MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. Pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk: Implementasi Nilai-Nilai Q. Luqman Ayat 12-19 dalam Pembentukan Karakter Siswa Salwa Hajar UIN Sunan Ampel Surabaya salwahajar45@gmail. Umirul Musyarofah UIN Sunan Ampel Surabaya musyarofahumirul@gmail. Ainussofi Barkatul Charomaini UIN Sunan Ampel Surabaya ainussofib@gmail. Muhammad Shodiq UIN Sunan Ampel Surabaya shodiq@uinsa. Abstract: This study aims to examine the implementation of the values of QS. Luqman verses 12-19 in the formation of student character at SD Negeri Pacarpeluk. The educational values of Luqman Hakim that are raised include aqidah, sharia, and morals which are sourced from Luqman Hakim's advice in the Al-Qur'an Surah Luqman verses 12-19. The research method uses a qualitative approach with observation and interviews in the learning process at SD Negeri Pacarpeluk. The implementation of the values of Q. Luqman verses 12-19 in the formation of student character at SD Negeri Pacarpeluk is carried out by providing advice and role models. The results of the study indicate that this implementation is effective in forming religious character, discipline, and politeness in students, as well as being relevant to the needs of Islamic education in the modern era. This study recommends strengthening the integration between educators and parents in the formation of student Keywords: Luqman Hakim Education. Values of QS. Luqman Verses 12-19. Character Formation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk. Nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang diangkat meliputi Aqidah, syariAoah, dan akhlak yang bersumber dari nasihat Luqman Hakim dalam Al-QurAoan Surat Luqman ayat 12-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara pada proses pembelajaran di SD Negeri Pacarpeluk. Implementasi nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19 dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk dilakukan dengan memberikan nasihat dan tauladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ini efektif dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan sikap sopan santun pada siswa, sekaligus relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam di era modern. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi antara pendidik dan orangtua dalam pembentukan karakter siswa. Kata kunci: Pendidikan Luqman Hakim. Nilai-nilai QS. Luqman Ayat 12-19. Pembentukan Karakter PENDAHULUAN Perubahan zaman dan arus globalisasi semakin besar dampaknya pada kehidupan Kemudahan dalam memberikan akses untuk melakukan segala hal menjadi nilai Sedangkan nilai atau dampak negatif dari perubahan zaman serta arus globalisasi salah satunya yaitu degradasi karakter, khususnya yang terjadi pada anak usia sekolah. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. Kemudahan dalam mengakses media sosial menjadi faktor utama. Pada saat ini, telah banyak isu sosial terkait penyimpangan karakter yang dilakukan oleh anak usia sekolah karena pada usia tersebut belum dapat membedakan dan menyaring antara informasi positif dan negatif, dan cenderung mudah dipengaruhi. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus oleh semua pihak, terlebih orang tua dan pendidik. Dengan begitu, perlunya upanya pembentukan karakter pada anak usia sekolah. Jangan sampai negara ini rusak karena karakter generasi penerus bangsa itu sendiri. Pendidikan menjadi hal fundamental dalam pembentukan karakter. Namun, dapat diketahui bersama bahwa mendidik untuk membentuk karakter anak usia sekolah bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu, diperlukan kekuatan pendidikan yang mencakup dari orang tua atau lingkungan keluarga, sekolah, serta lingkungan masyarakat. Pendidikan karakter juga tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat, diperlukan konsistensi agar menghasilkan anak didik yang berkarakter baik dan kuat. Salah satu sumber inspiratif pendidikan karakter dalam Islam adalah figur Luqman Hakim yang dikenal sebagai sosok bijaksana dan teladan dalam mendidik anak. Dalam konteks pendidikan Islam. Luqman ayat 12-19 memberikan panduan komprehensif mengenai pendidikan karakter yang mencakup nilai akidah atau tauhid, syariAoah, dan akhlak yang dapat dijadikan landasan dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai yang terkandung dalam ayat tersebut menekankan pentingnya mengesakan Allah, perintah sholat, kesabaran, amar maAoruf nahi munkar, hormat dan patuh kepada orangtua, dan kesederhanaan yang relevan untuk diterapkan dalam lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Nilai-nilai pendidikan yang diajarkan oleh Luqman Hakim menekankan integrasi antara aspek spiritual dan moral yang harus diinternalisasikan dalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah. Implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang tertulis dalam Luqman ayat 12-19 membutuhkan peran pendidik sebagai fasilitator untuk memberikan nasihat atau pengajaran dan suri tauladan bagi siswa. Pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk generasi dengan kepribadian yang baik, jujur, amanah, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sosialnya. 3 Oleh karena itu, implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim di sekolah dasar, seperti di SD Negeri Pacarpeluk, menjadi sangat penting untuk mengembangkan karakter religius dan moral siswa sejak usia dini. Selanjutnya, penelitian ini cukup menarik untuk dikakukan karena memiliki locus sekolah formal umum, yang dapat diketahui bersama bahwa pada sekolah umum memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri terlebih pemberian materi terkait keagamaan Islam Mafaza Amrillah and Ainun Nadlif. AuPendidikan Karakter Anak Usia Dini Pada Surah Luqman Ayat 12-19 Berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir,Ay Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 23, no. : 4Ae5, https://doi. org/10. 33087/jiubj. Rahmat Rudianto and Muhammad Mahfud. AuKonsep Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan AgamaIslamDalam Proses BelajarMengajar,Ay Ournal of Islamic Education 1, no. Vol. 1 No. : May 2023 . : 19, https://doi. org/https://doi. org/10. 61231/jie. Mutmainah. AuSistem Dan Nilai Pendidikan Luqman Hakim Dalam Ayat-Ayat Al-QurAoan,Ay ALTHIQAH: Jurnal Ilmu Keislaman 2, no. Vol 2 No 02 . : Oktober . : 5Ae6, https://ejurnal. id/index. php/althiqah/article/view/17/16. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. masih belum mendalam, dibandingkan dengan anak didik di sekolah madrasah. SD Negeri Pacarpeluk sebagai institusi pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim berdasarkan QS. Luqman ayat 12-19. Melalui integrasi nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari, diharapkan dapat tercipta karakter siswa yang berakhlak mulia dan siap menghadapi dinamika sosial di era modern. 4 Dengan begitu, kajian mengenai implementasi pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk menjadi penting untuk menggali strategi, tantangan, dan dampak nyata dari penerapan nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter siswa. Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi dari nilai-nilai QS. Luqman ayat 12-19 dapat membentuk karakter siswa di SD Negeri Pacarpeluk, mengetahui bagaimana implikasi dari penanaman nilai-nilai QS. Luqman ayat 12-19 di lingkungan Sekolah Dasar dengan latar belakang sekolah umum, serta apa saja yang menjadi tantangan atau hambatan dalam pelaksanaannya. METODE Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, dimana penelitian yang berpangkal dari pola fikir induktif, yang didasarkan atas pengamatan obyektif partisipatif terhadap suatu gejala . 5 Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif karena penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang terkandung dalam Luqman dan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang tertulis pada Q. Luqman ayat 12-19 dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri Pacarpeluk, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa. Pendekatan ini cocok untuk menggali data secara mendalam mengenai fenomena yang terjadi dalam lingkungan alami tanpa manipulasi. Penelitian desktiptif, merupakan suatu penelitain yang mendeskripsikan apa yang terjadi pada saat melakukan penelitian di dalamnya terdapat upaya mendiskripsikan, mencatat, menganalisa dan juga menginterprestasikan kondisi-kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada. 6 Lokasi Penelitian yang diambil yaitu pada satuan pendidikan formal umum, lebih tepatnya di SD Negeri Pacarpeluk Kecamatan Megaluh. Jombang. Sedangkan subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, pendidik PAI (Pendidikan Agama Isla. , dan siswa. Adapun objek Implementasi nilai-nilai QS. Luqman ayat 12-19 . qidah, syariAoah, akhla. dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri Pacarpeluk. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 2 cara yaitu wawancara, dan observasi. Dari hasil teknik pengumpulan data, selanjutnya akan di proses dengan teknik analisis data, menurut Miles dan Huberman, terdapat 3 teknik analisasi data kualitatif, yaitu Deddi Fasmadhy Satiadharmanto et al. AuMembangun Karakter Anak Di Era Digital: Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Perlindungan Hukum,Ay Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial. Ekonomi. Budaya Dan Pendidikan . https://malaqbipublisher. com/index. php/MAKSI/article/view/330/343. Nursapia Harahap. Penelitian Kualitatif, 1st Ed. (Medan: Wal Ashri Publishing, 2. Http://Repository. Uinsu. Ac. Id/9105/1/Buku Metodologi Penelitian Kualitatif Dr. Nursapia Harahap. Hum. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Alfabeta, 2. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 7 Setelah data penelitian di analisis, perlu dilakukan validitas data menggunakan teknik triangulasi dimana membandingkan seluruh data wawancara, dan observasi. Serta melibatkan berbagai sumber informasi agar mendapat dari beberapa pandangan atau perspektif. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendidikan Luqman Hakim dalam QS. Luqman Ayat 12-19 Pendidikan luqman hakim dapat dipahami juga sebagai pendidikan karakter. Pendidikan karakter adalah suatu proses panjang, dimana proses pembelajaran untuk menanamkan nilai- nilai luhur, budi pekerti, akhlak mulia yang berakar pada ajaran agama, adat istiadat, dan nilai-nilai keindonesiaan dalam rangka mengembangkan kepribadian siswa agar menjadi manusia yang bermartabat, menjadi warga bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. 8 Pada dasarnya, orang tua menjadi peran utama dalam pendidikan karakter, karena sekolah pertama bagi seorang anak adalah dari orang tuanya atau lingkungan keluarga. 9 Namun, pendidikan Luqman Hakim atau karakter juga dapat menjadi tanggung jawab bersama. Dengan begitu, diharapkan dapat terbentuk anak didik atau penerus bangsa yang berkarakter islami dan nasionalis. Pendidikan Luqman Hakim sendiri berasal dari kisah seorang tokoh bijaksana bernama Luqman bin BaAoura, dan memiliki julukan al-Hakim . ang bijaksan. , serta ada yang menyebutkan bahwa Luqman merupakan seorang putra dari bibi Nabi Ayyub. Luqman merupakan laki-laki shalih yang kisahnya tertulis dalam Q. Luqman. 10 Kisah Luqman Hakim terkenal dengan nasihat-nasihatnya kepada anaknya yang penuh hikmah dan kasih sayang, menanamkan nilai akidah, syariah, dan akhlak secara terpadu. Dimana kisahnya hingga diabadikan dalam kitab sumber rujukan utama umat Islam, yaitu al-QurAoan berupa surah Luqman. Surah Luqman tergolong surat Makkiyah, kecuali ayat ke 28, 29, 30 yang termasuk surat Madaniyah. Terdiri dari 33 ayat. 11 QS. Luqman ayat 12-19 mengandung prinsip-prinsip pendidikan karakter yang sangat komprehensif. Nilai-nilai utama yang terkandung dalam ayat ini meliputi nilai akidah, syariah, dan akhlak. 12 Adapun lafadz Q. Luqman ayat 12-19 adalah sebagai berikut: a a a a a AeEaEA AaEa a aIOA c AeIa aI e aE e caE aOaI eI Oac e aE e acIa Oa e aE a EIa eAN aOaI eI aE a Aa acIA a e AaOEaaC e a eO Ia Ea eC I aIA a a a a a a aa AN aE aEeO a eIA a aA aOa e CA. AaeOA ca AI aaE a e aeE aa caE acIA caa aAE Ea eC I aI aEeIN aOaN aO OaaN O A a A aO eI aA. AE eaE EaaEeI aeOIA Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 2. nolix Pratiti. Arif Purnomo. And Fredy Hermanto. AuImplementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Ips Di Smp Negeri 34 Semarang,Ay Sosiolum: Jurnal Pembelajaran IPS 1, no. : 73, https://doi. org/10. 15294/sosiolium. Mukodi. AuNilai-Nilai Pendidikan Dalam Surat Luqman,Ay Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 19, no. : 435, https://doi. org/https://doi. org/10. 21580/ws. Wahbah Az-Zuhaily. Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan (Bandung: Marja, 2. Husaini and M Rizkoni Salis. AuRelevansi Pendidikan Karakter Dalam Al-QurAoan Sebagai Pembentuk Kepribadian,Ay SCHOLARS: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan 1, no. : 21, https://ejournalpolnam. id/index. php/JS/article/view/1763. Ali Mustofa and Taufiqur Rochman. AuPenanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Qs Luqman Ayat 1219 Di Smpn 1 Gudojombang,Ay Inovatif: Jurnal Penelitia Pendidikan. Agama. Dan Kebudayaan 9, no. 28, https://doi. org/https://doi. org/10. 55148/inovatif. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. a A NI aA EacIeO IOAU acOaca aOE II aaIA a AE aN aEeI Aa aE a aNI OA caAE aA caa A A a aA EA a a ea aea e a a aae eae a a aae a a Aa eaE ea aI EaeOA a a A O A. Aa aE Ia aEI aI a aEI aa aEeI I IEaO aIA a s a AE aIe aCA AA eas aeO a a aAI acacIae eI A caa a e a e a e a a e aca e a e a ca a a e a AE aac cI eI a eaE a aE eIA a a a aA O I aCA. AaE a acI aE Ea aOA aOA a AEA EOa OeI aEeIOA a AE I O a aeO aA eaEaeA AA aOIeNa a aIA AIA caa a e a e ac ac A aaOe a eae a ea a a a A aA eaEaeA a eac aOaaE aA a AacE EaEIA a AA AaEA AOA AOA AIA AaEA AIA AIA AIA AEA AEA AIA AEA a a e c a a aa e a a e a e a a a e AEe aIeI aE a aOA a a ea a EO aIe A a a a a AE a acI aIe aE eaEaAOA AOA a AIA AIA AOA AEA AOA AIA a AA a ACA AOA AOA a AEA AaIA AEA AEA AaOA AaEA AaEA AIA AaIa UA a e a e e a a a e a e e e a e a a aea ca a ca ac ae a nAeEa aI eaOA e AA a AA eOA a aAEA Artinya: AuDan sungguh. Kami benar-benar berikan hikmah kepada Luqman, yaitu. AuBersyukurlah kepada Allah! barangsiapa bersyukur . epada Alla. , maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa kufur . idak bersyuku. , maka sesungguhnya Allah Mahakaya. Maha Terpuji. " (Ingatla. ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia menasihatinya, "Wahai anakku! Janganlah mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Alla. itu benar-benar kezaliman yang besar. " Dan Kami perintahkan kepada manusia . ntuk berbuat bai. kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam usia dua tahun. AuBersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ay Hanya kepada-Ku kamu kembali. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, tetapi pergaulilah keduanya di dunia dengan baik dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian, hanya kepada-Ku tempatmu kembali, lalu akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Luqman berkat. , "Wahai anakku! sesungguhnya, jika ada . uatu perbuata. seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya . Sesungguhnya Allah Maha Lembut. Maha Teliti. Wahai anakku! tegakkanlah salat dan suruhlah . berbuat yang makruf dan cegahlah . dari yang mungkar serta bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting. Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia . arena sombon. dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya. Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri. Dan sederhanakanlah dalam berjalan serta lembutkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. " 13 Berdasarkan Q. Luqman ayat 12-19 beserta artinya diatas, dapat diketahui bahwa kandungan surat tersebut mengandung beberapa nilai atau aspek pendidikan yang dapat terbagi menjadi pendidikan Aqidah, pendidikan syariah, dan pendidikan Akhlak. Diantara ketiganya juga terdapat masing-masing penjelasan, sehingga mudah dipahami bagi Dan diharapkan dapat di aplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana pembentukan dan penguatan karakter seorang anak. Lajnah Pentashihan mushaf Al-QurAoan. AuQuran Surah Luqman Ayat 12-19,Ay Kemenag, 2025, https://quran. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. Pertama, pendidikan akidah merupakan suatu ajaran terkait kepercayaan kepada Allah Swt dan ajaran agama Islam. Akidah merupakan dasar atau pokok ajaran agama Islam. 14 Dengan akidah, orang tua dapat melakukan penanaman nilai-nilai kepercayan terhadap rukun iman, kepada anak. Kisah Luqman yang menceritakan nasihat-nasihat kepada anaknya merupakan tergolong pendidikan aqidah yang disebutkan dalam Q. Luqman ayat Pendidikan Aqidah yang terkandung didalamnya yaitu tentang larangan menyekutukan Allah atau syirik dan meyakini adanya tempat untuk kembali. Larangan menyekutukan Allah yang terdapat dalam pendidikan akidah Q. Luqman ayat 13 yaitu pantangan atau larangan untuk berbuat syirik. Syirik sendiri merupakan perbuatan tercela yang dosanya tidak akan diampuni oleh Allah. Syirik dapat dipahami dengan menganggap Allah tidak Esa atau beranggapan terdapat tuhan selain Allah atau menyamakan ke-Esaan Allah dengan makhluk-Nya. 15 Pada ayat 13 disebutkan bahwa: a a a AEeaE EaaEeI a aeOIA a aOa e CA ca AI aaE a e aeE aa caEa acIA caa aAE Ea eC I aI aEeIN aOaN aO OaaN O A Pada kata aEA c A aaE a e aeE aAterdapat huruf la nahy merupakan suatu upaya antisipasi terhadap perbuatan syirik. Dalam ilmu ushul fiqh, hal tersebut merupakan pemberian makna li tahdid yaitu suatu bentuk larangan yang keras. 16 Oleh sebab itu, seorang pendidik atau orang tua perlu dan menjadi penting untuk menanamkan atau memberikan penguatan keimanan kepada anak sejak dini, seperti pada tingkat sekolah Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar karena pada usia tersebut pemahaman anak masih mudah untuk diarahkan serta mampu menerima pendidikan terkait keimanan. Nilai ajaran Islam yang terkandung dalam Q. Luqman ayat ke-13 yaitu Tauhid. Dengan penanaman tauhid didalam hati dan diri seorang anak, diharapkan akan mencegah untuk berbuat syirik atau menyekutukan Allah. Sedangkan pada ayat ke-12, yaitu perintah bersyukur kepada Allah Swt. Sudah seharusnya setiap manusia belajar untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah. Bersyukur dapat dijadikan sebagai upaya untuk menghidari perbuatan syirik. Hakikat bersyukur menurut al-Qurthubi yaitu amar maAoruf nahi munkar . enaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Ny. Perintah bersyukur ayat ke-12 juga disinggung dalam ayat ke-13 a AE Ea eC II aaEIaN ONO OaaN O I aaE a e aeE aa aEa aa acI E acaE EaaEeI A pada lafadz AuA eOIA a aA AyOa e CAdimana caa a a a e a a terdapa huruf Aoathaf wawu pada awal ayat yang maAotuf-nya kembali pada ayat anishkur lillah. Dengan begitu, dapat diambil pemahaman bahwa seseorang yang mudah bersyukur tidak akan melakukan perbuatan syirik. 17 Sebagai pendidik, hendaklah mengajarkan anak didik tentang anjuran untuk bersyukur. Dengan pengajaran tersebut, karakter anak didik perlahan akan terbentuk sesuai ajaran Islam. Pendidikan akidah selanjutnya yaitu yakin adanya tempat untuk kembali. Kalimat Rohmad Qomari. AuPrinsip Dan Ruang Lingkup Pendidikan Aqidah Akhlaq,Ay INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan . https://doi. org/https://doi. org/10. 24090/insania. Sitha Nurcahaya Dewi et al. AuSyirik Dan Dampaknya Bagi Kehidupan Manusia,Ay Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah 2, no. : 438, https://doi. org/https://doi. org/10. 59059/mutiara. Mukodi. AuNilai-Nilai Pendidikan Dalam Surat Luqman. Ay Mutmainah. AuSistem Dan Nilai Pendidikan Luqman Hakim Dalam Ayat-Ayat Al-QurAoan. Ay MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. tersebut memiliki pengertian bahwa adanya akhirat. Pada ayat ke-14, menjelaskan terkait taat a AE EeIA terhadap Allah serta kepada orang tua. Pada ayat tersebut terdapat kata AA eOA caa A Adimana a a menjelaskan bahwa Allah mengetahui segala urusan dan perbuatan setiap manusia dan adapula yang menafsirkan bahwa sebagai seruan tegas untuk taat kepada Allah dan orang tua. Mengetahui hal itu, seorang anak wajib taat kepada Allah dan menghormati orang tua karena perbuatan tersebut tentu mendapat pahala dari Allah. 18 Dengan menanamkan keyakinan bahwa setiap urusan dan perbuatan mendapat pengawasan dari Allah kepada anak, maka kepribadian serta jiwa psikologis anak kelak di kehidupan akan dengan mudah untuk mengetahui dan dapat memisahkan antara yang baik atau buruk . ak dan bati. Selanjutnya, pada ayat ke-15 menjelaskan nasihat Luqman Hakim kepada anaknya terkait balasan kelak di akhirat. Secara jelas, ayat tersebut menjelaskan bahwa akan adanya balasan atas segala perbuatan yang telah dilakukan oleh setiap manusia. Penanaman keyakinan atas adanya akhirat ini penting dilakukan pada anak usia sekolah pada tingkat Sekolah Dasar, mengetahui dan meyakini bahwa setiap manusia yang hidup di dunia kelak akan kembali ke akhirat. Dan di akhirat akan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya. Jadi, dengan adanya keimanan yang kuat dan meyakini adanya akhirat, seorang anak dapat berperilaku atau bertindak sesuai ajaran agama Islam, karena mereka merasa diawasi oleh Allah dan mengetahui kelak mendapat balasan di akhirat atas Keimanan tersebut dapat menjadi kontrol atas semua tindakan yang dilakukan seorang anak di kehidupan. Kedua, pendidikan syariAoah merupakan suatu pengajaran atau pendidikan yang berupaya untuk memperkenalkan dan menanamkan kepada anak terkait peraturan Allah yaitu tata cara berperilaku manusia dalam kehidupan. Hal ini diantaranya meliputi hablum minallah dan hablum minannas, yaitu hubungan vertikal dengan allah atau disebut dengan ibadah dan hubungan horizontal dengan sesama makhluk . , dalam konteks ini disebut juga dengan muamalah. Ibadah merupakan bentuk peribadatan khusus dan telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad diantaranya. sholat, puasa, serta zakat. Sedangkan muamalah merupakan bentuk peribadatan umum, contohnya seperti jual beli, pewarisan, perbankan, pernikahan, dan sejenisnya. Adapun pendidikan syariAoah yang terkandung dalam Luqman yaitu terdapat pada ayat ke-17 mengenai perintah mendirikan sholat, dan amar maAoruf nahi munkar. Kisah Luqman hakim terkait nasihat kepada anaknya yang termuat dalam al-QurAoan ayat 17 yaitu perintah sholat. Sholat merupakan rukun islam kedua, sholat merupakan suatu bentuk ritual seorang hamba atau tanda ketundukan kepada Allah. Perintah untuk mendirikan sholat secara jelas nampak pada kisah Luqman Hakim saat mendidik anaknya. Perintah sholat tersebut dapat dipahami dengan arahan untuk melaksanakan sholat lima waktu dengan baik dan benar yaitu sesuai dengan syariAoat ajaran agama Islam. Ketika seseorang menunaikan kewajiban sholat dengan cara yang di ridhoi Allah maka, jiwanya menjadi bersih dan mampu berserah diri kepada Allah. Melalui kisah Luqman Hakim tentang nasihat kepada anaknya untuk mendirikan sholat, hendaklah dijadikan sebagai tauladan bagi orangtua Wahbah Zuhaili. Tafsir Al-Munir Juz XXI (Beirut: Darul Fikri, 1. AuNilai-Nilai Pendidikan Dalam Surat Luqman. Ay Ahmad Musthafa al Maraghi. Tafsir Al-Maraghi. Penerjemah (Semarang: Toha Putra, 1. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. ataupun pendidik untuk mengajarkan makna dan tata cara sholat kepada anak. Pengajaran sholat kepada anak usia sekolah atau anak berumur 0-12 tahun dapat lebih memudahkan keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter Islami sesuai dengan Q. Luqman. Dengan demikian, didiklah anak untuk mendirikan sholat sedari dini. Selanjutnya, pendidikan SyariAoah terkait amar maAoruf nahi munkar yaitu melaksanakan perintah Allah, meninggalkan larangan-Nya. Perintah ini termuat pada kisah Luqman Hakim yang diabadikan dalam Q. Luqman ayat 17, yang berbunyi pada lafadz AOe aIA e a a A aaEeIOAdimana ajakan untuk berbuat kebajikan contohnya seperti melakukan perilaku atau a eae a budi pekerti yang mulia, nasihat ini ditujukan bagi dirinya sendiri maupun anaknya. Adapun lafadz AE aA a A OIeNa a aI EeIeIAmemiliki makna meninggalkan keburukan yang tidak disukai atau dibenci oleh Allah Swt. Berdasarkan perintah tersebut, orang tua maupun pendidik hendaknya tidak pernah lelah untuk mengingatkan dan mengajak untuk berbuat kebaikan untuk menghindari kemunkaran atau keburukan yang tidak diridhoi oleh Allah. Ketiga, pendidikan Akhlak dalam kisah Luqman Hakim merupakan suatu pengajaran pembiasan yang mengenalkan dan menanamkan perangai, budi pekerti atau tabiat yang baik serta mulia sehingga pada akhirnya akan menjadi pembawaan sifat yang tetap dalam 21 Pendidikan akhlak juga dapat diartikan sebagai aktaulisasi nilai keimanan seseorang dalam bentuk tingkah laku. Pendidikan akhlak perlu diajarkan dan dibentuk sejak dini, hal ini dikarenakan pada usia anak-anak merupakan masa yang kondusif. Anak-anak belum banyak terpengaruh oleh dunia luar sehingga diperlukan pendidikan akhlak sebagai bekal menjalani kehidupan. Dalam Q. Luqman ayat 12-19 mengandung pendidikan akhlak kepada Allah dan akhlak kepada sesama makhluk . Akhlak kepada Allah merupakan suatu perangai atau tingkah laku yang seharusnya diperbuat manusia sebagai hamba kepada Allah sebagai Tuhan. Nilai-nilai akhlak kepada Allah yang terkandung dalam Q. Luqman terdapat pada ayat 12-15 yaitu bersyukur, menghindari syirik, dan amar maAoruf nahi munkar. Nilai pendidikan akhlak bersyukur disebutkan secara jelas dalam Q. Luqman ayat 12 dan 14, bersyukur merupakan bentuk berterima kasih seorang kepada pemberi nikmat dan kemudahan. Pada kedua ayat ini, diperintahkan bersyukur kepada Allah dan orang tua. Sebagai makhluk dan hamba-Nya sudah sepatutnya kita bersyukur atas segala nikmat yang tak terhitung jumlahnya. Bentuk syukur kepada Allah dapat diungkapkan dengan banyak cara, salah satunya yaitu dengan mendirikan sholat lima waktu dan sebagainya. Sedangkan bersyukur kepada orangtua memiliki pemahaman bahwa berterimakasih atas kasih sayang telah diberikan kepada kita sebagai anak. Orangtua memiliki jasa yang begitu besar bagi seorang anak, jasa tersebut tidak hanya berupa materi tapi juga emosional. Salah satu peran orangtua yaitu memberikan pendidikan, hal ini merupakan bentuk jasa materi dan emosional kepada anak, dengan pendidikan yang baik, seorang anak akan memiliki akal budi yang sesuai dengan norma dan ajaran Islam. Bentuk bersykur kepada orangtua salah satunya dapat berupa dengan hormat dan patuh kepada orangtua, dan sebagainya. Peran pendidik dalam bersyukur yaitu Ibrahim Bafadhol. AuPendidikan Akhlak Dalam Perspektif Islam,Ay Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 6, no. : 57, https://doi. org/https://doi. org/10. 30868/ei. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. mengajarkan terlebih memberikan contoh untuk bersyukur atau berterimakasih atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah dan berterimakasih kepada orangtua atas segala kasih sayang yang diberikan. Akhlak kepada Allah dalam Q. Luqman ayat 13 dan 15 berikutnya yaitu meninggalkan syirik dan amar maAoruf nahi munkar. Sudah dijelaskan dalam pembahasan sebelumnya bahwasannya syirik merupakan perbuatan dosa besar, dan sebagai makhluk kita diaperintahkan untuk menyembah atau mengesakan Allah. Hal tersebut merupakan bentuk tingkah laku atau akhlak yang harus dilakukan seorang hamba kepada Tuhannya. Adapun amar maAoruf nahi munkar yang dimaksud adalah melakukan segala kewajiban yang telah diperintahkan Allah kepada manusia sebagai hamba-Nya dan meninggalkan atas segala Hal tersebut termasuk akhlak seorang hamba kepada Tuhannya. Seorang pendidik wajib mengajarkan kepada anak didik terkait tauhid dan amar maAoruf nahi munkar sehingga nantinya diharapkan dapat membentuk karakter islami yang berasal dari keimanan yan kuat kepada Allah. Pendidikan akhlak selanjutnya yaitu akhlak kepada sesama makhluk . , merupakan tingkah laku atau perangai yang dilakukan kepada manusia. Akhlak yang diajarkan dalam Q. Luqman ayat 17-19 yaitu sabar, rendah hati, dan berwibawa. Nilai pendidikan akhlak Q. Luqman pada ayat ke-17 yaitu sabar, dalam ayat tersebut Allah memperintahkan manusia sebagai hambanya untuk memiliki sifat sabar dalam dirinya ketika menghadapi apaun yang menimpa dalam kehidupan. Dalam ayat ke-17 menyebutkan bahwa sabar merupakan perkara yang termasuk penting. Sabar adalah menahan diri baik dalam bentuk jasmani ataupun rohani dari segala hal yang tidak berkenan di hati. Sabar juga dapat diartikan sebagai bentuk tabah. 22 Sedangkan pada ayat 18 terkandung pendidikan akhlak berupa rendah hati. Rendah hati yaitu mengaggap masih terdapat orang lain yang lebih baik Rendah hati juga dapat disebut dengan tawadhuAo. 23 Perintah rendah diri pada ayat 18 a a A aA eaEaeA a eac aOaaE aA a AacE EaEIA oA eOsA a AA cae aA ca AaEa aaE aaOA a aA aE acE aIaea sE AA c A aIa U acIA a aOaaE A Dari ayat tersebut dapat diketahui bahwa sombong dan bangga diri merupakan perbuatan tercela yang tidak disukai Allah. Selain itu, sebagai manusia memang tidak pantas untuk bersikap sombong dan bangga diri karena pada hakikatnya semua yang dimiliki manusia di bumi adalah milik Allah. Selanjutnya Q. Luqman ayat 19 menjelaskan pendidikan akhlak terkait wibawa. Maksud wibawa yang dijelaskan dalam ayat 19 yaitu nasihat terkait cara berperilaku dalam konteks berjalan dan berbicara. Berjalan yang diajarkan dalam ayat tersebut yaitu dengan tenang dan merendahhkan diri, sedangkan cara berbicara yang diajarkan yaitu dengan suara yang lembut, jangan seperti suara keledai yang keras sehingga dianggap buruk dalam ayat tersebut. Berdasarkan penejelasan terkait pendidikan Luqman Hakim yang termaktub dalam Luqman ayat 12-19 dapat diketahui bahwa nilai-nilai terkait aqidah, syariAoah, dan Mumu Zainal Mutaqin. AuKonsep Sabar Dalam Belajar Dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam,Ay Journal of Islamic Education : The Teacher of Civilization 3, no. : 4, https://doi. org/http://dx. org/10. 30984/jpai. Hapsah Fauziah and Sahal Mahpudz. AuPembentukan Karakter Rendah Hati Peserta Didik Dalam AlQurAoan Surah Al-Furqan 63-64 Kajian Ilmu Pendidikan Islam,Ay Masagi (Jurnal Pendidikan Agama Isla. 1, no. : 5, https://doi. org/https://doi. org/10. 37968/masagi. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. akhlak hendaknya dikenalkan dan ditanamkan pada jiwa atau diri seorang anak sejak dini. Karena dengan penanaman dan pembentukan karakter melalui Q. Luqman ayat 12-19 nantinya diharapkan seorang anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan keimanan yang Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk Kisah Luqman Hakim terkait nasihat kepada anaknya yang dijelaskan dalam Q. Luqman ayat 12-19 dapat digunakan sebagai upaya pembentukan karakter anak didik di sekolah, khususnya di SD Negeri Pacarpeluk. Sebelum membahas bagaimana cara implementasinya, perlu diketahui bahwa SD Negeri Pacarpeluk merupakan pendidikan formal negeri pada tingkat dasar yang terletak di desa Pacarpeluk, kecamatan Megaluh. Kabupaten Jombang. Jawa Timur. Sekolah ini merupakan sekolah umum yang memiliki persentase 20-30% dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Meski begitu, menurut hasil wawancara dengan kepala sekolah SD Negeri Pacarpeluk yaitu Ibu Titi Estuningsih menjelaskan bahwa pendidik atau pendidik PAI memang memiliki peran yang lebih besar dalam implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk, tapi bukan berarti implementasi pendidikan Luqman Hakim menjadi tanggung jawab penuh pendidik atau pendidik mata pelajaran PAI. Lebih dari itu, implementasi pendidikan Luqman Hakim menjadi tanggung jawab bersama yang akhirnya bertujuan untuk pembentukan karakter siswa sesuai norma dan ajaran agama Islam. Penerapan pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk menggunakan beberapa metode. Metode pendidikan dapat dipahami sebagai upaya yang digunakan pendidik atau pendidik dalam menyampaikan materi kepada siswa untuk mencapai tujuan 24 Didalam al-QurAoan juga terdapat penjelasan mengenai metode pendidikan yang cocok atau dapat digunakan dan sesuai untuk anak usia sekolah, terkhusus pada tingkat Taman Kanak-kanak maupun Sekolah Dasar. Metode pendidikan tersebut diantaranya yaitu keteladanan, nasihat, adat istiadat, serta pujian atau perhatian dan hukuman. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Syamsul Huda selaku pendidik PAI di SD Negeri Pacarpeluk menjelaskan bahwa metode yang sering digunakan serta dianggap efektif dalam pembentukan karakter yaitu metode nasihat dan keteladanan yang diwujudkan melalui pembiasaan, selain itu juga memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran mengenai penanaman nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim yang diharapkan dapat lebih menarik perhatian siswa. Hal tersebut sejalan dengan metode atau cara Luqman Hakim dalam mendidik anaknya yaitu menggunakan nasihat dengan perkataan atau ucapan yang lemah lembut. Perkataan lemah lembut tersebut salah satunya yaitu panggilan sayang terhadap anaknya dengan AuA( Ay OaIaOAyaa bunayy. yang artinya Auwahai anakkuAy. Luqman Hakim juga memberikan nasihat terkait aqidah, ibadah atau syariAoah dan akhlak melalui keteladanan yang dicontohkan langsung olehnya kepada anaknya sehingga sang anak dapat mengerti dan dapat mengamalkan langsung atas pelajaran yang diberikan. Naila Khoerunnisa. Akil, and Jaenal Abidin. AuUrgensi Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan Agama Islam,Ay PeTeKa 5, no. : 335, https://doi. org/http://dx. org/10. 31604/ptk. Nia Kurniasari. AuMetode Pendidikan Luqman Al Hakimdan Relevansinya Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini,Ay Qurroti: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 6, no. : 113, https://jurnal. id/index. php/qurroti/article/view/297/172. MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. Bentuk implementasi dari penanaman nilai-nilai utama yang tercermin dalam QS. Luqman ayat 12-19 di SD Negeri Pacarpeluk, adalah pada nilai-nilai pendidikan akidah atau tauhid yang merupakan prinsip utama dalam membentuk karakter siswa, diwujudkan melalui pembelajaran PAI, siswa diajarkan dan diberi penjelasan materi mengenai rukun iman yang nantinya dapat memberikan keyakinan bahwa Allah Maha Esa dan memberikan pemahaman terkait hari akhir sehingga siswa berhati-hati dalam berbuat karena dampak dari keyakinan dan mengimani adanya hari akhir. Selain itu, nilai aqidah dalam pendidikan Luqman Hakim di implementasikan dengan pembiasaan doa, membaca surat pendek, menanamkan dan membiasakan kejujuran serta disiplin dalam semua kegiatan pembelajaran. Adapun pada nilai-nilai pendidikan syariAoah diwujudkan dengan jamaAoah sholat dhuhur, kerja bakti sekolah pada hari JumAoat, diskusi kelas dengan saling menghargai dalam bertukar pendapat, dan pemberian kerja kelompok atas tugas pelajaran yang diberikan guru. Wujud implementasi tersebut mencakup pada aspek perintah untuk sholat, amar maAoruf nahi munkar, dan sabar yang terdapat pada Q. Luqman ayat 17. Selanjutnya, nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim pada aspek akhlak di implementasikan melalui pembiasaan sopan santun, menghormati orang tua dan pendidik, serta perilaku jujur selama proses pembelajaran maupun ujian. Implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk dilakukan dengan cara yang humanis, karena menurut wawancara dengan Ibu Titi Estuningsih selaku Kepala Sekolah dan Bapak Syamsul Huda selaku pendidik PAI mengatakan bahwa mendidik anak usia sekolah pada tingkat Sekolah Dasar tidak dapat menggunakan kekerasan, karena pada usia tersebut seorang siswa membutuhkan pengertian, perhatian, dan pemahaman yang lebih dari seorang pendidik, sehingga hasil akhir dari nilainilai karakter yang telah dijelaskan dan dibiasakan dapat dengan mudah diterima oleh akal budinya serta dicontoh dalam kehidupan sehari-hari. Dalam usaha pembentukan karakter pada seorang anak usia sekolah di tingkat SD, bukanlah suatu hal yang mudah, diperlukan ketekunan dalam memberikan teladan, kesabaran dalam memberikan penjelasan, dan konsistensi dalam memberi nasihat dari seorang Selain itu, menurut hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan, ditemukan tantangan tersendiri dalam upaya pembentukan karakter di sekolah dengan latar belakang umum, diantaranya lingkungan masyarakat bahkan keluarga siswa yang kurang menjadi contoh karakter islami, padahal pembentukan karakter dibutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak yang terkait dengan siswa. Adapun tantangan berikutnya berupa pengaruh negatif media sosial, dapat diketahui bahwa siswa pada tingkatan SD masih belum dapat memisahkan anatara hal positif yang dapat dicontoh dengan hal negatif yang seharusnya dihindari, dalam hal ini membutuhkan peran orangtua dalam mengawasinya. Menanggapi berbagai tantangan tersebut. SD Negeri Pacarpeluk tetap konsisten dalam melakukan pembiasaan yang dilakukan guna mewujudkan siswa yang tidak hanya berintelektual namun juga berkarakter atau berakhlak sesuai norma dan ajaran agama Islam. Implikasi Pendidikan Luqman Hakim terhadap Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Pacarpeluk Implementasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim berdasarkan QS. Luqman ayat 12-19 di SD Negeri Pacarpeluk memberikan dampak holistik pada pembentukan karakter Integrasi konsep tauhid, akhlak, dan muamalah kedalam kurikulum sekolah MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. menciptakan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan sosial. Siswa diajarkan untuk menginternalisasi nilai syukur, kejujuran, dan sopan santun melalui pembiasaan sehari-hari, seperti berdoa sebelum belajar, menghormati guru, serta bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Hasil observasi menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya hubungan vertikal . ablum minalla. dan horizontal . ablum minanna. , yang tercermin dari sikap religius dan empati mereka terhadap sesama. Implikasi utama terlihat pada penguatan karakter religius siswa. Penanaman nilai akidah atau tauhid melalui kisah Luqman Hakim yang menekankan keesaan Allah yang terkandung pada QS. Luqman ayat 13 mendorong siswa untuk memahami makna ibadah secara kontekstual. Kegiatan seperti shalat berjamaah, pembiasaan membaca surat pendek sebelum pembelajaran, dan peringatan hari besar Islam menjadi media internalisasi nilai-nilai pendidikan Luqman Hakim. Pada pendidikan Luqman dalam aspek akhlak, yang dilakukan dengan metode nasihat bijak . auidhoh hasana. diterapkan melalui dialog interaktif antara guru dan siswa. pendidik memberi contoh atau tauladan mengenai sikap rendah hati, kesabaran, dan kelembutan dalam menegur kesalahan, sehingga siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk memperbaiki diri. Nilai kesederhanaan dalam QS. Luqman ayat 18 diintegrasikan dalam proyek kolaboratif, salah satunya seperti kerja bakti. Menurut hasil observasi, seorang siswa memiliki sikap sopan santun dan kepedulian sosial yang cukup baik. Implikasi strategis lainnya adalah ketahanan karakter di era digital. SD Negeri Pacarpeluk memanfaatkan teknologi untuk memperkuat nilai-nilai Lukman Hakim, seperti penggunaan video animasi kisah Lukman dan sejenisnya. Kolaborasi nilai tradisional dan teknologi modern mampu mengurangi dampak negatif gadget pada moral anak. Siswa di sekolah ini juga dilatih untuk kritis dalam menyaring informasi, mengimplementasikan prinsip amar maAoruf nahi munkar yang terdapat dalam QS. Luqman ayat 17 pada ruang Secara keseluruhan, pendidikan Luqman Hakim di SD Negeri Pacarpeluk berhasil menerapkan pendidikan karakter berbasis keseimbangan. Nilai-nilai ilahiyah dan insaniyah tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga menjadi budaya sekolah yang tercermin dalam interaksi sehari-hari. Keberhasilan ini diperkuat oleh konsistensi dalam melakukan pembiasaan untuk menanamkan nilai-nilai Q. Luqman ayat 12-19 dalam kehidupan di Dengan demikian. SD Negeri Pacarpeluk menjadi contoh nyata bagaimana warisan nilai Islam klasik dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan pendidikan dimasa kini. SIMPULAN Pendidikan Luqman Hakim dapat disebut juga dengan pendidikan karakter. Luqman Hakim merupakan seseorang yang shalih dan kisahnya diabadikan dalam Q. Luqman. Kisah tersebut berisi tentang nasihat atau pelajaran terkait nilai-nilai akidah, syariAoah, dan akhlak, yang terkandung dalam ayat ke 12-19 surah Luqman. Implementasi nilai-nilai Q. Luqman ayat 12-19 dalam pembentukan karakter siswa di SD Negeri pacarpeluk menggunakan metode nasihat dan tauladan. Metode tersebut diwujudkan melalui pembiasan beberapa kegiatan terkait pembentukan karakter Islami siswa. Dalam penerapannya tentunya memiliki hambatan atau tantangan mengingat SD Negeri Pacarpeluk memiliki latar belakang MAAoALIM: Jurnal Pendidikan Islam Volume 6. Nomor 1. Juni 2025 DOI: 10. 21154/maalim. sekolah umum yang dimana pelajaran terkait keagamaan tidak sebanyak pada madrasah atau pondok pesantren. Meski begitu, seluruh tenaga pendidik khususnya pendidik mata pelajaran PAI bersinergi untuk selalu konsistensi melakukan pembiasan pembentukan karakter sehingga mewujudkan siswa yang berintelektual dan berkarakter. DAFTAR PUSTAKA