SURYA ABDIMAS Volume 2 Nomor 1. April, 2018, pp: 20-19 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 Kegiatan Kuliah Kerja Nyata: Pelatihan dan Pemberdayaan Warga Desa Bener Menuju Desa yang Berkemajuan Wahyu Widodo1*. Aulia Try Y. Hendrik Pujasrana3. Lia Lestari4 Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 Purworejo. Jawa Tengah. Indonesia *email: wahyuwidodo@gmail. Abstrak - Pemberdayaan yang dimaksud adalah anggota kelompok KKN mampu mengenali potensi yang ada di desa tersebut. Dengan adanya beberapa program kerja yang bertujuan dalam pemberdayaan masyarakat tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 37 berharap program tersebut memberikan manfaat untuk warga Desa Bener dan menjadikan salah satu sumber wahana keilmuan khususnya dalam bermasyarakat bagi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo. Metode yang digunakan adalah melakukan survei permasalahan dan potensi yang ada di desa Bener, melakukan perencanaan program kerja dan pelaksanaan program kerja yang telah Kegiatan yang dilaksanakan bidang fisik diantaranya penyuluhan kenakalan dan kesehatan reproduksi remaja, pelatihan bahasa Jawa, pelatihan komputer, penyuluhan singkong keju, klepon singkong, dan wedang uwuh, pembagian bibit jambu citra dan bibit mahoni, apotek hidup, kerja bakti, penyerahan alat peraga matematika, dan penyerahan Al-qurAosn. Sedangkan kegiatan non-fisik yaitu penyuluhan, administrasi data, membantu persiapan pesta siaga, bedah rumah, membantu ekstrakurikuler pramuka, membantu mengajar di sekolah, kegiatan bimbingan belajar, mengikuti pertemuan rutin PKK, mengikuti berjanjen, taAoziah, pengadaan lomba-lomba, dan jalan sehat se-TK Desa Bener. Hasil dari pelaksanaan KKN ini adalah terlaksananya programprogram kerja dengan baik dan lancar. Kata Kunci: KKN. Pemberdayaan. Desa maju KKN Activities: Training and Empowerment of Bener Village Residents Towards a Developing Village Abstract - Empowerment means that members of the KKN group are able to recognize the potential that exists in the village. With the existence of several work programs that aim at community empowerment. KKN Group 37 students hope that the program will provide benefits for the residents of Bener Village and become a source of scientific means, especially in society for KKN Muhammadiyah University Purworejo students. The method used is to survey the problems and potentials in Bener village, plan work programs and implement work programs that have been planned. Activities carried out in the physical sector include counseling on juvenile delinquency and reproductive health. Javanese language training, computer training, counseling on cassava cheese, cassava klepon, and wedang uwuh, distribution of guava image and mahogany seeds, living pharmacies, community service, submission of mathematics teaching aids, and submission of the Al-qur'sn. Meanwhile, non-physical activities are counseling, data administration, helping prepare for standby parties, house renovations, helping scout extracurricular activities, helping teach in schools, tutoring activities, attending routine PKK meetings, participating in appointments, ta'ziah, procuring competitions, and healthy walk as kindergarten in Bener Village. The result of the implementation of this Community Service Program is the execution of work programs well and Keyword: KKN. Empowerment. Development villages Article Info: Submitted: 03/0/2018 | Revised: 31/03/2018 | Accepted: 18/04/2018 SURYA ABDIMAS Volume 2 Nomor 1. April, 2018, pp: 20-24 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 PENDAHULUAN Pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia terus digalakkan secara terus menerus untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Pembangunan tersebut dilakukan baik pada tingkat nasional, daerah, hingga pedesaan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan pembangunan desa, mengingat kosentrasi jumlah penduduk masih dominan berada di daerah desa, sehingga desa merupakan basis kekuatan sosial ekonomi dan politik yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah (Hadi, 2. Hal tersebut sejalan dengan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dimana setiap daerah diberi keleluasaan untuk menekankan prinsip-prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan, keadilan serta dengan memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah. Hal inilah yang digunakan sebagai landasan hukum bagi tiap daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat (Hatu, 2. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan daya atau kekuatan pada masyarakat dengan cara memberi dorongan, peluang, kesempatan, dan perlindungan dengan tidak mengatur dan mengendalikan kegiatan masyarakat yang diberdayakan untuk mengembangkan potensinya sehingga masyarakat tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan mengaktualisasikan diri atau berpartisipasi melalui berbagai aktivitas. Pemberdayaan Masyarakat pada dasarnya adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan kekuatan masyarakat untuk ikut terlibat dalam berbagai aspek pembangunan di suatu wilayah (Andriyani, 2017. Hadi, 2015. Harahap, 2012. Hatu, 2. Untuk itu dibutuhkan keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan merupakan suatu hal yang penting bagi keberhasilan suatu kegiatan pembangunan yang menuju kepada kehidupan sosial, ekonomi dan politik masyarakat yang lebih baik. Program KKN (Kuliah Kerja Nyat. di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) merupakan kegiatan kurikuler oleh mahasiswa S1 yang diselenggarakan di luar universitas dalam waktu tertentu. Kegiatan KKN di kelola oleh LPPM UM Purworejo dalam tiga tahun terakhir bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Purworejo dalam program yang berkelanjutan. Sesuai panduan KKN 2017, bahwa program KKN mencakup kegiatan pedidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat seperti yang tersurat dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan dilaksanakan secara interdisipliner lintas bidang ilmu. METODE Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan. Penyuluhan disampaikan dalam bentuk ceramah dan dialog interaktif atau diskusi. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pelaksanaan kegiatan selama kegiatan KKN berlangsung. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di desa Bener. sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah warga masyarakat yang berdomisili di desa Bener. Prosedur pada kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan observasi, wawancara, dan melakukan kunjungan ke warga masyarakat yang tengah membuat anyaman dari bahan SURYA ABDIMAS Volume 2 Nomor 1. April, 2018, pp: 20-24 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 Berdasarkan hasil observasi, masih banyak lahan-lahan warga yang masih kosong, di sekitar rumah juga belum ada tanaman penunjang dapur seperti cabai, terong, bumbubumbu dapur dan lain sebagainya. Berdasarkan hal tersebut, dirancang suatu program pemberdayaan warga masyarakat Bener dalam peningkatan nilai ekonimis anyaman bambu untuk meningkatkan perekonomian warga. Data pada kegiatan pengabdian ini diperoleh berdasarkan hasil penyuluhan, pelatihan dan tanya jawab yang dilaksanakan antara pemateri dengan peserta. Data yang telah diperoleh dari hasil praktik, pengamatan, hasil tanya jawab dan tanggapan dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian, selanjutnya data tersebut kemudian dilakukan analisis dengan analisis deskriptif. Kegiatan KKN di Desa Bener memiliki program unggulan di bidang pemanfaatan lahan kosong dan bedah rumah. Tujuan kegiatan unggulan tersebut yaitu dengan adanya pemanfaatan lahan kosong, lahan kosong milik warga menjadi bermanfaat dan mengsilkan dan serta diharapkan mampu mengurangi kesulitan hidup. Dengan adanya bedah rumah, rumah milik warga yang kurang layak huni bisa menjadi rumah yang layak untuk di huni dan nyaman untuk di jadikan tempat tinggal. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di desa Bener dilaksanakan dalam beberapa bidang, antara lain pendidikan, pelatihan, bakti sosial dan kemasyarakatan, pertanian, maupun pemberdayaan warga melalui pendampingan dan pelatihan keterampilan. Gambar 1 menyajikan proses diskusi dengan kepala desa dan pembagian bibit kepada warga. Gambar 1. Pembagian Bibit Gratis Banyak lahan kosong milik warga di Desa Bener yang tidak terpakai bahkan ada pula yang sampai tidak terurus sehingga banyak rumput yang tumbuh. Kami KKN 37 Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan program pemanfaatan lahan kosong dengan membagikan bibit dan mengajak warga untuk menanami lahan kosong mereka supaya lebih bermanfaat. Bahan pangan seperti sayur-sayuran dan yang lainnya banyak mengalami peningkatan harga. Pada tahun 2017 ini. KKN kelompok 37 UMP mengajak warga untuk SURYA ABDIMAS Volume 2 Nomor 1. April, 2018, pp: 20-24 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 menanami lahan pekarangan yang masih kosong milik mereka yakni dengan menanami tumbuhan buah-buahan, sayuran, serta kunyit, jahe dan sebagainya. Dengan menanami lahan kosong, tanah menjadi bermanfaat untuk kehidupan warga misal seperti menanam jambu citra selain bisa untuk di kosnsumsi sendiri, jambu citra ini juga mahal buahnya jika di jual di pasar, menanam pohon jati bisa menghasilkan kayu yang di jual mahal kita sudah tumbuh besar, menanam sayur-sayuran seperti bayam dan cabai bisa untuk di konsumsi sendiri ataupun di jual untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lain, selain itu mengajak untuk menanam obat-obatan atau apotik hidup seperti kunyit dan semacamnya. Hal tersebut ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2. Pemanfaatan Lahan Kosong di sekitar Balai Desa Bener Kegiatan pemanfaatan lahan kosong merupakan kegiatan yang positif. Tujuannya selain untuk mencukupi kebutuhan tapi juga untuk meningkatkan penghasilan warga Desa Bener karena di Desa Bener banyak warga yang masih tergolong kurang mampu. Pembagian bibit, dilaksanakan di Balai Desa Bener. Acara pembagian bibit di laksanakan pada pagi hari. Setelah pembagian bibit selesai, mahasiswa KKN kelompok 37 Universitas Muhammadiyah Purworejo mulai mengajak warga untuk menamam tanaman yang di bagikan oleh mahasiswa KKN kelompok 37 UMP pertama di lahan kosong di sekitar balai desa kemudian di rumah warga. Gambar 3. Sensus Bedah Rumah SURYA ABDIMAS Volume 2 Nomor 1. April, 2018, pp: 20-24 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 Selain pemanfaatan lahan kosong, mahasiswa KKN kelompok 37 Universitas Muhammadiyah Purworejo juga mengadakan bedah rumah. Bedah rumah di tujukan kepada warga yang memiliki rumah yang kurang layak huni. Pemilihan rumah yang akan di bedah, mahasiswa KKN kelompok 37 Univeritas Muhammadiyah Purworejo terjun langsung ke rumah-rumah warga untuk mensurvei dan menyeleksi rumah yang memang kurang layak huni. Mahasiswa KKN kelompok 37 UMP membuat proposal bedah rumah dan dari daftar yang di ajukan di proposal, lolos 50 rumah yang di bedah. Semoga dengan di adakannya program bedah rumah, rumah warga menjadi layak huni dan nyaman untuk di tempati. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan selama melaksanakan KKN di desa Bener, telah dilaksanakan berbagai program yang telah direncanakan, sehingga keseluruhan target dan capaian kegaitan terpenuhi. Warga di Desa Bener setelah mendapat bibit tanaman diharapakan dapat memanfaatakan lahan kosong yang mereka miliki. Sementara itu, program bedah rumah bagi arga di Desa Bener diharapkan dapat bermanfaat bagi warga yang mendapatkan bedah rumah. Kegiatan pemanfaatan lahan kosong dan bedah rumah rumah diharapkan dapat bermanfaat membantu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga terutama bagi warga yang kurang mampu dapat meringankan beban UCAPAN TERIMA KASIH Terima kami ucapkan kepada Kepala Desa Bener, segenap jajaran perangkat desa, serta seluruh warga desa Bener yang telah berkenan menerima dan bersinergi dalam kegiatan KKN. Sahabat-sahabat Octaviani Mega S. Akhmad Nur Rusdi. Ahmad Masrur. Heni Novianti. Dewi Astuti. Dewi Retnosari. Agusta Ganang W. Ade Prihantini. Jati Prasetyo. Ibnu Maulana, 15M Saeful Mujib. Rizky Saputra. Teguh Sugiharto. Umi Hartini. Hindun Baiti A. Liquita Catur MV, yang telah bekerja keras guna mensukseskan kegiatan KKN. DAFTAR PUSTAKA