Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 The Invention: Journal Research and Education Studies is published three . times a year (March. July and Novembe. Focus : Education Management. Education Policy. Education Technology. Education Psychology. Curriculum Development. Learning Strategies. Islamic Education. Elementary Education LINK : https://pusdikra-publishing. com/index. php/jres Optimasi E-Akademik Berdasarkan Konsep Fast pada SMK Negeri 1 Muntok Astrie Wahyuningsih1. Endang Septiyani2. Amri3 1,2,3 ISB Atma Luhur. Indonesia ABSTRACT Sekarang perubahan gaya hidup dan tuntutan ekonomi pada zaman modern seperti saat ini, menuntut agar seseorang dapat mengatur waktunya seefisien dan seefktif mungkin, baik dalam urusan pribadi maupun pekerjaan mereka. Perubahan yang demikian menyebabkan adanya tuntutan kepraktisan dalam menjawab kebutuhan pribadi mereka, misalnya dalam hal sistem akademik disekolahan. Dengan adanya hal ini, maka perlahan-lahan mulai mengembangkan suatu sistem yang memberikan kemudahan dalam hal mendata kegiatan akademik, yang disebut dengan akademik sekolah. Pengembangan sistem akademik ini menggunakan model FAST ini dianggap dapat mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan objek tertentu yang memiliki struktur Hal ini membedakan program konversional dimana struktur data dan perilaku hanya berhubungan secara terpisah. Hasil pengembangan sistem akademik pada SMK Negeri 1 Muntok ini mampu mempermudah admin dalam melakukan pencatatan data siswa, guru, jadwal, absensi, isi data raport, laporan daftar nilai dan laporan jadwal serta mengurangi kesalahan dalam merekap data laporan akademik secara online yang berarti mempermudahkan tugas admin dengan beralihnyanya sistem akademik pada SMK Negeri 1 Muntok maka sebagian besar data akademik sekolah dapat dipantau melalui Website. Kata Kunci FAST. Sistem Berbasis Website. SMK Negeri 1 Muntok Corresponding endangseptiyani28@gmail. Author: PENDAHULUAN SMK Negeri 1 Muntok saat ini masih melakukan pengolahan data akademik siswa secara manual, sehingga proses pengelolaan informasi akademik sering mengalami kesalahan dan dinilai kurang efektif. Dalam praktiknya, siswa harus mendatangi bagian administrasi atau wali kelas untuk memperoleh informasi seperti jadwal mata pelajaran, jadwal piket, nilai rapor setiap semester, serta data guru pengajar. Di sisi lain, bagian administrasi harus melakukan pencetakan data secara berulang untuk setiap wali kelas, sementara siswa masih mencatat jadwal pelajaran dan jadwal piket secara manual. Selain Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 itu, pembagian rapor pada setiap semester ganjil masih dilakukan secara konvensional dengan mengharuskan wali murid mengambil rapor secara Kondisi tersebut menyebabkan proses akademik menjadi tidak efisien, memerlukan waktu yang lebih lama, serta berpotensi menimbulkan ketidaktepatan informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan suatu sistem berbasis web yang mampu memberikan kemudahan layanan bagi bagian administrasi, guru, dan siswa dalam pengelolaan data akademik secara daring. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi, meningkatkan efektivitas pengolahan data, serta meminimalkan kesalahan yang sering terjadi pada sistem manual. Oleh karena itu, penulis merancang dan mengembangkan sistem informasi E-Akademik di SMK Negeri 1 Muntok sebagai solusi untuk mentransformasikan proses akademik dari sistem manual menjadi sistem Dalam penelitian ini, pengembangan sistem E-Akademik dilakukan dengan menerapkan konsep FAST (Framework for the Application of System Thinkin. , yaitu sebuah metodologi yang mendukung pengembangan serta siklus hidup sistem informasi. Metode FAST digunakan sebagai kerangka kerja dalam menganalisis kebutuhan, merancang, hingga mengimplementasikan sistem yang sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan pengguna. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini mengambil judul AuOptimasi E-Akademik Berdasarkan Konsep FAST pada SMK Negeri 1 Muntok. METODE PENELITIAN Metodologi pengembangan perangkat lunak, yang juga dikenal sebagai model proses atau paradigma rekayasa perangkat lunak, merupakan suatu strategi yang memadukan proses, metode, dan perangkat . dalam pengembangan sistem. Metodologi ini menyediakan teknik-teknik yang digunakan untuk membangun perangkat lunak melalui serangkaian aktivitas yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, konstruksi program, pengujian, hingga pemeliharaan sistem. Dengan adanya metodologi pengembangan yang tepat, proses pembangunan perangkat lunak dapat dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan Pada penelitian ini, penulis menggunakan model FAST (Framework for the Application of System Thinkin. sebagai model pengembangan sistem. Model FAST terdiri atas enam fase utama yang digunakan sebagai kerangka kerja dalam merancang sistem E-Akademik di SMK Negeri 1 Muntok. Pada tahap Scope Definition, penulis melakukan kegiatan riset langsung ke SMK Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 Negeri 1 Muntok melalui metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pihak administrasi akademik. Tahap ini bertujuan untuk memperoleh gambaran awal mengenai ruang lingkup sistem serta permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya, pada tahap Problem Analysis, penulis menganalisis permasalahan akademik yang ada dengan cara mempelajari proses bisnis, dokumen masukan dan keluaran, serta kebutuhan sistem yang akan diusulkan sebagai solusi. Tahap berikutnya adalah Requirements Analysis, yaitu tahap pendefinisian kebutuhan sistem yang akan dikembangkan. Pada tahap ini, penulis menggambarkan sistem menggunakan use case diagram serta mendeskripsikan interaksi antara satu atau lebih bagian akademik dengan siswa sebagai pengguna sistem. Setelah kebutuhan sistem teridentifikasi, tahap Logical Design dilakukan untuk merancang struktur sistem secara logis. Tahap ini meliputi perancangan Entity Relationship Diagram (ERD), transformasi ERD ke Logical Record Structure (LRS), penyusunan tabel LRS, spesifikasi basis data, class diagram, deployment diagram, serta rancangan antarmuka sistem. Tahap Decision Analysis dilakukan untuk menentukan konsep implementasi sistem E-Akademik berbasis web dan basis data, dengan pembagian menu utama ke dalam tiga bagian, yaitu master, transaksi, dan laporan. Sistem ini melibatkan dua aktor utama, yaitu bagian tata usaha sebagai admin dan siswa, di mana masing-masing aktor memiliki akses terhadap menu master, transaksi, dan laporan sesuai dengan kewenangannya. Tahap terakhir adalah Physical Design, yaitu tahap perancangan fisik sistem yang meliputi pembuatan desain layar serta penyusunan sequence diagram untuk menggambarkan alur proses dalam pengembangan program E-Akademik. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak pada penelitian ini adalah metode berorientasi objek (Object Oriented/OO), yaitu metode pemrograman yang menerapkan konsep enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan metode fungsional dan struktur data, yang menggambarkan sistem berdasarkan aliran dokumen dan transformasi data. Pendekatan ini digunakan untuk memodelkan aspek-aspek sistem E-Akademik SMK Negeri 1 Muntok yang berkaitan dengan proses transformasi data, pemetaan fungsi, batasan sistem, serta ketergantungan fungsional antar proses. Model fungsional dan struktur data direpresentasikan menggunakan diagram alir data yang memperlihatkan hubungan antara input, proses, dan output Dalam pengembangan sistem, penulis menggunakan beberapa tools atau alat bantu pemodelan. Alat utama yang digunakan adalah Unified Modeling Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 Language (UML), dengan enam jenis diagram, yaitu activity diagram, use case diagram, package diagram, class diagram, deployment diagram, dan sequence Selain UML, penulis juga menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) sebagai alat bantu untuk menganalisis dan merancang sistem basis data. ERD digunakan untuk menggambarkan entitas, atribut, serta hubungan antar data dalam basis data secara konseptual, sehingga struktur data sistem dapat dipahami dengan lebih jelas dan sistematis. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses akademik dari sistem yang sedang berjalan dapat dilihat dalam bagan aliran dokumen. Adapun uraian prosedurnya yakni sebagai berikut : Proses Pendataan Siswa/i Tata Usaha (TU) meminta data lengkap siswa/i. Selanjutnya, siswa/i menyerahkan data tersebut kepada TU. TU menerima dan memeriksa kelengkapan data siswa/i. Apabila data telah lengkap. TU mencatat dan menyimpan data siswa/i ke dalam arsip siswa/i. Jika data belum lengkap. TU menghubungi kembali siswa/i untuk melengkapi data, dan siswa/i menerima informasi tersebut. Proses Pendataan Guru TU meminta data lengkap guru pengajar. Guru pengajar kemudian menyerahkan data kepada TU. TU menerima dan memeriksa kelengkapan data tersebut. Apabila data telah lengkap. TU mencatat dan menyimpan data guru pengajar ke dalam arsip guru. Jika data belum lengkap. TU menghubungi kembali guru pengajar untuk melengkapi data, dan guru pengajar menerima informasi tersebut. Proses Pendataan Kelas TU menerima data kelas dari kepala sekolah. Selanjutnya. TU melakukan rekapitulasi dan mencatat jumlah data kelas. Data kelas tersebut kemudian diserahkan kepada kepala sekolah untuk ditandatangani. Kepala sekolah menerima dan menandatangani data kelas, lalu menyerahkannya kembali kepada TU. TU menerima data kelas yang telah ditandatangani dan menyimpannya ke dalam arsip data kelas. Proses Pendataan Mata Pelajaran TU menerima data mata pelajaran dari masing-masing guru pengajar. Selanjutnya. TU melakukan rekapitulasi dan mencatat data mata pelajaran yang akan diajarkan. Data mata pelajaran kemudian diserahkan kepada kepala sekolah untuk ditandatangani. Kepala sekolah menerima dan menandatangani data tersebut, lalu menyerahkannya kembali kepada Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 TU. TU menerima data mata pelajaran yang telah ditandatangani dan menyimpannya ke dalam arsip mata pelajaran. Proses Daftar Kehadiran (Absens. Guru Guru memasuki ruangan dan bersiap untuk melaksanakan proses Guru melakukan absensi sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Siswa/i melaporkan kehadiran kepada guru, kemudian guru menerima dan merekap hasil absensi. Proses Pendataan Jadwal Mata Pelajaran TU melakukan rekap data guru, kelas, dan mata pelajaran. Selanjutnya. TU menyusun jadwal mata pelajaran dan menyerahkannya kepada kepala sekolah untuk ditandatangani. Kepala sekolah menerima dan menandatangani jadwal mata pelajaran, kemudian menyerahkannya kembali kepada TU. TU menerima jadwal yang telah ditandatangani dan menyerahkannya kepada wali kelas masing-masing. Wali kelas menerima jadwal mata pelajaran dan menginformasikannya kepada siswa/i. Siswa/i menerima serta mencatat jadwal mata pelajaran tersebut. Proses Laporan Rapor Guru pengajar melakukan rekapitulasi data absensi dan data nilai. Hasil rekap tersebut diserahkan kepada wali kelas. Wali kelas menerima data absensi dan nilai, kemudian menyusun laporan rapor. Laporan rapor diserahkan kepada kepala sekolah untuk ditandatangani. Kepala sekolah menerima dan menandatangani laporan rapor, lalu menyerahkannya kembali kepada wali kelas. Wali kelas menerima laporan rapor yang telah ditandatangani dan menyerahkannya kepada TU. TU menerima laporan rapor dan menyimpannya ke dalam arsip laporan nilai. Gambar 1. Usecase Diagram Admin Gambar 2. Usecase Diagram Siswa Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 SISWA JADWAL KELAS NISN Nm_siswa Kd_Jdwl Kd_raport Nm_Jdwl Thnajr Smtr NISN NIS Tmptlhr Tgllhr Agm Ank_ke Almt Sklh Nm_ayh Nm_ibu Almt_ort Pkrj_ayh Pkrj_ibu Wali Almt_wli Kd_absensi Pkrj_wli NISN Kd_absensi Izin Absen Sakit Kd_jdwl Kd_kls Kd_kls Nm_kls Nm_Walkes Deskripsi Kd_jdwl Kd_mapel Wkt_ajr Kd_dftnil NIP Kd_jdwl MAPEL GURU Keterangan ABSENSI Kd_absensi Kd_jdwl Kd_mapel NIP Nm_gr Tmpt_lhr Tgl_lhr Nm_mapel Kd_mapel Kd_raport Kd_raport Pengetahuan Keterampilan Nilai_akhir Predikat Kd_raport Raport Thnajar Smter Gol_ruang TMT Jrsn Strata_pend Gambar 3. ERD (Entity Relationship Diagra. Gambar 4. Rancangan Layar Login Pada analisa keputusan ini aplikasi e-akademik memiliki menu yang terdiri dari 3 . menu yakni : master, transaksi dan laporan. Dimana pada menu master terdiri dari 4 . menu yaitu : siswa, guru, kelas, dan mapel. Lalu menu transaksi terdiri dari 3 . menu yaitu menu absensi, jadwal, dan daftar nilai. Kemudian menu laporan memiliki 1 . menu yaitu menu : laporan daftar nilai. Mapel_ampu Jmlh_jam No_sertifikat NUPTK Tmt_tgs Gambar 5. Rancangan Layar Admin Gambar 6. Rancangan Layar Sisw Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 March 2025 Page : 34-41 KESIMPULAN Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari aplikasi e-akademik pada SMK Negeri 1 Muntok ini, antara lain sebagai berikut : Dengan menggunakan metode FAST, penulis menjadi lebih mudah dalam hal mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk keperluan sistem yang dibuat pada Optimasi E-Akademik berdasarkan konsep FAST pada SMK Negeri 1 Muntok. Dengan adanya sistem e-akademik di SMK Negeri 1 Muntok penyimpanan data akademik lebih rapi dan terjaga dengan baik. Mempermudah bagian admin dalam mengelola proses pengolahan data akademik para siswa, guru, kelas, mapel, jadwal, absensi serta laporan data nilai DAFTAR PUSTAKA