Sri Wahyuni. Fakhrurrazi. Rakhmadsyah P Rangkuty & Saifuddin . - Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial - Volume 9 Nomor 1. Maret 2023Hal. DOI. 29103/jsds. v%vi%i. RESISTENSI MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN INDUSTRI MEDAN Sri Wahyuni,1Fakhrurrazi,2 Rakhmadsyah P Rangkuty3. Saifuddin4 1,2,3,4 Universitas Malikussaleh-Lhokseumawe-Aceh-Indonesia Corresponding Author: fakhrurrazi@unimal. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang Resistensi Terhadap Kawasan Industri Medan (Studi Kasus Di Martubung Kecamatan Medan Labuhan Provinsi Sumatera Utar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami mengapa terjadinya resistensi terhadap kawasan industri medan dan menjelaskan tentang bentuk resistensi masyarakat di daerah kawasan industri medan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik analisis data dengan cara observasi, wawancara dengan informan yang melakukan perlawanan atas pemasangan portal yang akan dilepas oleh pihak penguasa atau pimpinan. Landasan teori James C. Scoot. Dengan teknik Analisis yang dilakukan pada bulan Mei 2022 dengan melakukan wawancara mendalam ada informan yang terdiri dari Kepala Lingkungan Marutubung. Supir truk dan Masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukan bahwa resistensi . yang dilakukan masyarakat ada yang kontra dan pro atas pelepasan portal yang dilakukan oleh pihak Instansi maka dari itu portal sekarang sudah dilepaskan tetapi harus ada rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Martubung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, adanya perlawanan yang dilakukan masyarakat ke masyarakat tanpa adanya kekerasan fisik. Kata Kunci: Resistensi. Kawasan Industri Medan (KIM) ABSTRACT This research examines the resistance to the Medan Industrial Area (Case Study in Martubung. Medan Labuhan District. North Sumatra Provinc. The purpose of this study is to understand why there is resistance to the Medan industrial area and explain the forms of community resistance in the Medan industrial area. The method used is a qualitative research method with an ethnographic approach. Data analysis techniques by means of observation, interviews with informants who resist the installation of portals that will be released by the authorities or leaders. The foundation of the theory of James C. Scott. With the analysis technique carried out in May 2022 by conducting in-depth interviews, there were informants consisting of the Head of the Marutubung Environment, truck drivers and the surrounding community. The results of the study show that the resistance . carried out by the community has cons and pros for the release of the portal carried out by the Agency, therefore the portal has now been released but there must be traffic signs along Jalan Martubung. The conclusion of this study is that there is resistance by the community to the community without any physical violence. Keywords: Resistance. Medan Industrial Area Sri Wahyuni. Fakhrurrazi. Rakhmadsyah P Rangkuty & Saifuddin . - Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial - Volume 9 Nomor 1. Maret 2023Hal. DOI. 29103/jsds. v%vi%i. PENDAHULUAN Resistensi . adalah sesuatu yang terbentuk oleh berbagai repertoar yang maknanya bersifat khas untuk waktu, tempat, dan hubungan sosial tertentu. James C. Scott . alam Diana,2. menyebutkan bahwa perlawanan kelas memuat tindakan-tindakan apapun yang dilakukan oleh kaum yang kalah, yang ditujukan untuk mengurangi atau menolak klaim. Resistensi menurut Barnard dan Jonathan, resistensi merupakan suatu perlawanan ataupun penolakan untuk memprotes perubahan-perubahan yang terjadi dan yang tidak sesuai. Resistensi ini sebenarnya merupakan tindakan dilakukan oleh masyarakat lemah yang berada pada struktur bawah terhadap pihak kuat yang berada pada struktur atas atau penguasa dan Hubungan antara satu pihak yang lemah dan pihak lain yang kuat sesungguhnya berada pada suatu hubungan kekuasaan yang tidak seimbang, maka pihak lemah yang berada pada struktur bawah berusaha menyeimbangkan hubungan mereka melalui resistensi agar tidak tertindas. Kawasan industri adalah sebidang tanah yang cukup luas dan telah dimatangkan dibagi dalam kapling-kapling sesuai dengan rencana yang disusun secara menyeluruh dengan kemudahan-kemudahan dengan adanya fasilitas jalan, transpor, listrik, air. Rencana yang disusun secara menyeluruh yang dimaksud adalah tidak hanya rencana fisik kawasan saja, tetapi juga lingkungan ekonomisnya yang berdekatan dengan peranan yang diberikan kepada kawasan dan rencana pengembangan regional dan perkotaan (Nasution, 2019: . Berdasarkan hasil observasi awal dengan wawancara tanggal 4 Februari 2022 masyarakat Lingkungan 4 Kelurahan Besar pada umumnya saat itu sedang merasakan sangat kecewa ataupun sangat mengkhawatirkan kondisi jalan yang saat ini Jalan Pancing 1 Lingkungan 4 Kelurahan Besar Martubung. Jalan tersebut hancur lebur di akibatkan hulu hilir keluar masuknya yang namanya kontainer yang ada berada di Jalan Pancing 1 Martubung. (Observasi, 4 Februari 2. Pekerja atau supir truk memanfaatkan tempat atau gudang yang ada di Jalan Pancing 1 Lingkungan 4 Martubung Kelurahan Besar, hampir rata-rata setiap hari keluar masuknya sebanyak 200 Kontainer dengan muatan yang lebih dari 8 ton. Dan diketahui bahwa Jalan Pancing 1 di golongkan sebagai jalan kelas 3 jalan kota, yang menyatakan bahwa kekuatan jalan hanya bisa dilalui kurang lebih dibawah 8 ton. Terjadinya masalah itu di akibatkan hancurnya lebur kondisi jalan sehingga masyarakat sangat resah, 4 tahun belakangan ini setelah dihitung dan dilihat dari kejadian-kejadian yang telah terjadi sebanyak 4 nyawa orang menghilang yang disebabkan tertabrak kontainer pada 2020 data yang di dapatkan dengan cara wawancara (Wawancara awal, 4 Februari 2. JSDS: Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial-Volume 9. Nomor 1. Maret 2023: Hlm 74-82 Dengan adanya itu muncul lah polusi udara yang terjadinya debu yang naik ke kepermukaan udara sehingga mengakibatkan dampak penyakit asma yang sangat luar biasa. Akhirnya masyarakat setempat ingin menunjukan kepada Walikota Medan bahwasannya Jalan Pancing 1 Lingkungan 4 Martubung Kelurahan Besar sangat tidak layak lagi jalan tersebut dilalui dengan cara protes atau demo yang warga setempat datang ke Kantor Walikota Medan. Setelah masyarakat berjuang untuk membuat kesepakatan bersama dengan pemerintahan setempat Kelurahan Besar maupun Kecamatan Medan Labuhan. Masyarakat tersebut bahwasannya jangan ada lagi masuknya alat kendaraan atau bisa disebut Kontainer di Jalan Pancing 1 Lingkungan 4 Martubung. Dan poin kedua pengadaan portal tersebut adalah cara masyarakat untuk mengatasi laju keluar masuknya kendaraan yang muatannya lebih 8 ton (Wawancara awal, 5 Februari 2. Menurut James C. Scott . alam Diana, 2. Risestensi terbuka . rotes sosial atau demontras. adalah merupakan bentuk risestensi yang terorganisasi,sistematis, dan berprinsip. Manifestasi yang digunakan dalam risestensi merupakan cara-cara kekerasan seperti Pemberontakan. Dalam hal itu masyarakat setempat membrontak kepada Atasan gudang (Bos yang memiliki gudan. atau perusahaan yang mempunyai alat kendaraan . dan terjadilah demo yang dilakukan masyarakat saat pemasangan portal tersebut. Adanya demo tersebut masyarakat yang tidak setuju, gudang atau perusahaan yang menyimpan kontainer di wilayah atau di lahan yang sekitarnya dekat dengan rumah-rumah Namun dikutip dari sisi supir truk yang bekerja di perusahaan mereka dengan pekerjaannya sebagai supir truk sangat takut kehilangan pekerjaan. Tetapi, dari sisi lain ada juga perlawanan kepada masyarakat untuk supir truk yaitu adanya pengancaman seperti tidak dibolehkan untuk melalui jalan pancing 1 lingkungan 4, dan bukan hanya itu saja pada Tanggal 27 Agustus 2021 masyarakat melakukan pelemparan pada kaca kontainer sehingga menyebabkan adanya 3 korban dari aksi masyarakat setempat. Selain perlawanan masyarakat setempat juga adanya pungli atau bisa disebut pungutan liar. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan diMartubugn Kecamatan Medan Labuhan Provinsi Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil observasi dan data hasil wawancara dengan informan. Sedangkan sumber data sekunder yaitu dari data skripsi, jurnal, buku, dan lainnya. Sri Wahyuni. Fakhrurrazi. Rakhmadsyah P Rangkuty & Saifuddin . - Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial - Volume 9 Nomor 1. Maret 2023Hal. DOI. 29103/jsds. v%vi%i. HASIL DAN PEMBAHASAN Alasan Mayarakat Melakukan Resistensi Terhadap Kawasan Industri Medan Sosialisasi merupakan proses yang sangat menentukan dalam menyusun suatu rencana pemasangan portal, karena dengan adanya sosialisasi ini masyarakat dapat mengetahui rencan pemasangan portal tersebut. Ide munculnya pemasangan portal di Daerah Martubung Kecamatan Medan Labuhan, pada Tahun 2020 awal itu diperlukan suatu pendekatan yang dapat menarik minat masyarakat untuk mendukung rencana pemasangan portal tersebut. Sejak awal rencana pemasangan portal di Martubung. Lurah cenderung menutup-nutupi Bahkan dalam konteks sosialisasi dilapangan ketika kasus ini mencuat. Lurah tidak banyak melakukan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi dilapangan hanya 75% dilakukan oleh pihak Lurah dan beberapa di Lingkungan 4. Akan tetapi sosialisasi yang diberikan oleh Lurah tersebut belum begitu dipahami oleh warga dan juga tidak mengerti. Pada Tahun 2020 sampai 2021 terjadinya konflik yang terjadi di Martubung yang disebabkan oleh Pelepasan Portal yang akan dilepas oleh pihak Lurah dan Pihak Pabrik. Masyarakat tentunya tidak setuju dengan adanya Pelepasan portal tersebut. Masyarakat Tidak Setuju Portal Di Lepas Terjadinya resistensi masyarakat terhadap kawasan industri medan yaitu perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap rencana pelepasan portal di Martubung Kelurahan Besar, sebagian besar dilatarbelakangi oleh dampak lingkungan yang akan di akibatkan dengan adanya jalan rusak yang dilakukan oleh kendaraan yang bekerja di Kawasan Industri Medan (Observasi, 15 Mei 2. Dampak lingkungan adalah isu utama yang dijadikan alasan oleh pihak yang kontra dengan rencana pelepasan portal di jalan Martubung Kelurahan Besar untuk menolak kegiatan Pada awalnya, penolakan rencana pelepesan portal ini merupakan dampak dari adanya kawasan industri medan. Pihak yang mendukung Lurah merupakan pihak pro yang ingin melepaskan portal, pihak yang kalah dalam pemilihan Lurah ini adalah pihak yang pro dengan rencana pelepsan portal tersebut. Adanya Dampak Positif dan Neagtif dari Kawasan Industri Medan Untuk Masyarakat Martubung. Ada juga Dampak Berdirinya Kawasan Industri Medan Terhadap Masyarakat Martubung. Berdirinya Kawasan Industri Medan dikawasan Martubung memberikan dampa k yang cukup signifikan dalam kehidupann masyarakat dilingkungan tersebut, mulai dari lapangan kerja baru yang terbuka hingga pertumbuhan penduduk yang pesat didaerah Selain memberikan dampak lapangan kerja dan pertumbuhan penduduk, masyarakat JSDS: Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial-Volume 9. Nomor 1. Maret 2023: Hlm 74-82 yang ada disekitaran KIM juga memiliki jenjang pendidikan yang lebih baik dibanding sebelum adanya KIM di wilayah tersebut sehingga hal ini menunjang kualitas masyarakat juga (Nasution,2019:. Berdirinya Kawasan Industri Medan memberikan cukup dampak positif bagi masyarakat sekitaran terutama didaerah Martubung yang merupakan daerah tempat berdirinya KIM. Kawasan Industri Medan yang mayoritas dibangun pabrik-pabrik memberikan kesempatan lapangan kerja kepada masyarakat didaerah tersebut. Lapangan pekerjaan yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan inipun tidak sedikit, sehingga hal ini justru menaikan taraf hidup masyarakat dikawasan tersebut. Membuka peluang usaha seperti berdagang di kawasan tersebut. Dampak lainnya adalah pesatnya pertumbuhan penduduk dikawasan tersebut yang didorong dari mulai sejahteranya masyarakat yang ada dilingkungan tersebut pertumbuhan penduduk itu mendorong perubahan-perubahan di Lingkungan Martubung mulai dari sektor perkembangan daerah, perubahan sosial budaya hingga ekonomi masyarakat. Dampak positif berikutnya adalah infrastruktur dikawasan Martubung menjadi lebih baik dibanding sebelum adanya Kawasan Industri Medan mulai dari jalan besar beraspal yang memudahkan masyarakat hingga pemerataan bangunan dan rumah-rumah warga yang layak huni. Kawasan Industri Medan yang diisi oleh pabrik-pabrik juga memberikan dampak negatif kepada masyarakat sekitar Martubung meskipun sudah memberikan perubahan yang signifikan bagi daerah tersebut, namun pabrik-pabrik yang berdiri dan bekerja di Kawasan Industri Medan tidak ramah lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan tingginya pencemaran udara diwilayah tersebut terciumnya bau tidak sedap dari limbah-limbah pabrik dan juga terdengar suara mesin yang sedang mengelola bahan-bahan yang menghasilkan barang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Terlihat parit-parit warga airnya terlihat hitam pekat berbuih dan mengeluarkan bau tidak sedap yang diakibatkan limbah parbik. Salah satu contohnya dari perusahaan pengola udang dan pakan ternak aromanya sangat mengganggu warga sekitar dipagi hari aroma itu sangat terasa. Berbagai cara sudah dilakukan agar tidak mencemari lingkungan tetapi hingga saat ini belum bisa sepenuhnya diatasi oleh pemilik perusahaan maupun pemerintah. Pihak PT. Kawasan Industri Medan telah menyediakan saluran pembuangan limbah pabrik yang saluran tersebut mengalir ke sumur penampungan milik perusahaan tersebut. Setiap bulannya petugas memeriksa saluran limbah. Kanal-kanal yang ada di lokasi tersebut terhubung dengan sumur warga dan tidak tertutup sehingga limbah dari luar seperti limbah kimia bisa dibuang ke kanal milik perusahaan pengelola Kawasan Industri Medan. Sri Wahyuni. Fakhrurrazi. Rakhmadsyah P Rangkuty & Saifuddin . - Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial - Volume 9 Nomor 1. Maret 2023Hal. DOI. 29103/jsds. v%vi%i. Bentuk-Bentuk Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan Masyarakat melakukan Aksi Demo atas Pelepasan Portal Menurut Scott, resistensi terbuka merupakan resistensi yang biasanya ditandai dengan adanya tindak kekerasan, keramaian, atau huru-hara. Ada berbagai macam tindakan resistensi secara terbuka yang dilakukan oleh masyarakat Martubung, antara lain Melakukan Demo. Demo merupakan jalan yang ditempuh untuk menyuarakan pendapat, dukungan, maupun kritikan yaitu suatu tindakan untuk menyampaikan penolakan, kritik, saran, ketidakberpihakan dan ketidaksetujuan melalui berbagai cara dan media dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan baik secara tertulis maupun tidak tertulis sebagai akumulasi suara bersama tanpa dipengaruhi oleh kepentingan pribadi maupun golongan yang menyesatkan dalam mewujudkan demokrasi dan keadilan. Demontrasi tidak bisa dilakukan oleh perseorangan namun demontrasi dilakukan oleh suatu kelompok yang memiliki dan tujuan yang sama agar mampu mencapai keadilan. Aksi yang dilakukan warga untuk menolak rencana pelepasan portal tersebut salah satunya adalah dengan melakukan aksi Warga melakukan aksi demo pertama kali dilakukan pada bulan Mei Tahun 2020 dengan diketuai oleh Pak Lurah. Masyarakat tidak setuju dengan Pelepaasan Portal tidak adanya sosialisasi dengan warga terkait rencana pelepasan portal tersebut membuat warga geram. Tuntutan pada saat itu adalah sebagai langkah awal dalam rencana pelepasan portal warga meminta agar pihak dari kawasan industri medan memperbaiki jalan lintas martubung ynag menghubungkan dari jalan menuju pabrik kawasan industri medan. Masyarakat juga menolak adanya dari pihak Kantor Lurahnya menyetujui pelepsan portal terjadi. Saat itu warga yang terkena dampak kompak untuk meakukan demo, demo dimulai dari balai rumah masyarakat lalu berjalan ke kantor Lurah. Tidak hanya bapak-bapak saja yang ikut namun ibu-ibu yang tergabung dalam juga turut melakukan aksi demo. Demo pertama tersebut menghasilkan negosiasi dengan Pak Lurah. Demo yang dilakukan oleh warga Martubung ini dengan cara demo masyarakat Martubung ingin memperlihatkan sikap penolakan untuk pelepasan portal agar kendaraan-kendaraan yang bekerja di Pabrik kawasan industri medan. Tidak setuju kepada pihak warga-warga sekitarmasyarakat Lingkungan 4 dan demo tersebut menunjukkan bahwa tidak hanya perseorangan saja yang tidak setuju . Masyarakat Menuntut Pemasangan Rambu-rambu Lalu lintas Masyarakat melakukan aksi demonstrasi sebagai salah satu bentuk tindakan untuk menyuarakan aspirasi individu maupun kelompok. Demo dilakukan masyarakat Martubung JSDS: Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial-Volume 9. Nomor 1. Maret 2023: Hlm 74-82 karena warga mengajukan keberatan sepertidengan adanya pelepsan portal. Masyarakat menganggap adanya perbedaan antara apa yang sudah dijanjikan pada awal kesepakatan. Masyarakat merasa bahwa dirugi yang dijajikan semakin hari semakin menurun. Pelepasan yang mengakibatkan masyarakat menolak untuk melepaskan lahan yang masyarakat miliki. Masyarakat juga melakukan resistensi dengan cara berdemo karena adanya ketimpangan dalam jalan rusak. Pihak Kantor Lurah dan Bapak Walikota menjanjikan atau masyarakat meminta pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Martubung. Permasalahan pelepasan yang membuat masyarakat melakukan resistensi secara langsung yaitu dengan demo. Resistensi masyarakat juga ditujukan untuk masalah kelestarian lingkungan. Masyarakat menuntut perbaikan jalan karena banyak jalan yang rusak akibat dari keluar masuk alat kendaraan yang lebih dari 200 ton. Terjadinya Konflik antara Masyarakat dengan Kawasan Industri Medan Penolakan damai Masyarakat Martubung tersebut patut dicermati, karena perluasan konflik yang mengarah pada tindakan kekerasan biasanya berawal dari tidak adanya kesepahaman yang berlarut-larut dari pihak yang berkonflik. Dalam konteks konflik antara PT KIM dengan Masyarakat Martubung, telah tercipta perluasan konflik yang cenderung Hal ini dapat diprediksi sejak munculnya konflik tersembunyi yang ditandai dengan munculnya "pemimpin politik" di tingkat lingkungan, kemudian berkembang menjadi konflik disertai kekerasan yang bercirikan gerakan penduduk atas nama "akibat". Tahapan yang lebih frontal, berupa aksi penutupan saluran pembuangan limbah. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulansebagai berikut : Yang mendorong masyarakat melakukan Resistensi Terhadap Kawasan Industri di dorong oleh . Dorongan isu dan berita hoax bahwasannya adanya persetujuan dari Lurah . Presepsi masyarakat bahwasannya tidak ada kesepakatan bersama dari masyarakat ke Lurah . Perlawanan terbuka dantutup terjadi pada saat demo . Adanya dampak negatif untuk Mayarakat dari Kawasan Industri Medan. Bentuk-bentuk resistensi yang dilakukan masyarakat terhadap kawasan industri medan adalah, . Tidak setuju portal dilepas. Portal kalau diLepas harus memasang Ramburambu Lalu Lintas. Demo terbuka atau tertutup yang di lakukan masyarakat dan pihak Atas. Demo tertutup yang dilakukan oleh masyarakat ke supir truk. Sri Wahyuni. Fakhrurrazi. Rakhmadsyah P Rangkuty & Saifuddin . - Resistensi Masyarakat Terhadap Kawasan Industri Medan. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial - Volume 9 Nomor 1. Maret 2023Hal. DOI. 29103/jsds. v%vi%i. DAFTAR PUSTAKA