Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Pengaruh Price to Book Value. ROE. CR dan DER Terhadap Harga Saham Dina Saharani1. Diah Febriyanti2 12Universitas Indonesia Membangun. Bandung dinasaharani@student. id, diah. febriyanti@inaba. ABSTRACT This research investigates the influence of various financial ratios on the stock prices of Pharmaceutical and Health Research companies listed on the Indonesia Stock Exchange over a ten-year period from 2015 to 2024. The main focus is on four key financial indicators: Price to Book Value (PBV). Return on Equity (ROE). Current Ratio (CR), and Debt to Equity Ratio (DER). This research aims to determine how these ratios influence investor perception and ultimately, stock valuation in this specific sector. Through comprehensive data analysis, the findings reveal that PBV does not have a significant impact on stock prices, indicating that market valuation based on book value may not be a primary consideration for investors in this industry. Conversely. ROE shows a positive and significant relationship with stock prices, suggesting that companies generating higher profits relative to shareholders' equity tend to attract more investor Additionally. CR and DER show varying levels of influence, reflecting the importance of liquidity and leverage in shaping stock performance. Overall, this study provides valuable insights into the financial dynamics affecting pharmaceutical and healthcare companies in Indonesia. Keywords: Price to Book Value. ROE. CR. DER. Stock Price ABSTRAK Penelitian ini menyelidiki pengaruh berbagai rasio keuangan terhadap harga saham perusahaan Riset Farmasi dan Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode sepuluh tahun dari 2015 hingga 2024. Fokus utamanya adalah pada empat indikator keuangan utama: Harga terhadap Nilai Buku (PBV). Pengembalian terhadap Ekuitas (ROE). Rasio Lancar (CR), dan Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana rasio-rasio ini memengaruhi persepsi investor dan pada akhirnya, valuasi saham dalam sektor khusus ini. Melalui analisis data yang komprehensif, temuantemuan tersebut mengungkapkan bahwa PBV tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa valuasi pasar berdasarkan nilai buku mungkin bukan pertimbangan utama bagi investor dalam industri ini. Sebaliknya. ROE menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan dengan harga saham, yang menunjukkan bahwa perusahaan yang menghasilkan laba yang lebih tinggi relatif terhadap ekuitas pemegang saham cenderung menarik lebih banyak kepercayaan investor. Selain itu. CR dan DER menunjukkan berbagai tingkat pengaruh, yang mencerminkan pentingnya likuiditas dan leverage dalam membentuk kinerja saham. Secara keseluruhan, studi ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika keuangan yang memengaruhi perusahaan farmasi dan perawatan kesehatan di Indonesia. Kata kunci: Price to Book Value. ROE. CR. DER. Harga Saham 1404 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. PENDAHULUAN Risiko disinflasi global dapat memperlambat pertumbuhan Indonesia meskipun tingkat utangnya rendah. Seiring menurunnya pendapatan ekspor, pelaku bisnis dan konsumen mungkin mulai menganggap harga yang lebih rendah sebagai sesuatu yang permanen, yang mengarah pada "ilusi uang" terbalik. Pergeseran ini dapat mengurangi pengeluaran dan investasi, yang pada akhirnya melemahkan momentum ekonomi dan menantang upaya Indonesia untuk mempertahankan pertumbuhan yang kuat di tengah kondisi global yang tidak menentu (Humas Setkab. Industri farmasi Indonesia berjuang dengan gangguan rantai pasokan yang terus-menerus dan persyaratan peraturan yang ketat, yang secara signifikan menghambat perkembangan dan kapasitasnya secara keseluruhan untuk memenuhi permintaan perawatan kesehatan yang terus meningkat secara efektif. (Yoseph. Industri farmasi Indonesia menghadapi serangkaian tantangan signifikan yang melampaui ketergantungannya pada bahan baku impor. Masalah kritis terletak pada kinerja buruk badan usaha milik negara seperti Kimia Farma. Indofarma, dan anak perusahaannya. IGM. Perusahaan-perusahaan ini telah berjuang dengan inefisiensi operasional, kerugian finansial, dan kekhawatiran atas tata kelola Sebagai tanggapan. Menteri Badan Usaha Milik Negara telah mengambil langkah proaktif dengan membentuk satuan tugas khusus yang bertugas merestrukturisasi organisasi-organisasi ini. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan stabilitas dan meningkatkan profitabilitas dalam sektor ini. Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya kritik dari legislator yang telah menyuarakan keprihatinan tentang kesulitan keuangan perusahaan, masalah transparansi, dan tuduhan praktik penipuan. Upaya pemerintah berupaya untuk memperkuat sektor farmasi dan memastikan pemberian layanan yang lebih baik bagi penduduk Indonesia. (Binekasri, 2. Penurunan profitabilitas . seringkali diasumsikan dengan kinerja perusahaan yang melemah, yang dapat menyebabkan investor kehilangan kepercayaan dan menjual saham mereka, sehingga harga saham cenderung turun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfungsi sebagai indikator penting kinerja pasar saham Indonesia secara keseluruhan. Dengan melacak pergerakan harga berbagai perusahaan tercatat. IHSG memberikan gambaran yang jelas kepada investor tentang tren dan sentimen pasar. Indeks komprehensif ini membantu investor membuat keputusan yang tepat, mengukur kesehatan ekonomi, dan mengidentifikasi peluang investasi potensial dalam lanskap keuangan Indonesia yang dinamis (Komalasari & Syarif, 2. Di pasar modal, harga saham pada dasarnya fluktuatif, terus berubah seiring perubahan kondisi. Ketika permintaan suatu saham tinggi, harga cenderung naik, mencerminkan antusiasme dan kepercayaan investor. Sebaliknya, ketika pasokan melebihi permintaan, harga cenderung turun, menunjukkan menurunnya minat atau sentimen negatif (Fahmi, 2. Fluktuasi ini dapat terjadi dengan cepat, terkadang 1405 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. dalam hitungan detik atau menit, didorong oleh interaksi dinamis antara pembeli dan penjual pada saat tertentu. Pergerakan konstan ini merupakan ciri alami pasar, yang menunjukkan responsnya terhadap berita ekonomi, tren pasar, dan perilaku investor, yang secara kolektif menciptakan lanskap keuangan yang terus berkembang (Karlina & Hamdani, 2. Penelitian ini menyelidiki pengaruh beberapa indikator keuangan vital terhadap harga saham perusahaan farmasi kesehatan selama periode 2017 hingga Secara khusus, penelitian ini menganalisis bagaimana rasio harga terhadap buku, laba atas ekuitas, rasio lancar, dan rasio utang terhadap ekuitas memengaruhi valuasi pasar dalam industri ini. Dengan mengkaji metrik-metrik ini, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan hubungan yang dapat membantu investor dan manajer lebih memahami kesehatan keuangan dan dinamika valuasi perusahaan Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga dalam pengambilan keputusan investasi dan manajemen keuangan strategis di sektor Penelitian terdahulu menyajikan temuan yang beragam, yang menunjukkan bahwa Price-to-Book Value (P/BV) dan Return on Equity (ROE) memengaruhi kinerja saham secara signifikan, meskipun dampak relatifnya bervariasi di berbagai studi dan kondisi pasar (Selvia & Syarif, 2. , (Melinda & Berliani, 2. CR turut mempengaruhi Harga Saham (Liana & Febriyanti, 2. , (Argyanezar & Febriyanti, 2. , serta DER yang mempengaruhi harga saham (Aisyah & Kusumawardani. Namun, terdapat hasil temuan yang berbeda yang menyebutkan price to book value tidak berpengaruh pada Harga Saham (Karlina & Hamdani, 2. ROE tidak memiliki pengaruh pada Harga Saham (Melinda & Berliani, 2. , kemudian harga saham tidak dipengaruh oleh DER (Karlina & Hamdani, 2. serta CR juga tak mampu memberi pengaruh terhadap Harga Saham (Apriliani, et al, 2. TINJAUAN LITERATUR Price to Book Value Rasio ini mampu memberikan pemahaman bagi pihak manajemen perusahaan terhadap kondisi penerapan yang akan dilaksanakan dan dampaknya pada masa yang akan datang (Hery, 2. Untuk indikator PBV. PBV = Harga Pasar Saham Nilai Buku Saham Return on Equity Return on Equity merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri (Harahap, 2. Untuk indikator Return on Equity, 1406 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. ROE = Laba Setelah Pajak ycu 100% Total Equity Current Ratio Rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan (Kasmir, 2. Perhitungan variabel CR dengan. CR = Current Asset Current Liabilities Debt to Equity Ratio DER adalah berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan modalnyat (Kasmir, 2. Perhitungan variabel debt to equity ratio menggunakan rumus. DER = Total Debt Total Equity Harga Saham Nilai dari suatu saham pada bursa yang berubah sewaktu-waktu, harga ini bisa turun ataupun meningkat bahkan dalam sedetik. Adapun untuk menentukan nilai harga saham pada setiap perusahaan dapat dilihat pada nilai Closing Price harga penutupan atau harga akhir perode (Darmadji dan Fakhrudin, 2. Model penelitian yang dapat peneliti susun ialah sebagai berikut. PBV ROE Harga Saham DER Gambar 1. Model Penelitian Untuk hipotesis yang peneliti buat sebaga berikut : H1. H2. H3. H4. H5. Terdapat dampak PBV pada Harga Saham. Terdapat dampak ROE terhadap Harga Saham Terdapat dampak CR terhadap Harga Saham Terdapat dampak DER terhadap Harga Saham Terdapat dampak antara PBV. ROE. CR dan DER pada Harga Saham secara 1407 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. METODE PENELITIAN Penelitian berikut dilakukan dengan cara-cara kuantitatif, suatu metode Metode ini terfokus pada filsafat positivisme, pemanfaatan analisis data secara kuantitatif maupun secara statistik yang bertujuan untuk menjelaskan dan pengujian secara hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya (Sugiyono, 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif serta verifikatif dalam proses analisisnya. Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang dilakukan guna memperoleh informasi mengenai nilai suatu variabel bebas . , baik tunggal maupun lebih dari satu, tanpa mengaitkannya dengan variabel yang lain (Sugiyono, 2. Pendekatan dengan cara verifikatif dipakai pada penelitian yang sampelnya berasal dari kelompok tertentu, hal ini ditujukan guna menguji hipotesis yang sudah ditentukan (Sugiyono, 2. Kemudian uji regresi linier berganda turut dilakukan dengan menguji hipotesis parsial serta uji variabel yang bersama-sama. Populasi yang diteliti ialah Perusahaan Healtcare Sub Sektor Pharmaceuticals and Health Care Research dengan data dari tahun 2015-2024 bersumber dari data milik BEI kemudian datanya dioleh peneliti melalui https://w. Seluruh populasi yang didapatkan terdapat 13 nama perusahaan, jumlah perusahaan yang diambil menjadi sampel sebanyak 6 perusahaan. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Statistik deskriptif merupakan cabang dari ilmu statistik yang membahas metode pengumpulan serta penyajian data agar informasi yang diperoleh dapat dengan mudah dipahami (Ghozali, 2. Atas alasan tersebut, statistic deskriptif digunakan sebagai cara mengamati nilai rataan . , nilai batas tertinggi, standar devisasi, serta nilai minimum bagi tiap-tiap variabel, yakni price to book value. ROE. CR dan DER terhadap Harga Saham, dengan perhitungan seperti dibawah ini: Tabel 1. Hasil Metode Analisis Deskriptif PBV ROE DER Harga Saham Valid N (Listwis. Minimum Maximum Mean Std Deviasi Sumber: Hasil olahan peneliti . Temuan analisis deskriptif yang diperoleht adalah sebagai berikut, rata-rata price to book value (X. sebesar 3,0547 kali > 1 kali, sehingga dikategorikan sebagai perusahaan yang baik. Rata-rata (Mea. ROE (X. sebesar 14,8125% < 40%, sehingga 1408 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. dikategorikan sebagai perusahaan yang tidak baik. Rata-rata (Mea. CR (X. sebesar 2,2868 kali > 2 kali yang artinya perusahaan sampel yang diteliti termasuk dalam kategori perusahaan yang likuid. Rata-rata (Mea. DER (X. sebesar 1,7383 kali > 0,80. Artinya perusahaan yang diteliti merupakan perusahaan yang tidak sehat, adapun rata-rata Harga Saham (Y) sebesar Rp 901,15, hal ini mengindikasikan yakni perusahaan dengan nilai Harga Saham yang tinggi merupakan perusahaan yang berkinerja baik dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Berikut adalah hasil pengujian normalitas penelitian, yang dilakukan: Tabel 2. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov Smirnov Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Hasil olahan peneliti . Pada paparan di atas, didapati nilai sig. ialah 0,355 hal ini lebih tinggi dari 0,05, menunjukkan asumsi normalitasnya terpenuhi oleh data yang dipakai serta terdistribusi secara normal. Uji Multikolinieritas Tabel 3. Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF PBV ROE DER Dependent Variable: Harga Saham Sumber: Hasil olahan peneliti. Nilai VIF yang diperoleh dari Hasil perhitungan menunjukkan nilai pada variabel bebasnya < 10. Kemudian toleransinya didapati lebih besar dari 0,10, hal ini diartikan tak adanya multikolinieritas pada model regresi antar tiap variabel bebas. 1409 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. Uji Heteroskedastisitas dengan menggunakan Scatterplot Pada gambar, titik yang terlihat di grafik tidak membentuk pola atau tersebar secara acak di bagian bawah serta baguan atas garis nol. Hasil ini mengartikan tak didapati gejala heterokedastisitas pada model regresinya. Uji Autokorelasi Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Model D-W Predictors: (Constan. ROE. CR. DER,PBV Dependent Variable: Harga Saham Sumber: Hasil olahan peneliti . Nilai DW sebesar 0,939, berdasarkan kriteria Durbin-Watson nilai DW berada diantara 0 < dw < dL. Yang dimana, nilai Hasil uji ini 0 < 0,939 < 1,444. Kesimpulan dari pengujian ini, yakni tak terdapat autokorelasi yang positif Uji Regresi Linier Berganda Tabel 5. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficienta Unstandardized Coefficient Model Std. Error (Constan. PBV ROE DER Sumber: Hasil olahan peneliti . 1410 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Persaman regresi linier berganda yang dapat peneliti susun yang mengacu pada tabel 8 diatas diatas adalah sebagai berikut: Y = 436,223 40,876. X1 11,844. X2 209,015. X3 - 180,265. Hasil Uji Koefisien Determinasi . Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi . Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Model R Square Square Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. ROE. CR. DER,PBV Dependent Variable: Harga Saham Sumber: Hasil olahan peneliti . Diperoleh nilai nilai sisa R2 sebesar 45,6% yang menunjukkan bahwa PBV (X. ROE (X. CR (X. dan DER (X. memberikan hubungan yang simultan hingga 54,4% pada variabel Y Pengujian Hioptesis Uji Hipotesis Parsial . Tabel 7. Hasil Uji Parsial . -tes. Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. PBV ROE DER Dependent Variable: Harga Saham Sumber: Hasil olahan peneliti . Sig. Berdasarkan paparan di atas didapati bahwa pengujian pada tiap variabel H1: Pengaruh Price to Book Value pada Harga Saham Hipotesis awal menyatakan bahwa PBV memiliki pengaruh pada Harga Saham tidak diterima atau ditolak. Penolakan pada hipotesis ini didapati dari nilai t hitung PBV adalah 1,416 yang mana nilai ini tidak lebih besar dari t tabel sebesar 2,003 1411 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. dengan nilai Sig. 0,162 > 0,05. Dari temuan tersebut, maka diartikan H1 ditolak sedang yang diterima adalah H0, yakni Harga Saham tidaklah dipengaruhi dari PBV. H2: Pengaruh Return on Equity pada Harga Saham Lalu, hipotesis berikutnya menyatakan bahwa ROE memiliki pengaruh pada Harga Saham diterima. Keputusan diterimanya hipotesis secara parsial dimana diperoleh nilai thitung ROE sebesar 2,673 yaitu lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,003 dengan nilai Sig. 0,010 < 0,050. Dikarenakan nilai thitung > ttabel, maka H2 diterima, sedangkan H0 ditolak, artinya ROE memiliki pengaruh pada Harga Saham. H3: Current Ratio mempunyai pengaruh pada Harga Saham Hipotesis yang ketiga menyatakan bahwa CR memiliki pengaruh pada Harga Saham diterima. Keputusan diterimanya hipotesis secara parsial dimana diperoleh nilai thitung CR sebesar 3,213 yaitu lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,003 dengan nilai Sig. 0,002 < 0,050. Dikarenakan nilai thitung > ttabel, maka H2 diterima, sedangkan H0 ditolak, artinya CR memiliki pengaruh pada Harga Saham. H4: Harga Saham mampu dipengaruhi Debt to Equity Ratio Hipotesis keempat menyatakan bahwa DER memiliki pengaruh pada Harga Saham diterima. penerimaan hipotesis secara parsial ditunjukkan dimana diperoleh nilai thitung untuk CR sebesar --3,346 yaitu lebih besar dari nilai ttabel sebesar -2,003 dengan nilai Sig. 0,001 < 0,050. Dikarenakan nilai thitung > ttabel, maka H0 ditolak, sedangkan H4 diterima, artinya DER memiliki pengaruh pada Harga Saham. Uji Hipotesis Simultan . -tes. Tabel 8. Hasil Uji Simultan . -Tes. ANOVAa Model Regression 1 Residual Total Sum of Mean Square Squares Dependent Variable: Harga Saham Predictors: (Constan. DER. CR. ROE. PBV Sumber: Olahan Pribadi Peneliti, . Sig. Dari paparan di atas didapati nilai F hitung nya 16,378 atau lebih besar dari nilai Ftabel yang hanya 2,38, hal ini mengartikan H5 diterima sedangkan H0 ditolak, yang berarti variabel price to book value. ROE. CR dan DER pada Harga Saham berpengaruh secara simultan. 1412 | Volume 4 Nomor 4 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 3 . 1404 Ae 1414 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. KESIMPULAN DAN SARAN Hasil temuan yang diperoleh peneliti pada penelitian ini secara parsial. Harga Saham tidaklah dipengaruhi price to book value (X. , sedangkan ROE (X. CR (X. dan DER (X. mampu memberi pengaruh pada Harga Saham. Kemudian pengujian bersamaan yang dilakukan mendapati bahwasanya Harga Saham mampu diberi pengaruh dari keempat variabel tersebut, hal ini diperkuat dengan perhitungan sebesar 54,4% pada Hasil koefisien determinasinya yang memiliki hubungan yang sangat rendah. Diharapkan bagi peneliti lain agar dapat menggunakan variabel diluar variabel yang telah peneliti pergunakan agar mendapatkan Hasil yang lebih DAFTAR PUSTAKA