Jurnal Pendidikan Multidisipliner Volume 8 Nomor 7, Juli 2025 ISSN: 27342488 PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK SWASTA LAMAHOLOT LARANTUKA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Yuliana Ema Hurit1, Maria Fatima Bongi Beribe2, Margiana D. M. M. Maran3 Email: yuliema325@gmail.com1, fatimaberibe49@gmail.com2, maranmargiana22@gmail.com3 Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka ABSTRACT This study aims to determine the influence of parents' income on the learning outcomes of Grade X students at Lamaholot Private Vocational School, Larantuka, in the academic year 2024/2025. This research is a descriptive study using a quantitative approach. The population in this study consists of Grade X students at Lamaholot Private Vocational School, Larantuka, in the 2024/2025 academic year. The sample was selected using random sampling, with a total of 31 respondents. Data collection techniques included questionnaires and documentation. The data analysis technique used is simple linear regression analysis with a significance level of 5%. The results of the study show that the partial influence of parents' income on students' learning outcomes is ๐‘ก_calculated = 20.909 > ๐‘ก_table = 1.699, with a significance value of 0.001 < 0.05. Therefore, parents' income has a positive and significant influence on students' learning outcomes. Keywords: Parentsโ€™ Income, Studentsโ€™ Learning Outcome. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah analisis regresi linear sederhana dengan tingkat signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh secara parsial pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah ๐‘กโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘ข๐‘›๐‘” 20,909 > ๐‘ก๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘’๐‘™ 1,699 dengan nilai signifikan (0,001 < 0,05). Oleh karena itu pendapatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Kata Kunci: Pendapatan Orang Tua, Hasil Belajar Siswa. 71 PENDAHULUAN Pendidikan adalah pilar utama pengembangan sumber daya manusia berkualitas. Di Indonesia, keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh kualitas pengajaran dan faktor eksternal, termasuk kondisi ekonomi keluarga. Pendapatan orang tua, yang mencakup semua imbalan bulanan, berperan penting dalam kehidupan anak dan hasil belajar mereka. Menurut Gilarso (2004:61), pendapatan adalah imbalan dari pekerjaan dalam periode tertentu. Pendapatan orang tua berhubungan erat dengan proses belajar anak, yang memerlukan pemenuhan kebutuhan dasar dan fasilitas belajar. Anak-anak dari keluarga berpendapatan rendah sering menghadapi tantangan seperti kurangnya akses bahan ajar dan tekanan psikologis. Namun, hasil belajar juga dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi dan dukungan sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selama praktik pengalaman lapangan di SMK Swasta Lamaholot Larantuka dari Agustus hingga Desember 2024, peneliti menemukan bahwa beberapa siswa kesulitan membayar SPP, membeli alat tulis, pakaian sekolah, dan buku. Kesulitan ini disebabkan oleh variasi pendapatan orang tua yang berbeda-beda, yang mempengaruhi dukungan materi untuk hasil belajar siswa. Hasil belajar mencakup perubahan perilaku yang terlihat setelah pembelajaran, termasuk pengetahuan, sikap, dan keterampilan, yang didorong oleh keinginan untuk berkembang. Menurut Slameto (2013: 3), hasil belajar adalah perubahan berkesinambungan dan tidak permanen dalam individu, yang memicu perubahan selanjutnya dan bermanfaat untuk kehidupan atau pembelajaran di masa depan. ME TODE PE NE LITIA N Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif. Menurut Sugiyono (2018:30), pendekatan kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivisme, yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, dengan teknik pengambilan sampel yang umumnya dilakukan melalui propotional random sampling. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Swasta Lamaholot Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kecamatan Ile Mandiri, Desa Lewoloba, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April-Mei 2025. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah sumber yang secara langsung memberikan informasi kepada pengumpul data. Data ini dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber pertama atau lokasi di mana objek penelitian dilakukan (Sugiyono, 2018:456). Dalam penelitian ini, sumber data primer diperoleh melalui pengumpulan data asli dari responden siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka, dengan cara memberikan angket mengenai pendapatan orang tua dan hasil belajar. Sumber data sekunder adalah sumber data yang tidak memberikan data secara langsung kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau dokumen (Sugiyono, 2018:456). Dalam penelitian ini, sumber data sekunder diperoleh dari SMK Swasta Lamaholot Larantuka terkait profil sekolah, Hasil Belajar siswa kelas X, dan pembiayaan pendidikan tahun pelajaran 2024/2025. Menurut Sugiyono (2013:147), instrumen penelitian adalah alat untuk mengukur fenomena alam dan sosial. Variabel diukur menggunakan skala Likert, yang merinci indikator untuk menyusun pertanyaan. Skala Likert memiliki gradasi dari sangat setuju hingga sangat tidak setuju. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pertanyaan positif, di mana skala penilaian responden adalah: sangat setuju=5, setuju=4, kurang setuju=3, tidak setuju=2, dan sangat tidak setuju=1. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik, yaitu: a. analisis deskriptif untuk i i i i i 72 mengetahui tingkat pendapatan orang tua berdasarkan persentase jawaban responden, b. regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar, c. uji asumsi klasik untuk mengatasi masalah dalam model regresi sederhana seperti multikolinearitas, heteroskedastisitas, normalitas, dan linearitas, d. koefisien determinasi untuk mengetahui persentase perubahan variabel terikat (Y) akibat variabel bebas (X), di mana semakin besar R2, semakin tinggi persentase perubahan Y, dan sebaliknya, e. uji hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana dan uji t pada taraf signifikansi a=0,005. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Regresi Linear Sederhana Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan SPSS 27 untuk menguji pengaruh pendapatan orang tua (X) terhadap hasil belajar (Y) siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka. Hasil uji regresi dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error 1(Constant) 63.582 .586 Pendapatan .242 .012 t Sig. Beta 108.471 .000 20.909 .000 .968 Orang Tua a. Dependent Variable: Hasil Belajar Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang terdapat pada tabel di atas, diperoleh persamaan regresi penelitian sebagai berikut: Y= a +Bx Y= 63.582 + 0,242 Model regresi dapat dijelaskan bahwa nilai koefisien regresi pada variabel pendapatan orang tua (X) adalah 0,242, yang menunjukkan hasil positif. Hal ini berarti setiap penambahan skor atau nilai pada variabel pendapatan orang tua akan memberikan pengaruh positif pada variabel hasil belajar (Y) sebesar 0,242. Uji Asumsi Klasik Uji Auto Korelasi Menurut Priyanto (2010:75) menjelaskan bahwa untuk mendeteksi keberadaan auto korelasi dapat dilakukan dengan menggunakan uji Durbin Watson (DW) dengan ketentuan sebagai berikut: a) dU < DW < 4 - dU maka tidak terjadi auto korelasi b) DW < dL atau DW > 4 - dL maka terjadi auto korelasi dL < DW < dU atau 4 - dU < DW < 4 - dL maka tidak ada keputusan yang pasti Tabel 2 Uji Auto Korelasi Model Summaryb Model 1 R .968 R Square a Adjusted R Std. Error of the Square Estimate .938 .936 .33271 Durbin-Watson 2.197 a. Predictors: (Constant), pendapatan orang tua b. Dependent Variable: hasil belajar 73 Berdasarkan hasil uji Auto Korelasi yang telah dilakukan di atas, diperoleh nilai Durbin Watson yaitu dU 1,4828, Durbin Watson 2,197, dan nilai 4-dU 2,5172. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa 1,4828 (dU) < 2,197 (DW) < 2,5172 (4-DW), yang menunjukkan bahwa tidak terjadi auto korelasi. Uji Multikolinearitas Sujarweni (2015: 158) menyatakan bahwa uji multikolieritas penting untuk mengidentifikasi kemiripan antar variabel independen dalam suatu model. Kemiripan ini dapat menyebabkan korelasi yang kuat. Uji ini juga mencegah bias dalam pengambilan keputusan terkait pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Jika nilai tolerance > 0,10 dan VIP < 10, multikolinieritas tidak akan terjadi dalam model regresi. Tabel 3 Hasil Uji multikolinearitas Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B 1 (Constant) Pendapatan Orang Std. Error 63.582 .586 .242 .012 Collinearity t Sig. Beta Statistics Tolerance .968 108.471 .001 20.909 .001 VIF 1.000 1.000 Tua a. Dependent Variable: Hasil Belajar Analisis multikolinearitas menunjukkan bahwa variabel pendapatan orang tua (X) memiliki nilai VIP 1.000, yang kurang dari 10, menandakan tidak ada multikolinearitas. Selain itu, nilai Tolerance untuk variabel X adalah 1.000, lebih besar dari 0,10. Dengan demikian, model regresi ini bebas dari multikolinearitas antara variabel dependen dan independen, sehingga dapat digunakan dalam penelitian. Uji Heteroskedastisitas Sujarweni (2015:159) menjelaskan bahwa heteroskedastisitas menguji perbedaan varians residual antar periode pengamatan. Untuk mendeteksi heteroskedastisitas dalam model, dapat digunakan scatterplot. Regresi dianggap bebas dari heteroskedastisitas jika data tersebar merata di atas dan di bawah angka 0, tanpa akumulasi di satu sisi. Penyebaran data tidak boleh membentuk pola bergelombang dan harus acak tanpa pola yang jelas. Gambar 1 Hasil Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan scatterplots ini, titik data tersebar di atas, di bawah, dan sekitar angka 0, tanpa pola bergelombang. Penyebarannya melebar, menyempit, lalu melebar kembali. Karena tidak ada pola, dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah heteroskedastisitas, sehingga model regresi yang baik dapat terpenuhi. 74 Koefisien Determinasi ( R2 ) Sujarweni (2015:164) menyatakan bahwa Koefisien Determinasi (R2) mengukur persentase perubahan variabel terikat (Y) yang dipengaruhi oleh variabel bebas (X). Nilai R2 yang lebih tinggi menunjukkan persentase perubahan Y yang lebih besar akibat X, sedangkan nilai R2 yang lebih rendah menunjukkan sebaliknya. Tabel 4 Koefisien Determinasi Model Summary Model R 1 .968a Adjusted R Std. Error of the Square Estimate R Square .938 .936 .33271 a. Predictors: (Constant), X pendapatan orang tua Tabel koefisien determinasi menunjukkan R square 0,938 atau 93,8%, yang berarti variabel pendapatan orang tua (X) berkontribusi 93,8% terhadap hasil belajar, sedangkan 6,2% berasal dari variabel lain yang tidak diteliti. Uji Hipotesis Uji T Sujarweni (2015:161) menyatakan bahwa uji t digunakan untuk menguji hipotesis koefisien regresi secara individual, menunjukkan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil uji t untuk variabel independen dan dependen dalam penelitian ini disajikan dalam tabel berikut. Tabel 5 Hasil Uji T Coefficientsa Model 1 Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B Std. Error (Constant) 63.582 .586 Pendapatan .242 .012 Beta t .968 Sig. 108.471 .000 20.909 .000 Orang Tua a. Dependent Variable: Hasil Belajar Pada tabel hasil uji t di atas menunjukkan bahwa, variabel pendapatan orang tua (X) memiliki nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel, yaitu 20,909 > 1,699 atau dengan probabilitas 0,000 < 0,05. Ini berarti bahwa variabel pendapatan orang tua (X) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar (Y). Analisis Hasil Belajar Siswa Siswa memperoleh nilai mata pelajaran ekonomi bisnis setelah ujian akhir semester (UAS) tahun pelajaran 2024/2025, yang dinilai oleh guru. Data hasil belajar dari 31 siswa dapat dilihat pada tabel berikut. No 1 2 3 4 5 6 7 8 Tabel 6 Hasil Belajar Nilai UAS Siswa Kelas X Tahun Pelajaran 2024/2025 Nama Siswa Nilai Uas KKM Keterangan E.F.T 75 70 Tuntas F.S.S 70 70 Tuntas F.W.H 75 70 Tuntas G.M.U 72 70 Tuntas H.Y.D 70 70 Tuntas K.I.K 80 70 Tuntas K.N.D 75 70 Tuntas M.B.T 80 70 Tuntas 75 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 M.L.K 75 70 Tuntas M.K.L 70 70 Tuntas M.D.K 78 70 Tuntas M.L.H 80 70 Tuntas M.B.H 70 70 Tuntas N.U.R 80 70 Tuntas A.B.U 78 70 Tuntas A.N.K 73 70 Tuntas A.K.K 75 70 Tuntas A.L.K 75 70 Tuntas A.B.K 80 70 Tuntas A.T.K 79 70 Tuntas D.D.P 75 70 Tuntas F.D.M 80 70 Tuntas G.A 78 70 Tuntas G.G.K 80 70 Tuntas M.B.L 76 70 Tuntas M.M.G 74 70 Tuntas M.B.K 71 70 Tuntas M.H.S 80 70 Tuntas M.Y.S 73 70 Tuntas S.O.W 74 70 Tuntas Y.L.S 70 70 Tuntas TOTAL 2349 Rata-rata 75,774 Sumber dokumen nilai UAS Ekonomi Bisnis Siswa Kelas X Tahun Pelajaran 2024/2025 Pengaruh Pendapatan Orang Tua terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Di SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025 Pendapatan orang tua adalah salah satu faktor ekonomi yang memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan pendidikan anak dan menentukan seberapa besar kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak mereka. Seperti yang dinyatakan oleh Gilarso (2004:63), pendapatan orang tua mencakup segala bentuk imbalan yang diterima sebagai kompensasi atau balas jasa atas kontribusi seseorang dalam proses produksi. Dalam penelitian ini, peneliti menguji hipotesis mengenai pengaruh variabel pendapatan orang tua (X) terhadap hasil belajar (Y). Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pengaruh secara parsial pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa adalah thitung > ttabel = 20,909 > 1,699 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa pendapatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka tahun ajaran 2024/2025. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan meningkatkan pendapatan orang tua. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Mahyu, Fachmul Try 2017, dengan judul โ€œPengaruh Pendapatan Orang Tua terhadap hasil belajar siswaโ€ menunjukan dari hasil pengujian hipotesis di peroleh bahwa t hitung = 70,223 dan t tabel 1,684 maka disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha di terima. Dengan demikian Pendapatan Orang Tua memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji regresi linear sederhana, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Orang Tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Hasil dari uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa thitung > ttabel dengan nilai 76 signifikan 0,000 < 0,005, yang berarti Pendapatan Orang Tua memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Pendapatan Orang Tua, semakin baik pula hasil belajar siswa. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya mengenai pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025 dapat di simpulkan bahwa: Pendapatan Orang Tua ( X ) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa ( Y ) kelas X SMK Swasta Lamaholot Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Dengan demikian semakin tinggi Pendapatan Orang Tua, semakin baik pula hasil belajar siswa. Untuk dapat menjaga keseimbangan antara pendapatan orangtua dengan hasil belajar maka perlu diperhatikan hal-hal berikut 1. Siswa harus tetap termotivasi belajar dengan memanfaatkan fasilitas sekolah dan bantuan belajar untuk mencapai prestasi. 2. Sekolah perlu lebih fokus pada siswa dari keluarga berpendapatan rendah melalui program beasiswa dan bantuan pendidikan. 3. Orang tua harus mendukung anak dalam belajar, baik materi maupun non-materi, karena perhatian dan dorongan mereka sangat penting untuk kesuksesan anak. DAFTAR PUSTAKA Gilarso, T. 2004. Pengantar Ilmu Ekonomi-Bagian Makro. Yogyakarta: Kanisius. Mahyu, F. T. (2017). Pengaruh Pendapatan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Akuntansi di SMK Yapim Siak Hulu (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau). Priyanto. 2010. Teknik mudah dan cepat melakukan analisis data penelitian dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta. Sujarweni, dkk. 2015. SPSS Untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2018. Metode Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta. 77