Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Rayhan Dzaki Al Falah*. Reni Septiyanti . Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Raden Fatah Palembang. Indonesia Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Raden Fatah Palembang. Indonesia Article Info Kata Kunci: Aplikasi Internal. Portal Web. Rapid Application Development. Single SignOn Keywords: Information System. Internal Application. Rapid Application Development. Single Sign-On. Web Portal Article history: Received 14 April 2026 Revised 24 April 2026 Accepted 27 April 2026 Available online 1 Mei 2026 DOI : 48144/suryainformatika. * Corresponding author. Rayhan Dzaki Al Falah E-mail address: 2220803064@radenfatah. ABSTRAK Penggunaan berbagai aplikasi internal dalam suatu organisasi sering disertai dengan sistem autentikasi yang terpisah, sehingga menimbulkan ketidakefisienan dan kompleksitas dalam pengelolaan akun pengguna. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan dalam penggunaan kredensial serta menurunkan produktivitas kerja pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Single Sign-On (SSO) berbasis web untuk mengintegrasikan akses aplikasi internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan. Metode yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL dengan pendekatan iteratif yang Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem SSO mampu menyederhanakan proses login melalui satu kali autentikasi, meningkatkan efisiensi akses terhadap berbagai aplikasi, serta mempermudah pengelolaan akun oleh Selain itu, sistem juga mendukung peningkatan keamanan dengan pengelolaan akses yang lebih terpusat. Pengujian menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kemudahan akses terhadap aplikasi internal. ABSTRACT The use of multiple internal applications within an organization is often accompanied by separate authentication systems, leading to inefficiencies and complexity in user account management. This condition may also increase the risk of credential misuse and reduce user productivity. This study aims to design and implement a web-based Single Sign-On (SSO) system to integrate access to internal applications at PT Pertamina Patra Niaga Regional North Sumatera. The system is developed using the Rapid Application Development (RAD) method, which includes requirement planning, user design, system construction, and implementation stages. The system is built using PHP programming language and MySQL database with an iterative approach that allows adjustments based on user needs. The results show that the SSO system simplifies the login process through a single authentication, improves access efficiency across multiple applications, and facilitates user account management by administrators. In addition, the system enhances security through centralized access control. Testing using the Black Box method indicates that all system features Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. function properly according to user requirements. Therefore, the system can serve as an effective solution to improve efficiency, security, and ease of access to internal applications. PENDAHULUAN Sistem informasi berbasis web merupakan tulang punggung operasional organisasi modern yang memungkinkan pengolahan data efektif dan integrasi proses bisnis yang optimal . , . Di era industri 4. PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL memerlukan manajemen akses yang efisien untuk mendukung berbagai aplikasi internalnya. Namun, saat ini perusahaan masih menerapkan sistem autentikasi terpisah pada setiap aplikasi. Pendekatan ini memicu berbagai kendala, mulai dari ketidakefisienan waktu karena pengguna harus melakukan login berulang kali, risiko keamanan kredensial akibat penggunaan kata sandi yang sama di banyak sistem, hingga tingginya beban administrasi dalam pengelolaan akun yang tersebar . , . Sebagai solusi. Single Sign-On (SSO) menawarkan mekanisme autentikasi terpusat yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai layanan hanya dengan satu kali login . , . Implementasi SSO telah terbukti secara signifikan menyederhanakan proses autentikasi dan meningkatkan efisiensi akses layanan . Laporan penelitian oleh Vitla menekankan bahwa SSO tidak hanya mengurangi fenomena password fatigue bagi pengguna, tetapi juga memperkuat keamanan melalui kontrol akses yang terpusat . Secara teknis, sistem ini biasanya dibangun menggunakan protokol standar seperti SAML. OAuth 2. 0, atau OpenID Connect . Contoh nyata keberhasilan teknologi ini dapat dilihat pada adopsi SSO oleh pemerintah daerah Jawa Barat untuk portal SMART Jabar guna mempercepat akses pengguna antar layanan publik . Meskipun menawarkan kemudahan, ketergantungan yang tinggi pada sistem terpusat menuntut penelaahan mendalam terhadap risiko keamanan dan privasi. Zineddine et al. menegaskan perlunya mitigasi ancaman yang tepat melalui kebijakan single logout, penyimpanan token yang aman, serta perlindungan kredensial yang ketat agar celah keamanan dapat diminimalkan . Sejalan dengan urgensi tersebut, mekanisme otorisasi berbasis token dipandang mampu memperkuat aspek keamanan sekaligus kenyamanan pengguna . , . Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem SSO berbasis web pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode Rapid Application Development (RAD) guna mempercepat proses pembuatan prototipe serta menjamin inklusivitas pengguna melalui iterasi pengujian yang aktif. Fokus utama sistem yang dirancang adalah mengintegrasikan autentikasi terpusat sehingga karyawan dapat meminimalkan waktu login berulang dan administrasi akun menjadi lebih efisien. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada implementasi SSO di lingkungan BUMN sektor minyak dan gas di Indonesia dengan pendekatan metodologis RAD, yang memberikan konteks baru dibandingkan penelitian-penelitian METODE PENELITIAN 1 Metode Penelitian Identifikasi masalah: Identifikasi masalah dilakukan melalui observasi terhadap penggunaan aplikasi internal di lingkungan SSC ICT PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL. Wawancara dengan pihak terkait mengindikasikan perlunya sistem yang mampu mengintegrasikan proses autentikasi secara terpusat. Analisis masalah: Analisis masalah menunjukkan bahwa sistem yang berjalan belum efisien karena tidak ketidaknyamanan pengguna serta risiko keamanan dalam pengelolaan akun. Oleh karena itu, diperlukan sistem Single Sign-On (SSO) berbasis web yang mampu mengelola autentikasi pengguna secara terpusat dan terintegrasi. Perancangan sistem: Perancangan dilakukan menggunakan pendekatan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan sistem melalui berbagai diagram seperti use case, activity, dan class diagram guna mempermudah proses pengembangan sistem . Pengembangan sistem: Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Pada tahap ini, hasil perancangan mulai diimplementasikan ke dalam bentuk perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Melalui pendekatan iteratif khas RAD, purwarupa . sistem SSO dibangun secara bertahap dan disesuaikan secara langsung berdasarkan umpan balik dari pengguna. Pengujian sistem: Pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh fitur yang dikembangkan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan. Pengujian difokuskan pada aspek fungsionalitas sistem, seperti proses login, akses aplikasi, serta pengelolaan data oleh Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah berjalan dengan baik sesuai dengan Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. pengujian, serta penyempurnaan berdasarkan umpan Evaluasi akhir: Evaluasi akhir menunjukkan bahwa balik pengguna. sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dalam mengakses aplikasi internal serta 3. HASIL DAN PEMBAHASAN mempermudah pengelolaan akun dan hak akses 3. Perencanaan Kebutuhan (Requirements Planpengguna secara terpusat. 2 Metode Pengumpulan Data Pada tahap perencanaan kebutuhan sistem, dilakukan Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi internal di lingkungan SSC ICT, wawancara dengan pihak terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem, serta dokumentasi terhadap sistem yang berjalan. Selain itu, studi pustaka dilakukan dengan mengkaji buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan sistem informasi. Single Sign-On (SSO), serta metode Rapid Application Development (RAD) sebagai dasar teoritis dalam pengembangan sistem. 3 Metode Pengembangan Sistem Rapid Application Development (RAD) merupakan metode pengembangan perangkat lunak yang menekankan kecepatan dalam pembangunan sistem melalui proses iteratif dan keterlibatan pengguna secara langsung . Metode ini memungkinkan pengembang untuk menghasilkan sistem dalam waktu yang relatif singkat serta melakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan Metode Rapid Application Development (RAD) terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan kebutuhan, desain pengguna, pembangunan sistem, dan implementasi . Tahapan pengembangan sistem menggunakan metode RAD meliputi: identifikasi kebutuhan pengguna melalui observasi dan wawancara dengan pihak SSC ICT PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses akses aplikasi internal masih dilakukan secara terpisah, sehingga pengguna harus melakukan login berulang kali pada setiap aplikasi. Hal ini menimbulkan ketidakefisienan, meningkatkan risiko kesalahan autentikasi, serta menyulitkan pengelolaan akun secara terpusat. Oleh karena itu, dikembangkan sistem Single Sign-On (SSO) berbasis web yang memungkinkan pengguna melakukan satu kali login untuk mengakses berbagai aplikasi internal. Sistem ini juga memberikan kemudahan bagi admin dalam mengelola akun pengguna dan hak akses secara terintegrasi, sehingga meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan penggunaan sistem. Tabel 1. Analisis Kebutuhan Pengguna Pengguna Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai Admin Admin Admin Admin Fitur Utama Login ke sistem menggunakan akun Mengakses dashboard dan melihat aplikasi internal Mencari aplikasi yang dibutuhkan Mengelola aplikasi favorit Mengajukan permintaan aplikasi baru Login ke sistem Mengelola data aplikasi Mengelola kategori aplikasi Mengelola berita/pengumuman Desain Pengguna (User Desig. Gambar 1. Tahapan Metode RAD Perencanaan Kebutuhan (Requirements Plannin. Tahap ini merupakan tahap awal yang bertujuan untuk permasalahan yang terjadi pada sistem yang berjalan. Desain Pengguna (User Desig. : Pada tahap ini dilakukan perancangan sistem dengan melibatkan pengguna untuk memastikan kesesuaian antara kebutuhan dan desain sistem yang dikembangkan. Pembangunan Sistem (Constructio. : Tahap ini merupakan proses implementasi sistem berdasarkan hasil perancangan dengan menggunakan teknologi yang telah ditemukan. Implementasi (Cutove. : Tahap akhir berupa implementasi sistem ke lingkungan pengguna. System Activities Untuk memahami alur kerja sistem, dilakukan pemetaan aktivitas utama dalam sistem Single Sign-On (SSO). Proses dimulai dari pengguna yang melakukan login ke sistem, kemudian sistem melakukan autentikasi dan mengarahkan pengguna ke dashboard. Selanjutnya, pengguna dapat mengakses aplikasi internal, mencari aplikasi, serta mengelola aplikasi Admin dapat melakukan pengelolaan aplikasi, kategori, dan berita melalui dashboard admin. Dengan adanya sistem ini, proses akses aplikasi menjadi lebih cepat, terintegrasi, dan efisien. Use Case Diagram Use Case Diagram digunakan untuk menggambarkan interaksi antara aktor dengan sistem serta fungsi yang tersedia dalam sistem . Pada sistem SSO yang dikembangkan, terdapat dua aktor utama yaitu Pegawai dan Admin. Pegawai berperan sebagai pengguna yang Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. dapat mengakses aplikasi internal, mencari aplikasi, serta mengajukan permintaan aplikasi. Admin memiliki hak akses untuk mengelola aplikasi, kategori, berita, serta memproses permintaan aplikasi dari pengguna. Pembagian peran ini bertujuan untuk menjaga keamanan sistem dan memastikan pengelolaan data dilakukan oleh pihak yang berwenang. Gambar 3. Class Diagram Pembangunan Sistem (Constructio. Gambar 2. Use Case Diagram Action Description Tahap pembangunan sistem merupakan implementasi dari perancangan yang telah dilakukan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD), pengembangan dapat dilakukan secara cepat dan fleksibel sesuai kebutuhan pengguna. Tabel 2. Action Description Aktor Pegawai Admin Deskripsi Pegawai pengguna utama yang dapat internal, mencari aplikasi, serta mengajukan permintaan aplikasi Admin memiliki hak akses penuh kategori, berita, serta memproses Class Diagram Class diagram merupakan gambaran hubungan antar kelas dalam suatu sistem yang menjelaskan secara rinci struktur setiap kelas, termasuk aturan serta tanggung jawab masing-masing entitas dalam menentukan perilaku sistem . Diagram ini menunjukkan komponen utama seperti User. Aplikasi. Kategori. Request Aplikasi, dan Admin. Setiap kelas memiliki atribut dan fungsi masing-masing yang saling berhubungan dalam mendukung proses autentikasi dan pengelolaan aplikasi. Halaman Login Halaman login merupakan pintu utama bagi pengguna untuk mengakses sistem informasi. Pada halaman ini, pengguna diwajibkan memasukkan username dan password yang telah terdaftar di dalam sistem. Proses autentikasi dilakukan dengan memverifikasi data pengguna melalui basis data terpusat sehingga hanya pengguna yang memiliki hak akses yang dapat masuk ke dalam sistem. Gambar 4. Halaman Login Halaman Dashboard Setelah berhasil melakukan login, pengguna akan diarahkan ke halaman dashboard sebagai halaman utama sistem. Dashboard menampilkan menu-menu utama yang dapat diakses oleh pengguna, seperti menu Home. Aplikasi. Berita, dan Cari Aplikasi. Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. Gambar 8. Halaman Kelola Aplikasi Gambar 5. Halaman Dashboard Halaman Daftar Aplikasi Halaman daftar aplikasi digunakan untuk menampilkan seluruh aplikasi internal yang tersedia dalam sistem. Aplikasi disusun berdasarkan kategori tertentu untuk memudahkan pengguna dalam mencari dan mengakses aplikasi yang dibutuhkan. Melalui halaman ini, pengguna dapat langsung menuju aplikasi yang diinginkan tanpa harus mencari secara manual. Gambar 6. Halaman Daftar Aplikasi Halaman Request Aplikasi Halaman bagi pengguna untuk mengajukan permohonan penambahan aplikasi baru ke portal. Pengguna wajib mengisi Nama Aplikasi. URL, dan memilih Kategori, serta dapat menambahkan Deskripsi. Data ini akan dimasukkan ke tabel app_requests dengan status Gambar 7. Halaman Request Aplikasi Halaman Kelola Aplikasi Admin Menyediakan antarmuka CRUD (Create. Read. Update. Delet. untuk mengelola daftar Aplikasi yang ditampilkan di portal. Memungkinkan Admin untuk menambahkan, mengedit, dan menghapus aplikasi, serta mengatur kategori dan deskripsinya. Implementasi (Cutove. Tahap cutover merupakan tahap akhir dalam metode Rapid Application Development (RAD) yang berfokus pada penerapan sistem ke lingkungan pengguna. Pada tahap ini, sistem web portal aplikasi internal diimplementasikan dan dilakukan pengujian fungsional untuk memastikan seluruh fitur utama, seperti login, dashboard, akses aplikasi, permintaan aplikasi, dan fitur administrasi, berjalan sesuai dengan perancangan. Pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan Metode yang digunakan adalah Black Box Testing, yaitu pengujian yang berfokus pada fungsi sistem tanpa melihat struktur kode program . Pengujian dilakukan dengan memeriksa kesesuaian antara input yang diberikan dan keluaran yang dihasilkan oleh sistem. Hasil pengujian fungsional sistem disajikan pada Tabel berikut. Tabel 3. Hasil Black Box Testing Fitur Input Login Email & Password Logout Lihat Aplikasi Kata kunci Cari Aplikasi Favorit Request Tambah Aplikasi Data Aplikasi Data Aplikasi Kategori ID aplikasi Nama Kategori Hasil yang Diharapkan Masuk ke Kembali ke Data aplikasi Hasil sesuai Data favorit Data tersimpan Data berhasil ditambah Data kategori tersimpan Status Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berdasarkan hasil pengujian fungsional yang telah dilakukan, seluruh fitur sistem dapat berjalan sesuai dengan perancangan dan kebutuhan pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa sistem web portal aplikasi internal yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan fungsional dan siap digunakan. Sistem Informasi Single Sign-On Berbasis Web untuk Integrasi Aplikasi Internal pada PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. Mei 2026. Pp. KESIMPULAN Berdasarkan hasil perancangan dan pengembangan sistem yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem web portal aplikasi internal berbasis Single Sign-On (SSO) berhasil dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem ini mampu mengintegrasikan akses ke berbagai aplikasi internal melalui satu platform terpusat sehingga memudahkan Pegawai Pertamina Patra Niaga dalam mengakses aplikasi pendukung pekerjaan. Penerapan metode RAD memungkinkan proses pengembangan sistem dilakukan secara cepat dan fleksibel dengan melibatkan pengguna secara aktif pada setiap tahap pengembangan. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem, baik dari sisi pengguna maupun administrator, telah berjalan sesuai dengan kebutuhan dan perancangan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi akses aplikasi internal serta mempermudah pengelolaan aplikasi dan informasi oleh Admin SSC ICT di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Regional SUMBAGSEL. Adapun saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah sebagai berikut. Pertama, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan mekanisme keamanan lanjutan seperti Multi-Factor Authentication (MFA) guna meningkatkan perlindungan terhadap akses pengguna. Kedua, perlu dilakukan pengujian lebih lanjut pada aspek keamanan . ecurity testin. dan performa sistem untuk memastikan keandalan sistem dalam skala penggunaan yang lebih besar. Ketiga, pengembangan selanjutnya dapat mempertimbangkan integrasi dengan lebih banyak aplikasi internal maupun eksternal agar manfaat SSO dapat dirasakan secara lebih luas. Terakhir, diperlukan pemeliharaan . dan evaluasi sistem secara berkala untuk memastikan sistem tetap relevan dengan kebutuhan organisasi serta perkembangan teknologi. Based Government System, vol. 1, no. Association for Computing Machinery, 1145/3700706. Zineddine. Belfaik. Rehaimi. Sadqi, and S. Safi. AuSingle Sign-On Security and Privacy: A Systematic Literature Review,Ay Comput. Mater. Contin. , vol. 84, no. 4019Ae4054. Jul. 32604/CMC. Aurellia. AuPEMANFAATAN UML DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PRODUK KREATIF DAUR ULANG SAMPAH BERBASIS WEB,Ay J. Inform. dan Tek. Elektro Terap. , vol. 13, no. 3S1. Oct. 2025, doi: 10. 23960/jitet. v13i3S1. Fitriani. Ardiansyah. Saepudin, and R. Aryanti. AuCiptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT,Ay J. Inf. Syst. Applied. Manag. Account. Res. , vol. 8, no. 4, pp. 770Ae782, 2024, doi: 52362/jisamar. Singgalen. AuDesign and Implementation of Coffeeshop Management System Prototype Using Rapid Application Development,Ay J. Inf. Syst. Res. , vol. 5, no. 765Ae774. Apr. 2024, doi: 10. 47065/josh. Buede and W. Miller. The Engineering Design of Systems: Models and Methods. Wiley, 2024. [Onlin. Available: https://books. id/books?id=yWX7EaQBAJ Setiaji. Akbar. Abdillah, and J. Fahrizal. AuIMPLEMENTASI MODEL UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML) PADA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DATA KEPENDUDUAKN DAN BANTUAN SOSIAL,Ay J. Inform. Teknol. dan Sains, vol. 6, no. 3, pp. 549Ae558. Aug. 2024, doi: 51401/jinteks. Praniffa. Syahri. Sandes. Fariha, and Q. Giansyah. AuPengujian Sistem Informasi Parkir Berbasis Web Pada UIN SUSKA RIAU Menggunakan White Box dan Black Box Testing,Ay J. Test. dan Implementasi Sist. Inf. , vol. 1, no. 1, pp. 1Ae16. Mar. 2023, doi: 55583/jtisi. REFERENSI