TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 DOI : 10. 34010/telekontran. TELEKONTRAN, VOL. NO. APRIL 2023 p-ISSN : 2303 Ae 2901 e-ISSN : 2654 Ae 7384 Rancang Bangun Alat Perawatan dan Pemberian Nutrisi Otomatis Pada Tanaman Pakcoy Hidroponik Berbasis Internet of Things Menggunakan Fuzzy Logic Control Design of an Automatic Nutrition Treatment and Providing Tool for IOT-Based Hydroponic Pakcoy Plants Using Fuzzy Logic Control Zahrul Ulum Rahmatullah*. Denny Irawan Universitas Muhammadiyah Gresik. Gresik. Jawa Timur. Indonesia Email* : zahrululum90@gmail. Abstrak - Pada era globalisasi saat ini kemajuan teknologi sudah berkembang pesat, hasil perkembangan teknologi salah satunya penerapan Internet of Things (IOT) pada alat otomatis untuk membantu petani didaerah perkotaan yang mempunyai lahan yang sempit. Penelitian ini bertujuan membahas bagaimana cara membuat alat yang memudahkan para petani yang tinggal di perkotaan untuk merawat dan memberikan nutrisi secara otomatis pada tanaman hidroponik terutama pada petani pakcoy. Metode yang digunakan adalah metode logika fuzzy yang memiliki parameter input Aupengukuran suhu pada ruangan hidroponikAy. Aupengukuran kekeruhan airAy. Aupengukuran lumenAy dan Aupengukuran debit airAy secara real time dengan output berupa Aupengisian nutrisiAy. Aupengisian airAy dan Aumenyalakan lampuAy. Pengujian dilakukan menggunakan MATLAB untuk mendapatkan perbandingan nilai sensor untuk mengetahui kapan bekerja dan kapan berhenti menggunakan metode logika fuzzy. Berdasarkan hasil percobaan dapat disumpulkan bahwa Aupengisian air akan otomatis apabila berjarak 15 cm dari jarak sensor HY-SR05 dan akan mati pada jarak 5 cmAy. Aupenambahan nutrisi ketika nilai sensor kekeruhan TDS meter menunjukkan niali ADS diatas 5. 000Ay Aumenyalakan lampu ketika suhu dibawah 18A menggunakan sensor DHT11 dan ketika instensitas cahaya menunjukkan nilai dibawah 1. 200 lux menggunakan sensor BH1750Ay. Hasil penelitian ini sangat membantu para petani pakcoy agar bisa mengontrol tanaman pakcoy berbasis Internet Of Think (IOT) yang bisa dikontrol dari rumah menggunakan mikrokontroller ESP 32. Kata kunci : Hidroponik. Fuzzy logic. IOT. Sensor BH1750. DHT11. TDS Meter. HY Ae SRF05. Esp 32. Abstract - In the current era of globalization, technological advances have developed rapidly, the results of technological developments, one of which is the application of the Internet of Things (IOT) to automatic tools to help farmers in urban areas who have narrow land. This study aims to discuss how to make a tool that makes it easier for farmers who live in urban areas to care for and provide nutrition automatically to hydroponic plants, especially for pakcoy farmers. The method used is the fuzzy logic method which has input parameters "measurement of temperature in the hydroponic room", "measurement of water turbidity", "lumen measurement" and "measurement of water discharge" in real time with outputs of "nutrient filling", "water filling" and Auturn on the lightAy. Testing was carried out using MATLAB to get a comparison of sensor values to find out when to work and when to stop using the fuzzy logic method. Based on the experimental results, it can be concluded that "water will be filled automatically when it is 15 cm from the HY-SR05 sensor distance and will turn off at a distance of 5 cm", "addition of nutrients when the turbidity sensor value of the TDS meter shows the ADS value above 5,000" "turns on the light when the temperature below 18A using the DHT11 sensor and when the light intensity shows a value below 1. 200 lux using the BH1750 sensor. The results of this study really help pakcoy farmers to be able to control pakcoy plants based on the Internet of Think (IOT) which can be controlled from home using an ESP 32 microcontroller. Keywords: Hydroponics. Fuzzy logic. IOT. BH1750 Sensor. DHT11. TDS Meter. HY Ae SRF05. Esp 32. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 PENDAHULUAN Tanaman merupakan bagian organisme penting bagi kebutuhan dan kelangsungan hidup manusia. Manfaat tanaman bagi manusia adalah sebagai bahan makanan dan sumber pembersih udara yang menghasilkan oksigen serta menyerap gas karbondioksida dan berbagai polusi diudara. Salah satunya ada tanaman yang sangat disukai oleh para petani hidroponik yang saat ini sangat ramai di bicarakan yang manfaatnya sangat banyak sekali, cara budidayanya juga sangat mudah yaitu tanaman pakcoy. Tanaman pakcoy merupakan tanaman jenis sayur-sayuran yang termasuk keluarga Brassicaceae. Tanaman pakcoy berasal dari Tiongkok (Cin. dan Asia Timur . Tanaman pakcoy juga bisa di budidayakan menggunakan metode Hidroponik, hidroponik merupakan salah satu sistem pertanian penanaman masa depan karena dapat dibudidayakan di berbagai tempat, baik di kota, di desa, di lahan terbuka, maupun di atas apartemen sekalipun. Pada penelitian sebelumnya menggunakan metode budidaya salah satunya NFT. NFT adalah model budidaya hidroponik dengan meletakkan akar tanaman pada lapisan air yang dangkal. Air tersebut tersirkulasi dan mengandung nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Untuk langkah dan tahap budidaya hidroponik ada 3 cara yaitu pertama tahap pembibitan, kedua tahap remaja, dan ketiga tahap dewasa . Setiap metode hidroponik memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dan pilihan metode dibudidayakan, sumber daya yang tersedia, dan preferensi individu. Penting untuk memahami persyaratan tanaman dan mengikuti panduan yang tepat untuk mengimplementasikan metode hidroponik yang sesuai. Pada penelitian ini menggunakan media tanam hidroponik atau memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan berfokus pada pemberian nutrissi. Untuk menghindari resiko penurunan kualitas tanaman pakcoy yang dihasilkan karena kurangnya pemantauan dan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin canggih kedalam sistem hidroponik yang dapat mempermudah pemeliharaan tanaman. pengawasan dan perawatan tanaman yang dilakukan secara otomatis sehingga menjadi lebih mudah dan praktis, akurat dan cepat baik dari segi tenaga dan waktu . Penulis melakukan perkembangan didorong oleh perkembangan teknologi yang terus berkembang dan hasil teknologi tersebut semakin meningkat banyak menggunakan sistem-sistem yang sangat canggih, beberapa di antaranya seperti sistem deteksi, sistem monitoring dan sistem kendali, di mana hampir semua sistem yang terangkai telah dilengkapi dengan kerjanya yang serba otomatis . Untuk alat-alat yang akan digunakan di penelitian AuRancangan Bangun Alat Perawatan dan Pemberian Nutrisi Otomatis Berbasis IOT pada tanaman pakcoy hidroponik dengan Metode Fuzzy Logic ControlAy ini antara lain dimulai dengan Microkontroler. Esp 32 untuk mengontrol dan memonitoring jaringan di dalam smartphone, kemudian sensor DHT 11 untuk mengawasi dan memeriksa tinggi rendahnya suhu dan kelembaban ,BH1750FVI perubahan intensitas cahaya dalam ukuran lux. TDS Meter digunakan untuk mengukur kekeruhan pada air. HY-SRF05 Ultrasonic berfungsi untuk mengukur jarak volume pada air, dilanjut komponen berupa kabel jumper yang berfungsi untuk menghubungkan komponen elektronik. Water pump 12C berfungsi mengatur sirkulasi air. Breadboard Power Supply digunakan untuk menghubungkan penghantar listrik, dan terakhir Fuzzy logic control yang digunakan sebagai pengatur proses pernyortiran pada alat. Penyiraman berbasis fuzzy logic adalah metode yang menggunakan logika fuzzy untuk mengatur intensitas dan frekuensi penyiraman tanaman. Logika fuzzy memungkinkan pengambilan keputusan yang tidak hanya berdasarkan nilai biner . enar atau sala. , tetapi juga memperhitungkan derajat keanggotaan dalam suatu himpunan . Untuk jurnal yang menggunakan metode penyiraman otomatis adalah AuSistem Monitoring Kelembapan Tanah. Suhu, pH dan Penyiraman Otomatis Pada Tanaman Tomat Berbasis Internet of ThingsAy . Pada penelitian tersebut membuat rancang bangun penyiraman secara otomatis berbasis Internet of Think menggunakan Arduino sebagai mikrokontroller dan Esp 8266 sebagai modul Wifi. Keuntungan penyiraman tanaman berbasis IoT adalah efisiensi dan kemudahan pengaturan penyiraman berdasarkan kebutuhan tanaman secara akurat. Hal ini dapat mengurangi konsumsi air yang tidak perlu dan memastikan tanaman mendapatkan air yang cukup. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan pemantauan jarak jauh dan memberikan notifikasi ketika ada masalah dengan kelembaban tanah, sehingga dapat diatasi dengan TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Sistem penyiraman tanaman berbasis logika fuzzy memungkinkan penyesuaian penyiraman berdasarkan kondisi yang lebih kompleks dan lebih dekat dengan cara alami tanaman merespons Ini memungkinkan pengaturan yang lebih adaptif dan optimal dalam penyiraman tanaman, dengan mempertimbangkan variasi kondisi seperti kelembaban tanah yang berbeda, suhu yang berubah-ubah, dan faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan air tanaman. II. METODOLOGI Metode penelitian merupakan tahapan awal sebelum melakukan penelitian sebagaimana berguna untuk menentukan langkah-langkah melaksanakan penelitian ini. Sistem monitoring yang akan dirancang merupakan sistem yang terdapat didalam sebuah mini greenhouse yang dirancang dengan beberapa kriteria serta alasa penggunaan yang harus sesuai dengan kebutuhan. Tahapan Penelitian Pada metodologi penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan dalam melakukan penelitian. Konsep alur metodologi penyelesain dan perancangan. Disamping perancangan greenhouse, akan dijelaskan pula pada bagian ini yaitu perancangan keseluruhan sistem monitoring tanaman pakcoy dengan parameter suhu ruangan didalam greenhouse, dan Intensitas cahaya Perancangan sistem melibatkan beberapa bagian penyusun, yaitu blok masukan, proses, dan Blok inilah akan menentukan berhasil tidaknya proses sistem pada Gambar 1. Gambar 1. Tahap Penelitian Diagram Sistem Pada Langkah ini penulis merancang alat yang dilakukan untuk pembuatan desain protype yang digunakan pada alat otomatis perawatan dan pemberian nutrisi berbasis IOT (Internet of Thing. dengan metode Fuzzy logic Control . Alat ini dikendalikan dengan menggunakan hardware ESP 32 sebagai Pengontrol dan monitoring sensor, kemudian untuk input dari sensornya meliputi DHT11 untuk mensensi suhu dan kelembaban. BH1750 untuk mengukur intensitas cahanya dalam range 1-65535 lux. TDS Meter untuk mengukur kadar larut nutrisi. HYSRF05 Ultrasonic untuk mengukur jarak volume air, dan output yang digunakan terdiri dari Relay yang digunakan sebagai saklar otomatis. Water pump 12v dan LED. Perancangan diagram system sudah dirancang pada Gambar 2. Gambar 2. Diagram Sistem Perancangan Sistem Perancangan system yang di gunakan dipenelitian ini menggunakan 2 tahapan yaitu perancangan menggunakan perangkat keras . dan perancangan menggunakan perangkat lunak (Softwar. , untuk perangkat keras menggunakan sensor berupa: Sensor BH1750 adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah nilai intensitas cahaya sekitar sensor dalam satuan lux. Sensor BH1750 digunakan untuk masukan ESP32 dalam mengendalikan relai untuk menyalakan lampu, perhitungan cahayanya kurang dari 300 lux maka relai lampu menyala contoh seperti saat cuaca mendung dan kurang cahaya. Sensor DHT11 adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur suhu dan kelembaban . Sensor DHT11 digunakan untuk masukan ESP32 TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 dalam mengendalikan relai untuk menyalakan lampu, contoh 66ystem suhu kurang dari 30 derajat otomatis lampu menyala dengan sendirinya dan sebaliknya suhu lebih dari 30 derajat lampu akan mati. TDS Meter sendiri merupakan kadar konsentrasi objek solid yang terlarut dalam air. Sensor TDS yang digunakan menggunakan prinsip kerja dua elektroda yang terpisah untuk mengukur nilai konduktivitas listrik dari cairan sampel nutrisi jadi Ketika cairan nutrisi tidak sesuai dengan kebutuhan maka pompa cairan nutrisi baru akan mengisi secara otomatis, setelah itu sensor HYSR05 berfungsi untuk mengukur volume dalam air Ketika air nutrisi akan penuh otomatis air akan mati secara otomatis dan begitu juga sebaliknya, sedangkan perangkat lunaknya menggunakan Esp 32 sebagai IOT pengontrol dan monitoring sensorsensor tersebut, pengaplikasiannya menggunakan Bylink, dan Fuzzy Logic Kontrol sebagai teori system. Alat ini dirancang secara garis besar memiliki tiga perangkat utama: Fuzzy Logic Kontrol bisa diartikan metode bentuk logika bernilai banyak yang memiliki nilai keakuratan yang benar systemdalam bilangan real antara 0 dan 1. Pada penelitian ini difungsikan sebagai pertanda kapan sensor akan bekerja dan kapan sensor akan Perangkat lunak, yaitu jalur diagram yang dilakukan untuk menjalankan 66 ystem Perangkat yang dipaki yaitu aplikasi Blynk Iot untuk menggerakan Hardware yang telah disambungkan mealui mikrokontroller ESP32. Perangkat keras, yaitu seperti rangkaian system mekanik dan rangkaian pengontrol. Hardware yang digunakan yaitu berupa sensor suhu, sensor Intensitas cahaya, sensor jarak dan sensor kekeruhan. Perancangan Fuzzy Logika fuzzy telah diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk pengendalian sistem, kecerdasan buatan, pengambilan keputusan, dan optimisasi. Dalam konteks penyiraman tanaman, logika fuzzy dapat digunakan untuk mengatur penyiraman berdasarkan variabel-variabel seperti kelembaban tanah, suhu, intensitas cahaya, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan air tanaman . Pada bagian output fuzzy terdapat LED untuk yang akan menyala apabila sensor BH1750 dan DHT11 mendeteksi perhitungan intensitas cahaya sekitar kurang dari 3000 lux, dan DHT11 sekitar 10C Ae 30C otomatis lampu akan menyala secara otomatis, apabila output fuzzy 1 terdapat sensor TDS Meter dan HY-RF05 mendeteksi perhitungan sekitar 0-100 untuk TDS Meter dan 0-300 cm untuk HY-RF05 makan otomatis waterpump 12C akan Mengisi cairan nutrisi pada tanaman pakcoy. Ada tiga variabel linguistic pada sistem kontrol ini untuk sensor intensitas cahaya (BH1. dan sensor suhu dan kelembaban (DHT. Untuk output LED terdapat sensor BH1750 cahaya gelap, mendung, cahaya penuh. Ketika sensor ini dalam keadaan mendung dan gelap otomatis lampu menyala dan ketika dalam keadaan cahaya penuh lampu akan mati otomatis. Untuk sensor DHT11 dingin, normal, panas, jadi Ketika suhu dibawah 30 derajat lampu akan menyala dan sebaliknya dan untuk output pompa waterpump terdiri dari sensor TDS Meter jernih, normal, keruh. Ketika cairan dalam keadaan jernih pompa akan mati dan Ketika dalam keadan keruh maka pompa akan menyala dan untuk sensor HY-SR05 sedikit, sedang. Variable fuzzy telah dibuat pada Gambar Tabel I. Fungsi Keanggotaan Intensitas Cahaya Keadaan Cahaya gelap Mendung Cahaya Penuh Nilai ADC Gambar 4. Grafik Fungsi Intensitas Cahaya Tabel II. Fungsi Suhu dan Kelembaban Keadaan Dingin Normal Panas Nilai ADC 0A-30A 20A-30A 30A-50A Gambar 5. Grafik Fungsi Suhu dan Kelembaban TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Tabel i. Fungsi Larutan Nutrisi Keadaan Jernih Normal Keruh Nilai ADC Gambar 9. Output Nyala Waterpump Untuk menyalakan derajat keanggotaan Rotary V dibagi menjadi 3 susunan mati, nyala mengisi, nyala membuang terdapat pada Tabel V dan Tabel VI. Gambar 6. Grafik Larutan Nutrisi Perancangan Perangkat Software Tabel IV. Fungsi Menentukan Volume Air Keadaan Sedikit Sedang Banyak Nilai ADC Desain Software menjelaskan Langkah jalannya program alur pada alat perawatan dan penambahan nutrisi secara otomatis berbasis IOT bisa dilihat pada Gambar 10. Gambar 7. Grafik Menentukan Volume air Tabel V. Variable Output LED Keadaan Mati Nyala Mendung Nyala Mati Nilai ADC Gambar 10. Desain Software Gambar 8. Output Nyala LED Tabel VI. Variable Output LED Keadaan Mati Sedang Banyak Nilai ADC 0 - 0. 4 - 1. 1- 2 Pada Gambar 10 mengarahkan desain Software pada perawatan dan pemberian nutrisi pada tanaman pakcoy berbasis IOT. Terdapat penggunaan sensor BH1750 sebagai intensitas cahaya. DHT11 sebagai pengukur suhu dan kelembaban. TDS METER sebagai kadar kekeruhan nutrisi, dan HY-SRF05 sebagai mengukur volume air di wilayah tanaman. Dimulai data dikirim ke mikrokontroller ESP 32, kemudian microkontroler ESP 32 akan dikoneksikan ke aplikasi bylink untuk memonitoring sensor - sensor yang akan digunakan pada perawatan dan pengisian nutrisi. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Perancangan perangkat Hardware Desain hardware bisa dilihat pada Gambar 2 yaitu menjelaskan tentang bagaimana cara kerja system hardware yang dimana untuk bagian Pada Gambar 11 merupakan design prototype sebelum di implementasikan ke real. Gambar 11. Desain Software Dalam perancangan perangkat keras, ada beberapa komponen untuk memonitoring dan mengontrol perawata dan pemberian nutrisi pada tanaman pakcoy berbasi IOT. ESP 32 yang berfungsi sebagai pengontrol serta monitoring pada output dan input yang digunakan rancangan alat Yang sebagai Input dari ESP32 yaitu Sensor BH1750. DHT11. TDS METER. HY-SR05, yang berfungsi sebagai pendeteksi jalannya rancangan bangun alat ini. Dan Output dari rancangan ini seperti Waterpump. LED, dan Relay yang berfungsi untuk menampulkan hasil pengolahan dan pemprosesan data yang digunakan rancangan bangun alat ini. metodevFuzzy logic control yang berfungsi sebagai system control yang dimana proses kendali ini relative mudah dan tidak melibatkan model matematis yang rumit. Jadi rancangan alat ini akan di hubungkan dimulai dari input hingga output yang pengontrolannya menggunakan Fuzy Logic Control dan dihubungkan dengan microkontroler berupa ESP 32. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini membahas tentang hasil dsn uji alat pada penelitian ini untuk mendapatkan poin poin yang dituju. Setiap sebelum pengambilan data sensor akan dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan alat ukur manual agar mendaptkan nilai yang akurat. Perancangan Software Arduino Pada tahap pertama pengerjaan alat penulis merancang Software mikrokontroler yang akan difungsi kan sebagai penggerak rangkaia. Perancangan Software menggunakan aplikasi ARDUINO IDEA yang kemuian di transfer ke ESP 32. TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 ke ESP 32 dan akan terhubung ke Aplikasi BLYNK. Perancangan Software BLYNK Alat ini menggunakan system IOT guna untuk mengontrol secara online menggunakan Gambar 13 merupakan tahapan design dashboard BLYNK monitoring penambahan nutrisi pada tanaman pakcoy. Sebelum membuat Gambar 13 merancang koding pada ARDUINO IDEA. Aplikasi Blynk membutuhkan WIFI untuk connect ke ESP. Cara kerja BLYNKnisa ter connect ke ESP apabila menggunakan WIFI yang sama atau IP pada jaringan WIFI harus sama. Pengujian Alat Gambar 12. Software pada Arduino IDEA Gambar 12 Software yang akan digunakan pada penelitian ini, yang akan di sambungkan Uji coba alat guna untuk mengetahui apakah alat ini berfungsi sesuai dengan yang Untuk pengujian mengguakan metode kalibrasi dengan alat manual. Gambar 13. Pembuatan Dhasboard BLYNK TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 frekuensi di atas kisaran frekuensi pendengaran manusia. Pada pengujian ini yaitu antara sensor pengukuran digital HCSR05 dengan penggaris. Tabel Vi. Pengujian Sensor HY-SR05 Gambar 14. Implementasi Komponen Gambar diatas merupakan implementasi komponen yang sudah dirakit sesui rancangan pada Gambar 2. Pengujian Sensor DHT11 DHT 11 pada penelitian ini digunakan sebagai pengukuran suhu pada budidaya tanaman pakcoy guna untuk menjaga ke stabilan ruangan. Uji coba kali ini diawali dengan kalibrasi sensor manual dan digital, sensor manual menggunakan hygrometer dan analog menggunakan DHT11. Tabel VII. Pengujian Sensor DHT11 HYGRO (X. DHT11 28,15 32,25 Selisih (X. 0,65 0,25 y 100% . Jumlah yaycycycuyc Rata rata = Banyaknya Error Error 0,03 0,03 0,06 0,02 0,007 Error = . = 0,029% Pengujian Tabel VII antar dua sensor manual dan digital mendapatkan selisih rata rata 0,029% menandakan sensor digital yang dipakai sesuai dengan kebutuhan alat ini tanpa eror yang tinggi. Pengujian Sensor HY-SR05 HY-SR05 adalah Sensor Ultrasonik yang memiliki dua elemen, yaitu elemen Pendeteksi gelombang ultrasonik, dan juga sekaligus elemen Pembangkit gelombang Sensor Ultrasonik adalah sensor yang dapat mendeteksi gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi ultrasonik atau Penggaris HY-SR05 (X. Error = y 100% Rata rata = Selisih (X. Jumlah yaycycycuyc Banyaknya Error Error (%) 0,83 1,13 = 0,23% Hasil dari pengujian dan kalibrasi sensor digital dengan analog berguna untuk mengetahui seberapa persen error selisih yang digunakan. Error yang didapatkan yaitu 0,23% dan sensor ini sesuai apa yang diinginkan oleh penulis. Pengujian Sensor TDS Sensor Kekeruhan yang digunakan diuji berdasarkan tingkat kekeruhan yang berada pada sebuah bak atau wadah Sensor dikalibrasi dengan sebuah alat ukur turbidity meter. Karena dalam tugas akhir ini menggunakan sensor kekeruhan yang mempunyai karakteristik tersendiri. Maka pengukuran mengacu pada percobaan dengan datasheet pada sensor tersebut. Sensor kekeruhan membutuhkan tegangan input sebesar 3. 3 V DC dan mengelurkan tegangan output DC. Berikut tabel percobaan sensor kekeruhan untuk mengetahui tegangan output pada setiap kekeruhan . Tabel IX. Pengujian Sensor TDS Sampel air TDS Tegangan Sedikit keruh Sedikit keruh Sedikit keruh 2,35 V 2,90V 0,82V 1,1V 0,98V Nilai Kekeruhan TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Nilai dalam Tabel IX tersebut didapat dengan menggunakan fungsi . pada coding ESP 32. Dengan demikian setelah melakukan beberapa percobaan untuk menemukan titik jenuh atau kekeruhan maksimal pada sensor tersebut. Juga dapat mengkalibrasi dan menganalisa kekeruhan pada sensor dengan nilai ADC pada Pengujian WaterPump Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui output pada ESP berfungsi dengan baik dengan menandakan pompa aktif. Tabel X. Pengujian Sensor DHT11 Tegangan 12 VDC Kondisi ESP OFF BH1750FVI adalah sebuah IC sensor yang digunakan untuk mengukur perubahan intensitas cahaya dalam ukuran atau satuan Sensor ini menggunakan protokol I2C untuk komunikasi dengan mikrokontroler atau sistem minimum. Pada penelitian ini BH1750 berguna untuk mendeteksi cahaya dan LED sebagai Outputnya . Tabel XI. Pengujian Sensor HC-SR05 BH1750 LED Nyala Nyala Redup Mati WaterPump Pengujian Algoritme Fuzzy Logic OFF Waterpump berguna untuk menambahkan nutrisi pada media tanam atau bak nutrisi. Hasil mendapatkan hasil pompa menyala ketika mendapatkan perintah dari ESP sebagai mikrokontroler nya. Pengujian BH1750 dan LED Dalam hal ini membandingkan kesesuaian antara output dari simulasi di matlab dengan hasil dari pembacaan sensor dengan mikrokontroller. Gambar 15. menunjukkan imulasi dari beberapa rule dari rule base yang sudah dirancang. Dan tentunya dengan output fuzzy. mendapatkan hasil kodingan ESP dari hasil Defuzifikasi. Gambar 15. Simulasi Fuzzi Pada Matlab TELEKONTRAN. VOL. NO. APRIL 2023 Tabel XII. Pengujian Output LED Percobaan Ke1 BH1750 Percobaan Ke1 TDS (%) DHT11 LED Nyala Nyala Nyala Redup Redup Redup Mati Mati Mati Tabel Xi. Pengujian Output WaterPump Tabel XII menjelaskan cara kerja pada Output LED yang mana LED menyala apabaila suhu rendah dan cahaya redup. Tujuan dari pengujian diatas menggabungkan antara Sensor 1 dan 2 apakah bekerja sesuai dari Algoritma Fuzzy atau Tabel Xi merupakan Tabel pengujian dari sensor BH1750 dan HY-SR05 dengan output Waterpump. Hasil dari pengujian tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah input dan output tersebut bekrja sesuai dengan Algoritma Fuzzy atau tidak Tabel XII dan Xi merupakan hasil uji coba keseluruhan alat pada penelitian ini pemberian nutrisi secara otomatis. Pompa akan menyala untuk mengisi nutrisi pada tanaman pakcoy apabila kekeruhan pada nilai > 10% dan LED menyala apabila berada di suhu <25A. IV. KESIMPULAN Berdasarkan uraian dan hasil simulasi pada sebelumnya, maka hasil dari proses analisa dapat dsimpulkan bahwa perancangan logikafuzzy pada proses pemberian nutrisi pada tanaman pakcoy secara real time telah berhasil sesuai dengan yang Hasil dari percobaan ini membawa dampak kepada parapetani pakcoy supaya bisa mengontrol pemberian nutrisi secara real time tanpa harus dating ke greenhouse. Dapat dianalisa dari hasil percobaan menggunakan metode logika fuzzy bahwa pemberian nutrisi akan secara HY-SR05. WaterPump Nyala Nyala Mati Nyala Nyala Mati Nyala Nyala Mati otomatis pada saat kondisi air berada di jarak 25cm pada sensor dan apabila kondisi air keruh. Kemudian LED menyala pada posisi lumen dibawah 1500 dan ketika suhu berada dibawah di suhu 25A. DAFTAR PUSTAKA