ISSN 2548-9623 (Onlin. Available online at : http://jurnal. id/index. php/acehmedika ISSN 2548-9623 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Aceh Medika HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN REHOSPITALISASI PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ ACEH Emiralda1. Cut Ana Martafari2 Program Studi Kedokteran Umum. Fakultas Kedokteran. Universitas Abulyatama. Jl. Blangbintang Lama. Aceh Besar. Indonesia * Email korespondensi: emiralda_fk@abulyatama. Diterima 21 Agustus 2024. Disetujui 16 September 2024. Dipublikasi 7 Oktober 2024 Abstract: In the process of healing mental illness patients are needed the role and support of the Because with the high motivation of the family will make these patients feel comfortable and more confident. If family support is good for the healing process of patients with schizophrenia then it will be very beneficial and very helpful both to patients directly and to the hospital indirectly. This study was conducted so that researchers can find out whether there is a significant relationship between family support for the recurrence of schizophrenia patients in the Polyclinic of the Mental Hospital in A c e h Province. In this study using a cross-sectional design, with a sample of 181 Data collection was conducted in january 2024 using a questionnaire. From the results of research that has been done found that there is a meaningful relationship between family support with recurrence in schizophrenic patients. Expectations from this research that have been carried out so that families can be more optimal in supporting roles in the schizophrenia patient's healing program. Keywords: Family support. Outpatient Response Abstrak: Dalam proses penyembuhan penyakit pasien gangguan jiwa sangat diperlukan peran dan dukungan dari keluarga. Karena dengan adanya motivasi yang tinggi dari keluarga akan membuat pasien tersebut merasa nyaman dan lebih percaya diri. Apabila dukungan keluarga baik terhadap proses penyembuhan pasien dengan skizofrenia maka itu akan sangat bermanfat dan membantu sekali baik terhadap pasien secara langsung dan bagi pihak Rumah sakit secara tidak langsung. Penelitian ini dilaksanakan agar peneliti dapat mengetahui apakah ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga terhadap proses kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh . Dalam penelitian ini menggunakan Desain crossectional, dengan sampel yang digunkakan sebanyak 181 responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan juni 2024 dengan menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapati bahwa tadanya hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. Harapan dari penelitian yang telah dilaksanakan ini agar keluarga bisa lebih optimal dalam berperan mendukung dalam program penyembuhan pasien skizofrenia. Kata Kunci: Dukungan Keluarga. Kekambuhan Pasien Skizofrenia Hubungan Dukungan Keluarga Terhadapa. (Emiralda & Martafari, 2. -85- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 85-89 http://jurnal. id/index. php/acehmedika untuk memotivasi pasien untuk PENDAHULUAN Setiap tahunnya masalah kesehatan jiwa kontroling di RSKD Pro (Data Sekunder, 2. Dukungan dan peran serta dari keluarga dan Dengan banyaknya jumlah kasus orang terdekat sangatlah perlu untuk gangguan jiwa juga juga akan mengakibatkan Penanganan karena keluarga mrupakan salah satu motivator perkembangan yang sangat buruk untuk generasi gabi pasien skizofrenia untuk dapat sembuh dan Di Negara luar seperti yang mana beraktivitas secara normal. Diantaranya dengan dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa bantuan dan perhatian keluarga dalam merawat nya diperkirakan 16 juta masyarakat disana dalam sakit maupaun sehat. Disamping itu peran mengalami masalah kejiwaan (Purnomo, 2. keluarga juga Di Australia gangguan jiwa terjadi 21,73% pencegahan terjadinya masalah skizofrenia. dari populasi dan Iran 21,56% dari populasi. Indonesia kasus gangguan sangat besar dalam upaya Tidak sedikit terjadi kekambuhan pada jiwa bisa bisa pasien yang sebelumnya sudah dinyatakan menjadi masalah yang besar dan berkepanjangan sembuh yang pada akhirnya membuat mereka yang dapat merusak generasi masa depan. Dari harus dirawat kembali bahkan dalam jangka hasil survey yang dilakukan oleh Riskedes pada waktu yang lama. Keadaan ini biasanya terjadi tahun 2013 di dapatkan kasus gangguan jiwa di pada penderita gangguan jiwa kronis, yang mana Indonesia mayoritas berusia 15 tahun keatas dalam hal ini diperkirakan sebesar 50% dan 70% Pada pada tahun yang kedua. Maka dari itu sangat di perlukan dukungan sosial yang sangatbesar merupakan masalah penting yang sehingga perlu terutama dari keluarga menjadi perhatian khusus bagi pemerintahan karena keluarga merupakan pondasi dalam proses penyembuhan paisen gangguan jiwa. Sangat banyak bentuk dukungan yang Angka kejadian skizofrenia di Rumah dapat diberikan oleh keluarga untuk membantu Sakit Jiwa Aceh pada tahun 2014 merupakan kasus terbanyak dengan jumlah 6. 001 pasien Diantaranya pada kegiatan minum obat pasien, atau 52,9% dari jumlah kasus skizofrenia yang karna banyak penyebab kekambuhan pasien Menurut data dari rekam medik yang ada di skizofrenia tersebut adalah Karena ketidak Rumah Sakit Jiwa daerah A c e h menerangkan teraturan dalam mengkonsumsi obat. Dalam hal ini keluarga diharapkan mampu membimbing dan Data yang didapat mengarahkannya agar dapat minum obat secara dari RSKD periode 2015 yang menyatakan benar dan teratur. Disamping itu keluarga juga 517 orang penduduk mengalami perlu mengajak pasien bersosialisasi baik dengan gangguan jiwa. Secara kuantitatif tidak terjadi anggota keluarga yang lain maupun orang lain perubahan yang signifikan kea rah yang lebih disekitar, karena hal ini dapat membuat pasien baik pada penderita gangguan jiwa tersebut, hal merasa nyaman dan meningkatkan kembali harga ini di buktikan dari hasil survey yang dilakukan diri pasien. pada bulan Januari sampai dengan September Dari 2016, akan tetapi pemerintah selalu berupaya Begitu juga -86- Aprilis ISSN 2548-9623 (Onlin. didapatlah sampel sebanyak 181 orang. kekambuhan pasien skizofrenia adalah faktor Teknik Pengambilan Sampel keluarga yaitu sebesar 46,6% , dimana dalam Sampling adalah pengambilan sampel hal ini keluarga kurang dalam memotivasi dan dari jumlah populasi yang dianggap mewakili. membimbing pasien terutama dalam proses Teknik pengambilan sampel dalam penelitian pengobatan yang dijalani oleh pasien, karna pada ini adalah dengan accidental sampling yaitu dasarnya keluarga yang merupakan factor utama mengambil pada saat dilakukan penelitian. HASIL PENELITIAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dukungan terhadap penderita gangguan jiwa. dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Aceh didapatkan Berdasarkan survey awal yang di lakukan hasil sebagai berikut: pada tanggal 11 November 2023 diruangan poliklinik RSJ aceh dengan menanyai 4 orang Tabel 1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Dukungan Keluarga Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Aceh Tahun 2024 dukungan keluarga pada pasien skizofrenia. Selain itu, beralasankan dari pengalaman peneliti saat di RSJ Aceh pasien 5 mengatakan sedih dan berkunjung saat mereka di rawat dan ada yang mengatakan keluarga nya malu. METODE PENELITIAN Tabel 2 Distribusi Frekuensi Responden Jenis Penelitian Berdasarkan Desain yang digunakan dalam penelitian Kekamhan Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Aceh Tahun 2024 ini adalah crossectional yaitu untuk mengetahui hubungan variable independen dan variable dependen ini dituangkan menurut Nursalam. Pada saat Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan bersamaan pada saat yang telah ditentukan,maksudnya adalah peneliti hanya melakukan satu kali obervasi Tabel 3 Distribusi Frekuensi Responden terhadap subjek (Notoatmodjo, 2. Tujuan Berdasarkan Hubungan Dukungan Keluarga dalam penelitian ini adalah untuk mengetehui Dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Aceh Tahun 2024 kekambuhan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Tempat dan Waktu Penelitian Waktu penelitian ini adalah pada 02 juni 2024 bertempat di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah Hubungan Dukungan Keluarga Terhadapa. (Emiralda & Martafari, 2. -87- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 85-89 http://jurnal. id/index. php/acehmedika Tabel di atas menjelaskan bahwa pada persentase kekambuhan 24% dan tidak kambuh dukungan keluarga yang tidak baik, didapatkan Ada hubungan antara dukungan keluarga pasien mengalami kekambuhan sebanyak 26%, dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. selanjutnya pada dukungan keluarga DAFTAR PUSTAKA