Sistem Informasi Pengajuan Sengketa Informasi Publik Berbasis Web Pada Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah Saiful1. Mus Aidah2 Sukardi3. Supardi Ngareng4. Ayu Hernita5 Program Studi Teknik Informatika1 Sistem Informasi23. STMIK Adhi Guna. Indonesia Info Articles Abstrak Keywords: Penelitian ini fokus pada perancangan sistem informasi berbasis web untuk pengajuan sengketa informasi di Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Informasi Pengajuan Sengketa Informasi Publik Berbasis Web di Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan adanya sistem ini, pemohon dari seluruh Provinsi Sulawesi Tengah tidak lagi perlu melakukan kunjungan fisik ke kantor untuk mengajukan sengketa. Pengembangan sistem ini dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan memanfaatkan Framework Laravel serta Framework Bootstrap dalam proses pembuatannya. Database MySQL digunakan sebagai tempat penyimpanan data. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode Waterfall, sementara pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dinyatakan "Sangat Layak" dengan hasil pengujian mencapai persentase 100%. masi publik di Provinsi Sulawesi Tengah. Sistem Informasi. Website. Sengketa Informasi Publik. Komisi Informasi Abstract This research focuses on the design of a web-based information system for filing information disputes at the Central Sulawesi Provincial Information Commission. The purpose of this research is to develop a Web-Based Public Information Dispute Submission Information System at the Central Sulawesi Provincial Information Commission. With this system, applicants from all over Central Sulawesi Province no longer need to make physical visits to the office to file disputes. This system was developed using the PHP programming language and utilized the Laravel Framework and Bootstrap Framework in the creation process. A MySQL database was used as a data Data collection methods involved observation, interviews, and literature studies. System development was carried out using the Waterfall Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. method, while system testing was carried out using the Black Box method. The test results showed that this system was declared "Very Feasible" with test results reaching a percentage of 100%. public masi in Central Sulawesi Province. p-ISSN 2621-9484 e-ISSN 2620-8415 Alamat Korespondensi: E-mail : saiful. alinuddin27@gmail. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. PENDAHULUAN Keterbukaan informasi publik bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi, karena keterbukaan informasi merupakan alat bagi masyarakat untuk mengontrolsetiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Di sinilah keterbukaan informasi dan demokrasi bersinggungan. Menjamin kebebasan informasi publik dengan sendirinya dapat mencegah korupsi, kolusi, nepotisme, dan penyalahgunaan lainnya oleh Tanpa berpegang pada prinsip, korupsi tidak mungkin diberantas. Transparansiadministrasi merupakan hal mendasar bagi pemerintah dan hak masyarakat untuk mengetahui, dengan mempertimbangkan akuntabilitas danketerlibatan masyarakat. oleh hukum. UU No 14 Tahun 2008 tentangKeterbukaan Informasi Publik (KIP) danUU No 25 Tahun 2009 tentangPelayanan Publik dan Peraturan Komisi Informasi Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik. Badan publik yang mengelola dan mencatat informasi harus menyadaribahwa informasi yang mereka miliki tidak hanya untuk kepentingan badan itu sendiri, tetapi publik juga perlu mengetahuinya. Publik memiliki hak untuk mengakses informasi ini, namun seringkali badan publik kekurangan atau mengabaikan kewajiban mereka untuk mengelola, menyimpan, dan mencatat informasi publik. , sehingga badan publik tidak siap saat masyarakat meminta permohonan informasi yang dimohonkan. Akibatnya masyarakat tidak puas dan mengajukan sengketa informasi ke komisi Di Komisi Informasi Provinsi SulawesiTengah, proses pengajuannya adalah mengajukan permohonan sengketa informasi publik langsung ke Kantor Komisi Informasi. Pelamar yang mendaftar akan mengisi formulir permohonan untuk mendapatkan nomor pendaftaran. Setelah mendapatkan nomor pendaftaran, pemohon akan langsung menuju kantor untuk menunggu informasi penyelesaian proses dan mendapatkan informasi nomor pendaftaran. Status jadwal sidang, yaitu kapan dan apa sidang pemohon akan diadakan. Permasalahannya yaitu jika ada pemohon yang berada di luar Kota Palu, pemohon harus datang langsung ke kantor Komisi Informasi Provinsi untuk memberikan data diri dan pengajuan sengketa yang diinginkan, atau dengan mengirimkan paket berkas menggunakan jasa kirim barang dan pengelola sengketa yang harus mengantarkan berkas jadwal sidangnya kepada pemohon secara langsung atau juga menggunakan jasa pengiriman barang, sedangkan proses pengajuan sengketa memiliki jangka waktu yang telah ditetapkan oleh Peraturan Komisi Informasi Nomor 2 Tahun 2010 untuk proses pengajuanya yaitu Setelah menerima permintaan penyelesaian sengketa, dalam jangka waktu 14 hari. Komisi Informasi harus memulai proses penyelesaian sengketa denganmenggunakan mediasi dan/atau Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. METODE Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif yang dikembangkan untuk memberikan deskripsi yang lebih mendalam mengenai data dari masing-masing variabel Selain menganalisis data secara kualitatif, penelitian ini juga memanfaatkan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengukur dan mengevaluasi efektivitas pengumpulan data lokasi secara sistematis. Metode pengembangan sistemyang diterapkan adalah pendekatan waterfall. Pendekatan inimenggambarkan pendekatan sistematis dan berurutan dalam pengembangan perangkat lunak, terdiri dari langkah- langkah seperti perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan penyerahan sistem kepada pengguna, yang diakhiri dengan memberikan dukungan penuh pada perangkat lunak yang telah dibuat. Tahapan-tahapan metode waterfall dapatditemukan dalam ilustrasi di bawah ini: Dalam perkembangannya, metodewaterfall terdiri dari serangkaian tahapanberurutan, yakni: analisis kebutuhan . , desain sistem . ystem desig. , implementasi, pengujian . , serta pelaksanaan program dan pemeliharaan. Sementara pengujian sistem menggunakan Black Box HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil atau temuan penelitian adalah bagian yang menyajikan data yang telah dikumpulkan selama penelitian. Peneliti akan menjelaskan hasil penelitian yang telah dilakukan sesuai dengan metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu metode Dengan tahapansebagai berikut: Implementasi Halaman Login Admin Halaman Login merupakan halaman untuk menuliskan user name dan password agar Admin Komisi Informasidan Pemohon Sengketa dapat masuk ke dashboard. Gambar 1. Halaman Login Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Implementasi Halaman Registrasi Halaman ini digunakan untuk menambahkan data Users. Pada halamanini, terdapat field yang harus di isi, diantaranya Nama Lengkap. Email. Password dan Konfirmasi Password. Halaman ini terdapat tombol AuRegisterAy yang berfungsi untuk menambahkan data Users ke Database. Gambar 2. Halaman Registrasi Implementasi Halaman Data Sengketa AuSelesaiAy Halaman ini digunakan untuk menampung data sengketa yang telah selesai, dari proses sidang mediasi dan/atau ajudikasi. Halaman Ini dapatmelihat detail data dengan cara menekanikon mata pada tabel AuAksiAy maka detaildata sengketa akan muncul, lalu admin dapat mencetak detail data sengketa selesai tersebut dengan menekan ikon Print pada tabel aksi, maka data sengketaakan ter-unduh dan dapat di cetak. Gambar 19 : Halaman Data SengketaAuSelesaiAy Integration And System Testing Tahap selanjutnya adalah tahap pengujian, pada tahap ini aplikasi yang telah jadi di uji untuk melihat apakah terdapat bug atau masalah pada aplikasi dan apakah aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. Metode pengujian yang digunakan adalah black box testing, yang mana pengujian yang dilakukan berupa pengujian fungsionalitas hasil input dan output Adapun hasil pengujian dengan menggunakan metode black boxtesting sebagai berikut: Dengan penilaian tingkat keberhasilan aplikasi ditetapkan sebagaiberikut: Hasil Black Box = yaycycoycoycaEa yaycyceyco ycEyceycuyciycycycnycaycu ycUycaycuyci yaAyceycEaycaycycnyco x yaycycoycoycaEa yaycyceyco ycEyceycuyciycycycnycaycu Hasil Pengujian = 20 x 100% = 100% Adapun konversi tingkat kelayakan hasil pengujian diberikan penilaian sebagai berikut: Klasifikasi Penilaian Keberhasilan Angka Dalam (%) Klasifikasi 0 Ae 20 21 Ae 40 41 Ae 60 61 Ae 80 81 Ae 100 Sangat Tidak Layak Tidak Layak Cukup Layak Sangat Layak Berdasarkan hasil yang dilakukan terhadap 19 item pengujian sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengajuan Sengketa Publik Berbasis Website dikategorikan AuSangat LayakAy dengan presentase keberhasilan yang didapatkan adalah 100%. Operation and maintenance Pada tahap ini aplikasi yang telah berhasil dibuat dan diuji telah dapat Peneliti juga melakukan pemeliharaan terhadap sistem dikarenakantidak menutup kemungkinan prerubahan bisa saja terjadi karena ada kesalahan atau bug tidak terdeteksi pada saat pengujian. Joined Journal (Journal of Informatics Educatio. SIMPULAN Berdasarkan penjelasan dan hasil pengujian yang telah dijelaskan dalam laporan penelitian ini, dapat disimpulkanbahwa Sistem Informasi Pengajuan Sengketa Informasi Publik Berbasis Web di Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah telah terbukti dapat digunakan dalam proses pengajuan Sengketa Informasi Publik di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Fakta ini diperkuat oleh hasil pengujian menggunakan metode Black Box, yang berhasil mencapai tingkat keberhasilan sebesar 100%, menunjukkan bahwa sistem ini dapat digolongkan sebagai "Sangat Layak" untuk Oleh karena itu, diharapkan bahwa Proses Pengajuan Sengketa Informasi Publik diKomisi Informasi Provinsi SulawesiTengah dapat mengalami kemajuan yang lebih lanjut DAFTAR PUSTAKA