikan bahwa variabel Earning Per Share tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Harga Saham. Hal ini dibuktikan oleh nilai t-statistik sebesar -1,964307 dan nilai probabilitas sebesar 0,0565, yang lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05. Oleh karena itu, secara parsial. Earning Per Share tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan farmasi selama periode 2019Ae2023. Pengaruh Net Profit Margin terhadap Harga Saham Hasil uji t memperlihatkan bahwa variabel Net Profit Margin tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-statistik sebesar -1. 726500 dan nilai probabilitas sebesar 0,0920, yang lebih tinggi dari tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, secara parsial. Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan farmasi selama periode 2019Ae2023. Uji F (Simulta. Hasil pengujian secara simultan melalui uji F menunjukkan bahwa variabel Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, dan Net Profit Margin secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan farmasi periode 2019Ae2023. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F-statistic sebesar 2,919957 dengan probabilitas (Prob F-statisti. sebesar 0,032864, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keempat variabel independen tersebut secara simultan berkontribusi dalam menjelaskan variasi pergerakan harga saham. Pembahasan Pengaruh Return On Asset terhadap Harga Saham Return On Asset mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari aset yang Hasil penelitian menunjukkan Return On Asset berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, dengan t-statistic 2. 182183, probabilitas 0. 0350 (< 0,. , dan koefisien 8. Artinya, peningkatan Return On Asset meningkatkan kepercayaan investor serta mendorong harga saham. Hasil ini sejalan dengan Sumarlin dan Ilyas . , namun berbeda dengan Lydya Nur Annisa dan Eva Wany . yang menemukan Return On Asset tidak signifikan, menunjukkan pengaruh Return On Asset dapat bervariasi tergantung kondisi pasar dan faktor eksternal. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham Debt to Equity Ratio menggambarkan struktur modal dan risiko keuangan perusahaan. Penelitian ini menemukan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, dengan tstatistic 3. 294599, probabilitas 0. 0021 (< 0,. , dan koefisien 0. Peningkatan Debt to Equity Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2: Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 1. Nomor : 2. Tahun 2025 Ratio yang proporsional mendorong harga saham karena dinilai efisien oleh investor. Hasil ini berbeda dengan Intan Dwi Yuniarti . yang menemukan pengaruh negatif signifikan, dan Yemima Youriza . yang menyatakan tidak signifikan. Perbedaan ini menegaskan pengaruh Debt to Equity Ratio dipengaruhi struktur modal, risiko, dan efektivitas penggunaan utang. Pengaruh Earning Per Share terhadap Harga Saham Earning Per Share menunjukkan laba bersih per saham beredar. Penelitian ini memperlihatkan Earning Per Share tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan t-statistic -1. 0565 (> 0,. , dan koefisien -0. Hal ini dipengaruhi faktor eksternal seperti kebijakan dividen, ekspektasi pasar, dan ketidakstabilan kinerja, sehingga pada periode 2019Ae2023 Earning Per Share belum memengaruhi harga saham. Hasil ini berbeda dengan Windy Nur Octaviana . yang menemukan pengaruh signifikan, namun sejalan dengan Putu Eka Nopiyani . yang menyatakan tidak signifikan. Pengaruh Net Profit Margin terhadap Harga Saham Net Profit Margin menggambarkan laba bersih dari penjualan setelah seluruh beban. Hasil penelitian menunjukkan Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan t-statistic -1. 726500, probabilitas 0. 0920 (> 0,. , dan koefisien -4. Hal ini menunjukkan Net Profit Margin belum menjadi faktor utama investor. Hasil ini selaras dengan Zaitun Khalifah dan Nafisah Nurulrahmatiah . , namun berbeda dengan Yosi Aprilani dkk. yang menemukan pengaruh signifikan, menandakan pengaruh Net Profit Margin tergantung kondisi industri dan faktor Pengaruh Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, dan Net Profit Margin terhadap Harga Saham Secara simultan. Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan nilai F-statistic 2. 919957, probabilitas 032864 (< 0,. , dan Adjusted R-squared 0. Hal ini berarti 14,86% variasi harga saham dijelaskan oleh model, sedangkan 85,14% dipengaruhi faktor eksternal. Hasil ini konsisten dengan Khoiro dan Hapsari . serta Sumarlin dan Ilyas . , dan diperkuat teori Fahmi . yang menegaskan pentingnya rasio keuangan dalam analisis fundamental. SIMPULAN Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023, dengan nilai t-statistic 2. 182183 dan probabilitas 0350 < 0. Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023, dengan nilai t-statistic 3. 294599 dan 0021 < 0. Earning Per Share berpengaruh tidak signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023, dengan nilai t-statistic -1. 964307 dan 0565 > 0. Net Profit Margin berpengaruh tidak signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023, dengan nilai t-statistic -1. 726500 dan 0920 > 0. Return On Asset. Debt to Equity Ratio. Earning Per Share, dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023, dengan nilai F-statistic 2. 919957 dan probabilitas 0. 05, serta nilai R-squared sebesar 0. DAFTAR PUSTAKA