Jurnal Development Engineering and Research in Technology Vol. No. Juni 2025, hal. ISSN: DOI: Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pegawai ASN Teladan di BKPP Kabupaten Bojonegoro Joko Hartadi1. Tanhella Zein Vitadiar2 Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Hasyim AsyAoari. Jombang. Indonesia Article Info ABSTRACT Article history: The advancement of information technology has increased the efficiency of government administrative services, including the selection of exemplary civil The manual selection process still used at the Personnel. Education, and Training Agency (BKPP) of Bojonegoro Regency leads to subjectivity, inefficiency, and lack of transparency. The goal of this research is to develop and deploy a webbased Decision Support System (DSS) using the Weighted Sum Model (WSM) method to determine outstanding ASN employees objectively and measurably. The system applies five main criteria: attendance, work performance, initiative and creativity, work quality, and integrity. The application is developed using PHP and MySQL and is equipped with scoring, automatic ranking, and certificate generation The results indicate that the system enhances the objectivity and efficiency of decision-making and supports a transparent evaluation process for selecting exemplary civil servants in BKPP Bojonegoro. Received Mei 05, 2025 Revised Mei 15, 2025 Accepted Juni 12, 2025 Keywords: Decision Support System Exemplary ASN Weighted Sum Model Web-Based Application BKPP Bojonegoro Info Artikel ABSTRAK Kata kunci: Perkembangan teknologi informasi mendorong peningkatan efisiensi dalam pelayanan administrasi pemerintahan, termasuk dalam proses pemilihan ASN Proses seleksi secara manual yang masih diterapkan di Badan Kepegawaian. Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro menimbulkan risiko subjektivitas, ketidakefisienan, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Weighted Sum Model (WSM) guna menentukan ASN teladan secara objektif dan terukur. Lima kriteria utama yang digunakan dalam sistem adalah kehadiran, prestasi kerja, inisiatif dan kreativitas, kualitas kerja, serta Aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta dilengkapi dengan fitur perhitungan nilai, perangkingan otomatis, dan pencetakan sertifikat pegawai teladan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan objektivitas dan efisiensi dalam proses pengambilan keputusan, serta memberikan dukungan transparansi dalam penilaian ASN teladan di lingkungan BKPP Bojonegoro. Sistem Pendukung Keputusan ASN Teladan Weighted Sum Model Web BKPP Bojonegoro Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4. Penulis Korespondensi: Joko Hartadi Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Hasyim AsyAoari 61471 Jombang. Indonesia Email: jokohartadi@mhs. Beranda jurnal: http://ijeecs. ISSN: x-x PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi (TI) di masa sekarang, digitalisasi membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pada sistem pemerintahan. Transformasi digital di sektor publik tidak hanya menyangkut modernisasi layanan masyarakat, tetapi juga menyentuh area manajemen internal organisasi pemerintahan, seperti manajemen kepegawaian. Sebuah isu penting yang muncul dalam manajemen sumber daya manusia aparatur negara adalah bagaimana mengevaluasi dan memberikan penghargaan atas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara adil dan objektif. Pemberian penghargaan, seperti pemilihan ASN teladan, menjadi strategi yang krusial untuk meningkatkan motivasi kerja, loyalitas, dan produktivitas ASN dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik. Kenyataannya pemilihan ASN teladan di berbagai instansi pemerintah masih menghadapi tantangan. Badan Kepegawaian. Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, misalnya, sistem penyaringan ASN teladan hingga saat ini prosesnya masih dikerjakan secara manual dan belum terotomatisasi oleh sistem berbasis teknologi informasi. Proses manual ini melibatkan pengisian data penilaian secara konvensional, pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan pribadi penilai, serta minimnya dokumentasi proses yang Hal ini membuka ruang terhadap subjektivitas penilaian, potensi ketidakadilan, ketidakkonsistenan hasil, serta rendahnya transparansi. Dalam jangka panjang, sistem seperti ini berisiko menurunkan semangat kerja ASN karena penilaian kinerja tidak dilakukan secara obyektif dan terukur. Penghargaan kepada ASN teladan bertujuan untuk memberikan pengakuan atas dedikasi, integritas, dan inovasi yang ditunjukkan oleh pegawai dalam pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, proses seleksi ASN teladan perlu memenuhi prinsip-prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Penerapan teknologi informasi, terutama sistem informasi berbasis web. Merupakan salah satu opsi penyelesaian guna mengatasi permasalahan yang ada. Teknologi informasi dapat memberikan alat bantu yang andal dalam proses pengambilan keputusan melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Sistem Pendukung Keputusan merupakan Merupakan sistem komputerisasi yang dibuat sebagai alat bantu pengambil keputusan dalam mengatasi tantangan yang belum sepenuhnya terstruktur dengan memanfaatkan kombinasi antara model analitik, data, dan antarmuka pengguna yang interaktif. Dalam konteks pemilihan ASN teladan. Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan untuk memproses data kinerja pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, menghitung skor akhir secara otomatis, dan menghasilkan rekomendasi pegawai terbaik berdasarkan perangkingan nilai. Salah satu metode yang efektif dalam Sistem Pendukung Keputusan adalah Weighted Sum Model (WSM). Weighted Sum Model merupakan metode dalam pendekatan Multi-Criteria Decision Making (MCDM) yang menghitung skor setiap alternatif . alam hal ini ASN yang dinila. dengan menjumlahkan hasil hitung perkalian bobot setiap kriteria dengan nilai alternatif terhadap kriteria tersebut. Keunggulan WSM adalah kesederhanaannya dalam implementasi serta kemampuannya dalam memberikan hasil perangkingan yang jelas dan terukur ketika semua kriteria berada dalam satuan dimensi yang sama. Hal ini sangat sesuai dengan kebutuhan sistem penilaian ASN teladan, di mana nilai-nilai dari berbagai kriteria dapat dinormalisasi dan dibandingkan secara matematis. Sejumlah studi terdahulu menunjukkan efektivitas metode WSM dalam pengambilan keputusan Yopi H. mengembangkan sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan terbaik dengan metode WSM, yang menghasilkan sistem seleksi karyawan yang cepat, tepat, dan objektif. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode WSM sangat cocok untuk kasus penilaian berbasis kriteria dengan bobot Sementara itu. Cici S. menggunakan metode VIKOR dalam penentuan PNS teladan dan menyatakan bahwa metode kompromi seperti VIKOR juga dapat menangani masalah multikriteria yang kompleks. Meski begitu, dibandingkan dengan WSM, metode VIKOR memiliki proses yang lebih kompleks dan membutuhkan normalisasi tambahan. Penelitian lain oleh Rahmat A. memanfaatkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan pegawai terbaik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar. AHP digunakan karena kemampuannya dalam membandingkan kriteria secara berpasangan, namun metode ini lebih rumit dan memerlukan konsistensi tinggi dalam pembobotan. Di sisi lain. Siti R. menggabungkan metode MOORA dan ROC dalam pemilihan pegawai non-PNS terbaik. Gabungan dua metode ini menghasilkan keputusan yang komprehensif namun membutuhkan tahapan analisis yang lebih panjang. Berdasarkan tinjauan terhadap penelitian terdahulu, metode WSM dipilih dalam penelitian ini karena tingkat kesederhanaannya, relevansi terhadap kasus seleksi ASN teladan, serta efektivitasnya dalam menyajikan hasil yang objektif dan cepat. Dalam penelitian ini, sistem dibangun dengan lima kriteria penilaian utama yang telah disesuaikan dengan standar kinerja ASN di BKPP Bojonegoro, yaitu: kehadiran, prestasi kerja, inisiatif dan kreativitas, kualitas kerja, serta integritas. Sistem ini dibangun menggunakan PHP untuk antarmuka web dan MySQL sebagai basis datanya, ditambah dengan mengikuti pendekatan prototyping dalam pengembangan perangkat lunak. Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 1-11 DERISTECH ISSN: x-x Selain fitur perhitungan otomatis dengan metode WSM, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur pencetakan sertifikat bagi ASN terpilih, tampilan rekap nilai, dan laporan analisis penilaian. Pengguna sistem terbagi menjadi tiga level akses, yaitu administrator, penilai utama (Kepala Bada. , dan penilai bidang (Kabid/Sekretari. , yang masing-masing memiliki peran dalam proses input data dan verifikasi penilaian. Penelitian ini mengusulkan solusi untuk mengatasi permasalahan penilaian ASN teladan di BKPP Bojonegoro dengan membangun sistem pendukung keputusan yang adil, efisien, dan transparan. Harapannya. Sistem ini memiliki dampak positif dalam menumbuhkan kepercayaan di kalangan pegawai terhadap proses seleksi, juga memberikan dorongan terhadap kinerja dan dedikasi ASN. Penelitian ini juga dapat dijadikan dasar untuk pengembangan SPK di unit organisasi lain yang memiliki kebutuhan serupa dalam proses penilaian dan penghargaan pegawai. METODE 1 Tahapan Penelitian Penelitian ini termasuk kategori penelitian terapan . pplied researc. yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pendukung dalam proses pengambilan keputusan dalam pemilihan ASN teladan di lingkungan Badan Kepegawaian. Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten BojonegoroSistem ini dikembangkan dengan menerapkan metode prototyping, karena memungkinkan interaksi berulang antara pengguna dan pengembang, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna akhir. Metodologi penelitian melibatkan serangkaian tahapan yang terstruktur secara sistematis, mengacu Gambar 1 Gambar 1. Tahapan Penelitian Analisis Masalah: Tahapan dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak BKPP Bojonegoro, ditemukan bahwa proses penilaian ASN teladan dilakukan secara manual, subjektif, dan tidak terdokumentasi dengan baik. Pengumpulan Data : Pengumpulan data dilakukan melalui: Wawancara: untuk memperoleh kebutuhan fungsional sistem dan memahami proses bisnis pemilihan ASN teladan. Studi pustaka: dari jurnal, buku, dan peraturan daerah terkait indikator ASN teladan. Dokumentasi internal: seperti kriteria penilaian, struktur organisasi, dan format laporan. Perancangan Sistem: Dalam merancang sistem ini, pendekatan yang dipakai adalah Unified Modeling Language (UML) yang mencakup: Use Case Diagram. Activity Diagram. Class Diagram. Desain antarmuka pengguna juga dikembangkan untuk memastikan kemudahan penggunaan . ser friendl. Implementasi Sistem: Sistem dibangun menggunakan: Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan. (Joko Hartad. ISSN: x-x Bahasa pemrograman: PHP . Basis data: MySQL . Server lokal: XAMPP sebagai platform pengujian . Tools: Visual Studio Code, browser web Pengujian Sistem: Dengan menggunakan Black Box Testing, pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa semua fungsi sistem dapat berjalan dengan baik. Pengujian dilakukan untuk setiap peran pengguna . dmin, penilai utama, dan penilai bidan. mencakup proses login, input data, perhitungan, dan pencetakan sertifikat. 2 Alternatif Dalam konteks Sistem Pendukung Keputusan (SPK), alternatif adalah opsi atau pilihan yang akan dinilai atau dibandingkan berdasarkan sejumlah kriteria tertentu. Dalam kasus penelitian ini . emilihan ASN telada. , alternatif SPK adalah para pegawai ASN yang menjadi calon untuk dipilih sebagai ASN teladan. 3 Perhitungan Metode Weighted Sum Model (WSM) Metode Weighted Sum Model (WSM) merupakan salah satu teknik dalam Multi-Criteria Decision Making (MCDM) yang paling sederhana dan banyak digunakan dalam sistem pendukung keputusan. Prinsip dasar dari metode ini adalah menjumlahkan semua nilai dari alternatif terhadap setiap kriteria yang telah dikalikan dengan bobot dari masing-masing kriteria tersebut. Metode ini efektif digunakan ketika semua kriteria memiliki dimensi yang sama atau telah dinormalisasi. langkah-langkah perhitungan metode WSM sebagai berikut: Menentukan Alternatif dan Kriteria Misalnya terdapat ycoyco alternatif (ACA. ACC, . AC. dan ycuycu kriteria (CCA, c, . CC. Menentukan Bobot . Setiap kriteria yayaycyc memiliki bobot ycycycyc dengan total pada persamaan . ycycycyc = 1 ycyc=1 Membentuk Matriks Keputusan (X) Nilai dari alternatif terhadap kriteria dimasukkan ke dalam matriks ycUycU Menghitung Nilai Preferensi (Skor Akhi. Skor untuk setiap alternatif dihitung dengan rumus persamaan . ycuycu ycIycIycnycn = ycycycyc UI ycuycuycnycnycnycn ycyc=1 Dimana: ycIycIycnycn adalah skor akhir dari alternatif ke-ycnycn ycOycOycyc adalah bobot kriteria ke-ycyc ycuycuycnycnycnycn adalah nilai . tau nilai normalisas. dari alternatif ke-i pada kriteria ke-j Menentukan Alternatif Terbaik Alternatif dengan nilai ycIycIycnycn tertinggi dipilih sebagai alternatif terbaik. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Bobot Kriteria Penilaian ASN Teladan Bobot kriteria diperoleh setelah penulis melakukan wawancara dengan kepala bidang pengadaan, pemberhentian dan informasi aparatur (PPI) BKPP Kab bojonegoro sehingga diperoleh kriteria dan bobot seperti Tabel 1. Bobot Kriteria Kode Kriteria Kriteria Kode Bobot Bobot (%) Normalisasi Kehadiran Prestasi Kerja Inisiatif & Kreativitas Kualitas Kerja Integritas Untuk memberikan nilai pada masing-masing kriteria diatas diberikan batasan nilai sekala 0-100 dengan ketentuan seperti tabel 2. Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 1-11 DERISTECH ISSN: x-x Tabel 2. Kategori skala nilai Kategori Skala nilai Sangat Baik Baik Cukup Kurang Buruk 2 Perhitungan Metode WSM Data alternatif merupakan pegawai ASN BKPP Kab. Bojonegoro dengan nilai dalam skala 0-100 dengan atribut nama pada tabel 3 berikut. Tabel 3. Penilaian Data Alternatif Kode Alternatif Nama Alternatif ASN1 M Anin Machfudhi ASN2 Lis Dyah Astutik ASN3 Supriyadi ASN4 Suprapto ASN5 Bintang Putra Harfa ASN6 Lusiadin Cahyaningsih ASN7 Rika Rahayu Asmara ASN8 Citra Amalia Primadani ASN9 Ainun Nadhiroh ASN10 Suliswanto Perhitungan WSM skor Perhitungan skor dilakukan berdasarkan persamaan . tanpa menormalisasi nilai C pada masing-masing alternatif dengan menjumlahkan hasil perkalian dan bobot . cOycOycyc /yaya * Xi/W) ASN1 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN1 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN1 = 89,75 ASN2 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN2 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN2 = 87,25 ASN3 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN3 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN3 = 89,55 ASN4 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN4 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN4 = 87,05 ASN5 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN5 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN5 = 88,25 ASN6 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN6 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN6 = 90,70 ASN7 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN7 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN7 = 87,65 ASN8 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN8 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN8 = 88,70 Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan. (Joko Hartad. ISSN: x-x ASN9 = ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN9 = . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN9 = 87,20 ASN10= ( yaya1ycuycuycuycu1 ) ( yaya2ycuycuycuycu2 ) ( yaya3ycuycuycuycu3 ) ( yaya4ycuycuycuycu4 ) ( yaya5ycuycuycuycu5 ) ASN10= . y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. y 0,. ASN10= 87,70 Skor dan perangkingan Hasil WSM skor diperoleh nilai akhir pada perhitungan masing-masing alternatif seperti tabel 4. Tabel 4. Skor akhir perangkingan Peringkat Nama Alternatif Skor Akhir Kode ASN6 Lusiadin Cahyaningsih ASN1 M Anin Machfudhi ASN3 Supriyadi ASN8 Citra Amalia Primadani ASN5 M. Bintang Putra Harfa ASN10 Suliswanto ASN7 Rika Rahayu Asmara ASN2 Lis Dyah Astutik ASN9 Ainun Nadhiroh ASN4 Suprapto Hasil akhir perhitungan WSM skor dari 10 data alternatif dengan penilain berdasarkan masing-masing kriteria alternatif dengan skor tertinggi adalah ASN6 ( Lusiadin Cahyaningsih ) sehingga keputusan terpilih sebagai pegawai ASN Teladan. 3 Desain Sistem Desain sistem dilakukan menggunakan pendekatan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup: Use Case Diagram. Activity Diagram. Class Diagram Use Case Diagram Gambar 2. Use Case Diagram Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 1-11 DERISTECH ISSN: x-x Class Diagram Gambar 3. Class Diagram Activity Diagram Gambar 4. Activity Diagram Implementasi Sistem Implementasi sistem dilakukan pada platform web, menggunakan PHP untuk pemrogramannya dan MySQL untuk pengelolaan datanya Halaman Login Gambar 5. Halaman login Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan. (Joko Hartad. ISSN: x-x Halaman Penilaian alternatif Halaman Perangkingan Gambar 6. Halaman Penilaian alternatif Gambar 7. Halaman Perangkingan Pemilihan ASN Teladan Hasil Analisis WSM Gambar 8. ASN Teladan Hasil Analisis WSM Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 1-11 DERISTECH ISSN: x-x Cetak Sertifikat Gambar 9. Cetak Sertifikat ASN Teladan KESIMPULAN Berdasarkan hasil luaran penelitian dan proses implementasi sistem pendukung keputusan (SPK) pemilihan ASN teladan di lingkungan Badan Kepegawaian. Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro, dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun telah berhasil membantu proses pengambilan keputusan secara lebih objektif, transparan, dan terukur. Dengan menggunakan PHP dan MySQL, sistem ini dirancang dan diimplementasikan dalam bentuk web, serta menerapkan metode Weighted Sum Model (WSM) sebagai teknik perhitungan dalam pemilihan pegawai terbaik. Sistem yang dikembangkan menggunakan lima kriteria penilaian utama, yaitu kehadiran (C. , prestasi kerja (C. , inisiatif dan kreativitas (C. , kualitas kerja (C. , serta integritas (C. setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, sehingga mampu menggambarkan performa ASN secara komprehensif. Berdasarkan data yang diuji, sistem mampu melakukan proses penilaian terhadap 10 alternatif pegawai secara akurat, dengan hasil akhir berupa skor total dan perangkingan. Pegawai atas nama Lusiadin Cahyaningsih (ASN. memperoleh skor tertinggi sebesar 90,70, dan ditetapkan sebagai ASN teladan dengan peringkat pertama. Keunggulan dari sistem ini adalah kemampuannya dalam mempercepat proses penilaian, mengurangi subjektivitas, serta menyediakan fitur pencetakan sertifikat otomatis bagi pegawai yang terpilih. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya mendukung proses administrasi kepegawaian yang lebih efisien, tetapi juga mendorong motivasi ASN untuk meningkatkan kinerja. Sistem ini sangat potensial untuk diterapkan lebih luas di unit organisasi lain yang memiliki kebutuhan serupa, serta dapat dikembangkan lebih lanjut agar terintegrasi dengan sistem kepegawaian yang telah ada. PERNYATAAN KONTRIBUSI PENULIS . PT) Nama Penulis Joko Hartadi Tanhella Zein Vitadiar C : Konseptualisasi M : Metodologi So : Perangkat lunak Va : Validasi Fo : Analisis Formal I : Investigasi R : Sumber Daya D : Akurasi Data O : Penulisan - Draf Asli E : Penulisan - Tinjauan & Penyuntingan E Vi Su P Vi : Visualisasi Su : Pengawasan P : Administrasi proyek Fu : Akuisisi Pendanaan PERNYATAAN BENTURAN KEPENTINGAN Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan. KETERSEDIAAN DATA - Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia berdasarkan permintaan dari penulis yang bersangkutan, [JH]. Data yang mengandung informasi yang dapat membahayakan privasi peserta penelitian tidak tersedia untuk umum karena adanya pembatasan tertentu. - Data turunan yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis yang bersangkutan [JH] berdasarkan - Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis yang bersangkutan, [JH], atas permintaan yang wajar. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan. (Joko Hartad. A ISSN: x-x REFERENSI