JUKMAS Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. No. 2 Oktober 2019 Peran Kader Jumantik Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Db. Di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet Timur Tahun 2019 Adhytia Bagus Adnan. Sri Siswani Universitas Respati Indonesia Adhytia_bagus11@gmail. ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih ada setiap tahun. Upaya pencegahan DBD yang paling tepat adalah dengan menghilangkan vektor dari penyakit DBD yaitu nyamuk. Kelurahan Tebet Timur memiliki 120 kader jumantik yang tersebar di setiap RW nya. Pada Januari sampai dengan Juni 2019 terjadi peningkatan kasus yang signifikan yaitu 59 kasus. Hal ini membuktikan bahwa masih kurangnya upaya pencegahan penyakit DBD yang dilakukan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader jumantik yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit DBD di wilayah kerja Kelurahan Tebet Timur tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel diperoleh menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 109 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dan observasi data sekunder. Analisis menggunakan kai kuadrat / chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kader jumantik dalam pemberantasan sarang nyamuk . =0,. , pemantauan jentik berkala . -0,. , dan pemberian penyuluhan . =0,. berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit DBD. Sedangkan pelaporan kasus DBD . =0,. tidak beruhubungan. Berdasarkan hasil tersebut, maka kelurahan perlu melakukan gerakan serentak PSN, gerakan 1 rumah 1 jumantik, pelatihan, evaluasi, penilaian kinerja, dan penghargaan kepada jumantik. Jumantik juga sebaiknya mengikuti setiap pelatihan terkait DBD yang sudah diadakan serta meningkatkan penggerakkan pencegahan bersama warga. Kata Kunci : DBD. Peran Kader Jumantik. Perilaku Masyarakat. ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that still exists every year. The most appropriate prevention of DHF is by removing the vector of DHF, namely mosquitoes. Tebet Timur Village has 120 cadres of jumantik scattered in each RW. In January to June 2019 there was a significant increase of 59 cases. This proves that there is still a lack of efforts to prevent dengue fever by the community. This study aims to determine the role of jumantik cadres that influence community behavior in efforts to prevent dengue fever in the area of Tebet Timur Village in 2019. The research design used was cross sectional. Samples were obtained using stratified random sampling with a sample size of 109 people. Data collection is done by questionnaire, and secondary data observations. Analysis using square / chi-square. The results showed that the role of jumantik cadres in eradicating mosquito nests . = 0,. , periodic larvae monitoring . , and providing counseling . = 0,. was related to community behavior in efforts to prevent dengue fever. While DHF case reporting . = 0. has no relation. Based on these results, the kelurahan needs to make simultaneous PSN movements, 1 jumantik 1 house movement, training, evaluation, performance appraisal, and appreciation for jumantik. Jumantik also should take part in any DBD-related training that has been held as well as increase the prevention drive with residents. http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat Keywords: DHF. Role of Jumantik Cadres. Community Behavior. PENDAHULUAN Demam dilaporkan ada lebih dari 1,2 juta jiwa dan Berdarah Dengue (DBD) meningkat sebesar 3 juta jiwa pada tahun 2013 merupakan salah satu penyakit menular yang (Mulyati. Majid, & Ibrahim, 2. Penyakit DBD masih ada setiap tahun, hal ini disebabkan di Asia Tenggara saat ini merupakan penyebab karena sampai saat ini belum ditemukan obat utama rawat inap di rumah sakit dan penyebab atau vaksin untuk penanggulangan DBD. DBD kematian tertinggi pada anak-anak. Indonesia ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti merupakan negara Asia Tenggara yang paling yang mengandung virus dengue Nyamuk Aedes banyak melaporkan penderita DBD paling tinggi aegypti hanya hidup pada suhu antara 80C Ae khususnya pada anak-anak (Soedarto, 2. Berbagai tempat kembang biak . reeding- Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai plac. nyamuk ini, misalnya yang terdapat risiko untuk terjangkit penyakit DBD. Virus tempayan/tempat penyebab maupun nyamuk penular sudah penyimpanan air minum, kaleng kosong, plastik tersebar luas di perumahan penduduk maupun air minum, ban bekas dan kontainer buatan fasilitas umum di seluruh Indonesia. Jumlah lainnya (Soedarto, 2. penderita DBD di Indonesia pada tahun 2012 Jumlah kasus demam berdarah yang dilaporkan sebanyak 90. 245 kasus dengan dilaporkan oleh World Health Organization (WHO) Rate/Angka (Incidence 37,11/100. pertama pada tahun 1996- 2005 sebanyak 1,3 penduduk dan CFR= 0,90%) (Kemenkes RI, juta kasus meningkat menjadi 5,4 juta kasus Kemenkes melaporkan peningkatan jumlah penderita DBD di Indonesia dari tahun Berdasarkan pemodelan matematis, kejadian 2014 sebanyak 100. 347 kasus menjadi 129. tahunan di seluruh dunia telah diperkirakan kasus pada tahun 2015. Sedangkan data jumlah dalam beberapa tahun terakhir sebanyak 50- 100 juta gejala kasus DBD terutama di Asia, peningkatan menjadi 201. 885 kasus (Kemenkes. Amerika latin dan Afrika (WHO, 2. DBD Data diseluruh dunia menyatakan bahwa DBD merupakan penyakit endemis yang ada Asia menempati urutan pertama dalam jumlah di Provinsi DKI Jakarta. Pada tahun 2018 di DKI Jakarta, total kejadian DBD mencapai 2. khususnya di Asia Tenggara (Syahria. Kaunang, kasus dengan dua kematian. Jumlah ini & Ottay, 2. Jumlah kasus DBD di Asia menurun drastis dibandingkan pada tahun- Tenggara dan Pasifik Barat pada tahun 2008 tahun sebelumnya. Namun, di Januari 2019 DBD http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat kejadian DBD mencapai 613 kasus atau naik dengan masalah DBD, dimana pemberdayaan 32,6 persen dibandingkan Januari 2018 dengan masyarakat melalui Juru Pemantau Jentik kejadian DBD hanya sekitar 200 kasus. Selama (Jumanti. Januari, kasus DBD paling menonjol terjadi di penyelenggara yang sangat penting dalam Jakarta Selatan. Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pengendalian vektor DBD (Tairas, dkk, 2. dan seluruh wilayah DKI Jakarta akan berpotensi Jumantik masuk dalam kategori waspada Kejadian Luar setempat yang dilatih sebagai bentuk gerakan Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD). atau partipasi aktif dalam menanggulangi (Dinkes Provinsi DKI Jakarta. Januari 2. penyakit DBD (Kemenkes, 2. Adanya Wilayah Kelurahan Tebet Timur terdiri dari meningkat menjadi 59 Kasus yang tersebar di melakukan pengendalian vektor DBD (Salawati masing-masing RW. Hal ini sangat meningkat dan Wardani, 2008. Taviv, 2010. Pratamawati, pesat di bandingkan dengan tahun 2018 yang DBD. 11 RW. Pada Januari - Juli 2019 kasus DBD Untuk Berbagai kegiatan program pengendalian menanggulangi dan mencegah mewabahnya DBD telah dilakukan oleh Kelurahan Tebet bahaya penyakit DBD diperlukan peran serta Timur untuk menekan angka kejadian DBD salah dari masyarakat dan kader kesehatan. Salah satunya dengan memberdayakan jumantik. satu upaya yang dapat dilakukan yaitu. Jumlah kader jumantik di wilayah kerja membentuk petugas yang dapat memantau Kelurahan Tebet Timur sebanyak 120 orang adanya jentik-jentik yang disebut juru pemantau yang terbagi di 11 RW. Kader jumantik jentik (Jumanti. (Prastyabudi & Susilo, 2. Jumantik merupakan kelompok kerja yang puskesmas dan melakukan pendataan atau direkrut oleh masyarakat untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk dan penyuluhan di pemeriksaan jentik secara berkala dan terus- rumah-rumah menerus serta menggerakan masyarakat dalam kelurahan Tebet Timur. Walaupun terdapat melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk DBD. Peran jumantik sangat besar dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) oleh membasmi dan memutus mata rantai vektor masyarakat belum maksimal, hal ini dapat penyebab DBD khususnya jentik nyamuk Aedes dilihat dari tingginya kejadian DBD di daerah aegypti (Depkes RI, 2. Pada saat ini pemberdayaan masyarakat menjadi sangat RW. Peran jumantik dalam melakukan tugas dan tanggung jawab dalam bidang kesehatan untuk kesehatan (Depkes RI, 2. Begitu juga penanggulangan DBD merupakan salah satu http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat faktor penting. Oleh karena itu peneliti tertarik Jakarta Selatan sebanyak 6. 521 kepala keluarga untuk melakukan penelitian dengan judul (Kependudukan AuPeran Kader Jumantik Terhadap Perilaku Sampel yang diteliti 99 10=109 responden. Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Teknik Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan penelitian ini adalah stratified random sampling. Tebet TimurAy. Sampel diambil dari setiap RW di Kelurahan Kelurahan Tebet Timu. Tebet Timur. METODE PENELITIAN Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu Jenis penelitian ini adalah penelitian hamil yang berkunjung pada bulan Juli dan explanatory research yaitu untuk menjelaskan Agustus hubungan antara kausal antara variabel Ae Kuningan tahun 2016. Dalam menetapkan besar variabel melalui pengujian hipotesa. Dalam hal sampel, penulis mengambil sampel dari setiap ini menjelaskan peran kader jumantik terhadap ibu hamil yang berkunjung pada bulan juni dan perilaku masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) demam berdarah dengue (DBD). Analisis Puskesmas Kelurahan Karet univariat untuk melihat gambaran distribusi Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja frekuensi berbagai variabel, baik variabel Kelurahan Tebet Timur pada bulan Juni sampai Juli 2019. Analisis bivariat dilakukan untuk mencari Instrumen penelitian merupakan alat bantu Pengumpulan hubungan antara dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel berikat yang dilakukan dengan uji chi square yaitu uji statistik yang menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang bertempat tinggal di Kelurahan Tebet Timur Kecamatan Tebet Kota HASIL PENELITIAN 1 Analisis Univariat Tabel 1 Analisis Univariat Variabel 1 Perilaku Masyarakat Baik Kurang Baik 2 Pemberantasan Sarang Nyamuk Baik P(%) http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat Kurang Baik Pemantauan Jentik Berkala Baik Kurang Baik Pelaksanaan penyuluhan Melakukan Tidak Melakukan Pelaporan Kasus DBD Melaporkan Tidak Melaporkan Jumlah 2 Analisis Bivariat Tabel 2 Analisis Bivariat Perilaku Baik Kurang baik Total Pemberantasan Sarang Nyamuk Baik Kurang Baik Pemantauan Jentik Berkala Baik Kurang Baik Pelaksanaan penyuluhan Melakukan Tidak Melakukan Pelaporan Kasus DBD Melaporkan Tidak Melaporkan Variabel %- CI) 0,000 17,000 ,47744,. 0,26 3,06 0,68 Ae13,7 0,000 12,000 . ,81229,. 0,834 PEMBAHASAN penyakit DBD di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet 1 Hubungan Antara Peran Kader Jumantik Timur tahun 2019, kader jumantik yang Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk Dengan Perilaku Masyarakat Dalam Upaya dengan baik dan perilaku masyarakat baik Pencegahan Penyakit DBD Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui sebanyak 54 responden . ,8 %) dan jumantik hasil hubungan antara peran kader jumantik yang variabel PSN kurang baik dan perilaku dalam pemberantasan sarang nyamuk dengan masyarakat baik sebanyak 9 orang dari 43 perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan responden . ,9%). DBD http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat Berdasarkan hasil uji statistik chi-square pada tabel 5. 8, didapatkan P antara jumantik dengan tokoh masyarakat value sebesar dalam menggerakkan masyarakat melakukan 0,000 yang menyatakan bahwa pada tingkat PSN. Berdasarkan literatur diketahui bahwa kepercayaan 95 % terdapat hubungan antara untuk meningkatkan ABJ juga dibutuhkan peran peran jumantik dalam pemberantasan sarang tokoh masyarakat juga dalam memotivasi nyamuk dengan perilaku masyarakat dalam masyarakat PSN DBD (Prasetyowati, dkk, 2. upaya pencegahan penyakit DBD di Wilayah Seorang tokoh mempunyai pengaruh yang besar Kelurahan Tebet Timur tahun 2019. Analisis dalam menggerakkan masyarakat luas seperti keeratan hubungan dua variabel didapatkan OR sebesar 17 . % CI. 6,477 - 44,. , artinya masyarakat umum lebih mudah menerima apa peran jumantik dalam pemberantasan sarang yang dijelaskan oleh tokoh panutannya (Bahtiar, nyamuk yang baik mempunyai peluang 17 kali Oleh karena itu perlu kerja sama antara untuk menhasilkan perilaku masyarakat yang baik daripada pemberantasan sarang nyamuk menggerakkan masyarakat melakukan PSN DBD yang kurang baik didalam upaya pencegahan secara rutin dan berkesinambungan untuk meningkatkan ABJ sehingga resiko penularan DBD. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Prastyabudi & Susilo DBD, DBD dapat dikurangi. yang menyatakan bahwa ada Peneliti berasumsi bahwa peran aktif dari hubungan antara peran kader jumantik dengan kader jumantik dalam pemberantasan sarang perilaku masyarakat tentang 3M plus di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Jember. masyarakat untuk berperilaku baik dalam upaya Secara teori dijelaskan bahwa PSN DBD pencegahan penyakit DBD di wilayah Kelurahan harus dilakukan secara rutin dengan melibatkan Tebet Timur. Dukungan serta dari petugas seluruh masyarakat termasuk jumantik dan kesehatan dapat memotivasi keluarga untuk ketua RT (Kemenkes, 2. Berdasarkan tugas melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Semakin tinggi dukungan yang diberikan menggerakkan masyarakat untuk melakukan petugas kesehatan baik berupa informasi. PSN merupakan salah satu tugas yang harus skrining, dan tindakan preventif lainya maka dijalankan oleh jumantik. PSN yang dilakukan akan semakin baik pula perilaku pemberantasan oleh jumantik merupakan salah satu bentuk sarang nyamuk yang dilakukan responden. Hal ini sejalan dengan penelitian Listyorini . meningkatkan ABJ dan menurunkan angka yang menjelaskan bahwa peran petugas yang kasus DBD (Kemenkes, 2. Begitu juga dengan tokoh masyarakat, harus ada koordinasi pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat Karena dalam pemantauan jentik berkala dengan mengetahui stimulasi atau objek kesehatan, perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit DBD di Wilayah Kelurahan Tebet Timur pendapatan terhadap apa yang diketahui. Analisis keeratan hubungan dua variabel didapatkan OR sebesar 9,770 . % CI. melaksanakan atau mempraktikkan apa yang 3,987 - 23,. , artinya peran jumantik dalam diketahuinya (Priyoto, 2. Untuk itu perlu dilakukan upaya- upaya dari pemerintah 9,770 dibidang kesehatan untuk meningkatkan peran menghasilkan perilaku masyarakat yang baik petugas kesehatan dalam meberikan dukungan daripada pemantauan jentik berkala yang pada masyarakat agar ada peningkatan perilaku kurang baik. PJB DBD 2 Hubungan Antara Peran Kader Jumantik perkembangan awal dari vektor penularan DBD Dalam Pemantauan Jentik Berkala Dengan ketika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan Perilaku (Rosidi & Wiku, 2009. Pratamawati, 2. Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit DBD Pengamatan jentik yang dilakukan secara rutin Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui dapat menjadikan masyarakat rajin untuk hasil hubungan antara peran kader jumantik membersihkan lingkungan rumah dan teguran dalam pemantauan jentik berkala (PJB) dengan oleh kader ketika ditemukan jentik pada tempat perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penampungan air akan menimbulkan budaya penyakit DBD di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet malu (Taviv, dkk, 2. Pada penelitian Timur tahun 2019, kader jumantik yang Chadijah, skk . dan Luthfiana, dkk . melaksanakan pemantauan jentik berkala (PJB) membuktikan bahwa PJB yang dilakukan dengan baik dan perilaku masyarakat baik seminggu sekali meningkatkan ABJ sehingga dalam upaya pencegahan penyakit DBD baik resiko penularan bisa dihindari. Berdasarkan terdapat 52 responden dari 67 responden . ,6 literatur peneliti menyimpulkan bahwa PJB %) dan jumantik yang variabel PJB kurang baik harus dilakukan secara rutin untuk mendorong dan perilaku masyarakat baik sebanyak 11 orang masyarakat menjaga lingkungan supaya resiko dari 42 responden . ,2%). penularan DBD dapat dicegah. Berdasarkan hasil uji statistik chi-square. Pvalue 0,000 Sikap positif terhadap tindakan-tindakan kesehatan tidak selalu terwujud didalam suatu menyatakan bahwa pada tingkat kepercayaan tindakan tergantung pada situasi saat itu, sikap 95 % terdapat hubungan antara peran jumantik akan diikuti oleh tindakan mengacu kepada http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat pengalaman orang lain, sikap diikuti atau tidak Perilaku diikuti oleh suatu tindakan berdasar pada Pencegahan Penyakit DBD banyak atau sedikitnya pengalaman seseorang. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui Peneliti berasumsi bahwa hubungan antara hasil hubungan antara peran kader jumantik peran kader jumantik dalam pemantauan jentik dalam pemberian penyuluhan dengan perilaku berkala dengan perilaku masyarakat dalam masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit upaya pencegahan penyakit DBD di wilayah DBD di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet Timur tahun 2019, kader jumantik yang melakukan kemungkinan disebabkan oleh faktor pekerjaan penyuluhan dan perilaku masyarakat baik dalam diketahui dari 109 responden 69 . ,3%) tidak upaya pencegahan penyakit DBD terdapat 52 bekerja dan 40 . ,7%) lainnya bekerja. Dimana orang dari 65 responden . ,0 %) dan jumantik pekerjaan dapat mempengaruhi masyarakat yang tidak melakukan penyuluhan dan perilaku dalam melakukan upaya pencegahan penyakit masyarakat baik sebanyak 11 orang dari 44 DBD. Masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan responden . ,0%). Tebet Timur Masyarakat Dalam Upaya atau hanya menjadi ibu rumah tangga akan Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, lebih aktif dalam melakukan upaya pencegahan didapatkan P value sebesar 0,000 yang penyakit DBD dikarena mereka lebih banyak menyatakan bahwa pada tingkat kepercayaan memiliki waktu luang dibandingkan dengan 95 % terdapat hubungan antara peran jumantik masyarakat yang bekerja . penyuluhan DBD Kemudian faktor dukungan dari pemerintah masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit seperti berjalannya program pemantauan jentik DBD di Wilayah Kelurahan Tebet Timur tahun berkala (PJB) yang dilaksanakan setiap 2 minggu Analisis keeratan hubungan dua variabel sekali membantu dalam pembentukan perilaku didapatkan OR sebesar 12,000 . % CI. 4,812 - masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit 29,. , artinya jumantik yang melakukan DBD. Menurut Ircham . salah satu cara pembentukan perilaku dapat ditempuh dengan 12,000 conditioning atau kebiasaan. Dengan cara masyarakat yang baik daripada jumantik yang membiasakan diri untuk berperilaku seperti tidak melakukan penyuluhan. yang diharapkan akhirnya akan terbentuklah Perubahan perilaku masyarakat didukung oleh faktor penguat dimana dalam penelitian ini yaitu penyuluhan kesehatan dari jumantik. 3 Hubungan Antara Peran Kader Jumantik penyuluhan kesehatan ini akan memotivasi Dalam Pemberian Penyuluhan Dengan masyarakat melakukan PSN dengan 3M plus sehingga bisa menciptakan wilayah bebas jentik http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Green. Perilaku pencegahan penyakit DBD akan menjadi luas. hubungan antara perangsangan atau stimulus Dengan dan respon. Perilaku adalah respon individu penyuluhan dan sebagainya akan meningkatkan terhadap stimulus, baik yang berasal dari luar pengetahuan masyarakat tentang hal tersebut. maupun dari dalam dirinya. Perangsangan atau Selanjutnya di pengetahuan-pengetahuan itu stimulus dalam penelitian ini adalah penyuluhan akan menimbulkan kesadaran mereka dan akhirnya akan menyebabkan orang berperilaku penanggulangan penyakit DBD baik yang berasal informasi-informasi sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. dari petugas jumantik maupun dari media 4 Hubungan Antara Peran Kader Jumantik Sedangkan respon terhadap stimulus tersebut Dalam Pelaporan Kasus DBD Dengan adalah pelaksanaan upaya pemberantasan Perilaku jentik dengan meningkatkan kebersihan oleh Pencegahan Penyakit DBD masyarakat sehingga ABJ akan meningkat Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui melampaui indeks nasional (Skiner dalam hasil hubungan antara peran kader jumantik Sunaryo, 2. dalam pelaporan kasus DBD dengan perilaku Masyarakat Dalam Upaya Sumber informasi banyak didapatkan dari masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit keterpaparan Media. Media pada hakikatnya DBD di Wilayah Kerja Kelurahan Tebet Timur adalah alat bantu yang digunakan oleh tahun 2019, kader jumantik yang melakukan seseorang dalam menyampaikan bahan, materi, pelaporan dan perilaku masyarakat baik dalam atau pesan. Oleh karena itu peneliti berasumsi upaya pencegahan penyakit DBD terdapat 57 bahwa hubungan antara penyuluhan dan orang dari 100 responden . ,0 %) dan jumantik perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan yang variabel pelaporan kasus DBD tidak penyakit DBD di pengaruhi besar oleh faktor melaporkan dan perilaku masyarakat baik pendidikan masyarakatnya dapat diketahui sebanyak 6 orang dari 9 responden . ,7%). berdasarkan kuesioner yang di sebar dari 109 responden diketahui 66 responden . ,6%) Berdasarkan hasil uji statistik chi-square. Pvalue 0,834 menyatakan bahwa pada tingkat kepercayaan SMA diikuti 32. perguruan tinggi, 8 95 % tidak terdapat hubungan antara peran . ,3%) SMP dan 3 . ,8%) SD karena semakin jumantik dalam pelaporan kasus DBD dengan tinggi pendidikan yang dimiliki oleh seseorang perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit DBD di Wilayah Kelurahan Tebet Timur menerima informasi yang diberikan, sehingga http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat Teori dari Depkes RI . dalam Tulit Juli 2019 sudah meningkat hampir 7x di . menambahkan bahwa tugas kader bandingkan tahun 2018 menjadi 59 kasus DBD yang terjadi di Kelurahan Tebet Timur. Seharusnya dengan melihat kasus yang terjadi, keluarga dan masyarakat untuk berpartisipasi masyarakat dapat lebih waspada sehingga akan DBD. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan pencegahan penyakit DBD kearah yang lebih pencegahan DBD sederhana seperti pemberian bubuk abate atau ikan pemakan jentik, namun juga harus mencatat dan melaporkan hasil PJB SIMPULAN ke Kelurahan atau Puskesmas secara rutin Berdasarkan uraian dalam hasil analisis dan minimal setiap minggu atau setiap bulan, pembahasan, maka bisa disimpulkan sebagai mencatat dan melaporkan kejadian DBD kepada RT/RW /Kelurahan atau Puskesmas. Masyarakat yang menilai jumantik telah Peneliti berasumsi bahwa Tidak terbuktinya melaksanakan kegiatan pemberantasan hubungan antara peran kader jumantik dalam sebanyak 66 orang . ,6%), pemantauan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit jentik berkala (PJB) dengan baik sebanyak DBD kemungkinan dapat terjadi dikarenakan 67 orang . ,5%), melakukan penyuluhan peran kader jumantik dalam pelaporan kasus DBD tidak secara langsung berinteraksi dengan melaporkan kasus DBD sebanyak 100 masyarakat berbeda dengan peran jumantik orang . ,7%). Peran kader jumantik yang Sehingga tidak ada yang mengarahkan sudah baik dapat terbukti dengan hasil (ABJ) memperhatikan pelaporan terhadap kasus DBD Tebet Timur atau menanggapi kasus DBD yang terjadi di DBD (PSN) ,6%), Karena kasus DBD yang terjadi Standar perilaku masyarakat dalam upaya hanya terjadi beberapa kasus di tiap RT nya pencegahan penyakit DBD dapat dinilai sehingga masyarakat kurang tanggap atau menggunakan nilai ABJ dengan angka tekesan menyepelekan, namun kalau dilihat dari minimal 95 %. Kelurahan Tebet Timur lingkup yang lebih besar dalam hal ini satu memiliki ABJ saat ini 98. 61%, namun pada kelurahan, kasus yang terjadi sangat meningkat penelitian ini didapat perbedaan perilaku Pada tahun 2018 hanya terjadi 8 kasus masyarakat yang baik dan kurang baik DBD yang terjadi namun pada Januari sampai hanya berbeda tipis dimana masyarakat http://ejournal. id/index. php/jukmas JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat berkriteria baik sebanyak 63 responden Skripsi . ,8%) dan 46 responden . ,2%) lainnya Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan memiliki perilaku yang kurang baik. Bahtiar. Hubungan Pengetahuan Sehingga upaya pencegahan penyakit DBD dan Sikap Tokoh Masyarakat Dengan Perannya Dalam Pengendalian Demam Kelurahan Tebet Timur Ilmu Kesehatan Berdarah di Wilayah Puskesmas Kawalu Terdapat hubungan bermakna antara Publikasi. Kota Tasikmalaya. E-Journal Litbang Depkes. Vol 4. No. 12- 20. pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Bay. Faktor-faktor Yang pemantauan jentik berkala (PJB) dan Berhubungan Dengan Kinerja Jumantik Di pemberian penyuluhan dengan perilaku Wilayah Kerja Puskesmas Jurang Manggu masyarakat dalam upaya pencegahan dan Puskesmas Pondok Aren Tanggerang penyakit DBD di wilayah kerja Kelurahan Selatan. Tesis Publikasi. Fakultas Kesehatan Tebet Timur tahun 2019 dan tidak Masyarakat Program Pasca Sarjana Ilmu terdapat hubungan bermakna antara Kesehatan Masyarakat Depok. peran kader jumantik dalam pelaporan kasus DBD dengan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit DBD di wilayah kerja Kelurahan Tebet Timur. Boewono. DT. Pengendalian Vektor. B2P2VRP. Salatiga. Candra. Demam Berdarah Dengue: Epidemiologi. Patogenesis, dan Faktor Risiko Penularan. Jurnal Aspirator Vol. 2 No. tahun 2010 Hal 110-119 DAFTAR PUSTAKA